PERBANDINGAN HUKUM PIDANA ANTARA INDONESIA DAN ARAB SAUDI BAB I. PENDAHULUAN 1.

LATAR BELAKANG MASALAH Perbandingan sistem hukum pidana di indonesia dengan saudi arabia s a n g a t berbeda di indonesia terjadi Pluralisme hukum yang di sebabkan karena adanya berbagai jenis suku, adat kebudayaaan ,dan bahasa kondisi pluralisme hukum yang ada diIndonesia menyebabkan banyak permasalahan ketika hukum dalam kelompok masyarakat diterapkan dalam hal tertentu atau saat terjadi konflik, sehingga ada kebingungan besar dalam hukum yang manakah yang berlaku untuk individu tertentu dan bagaimanaseseorang dapat menentukan hukum mana yang berlaku padanya. Kendala menghadapi pluralisme hukum adalah kepastian hukum untuk masih menegakan keadilan. Dengan demikian sistem hukum di indonesia

menganut pluralisme hukum dan y a n g l e b i h d o m i n a n m e n g a n u t m a z h a b legisme dalam penemuan hukum pidana Indonesia.Sedangkan sistem hukum pidana saudi arabia adalah hukum pidana islamt r a d i s i o n a l s e b a g a i m a n a t e r d a p a t d a l a m a l q u r a n , h a d i s , k i t a b - k i t a b p i q i h m a t e r i n y a mencakup hudud qisas/diyat dan ta’zir dan pidana rajam sudah diganti dengan eksekusipidana mati.
2. TUJUAN

Dalam karya tulis ini permasalahan yang akan di bahas yaitu mengenai hal-hal sebagai berikut A. sistem peradilan pidana di Indonesia : • • • dasar-dasar hukum pidana indonesia acara persidangan pidana proses pelaksanan sanksi pidana

B. sistem peradilan pidana di saudi Arabia •

dasar-dasar hukum pidana saudi Arabia acara persidangan saudi Arabia proses sanksi pidana

• •

Singapura bertumpu kepada sistem Anglo Saxon. yaitu Belanda dan Inggris. tetapi dipisahkan dalamsistem hukumnya oleh masing-masing penjajah. KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum AcaraPidana) dan KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) B. Acara Persidangan Pidana di Indonesia  Penyelidikan . RUMUSAN MASALAH A d a p u n r u m u s a n m a s a l a h y a n g a k a n d i s a j i k a n p e n u l i s adalah sebagai berikut • • • Sebutkan yang menjadi dasar sistem hukum indonesia dengan arab saudi? Bagaimana proses beracara dalam persidangan di negara indonesia dengan arab saudi ? Jelaskan proses pelaksanaan sanksi pidana di negara indonesia dan negara saudi arabia ? BAB II PEMBAHASAN 1. namunsistem dan asasnya tetap bertumpu pada sistem Eropa Kontinental (Belanda). yaitu hukum pidana cara dan hukum pidana materiil Hukum pidana acara dapat disebut dalam Bahasa Inggris sebagai “procedural law” dan hukum pidana materiil sebagai “substantive law”. Seperti dikatakan oleh Andi Hamzah : Misalnya Indonesia dan Malaysia dua bangsa serumpun. Kedua kategori tersebut dapat kitatemui dalam Kitab masing-masing yaitu. Walaupun bertumpu pada sistem Belanda. Dasar-dasar Hukum Pidana Di Indonesia Sistem peradilan Indonesia berdasarkan sistem-sistem. Akibatnya. SISTEM PERADILAN PIDANA DI INDONESIA A.meskipun kita telah mempunyai KUHAP hasil ciptaan bangsa Indonesia sendiri. sedangkanMalaysia. Brunei. undang-undang dan l e m b a g a l e m b a g a b a n g s a lebih Indonesia selama dari 300 tahun yang di warisi oleh negara belanda yang pernah menjajah. hukum pidana Indonesia dapat dipisahkan dalam dua kategori.3.

dan keadaan-keadaan terdakwa melakukanperbuatan tersebut. maka pokok perkara tidak perlu diperiksa dan diputus. terutama keadaan yang meringankan dan memberatkan kesalahanterdakwa. Keterangan ahlidiberikan sesuai dengan keahlian dari ahli tersebut . Keterangan Saksi dan Keterangan Ahli o  Keterangan (saksi) ahli saksi / adalah Espertise keterangan adalah yang diberikan pihak di ketiga muka yang persidanganmengenai apa yang saksi lihat dan dengar sendiri2. Sidang Pengadilan o  Dakwaan adalah S u r a t d a r i P e n u n t u t U m u m y a n g m e n u n j u k a t a u m e m b a w a s u a t u p e r k a r a p i d a n a k e pengadilan apabila cukup alas an untuk mengadakan penuntutan terhadap tersangka yangmemuat peristiwaperistiwa dan keterangan-keterangan mengenai Locus serta Tempusdimana perbuatan tersebut dilakukan.o Merupakan suatu rangkaian tindakan penyelidik untuk mencari dan menemukan suatup e r i s t i w a y a n g d i d u g a s e b a i t i n d a k g u n a m e n e n t u k a n d a p a t a t a u t i d a k n y a penyidikan lebih lanjut. karena apabila eksepsi ini diterima oleh PN. pidana  Penyidikan o Suatu rangkaian tindakan penyidik untuk mencari dan m e n g u m p u l k a n b a r a n g b u k t i .  Ekspesi /tangkisan /keberatan adalah Alat pembelaan dengan tujuan utama untuk menghindarkan diadakannya putusan tentangpokok perkara. dengan bukti tersebut membuat terang tentang kejahatan atau pelanggaran yang terjadidan guna menemukan tersangkanya.  Penuntutan o Tindakan JPU untuk melimpahkan perkara pidana ke PN yang berwenang dalam hal danmenurut cara yang diatur dalam hukum acara pidana dengan permintaan supaya diperiksaoleh hakim di sidang pengadilan. Keterangan keterangan objektif untuk memperjelas dan member kejernihan dari perkara yang disidangkan serta untuk menambah pengetahuan hakim dalam penyeesaian perkara.

Putusan yang mengandung mengandung h u k u m (onstlag pembebasan pelepasan van terdakwa (vrijspraak)2 . mengandung penghukuman terdakwa C. yaitu :1. Duplik tersebut diserahkan kepada Hakim Ketua sidang dan turunannya kepadapihak-pihak yang berkepentingan  PUTUSAN MAJELIS HAKIM o Menurut KUHAP ada 3 (tiga) macam putusan pengadilan. Pledoi /Pembelaan jaksa o Setelah JPU membacakan requisitoirnya maka terdakwa / penasehat hukumnyamengajukan pledoinya. UPAYA HUKUM TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI1.    REPLIK JAKSA DAN DUPLIK TERDAKWA / PENASEHAT HUKUM o REPLIK JPU yaitu dibacakan. dari Putusan Putusan segala yang yang terdakwa tuntutan rechtvervolging)3. Hakim setelah JPU dan pembelaan/pledoi d i b e r i k a n kesempatan turunannya penasehat oleh hakim hukum untuk yang maka mengajukan replik secara tertulis2. . Seluruh keterangan saksi dan keterangan saksi ahli di muka persidangan berada di bawah sumpah (alat bukti yang sah). Replik tersebut diserahkan kepada Ketua sidang kepada pihak-pihak berkepntingan  DUPLIK TERDAKWA / PENASEHAT HUKUM o Duplik ini diajukan secara tertulis dan dibacakan oleh pansehat hukum dipersidangan terhadap replik JPU. K e t e r a n g a n t e r d a k w a a d a l a h a p a y a n g t e r d a k w a n y a t a k a n d a l a m p e r s i d a n g a n tentang perbuatan yang ia lakukan atau yang ia alami dan ia ketahui sendiri Requisitoir /tuntutan jaksa adalah T u n t u t a n J P U s e b a g a i k e s i m p u l a n p e m e r i k s a a n d i m u k a p e r s i d a n g a n y a n g d i a j u k a n setelah smua saksi dan ahli-ahli didengar serta surat-surat yang berguna sebagai alat buktidibacakan dan dijelaskan kepada terdakwa.

Peninjauan Kembali (PK) Putusan Pengadilan yangmempunyai kekuatan hukum tetap terhadap segala tuntutan putusan pengadilan atau yang ahli mempunyai warisnya kekuatan hukum tetap. Macam-Macam sanksi/Hukuman pidana di indonesia Mengenai hukuman apa yang dapat dijatuhkan terhadap seseorang yang t e l a h bersalah melanggar ketentuan-ketentuan dalam undang-undang hukum pidana. 2. Naik Banding (revisi) ke Pengadilan Tinggi (PT) Upaya hukum terhadap Pengadilan Tingkat ke 2 9dua)/Pengadilan pemeriksaan baik mengenai faktaTinggi (PT) yangmengulangi  faktanya maupun mengenai penerapanhukum atau undang-undangnya.Upaya Hukum Adalah Hak terdakwa atau penuntut umum untuk tidak menerima putusan pengadilan tingkatpertama Latar belakang daripada upaya hukum :  Karena putusan itu tidak luput dari kekeliruan atau kekhilafan. terpidana dapatmengajukan PK ke MA. 2. dalamPasal 10 KUHP ditentukan macam-macam hukuman yang dapat dijatuhkan. bahkan tidak mustahilmemihak. Kasasi (Pembatalan) ke Mahkamah Agung (MA) Upaya hukum yang dilakukan ke Mahkamah Agung sebagai p e n g a w a s t e r t i n g g i a t a s putusan-putusan pengadilan lain. kecuali putusanbebas atau lepas dari hukum. dapat diajukan Kasasi oleh Jaksa Agung. yaitu Terhadap semua putusan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap dari pengadilanselain MA. yaitu sebagaiberikut :  Hukuman-Hukuman Pokok . oleh karena itu demi kebenaran dan keadilan setiap putusan hakimdimungkinkan untuk diperiksa ulang agar kekeliruan putusan tersebut dapat diperbaiki UPAYA HUKUM BIASA terdiri dari : 1.  UPAYA HUKUM LUAR BIASA 1. Kasasi Demi Kepentingan Hukum.

1. h u k u m a n i n i d i j a t u h k a n b e r d a s a r k a n a l a s a n . H u k u m a n m a t i . seperti Belanda. D a l a m h a l i n i t e r p i d a n a b o l e h m e m i l i h s e n d i r i a n t a r a d e n d a dengan kurungan. Hukuman kurungan. 4. hukuman ini kondisinya tidak seberat hukuman penjara dandijatuhkan Biasanyaterhukum karena dapat kejahatan-kejahatan memilih antara ringan atau pelanggaran.B e d a n y a h u k u m a n k u r u n g a n d e n g a n h u k u m a n p e n j a r a a d a l a h p a d a h u k u m a n kurungan terpidana tidak dapat ditahan diluar tempat daerah tinggalnya kalau ia t i d a k m a u s e d a n g k a n p a d a h u k u m a n p e n j a r a d a p a t d i p e n j a r a k a n d i m a n a s a j a . yang boleh dicabut dalam putusan hakim . pekerjaan paksa yang dibebankan kepada terpidana penjara lebih beratdibandingkan dengan pekerjaan yang harus dilakukan oleh terpidana kurungandan terpidana kurungan mempunyai Hak Vistol (hak untuk memperbaiki nasib)sedangkan pada hukuman penjara tidak demikian. 3.Hal ini diatur dalam pasal 35 KUHP yang berbunyi: Hak si bersalah. Hukuman penjara.a s a l a n politik terhadap orang-orang yang telah melakukan kejahatan yang d i a n c a m d e n g a n hukuman penjara oleh KUHP. T e r p i d a n a w a j i b t i n g g a l d a l a m p e n j a r a s e l a m a masa hukuman dan wajib melakukan pekerjaan yang ada di dalam maupun di luar penjara dan terpidana tidak mempunyai Hak Vistol.n e g a r a yang telahmenghapuskan bentuknya hukuman ini. H u k u m a n d e n d a . hukuman penjara sendiri dibedakan kedalam hukuman penjaraseumur hidup dan penjara sementara. Hukuman Tambahan Hukuman tambahan tidak dapat dijatuhkan secara tersendiri melainkan harusdisertakan pada hukuman pokok. Pencabutan hak-hak tertentu. t e n t a n g h u k u m a n m a t i i n i t e r d a p a t n e g a r a . Maksimum kurungan pengganti denda adalah 6 Bulan 5. atau hukuman hukuman kurungan denda. t e t a p i d i I n d o n e s i a sendiri hukuman mati ini kadang masih di berlakukan untuk beberapa hukumanwalaupun masih banyaknya pro-kontra terhadap hukuman 2. hukuman tambahan tersebut antara lain 1. Hukuman penjara sementara minimal 1t a h u n d a n m a k s i m a l 2 0 t a h u n . H u k u m a n t u t u p a n .

