P. 1
PENGGUNAAN TANDA BACA DAN HURUF KAPITALPADA TEKS IKLAN BROSUR PENAWARANBARANG ATAU JASA

PENGGUNAAN TANDA BACA DAN HURUF KAPITALPADA TEKS IKLAN BROSUR PENAWARANBARANG ATAU JASA

|Views: 9,050|Likes:
Published by Bomber Comp
Skripsi Pita Erlawati
Tahun 2010
Skripsi Pita Erlawati
Tahun 2010

More info:

Published by: Bomber Comp on Jun 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/28/2013

pdf

text

original

Ejaan bahasa Indonesia yang berlaku dewasa ini disebut Ejaan

Yang Disempurnakan. Huruf-huruf yang digunakan adalah huruf Latin,

yakni huruf alphabet yang digunakan juga oleh sebagian besar bangsa di

dunia ini untuk menuliskan bahasa mereka.

21

Arifin (2001: 177-190) mengemukakan beberapa penggunaan

huruf besar atau huruf kapital.

1 Dipakai sebagai huruf pertama kalimat yang berupa petikan

langsung.

Contoh: Adik bertanya, “ Kapan Kakak pulang?”

2 Dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan

dengan hal-hal keagamaan, kitab suci, nama Tuhan, termasuk kata

ganti-Nya. Hal-hal keagamaan itu hanya terbatas pada nama diri,

sedangkan kata-kata seperti jin, iblis, surga, malaikat, mansyur,

zakat, puasa meskipun bertalian dengan keagamaan tidak diawali

dengan huruf kapital.

Contoh: Limpahkanlah rahmat-Mu, ya Allah.

Semoga Engkau menerima arwah kedua orang tua saya.

3 Dipakai sebagai huruf pertama nama gelar (kehormatan, keturunan,

agama), jabatan, dan pangkat yang diikuti nama orang.

Contoh: Pergerakan itu di pimpin oleh Haji Agus Salim.

Nabi Ismail adalah anak Nabi Ibrohim Alaihisalam.

Jika nama gelar, jabatan, dan pangkat itu tidak diikuti nama orang

tertentu, gelar, jabatan, dan pangkat tersebut harus ditulis dengan

huruf kecil.

Contoh: Siapakah gubernur yang baru dilantik itu?

Dalam kabinet itu terdapat 26 orang menteri.

22

4 Kata-kata van, den, der, da, de, di, bin, dan ibnu yang digunakan

sebagai nama orang, tetap ditulis dengan huruf kecil, kecuali kata-

kata itu terletak diawal kalimat.

Contoh: Van den Bosh, Mursid bin Halim.

5 Huruf besar dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku, dan

bahasa.

Contoh: Dalam bahasa Sunda terdapat kata lahan.

Bahasa resmi Filipina disebut bahasa Talalog.

Akan tetapi, jika nama bangsa, suku, bahasa itu sudah diberi awalan

dan akhiran sekaligus, nama-nama itu harus ditulis dengan huruf

kecil karena tidak menunjukkan nama diri lagi.

Contoh: Ia masih kejawa-jawaan dalam segala hal.

Kita tidak perlu kebelanda-belandaan.

6 Dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari raya,

dan peristiwa sejarah.

Contoh: Pada bulan Agustus terdapat hari yang sangat bersejarah.

Dahulu pernah terjadi Perang Candu di negeri Cina.

Akan tetapi, jika tidak menunjukkan suatu peristiwa sejarah atau

sudah memperoleh awalan dan akhiran, kata-kata itu tidak perlu

ditulis kapital.

Contoh: Sukarno-Hatta memproklamasikan kemerdekaan Republik

Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

23

7 Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama khas geografi.

Contoh: Salah satu daerah wisata di Sumatra adalah Danau Toba.

Pulau Jawa dan Pulau Sumatra dihubungkan oleh Selat

Sunda.

Akan tetapi, jika tidak menunjukkan nama khas geografi, kata-kata

selat, teluk, terusan, gunung, kali, danau, dan bukit ditulis dengan

huruf kecil.

Contoh: Nelayan itu berlayar sampai ke teluk.

Kita tidak boleh membuang sampah di kali.

8 Dipakai sebagai huruf pertama nama resmi badan, lembaga

pemerintah, dan ketatanegaraan, serta nama dokumen resmi.

Contoh: Pemimpin Kerajaan Iran pada saat itu adalah Syah Reza

Pahlevi.

Semua anggota PBB harus mematuhi Piagam Perserikatan

Bangsa-Bangsa.

9 Dipakai sebagai huruf pertama semua kata di dalam nama buku,

majalah, surat kabar, dan judul karangan, kecuali kata partikel,

seperti di, ke, dari, untuk, dan yang, yang tidak terletak pada posisi

awal.

Contoh: Idrus mengarang buku Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke

Roma.

24

10 Dipakai dalam singkatan nama, gelar, dan sapaan, kecuali gelar

dokter.

Contoh: Proyek itu dipimpin oleh Drs. Akhdan K.S.

Huruf besar/kapital juga dipakai sebagai huruf pertama kata petunjuk

hubungan kekerabatan, seperti bapak, ibu, saudara, anda, kakak,

adik, dan paman yang dipakai sebagai kata ganti atau sapaan.

Contoh: Surat Saudara sudah saya terima.

Silakan duduk, Dik!

Akan tetapi, jika tidak dipakai sebagai kata ganti atau sapaan, kata

petunjuk kekerabatan itu ditulis dengan huruf kecil.

Contoh: Kita harus menghormati ibu dan bapak kita.

25

BAB III

METODE PENELITIAN

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->