1.

) Ada kecenderungan untuk mengakui pentingnya SDM dalam organisasi dan pemusatan perhatian pada kontribusi fungsi SDM bagi keberhasilan pencapaian tujuan strategi perusahaan. Hal ini dapat dilakukan perusahaan dengan mengintegrasikan pembuatan keputusan strateginya dengan fungsi-fungsi SDM maka akan semakin besar kesempatan untuk memperoleh keberhasilan. Tingkat integrasi antara perencanaan strategis dengan fungsi-fungsi SDM terwujud dalam empat macam hubungan : 3 1. Hubungan Administrasi Disini manajer puncak dan manajer fungsional yuang lainnya menganggap fungsi SDM relatif tidak penting dan memandang manusia bukan sebagai keterbatasan maupun aset perusahaan dalam pengambilan keputusan bisnis. 2. Hubungan Satu Arah Terdapat hubugan skuensial antara perencanaan strategis dengan fungsi-fungsi SDM. Fungsi SDM merancang program dan sistem untuk mendukung tujuan strategis perusahaan. Jadi SDM bereaksdi terhadap inisiatif strategis tetapi tidak memiliki pengaruh, karena meskipun sudah dianggap penting namun belum dianggap sebagai mitra bisnis yang strategis. 3. Hubungan Dua Arah Ditandai dengan hubungan resiprokal dan saling ketergantungan antara perencanaan strategi dengan SDM. Fungsi SDM dipandang penting dan dapat dipercaya. SDM berperan dalam penentuan arah strategis perusahaan dan sudah dijadikan mitra strategis. 4. Hubungan Integratif Ditandaioleh hubungan yang dinamis dan inter aktif antar fungsi-fungsi SDM dan perencanaan strategis. Di sini manajer SDM dipandang sebagai sebenar-benarnya mitra bisnis staregis dan dilibatkan dalam keputusan strategis.

Pengetahuan merupakan kompetensi yang kompleks. masih ada perusahaan-perusahaan. perilaku yang mengarah dan dipilih terhadap kegiatan atau tujuan tertentu. Memang. bagi staf HR membuat deskripsi pekerjaan mungkin tidak sesulit yang anda bayangkan. Konsep diri (self concept). Sifat/ciri bawaan (trait). namun tanpa sumber daya manusia yan professional semuanya menjadi tidak bermakna (Tjutju. tujuan dan sasaran organisasi di mana dia berada di dalamnya (Tjutju. karena itu peran dan fungsinya tidak bisa digantikan oleh sumber daya lainnya. 2. maka karyawan diharuskan memegang berbagai tanggung jawab yang berbeda. Tidak perlu dibicarakan lagi bahwa deskripsi pekerjaan sangatlah penting. )Contoh Job Des dan Deskripsi Pekerjaan Filed in: Artikel HR ManagementAdd comments Bagi anda yang bekerja dalam perusahaan besar. Biasanya tes pengetahuan mengukur kemampuan untuk memilih jawaban yang paling benar. yang tidak membuat deskripsi pekerjaan untuk karyawan dengan berbagai alasan. kemampuan untuk mampu melaksanakan tugas-tugas fisik dan mental tertentu. tapi tidak bisa melihat apakah seseorang dapat melakukan pekerjaan berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya itu. terutama yang berskala kecil (dengan jumlah karyawan tidak lebih dari 50 orang). Pengetahuan (knowledge). karakteristik kompentensi menurut Spencer and spencer (1993:9-11) ada lima karakteristik kompentensi yaitu: 1. misi. 5. Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentangmanagement skill. 