Hukuman perampasan itu dapat juga dijatuhkan atsa orang yang bersalah yangoleh hakim diserahkan kepada pemerintah. Melakukan pekerjaan tertentu. yangsemuanya atas biaya si terhuku. maka barang yangdirampas itu adalah barang hasil kejahatan atau barang milik terpidana yang dirampas ituadalah ini diatur dalam pasal 39 KUHP yang berbunyi:  Barang kepunyaan si terhukum yang diperolehnya dengan kejahatan atau dengansengaja telah dipakainya untuk melakukan kejahatan.ialah    Menjabat segala jabatan atau jabatan tertentu Masuk balai tentara.Karena suatu putusan perkara mengenai hasil kejahatan atau diri terpidana. Pengumuman keputusan hakim. Penyitaan barang-barang tertentu. Memilih dan boleh dipilih pada pemilihan yang dilakukan karena undang-undang umum. boleh dirampas  barang barang milik terpidana yang digunakan untuk melaksanakan kejahatannya. Hal Dalam hal menjatuhkan hukuman karena melakukan kejahatan t i d a k d e n g a n sengaja atau karena melakujkan pelanggran dapat juga dijatuhkan perampasan. Kekuasaan bapak.  Menjadi penasehat atau wali.tetapi dalam hal-hal yang telah ditentukan oleh undangundang. atau wali pengawas atau pengampu a t a u pengampu pengawas atas orang lain yang bukan ankanya sendiri. Jadi . perwalian. tetapi hanyalah atas barang yang telahdisita.   Hakim berkuasa memecat seorang pegawai negeri dari jabatannya apabila dalamundang-undang umum ada ditunjuk pembesar lain yang semata-mata berkuasamelakukan pemecatan itu. Hukuman tambahan ini dimaksudkan untuk mengumuman kepada khalayak ramai(umum) agar dengan demikian masyarakat umum lebih berhati-hati terhadap si terhukum. atau berapa kali.d a l a m h a l y a n g ditentukan dalam kitab undang-undang ini atau dalam undang-undang umum lainnya.Biasanya ditentukan oleh hakim dalam surat kabar yang mana. dan pengampuan atas anaknya sendiri.  3. 2.

Kedudukannya sebagai Pokok Syari'at Islam dimana Al Quran itu Asas PertamaSyara' dan Al Hadits itu Asas Kedua Syara'.cara-cara menjalankan pengumuman putusan hakimdimuat dalam putusan (Pasal 43 KUHP). Sifatnya. Dasar-dasar Hukum saudi arabia Syariat Islam adalah hukum dan aturan Islam yang mengatur seluruh s e n d i kehidupan umat manusia. ialah keadaan yang terpaksaatau dalam keadaan yang membahayakan diri secara lahir dan batin. Syariat Islam juga berisi penyelesaian masalah seluruh kehidupan ini. Oleh sebab itu secaraimplisit dapat dipahami bahwa jika terdapat suatu perkara yang Allah dan RasulNyabelum menetapkan ketentuannya maka umat Islam dapat menentukan sendiriketetapannya itu. pada dasarnya mengikat umat Islam seluruh dunia dimanapun berada.  Asas Syara' Yaitu perkara yang sudah ada dan jelas ketentuannya dalam Al Quran atau AlHadits. Selain berisi hukum danaturan. sejak kerasulan Nabi Muhammad saw hinggaakhir zaman.T e r k a i t d e n g a n s u s u n a n t e r t i b S y a r i ' a t .Q u r a n S u r a t A l . Maka olehsebahagian penganut Islam. dan keadaan tersebutt i d a k diduga sebelumnya atau tidak diinginkan sebelumnya. 2. Pemahaman makna ini didukung oleh ayat dalam Surat Al Maidah QS5:101 yang menyatakan bahwa hal-hal yang tidak dijelaskan ketentuannya sudah dimaafkan Allah Dengan demikian perkara yang dihadapi umat Islam dalam menjalani h i d u p beribadahnyakepada Allah itu dapat disederhanakan dalam dua kategori. Keadaan darurat dalam istilah agama Islam diartikan sebagai suatu keadaan yangmemungkinkan umat Islam tidak mentaati syari'at Islam. yaitu apa yangdisebut sebagai perkara yang termasuk dalam kategori Asas Syara' dan perkara yangmasuk dalam kategori Furu' Syara'.A h z a b a y a t 3 6 mengajarkan bahwa sekiranya Allah dan RasulNya sudah memutuskan suatu perkara. kecuali dalam keadaan darurat . SISTEM PERADILAN SAUDI ARABAIA a. .maka umat Islam tidak diperkenankan mengambil ketentuan lain. Syariat Islam merupakan panduan menyeluruh dan sempurnaseluruh permasalahan hidup manusia dan kehidupan dunia ini. A l . baik Muslim mahupun bukan Muslim.

