RANCANGAN 3

PEDOMAN
Bahan Konstruksi Bangunan dan Rekayasa Sipil

Cara uji CBR dengan Dynamic Cone Penetrometer (DCP)

DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM

.......................................................................................................................i Prakata .........................................................3 4...................................1.............................................................................................................................................................................................................................................. 2 Personil .............. 2 Persiapan alat dan lokasi pengujian ....................................................................................................................................................................................................... 1 Istilah dan definisi .......................................................................................................................................................................................................................................... 7 Lampiran C (normatif) Formulir hubungan kumulatif tumbukan dan kumulatif penetrasi ................................................................................................................................ 3 Cara menentukan nilai CBR ...................................................................... 5 Gambar A........................2 .3 5 6 7 Ruang lingkup............................................................... 12 Bibliografi .................... 11 Lampiran G (informatif) Daftar nama dan lembaga ..................................... 2 Cara pengujian ............................................................................................... 5 Lampiran B (normatif) Formulir pengujian penetrometer konus dinamis (DCP) .......................................................................... 2 Bagian atas ............................. iii 1 2 3 4 4.................................................Penetrometer konus dinamis (DCP) ..................1 ..........................................................................................................................................................................................................2 4...................2 4...........................................Bagian dari penetrometer konus dinamis (DCP).......... 2 Bagian tengah. 13 Gambar A.................................Daftar isi Daftar isi................................................................................................................... 1 Peralatan dan personil.......................1 4.......................................................................................................ii Pendahuluan.............................................. 8 Lampiran D (normatif) Hubungan nilai DCP dengan CBR....... 2 Alat bantu................................................................................................1 4.......1...................................... 6 i ...... 10 Lampiran F (informatif) Contoh isian hubungan kumulatif tumbukan dan kumulatif penetrasi............................................................................................................ 2 Bagian bawah ........ 4 Lampiran A (normatif) ................................................. 2 Peralatan utama ................................................... 1 Acuan normatif........... 9 Lampiran E (informatif) Contoh isian formulir pengujian penetrometer konus dinamis (DCP)................................................1...............

pelaksana. pakar dan lembaga terkait.Prakata Pedoman Cara uji CBR dengan Dynamic Cone Penetrometer (DCP) ini disusun untuk dijadikan memberikan acuan bagi perencana. Tata cara penulisan disusun mengikuti Pedoman Standardisasi Nasional (PSN) Nomor 8 Tahun 2007 dan dibahas dalam forum konsensus tanggal 8 Juli 2008 di Bandung yang melibatkan para narasumber. Pedoman ini disusun oleh Panitia Teknis Bahan Konstruksi Bangunan dan Rekayasa Sipil melalui Gugus Kerja Bahan dan Perkerasan Jalan pada Subpanitia Teknis Rekayasa Jalan dan Jembatan. ii . dan pengawas dalam melakukan evaluasi kekuatan tanah dasar dan lapis fondasi jalan dengan prosedur yang cepat.

iii . (DCP). pembacaan penetrometer diubah menjadi pembacaan yang setara dengan nilai CBR. Cara uji ini juga merupakan cara alternatif jika pengujian CBR lapangan tidak bisa dilakukan. Pengujian tersebut memberikan sebuah dari kekuatan lapisan bahan sampai kedalaman 90 cm di bawah permukaan yang ada dengan tidak melakukan penggalian sampai kedalaman pada pembacaan yang diinginkan. cara pengujian dan cara perhitungan untuk menentukan nilai CBR.Pendahuluan Cara uji ini merupakan suatu prosedur yang cepat untuk melaksanakan evaluasi kekuatan tanah dasar dan lapis fondasi jalan. dengan menggunakan Dynamic Cone Penetrometer. peralatan. Pengujian dilaksanakan dengan mencatat jumlah pukulan (blow) dan penetrasi dari konus (kerucut logam) yang tertanam pada tanah/lapisan fondasi karena pengaruh penumbuk kemudian dengan menggunakan grafik dan rumus. istilah dan definisi. Pedoman ini mencakup ruang lingkup. acuan normatif.

2 California Bearing Ratio (CBR) rasio beban penetrasi suatu bahan dengan piston standar yang mempunyai luas 1935 mm (3 inci persegi) terhadap beban standar dengan kedalaman dan kecepatan penetrasi 1. Peralatan dan prosedur yang diuraikan disini dibatasi untuk pengujian tanah dasar dan atau lapis fondasi jalan dengan ukuran butir maksimum 4 cm.3 konus logam terbuat dari baja keras.27 mm/menit (0. yang satu sama lain harus disambung sehingga cukup kaku perbaiki definisi alat DCP agar lebih spesifik (menunggu konfirmasi dari konseptor) 3. 2 Acuan normatif - 3 Istilah dan definisi Istilah dan definisi yang digunakan dalam pedoman ini adalah sebagai berikut: 3.Cara uji CBR dengan Dynamic Cone Penetrometer (DCP) 1 Ruang lingkup Pedoman ini menetapkan cara uji kekuatan atau daya dukung (CBR) di lapangan secara cepat dengan menggunakan alat penetrometer konus dinamis (Dynamic Cone Penetrometer. penggunaan sudut konus akan menentukan pula rumus atau grafik hubungan nilai DCP dan CBR yang harus digunakan untuk menentukan nilai CBR (gambar pada Lampiran A) 3.1 alat penetrometer konus dinamis (Dynamic Cone Penetrometer. DCP).05 inci per menit) 3.4 lubang uji (test pits) pengujian dengan membuat lubang uji yang umumnya berukuran 60 cm x 60 cm untuk mengetahui jenis lapisan perkerasan sampai kedalaman tertentu atau tanah dasar 1 dari 13 . yang bagian ujungnya berbentuk kerucut dengan sudut 30° untuk bahan granular. Untuk hal-hal khusus seperti tanah berbutir halus digunakan kerucut dengan sudut 60°. DCP) suatu alat yang terdiri dari tiga bagian utama.

panjang antara 40 cm sampai dengan 50 cm. 4.2 Alat bantu Peralatan bantu adalah cangkul. c) Penumbuk berbentuk silinder berlubang. seperti telihat pada Lampiran A 4.3 Bagian bawah a) Batang bagian bawah. diameter 16 mm. palu. diameter 16 mm dengan ulir dalam di bagian ujung yang satu dan ulir luar di ujung lainnya.1 Bagian atas a) Pemegang. panjang 1 meter. 4. b) satu orang untuk mengangkat dan menjatuhkan penumbuk. d) Konus terbuat dari baja keras berbentuk kerucut di bagian ujung.2 Bagian tengah a) Landasan penahan penumbuk terbuat dari baja.1. b) Cincin peredam kejut. pahat. e) Cincin pengaku. panjang 90 cm.1. kunci pas. 4. diameter 20 mm. c) Pegangan untuk pelindung mistar penunjuk kedalaman. 5 Persiapan alat dan lokasi pengujian Persiapan alat dan lokasi pengujian. sebagai berikut: 2 dari 13 . yaitu: a) satu orang memegang peralatan yang sudah terpasang dengan tegak. b) Batang bagian atas diameter 16 mm. alat ukur panjang/pita ukur yang bisa dikunci. c) Mistar berskala. c) satu orang untuk mencatat hasil. tinggi-jatuh setinggi 575 mm.3 Personil Pengujian DCP memerlukan 3 orang teknisi. formulir lapangan dan alat tulis.1 Peralatan dan personil Peralatan utama Alat penetrometer konus dinamis (DCP) terdiri dari tiga bagian utama yang satu sama lain harus disambung sehingga cukup kaku. 4. core drill apabila pengujian pada lapisan perkerasan beraspal. b) Batang penyambung. terbuat dari plat baja.4 4. blincong. berat 8 kg. sekop. linggis.1. sudut 60° atau 30°.

. 1) Angkat penumbuk pada tangkai bagian atas dengan hati-hati sehingga menyentuh batas pegangan. 4) Tutup kembali lubang uji setelah pengujian. maka harus dilakukan pembacaan kedalaman pada setiap 5 tumbukan sampai dengan 10 tumbukan. c) buat lubang uji pada bahan perkerasan yang beraspal./Km. 6 Cara pengujian a) Letakkan alat DCP pada titik uji di atas lapisan yang akan diuji. kemudian catat pembacaan awal pada mistar pengukur kedalaman. 2) Lepaskan penumbuk sehingga jatuh bebas dan tertahan pada landasan. (b) 4) Hentikan pengujian apabila kecepatan penetrasi kurang dari 1 mm/3 tumbukan. c) Mencatat jumlah tumbukan. catat jumlah tumbukan dan kedalaman pada formulir 1-DCP.c). d) Pengujian per titik. 3 dari 13 .2) di atas. catat Sta. Langkah-langkah setelah pengujian.1) dan 6. 3) Lepaskan bagian-bagian yang tersambung secara hati-hati. 3) Lakukan langkah-langkah pada 6. d) ukur ketebalan setiap bahan perkerasan yang ada dan dicatat. dilakukan minimum duplo (dua kali) dengan jarak 20 cm dari titik uji satu ke titik uji lainnya. sehingga didapat lapisan tanah dasar. untuk lapis fondasi yang terbuat dari bahan berbutir yang cukup keras. 2) Angkat penumbuk dan pukulkan beberapa kali dengan arah ke atas sehingga menyentuh pegangan dan tangkai bawah terangkat ke atas permukaan tanah. Selanjutnya lakukan pengeboran atau penggalian pada titik tersebut sampai mencapai bagian yang dapat diuji kembali.c). b) tentukan titik pengujian. kupas dan ratakan permukaan yang akan diuji. bersihkan alat dari kotoran dan simpan pada tempatnya. 1) Siapkan peralatan agar dapat diangkat atau dicabut ke atas.a) sambungkan seluruh bagian peralatan dan pastikan bahwa sambungan batang atas dengan landasan serta batang bawah dan kerucut baja sudah tersambung dengan kokoh. sesuai ketentuan-ketentuan sebagai berikut: (a) untuk lapis fondasi bawah atau tanah dasar yang terdiri dari bahan yang tidak keras maka pembacaan kedalaman sudah cukup untuk setiap 1 tumbukan atau 2 tumbukan. b) Pegang alat yang sudah terpasang pada posisi tegak lurus di atas dasar yang rata dan stabil.

yaitu selisih antara perpotongan garis-garis yang dibuat pada 7. mm/tumbukan atau cm/tumbukan) untuk lapisan yang relatif seragam. Hitung kecepatan rata-rata penetrasi (DCP. dalam satuan mm. 4 dari 13 . d) Tarik garis yang mewakili titik-titik koordinat tertentu yang menunjukkan lapisan yang relatif seragam.7 Cara menentukan nilai CBR Pencatatan hasil pengujian dilakukan menggunakan formulir pengujian penetrometer konus dinamis (DCP).d). e) f) Hitung kedalaman lapisan yang mewakili titik-titik tersebut. Nilai DCP diperoleh dari selisih penetrasi dibagi dengan selisih tumbukan. c) Plotkan hasil pengujian lapangan pada salib sumbu di grafik pada Lampiran C. h) Tarik garis dari titik potong tersebut ke arah kiri sehingga nilai CBR dapat diketahui. seperti terlihat pada Lampiran B. b) Gunakan formulir hubungan kumulatif (total) tumbukan dan kumulatif penetrasi pada Lampiran C. g) Gunakan gambar grafik atau hitungan formula hubungan nilai DCP dengan CBR dengan cara menarik nilai kecepatan penetrasi pada sumbu horizontal ke atas sehingga memotong garis tebal untuk sudut konus 60° atau garis putus-putus untuk sudut konus 30°. pada bagian tegak menunjukkan kedalaman penetrasi dan arah horizontal menunjukkan jumlah tumbukan. a) Periksa hasil pengujian lapangan yang terdapat pada formulir pengujian penetrometer konus dinamis (DCP) dan hitung akumulasi jumlah tumbukan dan akumulasi penetrasi setelah dikurangi pembacaan awal pada mistar penetrometer konus dinamis (DCP). terdiri dari sumbu tegak dan sumbu datar.

1 . panjang 90 cm Ø 20 mm Mistar bersekala. panjang 575 mm Penahan palu Pegangan untuk pelindung mistar penunjuk kedalaman Cincin peredam kejut pada penyambung tangkai Batang bawah. panjang 1 meter Konus 600 Konus 600 Konus 600 Gambar A.Penetrometer konus dinamis (DCP) 5 dari 13 .Lampiran A (normatif) Pemegang Penumbuk (8 Kg) Batang atas pengarah palu. φ 16 mm. φ 16 mm.

2 .Pegangan Pegangan 3.5+ H) cm (57.5 cm Ulir masuk ke pegangan (57.5 cm 3.5 cm Landasan 3.5 cm Ulir Untuk Konus 2 cm 1.6 cm 0.2 cm 1.5+H) cm H Penumbuk 3.5 cm Ulir untuk Landasan Batang Utama baja Keras φ 16 mm.5 cm Batang Sekunder Baja keras φ 16 mm Ulir untuk Landasan 6. dengan skala baca dalam mm Batang Utama 100 cm Konus 1.7 cm H cm 8..5 cm PALU 5 CM 10 CM Ukuran seperti ditentukan agar mendapatkan berat Palu 8 Kg KONUS Gambar A.Bagian dari penetrometer konus dinamis (DCP) 6 dari 13 .0 cm BATANG-BATANG Ulir Untuk Batang Utama 11.5 cm 1.5 cm 1.

...... ... . .. . .. . .. ..) .. Tanggal : . ....Lampiran B (normatif) Formulir pengujian penetrometer konus dinamis (DCP) Nama Instansi Penguji PENGUJIAN PENETROMETER KONUS DINAMIS (DCP) Proyek Lokasi Km/Sta Ukuran Konus : : : : 300 / 600 Dikerjakan Dihitung Tanggal : : : Banyak Tumbukan Kumulatif Tumbukan Penetrasi (mm) Kumulatif Penetrasi (mm) DCP .. .. ...... Tanggal : .. ... ..... Dikerjakan oleh teknisi. (mm/tumbukan) CBR (%) Diperiksa oleh penyelia. .) 7 dari 13 (.... (.. . . ... . .. . .. .. ... . ......

... ...... ...... ... Tanggal : . .. . .. (.) (...... .. .. ... .. . ... Dikerjakan oleh teknisi.. ... .. . .....Lampiran C (normatif) Formulir hubungan kumulatif tumbukan dan kumulatif penetrasi Nama Instansi Penguji PENGUJIAN PENETROMETER KONUS DINAMIS (DCP) Proyek Lokasi Km/Sta Ukuran Konus : : : : 300 / 600 Dikerjakan Dihitung Tanggal : : : Komulatif Jumlah Tumbukan 0 0 100 200 Komulatif Penetrasi (mm) 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 300 400 500 600 700 800 900 1000 Diperiksa oleh penyelia.) 8 dari 13 ... . . .. . Tanggal : . . ..... .. . ..

1 1 1 10 100 0 0 1 DCP (mm/tumbukan) 10 100 9 dari 13 .Lampiran D (normatif) Hubungan nilai DCP dengan CBR 1000 1000 DCP Konus 60O Log10 (CBR) = 2.1.352 .313 Log10(mm/tumbukan) 100 O 100 DCP Konus 30 Log10 (CBR) = 1.1.8135 .125 Log10(cm/tumbukan) CBR (persen) 10 10 1 0.

09 76.80 16. Fax (022) 7802726 – Bandung 40294. Telp.Lampiran E (informatif) Contoh isian formulir pengujian penetrometer konus dinamis (DCP) D E P A R T E M E N P E K E R J A A N U M U M BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN JALAN DAN JEMBATAN Jalan AH. e-mail : pusjal@melsa. Nasution 264. Kotak Pos 2 Ujungberung.net. (022) 7802251-3.id PENGUJIAN PENETROMETER KONUS DINAMIS (DCP) Proyek Lokasi Km/Sta Ukuran konus Banyak Tumbukan 0 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 : Aplikasi Tailing : Jalan Agimuga Timika : 1+850 (Badan Jalan) : 600 Kumulatif Tumbukan 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 85 Penetrasi (mm) Dikerjakan Dihitung Tanggal : Yani : Ngadiman : 4 Febr 2006 Kumulatif Penetrasi (mm) DCP (mm/tumbukan) CBR (%) 40 180 242 292 315 350 375 393 415 440 470 560 625 680 750 795 860 940 0 140 202 252 275 310 335 353 375 400 430 520 585 640 710 755 820 900 16.02 5.92 13.50 Diperiksa oleh Penyelia : Tanggal : 4 Februari 2006 Dikerjakan oleh Teknisi : Tanggal : 4 Februari 2006 ( Yani ) ( Ngadiman ) 10 dari 13 .43 21.

Kotak Pos 2 Ujungberung. (022) 7802251-3. Fax (022) 7802726 – Bandung 40294. e-mail : pusjal@melsa. Nasution 264. Telp.Lampiran F (informatif) Contoh isian hubungan kumulatif tumbukan dan kumulatif penetrasi D E P A R T E M E N P E K E R J A A N U M U M BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN JALAN DAN JEMBATAN Jalan AH.id PENGUJIAN PENETROMETER KONUS DINAMIS (DCP) Proyek Lokasi Km/Sta Ukuran Konus : Aplikasi Tailing : Jalan Agimuga Timika : 1+850 (Badan Jalan) : 600 Dikerjakan Dihitung Tanggal : Yani : Ngadiman : 4 Febr 2006 Komulatif Tumbukan 0 0 -100 -200 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 Komulatif Penetrasi (mm) -300 -400 -500 -600 -700 -800 -900 -1000 Diperiksa oleh Penyelia : Tanggal : 4 Februari 2006 Dikerjakan oleh Teknisi : Tanggal : 4 Februari 2006 ( Yani ) ( Ngadiman ) 11 dari 13 .net.

2) Penyusun Nama Ir. Badan Penelitian dan Pengembangan. Departemen Pekerjaan Umum. Instansi Pusat Litbang Jalan dan Jembatan 12 dari 13 .Lampiran G (informatif) Daftar nama dan lembaga 1) Pemrakarsa Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan. Eddie Djunaedie B.

United Kingdom. 13 dari 13 . Transport Research Laboratory. Metode pengujian penetrasi dengan SPT (Standar Penetration Tests).Bibliografi SNI 03-1744. Pavement Design. A guide to the structural design of bitumen-surfaced roads in tropical and sub-tropical countries. SNI 03-4153. Austroads (1992). A Guide to the structural design of roads pavements. Overseas Road Note 31 (1993). Metode pengujian CBR laboratorium.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful