P. 1
Diet Sesuai Golongan Darah

Diet Sesuai Golongan Darah

|Views: 70|Likes:
Published by Saudah Aza

More info:

Published by: Saudah Aza on Jun 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/07/2013

pdf

text

original

healthygrocerylist.com GOLONGAN darah berkaitan erat dengan makanan yang kita konsumsi. Menurut dr.

Peter Dadamo, penulis buku Eat Right For Your Type, akan terjadi reaksi kimia antara darah dengan makanan yang Anda makan. Reaksi ini merupakan bagian dari warisan genetik Anda. Reaksi ini dipicu oleh adanya lectin. Lectin merupakan sejumlah protein berbeda yang terdapat pada makanan Anda. Lectin mengandung zat perekat (aglutinin) yang bisa mempengaruhi darah. Jadi, saat Anda mengkonsumsi makanan yang mengandung protein leptin yang tidak sesuai dengan tipe antigen darah Anda, lectin akan menyerang organ atau sistem tubuh dan mulai merekatkan sel-sel tubuh di area tersebut. Untungnya, sebagian besar lectin yang terdapat pada makanan tidak membahayakan bagi kehidupan. Tetapi, tetap bisa menimbulkan berbagai masalah, khususnya jika lectin tersebut khusus untuk jenis darah tertentu. Sebagian besar sistem kekebalan tubuh akan melindungi Anda dari lectin. Menurut Dadamo, seperti yang dikutip situs drlam.com, sekitar 95% lectin yang diserap akan dilemahkan oleh tubuh. Tetapi, paling tidak 5% dari lectin yang Anda makan akan disaring ke dalam aliran darah dan menimbulkan reaksi yang berbeda di setiap organ yang berbeda. Anda bisa mengatasi ini dengan menyesuaikan golongan darah dengan makanan yang Anda makan. Diet golongan darah bisa mengembalikan ritme alami tubuh Anda. Anda bisa mengikuti diet yang telah secara ilmiah disusun sesuai dengan profil seluler tubuh Anda. Setiap kelompok makanan dibagi menjadi 3 kategori yaitu, makanan yang sangat bermanfaat (makanan yang berperan sebagai obat), makanan yang diijinkan (makanan yang tidak membahayakan bagi jenis golongan darah), dan makanan yang tidak diijinkan (makanan yang bertindak sebagai racun). Untuk memilih makanan yang paling tepat, berikut 4 diet berdasarkan golongan darah yang bisa menjadi panduan Anda: Golongan darah O

Golongan darah O menikmati olahraga fisik yang intense dan protein hewan. Berbeda dengan golongan darah lainnya, golongan darah O sebaiknya hanya mengkonsumsi sedikit makanan yang bersifat asam. Jenis golongan darah ini bisa mencerna dan memetabolisme daging secara efisien karena mereka cenderung mempunyai kadar asam lambung yang tinggi. Kesuksesan diet golongan darah O bergantung pada penggunaan daging tanpa lemak dan bebas zat kimia, unggas, serta ikan. Produk-produk susu tidak terlalu bersahabat bagi golongan darah O jika dibandingkan dengan golongan darah lainnya. Golongan darah O, bisa menurunkan berat badan dengan cara membatasi konsumsi biji-bijian, roti, kacang polong, dan kedelai. Faktor utama pemicu pertambahan berat badan bagi golongan darah ini adalah gluten yang terdapat pada biji gandum dan produk-produk gandum murni. Gluten ini akan mengganggu kerja insulin dan memperlambat sistem metabolisme. Selain biji gandum, faktor lain yang juga berpengaruh adalah kedelai dan kacang polong. Makanan ini mengandung lectin yang akan tertumpuk di jaringan-jaringan tubuh dan membuat area tersebut kurang berfungsi dalam aktivitas fisik. Faktor ketiga penyebab penambahan berat badan adalah kecenderungan mempunyai kadar hormon tiroid yang rendah atau fungsi tiroid yang tidak stabil. Hal ini bisa menimbulkan masalah-masalah metabolisme. Karena itu, ada baiknya menghindari makanan yang menghambat hormon tiroid seperti kol dan kol bunga, tapi meningkatkan produksi hormon dengan mengkonsumsi rumput laut, makanan laut, serta garam beryodium. Beberapa kelompok sayuran bisa menimbulkan masalah besar bagi golongan darah O, seperti Brassica family (kol dan kol bunga) bisa menghambat fungsi tiroid. Perbanyak konsumsi sayuran yang kaya vitamin K. Hal ini akan membantu faktor pengentalan darah yang lemah pada golongah darah O. Karena kadar asam lambung tinggi, jenis golongan darah O sebaiknya makan buah yang bersifat alkali seperti beri dan plum. Selain itu, ada baiknya membatasi konsumsi produkproduk susu. Sistem tubuh golongan darah O tidak didisain untuk metabolime produk susu dengan tepat. Golongan darah A Golongan darah A rentan terhadap serangan jantung, kanker, dan diabetes. Karena itu, sangat penting agar memilih makanan yang segar, alami, serta organik. Jika mengikuti tipe diet golongan darah A, maka Anda akan semakin langsing secara alami. Jika Anda sudah terbiasa makan daging, maka penurunan berat badan akan terjjadi lebih cepat di saat awal tubuh mengeluarkan makanan-makanan beracun dari tubuh. Selain itu, dengan mengikuti diet ini, Anda yang bergolongan darah A juga akan meningkatkan kekebalan tubuh serta menghambat perkembangan penyakit yang mengancam kehidupan. Saat golongan darah A makan daging, mereka akan merasa lemas dan malas bergerak. Hal ini karena kadar asam lambung rendah sehingga lebih sulit untuk mencerna daging. Karena hanya mengkonsumsi sedikit protein hewani, maka Anda bisa menambahnya dengan makan kacang-kacangan dan biji-bijian. Anda juga bisa menikmati protein-protein nabati yang

terdapat pada kedelai dan kacang polong. Kedelai bisa menurunkan produksi insulin, yang bisa menjadi penyebab obesitas dan diabetes. Tahu, bisa menjadi makanan utama dalam diet ini. Prosuk-produk susu juga agak susah dicerna oleh golongan darah A dan bisa memperlambat proses metabolime. Tapi, golongan darah A bisa mentoleransi sejumlah kecil produk susu yang difermentasi seperti yogurt, kefir, krim tanpa lemak, serta produk susu yang telah dikultur. Sayur-sayuran sangat penting dalam diet golongan A sebagai sumber mineral, enzim, dan antioksidan. Tipe A sangat sensitif terhadap lectin yang terdapat pada kentang, ubi jalar, kol, tomat dan merica. Makanan ini bisa merusak lambung tipe A yang lemah. Tipe A seharusnya makan lebih banyak buah yang bersifat alkali, menghindari mangga, pepaya, serta jeruk karena tidak bagus bagi saluran pencernaan. Golongan darah B Tipe golongan darah B yang kuat dan peka biasanya bisa melawan sebagian besar penyakit yang umum dikenal sekarang seperti penyakit jantung dan kanker. Pada dasarnya, mereka yang memiliki golongan daran B dan mengikuti diet yang direkomendasikan seringkali bisa terhindar dari berbagai penyakit kronis dan hidup sehat lebih lama. Tipe B lebih mudah terserang penyakit kelainan sistem kekebalan tubuh seperti multiple sclerosis, lupus, serta sindrom kelelahan kronis. Diet tipe B seimbang dan menyeluruh, dengan melibatkan berbagai jenis makanan. Bagi tipe B, faktor terbesar penyebab penambahan berat badan adalah jagung, gandum hitam, kacang-kacangan, dan biji wijen. Makanan ini mengandung lectin berbeda yang bisa mengganggu efisiensi proses metabolisme yang akan mengakibatkan kelelahan, retensi cairan, dan hipoglisemia. Lectin gluten pada biji gandum dan semua produk-produk whole wheatjuga bisa menambah masalah dengan memperlambat sistem metabolisme. Bagi golongan darah B, sangat penting untuk menghindari ayam. Ayam mengandung lectin aglutinin golongan darah B di dalam jaringan-jaringannya. Ini akan menyerang aliran darah dan potensial meyebabkan stroke serta kelainan sistem kekebalan tubuh. Tipe B bisa menikmati ikan, tetapi sebaiknya menghindari semua jenis kerang-kerangan. Kerang mengandung lectin yang bisa mengganggu sistem tipe B. Golongan darah B, merupakan satu-satunya golongan darah yang bisa sepenuhnya menikmati berbagai produk susu. Tetapi, ada baiknya menghindari sebagian besar jenis kacang dan biji-bijian (khususnya kacang, biji wijen, serta biji bunga matahari). Makanan ini mengandung lectin yang bisa mengganggu produksi insulin golongan darah B. Golongan darah B juga tidak bisa mentoleransi gandum dengan baik. Hal ini karena gandum mengandung lectin yang bisa mengurangi efisiensi dan mengganggu stimulus pembakaran lemak. Gandum hitam mengandung lectin yang bisa tertimbun di sistem pembuluh darah, menimbulkan kelainan darah dan potensial memicu stroke. Jagung merupakan faktor utama penambahan berat badan tipe B. Jagung bisa memperlambat sistem metabolisme, mengganggu insulin, menyebabkan retensi cairan, serta kelelahan.

Diet golongan darah B sebaiknya tidak menyertakan tomat. Tomat mengandung lectin yang bisa mengiritasi lapisan lambung. Tapi, buah dan sayuran lainnya secara umum bisa ditoleransi dengan baik. Golongan darah AB Antigen yang banyak, membuat golongan darah AB kadang-kadang menyerupai golongan darah A dengan asam lambung yang lemah, dan kadang-kadang menyerupai golongan darah B yang didisain secara genetik untuk mengkonsumsi daging. Tipe AB akan mencapai kondisi terbaik saat jaringan-jaringan otot bersifat alkali. Tipe AB tidak bisa mencerna daging dengan efisien karena rendahnya kadar asam lambung. Selain itu, perhatikan juga porsi dan frekuensi konsumsi daging Anda. Ayam juga mengandung lectin yang bisa mengiritasi darah dan saluran pencernaan. Tahu merupakan sumber protein terbaik bagi golongan darah ini. Selain itu, bisa juga makan kacang-kacangan dan biji-bijian dalam jumlah kecil. Golongan darah AB bisa mentoleransi produk-produk susu dengan cukup baik. Tapi, perhatikan kelebihan produksi mucus. Secara umum, tipe AB juga bisa mentoleransi padipadian, bahkan gandum, tapi bagian inti gandum bisa menyebabkan tingginya kadar asam di otot-otot golongan darah AB. Jenis ini akan lebih diuntungkan dengan diet kaya nasi dibandingkan pasta. Golongan darah AB mempunyai sistem kekebalan tubuh lemah. Jadi, ada baiknya jika mengkonsumsi sayur-sayuran yang kaya phytochemical dan buah-buahan yang bersifat alkali. Makana ini bisa menyeimbangkan padi-padian yang membentuk asam di otot-otot. Tomat juga tidak menimbulkan masalah pada jenis golongan darah ini. Golongan darah AB sebaiknya memulai hari dengan minum segelas air hangat yang dipadukan dengan air perasan setengah jeruk lemon segar. Ini bisa membersihkan mucus yang terakumulasi selama tidur.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->