Filum Nemathelminthes

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Nemathelminthes atau Aschelminthes adalah filum yang pernah dipakai pada Kerajaan Hewan (Animalia). Pengelompokan ini sekarang tidak digunakan lagi karena polifiletik[1]. Meskipun demikian, pengelompokannya kadang-kadang masih dipakai untuk kemudahan.

Anggota-anggotanya mencakup berbagai cacing yang dikenal sebagai cacing gilig: hewan dengan tubuh berbentuk silinder memanjang, bahkan sangat panjang sehingga muncullah nama 'Nemathelminthes', yang berarti "cacing berkas" (dari bahasa Yunani).[2] Tubuhnya tidak beruas-ruas.

PEMBAGIAN
Dari semua kelompok hewan yang digolongkan sebagai Nemathelminthes terdapat delapan sampai sepuluh filum yang dikenal pada masa kini, yaitu:

         

Acanthocephala Chaetognatha Cycliophora Gastrotricha Kinorhyncha Loricifera Nematoda Nematophora Priapulida Rotifera

Ciri Tubuh
Nemathelminthes memiliki tubuh berbentuk bulat panjang seperti benang dengan ujung-ujung yang meruncing. Cacing ini memiliki rongga tubuh semu, sehingga disebut sebagai hewan pseudoselomata[2]

Mulut terdapat pada ujung anterior. Cairan pseudoselom yang akan mengalirkan makanan ke seluruh tubuh dan pernapasan akan berlangsung secara difusimelalui permukaan tubuh Cara Hidup dan Habitat Nemathelminthes ada yang hidup bebas. ada pula yang parasit pada manusia. sedangkan yang parasit akan hidup di tubuh inangnya dan memperoleh makanan dengan menyerap nutrisi dan darah dari inangnya. Saat berada di lingkungan yang tidak menguntungkan. Individu betina berukuran lebih besar daripada individu jantan[2]. sedangkan anus terdapat pada ujung posterior.Nemathelminthes umumnya memiliki ukuran tubuh yang mikroskopis. Reproduksi Nemathelminthes umumnya bereproduksi secara seksual karena sistem reproduksinya bersifat gonokoris. Kutikula ini akan semakin menguat apabila cacing ini hidup parasit pada usus inang daripada hidup bebas[2]. usus. terdiri dari mulut. Nemathelminthes yang hidup bebas terdapat di tanah becek dan di dasar perairan.000 telur per hari. Permukaan tubuh Nemathelminthes dilapisi kutikula untuk melindungi diri dari enzim pencernaan yang berasal dari inangnya. . faring. yaitu alat kelamin jantan dan betinanya terpisah pada individu yang berbeda. Nemathelminthes tidak memiliki pembuluh darah dan sistem respirasi. Hasil fertilisasi dapat mencapai lebih dari 100. Hampr seluruh hewan dapat menjadi inang bagi Nemathelminthes[2]. Beberapa jenis ada yang memiliki kait pada mulutnya. Fertilisasi dilakukan secara internal. namun ada pula yang mencapai panjang 1 meter. berperan untuk menguraikan sampah organik. maka telur dapat membentuk kista untuk perlindungan dirinya[2]. Sistem pencernaan cacing ini telah lengkap. dan anus.

Klasifikasi penyakit kaki gajah yang disebabkan olehWuchereria bancrofti Terdapat sekitar 80 ribu spesies Nemthelminthes yang telah diidentifikasi. penyebab penyakit trikhinosis . banyak di daerah pertambangan Oxyuris vermicularis (cacing kremi). penyebab penyakit kaki gajah Trichinella spiralis. dan nematophora[2]. penyebab penyakit ascariasis Ancylostoma duodenale (cacing tambang). Beberapa nematoda yang menjadi parasit pada manusia adalah[2]:      Ascaris lumbricoides (cacing perut). Nemathelminthes dibagi menjadi dua kelas yaitu nematoda. dan yang belum teridentifikasi juga sangat banyak. dapat melakukan autoinfeksi Wuchereria bancrofti (cacing rambut).

TUGAS BIOLOGI FILUM NEMATHELMINTHES (NEMATODA) NAMA KELAS : DITA AYU SANGASTY : X-2 .