P. 1
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

|Views: 132|Likes:
Published by Nur Chafiedz

More info:

Published by: Nur Chafiedz on Jun 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2012

pdf

text

original

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) MIKRO TEACHING TAHUN PELAJARAN 2011/2012

Mata Pelajaran Kelas / Semester Pertemuan Waktu

: Kompetensi Kejuruan :X/1 :1 : 15 menit

I. Ketrampilan Yang Dilatih: 1) Membuka pelajaran 2) Menjelaskan 3) Menutup pelajaran Komponen ketrampilan yang dikontrakkan: 1) Menarik perhatian siswa 2) Menimbulkan motivasi 3) Memberikan acuan 4) Balikan 5) Kejelasan 6) Penekanan 7) Penguatan verbal 8) Meninjau kembali 9) Mengevaluasi

A. Kompetensi standar B. Kompetensi dasar C. Indikator

: Kerja Bubut Standar : Memahami Dasar-Dasar Pembubutan. : - Identifikasi alat dan prosedur keselamatan kerja - Mengerti bagian-bagian mesin bubut berserta fungsinya. - Perlengkapan dan alat bantu pada mesin bubut dapat dimengerti.

II. Tujuan a) Siswa dapat mengidentifikasi alat dan prosedur keselamatan kerja. b) Siswa dapat menerapkan pemakaian alat-alat keselamatan kerja. c) Siswa dapat mengerti bagian-bagian mesin bubut berserta fungsinya. d) Siswa dapat mengerti Perlengkapan dan alat bantu pada mesin bubut.

III. Materi Ajar A. Memperhatikan aspek keselamatan kerja 1) Mengidentifikasi alat dan prosedur keselamtan kerja a) Peralatan keselamatan kerja di bengkel mesin perkakas pada umumnya : (1) Baju kerja: Pilihlah baju kerja yang tidak ada bagian-bagiannya yang terjurai/melambailambai supaya tidak terlilit putaran sumbu utama.

Gambar 1. Baju Kerja (2) Sepatu Pilihlah sepatu yang bahan alasnya tidak mudah licin, bisa dipilih dari bahan kulit atau karet. Juga, dipilih model yang tidak berlubang-lubang besar pada penutup bagian atas untuk menghindari masuknya tatal/beram panas mengenai kaki

Gambar 2. Sepatu Kerja (3) Topi/ikat kepala. Apabila rambut operator/juru teknik panjang yang diperkirakan dapat terlilit putran sumbu utama, pakailah topi atau ikat kepala. (4) Kacamata Untuk melindungi mata dari percikan tatal/beram benda kerja.

Gambar 3 Kacamata Pengaman

(5) Masker hidung Masker pelindung digunakan apabila benda kerja yang dikerjakan menimbulkan serbuk/debu, seperti bahan.

Gambar 4. Masker (6) Alat pembersih. Sapu, kain pel, dan lain-lain alat pembersih lantai digunakan untuk membersihkan lantai dari tatal, di sekitar mesin yang diperkirakan membuat operator/juru teknik dapat terpeleset. (7) Lampu penerangan Lampu penerangan dibuat memadai untuk bekerja saat siang, malam ataupun saat mendung, Siang hari dapat menggunakan seoptimal mungkin terang alami (8) Alat pemadam kebakaran Biasanya, untuk bengkel mesin perkakas disediakan alat pemadam yang dapat dibawa langsung dengan tangan (=portable)

Gambar 5 Alat Pemadam Api

b) Prosedur keselamatan kerja pada proses pembubutan (1) Kelistrikan Periksa/pastikan kelistrikan pada mesin bubut yang akan dugunakan aman, khususnya kotak sekering harus tertutup untuk menghindari kontak dengan tatal yang menggulung panjang-panjang. (2) Roda gigi Pada saat penggantian roda gigi penggantian pastikan tidak ada orang lain yang meng ± on ± kan tuas on-off motor utama dan saklar on-off pengaman pada rumah transmisi (=gear box). Hal ini dapat menyebabkan jari tangan tergilas roda gigi. (3) Saat pembubutan Pada saat akan menghidupkan mesin bubut pastikan (a) kunci cekam/kunci chuck bubut sudah dilepas dari cekam, supaya tidak terpelanting/loncat atau membentur bed mesin bubut saat cekam diputar. (b) tidak ada bagian tergerai yang dipakai operator yang dapat terlilit bersama putaran cekam/benda kerja, seperti tangan baju panjang, gelang, kalung, dan rambut. (c) Benda kerja yang akan dibubut diperhitungkan agar tidak melenting atau bengkok mengenai kepala operator. Benda kerja panjang dan mudah melenting dibubut menggunakan penyangga (steady).

Gambar 6 Penggunaan Penyangga 2) Menerapkan pemakaian alat-alat keselamatan kerja a) Menggunakan Pakaian Kerja. Pakailah pakaian kerja, seperti baju kerja, sepatu, topi/ikat kepala, kacamata dan masker hidung sebelum bekerja, Pokoknya pakailah pakaian kerja selengkap mungkin sesuai dengan tuntunan kebutuhan pekerjaan. Kancinglah baju kerja dengan baik agar tidak ada bagian yang terjurai yang dapat menyebabkan terlilit putaran cekam/benda kerja.

b) Bersihkanlah lantai dari tatal/oli setiap kali sekiranya hal itu sudah membahayakan operator, seperti menyebabkan terpeleset. c) Gantilah lampu penerangan setiap kali terangnya sudah tidak memadai lagi. d) Ada dua model alat pemadam kebakaran. (2) Tanpa selang Menggunakannya : pegang tabung dengan kedua tangan, lalu putar pada posisi moncong di bawah dan pantas di atas sambil arahkan lubang moncong/semburan busa ke arah api. (3) Dengan selang Posisikan tabung tegak, cabut pena tuas penyemprot, lalu arahkan moncong pada ujung selang ke arah api, dan tahan tuas penyemprot. B. Pengertian Mesin Bubut Mesin Bubut adalah suatu Mesin perkakas yang digunakan untuk memotong benda yang diputar. Bubut sendiri merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. C. Bagian-bagian Mesin Bubut 1. Landasan mesin (bed) merupakan tempat kedudukan headstock, tailstock, dan carriage. Landasan dibuat dari besi tuang dengan konstruksi padat. Umumnya permukaan landasan berbentuk V terbalik sebagai pengarah pergeseran tailstock dan carriage. Berfungsi sebagaitempat meluncurnya (bergeser di atasnya) eretan (carriage), dan kepala lepas.

Gambar 7. bed 2. Kepala Tetap (head stock) dibuat dari besi tuang. Kepala tetap merupakan bagian mesin bubut tempat transmisi penggerak berada, yaitu roda gigi dan spindel. Spindel merupakan bagian yang berputar (terpasang pada headstock) untuk memutar chuck.

Gambar 8. Kepala tetap

Pada bagian ini terdapat : a. Transmisi roda gigi, untuk pengaturan kecepatan putar benda kerja b. Batang (tangkai) pengatur kecepatan c. Pemegang benda kerja 3. Kepala Lepas (tail stock) terdiri dari dua bagian, yaitu bagian bawah yang dapat bergeser sepanjang bed dan bagian atas yang dapat digeser melintang terhadap bagian bawah. Kepala lepas berfungsi untuk mengatur center / titik tengah, dan juga sebagai penyangga benda kerja yang panjang, mengebor, dan pekerjaan reamer. Tailstock dilengkapi dengan kerucut morse yang digunakan untuk memasang alat-alat seperti bor, reamer, senter jalan, dan lain-lain.

Gambar 9. Kepala lepas Pada bagian ini dapat dipasangkan center sebagai pendukung benda kerja yang panjang, juga dapat dipasangkan tangkai pemegang mata drill untuk proses pelubangan benda kerja dengan menggunakan mesin bubut. 4. Eretan pembawa (carriage) merupakan tempat meletakkan toolpost dan sebagai pengatur gerakan pemotongan. Toolpost merupakan bagian mesin bubut tempat cutting tool dicekam bersama toolholder-nya.

Eretan terdiri dari 4 bagian utama, yaitu : a. Pelana (saddle) berbentuk H yang bergerak sepanjang lintasan. b. Eretan melintang, terpasang pada pelana, arah gerak melintang. c. Eretan atas, terletak di atas eretan melintang, arah gerak sejajar, dapat diputar 3600. Pada permukaan atasnya merupakan tempat untuk mengikat dudukan pahat. d. Apron (penutup bagian depan), di bagian luar terletak tuastuas untuk pembuatan ulir dan roda pemutar eretan, di bagian dalam terdapat rangkaian roda gigi.

5. 6. 7.

Gear box merupakan mesin bubut yang terletak di bagian depan bed di bawah headstock. Motor sebagai sumber tenaga penggerak mesin bubut. Dudukan (base) merupakan tempat dudukan mesin bubut, yang dilengkapi dengan lemari tempat menyimpan perlengkapan dan tempat geram. Base juga digunakan sebagai tempat bak cairan pendingin, motor, dan instumen listrik.

D. Perlengkapan Mesin Bubut 1. Pahat (cutting tool) umumnya pahat bubut dibagi menjadi dua, yaitu : a. Pahat bubut luar : digunakan untuk mengikis, menghaluskan, dan pekerjaan bidang rata. b. Pahat bubut dalam : digunakan untuk mengikis dan menghaluskan lubang bor. 2. Senter digunakan untuk mendukung benda kerja di lubang senternya pada saat pembubutan. Macam-macam senter : a. Senter penuh : biasanya digunakan di bengkel b. Senter ujung kecil : digunakan untuk mendukung benda kerja kecil c. Senter separuh : digunakan untuk mendukung benda kerja dalam facing d. Senter dengan dudukan peluru : digunakan pada pembubutan tirus e. Senter ujung bola : digunakan pada pembubutan tirus f. Senter berputar : digunakan untuk mendukung benda kerja biasa g. Senter segi empat : merupakan pembawa benda kerja saat pembubutan pipa, senter dipasang pada tailstock.

3. Cakera Pembawa (chuck) digunakan untuk mengikat benda kerja pada mesin bubut. Beberapa macam chuck, antara lain : a. Chuck cakar dua yang dapat memusat sendiri (otomatis), atau two jaw universal b. Chuck cakar tiga yang dapat memusat sendiri (otomatis), three jaw universal c. Chuck cakar empat di mana tiap cakar tidak memusat sendiri, tetapi masing-masing cakar disetel sendiri-sendiri (four jaw independent) d. Cakera pembawa kombinasi jaw universal dan independent y Penjepit 4 (empat) rahang (independent chuck), untuk menjepit benda kerja yang bulat (silindris) atau bentuk yang tidak teratur. Keuntungannya, rahang-rahangnya dapat diatur untuk tujuan tertentu. Kerugiannya, penyetelannya lama y Penjepit 3 (tiga) rahang (universal chuck) digunakan untuk menjepit benda kerja yang silindris, segi enam dengan cepat. e. Cakera pembawa magnet 4. Penyangga (kaca mata) digunakan untuk menyangga benda kerja yang panjang dan berdiameter kecil guna menahan getaran pada waktu pengerjaan serta posisi benda kerja tetap lurus segaris sumbu.

Penyangga ada dua macam, yaitu : a. Penyangga jalan (follower rest) : terletak pada sebelah kanan maupun sebelah kiri rangka eretan melintang. b. Penyangga tetap (steady rest) : terletak pada rangka mesin di antara headstock dan tailstock. 5. Kartel berfungsi untuk membuat kasar permukaan benda silindris dengan teratur agar tidak licin ketika dipegang. Macam-macam bentuk kartel antara lain : a. beralur lurus (straight) b. beralur melintang tunggal c. beralur melintang ganda segi empat (cross) dan belah ketupat (diamond) 6. Collet merupakan modifikasi penjepit standar yang digunakan untuk memegang kuat benda kerja yang dihubungkan dengan spindel, sehingga distribusi tekanan lebih merata. Fungsi collet : a. mengurangi resiko kerusakan benda kerja yang diproses dengan mesin bubut. b. untuk benda kerja yang berdimensi relatif kecil dan pembubutan presisi. c. mempunyai bermacam-macam bentuk, ada yang berbentuk bulat (round collet), persegi (square collet), dan berbentuk segi enam (hexagon collet). 7. Pembawa dipasang bersama-sama dengan plat pembawa, dengan maksud untuk membawa benda kerja supaya berputar sesuai dengan subunya. 8. Mandrel merupakan alat bantu pencekam yang ditempatkan pada benda kerja secara konsentrik. IV. Langkah Pembelajaran No 1 2 3 Kegiatan Guru Membuka pelajaran Pretest secara lesan Memberi Kegiatan Murid Memperhatikan Menjawab pertanyaan Menarik perhatian Mimbulkan motivasi Komponen ketrampilan

motivasi Mendengarkan

dengan gambaran materi yang akan dipelajari 4 Menjelaskan Mendengarkan/ Kejelasan Penekanan Penguatan verbal Memperhatikan / mencatat Balikan

mengidentifikasi alat dan memperhatikan prosedur kerja 5 Menjelaskan menerapkan pemakaian alat-alat keselamatan keselamtan

kerja 7 Menjelaskan mesin bubut bagian Mencatat dan Memberi acuan

perlengkapannya. 8 Merangkum materi yang Memperhatikan diajarkan 9 Memberi soal Mencatat Mengevaluasi Meninjau kembali

10

Menutup pelajaran

V.

ALAT DAN BAHAN SUMBER AJAR a. Alat pelajaran : 1. Papan tulis dan perlengkapannya. 2. Buku Pemesinan

b. Sumber ajar : APPOLD, Hans; Feiler kurt; Reinhard, Alfred; Schmiot, Paul, 1987. Technology of The Metal Trade, New Delhi: Wiley Eastern. ST. Nunung Gunung Riyadi, 1984, Teori Bengkel, Solo, Tiga Serangkai. Bm. Subakty dan Kasman Barus (1984). Petunjuk kerja frais. Madiun : CV Sinar Harapan Madiun Che Muda, Ibrahim dan N. ramudaram. 1994. Teknologi Bengkel Mesin. Kuala lumpur , MAL: Kementrian Pendidikan Maleysia. Susilo W, Danar.(2007). Teknologi mekanik mesin perkakas. Solo: UPT Penerbitan dan Percetakan UNS.

VI

PENILAIAN Soal: 1) Sebutkan Peralatan keselamatan kerja di bengkel mesin perkakas pada umumnya!( bobot 20) 2) Apa yang dimaksud mesin bubut?(bobot 40) 3) Sebutkan bagian-bagian mesin bubut?(bobot 20) 4) Sebutkan perlengkapan-perlengkapan mesin bubut?(bobot 20) Kunci jawaban. 1) Baju kerja, sepatu, topi/ikat kepala, kacamata, masker hidung, alat pembersih, lampu penerangan dan alat pemandam kebakaran. 2) Mesin Bubut adalah suatu Mesin perkakas yang digunakan untuk memotong benda yang diputar. Bubut sendiri merupakan suatu proses pemakanan benda kerja yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja kemudian dikenakan pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar dari benda kerja. 3) 1. Landasan mesin (bed) 2. Kepala Tetap (head stock) 3. Kepala Lepas (tail stock) 4. Eretan pembawa (carriage) 5. Gear box 6. Motor 7. Dudukan (base) 4) a. Pahat (cutting tool) b. Senter c. Cakera Pembawa (chuck) d. Penyangga (kaca mata) e. Kartel f. Collet g. Pembawa h. mandrel

VII

KESAN SESUDAH MENGAJAR

VIII

KESAN SESUDAH DISKUSI DENGAN PENGAMAT

SURAKARTA, 20 APRIL 2010 PEMBIMBING CALON GURU

(

)

( NUR CHAFIEDZ )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) MIKRO TEACHING

Disusun Oleh: NUR CHAFIEDZ K2508021 PTM (A)

PENDIDIKAN TEKNIK MESIN JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK DAN KEJURUAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2011

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->