P. 1
Buku Fisika Kelas 3 Sma

Buku Fisika Kelas 3 Sma

5.0

|Views: 30,391|Likes:
Published by Bimbel Excellence
Buku Fisika Kelas 3 Sma
Buku Fisika Kelas 3 Sma

More info:

Published by: Bimbel Excellence on Jun 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/05/2016

pdf

text

original

A. Tujuan Percobaan

Mengamati terjadinya peristiwa dispersi cahaya.

B. Alat dan Bahan

1.Prisma kaca (FPT 16.19/89)

1 buah

2.Ray box (kotak cahaya)

1 buah

3.Power supply (KAL 60)

1 buah

4.Diafragma 1 celah

1 buah

5.Kertas HVS

1 lembar

6.Penggaris

1 buah

C. Langkah Kerja

1.Susunlah alat-alat seperti gambar berikut!

Ke power
supply

Lipatan

Dispersi
Cahaya

Ada dua jenis cahaya, yaitu cahaya polikromatik dan cahaya
monokromatik. Cahaya polikromatik adalah cahaya yang terdiri atas
banyak warna dan panjang gelombang. Contoh cahaya polikromatik
adalah cahaya putih. Adapun cahaya monokromatik adalah cahaya yang
hanya terdiri atas satu warna dan satu panjang gelombang. Contoh cahaya
monokromatik adalah cahaya merah dan ungu.

Kompetensi Fisika Kelas XII Semester 1

42

2.Atur kesesuaian antara ray box dengan power supply maupun sumber arus

PLN!

3.Nyalakan ray box kemudian atur prisma sedemikian sehingga sinar yang
meninggalkan prisma mengenai lipatan kertas seperti pada gambar!
4.Amatilah sinar yang mengenai prisma! Adakah warna yang muncul pada tempat
jatuhnya sinar? Jika ada, catatlah warna-warna tersebut secara berurutan
dari ujung ke ujung!
5.Diskusikanlah dengan kelompokmu untuk menarik kesimpulan dari hasil
pengamatanmu!
6.Presentasikan hasil kerja kelompokmu di depan kelas!
7. Ingat, sebelum kamu meninggalkan ruang praktik, kembalikanlah alat-alat pada
tempat semula dengan baik! Jagalah kebersihan lingkungan dan tubuhmu!

Bagaimana hasil praktikum yang telah kamu
lakukan? Mari sekarang kita bahas mengenai
dispersi cahaya tersebut. Pembiasan cahaya
pada prisma merupakan salah satu contoh
peristiwa dispersi cahaya. Perhatikan gambar 3.2
di samping!

Seberkas sinar menuju prisma dengan sudut
datang i. Sinar tersebut kemudian meninggalkan
prisma dengan sudut keluar r’. Besarnya sudut
penyimpangan antara sinar yang menuju prisma dengan sinar yang
meninggalkan prisma disebut sebagai sudut deviasi. Besar sudut deviasi
tergantung pada besar kecilnya sudut datang. Sudut deviasi terkecil
disebut sudut deviasi minimum. Sudut deviasi minimum terjadi jika:

i = r’ , r = i’ serta i’ + r =

Besarnya sudut deviasi minimum pada prisma dirumuskan sebagai:
m = i + r’ –

. . . (3.1)

Karena r’ = r maka:

i = 1

2 ( m + )

. . . (3.2)

dan

r = 1

2

. . . (3.3)

Sesuai dengan hukum Snellius, kita peroleh :

sin 1

2 ( m + ) = n sin 1

2

. . . (3.4)

Untuk prisma tipis dengan sudut bias sangat kecil, persamaan 3.4
dapat ditulis sebagai berikut.

Gambar 3.2 Sudut deviasi ( ) pada prisma

i

r’

i’

r

n2

n1

n1

sinar keluar

sudut deviasi

sinar datang

Kompetensi Fisika Kelas XII Semester 1 43

Contoh Soal

Seberkas cahaya putih menembus sebuah prisma tipis dengan sudut pembias 10°,
jika indeks bias untuk cahaya merah dan ungu masing-masing 1,49 dan 1,52,
tentukanlah besar sudut dispersinya!

Penyelesaian:

Diketahui:
= 10°
nm= 1,49
nu= 1,52
Ditanyakan: = . . .?
Jawab:
= (nu – nm)
= (1,52 – 1,49)10°
= (0,03)10°
= 0,3°

1
2 ( m + ) = n1

2

m = (n – 1)

. . . (3.5)

Keterangan:

m:sudut deviasi minimum
n:indeks bias prisma
:sudut pembias prisma

Di depan telah disinggung bahwa cahaya putih merupakan cahaya
polikromatik, artinya cahaya yang terdiri atas banyak warna dan panjang
gelombang. Jika cahaya putih diarahkan ke prisma maka cahaya putih
akan terurai menjadi cahaya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan
ungu. Cahaya-cahaya ini memiliki panjang gelombang yang berbeda.
Setiap panjang gelombang memiliki indeks bias yang berbeda. Semakin
kecil panjang gelombangnya semakin besar indeks biasnya. Indeks bias
cahaya tersebut adalah ungu > nila > biru > hijau > kuning > jingga >
merah.

Perhatikan gambar 3.3 di samping! Seberkas
cahaya polikromatik diarahkan ke prisma. Cahaya
tersebut kemudian terurai menjadi cahaya merah,
jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Tiap-tiap
cahaya mempunyai sudut deviasi yang berbeda.
Selisih antara sudut deviasi untuk cahaya ungu
dan merah disebut sudut dispersi. Besar sudut
dispersi dapat dituliskan sebagai berikut.
= mu – mm = (nu – nm)

. . . (3.6)

Pada peristiwa terjadinya pelangi, kita dapat menganggap titik-titik
air sebagai prisma-prisma tipis yang sangat banyak jumlahnya. Agar kamu
lebih memahami penerapan rumus sudut dispersi, pelajarilah contoh soal
berikut! Kemudian kerjakan tugas di bawahnya!

m

Sinar polikromatik

Gambar 3.3 Sudut dispersi

ungu

merah

u

m-u

Kompetensi Fisika Kelas XII Semester 1

44

Gambar 3.4 Skema percobaan Young

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->