KODE FIS 07

2006

KODE FIS 07

Penyusun

Dra. Hj. Zaenab Syam.
Editor:

Ato Suryanto, ST Dwi Sri Wahyuni, S.Pd

PUSAT PENGEMBANGAN PENATARAN GURU TEKNOLOGI BANDUNG
2006
Modul.FIS.07 Sifat mekanik zat

ii

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan hidayah-Nya, kami dapat menyusun bahan ajar modul manual untuk SMK Bidang Adaptif, yakni mata-pelajaran Fisika. Modul yang disusun ini menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan kompetensi, sebagai konsekuensi logis dari Kurikulum SMK Edisi 2004 yang menggunakan pendekatan kompetensi (CBT: Competency Based Training). Sumber dan bahan ajar pokok Kurikulum SMK Edisi 2004 adalah modul, baik modul manual maupun interaktif dengan mengacu pada Standar Kompetensi Nasional (SKN) atau standarisasi pada dunia kerja dan industri. Dengan modul ini, diharapkan digunakan sebagai sumber belajar pokok oleh peserta diklat untuk mencapai kompetensi kerja standar yang diharapkan dunia kerja dan industri. Modul ini disusun oleh peserta Diklat Fisika Lanjut Tahun 2006 di PPPG Teknologi Bandung. Harapannya, modul yang telah disusun ini merupakan bahan dan sumber belajar yang berbobot untuk membekali peserta diklat kompetensi kerja yang diharapkan. Namun demikian, karena dinamika perubahan sain dan teknologi di industri begitu cepat terjadi, maka modul ini masih akan selalu dimintakan masukan untuk bahan perbaikan atau direvisi agar supaya selalu relevan dengan kondisi lapangan. Pekerjaan berat ini dapat terselesaikan, berkat dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini kami sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Pembimbing (Drs. Wiyoto, MT) dan peserta Diklat Fisika Lanjut Tahun 2006 di PPPG Teknologi Bandung, atas dedikasi, pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran dalam menyiapakan modul ini. Kami mengharapkan saran dan kritik dari para pengguna sebagai bahan untuk melakukan peningkatan kualitas modul. Kami juga berharap agar modul ini turut membantu meningkatan mutu pembelajaran di SMK, khususnya mata diklat Fisika . Cimahi, Juli 2006 Kepala PPPG Bandung
Modul.FIS.07 Sifat mekanik zat

Teknologi

iii

Drs. Achmad Dasuki, MM, M.Pd NIP. 130 540 205

Modul.FIS.07 Sifat mekanik zat

iv

DAFTAR ISI
Halaman Sampul ......................................................................................... i Halaman Francis ......................................................................................... ii Kata Pengantar........................................................................................... iii Daftar Isi ................................................................................................... iv Peta Kedudukan Modul..................................................................... .......... v Daftar Judul Modul...................................................................................... v Glosary ................................................................................................... .. vi I. PENDAHULUAN a. Deskripsi................................................................................................. 1 b. Prasarat ................................................................................................. 1 c. Petunjuk Penggunaan Modul .................................................................... 1 d. Tujuan Akhir............................................................................................ 2 e. Kompetensi ............................................................................................ 3 f. Cek Kemampuan...................................................................................... 4 II. PEMELAJARAN A. Rencana Belajar Peserta Diklat......................................................... 6 B. Kegiatan Belajar Kegiatan Belajar 1 ................................................................................ 7 a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran.......................................................... 7 b. Uraian Materi ................................................................................ 7 c. Rangkuman ................................................................................. 16 d. Tugas.......................................................................................... 17 e. Tes Formatif 1 ............................................................................. 17 f. Tindak Lanjut................................................................................19 Modul.FIS.07 Sifat mekanik zat v

..................... Lembar Kerja .27 g.................... Kunci Tes Formatif 1............. Rangkuman .............................. 30 B........................ 20 h........ Tindak Lanjut.............................................................................. 21 Kegiatan Belajar 2 .................................................33 IV......................... Tugas................... Tes Tertulis ………………………………………………………………..................... 22 c...... 29 III....................................................... 26 f................................................................. PENUTUP................................ 22 a.............................................................................................. Uraian Materi ......................... 28 h.............................. Tes Praktik......................................... 31 KUNCI EVALUASI A................................ 35 DAFTAR PUSTAKA................................. 25 d................FIS........... Tujuan Kegiatan Pemelajaran.......................................................................... Tes Formatif 2 ................. Lembar Kerja ...................................................................... Lembar Penilaian Tes Praktik........ Kunci Tes Formatif 2.............................. ………….....07 Sifat mekanik zat vi ........................... 26 e................................................................................. EVALUASI A.....................................................................................................................................................g.................................. 22 b........... 36 Modul.. Tes Tertulis .32 B...................................

Energi dan Daya Gerak melingkar Momentum dan Tumbukan Sifat mekanik Zat Rotasi dan Kesetimbangan Benda Tegar Fluida Getaran. 17. 16. 9. 15. 4.PETA KEDUDUKAN MODUL 01 01 02 11 2 2 2 03 3 06 07 13 14 3 4 15 18 5 08 09 8 04 05 4 12 5 10 6 7 8 9 16 17 2 DAFTAR JUDUL MODUL No .07 Sifat mekanik zat vii . Kode Modul Fis 01 Fis Fis Fis Fis Fis Fis Fis Fis Fis Fis Fis Fis Fis Fis Fis Fis Fis 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Judul Modul Sistem Satuan dan Pengukuran Gerak Lurus Hukum Newton Usaha. 8. 6. 18. 7.FIS. 3. 11. 1 2. 5. 12. 10. 14. 13. Gelombang dan Bunyi Suhu dan Kalor Termodinamika Optik Kelistrikan Kemagnetan dan Induksi Elektromagnetik Arus Bolak Balik Transformator Piranti Semikonduktor GLOSSARY Modul.

Modul.FIS.07 Sifat mekanik zat viii .

Modul.07 Sifat mekanik zat ix .FIS.

konsep tetapan gaya pegas benda dan hukum Hooke. d. mampatan dan geseran). maka lakukanlah dengan membaca petunjuk terlebih dahulu. konsep tegangan regangan dan modulus elastisitas atau modulus Young. gerak lurus dan hukum Newton. Pelajari daftar isi serta skema kedudukan modul dengan cermat dan teliti karena dalam skema anda dapat melihat posisi modul yang akan anda pelajari terhadap modul-modul yang lain. Bila perlu bacalah referensi lain yang dapat Modul. Anda juga akan tahu keterkaitan dan kesinambungan antara modul yang satu dengan modul yang lain. konsep perubahan bentuk benda (regangan. Jika terdapat tugas untuk melakukan kegiatan praktek. f.BAB A. C. yang di dalamnya dibahas konsep elastisitas bahan. maka anda diharapkan sudah mempelajari konsep system satuan. Catatlah semua kesulitan yang anda alami dalam mempelajari modul ini. B. agar diperoleh hasil yang maksimum c. Perhatikan langkah-langkah dalam melakukan pekerjaan dengan benar untuk mempermudah dalam memahami suatu proses pekerjaan. dan tanyakan kepada instruktur/guru pada saat kegiatan tatap muka.FIS. dan bila terdapat kesulitan tanyakan pada instruktur/guru.07 Sifat mekanik zat 1 . dan ikuti contohcontoh soal dengan cermat. g. e. Deskripsi I PENDAHULUAN Dalam modul ini anda akan mempelajari konsep dasar sifat mekanik zat. Jawablah pertanyaan yang disediakan pada setiap kegiatan belajar dengan baik dan benar. Petunjuk Penggunaan Modul a. Pahami setiap konsep yang disajikan pada uraian materi yang disajikan pada tiap kegiatan belajar dengan baik. b. Prasyarat Sebagai prasyarat atau bekal dasar agar bisa mempelajari modul ini dengan baik. serta beberapa penerapannya. Jawablah dengan benar soal tes formatif yang disediakan pada tiap kegiatan belajar.

