P. 1
Contoh Program Web

Contoh Program Web

|Views: 729|Likes:
Published by dbantuk

More info:

Published by: dbantuk on Jun 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/07/2013

pdf

text

original

Misalkan: $x = 4; $y = 5; berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan operator perbandingan dan hasilnya.

Operator Makna Contoh Hasil == Sama dengan $x == $y FALSE != Tidak sama dengan $x != $y TRUE < Lebih kecil dari $x < $y TRUE > Lebih besar dari $x > $y FALSE <= Lebih kecil atau sama dengan dari $x <= $y TRUE >= Lebih besar atau sama dengan dari $x >= $y FALSE
Kombinasi Operator Aritmatik dan Assignment

Dalam pemrograman seringkali dijumpai proses yang melibatkan proses increment. Misalkan kita menginginkan proses increment dengan tingkat kenaikan 1, maka perintah yang dituliskan dapat berupa $counter = $counter + 1; dalam PHP, perintah di atas dapat ditulis dalam satu perintah singkat sebagai $counter += 1; Dari contoh di atas tampak bahwa operator yang digunakan (+=) merupakan gabungan dari operator aritmatik dan assignment. Berikut ini adalah bentuk-bentuk operator lain jenis ini. Operator Contoh Operasi yang ekuivalen += $x += 2; $x = $x + 2; -= $x -= 4; $x = $x - 4; *= $x *= 3; $x = $x * 3; /= $x /= 2; $x = $x / 2; %= $x %= 5; $x = $x % 5; .= $my_str.="hello"; $my_str = $my_str . "hello"; Operator Pre/Post Increment dan Decrement Operator jenis ini merupakan pengembangan dari operator jenis sebelumnya. Operator ini hanya digunakan pada proses increment maupun decrement dengan tingkat 1. Berikut ini adalah operator yang termasuk jenis ini: ‡ $x++; ekuivalen dengan $x += 1; atau $x = $x + 1; ‡ $x--; ekuivalen dengan $x -= 1; atau $x = $x ± 1; Contoh: <?php $x = 4; $x++; echo "$x;

diberikan contoh berikut. ?> . echo "$x.php"). Teknik yang digunakan adalah membuat menu link dalam suatu modul tersendiri kemudian modul tersebut dipanggil pada setiap halaman web yang diinginkan terdapat menu link di dalamnya. Dalam PHP juga mendukung konsep tersebut yang selanjutnya diberinama modularitas.php <?php include("menu.php <?php include("menu. Misalkan kita akan membuat menu link sejumlah 4 buah yaitu index. menu.php">Contact Us</a> <br> index. Include() Untuk memudahkan pemahaman.php">Links</a> <a href="contact. Kita dapat menyisipkan isi suatu file/modul lain ke dalam file/modul tertentu. ?> <p>Ini adalah halaman index</p> </body> </html> about. Modul-modul kecil tersebut dapat dipanggil sewaktu-waktu diperlukan. Terdapat 2 perintah/function untuk hal tersebut dalam PHP yaitu menggunakan include dan require.php">About Us</a> <a href="links. about.php"). links. ?> 4. $x--.$x = 4. dan contact pada setiap halaman web yang kita buat. PHP MUDURALITAS Suatu pemrograman yang baik seharusnya program yang besar dipecah menjadi programprogram yang kecil yang selanjutnya disebut modul.php">Home</a> <a href="about.php <html> <body> <a href="index.

