PANCASILA

Ideologi secara praktis diartikan sebagai system dasar seseorang tentang nilai-nilai dan tujuantujuan serta sarana-sarana pokok untuk mencapainya. Jika diterapkan oleh Negara maka ideology diartikan sebagai kesatuan gagasan-gagasan dasar yang disusun secara sistematis dan dianggap menyeluruh tentang manusia dan kehidupannya, baik sebagai individu, social, maupun dalam kehidupan bernegara. Pancasila sebagai Ideologi Terbuka, Pancasila jika dilihat dari nilai-nilai dasarnya, dapat dikatakan sebagai ideologi terbuka. Dalam ideology terbuka terdapat cita-cita dan nilai-nilai yang mendasar, bersifat tetap dan tidak berubah. Oleh kareanya ideology tersebut tidak langsung bersifat operasional, masih harus dieksplisitkan, dijabarkan melalui penafsiran yang sesuai dengan konteks jaman. Pancasila sebagai ideologi terbuka memiliki ideologi-ideologi idealitas, normative dan realities.

Perbandingan antara Ideologi Liberalisme, Komunisme dan Pancasila a. Liberalisme Jika dibandingkan dengan ideologi Pancasila yang secara khusus norma-normanya terdapat di dalam Undang-Undang Dasar 1945, maka dapat dikatakan bahwa hal-hal yang terdapat di dalam liberalisme terdapat di dalam pasal-pasal UUD 1945, tetapi Pancasila menolak liberalisme sebagai ideology yang bersifat absolutisasi dan determinisme. b. Ideologi Komunis Ideologi komunisme bersifat absolutisasi dan determinisme, karena memberi perhatian yang sangat besar kepada kolektivitas atau masyarakat, kebebasan individu, hak milik pribadi tidak diberi tempat dalam Negara komunis. Manusia dianggap sebagai “sekrup” dalam sebuah kolektivitas. c. Ideologi Pancasila Pancasila sebagai Ideologi memberi kedudukan yang seimbang kepada manusia sebagai makhluk individu dan makhluk social. Pancasila bertitik tolak dari pandangan bahwa secara kodrati bersifat monopluralis, yaitu manusia yang satu tetapi dapat dilihat dari berbagai dimensi dalam aktualisasinya. Makna Sila-Sila Pancasila 1. Arti dan Makna Sila Ketuhanan Yang Maha Esa Manusia sebagai makhluk yang ada di dunia ini seperti halnya makhluk lain diciptakan oleh penciptanya. Pencipta itu adalah kausa prima yang mempunyai hubungan dengan yang diciptakannya. Manusia sebagai makhluk yang dicipta wajib melaksanakan perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya. 2. Arti dan Makna Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Manusia ditempatkan sesuai dengan harkatnya. Hal ini berarti bahwa manusia mempunyai derajat yang sama di hadapan hukum. Sejalan dengan sifat universal bahwa kemanusiaan itu dimiliki oleh semua bangsa, maka hal itupun juga kita

filsafat dan praktek pendidikan berasal dari luar. demokratis dan adil bagi seluruh rakyat. 5. suatu kerangka berpikir atau suatu model mengenai bagaimana hal-hal yang sangat esensial dilakukan. Ini disebabkan perkembangan kapitalisme yang bersifat global. b. Implementasi Pancasila sebagai Paradigma dalam Berbagai Bidang adalah : 1. 4. Oleh karena rasa satu yang sedemikian kuatnya. hak kebebasan dan kemerdekaan dijunjung tinggi. Arti dan Makna Sila Keadila Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Keadilan berarti adanya persamaan dan saling menghargai karya orang lain. 2. idealitas dan fleksibilitas menghendaki adanya dialog yang tiada . Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Ideologi Pengembangan Pancasila sebagai ideologi yang memiliki dimensi realitas. Pembangunan dalam perspektif Pancasila adalah pembangunan yang sarat muatan nilai yang berfungsi menajdi dasar pengembangan visi dan menjadi referensi kritik terhadap pelaksanaan pembangunan. Arti dan Makna Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan Perbedaan secara umum demokrasi di barat dan di Indonesia yaitu terletak pada permusyawarata. Sesuai dengan hal itu. teori. Jika persatuan Indonesia dikaitkan dengan pengertian modern sekarang ini. maka disebut nasionalisme. Jadi seseorang bertindak adil apabila dia memberikan sesuatu kepada orang lain sesuai dengan haknya. maka timbulah rasa cinta bangsa dan tanah air. 3. 7. tidak terpecah. Pentingnya Paradigma dalam Pembangunan Pembangunan yang sedang digalakkan memerlukan paradigma. Pancasila sebagai Orientasi dan Kerangka Acuan a.terapkan dalam kehidupan bangsa Indonesia. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Pendidikan Pendidikan nasional harus dipersatukan atas dasar Pancasila. Arti dan Makna Sila Persatuan Indonesia Makna persatuan hakekatnya adalah satu. Permusyawaratan diusahakan agar dapat menghasilkan keputusankeputusan yang diambil secara bulat. Kebijaksaan ini merupakan suatu prinsip bahwa yang diputuskan itu memang bermanfaat bagi kepentingan rakyat banyak. Pancasila sebagai Orientasi Pembangunan Pada saat ini Pancasila lebih banyak dihadapkan pada tantangan berbagai varian kapitalisme daripada komunisme atau sosialisme. Kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat dalam arti dinamis dan meningkat. Tak seyogyanya bagi penyelesaian-penyelesaian masalah-masalah pendidikan nasional dipergunakan secara langsung system-sistem aliran-aliran ajaran. Fungsi Pancasila ialah memberi orientasi untuk terbentuknya struktur kehidupan social-politik dan ekonomi yang manusiawi. 6. Pancasila sebagai Kerangka Acuan Pembangunan Pancasila diharapkan dapat menjadi matriks atau kerangka referensi untuk membangun suatu model masyarakat atau untuk memperbaharui tatanan social budaya. yang artinya bulat.

makin menyentuh inti hayati dan materi di satu pihak. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Sosial-Budaya Pancasila merupakan suatu kerangka di dalam suatu kelompok di dalam masyarakat dapat hidup bersama. lagi pula memasuki dan mempengaruhi makin dalam segala aspek kehidupan dan institusi budaya.henti dengan tantangan-tantangan masa kini dan masa depan dengan tetap mengacu kepada pencapaian tujuan nasional dan cita-cita nasional Indonesia. 5. 3. 8. asas yang terkandung dalam Negara hukum. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Kehidupan Beragama Salah satu prasyarat terwujudnya masyarakat modern yang demokratis adalah terwujudnya masyarakat yang menghargai kemajemukan masyarakat dan bangsa serta mewujudkannya sebagai suatu keniscayaan. Dalam penyusunan system ekonomi nasional yang tangguh untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. 4. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Hukum Pembangunan hukum bukan hanya memperhatikan nilai-nilai filosofis. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Ekonomi Pembangunan ekonomi nasional harus juga berarti pembangunan system ekonomi yang kita anggap paling cocok bagi bangsa Indonesia. 9. . Kaitan Pancasila dan ketahanan nasional adalah kaitan antara ide yang mengakui pluralitas yang membutuhkan kebersamaan dan realitas terintegrasinya pluralitas. sudah semestinya Pancasila sebagai landasan filosofisnya. perangkat nilai itu adalah Pancasila. Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Politik Ada perkembangan baru yang menarik berhubung dengan dasar Negara kita. 7. bekerja bersama di dalam suatu dialog karya yang terus menerus guna membangun suatu masa depan bersama 6. serta menggapai angkasa luas dan luar angkasa di lain pihak. Bagi bangsa Indonesia. tetapi juga mempertimbangkan realitas penegakan hukum dan kesadaran hukum masyarakat. Dengan kelima prinsipnya Pancasila memang menjadi dasar yang cukup integrative bagi kelompok-kelompok politik yang cukup heterogen dalam sejarah Indonesia modern. Perkembangan IPTEK dewasa ini dan di masa yang akan datang sangat cepat. Pancasila sebagai Paradigma Ketahanan Sosial Perangkat nilai pada bangsa yang satu berbeda dengan perangkat nilai pada bangsa lain. Pancasila sebagai Paradigma Pengembangan Ilmu dan Teknologi Pancasila mengandung hal-hal yang penting dalam pengembangan ilmu dan teknologi.

begitu juga Indonesia sebagai bangsa yang beradab juga memiliki satu ideologi sebagai dasar negara yaitu. "alas" atau "dasar".Secara Etimologi Pancasila berasal dari bahasa India yaitu bahasa sansekerta.Inti dari kedudukan dan fungsi pancasila adalah pancasila sebagai dasar Negara republik Indonesia.oleh karena iti setiap warga Negara wajib menghayati serta mengamalkan nilai-nilai atau esensi-esensi yang terkandung dalam pancasila tersebut. panca berarti "lima" syila (dengan huruf i pendek) berarti "batu sendi". kebudayaan dan nilai religius bangsa indonesia."tingkah laku yang baik atau penting".Secara histories Istilah pancasila pertama kali digunakan oleh masyarakat India yang beragama budha. syiila (dengan huruf i panjang ) berarti "peraturan". sehingga kedudukan pancasila dapat dikembangkan menjadi dasar pandangan hidup. pancasila. untuk mengetahui hal-hal yang berkaitan denganya secara mendalam.syiila itu sendiri dalam bahasa Indonesia menjadi susila artinya tingkah laku yang baik. penetapan pancasila sebagai dasar Negara bukan berasal dari pemikiran seseorang seperti halnya ideologi-ideologi di negara lain seperti sosialis dan liberalisme. Nilai-nilai yang terkandung di dalam pancasila merupakan nilai-nilai yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia sendiri yang berasal dari adat istiadat . dan pancasila itu sendiri berarti lima aturan atu five moral principles. 2. Istilah pancasila juga terdapat dalam kitab sutasoma karangan empu tantular didalam kitab ini pancasila berarti berbatu sendi yang lima selain itu juga mempunyai arti pelaksanaan . begitu juga dalam hal pancasila. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa pancasyila berarti lima dasar sedangkan pancasyiila berarti lima aturan tingkah laku yang penting. pembentukan dan penetapan pancasila sebagai ideologi bangsa indonesia sebenarnya adalah suatu proses panjang sejarah bangsa Indonesia. PEMBAHASAN A. Pengertian Pancasila Mengetahui asal usul sesuatu didalam praktik kehidupan adalah sangat penting. Tetapi perlu diketahui bahwa asal muasal pancasila berasal dari unsur-unsur yang berasal dari bangsa Indonesia sendiri. maka kita harus mengetauhi asal mulanya 1. karena dengan mengetahui asal mula sesuatu hal atau peristiwa dapat mengetahui pengertian yang lebih mendalam dari hal atu peristiwa tersebut.PENDAHULUAN Di setiap bangsa seluruh dunia pasti memiliki satu ideologi sebagai dasar Negara .

driyakarya. Selain hal itu sebagian pakar seperti moh yamin notonogoro.selain itu kta sebagai .Ketuhanan Adalah Kesesuaian Dengan Hakikat Dan Sifat-Sifat Tuhan Hakikat tuhan itu sendiri sebenarnya sangat sulit untuk diketahui. main (berjudi). Pancasila adalah kepribadian bangsa indonesia bukan dari luar. sabar dan sebagainya. 3.Secara terminologis Dimulai sejak sidang BPUPKI tanggal 1 juni 1945. 1. berpendapat pancasila adalah filsafat oleh karena itu pancasila sebagai ratio dari pada kehidupan Negara dan bangsa itu yang sesuai dengan akal yang merupakan sumber kekuasaan jiwa bagi peningkatan martabat kehidupan manusia yang tidak ada taranya serta pandangan hidup dalam bernegara dan ideology Negara dalam arti cita-cita Negara yana menjadi basis bagi system kenegaraan. istilah pancasila digunakan oleh Bung karno untuk memeberi nama pada lima dasar atau lima prinsip Negara Indonesia merdeka.tidak boleh mabuk minuman keras Dalam istilah jawa pancasila disebut dengan istilah molimo yang terdiri dari lima golongan yaitu mateni (membunuh). madat (menghisap candu).tidak boleh mencuri c. Oleh karena itu kita sebagai manusia ciptaanya dan menjadi masyrakat Indonesia khususnya wajib bertaqwa kepada tuhan YME serta menjalankan segala perintahnya.akan tetapi kita bisa melihat contoh yang dikemukaan aristoteles tentang adanya causa prima atau sebab pertama yang tidak disebabkan.misalnya tuhan maha pengasih.Pengaktualisasian Pancasila Yang Terkandung Dalam Esensi Ke Lima Sila Sila –sila pancasila merupakan suatu kesatuan yang bulat. B. adil. penyayang.kesusilaan yang lima yaitu a.dari keima larangan tersebut masih menjadi pegangan moral orang-orang jawa sampai sekarang. Adapun yang menjadi unsur-unsur pancasila telah dimiliki oleh bangsa Indonesia sejak dahulu.menurut beliau sendiri pancasila diperolehnya dari temanya yang seorang ahli bahasa.tidak boleh melakukan kekerasan b. Adanya pancasila terdapat di dalam dirinya sendiri.tidak boleh berbohong e. oleh karena itu akan kami jelaskan esensi-esensi kelima sila tersebut beserta pengamalanya didalam kehidupan masyarakat. madhon (berzina). . maka esensi seluruh sila-silanya merupakan kesatuan. berbeda dengan hakikat yaitu sifat-sifat tuhan yang lebih mudah kita pikirkan karena tuhan mempunyai sifat yang tidak terbatas. sebab itu pancasila adalah suatu subtansi yang mengandung esensi. maling (mencuri).tidak boleh berjiwa dengki d.

5.dan musyawarah bersama hal ini semua harus dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan sehingga tercapai sifat kekeluargaan.Keadilan Adalah Kesesuaian Dengan Hakikat Adil Adil disini dapat diartikan menempatkan sesuatu atau hak dan kewajiban pada tempatnya. meskipun berbeda-beda kita harus saling menghormati. Menurut kedudukan kodratnya.makhluk tuhan harus bisa meniru sifat sifat yang ada pada diri tuhan meskipun dengan frekuensi yang jauh lebih rendah dibandingkan tuhan yaitu kita harus kasih saying sesama.berbuat adil .dan tubuh terdiri atas unsur-unsur benda mati tunbuh-tumbuhan dan binatang. Oleh karena iu sebagai manusia yang mempunyai susunan. 2.Persatuan Adalah Kesesuaian Dengan Hakikat Satu Kata satu merupakan sesuatu yang bulat. persatuan Indonesia pada hakikatnya bahwa bangsa Indonesia yang berjumlah jutaan jiwa dan mempunyai adat istiadat. saling menghoramati dan lain sebagainya. menjaga karena satu jua. Sedangkan menurut sifat kodratnya. sehingga harus cinta tanah air dan bangsa. Oleh karena itu didalam pergaulan satu sama lain kita harus dapat menunjukan rasa persatuan dan kesatuan bangsa yang berbhineka tunggal ika. adil. kepercayaan. agama.selain itu kita harus menyadari bahwa kita bertanah air satu yaitu tana air Indonesia. manusia merupakan kesatuan individu yang berdiri sendiri dan sebagai makhluk tuhan atau disebut dengan monodualis religion.oleh karena itu kita harus saling bekerja sama. kedudukan kodrat yang sama kita harus dapat mencintai sesama. meskipun keseluruhan itu terdiri dari bagian-bagian.berbuat adil terhadap alam berarti kita tidak boleh berbuat semena-mena dan merusak lingkungan hidup. 4. manusia merupakan kesatuan individu dan makhlik sosial atau disebut dengan monodualis social. jadi bukan bagian-bagian. tidak dapat dipecah-pecah. berbuat adil kepada masyarakat berarti berlaku adil sesama warganya. rasa. memecahkan persoalan secara bersama. bergotong royong untuk mewujudkan cita-cita kita dan bangsa. Dan kita harus menjawab tantangan bersama. politik. istilah hakikat rakyat menunjukan keseluruhan. karsa. dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. ekonomi.maka antara keseluruhan dan bagian ada hubungan yang erat. kebudayaan yang berbeda-beda itu merupakan satu kesatuan. mengembangkan sikap tenggang rasa.jiwa terdiri atas akal. 3. berbuat adil kepada diri sendiri berarti berbuat yang serasi antara hak dan kewajiban. sifat.Kerakyatan Adalah Kesesuaian Dengan Hakikat Rakyat Rakyat adalah manusia-manusia yang bertempat tinggal disuatu Negara.Kemanusiaan Adalah Kesesuaian Dengan Hakikat Manusia Kita tahu bahwa susunan kodrat manusia itu terdiri dari jiwa dan raga.

bahagia jasmaniah rokhaniah. sehingga tumbuh rasa kesadaran kita untuk menerimanya dan selalu ingat setia kepada pancasila. Dengan demikian jelaslah bahwa apa yang menjadi titik tolak penghayatan pancasila adalah kemauan serta kemampuan manusia Indonesia itu di dalam mengendalikan dirinya serta kepentinganya agar dapat memenuhi kewajiban menjadi warga Negara yang baik. orang lain. C. ketaatan.kepada tuhan berarti melaksanakan kewajiban terhadap tuhanya. maka jelaslah bahwa pancasila memang cocok untuk dijadikan dasar Negara Indonesia yang berbhineka tunggal ika ini. Hasilnya akan dapat mewujudkan manusia pancasila. sesuai dengan kepribadian manusia dan bangsa Indonesia. Negara pancasila.Penghayatan Pancasila Untuk menuju pada pengertian penghayatan. penghayatan adalah keadaan kemasakan jiwa (kejiwaan). bangsa pancasila.dan disitulah peran pancasila sebagai dasar Negara yang akan menetralisir hal-hal yang tidak diinginkan tersebut. alam Negara dan tuhanya. akan lahirlah mentalitas pancasila. sejahtera. ras. mampulah kita untuk mengembangkan serta mengamalkan pancasila dengan sebaik-baiknya. masyarakat pancasila. PENUTUP Setelah tadi di jelaskan pengertian pancasila.dimana banyak bermacam-macam suku. kesadaran. maka perlu kiranya diketauhi pengertian menghayati dahulu. Mengenai pengetahuan itu seharusnya berupa pengertian yang jalas tentang kebenaranya. agama. juga tentang undang-undang dasar 1945. pengmalan esensinya serta penghayatanya. sehingga dapat mewujudkan kesatuan cipta. termasuk pembukaan dan undang-undang dasar 1945. jadi bukan soal akali saja. Bilamana penghayatan pancasila ini dapat dikembangkan secara terus menerus.oleh karena itu kita harus bersifat adil terhadap diri kita. budaya yang berbaur menjadi satu yang tidak dapat kita pungkiri kemungkinan-kemungkinan akan terjadi sesuatu hal yang sifatnya permusuhan. yang selanjutnya harus dapat diresapkan dalam pikiran. Adapun menghayati pancasila berarti kita telah memiliki pengetahuan tentang pancasila dengan sebaik baiknya termasuk pembukaan undang-undang dasar 1945. karsa dan karya dalam mengemban hak dan kewajiban atas dasar nilai-nilai pancasila dalam kehidupan bermasyrakat. pertentangan dan lain sebagainya. serta pengamalan. rasa. kemampuan. .jangan sampai melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum dan berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan social. Pengertian menghayati merupakan satu (suatu) pengertian yang didalamnya terkandung unsur-unsur pengetahuan. Dengan didorong oleh rasa kesadaran inilah yang didasari oleh pengetahuan atau pengertian yang sebaik-baiknya serta jelas tentang kebenaran tadi.

yaitu semakin menjadi manusiawi. termasuk kehidupan berbangsa dan bernegara. taken for granted. khususnya yang menyangkut ”nasib” diri manusia.”Common sense” adalah pengetahuan sehari-hari. Berhenti bertanya hanya akan berakibat kemandekan dan berhentinya perkembangan. ”interrogating” kita mengatasi”common sense”. tetapi kita andaikan ”benar”. Ilmu pengetahuan mempertanyakan segala sesuatu termasuk manusia sampai batas tertentu atau dalam perspektif tertentu.dan dengan pandangan hidup ini nantinya dapat dijadikan pedoman bagimana memecahkan problematika Negara atau dapat menuntaskan segala persoalan secara tepat sehingga tidak terombang ambing dalam menyelasaikan suatu persoalan. yang tidak kita pertanyakan kebenarannya. SUMBER RUJUKAN Noor ms bakry. Begitu kita mengajukan ”pertanyaan”. Tetapi salah satu ciri khas manusia adalah ”mempertanyakan”. Pengantar Sebagian besar dari kehidupan kita. dimana manusia ingin memperoleh makna dari dirinya. Dalam pengertian ini bila filsafat harus mati. interrogating adalah awal dari perkembangan ilmu pengetahuan dan filsafat. Asas Etika Politik dan Acuan Kritik Ideologi 1. yaitu perspektif instrumental. liberty. filsafat pancasilaisme. Mempertanyakan manusia berarti mencari jalan bagaimana manusia mencapai tujuan hidupnya. 1999 Salam B. 1996 Soesmadi. Ilmu pengetahuan mempertanyakan dan mencari jawaban atas pertanyaannya untuk digunakan bagi kepentingan manusia. Dalam kaitan ini filsafat . Filsafat mempertanyakan segala sesuatu. kemanusiaan akan meredup tak lama kemudian. yogyakarta. Mempertanyakan siapakah dan apakah aku ini adalah awal dari filsafat manusia.hartati. lebih jauh dari ilmu pengetahuan. pamikiran tentang filsafat pancasila. ia terdorong untuk mengangkat apa yang dialami menjadi pertanyaan. Ia tidak puas dengan ”common sense”.Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia adalah sangat penting karena untuk mengetahui dengan jalas kemana arah dan tujuan yang akan dicapai bangsa Indonesia.1992 cet ke 2 Pancasila Sebagai Dasar Negara. pancasila. kita lewatkan atas dasar ”common sense” atau yang kerapkali disebut sebagai ”akal sehat”. Mempertanyakan. ”Pahamilah dirimu” demikian kata Sokrates. atau kehidupan politik. Rineka cipta. jakarta.

Dalam kaitan dengan Pancasila. Dr. apakah ”dasar” dari kebebasan manusia. filsafat berfungsi pula sebagai kritik ideologi. terutama kebebasannya. tetapi juga ’disiplin (ilmu) yang membebaskan’. Dari uraian di atas. yang membelenggu manusia. 1) Pertama. sebagai eksplisitasi secara filosofis Pancasila sebagai dasar negara. Pancasila sebagai Dasar Negara Fungsi filsafat yang pertama adalah mempertanyakan dan menjawab ”apakah dasar dari kehidupan berpolitik atau kehidupan berbangsa dan bernegara. ”interrogating”. 3) Kedua. yang diminta oleh Paduka tuan Ketua . Maka filsafat dapat mencerahi kehidupan manusia. kita dibebaskan dari jawaban yang tidak dipertanyakan. Dalam setiap pertanyaan kita mengatakan ”tunggu sebentar”: ada yang lebih dari ini atau itu. apakah ”dasar” dari perubahan. Tiga Fungsi Filsafat Ada begitu banyak pengertian mengenai filsafat dan cara berfilsafat serta corak filsafat. filsafat mempertanyakan dan mencari ”dasar”. yang saling terkait satu dengan lainnya. yaitu jawaban berdasarkan ”common sense” semata. apakah ”dasar” dari persamaan dan perbedaan manusia.tidak hanya merupakan ”disiplin (ilmu) yang mempertanyakan”. Di depan sudah dikatakan bahwa filsafat itu berkembang dengan ”mempertanyakan”. yang diandaikan benar. asal dan tujuan hidup manusia. Sangat lah tepat pertanyaan yang diajukan oleh Ketua BPUPKI. Bahkan ada ”ekses” dari realitas. filsafat Pancasila sebagai kritik ideologi. filsafat Pancasila sebagai etika politik. ketiga. ada sedikitnya tiga fungsi filsafat. filsafat mempertanyakan. 2. Marx telah memberi contoh bagaimana melakukan suatu kritik ideologi terhadap ideologi kapitalis. Seringkali dikatakan bahwa filsafat mempertanyakan nilai dari suatu realitas dan tindakan manusia. 3. apakah ”dasar” dari kehidupan suatu ”polis”? 2) Kedua. kedua. mencari dan menemukan makna dari realitas di sekelilingnya. Filsafat berusaha untuk membuka selubung dari berbagai sistem pemikiran. Sejak awal filsafat Yunani telah dipertanyakan apakah ”dasar” dari dunia kita. termasuk kritik terhadap distorsi dan penyalahgunaan Pancasila secara ideologis. ”ada yang lebih” yang terbelenggu oleh berbagai struktur yang melilit kita. Pengetahuan dan kekuasaan saling berpautan. Filsafat Pancasila dapat dilihat pertama. Radjiman Wediodiningrat di hadapan rapat BPUPKI bahwa ”Negara Indonesia yang akan kita bentuk itu apa dasarnya”? Soekarno menafsirkan pertanyaan itu sebagai berikut: ”Menurut anggapan saya. yang tidak tertampung dari suatu konsep yang sekarang kita miliki. Dalam arti apa? Manakala kita mengangkat pertanyaan.

hasrat yang sedalam-dalamnya untuk di atasnya didirikan gedung Indonesia Merdeka[1]. Dengan ditetapkannya Pancasila sebagai dasar negara. merujuk kepada aktivitas yang terjadi dalam lingkup itu. tetapi suatu orientasi. seperti dikatakan oleh Mohammad Hatta: ”Pembukaan UUD. 4. bersatu. Itulah salah satu tugas filsafat politik: mencerahi makna berpolitik dan mengeksplesitkan nilai-nilai etis dalam politik yang didasarkan atas Pancasila. yang begitu saja dapat dijabarkan dalam tindakan. Pancasila Sebagai Acuan Kritik Ideologi Agnes Heller membedakan ”yang politik” dengan ”politik” (politics). karena memuatnya di dalamnya Pancasila sebagai Ideologi negara. yang memberikan arah kemana bangsa dan negara harus dibangun atau suatu dasar rasional. 5. supaya terdapat Indonesia merdeka seperti dicita-citakan: merdeka. ”Dasar Negara” dapat disebut pula ”ideologi negara”. ”ideologi negara”. dianggap sendi daripada hukum tatanegara Indonesia. berdaulat. filsafat. Istilah ”yang politik” menunjukkan domain. yang merupakan hasil konsensus mengenai asumsi-asumsi tentang negara dan bangsa yang akan dibangun. apakah batas kekuasaan politik? Siapa memiliki hak untuk melaksanakan kekuasaan politik itu? Isu-isu apa yang relevan bagi politik? . Undang-undang ialah pelaksanaan daripada pokok itu dengan Pancasila sebagai penyuluhnya. adalah dasar mengatur politik negara dan perundang-undangan negara. sebetulnya yang dimaksudkan tidak lain adalah Pancasila sebagai dasar negara. kehidupan politik memiliki dimensi etis. maka akan menjadi pandangan hidup atau Weltanschauung. Philosophische grondslag itulah fundamen. beserta dua pernyataan lainnya yang menjadi bimbingan pula bagi politik negeri seterusnya. atau lingkup dimana deliberasi terjadi.yang mulia ialah dalam bahsa Belanda: ’philosophische grondslag’ dari pada Indonesia Merdeka.”[2] Kalau seringkali dikatakan mengenai ideologi Pancasila. tetapi harus dilandasi nilai-nilai etis. sebagaimana dikatakan Bung Hatta. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila mendorong warga negara untuk berperilaku etis dalam politik. maka politik tidaklah netral. Apabila nilai-nilai Pancasila ini dapat ditransformasikan ke dalam ethos masyarakat. bukan sesuatu yang netral.[3] Ini mempunyai implikasi pada masalah sejauh mana ’ruang lingkup politik’. Pancasila sebagai dasar etika politik Dengan dipilihnya Pancasila sebagai dasar hidup bernegara dan berbangsa atau sebagai dasar hidup berpolitik. sedangkan istilah ”politik” (politics). jiwa. yaitu prinsip-prinsip atau asas membangun negara. pikiran yang sedalam-dalamnya. adil dan makmur. Jadi Pancasila bukanlah suatu ”doktrin” yang lengkap.

Maka atas dasar Pancasila itu pula dapat dilakukan kritik. Sebagai kesimpulan. meskipun pada jaman itu model alternatif terhadap ideologi-ideologi besar (liberalisme dan sosialisme) masih terbatas. Utopia dapat bersifat ”subversif”. Kritik terhdap ideologi demikian pada abad ke 19 dilontarkan oleh Marx. Politik di dalam demokrasi liberal kapitalis didasarkan pada premis konsepsi mengenai individu sebagai unit utama moral dan politik. Pancasila dapat dikembangkan menjadi filsafat dalam tiga arah: . Para ”founding fathers” sejak awal telah melakukan suatu ”kritik ideologi”. Pada abad ke 20 negara-negara modern telah menyesuaikan diri dengan kritik ini dengan memperluas ”hak-hak sosial” pada kesehatan. Namun negara haruslah berintervensi dalam ekonomi dan masyarakat. Nilah salah satu makna ”akhir dari ideologi”. Karenaya hak dan kebebasan didefinisikan lebih dalam kerangka individual. Mungkin dapat dikatakan dari perspektif ini Pancasila merupakan ”utopia”. Utopia dapat menciptakan kreatifitas dengan imajinasi sosialnya. melulu ”liberal” atau melulu ”sosialis”.[4] Dengan demikian ”yang politik” lebih masuk ke dalam ”yang sosial”. Dinamika Pancasila terletak dalam ketegangan antara ”ideologi” dan ”utopia”. maka selalu bisa dikritik.Kalau dalam masa Yunani kuno ”yang sosial” dan ”yang politik” terjadi tumpang tindih. model liberal dianggap tidak memadai. Asumsinya ialah bahwa individu dengan usahanya sendiri dapat memenuhi kebutuhannya tanpa terlalu banyak intervensi dari negara. Sistem yang dibangun tidak pernah merupakan perwujudan utuh dari Pancasila. Hak-hak ini memberikan prioritas kepada kepentingan pribadi individual di atas kepentingan umum. Bisa terjadi juga Pancasila sebagai ”ideologi” membenarkan dan meneguhkan sistem yang dibangun untuk kepentinan kelompok tertentu. lebih dari masa sebelumnya. Pancasila dan UUD 1945 mencari keseimbangan dan perpaduan antara keduanya. sementara dalam modernitas hal itu tidak terjadi. sehingga menjadi mandeg. menggoncangkan sistem-sistem yang dibangun berdasarkan orientasi ideologi. kesejahteraan dan jaminan sosial. Namun dengan berkembangnya demokrasi dan kewarganegaraan. yang menyatakan bahwa kewarganegaraan modern lebih menguntungkan individu dari kelas borjuis. seperti dikemukakan oleh Daniel Bell. Tak ada lagi ideologi yang murni. Ada dua tradisi mengenai konsepsi ”yang sosial” dan ”yang politik” dan interaksi antara keduanya. Pancasila sebagai ideologi memberi arah pembangunan sistem soasial dan politk.

M Sastrapratedja Cuplikan dari Makalah dalam Kongres Pancasila PSP UGM Yogjakarta 30 Mei 2009 . yang merupakan refleksi kritis atas dasar hidup bernegara Sebagai ”Etika Politik” yang merupakan refleksi kritis atas nilai-nilai etis yang terkandung dalam Pancasila Sebagai ”Kritik Ideologi” yang merupakan refleksi kritis dalam mengevaluasi berbagai ideologi lainnya.1) 2) 3) Sebagai ”Filsafat Pancasila”.