Memahami konsep sifat mekanik bahan (zat). Memahami konsep perubahan bentuk benda akibat gaya luar. Memahami konsep batas penerapan hukum hooke. Mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan sifat mekanik zat Menjelaskan fenomena-fenomena di alam yang berkaitan dengan konsep-konsep di atas. Memahami konsep hukum Hooke. Tujuan Akhir Setelah mempelajari modul ini diharapkan anda dapat: Memahami konsep benda elastis dan benda plastis.FIS. batas daerah elastis dandaerah plastis. Modul.membantu anda dalam penguasaan materi yang disajikan dalam modul ini. D. Memahami konsep tegangan–regangan dan modulus elastis.07 Sifat mekanik zat 2 . Memahami konsep tetapan gaya benda pegas.

Cek Kemampuan Modul.FIS. Elastisitas dan plastisitas bahan 2. Menghitung modulus Young pada bahan # Tegangan # Regangan # Cara menghitu ng Modulus Young pada bahan # Menerapkan prinsip tegangan dan regangan pada pegas yang banyak digunakan pada piranri printer # Menerapkan prinsip tegangan pada instalasi system jaringan F. K0MPETENSI Kompetensi : MEMAHAMI SIFAT MEKANIK ZAT Program Keahlian : Program Adaptif Mata Diklat-Kode : FISIKA-FIS 07 Durasi Pembelajaran : 14 Jam @ 45 menit SUB KOMPETEN SI 1.E. Menentukan hukum Hooke KRITERIA UNJUK KERJA # Mampu menjelaskan konstanta pegas # Elastisitas bahan dihitung menggunak an hukum Hooke # Tegangan dan regangan bahan dihitung berdasarkan hukum Hooke LINGKU P BELAJR # Elastisitas # Plastis # Konstant a pegas MATERI POKOK PEMBELAJARAN SIKAP PENGETA.07 Sifat mekanik zat 3 .KETERAMPILA HUAN N # Teliti dalam menentuka n bahan yang elastis # Teliti dalam menghitun g Konstanta pegas # Teliti menghitun g modulus young # Pengertian elastis dan plastis # Pengertian konstanta pegas # Perhitungan konstanta.

Tetapan gaya pegas k = 500 N/m. jika anda dapat mengerjakan sebagian atau semua.2 kg dijatuhkan dari ketinggian h = 2. (b) Berapa panjang awal kawat. 3. Suatu kawat dengan luas penampang 2 mm2 ditarik dengan gaya 1.50 m dan diameter 0. Untuk mendaki gunung.Kerjakanlah soal-soal berikut ini. maka anda dapat meminta langsung kepada instruktur atau guru untuk mengerjakan soal-soal evaluasi untuk materi sifat mekanik zat. (b) mana yang lebih kaku.6 m dan menekan pegas sejauh x. Tentukan panjang x. lihat gambar. Lengkapi tabel berikut ini. (c) bagaimana perubahan bentuknya ketika gaya yang diberikan berada pada daerah elastisdan daerah plastis. 1. Seutas kawat piano dari baja memiliki panjang 1. Sebuah bola bermassa m = 0.07 Sifat mekanik zat 4 . Ketika menopang pendaki yang massanya 75 kg.FIS.30 cm ketika dikencangkan dan modulus young kawat tersebut 2. (d) Berapa beban yang dibutuhkan untuk mendapatkan. Pertambahan panjang (cm) (a) Lengkapi tabel di atas. jika kawat tersebut memanjang 0. seorang pendaki menggunakan sebuah tali dari jenis bahan nilon yang panjangnya 50 m dan garis tengahnya 1.6 N 4. Modulus elastis baja lebih besar dari pada modulus elastis perunggu: (a) mana yang lebih mudah bertambah panjang jika ditarik.pertambahan panjang 30 cm. (e) Berapa beban yang dibutuhkan untuk menaikan panjang kawat menjadi 70 cm. Berapa besar gaya tegangan pada kawat itu.20 cm. (c) Buat grafik pertambahan panjang terhadap beban. tali bertambah Modul. g = 10 m/s2 massa pegas dapat diabaikan terhadap massa bola. 6. 5. 2.0 x 1011/m2 7. Tuliskan hubungan gaya dan pertambahan panjang pegas menurut Hooke.0 cm.

panjang 1.5 m. lalu ditarik hingga mengalami pertambahan panjang menjadi 130 mm. Modul. Dan pegas tertekan sejauh 15 cm. Peluru dengan massa 20 gram ditembakan mengenai balok dengan kecepatan 20 m/s2 sehingga peluru bersarang didalam balok.07 Sifat mekanik zat 5 .24 mm ditarik oleh sebuah gaya 1.2mm x 0. berapa teganganpada karet ? (b) Seutas karet memiliki panjang awal 90 mm. Tentukan konstanta pegas k. Sebuah balok yang massanya 980 gram terikat pada pegas. tapi gesekan dengan udara diabaikan. Berapa regangan karet tersebut?. 9. jika balok tidak mengalami gesekan dengan apapun kecuali dengan udara. 8.8 N. (a) Seutas bahan berjenis karet mempunyai luas penampang 1.FIS.14). Tentukan modulus young nilon tersebut (ambil g = 10 m/s2 dan π= 3.

Menghitung Modulus Young pada bahan Tulislah semua jenis kegiatan yang anda lakukan di dalam tabel kegiatan di bawah ini.FIS. Memahami hukum Hooke 2.07 Sifat mekanik zat 6 . Modul. Jika ada perubahan dari rencana semula.BAB II PEMBELAJARAN A. berilah alasannya kemudian mintalah tanda tangan kepada guru atau instruktur anda. Rencana Belajar Peserta Diklat Kompetensi : Menerapkan konsep sifat mekanik zat Sub Kompetensi : 1.

…………………………………. yang kemudian dikenal dengan Hukum Hooke..1).. Besarnya perbandingan antara gaya dengan pertambahan panjang pegas adalah konstan. Dan secara matematis ungkapan tersebut dinyatakan sebagai berikut: F = k . Dapat menjawab dengan benar semua soal tes formatif 1.07 Sifat mekanik zat 7 . ∆x ……...FIS.. Dapat menggunakan konsep energi mekanik pada sistem pegas...... Mampu menghitung elastisitas bahan dengan menggunakan hukum Hooke... Uraian Materi a) Konsep Hukum Hooke Konsep hukum Hooke ini menjelaskan fenomena fisis hubungan antara gaya yang diberikan pada pegas dan pertambahan panjang yang dialami oleh pegas. Mampu menjelaskan konsep konstanta pegas dengan menggunakan hukum Hooke... “ Jika gaya tarik tidak melampaui batas elastis bahan maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus/sebanding dengan gaya tariknya”....B. b. Kegiatan Belajar Kegiatan Belajar 1 HUKUM HOOKE a.(1.1) Keterangan : F = gaya (N) K = Konstanta pegas (N/m) ∆x = Pertambahan panjang (m) Satuan Tetapan Pegas Dari persamaan(1...... yang kemudian disebut sebgai ketetapan pegas.. yang menggambarkan sifat kekakuan dari pegas yang bersangkutan.. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Mengerti dan memahami perubahan bentuk bahan dan mampu membedakan bahan elastis dan bahan plastis.. pernyataan ini diungkapkan pertama kali oleh Robert Hooke. sehingga: Modul. dapat dimodifikasi.

..K= ………(1.. Berapa gaya tarik yang harus diberikan untuk merenggangkan pegas sejauh 5 cm... Tetapan Gaya Benda Elastis Pada benda elastis... sehingga rumus umum tetapan gaya k untuk suatu benda elastis: k=A... E ………………………….10 −2 Jadi k = 500 N/m Modul. dapat dirumuskan. Sebuah pegas bertambah panjang 4 cm ketika ditarik oleh gaya20 N a... L ………….... b..... tegangan dan regangan : σ= F A ε= ∆ L L sehingga tetapan gaya pada pegas....3) Dimana: A = luas penampang (m2) E = modulus young/modulus elastis (N/m2) L= panjang bebas benda (sebelum benda mengalami tarikan gaya).? Jika Δx = 5 cm Jawab : Dengan persamaan (1... Berapa pertambahan panjang pegas jika ditarik oleh gaya 5 N ton.. F =…….....(1.07 Sifat mekanik zat 8 .. berlaku hubungan.... dengan meninjau persamaan (1...... σ = Tegangan (N/m) ε = regangan Contoh Soal: Hukum Hooke pada pegas 1.……………………….. ∆ x Persamaan(1.FIS.2) F …………………....... Δx = …?jika F = 5 N b.2) maka diperoleh ketetapan gaya atau konstanta pegas K= 20 F = = 500 N/m ∆ x 4. Jawab: Diketahui: Pertambahan panjang Δx = 4 cm Gaya tarik F = 20 N Ditanya : a....2) dikenal dengan tetapan pegas menurut hukum Hooke.........1)...

01 m = 1 cm k 500 N / m b.7 N L = 90.10-2 = 25 N 2.03 cm = 90. Dua buah kawat x dan y terbuat dari bahan yang sama. Diketahui: A = 3 mm2 = 3 x 10-6 m2 F = 2.03 cm = 3 x 10-4 m. (1. Jika pegas ditarik dengan gaya F = 5 N. Ditanya : k = …………? Jawab : Dengan persamaan (1.7 N hingga panjangnya bertambah dari 90 cm menjadi 90.FIS. Diketahui: Konstanta gaya. sehingga pegas mengalami pertambahan panjang 12 cm. maka pegas akan mengalami pertambahan panjang: ∆ = x F 5N = = 0.03 x 10-2 m Δx = 0.g Jawab : K= = (N/m) = = 6666..03 cm.07 Sifat mekanik zat 9 . Seutas kawat dengan luas penampang 3 mm2 ditarik oleh gaya 2.7 N F x x K = ∆ = ∆ = 3.E E x K = ∆ = π 4 d2. Diketahui: m = 80 kg Δx = 12 cm = 12 x 10-2 m g = 10 m/s2 Ditanya : k = …. Δx Karena kawat x dan y terbuat dari bahan yang sama. 5. Jika pegas ditarik mengalami pertambahan panjang Δx = 5 cm. Δx = 500 N/m . dari pers. Tentukan perbandingan tetapan gaya kawat x dan kawat y. Sebuah balok dengan massa 80 kg digantung dengan pegas. maka gaya tarik yang harus diberikan pada pegas adalah: F = k. maka modulus young keduanya adalah sama Ex = Ey Modul.a.10 −2 m Menentukan tetapan gaya pada benda elastis 1. Tentukan tetapan pegas (nyatakan dalam satuan SI).? 800 N F m.3) A. Hitung tetapan gaya k dari kawat tersebut.3) maka akan diperoleh : A.E 2. Bahan x mempunyai diameter dua kali bahan y dan memiliki panjang tiga kali bahan y.67 N/m ∆ x ∆ x 12 .10 −4 m = 9000 N/m 2.

...5) Jika n buah pegas tersebut identik.4) Dan dapat juga dinyatakan. adalah sebagai berikut: 1... 2... misal dy = D Panjang kawat: Lx = 3 Ly.07 Sifat mekanik zat k n ……………………………………………. Dengan menggunakan hukum Hooke dan kedua prinsip susunan seri beberapa pegas diatas.. Hukum Hooke Untuk Susunan Pegas (a) Susunan Seri Pegas Prinsip susunan seri beberapa pegas. ……………...FIS...k 2 ……………. maka dapat dicari hubungan antara tetapan gaya pegas pengganti (kS) dengan tetapan gaya masing-masing pegas ( k1 dan k2 ): 1 1 1 = + ks k1 k2 ks = k1. Pertambahan panjang pegas pengganti seri Δx.diperoleh: Ly dx 2 kX 2D 2 L 4 = = = .. dan gaya ini sama besar dengan yang dialami oleh pegas pengganti. Gaya tarik yang dialami tiap pegas sama besar.…(1.... 10 . misal Ly = L Sehingga dari persamaan diatas..... dengan tiap-tiap pegas mempunyai tetapan gaya pegas k.. k1 + k 2 ……….(1... yaitu: 1 1 1 1 = + …………+ ks k1 k2 kn ………………. sama dengan total pertambahan panjang tiap-tiap pegas Δx.. = Δx1 + Δx2..... bahwa tetapan gaya pegas pengganti untuk n pegas yang tidak identik...6) Modul. = dy kY Lx D 3L 3 1..Diameter kawat: dx = 2 dy = 2 D. F1 = F2 = F.. maka: ks = ……………(1..

07 Sifat mekanik zat 11 .(b) Susunan Paralel Pegas Modul.FIS.

dan pertambahan panjang ini sama besarnya dengan pertambahanpanjang pegas pengganti Δx = Δx1 = Δx2.FIS.07 Sifat mekanik zat 12 1. …(1. adalah sebagai berikut: Tentukan terlebih dahulu konstanta pegas pengganti darikonstanta pegas yang tersusunsecara paralel (k1 dan k2) Modul..8) Jika n buah pegas tersebut identik. dengan tiap pegas mempunyai tetapan gaya pegas k.…… (c) Susunan Seri-Paralel Prinsip susunan seri-paralel beberapa pegas.. .Prinsip susunan Pegas sebagai berikut: 1. bahwa tetapan gaya pegas pengganti Untuk n pegas pengganti yaitu : kp = k1 + k2 + k3 + .………... Dengan menggunakan hukum Hooke dan kedua prinsip susunanparalel beberapa pegas diatas..9) ……………………………………. maka dapat dicari hubungan antaratetapan gaya pegas pengganti (kS) dengan tetapan gaya masingmasingpegas ( k1 dan k2 ): kp = k1 + k2……………………………………………………………………. Gaya tarik pada pegaspengganti F sama dengan total gaya tarik pada tiap-tiap pegas(F1 dan F2 )...(1. + kn ……………………….. Pertambahan panjang tiap pegas sama besarnya.7) Dan dapat juga dinyatakan. 2. k (1. maka: kp = n .

….FIS.. ………………………………………….F = mg = 100 N Ditanya K1 & k2= . Contoh soal: 1.10) Jika konstanta pegas dari ketiga pegas tersebut identik.. k2 = 2k. jika k1 = k... maka konstanta pegas pengganti dari ketiga pegas tersebut adalah Kt = 2 k 3 k1.2.4): Modul. k1 = k2 = k3= k.? Jawab : Maka dengan menggunakan persamaan (1.07 Sifat mekanik zat 13 . Pegas disusun seri Tentukan konstanta pegas dari masing-masing pegas yang tersusun secara seri berikut.2 cm dengan massa beban 10 kg adalah: Jawab: Diketahui: k2 = 2 k1 = 2 k. dan berlaku hukum Hooke.…………………………….…(1. Δx = 0. sehingga diperoleh: kt = ( k1 paralel k2 ) seri k3 kt = (1.11) 3. Lalu tentukan konstanta pegas pengganti secara seri dari konstanta pegas (ks dan k3).k 2 k1 + k 2 + k3 ……………. Untuk gaya tarik pada pegas berlaku ketentuan seperti pada susunan pegas secara seri dan susunan pegas secara paralel.2 cm . ………………………. mengalami pertambahan panjang 0.

g = =3 k ∆ x ∆ x 200 N 1. Jawab: Diketahui: k2 = 2 k1 = 2 k.k 2 k . Pegas disusun pararel.07 Sifat mekanik zat 14 . k1 = 300.FIS. jika k1 = k.g =3k ∆ x kp = F m.105 N/m Jadi. Δx m.1 cm.000 N/m 2. Tentukan konstanta pegas dari masingmasing pegas yang tersusun secara paralel berikut. k2 = 2k dengan massa beban 20 kg....? Jawab : Maka dengan menggunakanpersamaan (1. dan k2 = 133.67 x 103N/m.10 −3 =3k k= 2 .g = = ∆ x ∆ x 2 k 3 100 2 k −3 = 3 2.000 N/m.34 x 103N/m Modul.105 N/m.g = ∆ x 2 k 3 ks = F m. 3 Jadi: k1 = 66. F = mg = 200 N Ditanya K1 & k2= .8): Sehingga: dengan menggunakan hukum Hooke: F= kp. Δx m. dan k2 = 600.10 k = 3.2k 2 = = k k1 + k 2 k + 2k 3 sehingga dengan menggunakan Hukum Hooke F= ks .ks = k1. sehingga pegas secara total mengalami pertambahan panjang 0.

Jika beban 8 N digantungkan pada pegas yang memiliki tetapan gaya k. k1 = k2 = k3 = k4 = k.k 2.07 Sifat mekanik zat 15 . Energi Potensial Elastis Pegas Pegas adalah benda elastik. ∆ x 2. untuk satu pegas F = 8 N.k 3 k 2k 3 + k1k 3 + k1k 2 + k4 4 k3 = +k= k. maka pegas akan bertambah panjang 2 cm. atau biasa disebut Modul. maka: Kt = k1. Δxt = 2. Jawab: Diketahui: 1. Δx k= = = 400 N/m.25.10 −2 2) Langkah kedua. 2. Pegas disusun seri-paralel. menentukan pertambahan panjang sistem pegas menggunakan hukum Hooke: F =kt.FIS.10-2 m. Δxt F 12 k t = 4 / 3(400 N / m) = 2. pegas mengalami pertambahan panjang 2 cm. Tentu akan pertambahan panjang susunan pegas seperti pada gambar.3. sehingga dengan menggunakan hukum Hooke: 8N F F = k . 2 3 3k (1) Langkah pertama: menentukan konstanta pegas k. Maka dengan menggabungkan seri-paralel pegas. sehingga energi yang disimpan oleh pegas disebut energi potensial elastik pegas.

FIS.12) x 2 Modul. dapat diturunkan secara matematis sebagai berikut: Ep = 1 k ∆ 2 …………………………………………………….07 Sifat mekanik zat 16 .energi potensial pegas.(1. Energi potensial pegas.

07 Sifat mekanik zat 17 . Energi potensial pegas akan maksimum ketika pegas mengalami perubahan panjang maksimum.3. lihat gambar.2 kg dijatuhkan dari ketinggian h = 2.Tetapan gaya pegas k = 500 N/m. Hukum kekekalan energi pada sistem pegas Energi potensial pegas sama dengan nol ketika pegas tidak mengalami ditarik atau ditekan. Sebuah bola bermassa m = 0. = energi potensial P = energi mekanik benda. EM b p = energi mekanik pegas. misalnya gaya gesekan ada maka : E K b Wluar = ( EK b + EPb + EP p ) akhir − ( EK b + EPb + EP p ) awal Contoh soal 1. g = 10 m/s2 dan massa pegas dapat diabaikan terhadap massa bola.FIS.6 m dan menekan pegas sejauh x. Sebaliknya pegas akan menyimpan energi ketika pegas mengalami ditarik atau ditekan.. Jika gaya luar. Persamaan kekekalan energi mekanik untuk sitem (benda dan pegas): ( EM b + EM p ) awal = ( EM b + EM p ) akhir maka E p P ( EK b + EPb + EP p ) awal = ( EK b + EPb + EP p ) akhir Ket : EM pegas. 1. Tentukan panjang x? Modul. E b = energi potensial benda = energi kinetik benda 1.

Dan dapat dihitung dengan rumus: K= A. k pada rumus diatas inamakan tetapan gaya pegas yang memiliki satuan N/m.6 / 5 0 =0.Penyelesaian: Diketahui : m = 0.E L o Prinsip pada susunan seri pegas: gaya tarik terhadap setiap pegas sama besar.2. sehingga: 1 1 =Σ ks ki Prinsip pada susunan paralel pegas: perubahan panjang tiap pegas sama besar.2.1 .1 4 m 0 0 4 b.2 kg.∆x Pernyataan ini disebut dengan hukum Hooke. sehingga: Modul.FIS. h = 2.6 m. g = 10 m/s2 Ditanya : x = ? Jawab : Dengan hukum kekekalan energi diperoleh: ( EK b + EPb + EP p ) awal = ( EK b + EPb + EP p ) akhir 0 + mgh + 0 X = 2m / k = g =0 + 0 + ½ k x2 2.07 Sifat mekanik zat 18 . k = 500 N/m. Rangkuman Jika gaya tarik tidak melebihi batas elastik pegas maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus dengan gaya tariknya: F = k.0.

Dan rumusan secara matematis adalah: Ep = 1 1 F .( ∆ ) 2 = x 2 2 Modul.kp = Σ ki Energi potensial pegas EP sama dengan luas daerah dibawah grafik gaya terhadap perubahan panjang pegas.FIS.( ∆ ) x k .07 Sifat mekanik zat 19 .

Grafik gaya terhadap perubahan panjang dari dua jenis bahan dari kawat baja x dan y. tunjukkan tetapan pegas total. Berapa tetapan gaya dari masing-masing potongan pegas.15 cm2 digantungkan sebuah beban bermassa 10 kg. 5. Tes Formatif 1 1. dan (b). Modul. Tentukan: (a) kawat mana yang lebih kaku. Jelaskan.6 N hingga panjangnya bertambah 0. 2. Hitung tetapan gaya dari kawattersebut. 4.07 Sifat mekanik zat 20 . Tuliskan hubungan gaya dan pertambahan panjang pada pegas menurut Hooke.FIS. 3. Seutas pegas homogen dengan tetapan gaya pegas k dipotong menjadi: (a) 2 bagian.02 cm. jika g = 10 m/s2. Lima buah pegas identik dengan konstanta gaya k disusun seperti tampak pada gambar berikut dan diberi beban bermassa m. Tentukan: (a) tetapan gaya kawat. 3. Suatu kawat dengan luas penampang 2 mm2 ditarik dengan gaya 1. g. Hitung pertambahan panjang untuk masing-masing system pegas dinyatakan dalam m. (a) berapakah pertambahan panjang pegas jika ditarik dengan gaya 8 N. Tugas 1 1. yang ukuran panjang dan diameternya sama. 2. Tuliskan satuan tetapan gaya menurut Hooke. Pada seutas kawat baja panjangnya 5 m dan luas penampangnya 0. jika ketiga pegas disusun paralel selalu lebih besar dari pada tetapan pegas ketika disusun seri. e. Sebuah pegas mengalami pertambahan panjang 5 cm ketika ditarik dengan gaya 20 N. 3 bagian. (b) perubahan panjang kawat. (b) berapa gaya tarik pegas yang perlu dikerjakan untuk meregangkan pegas sejauh 2 cm. 4. (b) kawat mana yang lebih kuat. Tinjau tiga pegas dengan tetapan pegas yang sama k. dan k.d.

9. pada keadaan normal memiliki panjang 30 cm. Sebuah pegas memerlukan usaha 100 Joule untuk meregangkan sepanjang 5 cm. Bila pada ujung pegas digantungkan sebuah benda bermassa 75 gram. Peluru dengan massa 20 gram ditembakan mengenai balok dengan kecepatan 20 m/s2. Seorang anak yang massanya 25 kg.Sebuah kereta dengan massa 3 ton meluncur pada suatu lintasan mendatar licin pada kelajuan 2. tentukan usaha yang diperlukan agar pegas tersebut meregang 2 cm. Sebuah pegas yang tergantung. 8. 7. Jika diketahui konstanta pegas k = 250 N/m. 10. sehingga peluru bersarang didalam balok. sehingga pegas bertambah panjang 10 cm. Sebuah balok yang massanya 980 gram terikat pada pegas. 6. tentukan pertambahan panjang sistem pegas berikut ini. Jika tetapan Modul. Dan pegas tertekan sejauh 15 cm. Tentukan tetapan gaya dari pegas tersebut. bergantung pada ujung sebuah pegas.0 m/s ketika kereta ini bertabrakan dengan suatu bumper berbeban pegas diujung lintasan.07 Sifat mekanik zat 21 . Tentukan konstanta pegas k. tapi gesekan dengan udara diabaikan.FIS.5 kg. panjang pegas menjadi 35 cm. jika balok tidak mengalami gesekan dengan apapun kecuali dengan udara. dan massa beban 0. Jika benda tersebut kita tarik ke bawah sejauh 2 cm berapakah energi potensial pegas.5.

tentukan pemampatan yang dialami pegas selama tabrakan (anggap tumbukan elastis sempurna). f. maka anda diperkenankan mengikuti kegiatan belajar 2.07 Sifat mekanik zat 22 .pegas bumper 2 juta N/m.00.FIS. Modul. Tindak Lanjut Jika anda telah mencapai skor 7.

7.07 Sifat mekanik zat 23 . maka yang lebih besar adalah konstanta sistem pegas yang disusun paralel.500 N/m 9. 0. (a) yang lebih kaku kawat x. Lembar Kerja Modul. 2.045 m g. (b) 3 cm 7. (a) 6 cm. 0. 4. Kunci Tes Formatif 1 1.g.11 N/m 8. (a) tetapan pegas masing-masing potongan = k (b) tetapan pegas masing-masing potongan = k 3.FIS. Gunakan persamaan (1. (b) yang lebih ulet kawat y.9).5) dan (1. 2. 16 Joule 10.003 joule 6. (a) konstanta pegas sistem 6/5 k (b) konstanta pegas sistem =1/2 k 5.

4. kedalam tabel berikut: Massa Beban (kg) Gaya Tarik F = m.FIS. Buatlah grafik hubungan antara F dengan ∆L Modul. Hitunglah besar gaya tarik dengan menggunakan rumus F = W = m g. 6. Satu set massa pembeban 3. Catat data pengamatan anda.g (N) Pertambahan Panjang (Δx) (m) K= Gaya Pertambaha n. 3. 7. Prinsip hukum Hooke A.Menentukan konstanta gaya. Baca skala mistar setiap pergantian massa beban. Bahan: 1. L: panjang setelah diberi beban. Ulangi langkah 2 dengan berbagai beban yang makin besar. Hitung nilai perbandingan gaya tarik F dengan pertambahan panjang X 8. dengan mengambil selisih panjang setelah diberi beban dengan sebelum diberi beban:∆L = L – Lo.07 Sifat mekanik zat 24 .8 m/s2 (percepatan gravitasi bumi). dimana g = 9. catat massa beban yang anda pakai dan baca skala pada mistar. Hitunglah pertambahan panjang yang dialami oleh pegas. Langkah kerja: 1. panjang (N/m) 5. Seperangkat alat percobaan Hooke 2. Lo: panjang tanpa beban. Susunlah seperangkat alat percobaan hook (lihat gambar). Kertas untuk menggambar grafik B. 2. Gunakan sebuah beban (letakan) di ujung pegas.

Setelah mempelajari kegiatan belajar 1. (a) Regangan Adalah perubahan bentuk yang terjadi jika dua gaya yang sama besar dan berlawanan arah diberikan pada masing-masing bidang ujung benda dengan arah menjauhi benda.Kegiatan Belajar 2 ELASTISITAS a. (lihat gambar 1) sehingga benda mengalami pertambahan panjang ΔL. Tujuan Kegiatan Pembelajaran 1. cair atau gas. Benda yang mempunyai sifat seperti ini disebut benda elastis. 4. Menjawab dengan benar soal-soal tes formatif. (b) Mampatan Modul. regangan dan modulus elastik/modulus Young bahan. 2. maka bentuk benda akan berubah. pegas dan karet adalah contoh benda elastis Sifat tak elastis atau plastis adalah sifat yang sebaliknya dengan sifat elastik. b.FIS. 3. 2. Mampu menghitung tegangan. adalah kemampuan suatu benda untuk tidak kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar yang diberikan kepada benda itu ditiadakan (dibebaskan). Uraian Materi 1. Pengertian elastisitas dan plastisitas Sifat elastis atau elastisitas adalah kemampuan suatu benda untuk kembali ke bentuk awalnya segera setelah gaya luar yang diberikan kepada benda itu ditiadakan (dibebaskan). Perubahan bentuk Jika dua buah gaya sejajar sama besar dan berlawanan arah dikerjakan pada benda padat.07 Sifat mekanik zat 25 . regangan dan modulus elastis/modulus Young. Memahami konsep tegangan. diharapkan anda dapat: Mengerti dan memahami perubahan bentuk bahan dan mampu membedakan bahan elastis dan bahan plastis.

.. (c) Geseran Adalah perubahan bentuk yang terjadi jika dua gaya yang sama besar dan berlawanan arah diberikan pada masing-masing bidang sisi...2) atau e= ∆ L L Modul. regangan dan Modulus Elastik Tegangan Tegangan tarik σ ..………… (2... sehingga: regangan = Pertambaha n. (lihat gambar 2) sehingga benda mengalami pemendekan sejauh ΔL. (lihat gambar 3) sehingga benda mengalami pergeseran sejauh ΔL..... Regangan Regangan tarik (e) didefinisikan sebagai hasil bagi antara pertambahan panjang ΔL dengan panjang mula-mula L.Adalah perubahan bentuk yang terjadi jika dua gaya yang sama besar dan berlawanan arah diberikan pada masing-masing bidang ujung benda dengan arah menuju titik pusat benda.....mula − mula ……. sehingga: Teganganta rik = gaya luas atau σ= F A ……….. panjang panjang . 2..1) Keterangan : σ = Tegangan tarik (N/m) F = Gaya (N) A = Luas penampang (m2) Satuan Nm-2 atau Pascal (Pa).....07 Sifat mekanik zat 26 ........ Tegangan.(2...FIS...... yang didefinisikan sebagai hasil bagi antara gaya tarik F yang dialami kawat dengan luas penampang A.

07 Sifat mekanik zat 27 .Keterangan : e = Regangan tarik ΔL = Pertambahan panjang (m) L = Panjang mula-mula (m) Modul.FIS.

04 cm Panjang mula-mula (L) = 40 cm Ditanya : Tegangan. (2. secara matematis adalah sebagai berikut: Modulus .10-3 L 40 σ 8. Regangan dan Modulus elastisitas kawat ? Jawab 1. dan modulus elastis 1. Contoh Perhitungan: tegangan. Besar Gaya Akibat Pemuaian Batang Logam Sebuah balok digunakan untuk konstruksi sebuah jembatan memiliki panjang 10.10 5 = = 8.∆ L E= ……………………………… (2. regangan.108 N/m2 ε 1.04 cm..Elastisita s = Tegangan Re gangan atau …………………………………….10 −3 2.L A. e. Pemahaman Rumus Dasar σ .3) E= σ ε F .10 m * Regangan e= ∆ L 0. regangan dan modulus elastis kawat.Modulus Elastisitas atau Modulus Young Modulus elastis E suatu bahan didefinisikan sebagai perbandingan antara tegangan dan regangan yang dialami bahan. Hitung tegangan.6 N Pertambahan panjang (ΔL) = 0.6 N hingga panjangnya bertambah dari 40 cm menjadi 40.04 = = 1. Jawab: Diketahui: Luas penampang (A) = 2 mm2= 2 x 10-6 m2 Gaya (F) = 1..10 m2. Balok ini dipasang diantara dua beton tanpa ruang untuk pemuaian.10 N/m A 2. dan E Seutas kawat dengan luas penampang 2 mm2 ditarik oleh gaya 1.FIS.4 m dengan luas penampang 0.6 N F 5 2 * Tegangan σ= = −6 2 = 8.07 Sifat mekanik zat 28 .4) Satuan Nm-2 atau Pascal (Pa). Ketika suhu * Modulus Elastisitas E = Modul.

FIS.Elastisita s = atau E = = Re gangan ε A.? Jawab : Gaya F yang dikerjakan balok logam pada batang beton akibat pemuaian.8 mm.4).8 mm = 8 x 10-4 m Panjang mula-mula (L) = 10. balok ini akan memuai hingga panjangnya bertambah 0.. 3).mula − mula atau e= ∆ L L Regangan tidak punya satuan atau dimensi.0 x 1011 N/m2 Pertambahan panjang (ΔL) = 0.4 0 L c. Jika diketahui modulus elastisitas baja adalah 2. panjang panjang . E= F .L A. Modul.∆ L F= E.8..∆ L 2. Tegangan σ F .07 Sifat mekanik zat 29 ...0 x 1011 N/m2. Berapa besar gaya yang harus dikerjakan pada beton agar pemuaian ini tidag terjadi. dapat dihitung dengan menggunakan persamaan (2.1m2 Modulus elastis E = 2.1.4 m Ditanya F = .106 N 1 .mengalami kenaikan 20oC..54. memiliki satuan N/m2 (Pa) dan dimensinya [M][L]-1 2). jika balok bebas untuk memuai.L Modulus . 0. regangan = Pertambaha n.1 −4 0 0 = = 1. Tegangan adalah gaya dibagi luas penampang Teganganta rik = gaya luas atau σ= F A Tegangan adalah besaran skalar. A..1 11 . Rangkuman 1).∆ L Karena regangan tidak memiliki satuan maka satuan dan dimensi modulus elastis (modulus young) sama dengan satuan dan dimensi tegangan.. Modulus elastis (modulus young) suatu bahan adalah tegangan dibagi regangannya. Jawab: Diketahui: Luas penampang A = 0. Regangan adalah pertambahan panjang dibagi panjang awalnya.

Modulus elastis (modulus Young) memiliki dimensi sama dengan dimensi tekanan. (a) Seutas bahan berjenis karet mempunyai luas penampang 1.25 cm2.14 ). 2.FIS.5 m.24 mm ditarik oleh sebuah gaya 1. dan π = 3. 5. tali bertambah panjang 1.50 m dan diameter 0. (c) bagaimana perubahan bentuknya ketika gaya yang diberikan berada pada daerah elastis dan daerah plastis. berapa tegangan pada karet ? Modul.2 mm x 0.0 x 1011 N/m2. Jika pernyataan ini benar jelaskan.d. Seutas kawat piano dari baja memiliki panjang 1. panjang 2L.07 Sifat mekanik zat 30 . 3. Ketika menopang pendaki yang massanya 75 kg. Untuk mendaki gunung. Kawat lain dengan jenis bahan yang sama. 4. 4. Berapa besar gaya tegangan pada kawat itu. Jelaskan prinsip perbedaan bahan elastis dan bahan plastis. (b) mana yang lebih kaku. panjang kawat bertambah x. Tentukan modulus young nilon tersebut ( ambil g = 10 m/s2. 2. jika kawat tersebut memanjang 0.8 N. Mengapa sambungan-sambungan pada struktur jembatan harus diberi ruang pemuaian. Pada seutas kawat logam yang panjangnya 4 m dan luaspenampanggnya 0. Tes Formatif 2 1. Jika ujung yang lain ditarik oleh gaya F.0 cm. dan (c) modulus elastis bahan logam tersebut. akan mengalami pertambahan panjang berapa?. Tugas 2 1. e. Dan berikan 5 contoh pada masing-masing jenis bahan tersebut. Seutas kawat dengan panjang L dan jari-jari r dijepit dengan kuat di salah satu ujungnya.Tentukan: (a) tetapan gaya kawat. Pada satu ujungnya diklem permanent sedang ujung yang lain digantungkan beban dengan berat 800 N. (b) pertambahan panjang kawat. seorang pendaki menggunakan sebuah tali dari jenis bahan nilon yang panjangnya 50 m dan garistengahnya 1.30 cm ketika dikencangkan ? jika modulus young kawat tersebut 2. jika tidak berikan satu alasan yang mendukung argumen anda tersebut.20 cm. 3. Modulus elastis baja lebih besar dari pada modulus elastis perunggu: (a) mana yang lebih mudah bertambah panjang jika ditarik.

(b) Seutas karet memiliki panjang awal 90 mm. Gambar di samping menunjukan grafik gaya (F) terhadap pertambahan panjang (x) untuk bahan A dan B. hitung perbandingan antara modulus yaoung bahan A dan bahan B.07 Sifat mekanik zat 31 . 5. f.FIS. lalu ditarik hingga mengalami pertambahan panjang menjadi 130 mm Berapa regangan karet tersebut?. dan panjang bahan A tiga kali bahan B. Jika luas penampang bahan A dua kali bahan B. Modul.00. Dari grafik OP dan OQ. Tindak Lanjut Jika anda telah mencapai skor 7. maka anda diperkenankan mengikuti kegiatan evaluasi.

∆ L L sama.FIS. (a) Dengan menggunakan rumus: σ = maka diperoleh tegangan yang dialami oleh bahan: 6. AA = 2 AB. maka: = konstan sehingga maka akan diperoleh F = 4π x 102 N.10-3 m EA Sehingga diperoleh = 2.g / A = ∆L / L ∆ /L L F A maka akan diperoleh. Dengan menggunakan rumus: F = E.5 mm = 1. ΔLA = 1 mm = 1.8125 EB Modul. modulus young E = 10 x 108 N/m2. 3. 4. (b) Dengan menggunakan rumus: e = ∆ L L maka diperoleh reganganyang dialami oleh bahan: 0.g. ∆LB = 1.444 5. maka tampak bahwa: Untuk bahan A: FA = 25 N.25 x 10 6 N/m2.07 Sifat mekanik zat 32 . 2. Dengan menggunakan rumus: E = F/A m.10-3 m Untuk bahan B: FB = 20 N. 1. Kunci Tes Formatif 2 Karena jenis bahan sama. dan E jari-jari = L ∆ L sama sehingga luas penampang σ pertambahan panjang kawat ke dua= 2x.5. Jika kita analisis grafik tersebut. LA = 3 LB . A.

2. Logam kabel baja 1 m 2) Mistar pengukur panjang 3). Tarik ujung bahan dengan gaya tertentu shingga terjadi pertambahan panjang. Lembar Kerja Persiapan Bahan: 1). Hitunglah tegangan (stress) bahan padat dengan menggunakan rumus: σ= F A ∆ L L 8.07 Sifat mekanik zat dengan 33 . dan ukur pertambahan panjangnya. dan tentukan luas penampangnya. 4.FIS. Hitunglah strain bahan padat dengan menggunakan rumus: e = 7. menggunakan rumus: σ E= ε Modul. 3.Catat data pengamatan anda. 5. kedalam tabel berikut: Luas Penampan g (m2) Gaya tarik (N) Pertambah an Panjang (m) Hitung Strain Stress Modulus Elastis 6. Hitung nilai modulus elastis/modulus young bahan padat. Ukur diameter penampang bahan padat. Jangka sorong untuk mengukur diameter kabel baja 4). prinsip pengukuran modulus elastis bahan padat). Susunlah seperangkat alat percobaan megukur modulus elastisitas bahan padat (lihat gambar. Ulangi langkah 2-3 dengan bahan lain yang sejenis. juga ukur panjang bahan padat mula-mula.h. Seperangkat alat uji tarik Langkah kerja: 1. Catat besar gaya tarik tersebut.

FIS. Buatlah grafik hubungan antara tegangan σ terhadap strain e Modul.9.07 Sifat mekanik zat 34 .

seperti ditunjukan pada gambar disamping. Tes Tertulis 1. konstanta pegas 200 N/m. Tentukan kelajuan peluru ketka ditembakan. Sebuah balok bermassa 0.36 cm dari posisi normalnya. tentukan pemampatan yang dialami pegas selama tabrakan (anggap tumbukan elastis sempurna). Jika tetapan pegas bumper 2 x 106N/m. 3. Modul. 4. 2.3 dan percepatan gravitasi bumi g = 9. Sebuah kereta dengan massa 30 x 103 kg meluncur pada suatu lintasan mendatar licin pada kelajuan 2.88 kg diam diatas bidang licin sempurna dan dihubungkan dengan sebuah pegas mendatar(lihat gambar). pegas dengan tetapan gaya 8. Selanjutnya sebuah peluru bermassa 12 gr ditembakan dengan kelajuan v hingga menumbuk balok dan masuk kedalamnya.0 m/s ketika kereta ini bertabrakan dengan suatu bumper berbeban pegas diujung lintasan.8 m/s2. Tentukan laju balok pada saat mulai bertumbukan dengan pegas. Tentukan modulus Young kawat tersebut. Bila koefisien gesekan antara balok dan lantai 0.2 kg menumbuk pegas horisontal.BAB III EVALUASI A. Akibat tumbukan ini.FIS. Sebuah balok bermassa 1.0 N/cm tertekan sejauh 10 cm. Akibat tumbukan ini.07 Sifat mekanik zat 35 . Bila diberikan kurva tegangan -regangan dari seutas kawat. pegas tertekan maksimum sejauh 0.

Jika diketahui konstanta pegas k = 300 N/m. tentukan nilai konstanta gaya pegas dari bahan pegas yang sedang diuji tersebut. Menentukan konstanta gaya pegas Jika diberikan tabel hasil percobaan untuk konstanta gaya pegas dari suatu ahan pegas dari jenis baja. B.5. sehingga sistem pegas mengalami pertambahan panjang 12 cm. Tes Praktik A. Jika beban bermassa m digantung pada sistem pegas tersebut. tentukan besarnya massa beban. dan massa beban 2.07 Sifat mekanik zat 36 . selengkapnya disajikan pada tabel berikut: 1. Dan jika percepatan gravitasi bumi g = 9. tentukan pertambahan panjang sistem pegas berikut ini. Modul. 6. Tiga buah pegas disusun seperti pada gambar dibawah. Jika diketahui konstanta pegas masing-masing adalah: k1 = 2k2 = k3 = 400 N/m.5 kg. Lengkapi isi tabel berikut.FIS.8 m/s2.

040 11 0.8 m/s2).525 0.2.5 cm Tes Praktik A.025 0.FIS.000 1 0.8 Pertambahan Konstanta k Panjang Δx pegas (N/m) (m) 0. 0.000 0.g Panjang Δx pegas k (N/m) (kg) (N) (m) 0 0.035 0. Menentukan konstanta gaya pegas Untuk pegas sejenis.025 5 0.6 88. 5.4 49.500 0.8 29.173 m/s 22.0 9.07 Sifat mekanik zat 37 . dengan asumsi percepatan gravitasi bumi ( g = 9.540 0.030 7 0. (b) 2.045 Modul.020 3 0.535 0. 2. Massa Panjang Gaya tarik Pertambahan Konstanta beban Awal x (m) F = m. 4. Buat grafik gaya tarik F terhadap pertambahan panjang Δx tentukan konstanta gaya k.045 KUNCI TES EVALUASI Tes Tertulis 1. maka tabel hasil pengamatan dan perhitungan dapat dilengkapi sebagai berikut: Massa beban (kg) 0 1 3 5 7 9 11 Panjang Awal x (m) 0.g (N) 0.2 107.520 0. 3.000 N/m 2.035 9 0.26 m/s 0.154 m/s 20.530 0.0 68.030 0.040 0.020 0.94 kg (a) 100 cm. 6.545 Gaya tarik F = m.

07 Sifat mekanik zat 38 .Modul.FIS.

4.1.2.Cara menyusun tabel pengamatan 3.Kemadirian Sub total Laporan 6.penyiapan model susunan 2.Prosedur pengambilan data 3.Sistematika penyusunan laporan 6.Hasil perhitungan data 4.Cara mengukur variabel bebas 3.LEMBAR PENILAIAN TES PESERTA Nama Peserta : No.1.4.1.Analisis model susunan Sub total Skor Skor Maks Peroleha .4.2.2.Kelengkapan bukti fisik Sub total Total Modul.FIS.Inisiatif 5.3.Penentuan data instruksi pd model Sub total Proses (Sistematika & Cara kerja) 3. Induk : Program Keahlian : Nama Jenis Pekerjaan : PEDOMAN PENILAIAN No Aspek Penilaian .Hasil menyimpulkan Sub total Sikap/Etos Kerja 5.Ketelitian 5.3.Hasil analis 4.2.2.3.1.07 Sifat mekanik zat 100 39 .1.Persiapan alat dan bahan 1. 1 I 2 Perencanaan 1.Cara melakukan perhitungan data Sub total Kualitas Produk Kerja 4.Tanggung jawab 5.1.2.Hasil grafik dari data perhitungan 4. n 3 4 2 3 5 3 2 5 10 8 10 7 35 5 10 10 10 35 3 2 3 2 10 6 4 10 Keterangan 5 II III IV V VI Model Susunan 2.

FIS.Hasil grafik dari data perhitungan 4.Kemadirian Perhitungan dilakukan dengan cermat sesuai prosedur Pemuatan skala dalam grafik dilakukan dengan benar Analisis perhitungan langsung dengan metode grafik sesuai/saling mendukung Kesimpulan sesuai dengan konsep teori Pekerjaan diselesaikan tepat waktu 5 5 10 10 5 VI Laporan 6.3.1.4.KRITERIA PENILAIAN N o 1 I Aspek Penilaian 2 Perencanaan 1.2.Prosedur pengambilan data 3.Penyiapan model susunan 2.1.4.Hasil analis # # # 4.3.Analisis model susunan Model Susunan 2.Penentuan data instruksi pada model Kriterian penilaian 3 # Alat dan bahan disiapkan sesuai kebutuhan # Merencanakan menyusun model # Model disiapkan sesuai dengan ketentuan # Model susunan dilengkapi dengan instruksi penyusunan # Mengukur pertambahan panjang pegas # Menghitung gaya tarik # Melengkapi data pengamatan dan pengukuran dalam tabel # Langkah menghitung konstanta gaya pegas Skor 4 2 3 3 2 II III Proses (Sistematika & Cara kerja) 3.Inisiatif 5. Ketepatan waktu # # V Sikap/Etos Kerja 5.2.1.2.2.Persiapan alat dan bahan 1.Ketelitian 5.5.1.07 Sifat mekanik zat 40 .Cara mengukur variabel bebas 3.3.Hasil menyimpulkan 4.Cara menyusun tabel pengamatan 3.1.4.Tanggung jawab 5.Hasil perhitungan data 4.Sistematika penyusunan laporan # Membereskan kembali alat dan bahan setelah digunakan # Tidak banyak melakukan kesalahan # Memiliki inisiatif bekerja yang baik # Bekerja tidak banyak diperintah # Laporan disusun sesuai dengan sistematika yang 3 2 3 2 6 Modul.Cara melakukan perhitungan data 10 8 10 7 IV Kualitas Produk Kerja 4.2.1.

2.6.FIS. Modul.00 pada evaluasi.07 Sifat mekanik zat 41 . silahkan anda berkonsultasi dengan guru mata diklat tentang pembelajaran modul berikutnya sesuai dengan peta kedudukan modul.Kelengkapan bukti fisik telah ditentukan # Melampirkan bukti fisik 4 BAB IV PENUTUP Anda dimyatakan menyelesaikan modul ini apabila telah mencapai skor minimal 7. Modul ini tidak menjadi prasarat pembelajaran modul lain.

DAFTAR PUSTAKA Halliday dan Resnick.FIS. Advanced Physics. Martin Kanginan. Fisika SMU. Jakarta: Penerbit Erlangga. New York.07 Sifat mekanik zat 42 . 2000. Fisika SMU. 1991. Munasir. Penerbit : Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional. Penerbit ITS. Modul Sifat mekanik Zat. Supardiono. 2004. 1990.Cambridge University Press. Jatmiko Budi. K. Gibbs. Jakarta. 2002. Tim Dosen Fisika ITS. Fisika jilid 1 (Terjemahan). Modul. Fisika I. Penerbit Erlangga. Surabaya. Bob Foster. Jakarta: Penerbit Erlangga. Jakarta. 1997.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful