P. 1
ARTIKEL MANAJEMEN KELAS

ARTIKEL MANAJEMEN KELAS

|Views: 751|Likes:
Published by Hartina Apriyati

More info:

Published by: Hartina Apriyati on Jun 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/09/2012

pdf

text

original

MANAJEMEN KELAS EFEKTIF Diposkan oleh wakden banget on 20 Desember, 2009

Edu sering mendapat pertanyaan dari para guru berkaitan dengan persoalan belajar-mengajar di kelas, yaitu mengenai pendekatan terbaik yang efektif dan efisien dalam mengelola manajemen kelas. Keragaman perilaku dan kemampuan siswa seringkali menjadi alasan utama mengapa seorang guru rata -rata memiliki kesulitan dalam mengelola kelas dengan baik. Dalam banyak kasus bahkan banyak juga guru yang tidak peduli dengan ragam pola perilaku siswa (students behaviors) yang seharusnya mendapat treatment berbeda antara satu dengan siswa lainnya. Karena keputusasaan para guru, akhirnya persoalan manajemen pengelolaan kelas menjadi hal yang sulit dipahami, karena biasanya para guru sering mengambil jalan pintas dalam mengatasi persoalan di kelas, yaitu menggunakan otoritasnya yang besar sebagai guru, sambil mencoba mengklasifikasi siswa mereka dengan hukuman dan penghargaan (punishment and reward) yang seringkali sangat bersifat penanganan sementara terhadap kasus-kasus yang menimpa siswa dalam belajar. Pemahaman guru tentang pengelolaan atau manajemen kelas yang efektif dengan demikian harus diperbaiki. Kegagalan guru dalam mengelola kelas secara efektif, sejauh pengalaman Edu, banyak dikarenakan guru tidak memiliki keterampilan mengelola kelas. Sebagai salah satu bentuk dari kemampuan pedagogis, mengelola kelas secara baik akan sangat membantu guru dalam meningk atkan

Pertama. atas dasar karena suka dengan siswa tertentu entah karena preatasi atau orangtuanya. Pendekatan sederhana dalam mengelola manajemen kelas tanpa membuat perasaan sakit hati siswa lainnya sebenarnya sangat sederhaha. Para guru dapat mencoba lima tips cara mudah mengelola kelas di bawah ini. tanpa menyadari perasaan tertekan siswa lainnya yang tidak dipuji atau dihargai. menegurnya di depan teman-teman sekelasnya. Jika ada satu atau siswa melakukan kesalahan. Blocking mental development para siswa dengan sendirinya menjadi terklasifikasi antara siswa pandai dan bodoh. Bahkan tak jarang para guru kiti seperti terbiasa melakukan bujukan yang tak semestinya dalam mengatasi problem perilaku siswa mereka. Dalam banyak kasus. seorang guru juga kerap memberikan pujian di depan kelas secara sepihak. pendekatan sederhana para guru dalam mengatasi problem siswa di kelas lebih kepada pendekatan hukuman dan penghargaan. Pendekatan ³you behave today. banyak juga guru. kaya-miskin. I will give you a piece of candy´ akhirnya menjadi pilihan sederhana dalam mengelola perilaku siswa di dalam kelas. lebih baik .pencapaian akademik siswa. gunakan pendekatan All-write. " disebutkan. bahkan dalam beberapa kasus ditemukan guru tidak segan untuk memaki dan memarahi seorang siswa di depan teman-temannya. seorang guru biasanya lebih banyak ³menghakimi´ siswanya dengan menulis nama siswa tersebut di papan tulis. bahwa antara kemampuan guru dalam pengelolaan manajemen kelas dan student echievement terdapat korelasi yang baku dan sangat menentukan. Karena dalam beberapa studi yang digambarkan oleh Adam Waxler dalam "eTeach: A Teacher Resource for Learning the Strategies of Master Teachers. dan bentuk labelling lainnya. Tinimbang meminta anak untuk mengacungkan tangan dalam merespon setiap pertanyaan dari guru. Sebaliknya. Kuncinya terletak pada bagaimana seorang guru mampu membuat seluruh siswa di kelasnya tetap aktif dalam mengikuti proses belajar mengajar di kelas.

tapi bagaimana seorang guru mampu meningkatkan keterampilan pedagogisnya dalam mengajar secara tertata dan sistimatis yang jauh dari perasaan ingin menyakiti perasaan siswa-siswa mereka. Keempat. pasangkanlah setiap siswa untuk terbiasa saling berbagi dan saling mengkritik jawaban mereka masing-masing. Tolok ukurnya bukannya pemahaman guru. agar siswa terbiasa juga mengerjakan sesuatu dengan batas waktu yang diberikan para guru. gunakan sesekali pendekatan on-the-clock.meminta mereka untuk menuliskan jawaban mereka dalam bentuk n aratif. Ketiga. dikutip dari kick andy : Manajemen Kelas Efektif. manajemen kelas yang efektif bukanlah sekedar punishment and reward. Kedua. Bukan hanya guru akan lebih memudah membuat siswanya untuk sibuk dan berpartisipasi aktif. buatlah semacam list dalam katagori ´do-now assignment´ yang harus dikerjakan siswa saat itu juga. guru juga dapat menggunakan pendekatan check-for-Understanding terhadap siswa secara satu persatu. Seluruh kelas pasti akan ramai dalam suasana diskusi yang hidup. tapi untuk mengecek seberapa besar dan jauh pemahaman siswa terhadap mata pelajaran. Ahmad Baedowi . Kelima. hanya untuk mengecek kesiapan para siswa untuk belajar hari itu. Sekali lagi. tetapi kemampuan siswa dalam merespon jawaban juga pasti akan meingkat karena siswa akan mencoba merekonstruksi dan menganalisis jawaban secara tertata. Kemampuan ini akan meningkatkan fokus siswa dalam belajar.

namun anak-anak ini mungkin beresiko mendapatkan pengalaman sekolah yang negatif dan tak bermakna jika guru tidak responsif terhadap kebutuhan dan kemampuan mereka atau mampu menggunakan pengajaran dan strategi kelas yang efektif dan disesuaikan menurut individu. pemberian materi pengajaran yang lebih baik.MANAJEMEN KELAS Rabu. siswa yang mungkin harus bekerja setelah sekolah. dan penataan kegiatan belajar yang lebih baik. Tak satupun dari situasi atau faktor ini harus menyebabkan masalah pendidikan. didalamnya mencakup pengaturan orang (siswa) dan fasilitas. Nilai-nilai dan ketrampilan sosial harus diajarkan dan dicontohkan oleh guru. penetepan norma kelompok yang produktif). penyelesaian tugas oleh siswa secara tepat waktu. Seorang pendidik atau guru perlu menguasai banyak faktor yang mempengaruhi motivasi. termasuk mereka dari keluarga yang tidak mampu atau kurang beruntung. membidik pada pengoptimalan keterlibatan dan kerjasama siswa dalam belajar. pengelolaan kelas merupakan kegiatan untuk menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar (pembinaan rapport. Teknik kontrol perilaku atau pendisiplinan pada akhirnya akan tidak terlalu efektif karena teknik tersebut tidak mendorong perkembangan disiplin diri atau tanggung jawab anak sendiri atas tindakannya. . prestasi dan perilaku siswa mereka. Lingkungan fisik di kelas. Guru bertanggung jawab untuk berbagai siswa. level kenyamanan emosi yang dialami siswa dan kualitas komunikasi antar guru dan siswa merupakan faktor penting yang bisa memampukan atau menghambat pembelajaran yang optimal. pengelolaan. pemberian ganjaran. agama atau bahasa atau mereka dengan berbagai kesulitan atau kecacatan belajar. dan interaksi guru siswa yang lebih baik. penghentian perilaku siswa yang menyelewengkan perhatian kelas. atau mereka yang berasal dari kelompok minoritas etnis. 28 Oktober 2009 by the hikayat · Manajemen kelas merupakan bagian integral pengajaran efektif yang mencegah masalah perilaku melalui perencanaan.

