TAKSONOMI MONERA DAN PROTISTA FUNGI DEUTROMYCOTA

Dosen Pengampu: Dra.Harlis.M.Si Disusun oleh: Kelompok: 7 Anggota : 1. Marlina 2. Lauraceae Luciana 3. Andesfia Yomega

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU KEPENDIDIKAN JURUSAN UP-MIPA UNIVERSITAS JAMBI 2011/2012

Deuteromycota multiseluler memiliki hifa sekat. eukariotik. maka dapat kami mengambilkan beberapa rumusan masalah yakni: 1.BAB I PENDAHULUAN 1. Dengan apa jamur deuteromycota bereproduksi? 3. baik . Jamur multiseluler terbentuk dari rangkaian sel yang membentuk benang hifa. ada yang bersekat melintang dan ada yang tidak. dan berbentuk filamen atau membentuk badan buah pada yang multiseluler. Tubuhnya terdiri dari satu sel atau berbentuk benang yang disebut hifa. berbentuk oval pada yang uniseluler. 1. Kumpulan hifa membentuk miselium. Jamur hidup secara saprofit atau parasit. terutama di darat pada lingkungan yang lembap. Jamur tidak dapat berfotosintesis. Jamur sebagian besar multiseluler. dan tidak berklorofil. Jamur hidup di berbagai tempat. parasit. Secara aseksual dengan pembentukan kuncup pada jamur uniseluler. Hidup jamur ini bersifat saprofit atau parasit. atau simbiosis Jamur (Fungi) termasuk makhluk hidup eukariot yang tidak berklorofil Ciri khas lainnya adalah dinding sel jamur tersusun atas zat kitin. Mengapa jamur deuteromycota disebut dengan fungi imperfecti (jamur tidak sempurna)? 2.1 Latar Belakang Jamur atau fungi adalah organi me bersel tunggal atau bersel banyak. Jamur ini multiseluler dengan hifa bersekat dan bereproduksi vegetatif dengan konidiospora. yang dinding selnya mengandung kitin.2 Rumusan Masalah Berdasarkan dari latar belakang yang telah diuraikan diatas. Hifa berukuran bersekat sekat dan tubuhnya mikroskopis. sehingga jamur mengambil makanan dari lingkungannya (heterotrof). berukuran mikroskopik atau makroskopik. Jamur melakukan reproduksi secara aseksual dan seksual. Sehingga jamur ini disebut fungi imperfecti (jamur tidak sempurna). Apa pengaruh dan keuntungan jamur deuteromycota? 1. Reproduksi seksual jamur adalah dengan pembentukan spora seksual. serta fragmentasi miselium dan pembentukan spora aseksual pada jamur multiseluler. hidup heterotrof secara saprofit.3 Tujuan Penulis Untuk mengetahui pengetahuan tentang jamur deuteromycota secara khusus. Deuteromycota adalah golongan semua jamur yang belum diketahui cara reproduksi seksualnya.

Dapat bermanfaat bagi manusia atau masyarakat khususnya mahasiswa universitas jambi ´mengenai jamur deuteromycota´. khususnya makalah ini kami sebagai pemekalah diharapkan dapat atau mampu memberikan tambahan baik dalam bentuk informasi maupun yang lainnya. Dan dapat meningkatkan motivasi dalam belajar. .1.4 Manfaat Penulis Dengan adanya.

Kumpulan hifa membentuk miselium.BAB II PEMBAHASAN 2. sehingga jamur mengambil makanan dari lingkungannya (heterotrof). Trichophyton 4. berukuran mikroskopik atau makroskopik. dan tidak berklorofil. Hidup jamur ini bersifat saprofit atau parasit. Secara aseksual dengan pembentukan kuncup pada jamur uniseluler. serta fragmentasi miselium dan pembentukan spora aseksual pada jamur multiseluler. yang dinding selnya mengandung kitin. Ciri khas lainnya adalah dinding sel jamur tersusun atas zat kitin. ada yang bersekat melintang dan ada yang tidak.2 JAMUR DEUTEROMYCOTA Deuteromycota adalah jamur yang disebut fungi imperfecti (jamur tidak sempurna) karena tidak diketahui reproduksi seksualnya. parasit. Jamur melakukan reproduksi secara aseksual dan seksual. dan berbentuk filamen atau membentuk badan buah pada yang multiseluler. Chladosporium 2.1 JAMUR (FUNGI) Jamur atau fungi adalah organisme bersel tunggal atau bersel banyak. flavus 7. Jamur multiseluler terbentuk dari rangkaian sel yang membentuk benang hifa. Jamur hidup secara saprofit atau parasit. berbentuk oval pada yang uniseluler. Jamur tidak dapat berfotosintesis. wentii 6. Curvularia 3. Tubuhnya terdiri dari satu sel atau berbentuk benang yang disebut hifa. Aspergillus oryzae 5. Berikut adalah anggota Deuteromycota: 1. hidup heterotrof secara saprofit. Jamur hidup di berbagai tempat. atau simbiosis Jamur (Fungi) termasuk makhluk hidup eukariot yang tidak berklorofil. Jamur ini multiseluler dengan hifa bersekat dan bereproduksi vegetatif dengan konidiospora. Deuteromycota bereproduksi aseksual dengan spora vegetatif. Hifa berukuran bersekat sekat dan tubuhnya mikroskopis. fumigatus 8. eukariotik. Fusarium . terutama di darat pada lingkungan yang lembap. Jamur sebagian besar multiseluler. Reproduksi seksual jamur adalah dengan pembentukan spora seksual. Jamur yg awalnya dimasukkan dlm divisi ini dpt saja dipindahkan pd divisi lain setelah diketahui reproduksi seksualnya. 2.

dan Penicillium menjadi Talaromyces. Namun. ternyata Monilia sitophilia dapat melakukan reproduksi seksual dan menghasilkan askus. Mula-mula. Jadi. atau Basidiomycota. Melanconiales 4. dan jika menghasilkan basidium akan digolongkan Basidiomycota. atau Basidiomycota. untuk sementara waktu digolongkan Deuteromycota atau ³jamur tak tentu´ atau disebut juga jamur tidak sempurna. Dwidjoseputro (almarhum) dari IKIP Malang (sekarang Universitas Negeri Malang) melakukan penelitian. Sebagai contoh adalah jamur oncom. Deuteromycota bukanlah penggolongan yang sesungguhnya atau bukan takson. ilmuwan tidak dapat memasukkannya ke dalam Zygomycota. Lihat Gambar 1. Ascomycota. jamur ini digolongkan Deuteromycota dengan nama Monilia sitophila.Deuteromycota memiliki empat ordo: 1. Jika kemudian menurut penelitian ada jenis dari jamur ini yang diketahui reproduksi seksualnya. Oleh ahli mikologi. dan Penicillium. ketika Prof. sebagai parasit pada tanaman tingkat tinggi . Berkembangbiak secara aseksual dengan membentuk konidiospora 3. Mycelia Sterlia Telah dibahas sebelumnya bahwa jamur yang reproduksi seksualnya menghasilkan askus digolongkan Ascomycota dan yang menghasilkan basidium digolongkan Basidiomycota. Jamur ini juga menyebabkan penyakit pada manusia . nama genus Aspergillus diubah menjadi Eurotium. maka akan dimasukkan ke dalam Zygomycota. Hifa bersekat 2. Terdapat kira-kira 1500 jenis jamur yang belum diketahui cara reproduksi seksualnya.9. Perkembangbiakan seksual belum diketahui 4. Contohnya adalah Helminthosporium oryzae dan Sclerotium rolfsii Siklus Hidup / Cara Hidup Reproduksi aseksual dengan menghasilkan konidia atau menghasilkan hifa khusus disebut konidiofor. Candida. Akibatnya. Sphaeropsidales 3. Kemungkinan jamur ini merupakan suatu perkembangan jamur yang tergolong Ascomycocetes ke Basidiomicetes tetapi tidak diketahui hubungannya. Contoh klasik jamur ini adalah monilia sitophila . Moniliales 2. Akan tetapi. Candida menjadi Pichia. Perubahan pengelompokan jamur tersebut akan mengubah nama spesiesnya. Beberapa jamur Deuteromycota lainnya yang diklasifikasi ulang menjadi Ascomycota antara lain jamur dari genus Aspergillus. yaitu dermatokinosis (kurap dan panu) dan menimbulkan pelapukan pada kayu. Oleh beliau jamur oncom dimasukkan ke dalam Ascomycota dan namanya Neurospora sitophila. yaitu . Ciri-cirin Subdivisi Deutereomycota antara lain: 1. Jamur yang demikian. Jika menghasilkan askus akan dimasukkan ke dalam Ascomycota. dan perusak tanaman budidaya dan tanaman hias. Jamur ini bersifat saprofit dibanyak jenis materi organic. belum semua jamur yang dijumpai di alam telah diketahui cara reproduksi seksualnya. Ascomycota.

setelah diketahui fase generatifnya. Fase pembiakan secara vegetative pada monilia sp. Contoh lain jamur yang tidak diketahui alat reproduksi seksualnya antara lain : chalado sporium. Untuk memberantas jamur ini digunakan fungisida . dan diploria. Askus ± askus yang tumbuh pada tubuh buah dinamakan peritesium. Monilia juga dapat tumbuh dari roti . tiap askus mengandung delapan spora. . tongkol jagung . Jamur ini umumnya digunakan untuk pembuatan oncom dari bungkil kacang. misalnya lokanol dithane M-45 dan copper Sandoz. Reproduksi generative monilia sp dengan menghasilkan askospora. sisa.jamur oncom. Ditemukan oleh dodge (1927) dari amerika serikat. kenudian jamur ini dimasukkan golongan ascomycocetes dan diganti namanya menjadi Neurospora sitophilla atau Neurospora crassa. curvularia. gleosporium. konodiumnya sangat banyak dan berwarna jingga. sedangakan fase generatifnya ditemukan oleh dwidjoseputro (1961). pada tonggak ± tonggak atau rumput sisa terbakar.sisa makanan.

CARA HUDUP JAMUR DEUTEROMYCOTA .

Akan tetapi. Sclothium rolfsii. penyebab panu f. Microsporium audoini. Helmintrosporium oryzae. misalnya: 1. Trychophyton. dan asam oksalat. Aspergillus bersifat saprofit dan terdapat di mana-mana. Epidermophyton floccosum 2. Aspergillus hidup pada makanan. Pada hif tertentu muncul konidior (pembawa konidia) yang memiliki konidiaspora yang tumbuh radial pada konidiofor. dan beberapa lainnya ada di Ascomycota. dan Epiderophyton 3. Coba perhatikan jamur berwarna kekuningan atau kecokelatan pada roti dan periksalah dengan mikroskop. Microsporum audodini.Jenisnya Jamur Deuteromycota 1. penyebab penyakit busuk pada tanaman d. Helmintrosporium oryzae 5. Trychophyton. Beberapa di antara spesies Aspergillus ada yang digunakan untuk proses pengolahan makanan. Malassezia furfur 6. Fusarium Pada jenis ini. dan tembakau Contoh Jamur Deuteromycota Yang Bermanfaat. Epidermophyton floccosum. Aspergillus oryzae digunakan untuk melunakkan adonan roti 3. Yaitu: y Aspergillus Aspergillus ada yang telah memasukkannya ke dalam Ascomycota. Scelothium rolfsii 4. tauco. Aspergillus Niger Aspergillus Oryzae Aspergillus Wentii . tomat. pisang. menyerang tanaman kentang. perusak kecambah dan buah e. Fusarium. sampah. dan pakaian. penyebab kurap dan ketombe (kurap di kepala) b. penyebab penyakit kaki atlet c. kayu. ada pula yang memasukkannya ke dalam Deuteromycota. sake. Malassezia furfur. baik di negara tropika maupun subtropika. Aspergillus wentii digunakan untuk pembuatan kecap. Hifa Aspergillus bercabang-cabang. beberapa contohnya adalah dari Famili Aspergillus. Pengaruh Jamur Deuteromycota Dalam Kehidupan Manusia: a. dan Epiderophyton. Aspergillus niger untuk menjernihkan sari buah 2. karena sudah ditemukan cara reproduksinya.

Gambar Aspergillus Romigatus. Penyebab Infeksi Saluran Pernapasan Pada Manusia Divisio Deuteromycota ‡ Jamur ini dikenal juga sebagai jamur yang tidak tentu ‡ Contoh jamur ini adalah jamur Tinea versicolor. A. ‡ Banyak penyakit yang disebabkan oleh jamur divisi ini. yaitu Aspergillus flavus.penyebab panu. ‡ Disebut jamur tidak sempurna tidak punya langkah seksual dikenal ‡ Jamur mempunyai suatu asosiasi simbiotik dengan cyanobacteria photosynthetic atau ganggang .Ada pula Aspergillus parasit yang menimbulkan penyakit aspergillosis yang menyerang paru-paru pada manusia. Fumigatus adalah penyebab infeksi saluran pernapasan. tetapi adapula yang bermanfaat yatu aspergillus ‡ Jadi sebenarnya jamur divisi ini belumlah jelas cirri-cirinya.

dan tidak berklorofil. Jamur yg awalnya dimasukkan dlm divisi ini dpt saja dipindahkan pd divisi lain setelah diketahui reproduksi seksualnya. sehingga jamur mengambil makanan dari lingkungannya (heterotrof). Jamur tidak dapat berfotosintesis. parasit. yang dinding selnya mengandung kitin. Hidup jamur ini bersifat saprofit atau parasit. hidup heterotrof secara saprofit. Deuteromycota adalah jamur yang disebut fungi imperfecti (jamur tidak sempurna) karena tidak diketahui reproduksi seksualnya. Deuteromycota bereproduksi aseksual dengan spora vegetatif.BAB III PENUTUP 3. dan teman-teman sekalian yang mengikuti Mata Kuliah taksonomi monera dan protista. Hifa berukuran bersekat-sekat dan tubuhnya mikroskopis. . Jamur hidup secara saprofit atau parasit. eukariotik. Ciri khas lainnya adalah dinding sel jamur tersusun atas zat kitin. atau simbiosis Jamur (Fungi) termasuk makhluk hidup eukariot yang tidak berklorofil. 3.1 Kesimpulan Jamur atau fungi adalah organisme bersel tunggal atau bersel banyak. Dengan selesainya makalah ini semoga dapat membangun dan membawa kita semua kearah yang lehih baik dari sebelumnya.2 Saran Dengan adanya makalah ini semoga dapat bermanfaat bagi pembaca atau pemakalah. Tubuhnya terdiri dari satu sel atau berbentuk benang yang disebut hifa. Jamur ini multiseluler dengan hifa bersekat dan bereproduksi vegetatif dengan konidiospora.

7.biology. Gunawan. esis. Jakarta:Erlangga www. Malang. dkk.uk/research/groups/jdeacon/microbes/fungalwe. 6. R. 3.biology-online.ed. Istamar. Diah.org Aryulina. Biologi untuk SMA/MA kelas X. Penerbit Erlangga.Daftar Pustaka 1. Biologi 1 SMA dan MA untuk Kelas X. Jakarta:Grasindo Saktiyono. Seribu Pena Biologi untuk SMA/MA Kelas X. 4. .ac. 2007. 2007.htm Susilowarno. Syamsuri. 2. http://www. Jakarta. Biologi untuk SMA Kelas X Semester 1 1A.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful