P. 1
teori teori

teori teori

|Views: 563|Likes:
Published by graatiih

More info:

Published by: graatiih on Jun 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/17/2013

pdf

text

original

MEKANISME KOPING Pengertian

Mekanisme koping adalah cara yang dilakukan individu dalam menyelesaikan masalah, menyesuaikan diri dengan perubahan, serta respon terhadap situasi yang mengancam (Keliat, 1999). Sedangkan menurut Lazarus (1985), koping adalah perubahan kognitif dan perilaku secara konstan dalam upaya untuk mengatasi tuntutan internal dan atau eksternal khusus yang melelahkan atau melebihi sumber individu. Berdasarkan kedua definisi maka yang dimaksud mekanisme koping adalah cara yang digunakan individu dalam menyelesaikan masalah, mengatasi perubahan yang terjadi dan situasi yang mengancam baik secara kognitif maupun perilaku.
Penggolongan Mekanisme Koping Mekanisme koping berdasarkan penggolongannya dibagi menjadi 2 (dua) (Stuart dan Sundeen, 1995) yaitu : 1. Mekanisme koping adiptif adalah mekanisme koping yang mendukung fungsi integrasi, pertumbuhan, belajar dan mencapai tujuan. Kategorinya adalah berbicara dengan orang lain, memecahkan masalah secara efektif, teknik relaksasi, latihan seimbang dan aktivitas konstruktif. 2. Mekanisme koping maladaptif Adalah mekanisme koping yang menghambat fungsi integrasi, memecah pertumbuhan, menurunkan otonomi dan cenderung menguasai lingkungan. Kategorinya adalah makan berlebihan / tidak makan, bekerja berlebihan, menghindar. Koping dapat dikaji melalui berbagai aspek, salah satunya adalah aspek psikososial (Lazarus dan Folkman, 1985; Stuart dan Sundeen, 1995; Townsend, 1996; Herawati, 1999; Keliat, 1999) yaitu : A. Reaksi Orientasi Tugas Berorientasi terhadap tindakan untuk memenuhi tuntutan dari situasi stress secara realistis, dapat berupa konstruktif atau destruktif. Misal : Perilaku menyerang (agresif) biasanya untuk menghilangkan atau mengatasi rintangan untuk memuaskan kebutuhan.

merubah tujuan atau memuaskan aspek kebutuhan pribadi seseorang. Intelektualisasi (intelectualization) Pengguna logika dan alasan yang berlebihan untuk menghindari pengalaman yang mengganggu perasaannya. Proyeksi Pengalihan buah pikiran atau impuls pada diri sendiri kepada orang lain terutama keinginan. Mekanisme pertahanan ego. Penyangkalan (denial) Menyatakan ketidaksetujuan terhadap realitas dengan mengingkari realitas tersebut. perasaan emosional dan motivasi yang tidak dapat ditoleransi. Mekanisme pertahanan ini adalah paling sederhana dan primitif. Identifikasi (identification) Proses dimana seseorang untuk menjadi seseorang yang ia kagumi berupaya dengan mengambil/menirukan pikiran-pikiran. Introjeksi (Introjection) Suatu jenis identifikasi yang kuat dimana seseorang mengambil dan melebur nilai-nilai dan kualitas seseorang atau suatu kelompok ke dalam struktur egonya sendiri. . perilaku dan selera orang tersebut. Isolasi Pemisahan unsur emosional dari suatu pikiran yang mengganggu dapat bersifat sementara atau berjangka lama. merupakan hati nurani. Perilaku kompromi digunakan untuk merubah cara melakukan. B. Adapun mekanisme pertahanan ego adalah sebagai berikut : Kompensasi Proses dimana seseorang memperbaiki penurunan citra diri dengan secara tegas menonjolkan keistimewaan/kelebihan yang dimilikinya. Pemindahan (displacement) Pengalihan emosi yang semula ditujukan pada seseorang/benda lain yang biasanya netral atau lebih sedikit mengancam dirinya.Perilaku menarik diri digunakan untuk menghilangkan sumber-sumber ancaman baik secara fisik atau psikologis. Disosiasi Pemisahan suatu kelompok proses mental atau perilaku dari kesadaran atau identitasnya. yang sering disebut sebagai mekanisme pertahanan mental.

Reaksi formasi Pengembangan sikap dan pola perilaku yang ia sadari. Tidak dipublikasikan. Daftar Pustaka Herawani.A. (makalah). impuls atau ingatan yang menyakitkan atau bertentangan. Pemisahan (splitting) Sikap mengelompokkan orang / keadaan hanya sebagai semuanya baik atau semuanya buruk. Keliat. (1999). Penatalaksanaan stres. pengesampingan yang disengaja tentang suatu bahan dari kesadaran seseorang. Sublimasi Penerimaan suatu sasaran pengganti yang mulia artinya dimata masyarakat untuk suatu dorongan yang mengalami halangan dalam penyalurannya secara normal. yang bertentangan dengan apa yang sebenarnya ia rasakan atau ingin lakukan. . perasaan. perilaku. Supresi Suatu proses yang digolongkan sebagai mekanisme pertahanan tetapi sebetulnya merupakan analog represi yang disadari. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran: EGC. Mekanisme koping.Rasionalisasi Mengemukakan penjelasan yang tampak logis dan dapat diterima masyarakat untuk menghalalkan/membenarkan impuls. kegagalan untuk memadukan nilai-nilai positif dan negatif di dalam diri sendiri. Fakultas Ilmu Keperawatan UI. kadang-kadang dapat mengarah pada represi yang berikutnya. merupakan mekanisme pertahanan primitif. (1999). merupakan pertahanan ego yang primer yang cenderung diperkuat oleh mekanisme lain. N. Regresi Kemunduran akibat stres terhadap perilaku dan merupakan ciri khas dari suatu taraf perkembangan yang lebih dini Represi Pengesampingan secara tidak sadar tentang pikiran. B. Undoing Tindakan/ perilaku atau komunikasi yang menghapuskan sebagian dari tindakan/ perilaku atau komunikasi sebelumnya. dari kesadaran seseorang. dan motif yang tidak dapat diterima.

C. terutama para remaja yang sedang mengalami pergulatan yang dasyat dalam perkembangannya ke arah kedewasaan.W. S. S. Pada dasarnya strategi-strategi ini tidak mengubah kondisi objektif bahaya dan hanya mengubah cara individu mempersepsi atau memikirkan masalah itu. Sebenarnya. karena mereka membuat keinginan tidak sadar yang menimbulkan kecemasan dalam dirinya. kecemasan. St. Stress appraisal and coping. G. mimpi buruk. Istilah mekanisme bukan merupakan istilah yang paling tepat karena menyangkut semacam peralatan mekanik. Louis : Mosby Year Book.R. (1995).. Tetapi karena mekanisme pertahanan diri masih merupakan istilah terapan yang paling umum maka istilah ini masih akan tetap digunakan. Principles and practice of psychiatric nursing. Sixth edition.J. (1985). dan Folkman. kita akan membicarakan strategi yang dipelajari individu untuk meminimalkan kecemasan dalam situasi yang tidak dapat mereka tanggulangi secara efektif. stress atau pun konflik adalah dengan melakukan mekanisme pertahanan diri baik yang ia lakukan secara sadar atau pun tidak. Mengenal Mekanisme Pertahanan Diri Sebagian dari cara individu mereduksi perasaan tertekan. hal-hal yang mencemaskan itu tidak akan memasuki kesadaran walaupun masih tetap ada pengaruhnya terhadap perilaku.A. Townsend. Philadelphia: F. New York: Publishing Company. and Sundeen. Berikut ini beberapa mekanisme pertahanan diri yang biasa terjadi dan dilakukan oleh sebagian besar individu. Bahwa individu merepresikan mimpinya. Psychiatric mental health nursing: concepts of care. mekanisme pertahanan diri melibatkan unsur penipuan diri. Sudah . Istilah tersebut mungkin karena Freud banyak dipengaruhi oleh kecenderungan abad ke-19 yang memandang manusia sebagai mesin yang rumit. Dari mekanisme pertahanan diri berikut. Bila represi terjadi. Second edition. Davis Company. Represi Represi didefinisikan sebagai upaya individu untuk menyingkirkan frustrasi. krisis keuangan dan sejenisnya yang menimbulkan kecemasan. Jadi. tetapi beberapa yang lain merupakan hasil pengembangan ahli psikoanalisis lainnya. (1996).Lazarus. Stuart. Tetapi represi juga dapat terjadi dalam situasi yang tidak terlalu menekan. diantaranya dikemukakan oleh Freud. M. S. konflik batin. Hal ini sesuai dengan pendapat dikemukakan oleh Freud sebagai berikut : Such defense mechanisms are put into operation whenever anxiety signals a danger that the original unacceptable impulses may reemerge (Microsoft Encarta Encyclopedia 2002) Freud menggunakan istilah mekanisme pertahanan diri (defence mechanism) untuk menunjukkan proses tak sadar yang melindungi si individu dari kecemasan melalui pemutarbalikan kenyataan. Jenis-jenis amnesia tertentu dapat dipandang sebagai bukti akan adanya represi.

Dengan kata lain. misalnya tak jarang dibuat samar dengan menampilkan sikap dan tindakan yang penuh kasih sayang. lebih sering menekankan pada kejadian yang membahagiakan dan enggan menekankan yang tidak membahagiakan. misalnya: individu cenderung untuk tidak berlama-lama untuk mengenali sesuatu yang tidak menyenangkan. kecemasan menghalanginya untuk menjadi mandiri. Pada . lebih mudah mengingat hal-hal positif daripada yang negatif. Beberapa bukti. dan menampilkan ekspresi wajah yang berlawanan dengan yang sebetulnya. Dengan cara ini individu tersebut dapat menghindarkan diri dari kecemasan yang disebabkan oleh keharusan untuk menghadapi ciri-ciri pribadi yang tidak menyenangkan. Fiksasi Dalam menghadapi kehidupannya individu dihadapkan pada suatu situasi menekan yang membuatnya frustrasi dan mengalami kecemasan. Supresi Supresi merupakan suatu proses pengendalian diri yang terang-terangan ditujukan menjaga agar impulsimpuls dan dorongan-dorongan yang ada tetap terjaga (mungkin dengan cara menahan perasaan itu secara pribadi tetapi mengingkarinya secara umum). berusaha sedapat mungkin untuk tidak melihat gambar kejadian yang menyesakkan dada. Individu yang sangat tergantung dengan individu lain merupakan salah satu contoh pertahan diri dengan fiksasi.menjadi umum banyak individu pada dasarnya menekankan aspek positif dari kehidupannya. sehingga membuat individu tersebut merasa tidak sanggup lagi untuk menghadapinya dan membuat perkembangan normalnya terhenti untuk sementara atau selamanya. Kebencian. Individu sewaktu-waktu mengesampingkan ingatan-ingatan yang menyakitkan agar dapat menitik beratkan kepada tugas. dan permusuhan ditutupi dengan tindak kebaikan. ia sadar akan pikiranpikiran yang ditindas (supresi) tetapi umumnya tidak menyadari akan dorongan-dorongan atau ingatan yang ditekan (represi) Reaction Formation (Pembentukan Reaksi) Individu dikatakan mengadakan pembentukan reaksi adalah ketika dia berusaha menyembunyikan motif dan perasaan yang sesungguhnya (mungkin dengan cara represi atau supresi). individu menjadi terfiksasi pada satu tahap perkembangan karena tahap berikutnya penuh dengan kecemasan. atau dorongan seksual yang besar dibuat samar dengan sikap sok suci. lebih sering mengkomunikasikan berita baik daripada berita buruk. dibandingkan dengan hal-hal yang menyenangkan.

Denial (Menyangkal Kenyataan) Bila individu menyangkal kenyataan. Biasanya respons ini disertai dengan depresi dan sikap apatis. Regresi barangkali terjadi karena kelahiran adiknnya dianggap sebagai sebagai krisis bagi dirinya sendiri. Regresi Regresi merupakan respon yang umum bagi individu bila berada dalam situasi frustrasi. Individu yang seringkali melamun terlalu banyak kadang-kadang menemukan bahwa kreasi lamunannya itu lebih menarik dari pada kenyataan yang sesungguhnya. dengan begitu dengan berfantasi tampaknya menjadi strategi yang cukup membantu . kuat dan terus menerus. Tetapi bila fantasi ini dilakukan secara proporsional dan dalam pengendalian kesadaraan yang baik. Ia memberikan respons seperti individu dengan usia yang lebih muda (anak kecil).remaja dimana terjadi perubahan yang drastis seringkali dihadapkan untuk melakukan mekanisme ini. Mengelak Bila individu merasa diliputi oleh stres yang lama. individu cenderung untuk mencoba mengelak. setidak-tidaknya pada anak-anak.akan memperlihatkan respons mengompol atau menghisap jempol tangannya. padahal perilaku demikian sudah lama tidak pernah lagi dilakukannya. individu sering merasa mencapai tujuan dan dapat menghindari dirinya dari peristiwa-peristiwa yang tidak menyenangkan. atau individu menggunakan strategi regresi karena belum pernah belajar respons-respons yang lebih efektif terhadap problem tersebut atau dia sedang mencoba mencari perhatian Menarik Diri Reaksi ini merupakan respon yang umum dalam mengambil sikap. Ini dapat pula terjadi bila individu yang menghadapi tekanan kembali lagi kepada metode perilaku yang khas bagi individu yang berusia lebih muda. Penyangkalan kenyataan juga mengandung unsur penipuan diri. maka fantasi terlihat menjadi cara sehat untuk mengatasi stres. Dengan regresi (mundur) ini individu dapat lari dari keadaan yang tidak menyenangkan dan kembali lagi pada keadaan sebelumnya yang dirasakannya penuh dengan kasih sayang dan rasa aman. Bisa saja secara fisik mereka mengelak atau mereka akan menggunakan metode yang tidak langsung. Misalnya anak yang baru memperoleh adik. Fantasi Dengan berfantasi pada apa yang mungkin menimpa dirinya. dia memilih untuk tidak mengambil tindakan apapun. maka dia menganggap tidak ada atau menolak adanya pengalaman yang tidak menyenangkan (sebenarnya mereka sadari sepenuhnya) dengan maksud untuk melindungi dirinya sendiri. yang dapat menimbulkan kecemasan dan yang mengakibatkan frustrasi. Bila individu menarik diri.

manusia dapat sedikit mengurangi hal-hal yang pengaruhnya tidak menyenangkan bagi dirinya. Psikologi Kepribadian 1.Suatu Pengantar. Dengan intelektualisasi. Proyeksi Individu yang menggunakan teknik proyeksi ini. (1995). atau yang baik adalah yang buruk. bila individu menghadapi situasi yang menjadi masalah. (1999). Psikologi .Rasionalisasi Rasionalisasi sering dimaksudkan sebagai usaha individu untuk mencari-cari alasan yang dapat diterima secara sosial untuk membenarkan atau menyembunyikan perilakunya yang buruk. represi atau supresi sering kali dipergunakan pula. dan Hilgard E. maka dia menghadapi situasi yang seharusnya menimbulkan perasaan yang amat menekan dengan cara analitik. Rasionalisasi juga muncul ketika individu menipu dirinya sendiri dengan berpura-pura menganggap yang buruk adalah baik. biasanya sangat cepat dalam memperlihatkan ciri pribadi individu lain yang tidak dia sukai dan apa yang dia perhatikan itu akan cenderung dibesarbesarkan. Intelektualisasi Apabila individu menggunakan teknik intelektualisasi. Dalam hal ini. intelektual dan sedikit menjauh dari persoalan. (1991). Sumber bacaan: Atkinson Rita L. dan memberikan kesempatan pada dirinya untuk meninjau permasalah secara obyektif. Hall dan Linzey. Dengan kata lain. Microsoft Encarta Encyclopedia 2002. Teori-teori Psikodinamis. Pengantar Psikologi. maka situasi itu akan dipelajarinya atau merasa ingin tahu apa tujuan sebenarnya supaya tidak terlalu terlibat dengan persoalan tersebut secara emosional. . Davidoff Linda L.R. Teknik ini mungkin dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan karena dia harus menerima kenyataan akan keburukan dirinya sendiri.

Tanpa disadari terjadi proses menandai sesuatu. b)Ivan Petrovich Pavlov (1849-1936) Classic Conditioning (pengkondisian atau persyaratan kaasik) adalah proses dimana perangsang asli dan netral dipasangkan dengan stimulus bersyarat secara berulang-ulang sehingga memunculkan reaksi yang diinginkan. Contoh perilaku operan yang mengalami penguatan ketika ada anak kecil tersenyum mendapat permen oleh orang dewasa yang gemas melihatnya. maka akan keluar air liur anjing tersebut.TEORI BELAJAR BEHAVIORISTIK Pengertian Teori Belajar Behavioristik Adalah teori yang menjelaskan bahwa perilaku sepenuhnya merupakan hasil dari kegiatan belajar. Peristiwa ini disebut Reflek Bersyarat (Conditional Respons). Sehingga bentuk paling dasar dari belajar adalah Trial and Error Learning atau Selecting and connecting Learning . c)Burrhus Frederic Skinner (1904-1990) Dikenal dengan pendekatan model instruksi langsung (directed instruction) dan menyakini bahwa perilaku dikontrol melalui proses Operant Conditioning atau pengkondisian operant (yaitu suatu proses penguatan perilaku operan berupa penguatan positif atau negatif yang dapat mengakibatkan perilaku tersebut dapat berulang kembali atau menghilang sesuai keinginan. Dengan sendirinya air liurnya pun akan keluar dan apabila dilakukan berulang-ulang maka pada suatu ketika dengan hanya memperlihatkan sinar merah saja tanpa makanan akan memperlihatkan air liurnya.belajar merupakan peristiwa terbentuknya asosiasi-asosiasi antara peristiwa yang disebut stimulus dengan respon. Tokoh dan Kerangka Berfikir Teorinya a)Edward Lee Thomdike (1874-1949) Menurut Thomdike. Kini sebelum makanan diperlihatkan. Tersenyum adalah perilaku operan dan permen adalah penguat . Kalau di luar sangkar diletakan makanan maka kucing tersebut akan berusaha keluar dengan cara percobaan-percobaan (trial) dan kegagalankegagalan (error) terlebih dahulu dan kemudian berhasil keluar karena dilakukan berulang-ulang. Maka anak tersebut cenderung mengulangi perbuatannya yang semula tidak disengaja atau tanpa maksud tertentu. Apabila diperlihatkan sesuatu makanan. Ia mengadakan percobaan dengan seekor kucing yang dikurung dalam sangkar yang tertutup dengan pintu kecil yang secara otomatis kalau disentuh dapat terbuka. Becterev murid Pavlov menggunakan prinsip tersebut pada manusia dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengadakan percobaan dengan cara mengadakan operasi leher pada seekor anjing sehingga kelihatan kelenjar air liurnya. terlebih dahulu diperlihatkan sinar merah (rangsangan buatan). Seperti suara lagu penjual es krim Walls atau bunyi bel dikelas. Sering juga disebut teori belajar koneksionisme atau teori asosiasi.

10. Provide guidance = menyediakan pembimbingan 6. Stimulate recall of prerequisite learning = stimulasi kemampuan dasar siswa untuk persiapan belajar. 9. 4. Gaining attention = mendapatkan perhatian 2.yaitu: 1.mendorong guru untuk merencanakan intruksional pembelajaran agar suasana dan gaya belajar dapat dimodifikasi dan guru harus mengetahui kemampuan dasar yang harus disiapkan. Bahan pelajaran disusun secara hierarki dari yang sederhana sampai pada yang kompleks 4. Provide feedback about correctness = siap memberikan umpan balik langsung terhadap hasil yang baik. 8. perilaku dan pengaruh lingkungan dan menjadi dasar dari perilaku pemodelan yang digunakan dalam berbagai pendidikan secara massal. Enhance retention and recall = meningkatkan proses penyimpanan memori dan mengingat. Pengulangan dan latihan digunakan supaya perilaku yang diinginkan dapat menjadi kebiasaan 7. Present new material = penyajian mareri baru 5. 3. Kekurangan dan Kelebihan Teori Belajar Behavioristik Kekurangan : Pembelajaran siswa yang berpusat pada guru (teacher centered learning). dan hanya berorientasi pada hasil yang diamati dan diukur Murid hanya mendengarkan dengan tertib penjelasan guru dan menghafalkan apa yang didengar dan dipandang sebagai cara belajar yang efektif Penggunaan hukuman sebagai salah satu cara untuk mendisiplinkan siswa baik hukuman verbal maupun . Guru menyusun bahan pelajaran dalam bentuk yang sudah siap sehingga tujuan pembelajaran yang harus dikuasai siswa disampaikan secara utuh oleh guru 2. Kesalahan harus segera diperbaiki 6. Pembelajaran berorientasi pada hasil yang dapat diukur dan diamati 5. Kontribusi terbesar dari teori intruksional Gagne adalah 9 Kondisi Intruksional . tetapi instruksi singkat yang diikuti contoh-contoh baik dilakukan sendiri maupun simulasi 3.) Teori Bandura menjelaskan perilaku manusia dalam konteks interaksi timbale balik yang berkesinambungan antara kognitif. Intorn learning of objective = menginformasikan siswa mengenai tujuan yang akan dicapai. Evaulasi atau penilaian didasari atas perilaku yang tampak. d)Robert Gagne (1916-2002) Gagne disebut sebagai modern neobehaviorits. e)Albert Bandura (1925. Sebagai contoh dalam iklan televise. bersifat meanistik. Elicit performance = memunculkan tindakan 7. Guru tidak banyak memberikan ceramah. Assess performance = menilai hasil belajar yang ditunjukan. Aplikasi teori Behavioristik terhadap pembelajaran siswa 1.positifnya.

Maslow Teori ini didasarkan pada asumsi bahwa dalam diri manusia ada dua hal yaitu adalah suatu usaha positif untuk berkembang dan kekuatan untuk melawan atau menolak perkembangan itu.Menurut para pendidik aliran ini I penyusunan dan penyajian materi pelajaran harus sesuai dengan perasaan dan perhatian siswa. suka mengulangi dan harus dibiasakan. Tokoh Tokohnya Arthur Comb (1921-1999) Meaning adalah konsep dasar yang dipakai atau digunakan. kelenturan.fisik dapat berakibat buruk bagi siswa. Kelebihan : Sangat cocok untuk memperoleh kemampuan yang membutuhkan praktek dan pembiasaan yang mengandung unsure-unsur seperti kecepatan. Teori Belajar Humanistik Pengertian Teori Humanistik tertuju pada masalah bagaimana tiap individu dipengaruhi dan dan dibimbing oleh maksudmaksud pribadi yang mereka hubungkan kepada pengalaman-pengalaman mereka sendiri.Guru harus memahami perilaku siswa dengan memahami persepsi siswa apabila ingin mengubah perilaku siswa. menari. kearah fungsinya semua kemampuan yang dimiliki dapat dikembangkan. olah raga.guru tidak bisa memaksakan materi pada siswa. Cocok diterapkakn untuk melatih anak-anak yang masih membutuhkan dominasi peran orang dewasa. Kerangka Berfikir Teori Belajar Tujuan belajar menurut teori ini adalah memanusiakan manusia artinya perilaku tiap orang ditentukan oleh orang itu sendiri dan memahami manusia terhadap lingkungan dan dirinya sendiri. dan daya tahan. Maslow membagi kebutuhan manusia menjadi tujuh hierarki yang tiap hierarki tersebut memiliki tingkat . mengetik. refleks. dll. Menurut Comb perilaku buruk itu adalah ketidak mauan siswa untuk melakukan sesuatu yang tidak menimbulkan kepuasan bagi dirinya. spontanitas. sementara individu tidak menyadari bahwa ia dikendalikan oleh stimulus yang berasal dari luar dirinya. suka meniru dan senang dengan bentuk-bentuk penghargaan langsung seperti diberi hadiah atau pujian. Para ahli humanistic melihat adanya dua bagian pada proses belajar yaitu : proses pemerolehan informasi baru dan personalissi informasi ini pada individu. Dapat dikendalikan melalui cara mengganti mengganti stimulus alami dengan stimulus yang tepat untuk mendapatkan pengulangan respon yang diinginkan. Belajar terjadi bila siswa mempunyai arti bagi siswa itu sendiri. Contoh : Percaapan bahasa Asing. Pada diri manusia mempunyai berbagai perasaan takut tetapi manusia juga mempunyai perasaan yang mendorong untuk maju kea rah ke unikan diri.

experiental( penaglaman atau signifikan) yaitu guru menghubungkan pengetahauan akademik ke dalam pengatahuan terpakai. Belajar yang menyangkut perubahan di dalam persep[si mengenai dirinya D. Manusia mempunyai belajar alami B. Kekurangan dan Kelebihan Teori ini cocok untuk di terapkan pada materi.guru berusaha menerima dan memberi kesempatan pada siswa serta adanya evaluasi pembelajaran Pada teori ini lebih menekankan pada proses dari pada hasil pembelajaran sehigga siswa harus aktif. Ciri-ciri guru yang baik dan kurang baik menurut Humanistik Guru yang baik menurut teori ini adalah : Guru yang memiliki rasa humor. Tugas belajar yang mengancam diri ialah lebih mudah dirasarkan bila ancaman itu kecil E. Kepercayaan pada diri pada siswa ditumbuhkan dengan membiasakan untuk mawas diri J. berinisiatif dalam belajar.dan terjadi perubahan pola pikir siswa. mampu berhubungan dengan siswa dengan mudah dan wajar. Prinsip.penting dalam pemenuhan yang harus dipanuhi dari yang paling dasar.Tujuan pembelajaran lebih diutamakan pada prosenya bukan pada hasilnya.kesadaran bagi siswa .materi yang bersifat pembentukan kepribadian.mengusahaan adanya partisipasi siswa. lebih demokratis. Belajar yang melibatkan siswa seutuhnya dapat memberi hasil yang mendalam I.perubahan sikap dan analisis terhadap fenomena social. mengemukakan pendapat . Carl Rogers Roger membedakan dua tipe belajar yaitu: kognitif(kebermaknaan).hati nurani. Belajar sosial adalah belajar mengenai proses belajar. Aplikasi Teori Aplikasi pada teori ini adalah lebih menunjuk pada ruh atau spirit dalam proses belajar yang mewarnai metode-metode yang diterapkan.membimbing dan memfasilitasi siswa Siswa berperan sebagai pelaku utama yang memaknai proses pambelajaran nya.prinsip belajar humanistic: A. Indikator keberhasilan dari teori ini adalah siswa senang. adil. Belajar lancer jika siswa dilibatkan dalam proses belajar H. Bila bancaman itu rendah terdapat pangalaman siswa dalam memperoleh caar F.Proses pembelajaran pada umumnya yaitu adalah merumuskan tujuan belajar yang jelas.perilaku dan sikap atas kemauan sendiri. B elajar signifikan terjadi apabila mqateri plajaran dirasakan murid mempuyai relevansi dengan maksud tertentu C.Ruang kelads lebih terbuka dan mampu menyesuaikan pada perubahan.experiental Learning menunjuk apda pemenuhan kebutuhan dan keinginan siswa. bergairah.mendorong inisiatif siswa untuk peka kritis. Belajar yang bermakna diperolaeh jika siswa melakukannya G. Sedangkan guru yang tidak efektif adalah guru yang . menarik.Peran guru hanya sebagai fasilitatorbagi siwa dan dengan memberi motivasi.

dan pentingnya pengalaman masa kanak-kanak dalam membentuk kepribadian dan tingkah laku. FIP UNY. 2000.bertindak agak otoriter. misalnya teori behavioral. Freud terutama tertarik pada kondisi yang dulu disebut histeria dan sekarang disebut sindrom konversi . Hal-hal seperti ini menjadi unsur inti Psikoanalisis. Sukmadinata. filsafat. Dr. selain sebagai debat yang berterusan sebagai risalah ilmiah dan kedokteran. semuanya memiliki beberapa pandangan yang sama. Tentang Keoribadian dan Psikoanalisis Judul Buku : Teori Kepribadian Dan Terapi Psikoanalitik FREUD Peresensi : Syafruddin Azhar Dimuat di : PARLE. Selain disebabkan oleh bervariasinya tingkah laku manusia.1993. Bidang ilmu ini menyelidiki gejala fisik dan psikis yang sangat kompleks. menimbulkan kontroversi di Wina abad ke-19. terdapat nama Sigmud Freud (1856-1939) yang terutama dan para pengikutnya.suka melukai perasaan siswaa dengan komentsr ysng menyakitkan. SUMBER MATERI Ahmadi. Psikologi Pendidikan. Teori-teori Freud dan caranya mengobati pasien. Dasar-dasar Psikologi. Meskipun ada perbedaan di antara teoritikus Psikodinamik. Bandung. dan kurang peka terhadap perubahan yang ada. Ia kemudian meninggalkan hipnotis untuk asosiasi bebas dan analisis mimpi guna mengembangkan sesuatu yang kini dikenal sebagai obat dengan berbicara . yang hingga kini masih diperdebatkan secara sengit. seperti pandangan determinisme psikis (pandangan bahwa tingkah laku manusia normal dan abnormal ditentukan oleh hasil dari proses dinamik dan konflik intrapsikis).Psikologi Belajar.2005. kompleksitas tersebut bisa didekati dari berbagai perspektif dan disiplin ilmu.memiliki rasa humor yang rendah . Gagasan Freud biasanya dibahas dan dianalisis sebagai karya sastra.2004. Rosdakarya .Nur widodo.Abu dan Widodo Supriyono. Freud adalah neurolog asal Austria dan pendiri aliran Psikoanalisis dalam bidang Psikologi.Jakarta Dakir. Sugiharto dkk . 26 Februari .2004.Malang:Universitas Muhamadiyah Malang Sigmund Freud.Nana Syaodi.2006 Psikologi Pendidikan. . Pustaka Pelajar. Rineka Cipta. Di antara semua teori kepribadian yang ada. Freud tertarik pada hipnotis dan penggunaannya untuk membantu penderita penyakit mental. Purwanti endang. Teori Psikodinamik berasal dari teori Psikoanalisis Freud.5 Maret 2007 Tantangan di bidang Psikologi sangat luas dan rahasia. Suyantinah. teori humanistikeksistensial.Yogyakarta.Perkembangan Peserta Didik. dan budaya umum. motivasi tak sadar. FIP UNY. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Psikoanalisis adalah gerakan yang mempopulerkan teori bahwa motif tidak sadar mengendalikan sebagian besar perilaku. Penjelasan dalam buku Teori Kepribadian & Terapi Psikoanalitik Freud karya Yustinus Semiun ini difokuskan pada pandangan Sigmund Freud. teori kognitif.mudah menjadi tidak sabar .

Berdasarkan kajian Freud. Pada orang-orang normal. yakni Id. Freud juga mengemukakan tiga struktur mental atau psikis. benih-benih dari gangguan psikologis sudah ditanamkan pada tahun-tahun awal pertumbuhan. dalam hal ini perasaan tertarik dia tunjukkan sebagai sikap benci untuk menutupi perasaan canggung (malu). namun Yustinus Semiun menuturkannya dengan gaya penyajian populer sehingga dapat diterima secara luas oleh kalangan di luar bidang Psikologi. ada garis tipis perbedaan antara yang normal dan abnormal (dalam hal derajat). Buku ini menarik dan menyegarkan untuk disimak oleh siapa pun yang ingin memahami dirinya sendiri secara ilmiah. Adapun superego. namun bila digunakan secara berlebihan dapat menyebabkan pola tingkah laku abnormal. Seorang anak remaja yang tertarik pada teman sekolahnya kadang-kadang menunjukkan perilaku membenci atau sombong di hadapan orang yang dia taksir. yang terbentuk melalui proses identifikasi dalam pertengahan masa kanak-kanak. Mekanisme pertahanan seprti represi. maka hal ini bisa merupakan mekanisme pertahanan ego untuk menutupi kekurangan dirinya. merupakan bagian dari nilai-nilai moral dan beroperasi menurut prinsip moral. hal inilah yang menyebabkan perilaku yang ditunjukkan oleh seseorang kadangkala jauh berbeda dari keadaan yang ada di dalam dirinya. Defense-Mechanism: Projection Lagi2 bermain di area psycho-analytic. yang merupakan dorongan biologis dan berada dalam ketidaksadaran. Freud berpendapat bahwa manusia dapat menjadi neurotik bahkan psikotik . Walaupun buku ini terbilang menyangkut hal-hal yang sifatnya teknis Psikologi. Id beroperasi menurut prinsip kenikmatan (pleasure principle) dan mencari kepuasan segera. ego memiliki kekuatan untuk mengontrol insting dari id dan untuk menahan hukuman dari superego. begitu juga orang yang merasa kurang tampan bisa saja menutupi kelemahannya dengan membanggakan kekayaan orangtuanya dan berbagai kebanggaan lainnya. Dalam kaitannya dengan perilaku sombong yang ditunjukkan oleh seseorang. Normalitas hanya merupakan masalah keseimbangan energi antara struktur psikis dari id.struktur mental menjadi tidak seimbang. Dalam hal ini orang yang kurang pandai bisa saja menutupi kekurangannya itu dengan suatu perilaku sombong menyebut diri sebagai keturunan orang hebat di masa lampau. Meskipun menggunakan mekanisme pertahanan adalah normal. dan superego. Mekanisme pertahanan ego. dan Superego. Satu-satunya struktur mental yang ada sejak lahir adalah id. . Orang normal dan abnormal didorong oleh dorongan irasional dari id. Pandangan Freud tentang seksualitas masa kanak-kanak benar-benar jelas dan kontroversial. Dalam pandangan ini. Setiap manusia mempunyai suatu pertahanan untuk melindungi harga dirinya. melindungi ego dari kecemasan dan mengeluarkan dorongan yang tidak dapat diterima dari kesadaran.Teori Psikoanalisis Freud memusatkan perhatian pada pentingnya pengalaman masa kanak-kanak awal. Ego. ego. . Ego adalah pikiran yang beroperasi menurut prinsip kenyataan (reality principle) yang memuaskan dorongan id menurut cara-cara yang dapat diterima masyarakat.

Ego sebagai wilayah tengah berupaya menetralisir keduanya. meng-under-estimated. Ada beragam jenis DM. untuk melindungi ego dari kecemasan. Contoh lainnya.. Contohnya gimana mb Dian?Misalnya nih. menghina. atau definisi lain: mengalihkan kesalahan dan kegagalan diri dengan mencari kesalahan dan kegagalan orang lain upaya melampiaskan hasrat diri dan pikiran yang tidak sesuai dengan norma sosial yang berlaku dengan menuduh orang lainlah yang memiliki hasrat dan pikiran buruk tersebut. Salah satu yang akan kita bahas di sini adalah: proyeksi yaitu. mendiskreditkan. orang yang tidak capable dalam suatu pekerjaan akan memproyeksikan bahwa orang lainlah yang tidak becus bekerja. Terjadi pertempuran antara impuls / hasrat id dan superego yang menimbulkan kecemasan. Seperti gerak refleks. Ego adalah kesanggupan (secara potensial) seseorang untuk bertindak. misalnya dengan melakukan verbal-agression seperti. Kecemasan neurotik dapat diatasi dengan distorsi realitas secara bawah sadar melalui DM / mekanisme pertahanan. ego dan superego. superego yang ketat dalam urusan moral. Masing-masing punya fungsi dan peranan dalam merespon stimuli. respon pertama yang secara spontan diberikan dalam menghadapi stimuli. rada parno. Semakin kuat benturan antara id dan superego makin dibutuhkan DM. psychoanalytic menkonstruk personality atas: id. Rasa tidak puas pada diri sendiri diekspresikan dengan verbal-agresi pada orang lain.lagi-lagi kecemasan. DM merupakan reaksi alam bawah sadar yang tidak disadari oleh pelaku. Fungsi id yang berbasis kesenangan/hedonisme. menimpakan impuls2 yang tidak dapat diterima oleh diri sendiri kepada orang lain sehingga menganggap orang lain yang memilikinya. menteror. . Umumnya yang menjadi pelampiasan adalah orang yang tidak punya power atau bisa juga benda tertentu / obyek yang lebih lemah. Orang yang kejam justru akan menganggap dunia inilah yang kejam. sementara fungsi ego (inti kepribadian) sebagai eksekutor. Begini. Hemm. Atau orang yang frustrasi di pekerjaannya akan memproyeksikan dengan membuat / mengkondisikan situasi yang membuat orang lain menjadi frustrasi juga. Menjadi persoalan bila defense menjadi eksesif sehingga akan menganggu keutuhan integritas fungsi kepribadian secara menyeluruh.Apakah defense-mechanism? (selanjutnya kita singkat DM) ialah: strategi mendistorsi kenyataan yang digunakan oleh ego untuk membentengi diri dari kesadaran atas materi-materi yang menimbulkan kecemasan. Eksekusi didasarkan atas apa? Standard nilai masyarakat. orang yang sering berkhianat justru akan cemburu berat pada pasangan dan bersifat over-protektif.

com/.Apabila konflik antara id dan superego ini tidak dapat diselesaikan akan menyebabkan berkembangnya simptom2. 1997). 1990). tetapi tidak mendapat restu dari super ego. Kecemasan berikutnya muncul apabila ada suatu keinginan dari Id untuk menuntut pelepasan dari ego.html http://perawatpskiatri. Teori-teori tersebut adalah sebagai berikut : a. Sadock.blogspot. Beberapa teori memberikan kontribusi terhadap kemungkinan faktor etiologi dalam pengembangan kecemasan. sosial atau fisik. samar-samar atau konfliktual (Kaplan./mekanisme-koping-pengertian-mekanisme. ketidak tentuan. rasa tidak aman dan kekawatiran yang timbul karena dirasakan terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan tetapi sumbernya sebagian besar tidak diketahui dan berasal dari dalam (DepKes RI. Kecemasan adalah gejala yang tidak spesifik yang sering ditemukan dan sering kali merupakan suatu emosi yang normal (Kusuma W. at al. Stres dapat didefinisikan sebagai suatu persepsi ancaman terhadap suatu harapan yang mencetuskan cemas. Saat itu dalam kondisi masih lemah. maka lahirlah kecemasan pertama. Kecemasan adalah respon terhadap suatu ancaman yang sumbernya tidak diketahui. internal. antara keinginan Id yang ingin pelepasan dan sangsi dari super ego lahirlah kecemasan yang kedua. Ketika mekanisme diri berhasil. Kecemasan adalah suatu keadaan yang ditandai dengan perasaan ketakutan yang disertai dengan tanda somatik yang menyatakan terjadinya hiperaktifitas sistem syaraf otonom. sehingga belum mampu memberikan respon terhadap kedinginan dan kelaparan. 1997).. fobia dan masalah perilaku.blogspot. 7afainfo. seperti phobia. kecemasan menurun dan rasa aman datang lagi. Stress dapat berbentuk psikologis. rasa gelisah. Kecemasan menjadi tanda terhadap ego untuk mengambil aksi penurunan cemas. 1998).com/2009/03/teori-kecemasan. Teori Kecemasan Kecemasan merupakan suatu respon terhadap situasi yang penuh dengan tekanan. maka kecemasan ada pada tingkat tinggi.. dengan potensi yang tetap tak terpengaruh oleh waktu. regresi dan tingkah laku ritualistik. maka terjadilah konflik dalam ego. Jadi gimana dong solusinya? Merekonstruk mind-set: Membangun pemaknaan yang benar terhadap eksistensi kita hari ini. Mekanisme pertahanan diri dialami sebagai simptom. Namun bila konflik terus berkepanjangan. sering tidak realistik dan dibesar-besarkan. Tekanan ini akan muncul ke permukaan melalui tiga peristiwa.html Kecemasan adalah ketegangan. Konsep psikodinamik menurut Freud ini juga menerangkan bahwa kecemasan timbul pertama dalam hidup manusia saat lahir dan merasakan lapar yang pertama kali. . Hasilnya adalah bekerja untuk melegakan tingkah laku (Rawlins. 1993). Kecemasan dapat didefininisikan suatu keadaan perasaan keprihatinan. yaitu : sensor super ego menurun. atau takut dari kenyataan atau persepsi ancaman sumber aktual yang tidak diketahui atau dikenal (Stuart and Sundeens. Teori Psikodinamik Freud (1993) mengungkapkan bahwa kecemasan merupakan hasil dari konflik psikis yang tidak disadari. Mencari tau apa yang menjadi tujuan hakiki kehidupan. Konflik-konflik tersebut ditekan dalam alam bawah sadar.

1988). 1990). Teori Interpersonal Menjelaskan bahwa kecemasan terjadi dari ketakutan akan penolakan antar individu. maka tubuh mempersiapkan diri untuk fight (berjuang). waktu cukup lama. menyebabkan otot akan menjadi lebih kaku dan akibatnya akan menimbulkan nyeri dan spasme di otot dada. 1989) yaitu faktor genetik. e. Fase 1 Keadan fisik sebagaimana pada fase reaksi peringatan. Stres yang dialami seseorang dapat menimbulkan kecemasan. terutama ketidak pastian tentang prosedur dan operasi yang akan dijalani. atau flight (lari secepat-cepatnya). Pada fase ini tubuh merasakan tidak enak sebagai akibat dari peningkatan sekresi hormon adrenalin dan nor adrenalin. Pada pasien yang akan menjalani operasi.42%). faktor predisposisi kecemasan yang sangat berpengaruh adalah faktor psikologis. Berbagai faktor predisposisi yang dapat menimbulkan kecemasan (Roan. c. Kecemasan ini termasuk kecemasan sekunder (Rockwell cit stuart & sundeens. terutama di otot-otot dada. maka lahirlah kecemasan-kecemasan berikutnya (Prawirohusodo. Fase 2 (dua) . tidak oleh konflik emosional. d Teori Keluarga Menjelaskan bahwa kecemasan dapat terjadi dan timbul secara nyata akibat adanya konflik dalam keluarga. Kecemasan tersebut merupakan hasil frustasi. 1980). sehingga menyebabkan individu bersangkutan merasa tidak berharga. b. Faktor Predisposisi Kecemasan Setiap perubahan dalam kehidupan atau peristiwa kehidupan yang dapat menimbulkan keadaan stres disebut stresor.desakan Id meningkat dan adanya stress psikososial. b. Kecemasan berasal dari suatu respon terhadap stimulus khusus (fakta). Gejala Kecemasan Penderita yang mengalami kecemasan biasanya memiliki gejala-gejala yang khas dan terbagi dalam beberapa fase. faktor organik dan faktor psikologi. Pada fase ini kecemasan merupakan mekanisme peningkatan dari sistem syaraf yang mengingatkan kita bahwa system syaraf fungsinya mulai gagal mengolah informasi yang ada secara benar (Asdie. 1985). Dalam persiapannya untuk berjuang. maka gejala adanya kecemasan dapat berupa rasa tegang di otot dan kelelahan. 1998). Oleh karena itu. leher dan punggung. leher dan punggung. Teori Perilaku Menurut teori perilaku. atau kecemasan merupakan manifestasi langsung dari stres kehidupan dan sangat erat kaitannya dengan pola hidup (Wibisono. Teori Biologik Beberapa kasus kecemasan (5 . seseorang mengembangkan respon kondisi untuk stimulus yang penting. Ketegangan dari kelompok agonis dan antagonis akan menimbulkan tremor dan gemetar yang dengan mudah dapat dilihat pada jari-jari tangan (Wilkie. Kecemasan ini dapat disebabkan oleh penyakit fisik atau keabnormalan. merupakan suatu perhatian terhadap proses fisiologis (Hall. 1988). yaitu : a. sehingga akan mengganggu kemampuan individu untuk mencapai tujuan yang di inginkan.

Berbeda dengan gejala-gejala yang terlihat pada fase satu dan dua yang mudah di identifikasi kaitannya dengan stres. 1988). Kecemasan berat. disorientasi. Kehilangan motivasi diri bisa terlihat pada keadaan seperti seseorang yang menjatuhkan barang ke tanah. mampu untuk belajar namun tidak optimal. Kecemasan ringan. Kecemasan ringan berhubungan dengan ketegangan dalam kehidupan sehari-hari dan menyebabkan seseorang menjadi waspada dan meningkatkan lahan persepsinya. 1988). berfokus pada dirinya sendiri dan keinginan untuk menghilangkan kecemasan tinggi.Disamping gejala klinis seperti pada fase satu. Orang tersebut memerlukan banyak pengarahan untuk dapat memusatkan pada suatu area yang lain. 1. perasaan tidak berdaya. 4. penderita akan jatuh kedalam kecemasan fase tiga. Pada fase tiga ini dapat terlihat gejala seperti : intoleransi dengan rangsang sensoris. lahan persepsi menyempit. marah dan menangis. ketakutan dan teror karena mengalami kehilangan kendali. seperti gelisah. motivasi meningkat dan tingkah laku sesuai situasi. kemampuan konsentrasi menurun. 1988). serta tidak dapat berpikir tentang hal lain. yaitu ringan. diare. mampu untuk belajar. Akan tetapi kadang-kadang dari cara tertawa yang agak keras dapat menunjukkan tanda adanya gangguan kecemasan fase dua (Asdie. c. ketegangan otot. penderita juga mulai tidak bisa mengontrol emosinya dan tidak ada motifasi diri (Wilkie. Seseorang dengan kecemasan berat cenderung untuk memusatkan pada sesuatu yang terinci dan spesifik. kecepatan denyut jantung dan pernapasan meningkat. Kecemasan ringan dapat memotivasi belajar dan menghasilkan pertumbuhan dan kreatifitas. Klasifikasi Tingkat Kecemasan Ada empat tingkat kecemasan. tidak dapat tidur (insomnia). sedang. kesadaran tinggi. bingung. 3. lapang persepsi meningkat. yang beberapa saat kemudian menjadi tertawa. tidak mau belajar secara efektif. bicara cepat dengan volume tinggi. sering kencing. Tanda dan gejala yang terjadi pada keadaan ini adalah susah . kemudian ia berdiam diri saja beberapa lama dengan hanya melihat barang yang jatuh tanpa berbuat sesuatu (Asdie. palpitasi. 1996). Panik berhubungan dengan terperangah. gangguan reaksi terhadap sesuatu yang sepintas terlihat sebagai gangguan kepribadian (Asdie. Labilitas emosi dapat bermanifestasi mudah menangis tanpa sebab. iritabel. lahan persepsi menyempit. Fase 3 Keadaan kecemasan fase satu dan dua yang tidak teratasi sedangkan stresor tetap saja berlanjut. nausea. Memungkinkan seseorang untuk memusatkan pada masalah yang penting dan mengesampingkan yang lain sehingga seseorang mengalami perhatian yang selektif. 1985). Panik. mudah tersinggung. kehilangan kemampuan toleransi terhadap sesuatu yang sebelumnya telah mampu ia tolerir. perhatian selektif dan terfokus pada rangsangan yang tidak menambah ansietas. Manifestasi yang muncul pada tingkat ini adalah mengeluh pusing. sakit kepala. 2. ketegangan otot meningkat. Manifestasi yang muncul pada tingkat ini adalah kelelahan.mudah lupa. Orang yang sedang panik tidak mampu melakukan sesuatu walaupun dengan pengarahan. Manifestasi yang terjadi pada tingkat ini yaitu kelelahan meningkat. Sangat mengurangi lahan persepsi seseorang. tidak sabar. gejala kecemasan pada fase tiga umumnya berupa perubahan dalam tingkah laku dan umumnya tidak mudah terlihat kaitannya dengan stres. Kecemasan sedang. berat dan panik (Townsend. Mudah menangis yang berkaitan dengan stres mudah diketahui. namun dapat melakukan sesuatu yang terarah. gangguan tidur dan keluhan perut.

bingung. Respon Psikologis terhadap Kecemasan y y y Perilaku. gatal-gatal. Kognitif. Anoreksia. takut mati dan lain-lain. berteriak. bloking. tegang. gugup. rasa tercekik. Respon Fisiologis terhadap Kecemasan y y y y y Kardio vaskuler. neurosis. mudah lupa. jantung berdebar. nausea. Reflek meningkat. tremor. telapak tangan berkeringat. mata berkedip-kedip. mengalami halusinasi dan delusi. menghindar. palpitasi. lapangan persepsi menurun. berkeringat seluruh tubuh. sangat gelisah dan lain-lain.bernapas. salah tafsir. muka pucat. insomnia. obyektifitas menurun. kejang. Gelisah. Neuromuskuler. diare. Afektif. tremor. rasa tertekan pada dada. tekanan nadi menurun. gugup yang luar biasa. menjerit. denyut nadi meningkat. kesadaran diri yang berlebihan. Gangguan perhatian. syock dan lain-lain. konsentrasi hilang. tidak dapat berespon terhadap perintah yang sederhana. takut kecelakaan. Gastro intestinal. . Tidak sabar. Kulit: perasaan panas atau dingin pada kulit. rasa terbakar pada muka. dilatasi pupil. bicara cepat dan tidak ada koordinasi. Respirasi. diaphoresis. rasa terbakar di epigastrium. pucat. wajah tegang. pembicaraan inkoheren. gerakan lambat. reaksi kejutan. kawatir yang berlebihan. tremor. . Peningkatan tekanan darah. rasa tidak nyaman pada perut. palpitasi. napas cepat dan dangkal. menarik diri.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->