php tidak ada.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php') in include.php").php): failed to open stream: No such file or directory in include.php' for inclusion (include_path='.php on line 2 Warning: main(): Failed opening 'noFileExistsHere. statement2. Bayangkan seandainya kitapunya halaman web sejumlah 100 buah yang kesemuanya ingin diberi menu link tanpamenggunakan teknik di atas. namun ketika di browser akan terlihat menyatu.php on statement1..php">Links</a> <a href="contact. biasanya digunakan operator perbandingan seperti yang telah dibahas sebelumnya. Apabila syarat bernilai TRUE maka statement-statement yang .php <html> <body> <a href="index. echo "Hello World!". . Berikut ini adalah kode HTML yang dihasilkan oleh browser ketika membuka halaman web index. tentu hal tersebut sangat merepotkan.php">About Us</a> <a href="links. kita tidak perlu membuat menu link di setiap halaman web yang ada. Maka dengan menggunakan include() akan dihasilkan tampilan: Warning: main(noFileExistsHere. kode pembangun web dipecah dalam modul-modul.php">Contact Us</a> <br> <p>Ini adalah halaman index</p> </body> </html> Require() Cara penggunaan maupun fungsi dari require() sama dengan include().Meskipun secara teknis. Jadi apa perbedaannya? Sebaiknya mana yang kita gunakan? Perhatikan contoh berikut ini <?php include("noFileExistsHere.}Untuk menyatakan syarat.<p>Ini adalah halaman about</p> </body> </html> Dari teknik di atas tampak adanya kemudahan dalam membuat halaman web. ?> dengan asumsi bahwa file noFileExistxHere. Dalam hal ini.php">Home</a> <a href="about.

"!"<br>". statement4.$my_name. dst akan dijalankan apabila syarat bernilai FALSE. statement12. statement4.} else {echo "Benar".} ?> Terdapat pula bentuk sintaks berikutnya dari IF « yaitu dengan ditambahkan elseif if (syarat1) {statement11. statement2.} else {statement3. .. if ($number == 4) {echo "Salah". . Contoh: <? $my_name = "nada". statement3. }echo "Welcome to my homepage!". .. if ($my_name == "nada") {echo "Your name is ".diapit dengan tanda kurung kurawal akan dijalankan.}elseif (syarat2) .Untuk sintaks kedua di atas. ?> Contoh: <? $number = 3. Bentuk lain dari sintaks IF adalah if (syarat) {statement1.

.{statement21. case option2: statement21. statement22. }else {echo "Hello!". if($karyawan == "Tanner") { echo "Hello Tanner!". }elseif($karyawan == "Bob") {echo "Hello Bob!".. sedangkan jika syarat2 FALSE akan dicek syarat berikutnya (jika masih ada). dst akan dijalankan. statement22. .}Jika syarat1 bernilai TRUE. break. Contoh: <? $karyawan = "Bob".. Jika syarat2 TRUE maka statemen21. . statement12 dst akan dijalankan.break. dst baru akan dijalankan apabila semua syarat sebelumnya bernilai FALSE.. ... statement2. Sedangkan jika syarat1 FALSE maka selanjutnya akan dicek untuk syarat2. else {statement1. }?> Statement SWITCH Sintaks dari statement ini adalah switch (variabel) {case option1: statement11.. . statement22. maka statement11. Statement1. default: . statement2. statement12.}.

nilai dari variabel akan dicek pada setiap option yang ada (terletak di bagian case). $karyawan[3]. break. dan berikut ini adalah contoh kode untuk menampilkan nilai dari array assosiatif <? $gaji["Bob"] = 2000.. }Pada sintaks di atas. $gaji["Sally"] . $gaji["Charlie"] = 600. . echo "Sally digaji . boleh tidak). $gaji["Bob"] .echo "Bob digaji . $karyawan[0] . " & " . $karyawan[2] = "Charlie".$" . " & " . $karyawan[3] = "Clare". Bagian default adalah optional (boleh ada. maka statementstatement di bawah option tersebutlah yang akan dijalankan. $gaji["Clare"] = 0. yaitu " . echo "Berikut ini adalah 2 orang karyawan saya. $gaji["Sally"] = 4000.$" . statementdefault2. Berikut ini adalah contohnya. "<br>". echo "<br>Dua orang karyawan saya yang lain adalah " . $karyawan[1].$gaji["Charlie"] = 600.statementdefault1.$" . $gaji["Charlie"] . $karyawan[1] = "Sally". Jika ada option yang sama dengan nilai variabel. $key dapat berupa suatu string. $gaji["Bob"] = 2000. echo "Charlie digaji . $gaji["Clare"] = 0. <? $karyawan[0] = "Bob". $gaji["Sally"] = 4000. $karyawan[2] . "<br>". "<br>". . Contoh: Sedangkan berikut ini adalah contoh untuk menampilkan nilai dari suatu array berindeks numerik. sintaksnya sama dengan array berindeks numerik namun perbedaannya adalah pada $key. Pada array assosiatif. ?> Array Assosiatif Untuk array assosiatif.

echo "dan Clare digaji . statement3.$" .. Apabila syarat bernilai TRUE maka statement-statement yang diapit dengan tanda kurung kurawal akan dijalankan. statement4. Contoh: <? $my_name = "nada". if ($my_name == "nada") {echo "Your name is ".} else {statement3. biasanya digunakan operator perbandingan seperti yang telah dibahas sebelumnya. ?> Contoh: <? $number = 3.. . . $gaji["Clare"].$my_name. dst akan dijalankan apabila syarat bernilai FALSE. ?> 6. statement2. Bentuk lain dari sintaks IF adalah if (syarat) {statement1.}Untuk menyatakan syarat. . }echo "Welcome to my homepage!". ."!"<br>". statement2. PHP STATEMENT CONTROL Statement IF « Sintaks dari statement tersebut dalam PHP adalah if (syarat) { statement1.Untuk sintaks kedua di atas. statement4.

statement2. if($karyawan == "Tanner") { Statement DO WHILE Statement ini merupakan bentuk modifikasi dari WHILE.. statement12 dst akan dijalankan. sedangkan jika syarat2 FALSE akan dicek syarat berikutnya (jika masih ada). . dst akan dijalankan. statement12. Dengan . .} ?> Terdapat pula bentuk sintaks berikutnya dari IF « yaitu dengan ditambahkan elseif if (syarat1) {statement11.}Jika syarat1 bernilai TRUE. Sintaksnya adalah sebagai berikut do {statement. . .if ($number == 4) {echo "Salah". dst baru akan dijalankan apabila semua syarat sebelumnya bernilai FALSE. Dilihat dari posisi statement yang diulang. statement22. Statement1.. Contoh: <? $karyawan = "Bob".}elseif (syarat2) {statement21.}. Jika syarat2 TRUE maka statemen21. statement2. Sedangkan jika syarat1 FALSE maka selanjutnya akan dicek untuk syarat2. posisi statement yang diulang pada DO WHILE terletak di atas syarat... Coba bandingkan dengan sintaks WHILE sebelumnya.. maka statement11.} else {echo "Benar".}while (syarat). statement22. else {statement1.

.demikian. while($kue > 1) {echo "Mmmmm.". sebelum statement yang diulang dikerjakan. Perhatikan contoh berikut ini yang membandingkan DO WHILE dengan WHILE Contoh: <? $kue = 0. Prinsip kerja DO WHILE sama dengan WHILE yaitu statement akan terus dikerjakan selama syarat bernilai TRUE dan perulangan akan berhenti apabila FALSE.Aku suka kue! Nyam. } while ($kue > 1).. . " dst tidak akan ditampilkan karena syaratnya langsung bernilai FALSE (perulangan berhenti).".. terlebih dahulu syarat akan dicek.. teks akan ditampilkan dahulu kemudian perulangan berhenti (syarat bernilai FALSE)...nyam.nyam. teks "Mmmm«. do {echo "Mmmmm.nyam.. Aku suka kue! Nyam..nyam. statement akan dikerjakan terlebih dahulu. sebelum syarat dicek TRUE atau FALSE nya. }?> <? $kue = 0.. Sedangkan pada WHILE. ?> Pada kode WHILE.. Sedangkan pada DO WHILE.

N Sore Semester VI Universitas Indraprasta PGRI Jakarta Tahun 2008 .Tugas Mata Kuliah Web Contoh ± contoh Dalam Program PHP Yusuf Takbiruidn NPM : 20054350018 Teknik Informatika. kelas .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->