10 Aspek Kepemimpinan Posted by Narindra on Nov 15, '07 1:15 AM for everyone Apa yang membedakan seorang manajer yang memiliki karakter

“pemimpin” dengan manajer “biasa” walaupun ia telah mengikuti berbagai macam pelatihan kepemimpinan yang sangat keras? Mengapa ada pemimpin yang seperti ditakdirkan sebagai orang besar, sedangkan ada pemimpin lainnya disalahkan atau menyalahkan diri karena memimpin secara biasa-biasa saja. Jika menurut anda perbedaan tersebut hanya terletak pada “keberuntungan” atau “kesempatan” , pendapat anda tidak sepenuhnya benar. Hanya sebagian kecil dari pemimpin sukses mencapai keberhasilan besar melalui keberuntungan dan kesempatan. Berdasarkan suatu data statistik, banyak pemimpin besar meraih keberhasilan dalam pekerjaan dan kehidupannya melalui seperangkat hukum kepemimpinan yang mendetail dan merupakan prinsip-prinsip yang telah diujicobakan. Sedangkan manajer “biasa”, tanpa mengecilkan usaha mereka dalam menjalankan sistem kepemimpinan lain yang cukup beragam, pada kenyataannya tidak mempunyai banyak kesempatan untuk menjadi seorang pemimpin sejati. Dengan menerima kesepuluh prinsip ini atau paling tidak sebagian besar darinya, kesuksesan berada tak jauh dari anda. Berikut adalah ringkasan dari 10 hukum kepemimpinan yang telah diterima dan dikembangkan oleh pelaku-pelaku bisnis dengan landasan yang cukup kuat sehingga memungkinkan seorang manajer “biasa” membuat satu lompatan besar menjadi seorang “pemimpin”. Hukum 1 – Pemimpin memiliki visi. Visi adalah kunci untuk memahami kepemimpinan. Seorang pemimpin sejati tidak pernah kehilangan kemampuan seperti yang dimiliki anak-anak: berimajinasi/ bermimpi. Dan ini mereka ujudkan dalam bentuk visi; yaitu impian tentang masa depan; atau seperti melihat sebuah lukisan besar yang mana pemimpin itu sendiri ikut melukis suatu bagiannya. Dengan demikian, visi menjadi sebuah tantangan dunia bagi setiap pemimpin untuk membuat jejak langkah di sana, melalui kekuatan ide, kepribadian, nilai-nilai diri, dan harapan. Bagi kepemimpinan dan pengikutnya, tidak ada sesuatu yang lebih menyenangkan dan memotivasi orang daripada visi untuk mendapatkan sesuatu yang istimewa. Maka, kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi orang lain untuk meraih tujuan yang diminati oleh sebagian besar kelompok tersebut. Di lain pihak, tujuan tersebut menguntungkan bagi mereka. Oleh karena itu, visi bersama haruslah menjadi perasaan yang komperehensif tentang posisi, arah, dan cara hidup untuk meraih tujuan, dan apa yang akan dilakukan ketika tujuan itu teraih. Visi seperti api ungun di perkemahan, dimana orang-orang berkumpul mengelilinginya karena cahaya, energi, kehangatan, dan kebersamaan. Meski visi adalah impian, namun visi harus fokus dan khas. Visi yang terlalu luas akan membuat pemimpin seolah-olah berada di awang-awang dan kehilangan keberanian untuk mencoba. Visi anda harus berpijak pada kenyataan sehingga tujuan bisa diraih dengan sukses dan tidak mematahkan semangat anda dan orang-orang di sekitar anda. Hukum 2 – Pemimpin memiliki disiplin. Di dunia ini berlaku hukum tak tertulis, apakah kita akan mendisiplinkan diri sendiri atau yang akan didisiplinkan oleh orang lain. Keberhasilan yang berlangsung terus menerus tidak bisa diraih tanpa disiplin, ketekunan, dan usaha. Disiplin merupakan mandat bagi pemimpin untuk meraih tujuan dan visivisinya. Salah satu kesalahan besar generasi kita adalah tidak terlalu menghargai pentingnya kedisiplinan. Banyak orang terpengaruh oleh budaya superfisial yang cenderung menolak segala bentuk pengekangan, dan mengikuti dorongan alami diri kita untuk bersikap santai. Kita dengan mudah melupakan fakta bahwa segala sesuatu dalam hidup tidak mungkin diraih tanpa disiplin. Sangat sering terjadi seorang pemimpin meraih sukses pada tingkat tertentu, dan kemudian berhenti dan kehilangan semangat bertarung. Mereka harus kembali pada titik start mereka. Ini dikarenakan mereka kehilangan milik mereka yang berharga, yaitu, kedisiplinan diri. Hukum 3 – Pemimpin memiliki kebijaksanaan.

sekaligus merupakan alat untuk berproses. Banyak frustasi. Berbagai studi memperlihatkan bahwa setengah dari pengetahuan manusia telah ditemukan satu dekade yang lalu dan seterusnya. keberanian tidak pernah dapat didefinisikan. ragu-ragu. bahkan keluarga mereka. Kita hidup di jaman ledakan pengetahuan. Itu pula mengapa kebersahajaan selalu dihargai orang lain pula. menginginkan lebih banyak penghargaan. Namun percayalah setiap orang selalu menilai diri kita. Salah satu bukti kebesaran seorang pemimpin adalah semangat rendah hati. penderitaan. Lebih lanjut. atau khawatir dalam menyelesaikan pekerjaan. Keberanian adalah suatu jalan untuk mengekspresikan kekuatan di dalam diri kita.Mereka mengumpulkan fakta yang diperlukan sehingga tidak terbatasi dirinya dalam mengambil keputusan. Hukum 4 – Pemimpin memiliki keberanian. Mereka mengerti apa yang harusdilakukan dan menjalankan pekerjaannya dengan baik. Kesulitan pekerjaan memotivasi seorang pemimpin. namun mereka tidak mengharapkan penghargaan untuk setiap perolehan yang mereka capai. Pemimpin sejati selalu menjaga visinya menyala dalam dirinya. pemimpin cenderung bersikap arogan. Kebersahajaan adalah karakter yang penting dalam kehidupan seorang pemimpin. Keberanian adalah bertindak dalam ketakutan. peneguhan bagi kita untuk tetap bertahan pada posisi tersebut. kecerdikan. Hukum 6 – Pemimpin adalah pembuat keputusan. pengetahuan kita akan berlipat ganda pada dekade terakhir. Itu membuat hidup mereka sendiri di luar fokus. kepahlawanan. Kebersahajaan menghargai usaha-usaha orang lain. Memiliki keberanian berarti melakukan sesuatu yang diyakini benar. Seorang pemimpin yang efektif memiliki penglihatan kebijaksanaan bukan dari matanya. organisasi dan tim mereka. Bahkan mereka akan memberikan penghargaan mereka pada siapa pun tak peduli siapa yang melakukan pekerjaan baik itu. Dengan berpengetahuan. Keberanian seringkali diungkapkan dengan istilah yang berbeda-beda. seorang pemimpin tidak takut. Inilah yang menumbuhkan keberanian. Tetapi apapun namanya. Ada beberapa alasan untuk menciptakan keberanian: pemimpin sejati ingin hidup untuk sebuah alasan yang benar dan luhur. Jika anda melakukan sesuatu tanpa takut.Pengetahuan dapat diingat. Pemimpin yang bersahaja tidak memperdulikan siapa yang menghargai mereka. Mereka menuntut orang lain menghargai mereka dan menjadikannya sebagai motivasi hidup. oleh karena itu pemimpin perlu menilai diri mereka secara terus-menerus pula. Kebijaksanaan adalah sesuatu yang memudahkan kita untuk menggunakan pengetahuan secara benar. namun dari dalam dirinya. Kita selalu berada di dalam perubahan yang berlangsung terus-menerus. Kepemimpinan sejati adalah mengatakan “ya” untuk hidup. Keberanian adalah melakukan hal yang ditakutkan. dan terbatu untuk mengatasi banyak masalah. Kebijaksanaan adalah bagaimana menggunakan pengetahuan yang dimiliki dengan sebaik-baiknya. Mereka tidak akan mengambil sikap yang berbeda untuk menghadapi situasi-situasi yang berbeda seperti itu. Pemimpin sejati sadar bahwa orang memperhitungkan mereka. bukan tanpa ketakutan. Tingginya gunung Himalaya menantang keberanian seorang pendaki. dan ketidakbahagiaan melanda seseorang karena mereka menjadikan diri mereka sebagai pusat kehidupan mereka. . Hukum 5 – Pemimpin memiliki Kebersahajaan. dan kebutuhan akan bersaing memberikan inspirasi bagi pemimpin. Bagi orang semacam ini penghargaan merupakan jaminan bagi nilai diri mereka. Kebanyakan orang hanya memikirkan dirinya sendiri dan mengingkari bahwa keberhasilan yang mereka raih tak terlepas dari usaha orang lain. sedangkan kebijaksanaan menembus batas-batas fisik. tidak menghindar ketika tugas memanggil. Pemimpin yang efektif selalu mengembangkan pengetahuannya dengan membaca. tidak bersikap rendah hati. Kebijaksanaan menuntun diri seorang pemimpin untuk mengenali suatu masalah terlebih dahulu sebelum masalah itu terlanjur menjadi besar. dan mengembangkan kemampuan untuk menyatakan pendapat. inti dari pikiran kita untuk melawan semua keganjilan. Sedangkan pemimpin yang tidak bersahaja. Ada yang menyatakannya dalam istilah: kegagahan. Kepemimpinan adalah perjuangan yang memerlukan keberanian. Memang secara alami. Seseorang yang rendah hati tidak dapat dijatuhkan atau dipuji setinggi langit. itu bukan keberanian. Kebersajahaan adalah sikap untuk tidak berpusat pada diri sendiri. dan bersedia menanggung segala resikonya.

Mereka tidak mengandalkan asumsi. Bagi mereka. mereka menghindari situasi yang menekan. etis atau tidak. Mereka mengupas masalah hingga menjadi sederhana. Itu berarti mereka harus mengusahakan pemikiran dari anggota tim mereka. Dan. Ketiga. Kedua. Pemimpin sejati tahu bahwa hidup ini selalu tergantung pada semangat dan bantuan orang lain. Hukum 9 – Pemimpin mengembangkan kemampuan eksekutif. Ini membuat orang-orang merasa nyaman dengan diri dan pekerjaan mereka. pemimpin tidak berusaha membuat orang lain tertarik pada mereka. Hukum 8 – Pemimpin itu melatih dan berdiplomasi. bermoral atau tidak. Kelima. melainkan dari siapa teman-teman mereka. mereka mempertanyakan apakah keputusan mereka legal atau tidak. . Mereka memilih teman bukan dari apa yang dimiliki. namun mungkin juga sesuatu yang baik. Keenam. Seorang bijak mengatakan. dan sesitivitas. Sedangkan apa yang kita lakukan untuk orang lain akan diingat oleh dunia dan abadi. mereka mengumpulkan fakta. mereka menjernihkan masalahnya terlebih dahulu. Ini semua akan menumbuhkan loyalitas dari orangorang. Kepemimpinan itu bukan sekedar mengetahui arah perjalanan pemimpin. atau bahkan sepuluh tahun ke depan. Pemimpin yang baik membuat keputusan dengan cepat. seorang pemimpin membutuhkan kehangatan.Seorang pemimpin adalah orang yang melakukan tindakan. Mereka mendorong orang lain mampu meraih tujuannya. Apakah keputusan itumembuat hati menjadi damai atau tidak. Mereka tidak terburu-buru mengambil keputusan sebelum mengumpulkan cukup fakta. Bagi mereka resiko bukan hanya sesuatu yang buruk. Mereka berupaya dengan sungguh-sungguh membangun persahabatan. untuk itu ia harus menguasai seni membuat keputusan. Tak ada seorang pun mampu melakukan semuanya sendiri. mereka memikirkan dampak dari keputusan mereka hingga lima tahun ke muka. melainkan juga bagaimana bisa bekerja dengan orang lain secara efektif. Mereka senantiasa melatih bawahannya untuk bisa melakukan pekerjaannya dengan baik. Terakhir. mereka memperhitungkan resiko yang mungkin terjadi. dan komunikasi dapat dilakukan tanpa suara. teman adalah pulau dimana mereka menemukan rasa aman. Membangun loyalitas semacam ini membutuhkan waktu yang lama. namun mereka menumbuhkan minat pada orang lain. Mereka menghargai teman. pemimpin sejati tidak memanfaatkan teman demi kepentingan mereka sendiri. mereka mempertimbangkan bagaimana keputusan yang mereka buat bisa mempengaruhi semua orang yang terlibat. Untuk mendapatkan teman. Pemimpin yang sukses berusaha membantu orang lain sukses dalam pekerjaannya. maka keputusan akan datang dengan sendirinya. Oleh karena itu sekali membuat keputusan mereka tidak mudah untuk mengubah-ubahnya. Hukum 7 – Pemimpin mengembangkan persahabatan. oleh karena itu mereka harus memiliki fakta sebanyak mungkin. Persahabatan selalu dibangun di atas penghargaan yang setara. Bila masalah telah jernih dan fakta terkumpulkan. Keempat. antusiasme. Cepat bukan berarti singkat. Oleh karena itumereka memperhitungkan nilai sebuah resiko. Dalam bekerja dengan orang lain. apa yang kita lakukan untuk diri kita sendiri akan mati bersama kita. Pemimpin yang efektif bekerja secara konstan untuk mempermudah pengambilan keputusan. Namun demikian. • • • • • • • Pertama. Mereka tidak suka mengambil keputusan yang singkat. Mereka pun mampu menghargai keberhasilan teman tanpa ada rasa iri dan cemburu. Ada beberapa pedoman yang mereka pegang dalam mengambil keputusan. Loyalitas hanya diberikan oleh orang-orang pada pemimpinnya hanya bila mereka berpikir bahwa pemimpin itu cukup bernilai untuk mendapatkannya.

pemimpin mengembangkan gayanya sendiri. tak banyak yang tahu. Tidak bikin alasan. karenanya lalui dengan penuh keseimbangan. Antusiasme selalu menarik perhatian orang lain dan menjaring pengikut. tidak menyerah sampai meraih sukses. Beda seorang pemimpin yang sukses dengan pemimpin lainnya. Perhatikan bagaimana mereka mengartikulasikan visi dan memberikan inspirasi bagi orang lain. tapi juga di dalam. Menggunakan bahasa tubuh yang positif Di antaranya adalah senyum. kan? Nah. Keempat. jagalah kepercayaan diri. sebaiknya kita kenali saja dulu ciri-ciri orang yang berpikir positif dan mulai mencoba meniru jalan pikirannya. Talk Only). tapi langsung bikin tindakan Pernah dengar pelesetan NATO (No Action. pelajarilah tehnik-tehnik pemimpin yang sukses.Para pemimpin yang sukses tahu bahwa mengembangkan ketrampilan kepemimpinan adalah usaha sepanjang hidup. Mereka tidak statis. bagaimana kita bisa melakukan hal yang lebih baik. Mensyukuri apa yang dimilikinya Dan bukannya berkeluh-kesah tentang apa-apa yang tidak dipunyainya 6. 8. dan 'hidup'. Tapi.wardhanie) . Hukum 10 – Pemimpin memiliki kekuatan inspiratif. 10 Ciri Orang yang Berfikir Positif 10 Ciri Orang yang Berfikir Positif Semua orang yang berusaha meningkatkan diri dan ilmu pengetahuannya pasti tahu bahwa hidup akan lebih mudah dijalani bila kita selalu berpikir positif. Orang yang sukses adalah mereka yang punya disiplin untuk mengembangkan diri mereka. Karena itu. asahlah kreativitas. pemimpin selalu adalah orang-orang yang antusias. 3. motivasilah diri sendiri. Namun. dan gerakan tangan yang ekspresif. Sebuah studi membuktikan bahwa hal yang membedakan seorang pemimpin dengan pengikutnya adalah bahwa para pemimpin mempunyai kapasitas untuk mengembangkan dan meningkatkan ketrampilan mereka. mereka berusaha tampil baik. Pemimpin selalu memotivasi diri untuk membuat tindakan positif dan berorientasi pada tujuan. Kepemimpinan justru menarik orang untuk membuat komitmen yang paling tinggi dan memungkinkan mereka untuk bersaing. Peduli pada citra diri Itu sebabnya. Bukan hanya di luar. adalah kemampuan untuk membangkitkan inspirasi bagi anak buahnya. Terakhir. capailah keseimbangan hidup. Tidak mendengarkan gosip yang tak menentu Sudah pasti. serta menciptakan kesenangan. bagaimana melatih diri supaya pikiran positiflah yang 'beredar' di kepala kita. Selalulah bertanya pada diri sendiri. Melihat masalah sebagai tantangan Bandingkan dengan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang terlalu berat dan bikin hidupnya jadi paling sengsara sedunia. Ini adalah kunci keberhasilan. seperti "Masalah itu pasti akan terselesaikan. (hannie k. 1. 10. 4. Antusiasme ditunjukkan melalui usaha keras. gosip berkawan baik dengan pikiran negatif. ternyata malah bisa menimbulkan masalah. Pikiran terbuka untuk menerima saran dan ide Karena dengan begitu. 2. namun pemimpin yang berhasil selalu menjaga kepercayaan diri mereka. • • • • Pertama. berjalan dengan langkah tegap. Karenanya. mereka ini jelas bukan penganutnya. Kunci menumbuhkan inspirasi adalah dengan bersikap antusias. boleh jadi ada hal-hal baru yang akan membuat segala sesuatu lebih baik. mendengarkan omongan yang tak ada juntrungnya adalah perilaku yang dijauhi si pemikir positif. pemimpin bertidak sebagai figur yang diteladani. Namun demikian. Sebetulnya tidak apa-apa. Oleh karena itu. Ada beberapa saran untuk mengembangkan kemampuan eksekutif. Mereka memiliki keberanian untuk menemukan hasil-hasil dalam jangka pendek. Menikmati hidupnya Pemikiran positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar hati. meski tak berarti ia tak berusaha untuk mencapai hidup yang lebih baik.Ada saat-saat dimana seorang pemimpin meragukan diri mereka sendiri. Kedua. 7. Segala sesuatu ini adalah bagian dari hidup. Dalam upaya menumbuhkan inspirasi bagi pengikut." dan "Dia memang berbakat. kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme. antusias." 9. Studi itu menemukan bahwa seorang pemimpin adalah juga seorang pelajar. Mereka juga berbicara dengan intonasi yang bersahabat. 5. atau anggukan. Menggunakan bahasa positif Maksudnya. Ini dikarenakan mereka mempunyai visi dan tujuannya sendiri. dan menikmati setiap pekerjaan yang dilakukan. Mengenyahkan pikiran negatif segera setelah pikiran itu terlintas di benak 'Memelihara' pikiran negatif lama-lama bisa diibaratkan membangunkan singa tidur. Ketiga. jangan campuradukkan kepemimpinan dengan keinginan untuk dihormati. Bahkan mereka menyadari bahwa menjadi pemimpin adalah sesuatu dan proses yang harus terus-menerus dipelajari.

Anda bisa membantu memotivasi mereka untuk mencapai sasaran. Andalah yang menentukan kemana akan mengarahkan tim kerja dalam mencapai tujuan perusahaan. serta tidak bersemangat. apa sebenarnya yang harus Anda lakukan sebagai seorang manajer. Dengan demikian. Informasi Lewat Saluran Tepat * Bila Anda memberi informasi pada tim kerja tentang pedoman perusahaan atau informasi industri. stres. * Bila Anda menyampaikan berita tentang keberhasilan dan kebutuhan tim kerja kepada departemen lain di perusahaan. Nilai prestasi tidak selalu sesuai dengan yang diharapkan oleh pegawai dan bila hal ini terjadi. Komunikasi Jelas & Hati-hati Komunikasi memegang peranan penting pada setiap kegiatan pengelolaan. Walaupun memerlukan orang yang memiliki motivasi. Jarang ada seorang manajer sukses tanpa memiliki cara berkomunikasi yang baik. Anda telah mengantisipasi dari awal kendala-kendala yang dihadapi dan dengan begitu pekerjaan akan dapat diselesaikan tepat waktu. 7. pegawai yang bersangkutan akan kecewa. menjelaskan tujuan. Perhatikan siapa yang perlu didorong dan siapa yang sedang stres karena dikejar tenggat waktu. Setiap orang merasa pekerjaannyalah yang terpenting dan terberat. walaupun hal ini juga memegang peranan penting. Cara penyampaian dan pendekatan kepada tim dapat mengubah . apa sebenarnya yang harus Anda lakukan sebagai seorang manajer. Siapkan Sasaran Karena berada di depan. Motivasi bukan hanya mengenai uang atau kompensasi. 4. 5. 2. memotivasi setiap orang lalu duduk santai di meja kerja dan menunggu laporan akhir. Memonitor Ingat. dan merupakan komponen dasar dari keberhasilan Anda. Pernahkah Anda berpikir. Anda harus memiliki pandangan yang terbaik mengenai sasaran yang akan dicapai. Anda dapat memulainya dengan mengatur waktu Anda sendiri dan memprioritaskan pekerjaan-pekerjaan tertentu. Motivasi Tim Kerja Tim kerja yang dimotivasi akan berusaha bekerja untuk mencapai sasaran. Anda mempromosikan visi dan penghargaan tim kerja di dalam perusahaan. Mengevaluasi Setiap tahun selalu ada penilaian terhadap prestasi setiap pegawai dan nilai prestasi bawahan Anda akan dievaluasi oleh perusahaan sesudah mendapat nilai evaluasi dari Anda. * Bila Anda melaporkan tim kerja pada pimpinan perusahaan tentang kontribusi dan kebutuhan mereka. alias bos? Berikut sejumlah keterampilan yang diperlukan untuk membantu Anda dalam soal mengelola pekerjaan sehingga semuanya berjalan lancar dan Anda pun akan dinilai sebagai atasan teladan. sekaligus membantu mereka saat membuat keputusan sesuai dengan informasi yang Anda berikan. 1. alias bos? Berikut sejumlah keterampilan yang diperlukan untuk membantu Anda dalam soal mengelola pekerjaan sehingga semuanya berjalan lancar dan Anda pun akan dinilai sebagai atasan teladan. Menyebarkan informasi merupakan keahlian tersendiri yang harus Anda miliki.Pernahkah Anda berpikir. memeriksa apakah mereka menghadapi kendala atau tidak. Anda harus dapat memilah-milah dan mengatur pembagian kerja di dalam tim kerja. 6. 3. atasan. Anda tetap harus memonitor sampai di mana bawahan mengerjakan tugas yang dibebankan kepada mereka. berarti Anda mempromosikan nilai tim kerja dan memberitahukan sumber-sumber yang diperlukan untuk kelancaran pekerjaan mereka. Prioritaskan Kegiatan Anda bertanggung jawab untuk mengawasi tim kerja. atasan. Manajer yang baik dapat melatih kedisiplinan dalam pengelolaan waktu baik untuk diri mereka sendiri ataupun untuk bawahannya. Anda harus ingat bahwa motivasi dari pimpinan dapat membentuk inspirasi. Dengan misi dan tujuan perusahaan. tugas Anda bukan hanya membagi tugas.

Bimbing mereka menuju tangga sukses. berarti Anda melancarkan kerja sama yang memperbaiki mutu kehidupan setiap orang di lingkungan kerja. Anda harus jeli melihat kekurangan dari tim kerja dan mengatasinya. Misalnya dengan memberi pelatihan yang sesuai dengan sasaran yang dituju.pandangan mereka terhadap penilaian yang diberikan. Praktekkan keterampilan Anda dan latih bawahan. Mengembangkan Keterampilan Tim Tuntutan saat ini terhadap tim Anda belum tentu menjadi tuntutan masa depan. Mengatasi Konflik Konflik membuat orang menjadi stres dan konflik dapat terjadi di tempat kerja di mana pun juga. Sebagai atasan yang baik. Pandai Menempatkan Diri Ada saatnya Anda harus turun tangan bila anak buah memerlukan bantuan dan Anda harus mau serta bisa melakukannya. Agar tim kerja mencapai keberhasilan. Hindari sikap menghakimi dan lakukan pendekatan yang mendukung. Bila Anda berhasil mengurangi friksi yang tidak produktif. Kendala #2: Salah Menentukan Prioritas Kendala #3: Kalian tidak melakukan set up pikiran untuk bekerja Kendala #4: Mudah mengalihkan perhatian Kendala #5: Terlalu banyak time-break Kendala #6: Gaya hidup tidak sehat Kendala #7: Tidak pernah (mau) belajar PROGRAM-PROGRAM PENGEMBANGAN POTENSI DIRI Menciptakan Hidup Berkelimpahan Menjadi Magnet Uang Pengembangan Karakter Mengatasi Amarah Mengatasi Kecemasan Datang Tepat Waktu Menjadi Pribadi Yg Tegas Mengatasi Keterikatan Pada Mantan Pasangan Mengatasi Rasa Cemas Menghilangkan Kebiasaan-Kebiasaan Buruk Mempersingkat Kurva Belajar Meningkatkan Kreatifitas Meningkatka Percaya Diri Meningkatkan Daya Ingat Meningkatkan Daya Konsentrasi Super Learning English Mengatasi Depresi Berani Berbicara Didepan Publik Meningkatkan Daya Ingat Meningkatkan Daya Konsentrasi Menghilangkan Berbagai Rasa Takut ( Phobia ) Berinvestasi di Forex / Bursa Efek Yg Eefktif . 9. Anda harus memahami prinsip-prinsip dan cara-cara mengatasi konflik yang terjadi. 10. Anda harus dapat mengantisipasi konteks masa depan dan mengembangkan keterampilan yang sesuai. 8. Tentu tidak selalu karena Anda sendiri juga dituntut untuk memusatkan perhatian pada tugas dan tanggung jawab yang Anda pikul dalam memberikan panduan pada anak buah. Hal ini termasuk keterampilan pribadi Anda dan keterampilan pribadi tim kerja.