³Membombong´ anggota kelas yang justru melanggar norma kelompok. Kelas kurang kohesif. 7. dsb. karena menganggap tugas yang diberikan kurang fair. Attention Getting Behaviors 2. 3. Kelompok cenderung mudah dialihkan perhatiannya dari tugas yang tengah digarap. 2. Semangat kerja rendah atau semacam aksi protes kepada guru. karena alasan jenis kelamin. Revenge Seeking Behaviors 4. tingkatan sosial ekonomi. 6. 4. . 5. Peragaan Ketidakmampuan Masalah Kelompok 1.Dua Macam Masalah Pengelolaan Kelas Masalah Individual 1. suku. Kelas mereaksi secara negatif terhadap salah seorang anggotanya. Penyimpangan dari norma-norma tingkah laku yang telah disepakati sebelumnya. Power Seeking Behaviors 3. Kelas kurang mampu menyesuakan diri dengan keadaan baru.

perlu merencanakan dan menentukan pengelolaan kelas yang bagaimana yang perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi kemampuan belajar siswa serta materi pelajaran yang akan diajarkan di kelas tersebut. Dengan demikian pengelolaan kelas tidak dapat terlepas dari motivasi kerja guru. sedangkan dengan gaya kepemimpinan guru yang tepat yang digunakan dalam pengelolaan . Guru dalam melakukan tugas mengajar di suatu kelas.TANGGAPAN Manajemen kelas merupakan mata kuliah yang mendukung penciptaan suasana kelas yang akan diajarkan nanti. Dengan adanya pendidikan yang merata akan melahirkan bangsa yang maju. dan guru pula yang akan menentukan alternatif solusi untuk mengatasi hambatan dan tantangan yang muncul. adil dan makmur. Menyusun strategi untuk mengantisipasi apabila hambatan dan tantangan muncul agar proses belajar mengajar tetap dapat berjalan dan tujuan pembelajaran yang telah ditentukan dapat tercapai. Guru sebagai pengelola kelas merupakan orang yang mempunyai peranan yang strategis yaitu orang yang merencanakan kegiatan -kegiatan yang akan dilakukan di kelas. orang yang akan mengimplementasikan kegiatan yang direncanakan dengan subjek dan objek siswa. karena dengan motivasi kerja guru ini akan terlihat sejauh mana motif dan motivasi guru untuk melakukan pengelolaan kelas. dan guru mengetahui bahwa gaya kepemimpinan situasional akan sangat bermanfaat bagi guru dalam melakukan tugas mengajarnya. Pendidikan merupakan usaha sadar seseorang untuk meningkatkan kualitas pribadi baik secara jasmani maupun rohani. orang menentukan dan mengambil keputusan dengan strategi yang akan digunakan dengan berbagai kegiatan di kelas. Pengelolaan kelas akan menjadi sederhana untuk dilakukan apabila guru memiliki motivasi kerja yang tinggi. dimana pengaturan kondisi kelas dibahas dalam mata kuliah ini.

Sebaliknya guru yang menaruh perhatian pada perkembangan siswa.kelas akan mengoptimalkan dan memaksimalkan keberhasilan pengelolaan kelas tersebut. . mau mengorbankan waktunya agar siswa bisa berprestasi. Guru berupaya membantu siswa yang mempunyai kemapuan belajar yang rendah. Dengan demikian hadirnya mata kuliah manajemen kelas sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan yang akan diterapkan pada tiap-tiap sekolah. Guru akan menggunakan berbagai metoda mengajar agar siswa dapat mengerti materi pelajaran yang diajarkannya. Guru tersebut akan mempunyai kreativitas yang tinggi. Manajemen kelas memberikan petunjuk-petunjuk bagi calon guru dalam mengaplikasikan pembelajarannya di sekolah. akan berupaya menyumbangkan segala kemampuannya untuk kepentingan siswa.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->