P. 1
akuntansi Piutang

akuntansi Piutang

|Views: 822|Likes:
Published by Adella Wika

More info:

Published by: Adella Wika on Jun 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/07/2013

pdf

text

original

kuntansi Piutang

Pokok Materi yang dipaparkan mengenai Akuntansi Piutang, yaitu hal-hal sebagai berikut: 1.Dasar Hukum Penyajian Piutang a.PP No. 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) b.Buletin Teknis SAP No. 06 tentang Akuntansi Piutang c.Buletin Teknis SAP No. 07 tentang Akuntansi Dana Bergulir d.PMK No. 201/PMK.06/2010 tentang Kualitas Piutang Kementerian Negara/ Lembaga dan Pembentukan Penyisihan Piutang Tidak Tertagih 2.Jenis Piutang berdasarkan Peristiwa yang menimbulkan piutang. a.Pungutan pendapatan negara ( piutang pajak dan piutang PNBP) Maka di K/L adalah Piutang PNBP (Sumber Daya Alam, Bagian Laba BUMN, PNBP Lainnya. b.Perikatan (penerusan pinjaman, dana bergulir, Tagihan Penjualan Angsuran (TPA),piutang karena Kemitraan, piutang dari Pemberian Fasilitas/Jasa (penyewaan Aset), transaksi dibayar di muka) c.Transfer antar pemerintahan (Piutang Kelebihan Transfer DAU, DAK, DBH) d.Adanya kerugian negara (TGR dan Tuntutan Perbendaharaan) 3.Penyisihan Piutang Selama ini pada Neraca tidak disajikan piutang secara keseluruhan jika ada

piutang yg sulit ditagih. 3)nilai yang belum dilunasi. 2)nilai yang belum dilunasi.. berdasarkan setiap tagihan yang telah ditetapkan terutang oleh Pengadilan Pajak untuk WP yang mengajukan banding (terkait dengan piutang pajak). berdasarkan surat ketetapan kurang bayar yang diterbitkan. • Aset berupa piutang di neraca harus terjaga agar nilainya sama dengan nilai bersih yang dapat direalisasikan (net realizable value) • Metode penyisihan terhadap piutang yang tidak tertagih terdiri atas taksiran kemungkinan tidak tertagih pada setiap akhir periode Penyisihan piutang tidak tertagih dapat dilakukan berdasarkan umur piutang atau dari jumlah yang ditetapkan.Pengakuan Untuk dapat diakui sebagai piutang harus dipenuhi kriteria: 1)Telah diterbitkan surat ketetapan (digunakan utk menentukan penyisihan piutangnya. dan/atau 2)Telah diterbitkan surat penagihan dan telah dilaksanakan penagihan b.saat perubahan/penurunan kualitas).Pungutan Pendapatan Negara a. 4.Pengukuran. sehingga terdapat temuan BPK. piutang disajikan sebesar: 1)Disajikan sebesar nilai yang belum dilunasi. berdasarkan setiap tagihan yang masih proses banding atas keberatan dan belum ditetapkan oleh Pengadilan Pajaka (terkait piutang pajak) 4)nilai bersih yang dapat direalisasikan untuk piutang yang tidak .

3)Piutang pemberian fasilitas/jasa dinilai berdasarkan fasilitas atau jasa yang telah diberikan dikurangi dengan uang muka yang diterima kalau ada. 6.Piutang berdasarkan Perikatan a.Pengakuan. kriteria pengakuan piutang: 1)Harus didukung dengan naskah perjanjian yang menyatakan hak dan kewajiban secara jelas (yang pasti).Pengukuran: 1)Piutang pemberian pinjaman dinilai dengan jumlah yang dikeluarkan dari kas negara/daerah atau apabila berupa barang/jasa harus dinilai dengan nilai wajar. apabila ada potongan harus dicatat sebesar nilai bersihnya. 2)Jumlah piutang dapat diukur (yg tertuang).diatur dalam UU tersendiri dan kebijakan penyisihan piutang tak tertagih telah diatur Pemerintah.Pengukuran: 1)DAU (provinsi dan kabupaten/kota) disajikan sebesar jumlah yang belum .Jenis transfer dan dasar pelaksanaan b. 2)Piutang dari penjualan dinilai berdasarkan naskah perjanjian penjualan yang belum dibayar. b. 3)Telah diterbitkan surat penagihan dan telah dilaksanakan penagihan. 4)Belum dilunasi sampai dengan akhir periode pelaporan.Piutang Transfer Antar Pemerintahan a.(nialinya yg benar2 bs direalisasikan) 5.

harus ada surat ketetapan dari instansi berwenang. dalam hal terdapat kekurangan transfer DAU dari pemerintah pusat ke provinsi/kabupaten/ kota.Pengakuan: 1)Adanya Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak – penyelesaian di luar pengadilan dengan cara damai 2)Penyelesaian melalui Pengadilan.Identifikasi/ Jenis: 1)Tuntutan Perbendaharaan (TP) 2)Tuntutan Ganti Rugi (TGR) b. c.Piutang Tuntutan Ganti Rugi a. precalculated berdasarkan Perpres sehingga tidak ada Piutang DAU yang diakui. 3)DAK disajikan sebesar klaim yang telah diverifikasi dan disetujui oleh Pemerintah Pusat.Penghapusan Piutang • Piutang harus terjaga sesuai “net realizable value”.Pengukuran Disajikan sebagai Aset Lainnya untuk nilai yang diatas 12 bulan dan sebagai Aset Lancar untuk nilai yang jatuh tempo dalam tahun berjalan. 7. 8. 2)DBH disajikan sebesar jumlah yang belum diterima sampai dengan tanggal pelaporan dari setiap tagihan yang ditetapkan berdasarkan ketentuan transfer yang berlaku.diterima (sesuai rincian Perpres). dengan cara melakukan penyisihan piutang tak tertagih .

• Penyisihan piutang bukan penghapusan piutang • Pencatatan Penyisihan Piutang 9.down) 10.Penghapustagihan Piutang • Harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.Penghapusbukuan Piutang • Kebijakan intern manajemen dalam keputusan akuntansi yang berlaku agar nilai piutang dan ekuitas dapat lebih realistis. Penyajian Piutang pada Neraca adalah pada bagian Aset . yaitu misalnya apabila upaya-upaya penagihan sendiri gagal. Penghapusbukuan (write-off) muncul apabila ada proses penghapustagihan dan Penghapustagihan (write. dan diberikan penjelasan pada CALK kalau diserahkan penagihannya kepada KPKNL.Pemberhentian Piutang Terdiri dari: a. 12. harus diserahkan penagihannya melalui KPKNL • K/L yang menyerahkan piutang tak tertagih tetap mencatat jumlah piutangnya. • Akuntansi: Debet: EDL – Cadangan Piutang Debet: Penyisihan Piutang Tak Tertagih Kredit: Piutang 11. • Penghapusbukuan piutang tidak secara otomatis menghapus kegiatan penagihan (pindah ke ekstrakomptabel). Pelunasan dengan pembayaran tunai b.

Lancar. b. Penyisihan piutang diterapkan secara bertahap: . 17.06/2010). 16. 13. Penyajian Penyisihan Piutang pada Neraca adalah pada Aset Lancar mengurangi akun Piutang. Penjelasan atas penyelesaian piutang. Jaminan atau sita jaminan jika ada. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penilaian. c. Pengungkapan pada Catatan atas Laporan Keuangan: a. Penerapan Penyisihan Piutang dalam Laporan Keuangan a. saldo menurut umur untuk mengetahui tingkat kolektibilitasnya (tingkat kemampuan utk menagih piutang). Dasar penghitungan penyisihan piutang menurut penggolongan kualitas piutang (misalnya adalah PMK 201/PMK. Akuntansi Piutang Jurnal saat pengakuan piutang (sebagai aset lancar): Piutang (per jenis piutang) XXX Cadangan Piutang XXX 14. d. nama debitur. pengakuan. masih di K/L atau sudah diserahkan penagihannya kepada PUPN. Rincian jenis-jenis. Akuntansi Penyisihan Piutang Jurnal Penyisihan piutang tak tertagih (sebagai aset lancar): Cadangan Piutang XXX Penyisihan Piutang Tidak Tertagih XXX 15. e. dan pengukuran piutang.

b.• Penyisihan piutang cukup diungkapkan dalam CaLK pada LKKL Tahun 2010 (Audited) bagi K/L yang sudah dapat menerapkan penyisihan piutang.Penyisihan piutang dilakukan oleh setiap satuan kerja K/L yang memiliki Piutang dan dilaporkan secara berjenjang . • Penyisihan piutang (nilainya) disajikan pada Neraca dan diungkapkan secara memadai dalam CaLK mulai LKKL Tahun 2011 bagi seluruh K/L.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->