P. 1
Mengapa Moral Tetap Diperlukan Dalam Bisnis Sekalipun Ada Hukum

Mengapa Moral Tetap Diperlukan Dalam Bisnis Sekalipun Ada Hukum

|Views: 114|Likes:
Published by Christopher Holmes

More info:

Published by: Christopher Holmes on Jun 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/12/2011

pdf

text

original

1. Mengapa moral tetap diperlukan dalam bisnis sekalipun ada hukum? 2. Apa itu etika bisnis ?

dalam arti praktis;teoritis,dalam ruang lingkup makro,meso,dan mikro? JAWABAN : Hukum menegukan keyakinan moral dalam masyarakat. Disamping sudut pandang hukum,kita tetapi membutuhkan sudut pandang moral. Untuk itu dapat dikemukakan beberapa alasan yaitu : Banyak hal bersifat tidak etis, sedangkan menurut hukum tidak dilarang. Contoh : orang yang nyontek waktu ujian merupakan perbuatan yang tidak etis,sedangkan menurut hukum tidak dilarang. proses terbentuknya undang-undang atau peraturan-peraturan hukum lainnya,menamakan waktu lama,sehingga masalah-masalah baru tidak segera bisa diatur secara hukum. Hukum itu sendiri sering kali bisa disalahgunakan Bisa terjadi,hukum memang dirumuskan dengan baik tetapi karena salah alasan sulit untuk dilaksanakan misalnya karena sulit dijalankan dalam kontrol yang efektif Untuk perlunya sudut pandang moral disamping sudut pandang hukum adalah bahwa hukum kerap kali mempergunakan pengertian yang dalam konteks hukum itu sendiri tidak di definisikan dengan jelas dan sebenarnya diambil dari konteks moral.

2.Etika bisnis adalah pemikiran atau refleksi tentang moralitas dalam ekonomi dan bisnis. ”etika sebagai praksis dan ”etika sebagai refleksi”

A,.Etika sebagai praktis berarti;nilai-nilai dan norma-norma moral sejauh dipraktekannya walaupun seharusnya di praktekkan etika sebgai praksis sama artinya dengan moral atau moralitas : apa yang harus dilakukan,tidak boleh dilakukan,pantes dilakukan dsbnya. B. Etika sebgai refleksi adalh pemikiran moral,kita berpikir yang harus dilakukan tidak boleh dilakukan. Etika sebagai refleksi bisa mencapai taraf ilmiah juga bila refleksi dijalankan dengan kritis,metodis,dan sistematis. Etika bisnis dapat dijalankan pada 3 taraf yaitu: a. pada taraf makro : etika bisnis mempelajari aspek-aspek moral dari sistem ekonomi sebagai keseluruhan. b. Pada taraf meso ( madya\menengah )etika bisnis menyelidiki masalahmasalah etis dibidang organisasi c. Pada taraf mikro,yang difokuskan adalah individu dalam hubungan dengan ekonomi dan bisnis.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->