2008). jika anda tidak memiliki deskripsi pekerjaan yang jelas? Tetapi. apa yang secara konsisten dipikirkan atau keinginan-keinginan yang menyebabkan melakukan tindakan. Untuk mencapai visi. Karena beberapa alasan. Sumber daya manusia merupakan asset organisasi yang sangat vital. terutama untuk beberapa jenis pekerjaan yang diciptakan. deskripsi pekerjaan merupakan hal yang sudah lazim. silakan KLIK DISINI. ciri fisik dan reaksi-reaksi yang bersifat konsisten terhadap situasi atau informasi. Deskripsi pekerjaan yang lengkap akan benar-benar membantu dalam memandu proses seleksi. nilai dari orang-orang. pengembangan. Eksistensi sumber daya manusia dalam kondisi lingkungan yang terus berubah tidak dapat dipungkiri. yang hanya ada pada perusahaan tertentu saja. pelatihan. pengajuan prestasi dan perencanaan kompensasi. motivasi dan aspek-aspek lainya. misi. Meskipun uraian posisi yang anda buat tidak seratus persen akurat . Motif (motive). maka perusahaan tidak akan membuat deskripsi pekerjaan untuk posisi-posisi yang ada dalam perusahaan.2008). Dalam mencapai tujuannya tentu suatu organisasi memerlukan sumber daya manusia sebagai pengelola sistem. atau seberapa banyak dana yang disiapkan. Keterampilan (skill). Betapapun modern teknologi yang digunakan. strategi bisnis dan leadership skills. sikap. Atau karena jumlah karyawan yang sedikit. Hal ini akan menjadikan manajemen sumber daya manusia sebagai salah satu indikator penting pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan efisien. 3. Artikel ini mencoba membantu anda membuat deskripsi pekerjaan.Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian dari ilmu manajemen yang memfokuskan perhatiannya pada pengaturan peranan sumber daya manusia dalam kegiatan suatu organisasi. dan tujuan tersebut tentu manusia tersebut harus mempunyai nilai kompetensi. Tanpa deskripsi pekerjaan. agar sistem ini berjalan tentu dalam pengelolaanya harus memperhatikan beberapa aspek penting seperti pelatihan. Sumber daya manusia dalam organisasi harus senantiasa berorientasi terhadap visi. Apa yang mendorong. yaitu suatu informasi yang dimiliki seseorang pada bidang yang spesifik. bagaimana anda dapat membuat penilaian yang akurat dan adil bagi karyawan? Berdasarkan pada kriteria apa yang dapat anda gunakan untuk menilai karyawan. Tidak mudah untuk membuat deskripsi pekerjaan yang baik. oleh karena itu dituntut kemampuan beradaptasi yang tinggi agar mereka tidak tergilas oleh perubahan itu sendiri. 2. 4.

atau mengubah pertanggungjawaban. 5. namun setidaknya anda dan karyawan anda memiliki pegangan yang jelas dalam melaksanakan pekerjaan dan membuat penilaian Proses Analisis Pekerjaan Dalam membuat deskripsi pekerjaan. Setelah mendapatkan persetujuan dari supervisor. Setelah itu. dan mengumpulkan informasi mengenai posisi pekerjaan dari sumber-sumber tambahan (buku. meminta karyawan untuk mengisi kuisioner dan lembar kerja. Otoritas & Tanggung Jawab Standar Operation Procedure perusahaan dan bagian tertentu yang relevan Iklim kerja termasuk hubungan dengan sesama karyawan & atasan . hal pertama yang perlu dilakukan adalah analisis pekerjaan. Proses pengumpulan informasi biasanya melalui wawancara dengan karyawan-karyawan. menghapus. mengamati karyawan dalam melakukan pekerjaan tertentu. pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan.201 views Posted by Chief Editor on June 29th. Supervisor dapat menambahkan. Kemudian dokumen dipresentasikan kepada supervisor karyawan untuk tinjauan lebih lanjut (seringkali supervisorlah yang menjadi analis itu sendiri). analis akan menuliskan hasilnya dan melakukan tinjauan dengan karyawan pemegang posisi/pekerjaan.) Mempersiapkan Program Orientasi Karyawan Baru 3.Sponsored Ads Ads by Value Media Program Orientasi Karyawan Baru bertujuan    Menyiapkan mental bagi karyawan baru dalam menghadapi peralihan suasana dari lingkungan pendidikan ke dunia kerja yang nyata Menghilangkan hambatan psikologis dalam memasuki kelompok yang baru Mengenal secara singkat lingkungan pekerjaan yang baru BAHAN ORIENTASI KARYAWAN BARU Training untuk pengenalan profil Perusahaan        Sejarah Perusahaan Norma & tradisi Perusahaan Kebijakan perusahaan Deskripsi produk dan jasa yang dihasilkan Struktur. internet) Setelah semua informasi terkumpul. 2008 No Comments Printer-Friendly -. maka perusahaan dapat menyiapkan sebuah dokumen deskripsi pekerjaan untuk posisi/pekerjaan yang ditandatangani secara resmi. Merupakan proses menganalisa posisi/jabatan dan mengumpulkan informasi selengkap mungkin untuk membuat deskripsi pekerjaan. serta karakteristik lainnya.untuk posisi yang ada dalam perusahaan anda. maka dokumen akan diteruskan ke tingkat lebih tinggi untuk mendapatkan persetujuan akhir.

Tujuan orientasi adalah untuk mendapatkan SDM yang dapat melakukan pekerjaan secara tepat. PERSIAPAN PROGRAM DI KELAS            Ruang kelas Jadwal pelatihan Daftar hadir Brosur / handout OHP. screen dan flipchart Alat tulis yang diperlukan Pengeras suara Daftar instruktur yang terlibat Konsumsi / snack Penanggung jawab penyelenggaraan Dan lain-lain Orientasi adalah program yang dirancang untuk menolong karyawan baru (yang lulus seleksi) mengenal pekerjaan dan perusahaan tempatnya bekerja. Program orientasi dirancang untuk memberikan kepada karyawan baru informasi yang dibutuhkannya agar dapat bekerja dengan enak dan efektif dalam organisasi. dengan organisasi dan dengan karyawan lain. Orientasi bertujuan untuk mempercepat masa adaptasi sehingga karyawan baru dapat bekerja lebih cepat dan lebih baik. dan agar mempermudah . Program orientasi sering juga disebut dengan induksi. Yakni memperkenalkan para karyawan dengan peranan atau kedudukan mereka.Peraturan Perusahaan dan hal-hal penting lainnya :     Disiplin & tata tertib Prosedur penggajian Transportasi dari dan ke perusahaan Jam masuk & pulang kantor Pengurusan hak-hak dan fasilitas karyawan yang mesti diberikan      Gaji Pakaian seragam kerja Tempat & ruang kerja dan peralatannya Pemeliharaan Kesehatan Fasilitas jabatan Perkenalan dengan Pejabat Perusahaan dan Rekan Kerja yang berhubungan langsung dengan karyawan baru. untuk mengakrabkan karyawan baru dengan pekerjaannya. unit kerjanya dan organisasi sebagai keseluruhan. Sasaran-sasaran utama orientasi adalah mengulangi kecemasan awal yang dirasakan oleh semua pekerja baru untuk memulai pekerjaan baru. Orientasi dilaksanakan karena semua pegawai baru membutuhkan waktu untuk dapat menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan lingkungan kerjanya yang baru. infocus.

kecemasan. selain belajar tentang nilai dan sikap yang ada dalam organisasi.  Membangun harapan yang positif terhadap pekerjaannya. 3. Pengalaman menghadapi kecemasan ini berpengaruh padanya dalam mempelajari pekerjaannya.peralihan dari luar ke dalam. program orientasi juga akan mempercepat proses sosialisasi . filosofi. Manfaat Orientasi 1. a. serta orientasi unit kerja yang dimaksudkan untuk mengakrabkan karyawan itu dengan sasaran unit kerja tersebut. Karyawan pindah kerja karena merasa tidak dihargai atau merasa tidak berada pada posisi yang tepat pada pekerjaannya.  Sebagai bekal sebelum yang bersangkutan bertugas di tempat kerjanya masing masingDessler (2003) menyampaikan bahwa program orientasi yang diberikan kepada karyawan baru saat mereka pertama kali masuk kerja setidaknya mempunyai tujuan antara lain:  Untuk mengurangi biaya di mana orientasi diharapkan mampu membantu karyawan baru agar cepatincharge dalam pekerjaannya. Supervisi atau atasannya tidak perlu menyediakan waktu yang lama untuk melakukan mentoring agar mereka dapat bekerja sesuai harapan. Orientasi membantu karyawan untuk mengatasi kecemasan tersebut dengan membantu karyawan dengan memberikan pedoman yang dibutuhkannya untuk dapat bekerja dengan baik. Program orientasi karyawan baru membantu karyawan untuk cepat memahami pekerjaannya sehingga bisa langsung incharge dalam kerjanya. misi.  Mengurangi turn over karyawan. 2. sikap yang positif dan kepuasan kerja. memperjelas bagaimana pekerjaannya menyumbang pada sasaran unit itu dan mencakup perkenalan dengan rekan-rekan kerja barunya. Jenis orientasi yang diberikan kepada karyawan baru ada dua macamnya yaitu orientasi organisasi dimana orientasi dimaksudkan untuk memberitahu karyawan mengenai tujuan. nilai inti dan kegiatanoperasionalnya).  Mempunyai kesamaan pola (paradigma) pikir dan terakhir. Program orientasi menunjukkan bahwa perusahaan menghargai karyawannya dan membantu menyediakan alat / fasilitas yang dibutuhkan untuk dapat sukses dalam pekerjaannya.Hasil lain untuk pegawai yang baru diorientasikan adalah : Cukup baik Tingkat ketergantungannya kecil Kecenderungan untuk keluar juga kecil Selanjutnya. Pada dasarnya program orientasi bagi karyawan baru sangatlah mutlak diperlukan baik ditinjau dari sudut kepentingan perusahaan maupun karyawan itu sendiri yang tujuan pokoknya agar setiap karyawan baru:  Dapat beradaptasi dan berinteraksi dengan kondisi lingkungan yang baru dimasuki  Dapat memahami organisasi dan budaya perusahaan (visi.  Mengurangi kecemasan. dan kebimbangan pegawai. prosedur dan pengaturan organisasi tersebut. Kebanyakan karyawan mengalami kecemasan ketika masuk ke dalam situasi kerja yang baru.  Menghemat waktu untuk supervisi.Mengurangi perasaan diasingkan. riwayat. Sangatlah penting bahwa para karyawan belajar sesegera mungkin apa yang menjadi harapannya.Dalam waktu yang singkat dapat merasa menjadi bagian dari organisasi. apa yang diharapkan padanya.

dan pemborosan waktu oleh karyawan. 6.Menerangkan peraturan dan ketentuan perusahaan sedemikian rupasehingga pegawai baru dapat menghindarkan rintangan atau tindakanhukuman yang akan terjadi karena pelanggaran peraturan yang tidakmereka ketahui 6. produk dan jasa. supervisor. Sosialisasi ini meningkatkan³kecocokan antara orang-organisasi´. Satu cara untuk mengembangkan efisiensi dari orientasi adalah melaluipenggunaan orientasi elektronik. saran-saran berikut mungkin dapat berguna: . 3.Memastikan bahwa kinerja dan produktivitas karyawan dimulai lebih cepat. dan tidak harus duduk di ruang kelas dimanainformasi tersebut disampaikan secara pribadi atau dengan video.Memberikan pengertian kepada pegawai baru bahwa mereka adalah bagian yang penting di dalam sebuah organisasi Orientasi yang efektif akan mencapai beberapa tujuan utama: 1. para pemberikerja telah menemukan nilai dari orientasi bahwa tingkat retensi karyawan akanlebih tinggi jika karyawan-karyawan baru menerima orientasi yang efektif.Mempercepat sosialisasi dan integrasi karyawan baru ke dalam organisasi.Usaha-usaha orientasimengenai organisasi dan pekerjaan.Menyampaikan informasi mengenai organisasi dan pekerjaan. Bentuk pelatihan ini juga berkontribusi pada kinerja organisasional secara keseluruhanketika para karyawan lebih cepat merasa sebagai bagian dari organisasi dan dapatmulai berkontribusi dalam usaha-usaha kerja organisasional. 9.pertanyaan dan soal yang lebih spesifik dapat ditangani oleh staf SDM dan lainnyasetelah para karyawan meninjau informasi-informasi berbasis Web tersebut.Memastikan bahwa kinerja dan produktivitas karyawan dimulai lebih cepat. tidak relevan. C. 7. yang juga menguatkan pandangan-pandangan positif terhadap pekerjaan.Keuntungan Orientasi Usaha-usaha orientasi yang efektif juga berkontribusi terhadapkeberhasilan jangka pendek dan jangka panjang. 4.b. Beberapa studi penelitian dan survei atas pemberi kerja melaporkan bahwasosialisasi dari karyawan-karyawan baru dan komitmen awal merka padaperusahaan secara positif dipengaruhi oleh orientasi.Memperkenalkan pegawai baru dengan perusahaan 2. Untukmembuat orientasi lebih efektif. Menghindarkan adanya kekacauan yang mungkin disebabkan oleh seorang pekerja baru ketika diserahi pekerjaan baru 3.dan manajer departemen mereka. Para karyawanbaru dapat masuk ke dalam sistem dan mendapatkan banyak materi umummengenai sejarah perusahaan. 2. Sejumlah pemberi kerja menempatkan informasiorientasi karyawan umum pada intranet atau situs Web perusahaan. pernyataan misi..Memberi kesempatan pada pegawai untuk menanyakan masalah tentang pekerjaan mereka yang baru 4. daninformasi latar belakang lainnya. rekan kerja. struktur.Membentuk kesan yang menguntungkan pada karyawan dari organisasi dan pekerjaan. dan organisasi.Meningkatkan penerimaan antarpribadi oleh rekan-rekan kerja. Praktik SDM sebagai berikutmengandung saran-saran mengenai bagaimana membuat orientasi karyawan lebihefektif. Kemudian.Tujuan Orientasi Menurut Moekijat (1991 : 94) : 1. Sayangnya orientasi seringkali dilakukan secara serampangan. 5. Orientasi karyawan baru yang efektif membutuhkan perencanaan danpersiapan.Sayangnya banyak sesi orientasi karyawan baru dirasakan sebagai hal yangmembosankan.Meningkatkan penerimaan antarpribadi oleh rekan-rekan kerja.Mempercepat sosialisasi dan integrasi karyawan baru ke dalam organisasi.Menghemat waktu dan tenaga pegawai dengan memeberitahukan kepadamereka ke mana harus meminta keterangan atau bantuan dalammenyelesaikan masalah yang mungkin timbul 5. 8.

Pertimbangkan penggunaan pembimbing ³teman baik´: beberapa organisasi menggunakan rekan kerja untuk berperan sebagai teman baik ataupembimbing sebagai bagian dari orientasi karyawan baru. Yaitu mengenai apakah dirinya diterima dan disukai didalam kelompok. Hindari terlalu banyak informasi: satu kesalahan umum dari program orientasi adalah terlalu banyak informasi. liburan. 3. keterlambatan. supervisor karyawanbaru. film. Lebih jauh. tunjangan. personalia baru akan merasa bahwa dirinya adalah bagian dari organisasi.Harapan yang naïf Sebagian besar karyawan baru mempunyai harapan yang terlalu tinggikepada perusahaan. orientasi yang dilakukansendiri yang disediakan dalam bentuk elektronik dapat juga digunakan.Supervisor atau manajer karyawan juga harus mendeskripsikan rutinitas darihari kerja normal untuk karyawan pada pagi pertama.Masalah-masalah dalam memasuki suatu kelompok. Kuesioner karyawan juga dapat digunakan. Sayangnya. disadari atau tidakterdapat pengelompokanpengelompokan tertentu yang muncul karenaberbagai sebab. Manajer dan supervisor harusmendiskusikan tujuan dari perekrutan pekerja baru tersebut dengan semuakaryawan yang ada sebtlum kehadiran pekerja baru. Para pekerja baru yang diberiterlalu banyak melewatkan detail-detail penting atau tidak dapat mengingatdengan jelas sebagian besar informasi tersebut.Lingkungan pekerjaan yang pertama Akan timbul pikiran di benak karyawan baru mengenai apakahlingkungan kerja yang baru mendukung atau akan menghambatnya. Sediakan informasi yuang dibutuhkan: adalah penting untuk memberi informasi kepada karyawan mengenai kebijakan.Supervisor dan unit SDM harus siap untuk memberikan persepsi ini kepadasetiap karyawan baru. Hal di atas akan menimbulkan beberapa pertanyaan di benak parapegawai baru. para rekan kerja harus siap untukmenerima kehadiran seorang karyawan baru.Persiapkan untuk karyawan-karyawan baru: karyawan baru harus merasa bahwa mereka merupakan bagian dari dan penting untuk organisasi. Kebijakan-kebijakan mengenai cuti sakit. Khususnyaberguna untuk melibatkan individu-individu yang lebih berpengalaman danberkinerja lebih tinggi yang dapat berperan sebagai teladan untuk karyawanbaru. Gunakan sebuah daftar periksa (checklist) orientasi: sebuah daftar periksa orientasi dapat digunakan oleh staf departemen SDM. Apabila proses orientasi tidak berlangsung seperti yang diharapkan. parkir danaturanaturan keselamatan harus diketahui oleh setiap karyawan baru. dapatmenimbulkan perasaan cemas yang dapat mengakibatkan semakin meningginyapengunduran personalia baru. apakah ia merasa aman yaitu terbebas dari gangguanfisik dan psikologis. Salah satu penyebbnya adalag kondisi perusahaan yangterdiri dai unit-unit kerja baik secara vertikal maupun horizontal.dapatkah rekan-rekan di . II. Sampaikan informasi orientasi secara efektif: Para manajer dan staf SDM harus menentukan cara yang paling sesuai untuk menyampaikan informasiorientasi.ketidakhadiran. Apabila permasalahan diatas tidak diselesaikansecepat mungkin dapat memungkinkan terjadinya pemberhentian awal. Untuk itulah dalamproses orientasi perlu dijelaskan kapada mereka kenyataan yang terjadi didalam perusahaan. slide.4 Permasalahan dalam Orientasi Menurut Simamora ( 2001 : 336) terdapat tiga permasalahan khusus yang dihadapi oleh karyawan baru: 1. Sebaliknya apabila proses orientasi berlangsungdengan baik.para karyawan akan mengingat lebih banyak informasi orientasitersebut jika disampaikan dalam cara yang mendorong untuk belajar. aturan kerja. 2. tampaknyasebagian besar pemberi kerja hanya melakukan evaluasi yang terbatasmengenai efektivitas orientasi atau bahkan tidak sama sekali. Di dalam suatu perusahaan atau organisasi. sehingga dapat memotivasi personalia baru lainnya untuk beradaptasi.Disamping video. dan grafik-grafik. dan tunjangandari perusahaan. atau keduanya untuk menyediakan informasi yang perlu diketahui olehkaryawan baru. hal-hal mengenai rumah sakit. Evaluasi dan tindak lanjut: seorang staf atau manajer SDM dapat mengevaluasi efektivitas dari orientasi dengan melakukan wawancara tindaklanjut kepada para karyawan baru beberapa minggu atau bulan setelahorientasi. merasa diterima.Apabila harapan itu tidak menjadi kenyataan dapatmenimbulkan kurangnya motivasi dalam bekerja. Banyak pemberi kerja mengharuskan para karyawan barumenandatangani daftar periksa tersebut untuk menyatakan bahwa merekatelah diberitahu mengenai aturan dan prosedur yang bersangkutan.

Memberikan informasi yang terlalu cepat Proses orientasi yang terlalu banyak dan penyampaian yang terlalu cepat dapat mengakibatkan karyawan baru mati lemas. sebaiknya bagian kepegawaian menyediakan satu pedoman yangberisikan tentang apa-apa yang seharusnya dilakukan oleh supervisor dalamprogram orientasi tersebut.Walaupun bagian kepegawaian telah merancang program orientasi secara efeketifdan juga melatih para supervisor tentang cara bagaimana melakukan orientasipada bidangnya.Tinjauan yang kurang lengkap mengenai dasar-dasar pekerjaan Suatu orientasi yang cepat dan dangkal dan langsung ditempatkan pada pekerjaan. Kelemahan umum dari program orientasi adalah pada level supervisor. program orientasi dapatdilakukan dalam tiga bentuk / tingkat penyelenggaraan.Orientasi Lanjutan (dilakukan oleh HRD dan penyelia) . efisien dan produktif Program orientasi pada dasarnya bertujuan untuk menghilangkan ataumengurangi kendalakendala yang dapat menghambat usaha mendayagunakankemampuan tenaga kerja baru secara optimal dalam memberikan kontribusi bagipencapaian tujuan perusahaan.Orientasi Khusus (dilakukan oleh penyelia / manager) 3.Program orientasi harus mampu membantu pekerja baru untukmengetahui dan memahami berbagaia aspek teknis pekerjaan agar mampumelaksanakan tugasnya secara efektif. Hal-hal yang perlu dihindari dalam orientasi : 1. harapan perusahaan padadirinya.Penekanan pada kertas kerja Karyawan baru biasanya hanya diberikan sambutan sepintas salumengisis formulir yang dibutuhkan oleh HRD kemudian diserahkanlangsung kepada penyelia.Yaitu dengan menetapkan satu orang pekerja yang telah berpengalaman danmeminta kepadanya mengajak pegawai baru tersebut. Untuk membantu karyawan mendapat kesan yangpositif diperlukan proses orientasi yang mendukung.Program orientasi harus mampu membantu pekerja baru untukmemahami dan bersedia melaksanakan perilaku sosial yang mewarnaikehidupan organisasi sehari-hari 3. Hal ini dapat menyebabkan stres.lingkungan kerja membantunya bersosialisasi.Tugas pertama karyawan baru yang tidak signifikan Yaitu pekerjaan yang sanagt mendasar dan sangat mudah. 4. 3. Untuk dapat menghindarkan kesalahan umum yang dilakukan oleh parasupervisor. hal ini dapat mengakibatkan mereka tidaksebagai bagian dari perusahaan 2. 1.Orientasi Umum (dilakukan oleh HRD) 2.5 Kebutuhan di Dalam Orientasi Berdasarkan masalah-masalah di atas berarti prrogram orientasidiselenggarakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan guna menghadapimasalah-masalah tersebut agar dapat terhindarkan. II. Adapun tiga kebutuhantersebut adalah : 1.Program orientasi harus mampu membantu pekerja baru untukmengetahui dan memahami standar pekerjaan. Cara lain yang dapat dilakukan adalah buddy system. namun seringkali mengalami kegagalan. Sehubungan dengan itu. norma-norma dan tradisi yang dihormati dan berlaku di perusahaandan kebijaksanaan perusahaan 2. hal inidapat mengakibatkan pegawai baru merasa bukan bagian yangpenting dalam organisasi.