P. 1
Ampere Meter Dan Voltmeter

Ampere Meter Dan Voltmeter

|Views: 5,045|Likes:
Published by Desti Noviyanti

More info:

Published by: Desti Noviyanti on Jun 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2013

pdf

text

original

Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik yang ada dalam rangkaian tertutup

. Amperemeter biasanya dipasang berderet dengan elemen listrik.
[1]

Cara

menggunakannya adalah dengan menyisipkan amperemeter secara langsung ke rangkaian.
A. Amperemeter / Ampere Meter Amperemeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kuat arus listrik. Umumnya alat ini dipakai oleh teknisi elektronik dalam alat multi tester listrik yang disebut avometer gabungan dari fungsi amperemeter, voltmeter dan ohmmeter. Amper meter dapat dibuat atas susunan mikroamperemeter dan shunt yang berfungsi untuk deteksi arus pada rangkaian baik arus yang kecil, sedangkan untuk arus yang besar ditambhan dengan hambatan shunt. Amperemeter bekerja sesuai dengan gaya lorentz gaya magnetis. Arus yang mengalir pada kumparan yang selimuti medan magnet akan menimbulkan gaya lorentz yang dapat menggerakkan jarum amperemeter. Semakin besar arus yang mengalir maka semakin besar pula simpangannya. B. Voltmeter / Volt Meter Voltmeter adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengukur tegangan listrik. Dengan ditambah alat multiplier akan dapat meningkatkan kemampuan pengukuran alat voltmeter berkali kali lipat. Gaya magnetik akan timbul dari interaksi antar medan magnet dan kuat arus. Gaya magnetic tersebut akan mampu membuat jarum alat pengukur voltmeter bergerak saat ada arus listrik. Semakin besar arus listrik yang mengelir maka semakin besar penyimpangan jarum yang terjadi. C. Ohmmeter / Ohm Meter Ohm meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur hambatan listrik yang merupakan suatu daya yang mampu menahan aliran listrik pada konduktor. Alat terse but menggunakan galvanometer untuk melihat besarnya arus listrik yang kemudian dikalibrasi ke satuan ohm.

Definisi Amperemeter
17:38 Diposkan oleh diqky_genx Amperemeter adalah alat untuk mengukur kuat arus listrik dalam rangkaian tertutup.Amperemeter biasanya dipasang secara seri (berderet) dengan elemen listrik. Dalam praktikum sumber listrik arus searah , amperemeter biasanya digunakan untuk mengukur besarnya arus yang mengalir pada kawat penghantar.

shvoong. Amperemeter yang digunakan untik mengukur kuat arus yang kecil (dalam skala miliampere) disebut miliampermeter. Semakin besar arus yang melewati kumparan semakin besar simpangan pada galvanometer. Miliampermeter dapat juga dihunakan untuk mengukur kuat arus listrik yang besar (dalam skala ampere) dengan cara menambahkan hambatan cabang (shunt). Amperemeter mempunyai hambatan dalam yang sangat kecil. pemakaiannya harus dihubungkan secara seri pada rangkaian yang diukur. Definisi amperemeter adalah alat untuk mengukur kuat arus listrik. Bagian terpenting dari Ampermeter adalah galvanometer.Gambar Diagram rangkaian sederhana ampermeter Bagian-bagian amperemeter juga seperti voltmeter yaitu terdiri dari skala . Galvanometer dapat digunakan langsung untuk mengukur kuat arus searah yang kecil. dan kutub positifnegatif. Bagaimana cara menggunakan Ampermeter? Misalkan Anda akan mengukur kuat arus yang melewati rangkaian pada gambar Misalkan R adalah lampu. Dengan adanya hambatan cabang (shunt) itu. Ampermeter Ampermeter merupakan alat untuk mengukur arus listrik. berarti miliamperemeter dapat mengukur kuat arus listrik yang melebihi batas ukurnya. maka: (a) (b) . setup pengatur. Hasil pengukuran akan dapat terbaca pada skala yang ada pada ampermeter. Sumber: http://id. Ampermeter terdiri dari galvanometer yang dihubungkan paralel dengan resistor yang mempunyai hambatan rendah. Tujuannya adalah untuk menaikan batas ukur ampermeter. Galvanometer bekerja dengan prinsip gaya antara medan magnet dan kumparan berarus.com/exact-sciences/physics/2105105-pengertian-amperemeter/#ixzz1ORqrEPu7 I.

pada skala tertulis angka dari 0 sampai dengan 10. rangkaian sebenarnya Anda harus memasang secara seri ampermeter dengan lampu. Sehingga harus memutus salah satu ujung (lampu menjadi padam). Misalnya Anda menggunakan batas ukur 1A. a.Gambar 1. Ini berarti saat jarum ampermeter menunjuk angka 10 kuat arus yang mengalir hanya 1 A. Rangkaian hambatan Shunt (Rsh) Ampermeter untuk memperbesar batas ukurnya. Multimeter yang dapat digunakan sebagai Ampermeter Hati-hati saat Anda membaca skala yang digunakan. Secara umum hasil pengamatan pada pembacaan ampermeter dapat dituliskan: Bagaimana jika saat Anda mengukur kuat arus jarum menyimpang melewati batas ukur maksimal? Ini berarti kuat arus yang Anda ukur lebih besar dari batas ukur alat. Selanjutnya hubungkan kedua ujung dengan kabel pada ampermeter. Anda harus memperbesar batas ukur dengan menggeser batas ukur jika masih memungkinkan.5 A. Jika tidak Anda harus memasang hambatan shunt secara paralel pada Ampermeter seperti pada gambar 4 berikut ini. seperti gambar 2. Gambar 4. gambar rangkaian sederhana dengan sumber arus dc b. Besar hambatan shunt yang dipasang pada Ampermeter tersebut adalah: . Rangkaian cara menggunakan Ampermeter Gambar 3. karena Anda harus memperhatikan batas ukur yang digunakan. Jika menunjukkan angka 5 berarti kuat arus yang mengalir 0. Gambar 2.

Umumnya tabung tersebut berukuran 15 x 10cm (tinggi x diameter). aki. catu daya. Voltmeter Voltmeter adalah alat untuk mengukur tegangan listrik atau beda potensial antara dua titik. resistor aktif. sehingga dapat digunakan untuk mengukur tegangan yang lebih besar dari nilai st andarnya. seperti kapasitor aktif. Voltmeter juga menggunakan galvanometer yang dihubungkan seri dengan resistor. Merupakan alat/perkakas untuk mengukur besar tegangan listrik dalam suatu rangkaian listrik. Selain itu. Voltmeter secara paralel. Hambatan Shunt yang dipasang pada Ampermeter nilainya kecil sedangkan pada Voltmeter sangat besar. alat ini juga bisa digunakan untuk mengukur beda potensial suatu sumber tegangan. Coba Anda bedakan dengan Ampermeter! Beda antara Voltmeter dengan Ampermeter adalah sebagai berikut: 1. Adapun tujuan pemasangan hambatan Rx ini tidak lain adalah untuk meningkatkan batas ukur galvanometer. Ampermeter merupakan galvanometer yang dirangkai dengan hambatan shunt secara seri. Voltmeter disusun secara paralel terhadap letak komponen yang diukur dalam rangkaian. dll. Misal an Anda kan k mengukur beda tegangan antara ujung-ujung lampu pada gambar 5. 2.Voltmeter Voltmeter adalah alat ukur listrik yang digunakan untuk mengukur beda potensial atau tegangan pada ujung-ujung komponen elektronika yang sedang aktif. Alat ini terdiri dari tiga buah lempengan tembaga yang terpasang pada sebuahbakelite yang dirangkai dalam sebuah tabung kaca atau plastik. Voltmeter dapat dibuat dari sebuah galvanometer dan sebuah hambatan eksternal Rx yang dipasang seri. dalam menggunakan Voltmeter harus dipasang paralel pada kedua ujung yang akan dicari beda tegangannya. dll. . Lempengan luar berperan sebagai anoda sedangkan yang di tengah sebagai katoda. seperti batere. Bagaimana menggunakan Voltmeter? Menggunakan Voltmeter berbeda dengan menggunakan Ampermeter. B.

berarti beda potensial yang Anda ukur lebih besar dari kemampuan alat ukur. jika jarum pada voltmeter melewati batas skala maksimal.Gambar 5. Caranya dengan memasang resistor (hambatan muka) secara seri pada Gambar 7. Rangkaian dengan sumber arus dc Anda cukup mengatur batas ukur pada alat dan langsung hubungkan dua kabel dari voltmeter ke ujung ujung lampu seperti pada gambar 6. Sehingga Anda harus memperbesar batas ukur. Gambar 6. Rangkaian hambatan muka (Rm) pada Voltmeter untuk memperbesar batas ukurnya. Mengukur tegangan Seperti pada saat Anda menggunakan Ampermeter. Besar hambatan muka yang dipasang pada Voltmeter tersebut adalah: R = (n ± 1) Rv .

Voltmeter biasanya disusun secara paralel (sejajar) dengan sumber tegangan atau peralataan listrik.Definisi Voltmeter 00:44 Diposkan oleh diqky_genx Voltmeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur beda potensial listrik . biasanya voltmeter digunakan untuk mengukur sumber tegangan seperti baterai.dan ujung sumber tegangan yang memiliki potensial lebih rendah (kutub negatif) harus dihubungkan ke terminal negatif voltmeter. Cara memasang voltmeter adalah dengan menghubungkan ujung sumber tegangan yang memiliki potensial lebih tinggi (kutub positif) harus dihubungkan ke terminal positif voltmeter. . atau aki. elemen Volta.

dan kutub positif serta negatif. juga tedapat voltmeter elektronik yaitu voltmeter elektronik analog dan voltmeter digital.Bagian-bagian voltmeter hanya terdiri dari skala penunjuk besarnya tegangan. Selain voltmeter sederhana. . setup pengatur fungsi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->