TUGAS PROPOSAL PENELITIAN MENGENAI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DALAM TRANSAKSI JUAL BELI ONLINE SESUAI PRINSIP

PASAL 2 UU NO 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi kasus dalam jual beli online di www.kaskus.us )

IVAN FANANI 0810113068 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2011

yang mana hasil dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ini diramu dalam berbagai bentuk dan konsekuensinya sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Dampak negatif yang timbul dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus juga dipikirkan solusinya karena hal tersebut dapat mengakibatkan kerusakan pada kehidupan manusia. Melalui internet seseorang dapat melakukan berbagai macam kegiatan tidak hanya terbatas pada lingkup lokal atau nasional tetapi juga secara global bahkan internasional. Dampak positif tentu saja merupakan hal yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kemaslahatan kehidupan manusia di dunia termasuk di negara Indonesia sebagai negara berkembang. Salah satu hasil perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ini antara lain adalah teknologi dunia maya yang dikenal dengan istilah internet. sehingga kegiatan yang dilakukan melalui internet ini merupakan kegiatan yang tanpa batas. baik kehidupan manusia secara fisik maupun kehidupan mentalnya. Proses pemesanan barang dikomunikasikan melalui internet. E-Commerce pada dasarnya merupakan suatu kontak transaksi perdagangan antara penjual dan pembeli dengan menggunakan media internet. yang merupakan bentuk perdagangan secara elektronik melalui media internet. Oleh karena itu. Penggunaan internet tidak hanya terbatas pada pemanfaatan informasi yang dapat diakses melalui media ini. Latar Belakang Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melahirkan berbagai dampak baik dampak positif maupun dampak yang negatif. artinya seseorang dapat berhubungan dengan siapapun yang berada dimanapun dan kapanpun. E-Commerce merupakan salah satu keunggulan baru dari internet yang kian digemari oleh banyak orang. . melainkan juga dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan transaksi perdagangan yang sekarang di Indonesia telah mulai diperkenalkan melalui beberapa seminar dan telah mulai penggunaannya oleh beberapa perusahaan yaitu electronic commerce atau yang lebih dikenal dengan E-Commerce.A. kehadiran internet telah memberikan keyakinan akan pentingnya teknologi di dalam pencapaian tujuan finansial suatu perusahaan melalui modifikasi dan efisiensi proses bisnis yaitu dengan memanfaatkan E-Commerce.

sementara perlindungan dan kepastian hukum bagi para pengguna internet tersebut tidak mencukupi. karena memang dari awal hubungan hukum antara kedua pihak termaksud tidak secara langsung berhadapan. antara lain apabila muncul suatu perbuatan yang melawan hukum dari salah satu pihak dalam sebuah transaksi jual beli secara elektronik ini. kegiatan bisnis perdagangan melalui internet yang dikenal dengan istilah Electronic Commerce merupakan suatu kegiatan yang banyak dilakukan oleh setiap orang. bahkan setiap hari selalu ditemukan teknologi terbaru dalam dunia internet. oleh karena itu tidak ada berkas perjanjian seperti pada transaksi jual beli konvensional. Semua transaksi jual beli melalui internet ini dilakukan tanpa ada tatap muka antara para pihaknya. mungkin saja pihak yang telah melakukan perbuatan melawan hukum tadi berada di sebuah negara yang sangat jauh sehingga untuk melakukan tuntutan terhadapanya pun sangat sulit dilakukan tidak seperti tuntutan yang dapat dilakukan dalam hubungan hukum konvensional/biasa. karena transaksi jual beli yang dilakukan melalui internet tidak mungkin terhenti. Transaksi perdagangan melalui internet sangat berbeda dengan berbelanja atau melakukan transaksi perdagangan di dunia nyata. akan menyulitkan pihak yang dirugikan untuk menuntut segala kerugian yang timbul dan disebabkan perbuatan melawan hukum itu.Dengan demikian. Sehingga proses yang cepat tentunya akan menigkatkan pendapatan. Kenyataan seperti ini merupakan hal-hal yang harus mendapat perhatian dan pemikiran untuk dicarikan solusinya. dengan demikian harus diupayakan untuk tetap mencapai keseimbangan hukum dalam kondisi termaksud. manfaat dari digunakannya E-Commerce adalah dapat menekan biaya barang dan jasa. mereka mendasarkan transaksi jual beli tersebut atas rasa kepercayaan satu sama lain. sehingga perjanjian jual beli yang terjadi diantara para pihak pun dilakukan secara elektronik pula baik melalui e-mail atau cara lainnya. karena transaksi jual beli secara elektronik ini dapat mengefektifkan dan mengefisiensikan waktu sehingga seseorang dapat melakukan transaksi jual beli dengan setiap orang dimanapun dan kapanpun. Kondisi seperti itu tentu saja dapat menimbulkan berbagai akibat hukum dengan segala konsekuensinya. di mana pihak pembeli (buyer) cukup mengakses internet ke website perusahaan yang mengiklankan produknya . Di samping itu. Melalui Ecommerce memungkinkan dapat bertransaksi dengan cepat dan biaya yang murah tanpa melalui proses yang berbelit-belit. serta dapat meningkatkan kepuasan konsumen sepanjang yang menyangkut kecepatan untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan kualitas yang terbaik sesuai dengan harganya.

sosial.us. . hiburan. hobi. Salah satu keunggulan dari kaskus. maka konsumen hanya tinggal membatalkan transaksi dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Situs ini dikelola oleh PT. politik..us adalah Forum Jual Beli. Dalam hal ini. Hampir semua hal tentang kehidupan dibahas di Kaskus.us dilakukan melalui system Thread Rekening Bersama. dimana pada tanggal 31 Oktober 2009 diduga telah melakukan kelalaian dengan tidak memberitahukan kepada konsumen pengguna layanan pada Forum Jual Beli Kaskus dan Operator Rekening Bersama pada saat jaringan bermasalah yang mengakibatkan kerugian terhadap konsumennya. Sedangkan mekanisme pembayaran pada transaksi melalui Forum Jual Beli Kaskus. Namun dalam system tesebut muncul permasalahan.us. Salah satu contoh adalah pada Forum Jual Beli Kaskus. Anggotanya berjumlah lebih dari 2000. Darta Media Indonesia. yaitu suatu forum yang mempunyai member terbanyak dan juga post terbanyak di Indonesia. tidak hanya berdomisili dari Indonesia namun tersebar juga hingga negara lainnya. mekanisme pembayaran banyak dilakukan melalui suatu system perantara atau pihak ketiga yang membantu keamanan dan kenyamanan transaksi online. Seandainya pihak konsumen tidak setuju dengan term of condition yang ditawarkan oleh penjual. agama.di internet. Sementara itu. dimana segala macam barang mulai dari yang murah" sampai yang mahal" yang masih baru atau bekas diperjualbelikan oleh para member. yang kemudian pihak pembeli (buyer) cukup mempelajari term of condition (ketentuan-ketentuan yang diisyaratkan) pihak penjual. mulai dari kesehatan. apabila term of conditionsnya telah disetujui dan dipenuhi oleh pihak pembeli maka tinggal dilakukan pengeklikan tombol SEND oleh pihak pembeli yang menandakan suatu syarat persetujuan untuk perjanjian yang ditawarkan oleh pihak penjual.000.

B. Untuk menelaah bagaimana perlindungan hukum bagi nasabah bank pengguna fasilitas pembayaran melalui perantara atau pihak ketiga dalam transaksi secara on line berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. serta memberikan sumbangan pemikiran dalam mengembangkan hukum perbankan.Rumusan Masalah Berdasarkan rumusan masalah tersebut di atas. D. Manfaat Penelitian Hasil penulisan ini diharapkan dapat dijadikan bahan kajian lebih lanjut bagi pengembangan ilmu pengetahuan hukum yang berhubungan dengan keabsahan pembayaran secara on line melalui pihak ketiha atau perantara dalam transaksi secara on line dan perlindungan hukum nasabah bank dalam penggunaan pembayaran melalui perantara atau pihak ketiga secara on line. perlindungan konsumen. 2. Bagaimanakah perlindungan hukum bagi nasabah bank pengguna fasilitas pembayaran melalui perantara atau pihak ketiga dalam transaksi on line berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen C. Untuk menelaah bagaimana Undang-Undang Perbankan mengatur system pembayaran melalui perantara atau pihak ketiga secara on line sebagai salah satu layanan pada suatu transaksi secara on line berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan Atas UndangUndang Nomor 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan. . dan cyberlaw di Indonesia. dapat ditarik beberapa permasalahan: 1. Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan hukum ini adalah : 1. Bagaimanakah keabsahan kesepakatan yang terjadi dalam transaksi secara on line melalui perantara atau pihak ketiga berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan 2.

E-Commerce Definisi E-Commerce menurut Laudon & Laudon (1998). applications. Sedangkan definisi E-Commerce menurut David Baum (1999. Melakukan konsultasi pakar dan diskusi dengan mengadakan serangkaian wawancara dan kuisioner dalam forum internet untuk memperoleh masukan dan tanggapan dari berbagai narasumber guna memperkaya materi yang akan disusun untuk penelitian mengenai perlidungan hukum bagi konsumen dalam jual beli online serta peranan piggybank dalam transaksi jual beli online F. and bussines process that link enterprises. consumers. termasuk melakukan kajian terhadap dokumen-dokumen yang berkaitan dengan e-commerce .Metode Pendekatan Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi : 1. E. thread piggybank 2. dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan dengan transaksi-transaksi belanja di Internet shopping. (Wahana Komputer Semarang 2002). and communities through electronics transaction and the electronic exchange of .Kajian Pustaka A. serta transaksi Business to Business (B2B). dokumen. E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis. mesin faksimili. Stock online dan surat obligasi. Studi pustaka. musik. grafik. electronic bulletin boards. dan lain-lainnya.Hasil penulisan diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak-pihak terkait termasuk masyarakat luas dalam hal penerapan hukum pada sector perbankan dan dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam proses penyusunan dan pengundangan peraturan mengenai perlindungan nasabah bank dan pembayaran melalui pihak ketiga atau perantara secara on line. 36-34) yaitu: E-Commerce is a dynamic set of technologies. download dan penjualan software. email. pp. E-Commerce atau yang biasa disebut juga dengan istilah Ecom atau Emmerce atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan transmisi Electronic Data Interchange (EDI).

dan mencapai 10 juta kunjungan setiap bulannya. dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang. Dengan sekadar saling-percaya. Jika merchant dan customer sama-sama saling membutuhkan.and informations.7 juta member (pada saat tulisan ini dibuat). merchant dan customer mereka dapat mengadakan transaksi hingga jutaan rupiah.aplikasi. Di sinilah peluang perkembangan ecommerce Indonesia lewat FJB Kaskus terbentang lebar. selain informasi seputar hacking. para netter umum sendiri berguna sebagai pendukung kehadiran pembeli online yang mendorong maraknya pertumbuhan merchant online asal Indonesia. Sub-forum Jual-Beli atau yang lebih dikenal sebagai “FJB Kaskus”. Diterjemahkan oleh Onno. Sedang di luar forum. ranah baru ini menjadi lebih dominan ketimbang sub-sub forum Kaskus lainnya. . online merchant. sebelumnya Kaskus lebih identik dengan forum sharing informasi berbau pornografi. dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan. Purbo: E-Commerce merupakan satu set dinamis teknologi. Tentu bukan persoalan percaya atau tidak. atau dalam beberapa kasus ditemukan hingga puluhan juta.goods. para pengamat mulai melirik Kaskus sebagai penopang perkembangan ecommerce Indonesia. Pemilik dan pendiri Kaskus sendiri akhirnya melihat forum yang dibangunnya sebagai peluang pengembangan bisnis. tetapi ketiga elemen ini berkumpul bersama dalam satu ruang forum online bernama “Kasak Kusuk” yang dikenal dengan nama singkatanya. dan informasi yang dilakukan secara elektronik.Forum jual beli kaskus Perkembangan ecommerce Indonesia yang kian menanjak dalam beberapa tahun terakhir ini. Namun ketika minat pembeli online mulai tumbuh akibat adanya saling percaya antar sesama member Kaskus. pelavanan. sehingga membentuk PT Darta Media Indonesia pada 2008 lalu. “Kaskus”. Sampai di sini. tidak ada orang yang membantah kelebihan-kelebihan Kaskus sebagai bagian dari perkembangan ecommerce Indonesia. menjadi penopang terbesar perkembangan Kaskus hingga mencapai posisi ini. konsumen. Forum terlaris di sentaro maya Indonesia ini sudah menembus angka 2. B.services. W. Potensi jual-beli melalui forum ini memang terbilang istimewa. Memang. tidak terlepas dari netter umum. dan para customer potensial di seluruh Indonesia.

pembeli posting di trit si pemilik rekber mengenai barang apa yang akan dibeli. salah satu pihak setuju membayar fee jasa rekening bersama yang disukai 3. pembeli dan penjual sepakat pake jasa rekening bersama yang disukai 2. Anda tentu setuju jika FJB Kaskus memang menjadi penopang perkembangan ecommerce Indonesia hingga hari ini. ongkos kirim dan fee rekber dapat ditanggung salah satu dari pembeli dan penjual 4. penjual dikabari untuk segera kirim barang ke pembeli . nomor hp 6. serta kepercayaan yang mampu dibangun para merchant di dalamnya. Maka. wajar bila pada Februari 2011 lalu. keragaman produk maupun jasa yang ditawarkan. Prosedur perantara pihak ketiga dalam forum jual beli Prosedur rekening bersama secara umum: 1.Namun yang paling menohok dari perkembangan ecommerce Indonesia lewat FJB Kaskus adalah fluktuasi merchant dan customer yang relatif lebih stabil ketimbang beberapa emarketplace lain. sehingga setiap tawaran unik yang diadakan merchant tidak hanya menarik bagi calon pembeli. rekber akan memberitahu nomor rek yang ingin digunakan untuk transaksi 7. link trit beli. nilai. setelah sepakat. C. Besar kemungkinan hal ini disebabkan oleh bercampurnya pengguna umum dan pembeli potensial dalam satu ruang. Dengan kemudahan bertransaksi. tetapi sekaligus memancing member Kaskus lain yang disebut “Kaskuser” untuk mengomentari. pembeli transfer dana ke rek rekber 8. Majalah FORBES Indonesia mendaulat FJB Kaskus berperingkat nomor satu dalam daftar ecommerce Indonesia. sehingga terciptalah sebuah rekomendasi pembelian secara tidak langsung. ongkir dan fee rekber dapat juga ditanggung sepenuhnya oleh salah satu pihak dari pembeli ato penjual 5.

metode penelitian mempunyai peran yang sangat penting.Metode Pendekatan Berdasarkan judul. setelah ada konfirmasi dari buyer.9. Dalam melakukan penelitian. dan kondisi ok. setekah barang dikirim. rumusan masalah dan tujuan yang ditentukan sebelumnya. Jenis penelitian normative legal research adalah penelitian terhadap sinkronisasi atau keharmonisan antara instrumen hukum dengan keadaan masyarakat karena penelitian ini melihat penegakan hukum ketentuan pidana UndangUndang No 8 tahun 1999 yang ada di Dalam forum jual beli kaskus. setelah barang nyampe pembeli konfirmasi ke si pemilik jasa rekening bersama yang disukai. penjual wajib memberitahu nomor resi jne ato dhl ato jasa ekspedisi yang digunakan 10. via sms ato di tthread 11. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normative legal research.. 2. tetapi berupa informasi yang dapat dinilai dengan studi kasus di lapangan. setelah difotong fee rekber 12. nilai.Jenis Penelitian Setiap penelitian ilmiah selalu menggunakan metode ilmiah yang sesuai dengan kaidahkaidah ilmiah. dan juga sering terjadi kesalahan dalam transaksi dikarenakan kesalahan koneksi pada internet. agar terbukti kebenarannya. karena akan memberikan jalan kearah pemecahan masalah yang akan diteliti dan juga akan menentukan hasil dari penelitian tersebut. nomor hp G. Awal dari adanya penelitian itu sendiri sebenarnya berasal dari adanya minat untuk mengetahui fenomena masih banyaknya terjadi penipuan dalam kaskus. dana dikirim ke seller . setelah selesai kedua belah pihak isi testimoni mengenai barang apa yang mau dibeli. .Metodologi Penelitian 1. Metode pendekatan yuridis normatif adalah mengamati gejala hukum tanpa menggunakan alat ukur yang menghasilkan. link trit beli. maka penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif.

Adapun yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah: a) Penerapan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen di jalan forum jual beli kaskus 1.. kesalahan karena kelalaian dan lain lain yang bisa dibuat sebagai tempat penelitian . Dalam penelitian ini. 4. 2. Didalam forum jual beli kaskus banyak sekali terdapat thread thread yang masih terdapat beberapa pelanggaran hukum seperti penipuan .Lokasi Penelitian Lokasi penelitian adalah tempat atau wilayah untuk diadakannya suatu penelitian. Sikap Kaskuser (pengguna kaskus) terhadap penegakan hukum ketentuan pidana dalam perlindungan konsumen.Fokus Penelitian Fokus penelitian merupakan langkah awal yang dijadikan sebagai tempat penelitian. maka peneliti akan memperoleh gambaran secara menyeluruh tentang keadaan yang akan diteliti. peneliti mengambil lokasi di forum jual beli kaskus.Gambaran umum Forum Jual Beli Kaskus.Keadaan dan suasana dalam jual beli kaskus b) Hambatan penegakan hukum pelanggaran Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen di jalan forum jual beli kaskus b) Kelemahan penegakan hukum di forum jual beli kaskus.3.

buku. Teknik Pengumpulan Data a.5. Adapun responden yang dimaksud adalah pengguna Forum Jual Beli. 6. Observasi yaitu mengamati keadaan di forum jual beli. Wawancara yang dilakukan berkaitan dengan masalah yang diangkat oleh peneliti. dalam artian pada saat pewawancaraan menggunakan tanya-jawab sehingga sesuai dengan yang dikehendaki penulis. b) Data Sekunder Data sekunder adalah sumber data yang diperoleh melalui dokumen-dokumen resmi/literatur-literatur yang sesuai dengan permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini. maka wawancara tersebut menggunakan sistem terbuka. . karya tulis ilmiah. Peneliti melakukan observasi dengan cara memperhatikan Beberapa transaksi dan laporan laporan tentang transaksi yang bermasalah dalam kaskus. Jenis dan Sumber Data a) Data Primer Data primer adalah data yang diperoleh yang dijadikan dasar sumber utama dalam penelitian. Dari wawancara tersebut didapatkan hasil wawancara yang dapat menjadi sumber data primer bagi peneliti. dan jurnal. b. Wawancara (interview guide) yaitu mengadakan serangkaian tanya jawab langsung dengan responden. Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini berupa interview (wawancara) yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan informan (responden) untuk mendapatkan informasi atau keterangan yang berkaitan dengan permasalahan dalam penulisan karya ilmiah ini. agar data informasi yang diperoleh dapat mendekati validitas. Data sekunder dalam penulisan karya ilmiah ini adalah peraturan perundangundangan. Selain melakukan wawancara dengan Konsumen peneliti juga melakukan wawancara dengan Momod. atau disebut moderator yaitu pengawas forum dalam kaskus.

Studi kepustakaan (documentary study) yaitu data yang diperoleh melalui bahan- bahan kepustakaan dan atau secara langsung dari masyarakat. 8. Studi kepustakaan dapat berupa buku-buku atau literatur yang berkaitan dengan lalu lintas. kemudian dianalisis dan dapat ditarik suatu kesimpulan yang menyeluruh. peneliti membuat forum tentang kuisoner dan diisi oleh para pengguna kaskus ( kaskuser). d. Populasi yang diambil peneliti adalah pengguna forum di jual beli kaskus. 7. yaitu dengan membuat daftar pertanyaan yang telah disusun secara sistematis tentang hal yang berkaitan dengan permasalahan yang dikaji. Dalam hal ini. penjual .Teknik Penentuan Responden Penentuan populasi dan sampel dalam penelitian ini dengan jumlah tertentu yang telah ditetapkan oleh peneliti berdasarkan tujuan dan kriteria atau pertimbangan tertentu. Sampel yang diambil oleh peneliti terdiri atas konsumen. Analisa Data Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif yaitu dengan cara menggambarkan dan menganalisa data yang diperoleh dari hasil penelitian di lapangan dan dikaitkan dengan teori hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kuisioner.c. administrator. . pengawas.

”E-COMMERCE Tinjauan dari Aspek Keperdataan”. Keterangan Ahli. hal 32. dan Sumpah.waspadaonline. Hal 51. [10]Ibid. [5] Mariam Darus Badrulzaman. Cyberlaw dan Urgensinya bagi Indonesia. [3] http://www.solusihukum. 2005. [6] www.com.. Pustaka Pelajar. hal 64. keterangan ahli.php?p=artikel&id=31. 11] Ronny Hanitijo Soemitro. 2000. Persangkaan. Daftar Pustaka [1]E-commerce adalah segala bentuk transaksi perdagangan yang menggunakan media elektronik baik itu melalui internet. dan sumpah. Sedangkan menurut Pasal 164 HIR alat bukti yang diakui adalah Surat. [8] Pasal 184 KUHAP alat bukti yang diakui itu adalah antara lain Surat. hal 44. [2] Abdul Halim Barkatullah. . telephone maupun fasilitas media elektronik lainnya..H. hal 10. Bandung. Ghalia Indonesia. Metodologi Penelitian Hukum. pada 6 September 1999 di Surabaya.com/news. hal 158.solusihukum. 1990. Op Cit. Op Cit. keterangan saksi. Pengakuan. PT.htm diakses 18 juni 2005. [7] Dapat dilihat pada http://www. Refika Aditama. [4]Atip latifulhayat. Bisnis E-Commerce Studi Sistem Keamanan dan Hukum di Indonesia.com/htm diakses 5 maret 2005. petunjuk. Disampaikan pada seminar sehari tentang Arbitrase (ADR) dan E-commerce dalam Rangka Pembukaan Kantor Cabang Surabaya dari Law Offices of Remy & Darus. [9] Ronny Hanitijo Soemitro. Teguh Prasetyo.

Apakah bank bersama menurut anda penting? 6. jika anda menggunakan system pengiriman apakah anda menggunakan pihak ketiga sebagai penengah? 3. Apakah anda pernah mengalami kegagalan atau masalah dalam transaksi online? 4. apakah benar anda setuju dengan adanya wacana tentang kaskus regional seller? .Apakah anda percaya dengan system reputasi para penjual di kaskus? 5.Daftar Pertanyaan 1.I.Apakah anda membeli barang tersebut menggunakan system pengiriman atau bertemu langsung dengan penjual? 2.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.