D a r i k e t e r a n g a n . mendekati haram berbuat zina.” Hadits inim e n u n j u k k a n b a h w a p e m b u n u h a n a d a l a h p e n c e g a h s e o r a n g p e m b u n u h m e w a r i s i harta benda si terbunuh.” Hadits ini menunjukkan bahwa bersuci adalah dijadikan syarat untuk shalatc) Sabda Rasulullah saw. “Pembunuh tidak bisa mewarisi sesuatu. Al-M a i d a h ( 5 ) : 3 8 ] . Jika keadaan “maa tsabata bi khithaabillahil muwajjahi ilaal darurat itu berakhir makasegera kembali kepada ketentuan syari'at yang berlaku. dengan carakeharusan yang menunjukkan hukum Firman telah Allah swt.” [QS.  [ Q S . “ T e g a k k a h l a h s h a l a t d a n b e r i k a n l a h z a k a t ! ” [QS. “Allah swt. s e s u a t u y a n g t e l a h ditetapkan oleh titah Allah yang ditujukan kepada manusia. . potonglah tangan keduanya. dengancara tuntutan keharusan yang “Dan janganlah kamu menunjukkan hukum wajib melakukan shalat dan zakat  Allah zina!” swt. Ayat ini menunjukkan suatu hukum syara’ boleh berburu sesudah tahallul (lepas dari ihram dalam haji).k e t e r a n g a n d i a t a s . A y a t i n i m e n u n j u k k a n bahwa pencurian adalah dijadikan s e b a b terhadap hukum potong tangan.b ) Bersabda Rasulullah saw. Al-Isra' (17): 32]. . Wadha’ adalah sesuatu yang diletakkan menjadi sebab atau menjadi syarat. Al-Maidah (5): 2]. Al-Muzzamil (73): 20].” [QS. Contoh hukum syara’. maka berburulah. M a k s u d n y a . Orangmukallaf boleh memilih antara berbuat berburu atau tidak.. Ayat ini tuntutan berbuat. Misalnya. Hukum syara’ adalah ‘ibaadi‘ a l a a s a b i i l i t h t h a l a b i a w i t t a k h y i i r i a w i l w a d h ’ i ” . atau wadha’. Ayat ini menetapkan suatu tuntutan meninggalkan. tidak menerima shalat yang tidak d e n g a n bersuci.. ataumenjadi pencegah terhadap yang lain. yaitu hukum taklifi dan hukum wadh’i .daribeberapa firman Allah dalam Al-Quran  F i r m a n menetapkan Firman A l l a h suatu s w t ... k i t a p a h a m b a h w a h u k u m s y a r a ’ d i b a g i menjadi dua. “Dan apabila kamu b e r t a h a l l u l (bercukur).a) Perintah Allah swt. bukan pilihan (takhyir). “Pencuri lelaki dan wanita. yang penetapannya dengancara tuntutan (thalab).demikian p u l a d a l a m memanfaatkan keadaan tersebut tidak berlebihan.

Al-Hujurat (49): 11].1) Hukum taklifi yang menunjukkan tuntutan untuk berbuat. yaitu . atau boleh pilih antara berbuat dan meninggalkan. atau tuntutan untuk meninggalkan.“Diharamkan bagimu memakan bangkai.” [QS.  . yaitu bagi orang yang sanggup mengadakanperjalanan kepadanya. Al-Imran (3): 97]. bukanmusafir. darah.” [QS. Sebagai sumber Ajaran Islam juga disebut sumber pertama atau Asas Pertama Syara'. Al-Maidah(5): 3] Hukum taklifi terbagi menjadi dua. Seperti shalatnya orang musafir. Al Hadist Al –hadist adalah perkataan dan perbuatan dari Nabi Muhammad Hadits sebagaisumber hukum dalam agama Islam memiliki kedudukan kedua pada tingkatan sumber hukum di bawah Al-Qur'an. Seperti shalatnya orang yang ada di rumah. dan daging babi. Sumber-sumber Hukum islam  Al-Qur'an Al-Qur'an sebagai kitab suci umat Islam adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad S A W u n t u k d i s a m p a i k a n k e p a d a s e l u r u h u m a t m a n u s i a hingga akhir zaman (Saba' QS 34:28).T a u b a h ( 9 ) : 1 0 3 ] .  Rukhsyah adalah suatu hukum asal yang menjadi berubah karenasuatu halangan (uzur).” [QS. A t . “ M e n g e r j a k a n h a j i a d a l a h kewajiban manusia terhadap Allah.Al-Quran merupakan kitab suci terakhir yang turund a r i s e r a n g k a i a n k i t a b s u c i l a i n n y a y a n g p e r n a h d i t u r u n k a n k e d u n i a D a l a m u p a y a memahami isi Al Quran dari waktu ke waktu telah berkembang tafsiran tentang isi-isi Al-Qur'an namun tidak ada yang saling bertentangan.  Azimah adalah suatu hukum asal yang tidak pernah b e r u b a h karena suatu sebab dan uzur. Contoh: Hukum yang menunjukkan tuntutan untuk berbuat: “Ambilah sedekah daris e b a g i a n h a r t a m e r e k a ! ” [ Q S . Hukum yang menunjukkan tuntutan untuk meninggalkan: “Janganlah diantara kamu mengolok-olok kaum yang lain.

Qur'an dan Hadis. tabrakan mobil. misalnya masalah sehari-hari yang terjadi didarat. Dia memiliki otoritas untuk menjatuhkan keputusanberdasarkan Al-Qur`an dan As-Sunnah. Nasib seorang tidak diserahkan kepadatindakan dan prasangka ke-12 orang yang bisa saja keliru karena bukan saksi dalam kasust e r s e b u t d a n b a h k a n m u n g k i n p e l a k u k r i m i n a l i t u s e n d i r i ! . Ijtihad Ijtihad adalah sebuah usaha untuk menetapkan hukum Islam b e r d a s a r k a n A l . dsb. yaitu: 1. Sifatnya pada dasarnya tidak mengikat seluruh umat Islam di dunia kecuali diterimaUlil Amri setempat menerima sebagai peraturan / perundangan yang berlaku dalam wilayah kekuasaanya.Perkara atau masalah yang masuk dalam furu' syara' ini juga disebut sebagai perkara ijtihadiyah Cara Persidangan di Saudi Arabia Dalam peradilan Hukum Islam.Ada 3 macam hakim dalam Islam. .kecelakaan-kecelakaan. Kedudukannya sebaga Cabang Syari'at Islam.Tidak ada sistem dewan juri dalam Islam. Q o d l i ‘ A a m : b e r t a n g g u n g j a w a b u n t u k m e n y e l e s a i k a n p e r s e l i s i h a n diteng ah-tengah masyarakat. hanya ada satu hakim yangbertanggung  jawabterhadapberbagai kasus pengadilan. Beberapa macam ijtihad antara lain Furu' Syara' Yaitu perkara yang tidak ada atau tidak jelas ketentuannya dalam Al Quran danAl Hadist. H u k u m a n h u k u m a n d a l a m Islam hanya bisa dilakukan apabila perbuatantersebut terbukti 100% secara pasti dankondisi yang relevan dapatditemukan (misal ada 4 saksi untuk membuktikan perzinahan)jika masih adakeraguan tentang peristiwa-peristiwa tersebut maka seluruh kasus akandibuang. Ijtihad dilakukan setelah Nabi Muhammad telah wafat sehingga tidak bisa langsung menanyakan pada beliau tentang suatu hukum namun hal-hal ibadahtidak bisa diijtihadkan. Keputusan-keputusan lain mungkin hanyabersifat menyarankan atau membantu jika diperlukan (yang dilakukan oleh hakim ketua).

25 dinar atau senilai 4. dsb.25 gr emas.Tidak ada perbedaan antara pengadilan perdata dengan kriminal seperti yang kitalihat sekarang di negeri-negeri Islam seperti di Pakistan dimana sebagian hokum Islamdan sebagian hokum kufur keduanya diterapkan. yangberasal dari keduanya) sebagai rujukannya. Khusus untuk hukumhudud.2.Hukum potong tangan dalam Islam hanya akan diterapkanapabila memenuhi 7 persyaratan. Al-Qur`an dan As-Sunnah (dan segala sesuatu Hukuman-hukuman dilaksanakantanpa penundaan dan keraguan. Barangnya halal secara alami (misal: bukan alkohol) Dipastikan dicuri dari tempat yang aman (terkunci) Tidak diragukan dari segi barangnya (artinya pencuri tersebut t i d a k b e r h a k mengambil misalnya uang dari harta milik umum). Di sepanjang 1300 tahun aturan Islam diterapkan. seseorang yangd i r u g i k a n d a l a m s u a t u k e j a h a t a n m e m p u n y a i h a k u n t u k m e m a a f k a n t e r d a k w a a t a u menuntut ganti rugi (misal qishas) untuk suatu tindak kejahatan. laki-laki atauperempuan.Dibawah sistem Islam. Q o d l i M u h t a s i b : bertanggung jawab menyelesaikan p e r s e l i s i h a n ummat dan beberapa orang.Tidak seorangpun akan di hukum kecuali oleh peraturan pengadilan.k e j a d i a n .mencuri di pasar. merupakan hakAllah. Dia dapat memecat para penguasa atau pegawai Khalifah kedua yaitu Umar Ibnu Al Khattab (Amir kaum muslimin antara tahun634-644 M) adalah orang pertama yang membuat penjara dan rumah tahanan di Mekkah. Bukan berupa makanan (jika pencuri itu lapar) Barang yang dicuri tidak berasal dari keluarga pencuri tersebut. muslim atau non muslim. yang menggangu masyarakat luas. hanya ada sekitar 200 orangy a n g t a n g a n n y a d i p o t o n g k a r e n a m e n c u r i n a m u n k e j a d i n . setiap orang. Selain itu.Dibawah sistem peradilan (Islam). yaitu: • • • • • • • Ada saksi (yang tidak kontradiksi atau salah dalam kesaksiannya) Nilai barang yang dicuri harus mencapai 0. yang mengurusi permasalahan antara m a s y a r a k a t dengan pejabat negara. misalnya berteriak dijalanan.sarana (alat-alat) penyiksaan tidak diperbolehkan. terdakwa dan orang yang dituduh memiliki hak menunjuk seorang wakil(proxy). 3. Negara Islam hanya akan Islami akan menggunakansumber-sumber hukum Islam yakni. QodliMadzaalim: pemerintahtermasuk khalifah.

p e n c u r i a n s a n g a t jarang terjadi. Hak individu. Hak masyarakat. mencuri di pasar. berbicaramengkritiknya jika pengadilan telah melakukan sejumlah pelanggaran terhadapnya.kejahatan fisik. perkara-perkara yang mempengaruhi kehidupanmasyarakat umum sehari-hari seperti pengotoran lingkungan. seperti perbuatan zina (100 cambukan). dia boleh memaafkan tindak kejahatan seperti pembunuhan. o Al Jinayat. o Al-Mukhalafat. yaitu: o Hudud.Sebagaimana ketika seorang wanita pada masa khalifah Umar Ibnu Al Khattabmengoreksi kesalahan yang dilakukan Umar tentang nilai mahar . Macam-Macam Sanksi Hukuman Pidana di Saudi Arabia Ada 4 kategori hukuman dalam sistem peradilan Islam.H u k u m a n a t a s t u d u h a n k e p a d a m u s l i m l a i n y a n g b e l u m t e n t u b e r d o s a d e n g a n t a n p a menghadirkan 4 orang saksi yang memperkuat pernyataan tersebut adalah berupa 80 kalicambukan. Hak Allah SWT. murtad (hukumanmati). perkara-perkara yang mempengaruhi kelancaran tugasnegara misal melanggar batas kecepatan . Hak negara.Setiap orang berhak menempatkan pemimpinnya di pengadilan. o At Ta’zir.Kehormatan seorang warga negara dipercayakan kepada Majlis Ummah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful