FISIKA KELAS X Drs. Pristiadi Utomo, M.Pd.

BAB IV GERAK MELINGKAR BERATURAN

Advance Organizer
Rolling coaster yang ada di dunia wisata anak merupakan hiburan yang memberikan tantangan keberanian. Pernahkah kamu menaikinya? Mungkin pada saat kamu berwisata ke Jakarta senpat menaikinya. Rolling coaster memanfaatkan gerak melingkar dengan berputar pada poros lingkaran akibat perubahan energi potensial menjadi energi kinetik yang memberi kelajuan cukup untuk melakukan putaran. Penumpang diajak berputar dari satu titik bergerak memutar hingga sampai ke titik akhir. Banyaknya putaran tiap waktu itu disebut frekuensi. Pada bab ini akan membahas gerak melingkar dengan meninjau besaran-besaran yang menyertai gerak melingkar tersebut. Misalnya kecepatan gerak melingkar, percepatannya, frekuensinya, sudut tempuhnya dan sebagainya. Gerak melingkar banyak dilakukan pada peralatan-

peralatan seperti gerinda, blender, mixer, kipas, bor dan lain-lain peralatan kehidupan sehari-hari, sehingga pantas untuk dikaji lebih mendalam.

dalam

Peta Konsep Bab 4
GERAK MELINGKAR BERUBAH BERATURAN

GERAK MELINGKAR

GERAK MELINGKAR BERATURAN

JARAK TEMPUH

SUDUT TEMPUH KECEPATAN

KECEPATAN LINIER

KECEPATAN ANGULER

PERCEPATAN LINIER

PERCEPATAN ANGULER

PERCEPATAN SENTRIPETAL

GAYA SENTRIPETAL

137

Kata Kunci (Key-words)
• • • • • • • • • • • • • • • Frekuensi Gerak Melingkar Gerak Melingkar Beraturan Gerak Melingkar Berubah Beraturan Gaya Sentripetal Jarak Tempuh Kecepatan Anguler Kecepatan Linier Percepatan Anguler Percepatan Linier Percepatan Sentripetal Periode Pesawat Sentrifugal Radian Sudut Tempuh

Daftar Konstanta
Cepat rambat cahaya Konstanta Coulomb Konstanta gas umum Konstanta gravitasi umum Muatan elektron Massa elektron R G e m c k 3,00 x 108 m/s 8,99 x 109 N.m2/C2 8,314 J/K.mol 6,67 x 10-11 N.m/kg2 1,60 x 10-19 C 9,1 x 10-31 kg

138

BAB IV GERAK MELINGKAR BERATURAN

Standar Kompetensi Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik Kompetensi Dasar Menganalisis besaran fisika pada gerak melingkar dengan laju konstan

Para pembalap sepeda yang bertanding di stadion menempuh lintasan melingkar. Bila mereka harus menempuh lima lap mereka harus melakukan lima kali gerak melingkar. Dalam sebuah atom hidrogen terdiri dari sebuah proton berada di inti atom dan sebuah elektron yang mengorbitnya. Elektron mengorbit proton dalam jari-jari orbit atom hidrogen. Elektron mempertahankan geraknya dengan kecepatan tertentu hingga menimbulkan percepatan sentripetal arah ke pusat lingkaran. Gaya setripetal yang terjadi setara dengan gaya tarik antara proton dengan elektron.

139

Adanya baling-baling yang bergerak melingkar pada pesawat helikopter dapat mengangkat pesawat secara vertikal. Baling-baling pesawat mempertahankan gerak melingkar beraturan selama pesawat helikopter tetap mengangkasa.

Pembelajaran ini bertujuan :
• • Merumuskan gerak melingkar beraturan secara kuantitatif Merumuskan gerak melingkar berubah beraturan

A. Gerak Melingkar Beraturan
Berbagai macam benda-benda yang melakukan gerak dalam orbit lintasan melingkar. Roda kendaraan, komedi putar di pekan raya menunjukkan gerak melingkar. Gerak melingkar dengan kelajuan sudut konstan dinamakan gerak melingkar beraturan. Su atu benda yang bergerak mengelilingi sumbu dalam lintasan melingkar disebut gerak melingkar. Elektron dalam atom dimodelkan melakukan gerak melingkar mengelilingi inti atom. Benda-benda angkasa seperti bulan juga melakukan gerak melingkar mengelilingi bumi. Bumipun melakukan gerak melingkar mengelilingi matahari. Pada salah satu rukun haji, yaitu thowaf, para jamaah haji melakukan gerak melingkar mengelilingi ka’bah.
Gambar 1. Komedi putar di pekan raya melakukan gerak melingkar.

Ketika memahami gerak melingkar akan menemukan sudut yang dibentuk oleh vektor jari-jari yang menghubungkan dua posisi benda yang berbeda dalam lintasan melingkar itu. s=θr θ r

140

Hubungan antara sudut tempuh θ dengan busur lingkaran yang ditempuh s adalah . Dalam geometri berbagai satuan digunakan untuk menyatakan pengukuran sudut. dan dilambangkan dengan f. Atau dinyatakan dengan T= t n Satuan periode adalah sekon atau detik. 1.3o. sehingga dapat dikatakan bahwa 360°setara dengan 2π radian. Periode dan Frekuensi Waktu yang diperlukan benda untuk melakukan satu kali putaran penuh dinamakan periode dan dilambangkan dengan T. θ Satuan radian lebih banyak digunakan dalam pembahasan gerak melingkar. θ θ radian maka panjang busur lingkaran yang sehingga s = r. sudut yang dibentuk oleh vektor jari-jari. Dengan demikian 2π/θ = 2π r/s atau 2π . Satu radian adalah satuan sudut yang setara dengan 57. yang mana untuk satu putaran penuh sebesar 360°. Satuan lain adalah radian. Sedangkan jumlah putaran yang dilakukan benda dalam satuan waktu disebut frekuensi. f = n t 141 . yang mana untuk satu putaran penuh sebesar 2π radian. jika sudut tempuh satu putaran 2π radian maka panjang busur yang ditempuh adalah keliling lingkaran = 2π r (r = jari-jari lingkaran). Menggambarkan gerak melingkar.Gambar 2. Misalnya derajad (°). jika sudut tempuh satu putaran ditempuh adalah = s. Dengan demikian dapat dirumuskan sebagai berikut.s = 2π r.

T= 1 f atau f= 1 T 2. Periode dan frekuensi berhubungan satu sama lain. Kecepatan Anguler dan Kecepatan Tangensial Benda yang bergerak dalam lintasan melingkar menempuh busur lingkaran ∆s dalam selang waktu tertentu ∆t. maka gerak melingkar semacam ini disebut gerak melingkar beraturan.Satuan frekuensi adalah cyclus per second (cps) atau 1/s atau s-1.dan sering juga menggunakan Hertz (Hz). Hubungan antara periode dan frekuensi sebagai berikut. Kelajuan tangensial (besar dari kecepatan tangensial ) atau sering disebut dengan kelajuan linier dirumuskan dengan : Δs Δt v= Arah vektor kecepatan tangensial selalu tegak lurus dengan arah vektor jari-jari dengan arah gerak benda Jika ∆s adalah keliling lintasan yang ditempuh benda dalam satu periode waktu maka ∆s = 2π r dan (∆t =T) sehingga kelajuan tangensial dirumuskan menjadi : v= Substitusikan T = sebagai berikut. 1 f 2 π. Bila perubahan busur lingkaran yang ditempuh sama tiap selang waktu yang sama.r T ke dalam persamaan tersebut maka akan diperoleh persamaan v = 2π r f v ∆s v 142 .

maka kelajuan anguler dalam gerak melingkar beraturan dirumuskan. dengan arah yang ditunjukkan oleh ibu jari tangan kanan jika jari-jari tangan menunjuk ke arah gerak partikel.∆θ r Gambar 3. Sudut yang ditempuh benda dalam selang waktu tertentu dinamakan kelajuan anguler atau kecepatan sudut benda dan pada gerak melingkar beraturan selalu sama dalam selang waktu yang sama. kecepatan sudut dapat dinyatakan sebagai besaran vektor. 2π T ω= Tempatkan T = 1 ke dalam persamaan tersebut maka akan diperoleh hubungan antara f kelajuan anguler dengan frekuensi sebagai berikut. Δθ Δt ω= Apabila sudut yang ditempuh benda dalam satu periode waktu ∆t = T adalah ∆θ = 2π radian. Gerak melingkar memiliki dua kecepatan yaitu kecepatan tangensial dan kecepatan anguler. ω C 0 R r A Y X 143 . ω = 2π f Menurut Alonso dan Finn. yang arahnya tegak lurus pada bidang gerak. sehingga dapat dirumuskan sebagai berikut.

Perubahan kecepatan anguler tiap satuan waktu dinamakan dengan percepatan anguler. Percepatan Anguler dan Percepatan Tangensial Dalam gerak melingkar beraturan selalu memiliki kelajuan anguler konstan.r 3.Gambar 4. Δs Δθ = r Δt Δt Persamaan hubungan antara kelajuan tangensial dengan kelajuan anguler tersebut dapat lebih disederhanakan menjadi sebagai berikut. Sedangkan pada gerak melingkar beraturan nilai a = konstan. 144 . Contoh Soal 1.200 rpm. α= ∆ω ∆t Karena ∆ω gerak melingkar beraturan sama dengan nol maka α = 0. a= Δv Δt Pada gerak melingkar beraturan ∆v = 0 sehingga diperoleh a = 0. Hitunglah kecepatan linier sebuah titik yang berada 20 cm dari sumbu putarnya. Percepatan anguler tidak nol melainkan konstan yaitu pada gerak melingkar berubah beraturan Percepatan linier atau tangensial diperoleh dengan membagi perubahan kecepatan linier dengan selang waktu. Arah vektor kecepatan sudut Hubungan antara kelajuan tangensial dengan kelajuan anguler dapat ditentukan dari. Sebuah roda berbentuk cakram homogen berputar 7. v = ω.

4 = 0. c.200 rpm = 7. θ = 145 . v = s t 0. Bila jari-jari lingkaran 5 cm. ω = c.200 x r = 20 cm = 0.2 m/s 2 0.Diketahui : ω = 7.2 v = = 4 rad/s r 0.05 s = r 0. Tentukan kelajuan angulernya. ω = …? c. θ =…. v =…? b. maka : a.r v = 240x 0.2 m 2π = 240 rad/s 60 Ditanya : Jawab : v =…? v = ω. Dua detik yang pertama menempuh busur sepanjang 40 cm.05 m Ditanya : a. t = 4 x 2 = 8 rad v= b. Dispacement angulernya ( sudut pusat yang ditempuh ) Diketahui : t=2s s = 40 cm = 0. b.05 atau θ = ω. Tentukan kelajuan liniernya.? Jawab : a.2 = 48 m/s 2. Suatu titik materi bergerak melingkar beraturan.4 m r = 5 cm = 0.4 = 8 rad 0.

berapakah kelajuan tangensial suatu titik di permukaan drum? 2. Pada suatu saat kelajuan anguler sebuah keping CD yang berdiameter 12 cm adalah 314 rad/s. tentukan. kecepatan anguler sepeda. Jari-jari roda sepeda adalah 2/π m. Sebuah sepeda dikendarai pada kecepatan 8 m/s sepanjang lintasan melingkar yang mempunyai radius 40 m. berarti ada percepatan yang selalu tegak lurus dengan arah kecepatannya. Tentukan kelajuan tangensial suatu titik yang berjarak 3 cm dan 6 cm dari pusat keping CD. Percepatan Sentripetal Jika suatu benda yang mengalami gerak melingkar beraturan mempertahankan kecepatan tetap yang dimilikinya. sehingga lintasannya selalu lingkaran. Y ∆v v2 ∆θ v1 X 146 . a. a. Percepatan yang diperlukan mengarah ke arah pusat lingkaran dan disebut percepatan sentripetal. a. Berapa frekuensi dan periodenya? b. Jika diameter drum adalah 40 cm. karena arahnya yang ke pusat inilah maka percepatan itu disebut percepatan sentripetal atau percepatan radial yang berarti mencari pusat.Tugas Kerjakan penyelesaian persoalan berikut di buku tugasmu! 1. kecepatan anguler roda sepeda 4. Drum mesin cuci berputar 1200 putaran dalam 1 menit. b. Berapa periode dan frekuensi drum? b. Berapa kelajuan anguler drum? c. 3. Menurut Sears dan Zemansky.

sehingga percepatan a = ω. Benda mengalami gerak melingkar berpindah dari titik X ke titik Y Benda yang bergerak dengan kecepatan v1 di titik X dan kecepatan v2 di titik Y pada suatu lingkaran berjari-jari r. Arah percepatan sentripetal selalu tegak lurus vektor kecepatannya 5.v Δt Δθ Δt ∆v = ∆θ. Hubungan Antara Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Melingkar Beraturan (GMB) 147 . menempuh busur lingkaran sepanjang ∆s = ∆θ. r atau a = r Arah percepatan sentripetal selalu menuju ke pusat dimanapun benda itu berada dan selalu tegak lurus dengan vektor kecepatannyan Gambar 6.∆v = v2 . maka analog dengan itu besar selang kecepatannya sebesar sentripetalnya adalah a= a= karena maka ω= Δv Δt Δθ.r maka diperoleh a = ω .v 2 v2 Substitusikan persamaan v = ω.v1 Gambar 5.v.r .

r s v= s t v a= t θ θ t ω α= t ω= Contoh Soal: 1. Sebuah tamiya berputar mengikuti lintasan melingkar dengan kelajuan tetap 3 m/s dan periode 2 s. Penyelesaian v = 3 m/s T=2s r= 1m v2 32 as = = = 9 m/s2 1 r ∆v = a . dan percepatan ratarata tamiya selama itu. a. GLB Pergeseran linier Kecepatan linier Percepatan Linier GMB Pergeseran sudut Kecepatan sudut Percepatan sudut Hubungannya s=θ. karena gerak melingkar beraturan art = Tugas Kerjakanlah jawaban soal berikut di buku tugasmu! ∆v =0 ∆t a. b. percepatan sentripetal tamiya b.Antara Gerak Lurus Beraturan (GLB) dan Gerak Melingkar Beraturan (GMB) memiliki hubungan kesetaraan besaran-besaran geraknya.r a=α. Perhatikan tabel berikut ini. ∆t = 0. tentukan.r v=ω. Jika jari-jari lintasan lingkaran adalah 1 m. 148 . perubahan kecepatan tangensial tamiya selama bergerak 1 s.

v1 = v2. 149 . Sistem Gerak Melingkar pada Susunan Roda a. sedangkan kelajuan anguler tidak sama. Sementara seorang pilot pesawat jet terbang dengan kelajuan 1 km/s sambil membuat manuver lintasan melingkar. agar tubuhnya tidak dikenai lebih dari 25 g. Sistem Serantai atau Setali Pemindahan gerak pada sistem tak langsung yaitu pemindahan gerak dengan menggunakan ban penghubung atau rantai. Pada sistem ini kelajuan liniernya sama.1. Sistem Persinggungan Langsung. Hitunglah jari-jari minimum yang dibentuk pesawat selama manuver. 6. tetapi ω1 ≠ ω2 b. Pemindahan gerak pada sistem persinggungan langsung yaitu melalui persinggungan roda yang satu dengan roda yang lain. Daya tahan tubuh manusia untuk melawan gravitasi sebelum membawa efek psikologis adalah sebesar 25 g (g : percepatan gravitasi = 10 m/s2).

Pada sistem ini kelajuan liniernya sama. ωA = ωB. Gigi roda belakang dan roda putaran kaki. tetapi ω1 ≠ ω2 c. Kecepatan sudut roda belakang. Gigi roda belakang dan roda putaran depan tersebut dihubungkan oleh rantai. Sistem Sesumbu ( Co-Axle ) Jika roda-roda tersebut disusun dalam satu poros putar. jari-jarinya masing-masing 4 cm dan 10 cm. b. Sepeda mempunyai roda belakang dengan jari-jari 35 cm. v1 = v2. Contoh Soal: tetapi vA ≠ vB 1. tetapi kecepatan liniernya tidak sama. Jika kecepatan sepeda 18 km/jam. c. Kecepatan linier gigi roda belakang. maka pada sistem tersebut titiktitik yang terletak pada satu jari mempunyai kecepatan anguler yang sama. Hitunglah : a. Penyelesaian r1 = 4 cm 150 . sedangkan kelajuaan angulernya tidak sama. Kecepatan sudut roda gigi depan tempat putaran kaki.

a. Ulangi pertanyaan a dan b. roda B = 20 cm dan roda C = 30 cm. Percepatan titik P yang berada di tepi roda A. a. Roda C berputar 30 kali tiap menit. tentukan. bila kedua roda disusun seporos. kelajuan anguler.r2 = 10 cm r3 = 35 cm. Dua buah roda K dan L mempunyai radius 1m dan 3 m disusun serantai dengan menggunakan sabuk dan berputar bersama. Tentukan kecepatan anguler A. ω2 = ω3 = 500/35 rad/s ω2 = v2 r2 v2 = ω2. c. dan percepatan sentripetal roda K jika 151 . b. kelajuan anguler. kelajuan tangensial. Roda A dan roda B koaksal ( seporos ). Roda gigi belakang dan roda gigi depan serantai. kelajuan tangensial. roda B dan C dihubungkan dengan ban (bebat) jari-jari roda A= 40 cm. v3 = 18 km/jam = 5 m/s = 500 cm/s. Tugas Kerjakan di buku tugasmu! 1. v1= v2 = 600/35 cm/s. dan percepatan sentripetal roda L. Roda belakang dan roda gigi belakang seporos. dan disusun sesinggungan. 2. b.r2 = 500/35 x 10 = 600/35 cm/s c. a. ω3 = v3 500 = rad/s r3 35 b. periodenya 2s.

152 . v kecepatan nya ( kelajuan dan arah). Gaya tersebut ditimbulkan oleh tegangan dalam tali. v2 r di mana m adalah massa bola. Dinyatakan oleh Bueche bahwa. gaya sentripetal tidak mempunyai gaya reaksi dan harus bekerja pada massa m yang bergerak melingkar. Gaya Sentripetal adalah gaya ke pusat yang menyebabkan suatu benda bergerak dalam lintasan melingkar. Gaya sentripetal Ketika sebuah bola diputar dalam suatu lintasan lingkaran. disebut gaya sentripetal. sebuah bola diikat pada tali yang diayunkan melingkar horisontal dengan kecepatan tetap. r Menurut hukum II Newton tentang gerak F = m. bila a merupakan percepatan sentripetal maka besar gaya sentripetal pada bola adalah F = m. Agar massa itu mengalami percepatan sebesar v2 .7.a. Sebagai contoh. maka bola sedang mengalami percepatan sentripetal yang disebabkan oleh suatu gaya yang selalu mengarah menuju pusat. Sedangkan F diasumsikan sebagai resultan gaya pada bola. dan r jaraknya dari pusat lingkaran. Gambar 7.

Jika sistem yang sama ditinjau dari kerangka acuan non percepatan. Bola diikat pada tali yang diayunkan melingkar horisontal dengan kecepatan tetap. jika tali tiba-tiba purus. Gambar 8. bola akan tidak lagi mengikuti arah gaya sentripetal melainkan akan bergerak menurut suatu garis lurus yang tegak lurus arah lintasan melingkar bola atau searah dengan vektor kecepatannya (jika tidak ada gaya berat). Jika sistem yang sama dianalisa dari trotoar dekat komedi putar. sedangkan gaya sentrifugal adalah suatu gaya samaran. Menurut Menurut Hukum I Newton. sebagai kerangka acuan tanpa percepatan.Bola bergerak dalam lintasan melingkar karena pada tali berlaku gaya sentripetal. Orang mengalami gaya ini sebab dia berputar pada komedi putar. benda bergerak dengan kecepatan tetap akan bergerak terus pada suatu alur lurus kecuali jika ada resultan gaya yang bekerja pada benda. yang mana percepatan ada pada kerangka acuan. Gaya samaran hadir hanya ketika sistem ditinjau dari suatu kerangka acuan percepatan. apabila tali putus bola akan bergerak lurus searah dengan vektor kecepatannya. seseorang yang naik komedi putar yang berputar akan mengalami suatu gaya sentrifugal yang berarah meninggalkan pusat sistem itu. Gaya sentripetal adalah suatu gaya yang nyata ada dalam kaitan dengan pengaruh benda. maka tidak ada gaya sentrifugal. gaya riil/nyata hadir dengan mengabaikan apakah kerangka acuan yang digunakan 153 . Secara umum. Sering. Sebagai contoh. semua gaya samaran menghilang. gaya sentripetal dikacaukan dengan gaya sentrifugal. Maka. Seseorang di trotoar hanya mencatat gaya sentripetal yang bekerja pada orang itu bergerak ke pusat lintasan melingkar.

gaya samaran hadir hanya dalam suatu kerangka acuan yang ada percepatannya. Pada keadaan awal benda yang mula-mula diam mulai bergerak melingkar dipercepat beraturan hingga mencapai kelajuan sudut tertentu yang dipertahankan selama terjadi gerak melingkar beraturan. benang. 2. Apabila benda akan berhenti 154 . Gerak Melingkar Berubah Beraturan Gerak melingkar beraturan biasanya berlangsung dengan didahului oleh gerak melingkar berubah beraturan yang dipercepat dan diakhiri dengan gerak melingkar berubah beraturan yang diperlambat.ada percepatan atau tidak ada percepatan. Berilah hasil analisamu dengan penjelasan yang menyebabkan peristiwa itu. bola logam. berputar dalam lintasan horizontal. Putarkanlah bambu sehingga bola logam yang berada di atas dapat berputar. Gambarlah gaya-gaya dalam sistem dan hitunglah gaya tegangan tali. Sebuah balok 1 kg diikat pada ujung tali sepanjang 1 m dan berputar dalam lintasan melingkar horisontal dengan kelajuan sudut 2π rad/s. Tugas Kerjakan di buku tugas! 1. Analisa Buatlah sebuah pesawat sentrifugal sederhana seperti pada gambar di samping. Lakukan dengan cepat kemudian berganti putarlah dengan lambat. Tentukan besar gaya tegangan tali ! B. Gunakan bahan-bahan yang mudah didapat nisalnya bambu atau pipa pralon. Sebuah benda bermassa 5 kg terikat pada tali berjarak 2 m dari pusat lingkaran. Lakukan berulang-ulang dan analisalah keadaan benang pada saat putaran cepat dan lambat.

Pada gerak melingkar beraturan (GMB) dijumpai sudut yang ditempuh tiap selang waktu yang sama adalah sama besarnya. Perhatikan grafik di bawah ini. Benda-benda angkasa seperti bulan yang mengorbit bumi melakukan gerak melingkar beraturan yang sudah berlangsung dalam waktu lama. Dengan demikian kelajuan liniernya (v) selalu bernilai sama pula.maka geraknya berubah menjadi gerak melingkar diperlambat beraturan. kemudian dipertahankan beberapa saat pada kelajuan sudut tertentu dan dimatikan powernya hingga piringan gergaji berhenti. Contoh benda yang mengalami gerak tersebut misalnya pada sebuah gergaji mesin yang mulai dihidupkan. sehingga kecepatan sudutnya (ω) bernilai konstan. Benda dari keadaan diam bergerak melingkar dipercepat beraturan kemudian mempertahankan kelajuan sudut pada ω konstan sebagai gerak melingkar beraturan ditunjukkan dengan garis lurus mendatar dan bergerak melingkar diperlambat beraturan hingga akhirnya berhenti. Apakah kelak bulan juga mengakhiri geraknya dengan gerak melingkar diperlambat beraturan? Kitapun tidak yakin akan hal itu. sudut yang ditempuh tiap selang waktu yang sama 155 . karena awal dari gerak melingkar beraturan itu apakah terjadi gerak melingkar dipercepat beraturan. tidak diketahui manusia. Sedangkan pada gerak melingkar berubah beraturan (GMBB). ω ωt ωo t Gambar 9.

poros mesin. t + ½ α. θ = ωo . dan bila α bernilai negatif maka terjadi gerak melingkar diperlambat beraturan. hubungan antara keduanya dapat dirumuskan sebagai berikut. sehingga kecepatan sudutnya (ω) berubah-ubah. Δv Δt a= Karena ∆v = ∆ω r maka akan diperoleh hubungan antara percepatan sudut dan percepatan linier yaitu. ωt = ωo + α. adakalanya melakukan gerak melingkar berubah beraturan. Δω.r atau dapat ditulis dengan α= α= 1 Δv r Δt a r Kecepatan sudut awal (ωo) pada t = 0. tidak sama dengan kecepatan sudut akhir (ωt) pada saat t. Roda penggerak. Perubahan kecepatan sudut tiap satuan waktu disebut percepatan sudut (α).t Sedangkan sudut akhir (θ) yang ditempuh dengan asumsi sudut awal θo = 0 dapat dirumuskan dengan.t2 156 . Dengan demikian kelajuan liniernya (v) selalu berubah-ubah pula. Δω Δt α= Jika α bernilai positif maka terjadi gerak melingkar dipercepat beraturan. putaran mesin-mesin. Perubahan kelajuan linier atau tangensial tiap selang waktu dinamakan percepatan linier dan dirumuskan sebagai berikut.r Δt a= a = α. sehingga dapat dirumuskan sebagai berikut.tidak sama besarnya.

 ω t − ωo   ω − ωo  2  + ½ α. r 157 . misalnya bulan mengedari bumi.  t  θ = ωo . Bulan berevolusi mengelilingi Bumi. v F M r m Gambar 10. Misalnya Bumi bermassa M dan Bulan bermassa m. jarak antara pusat keduanya r.t2 untuk mendapatkan persamaan tanpa variabel waktu. Fs v2 m.   α   α  Persamaan akhir yang didapat adalah. maka kesetimbangan gaya berlaku sebagai berikut. ωt2 = ωo2 + 2 α. r v2 Kelajuan linier sebesar v = G = F = G = G M.Sekarang substitusikan persamaan t = ω t − ωo ke dalam persamaan α θ = ωo .m r2 M r M disebut sebagai kecepatan orbit. Gaya gravitasi antara Bulan dengan Bumi berperan sebagai gaya sentripetal Kesetaraan gaya sentripetal dengan gaya gravitasi dapat mengetahui besar kelajuan linier benda yang mengorbit. berupa gaya gravitasi antara kedua benda itu. t + ½ α.θ Gaya sentripetal pada benda-benda angkasa yang mengorbit benda lain.

Mesin pemisah partikel-partikel di bidang medis Suatu mesin pemisah partikel-partikel digunakan untuk memisahkan bagian darah untuk dianalisa lebih lanjut . Kalian tentu dapat menggambarkan vektor gaya yang bekerja pada sistem tersebut. Hal itu dimaksudkan agar pengendara merasa nyaman sewaktu melintasi lintasan melingkar agar tidak terjadi slip roda sepeda atau kendaraan. Lubang-lubang kemudian berputar pada kecepatan tinggi menyebabkan bagian darah yang lebih berat bergerak ke dasar tabung dan bagian darah yang lebih ringan tertinggal di bagian puncak tabung. Menggambarkan vektor gaya dengan benar sangat penting untuk dapat menerapkan resultan gaya sentripetal yang bekerja pada benda.Dalam dunia medis dikenal alat sentrifugal yang berguna untuk memisahkan partikelpartikel yang berbeda massa jenisnya yang masih bercampur menjadi bagian yang terpisah. 158 . Misalnya dalam cairan darah dapat dipisahkan darah merah dengan darah putih. Hal yang sama sering kita temui pada tikungan tajam jalan raya. atau memisahkan DNA dari plasma darah Gambar 11. Darah ditempatkan dalam suatu tabung dan dimasukkan/disisipkan ke dalam suatu lubang dekat pusat mesin pemisah partikel. Di stadion velodrom sering ditemui lintasan untuk balap sepeda dibuat miring dengan sudut kemiringan tertentu.

Lintasan velodrom dipakai untuk balap sepeda berbentuk melingkar. Gaya tegangan tali T akan terurai secara vektor menjadi Tx pada arah horisontal dan Ty pada arah vertikal.Gambar 12. Gerak melingkar ini menyebabkan putaran peluru menembus sasaran misalnya hewan buruan menyebabkan luka yang merusak jaringan dan mengakibatkan kematian atau setidaknya luka berat. Gerakan melingkar berubah beraturan ditempuh peluru sejak awal ditembakkan hingga berubah menjadi gerak melingkar beraturan dan berubah lagi menjadi gerak melingkar diperlambat beraturan pada saat mengenai sasaran. Pada ayunan kronis seperti ditunjukkan gambar berikut ini menggambarkan sebuah bola sepak diikat dengan tali dan di putar horisontal dengan tali membentuk sudut θ terhadap arah vertikal. Sebuah peluru yang ditembakkan dari laras senapan mengalami dua gerakan. Pada benda bekerja gaya berat w mengarah ke bawah. θ T Ty w tTT Tx 159 . laras senapan muara peluru lintasan peluru Gambar 13. dibuat miring dengan sudut elevasi tertentu untuk mengamankan dari haya slip sepeda-sepeda yang melaju kencang tanpa menggunakan rem dan hanya memakai satu gir. yaitu gerak melingkar dan gerak linier menuju sasaran.

v2 v2 r v2 r v2 r = fs = µs . Resultan gaya pada arah vertikal sama dengan nol.cos θ = m.w Gambar 14. v2 r = m. N = µs . Fs m. m. Ty = w T. sin θ = m. gaya sentripetal berupa gaya gesek statis yang menahan mobil agar tidak slip sewaktu berputar. berarti. Tali membentuk sudut θ terhadap arah vertikal.g T Dengan demikian Fs m. v2 = g r tan θ Pada kasus mobil yang melintas di jalan datar yang melingkar. Gaya sentripetal pada ayunan kronis berupa oleh Tx yang mengarah ke pusat lingkaran.g = g r µs 160 . sin θ cosθ v2 m. m.g . r Sehingga kelajuan linier atau sudut θ dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut. Disini Tx berfungsi sebagai gaya sentripetal. m.g cosθ = Tx = T. Ayunan kronis dari sebuah bola sepak yang terikat tali dan diputar horisontal. Persamaan kelajuan linier mobil atau koefisien gesek statis dapat dijabarkan sebagai berikut. w = µs .

Roda sepeda motor mengalami gaya tekan/normal (N) terhadap dinding vertikal. sin θ = m.g N = m.g cosθ Gaya sentripetal Fs v2 m.Sedangkan apabila permukaan jalan yang melingkar membentuk sudut θ terhadap horizontal atau di lintasan velodrom seperti ditunjukkan gambar berikut ini. r m. sepeda motor dengan berat w arah ke pusat bumi. gaya berat benda (w) mengarah ke pusat bumi. Ny = w N. Vektor-vektor gaya pada permukaan jalan melingkar yang membentuk sudut θ seperti velodrom untuk balap sepeda. yang melaju dengan kecepatan tinggi Kesetimbangan gaya pada arah vertikal berlaku persamaan berikut ini. v2 = g r tan θ ada kasus tong stand.g .cos θ = m. sin θ cosθ Sehingga kelajuan linier atau sudut θ dapat dihitung dengan persamaan sebagai berikut. v2 r = Nx = N. Gaya gesek antara 161 . gaya normal (N) tegak lurus permukaan jalan yang dapat diurai menjadi Nx = N sin θ dan Ny = N cos θ Ny N Nx w Gambar 15.

T TTT 162 .g = μ g.roda dan permukaan dinding (f) mengarah ke atas berlawanan dengan gaya berat. r v2 N m. N = m.g m. Sepeda motor beserta penumpangnya tidak jatuh bila menempuh batas kecepatan minimum yang ditentukan. f N w Gambar 16.r = μ = Pada kasus benda yang diikat tali diputar horizontal. sehingga gaya berat tidak diperhitungkan. Gaya-gaya pada arah vertikal seimbang sehingga berlaku persamaan berikut ini. gaya sentripetal hanya diwakili oleh gaya tegangan tali.g N = μ Gaya sentripetal berupa gaya normal (N) sehingga Fs v2 m. Di sini gaya berat (w) tidak memiliki proyeksi pada arah horisontal. Perhatikan gambar berikut ini menunjukkan arah gaya-gaya yang dimaksud. Diagram vektor gaya pada sepeda motor yang bergerak melingkar di dalam tong stand di pasar malam. f = w µ .

Di setiap titik lintasan gaya tegangan tali dapat ditentukan besarnya. v2 r = = T = T. Sehingga berlaku persamaan sebagai berikut. dengan kedudukan tepat di samping pusat lintasan. 163 .w Gambar 17. Gaya tegangan tali bernilai maksimum apabila benda berada di titik terendah. Pada saat gaya berat (w) tegak lurus gaya tegangan tali (T) gaya sentripetal berupa gaya tegangan tali karena gaya berat tidak memiliki proyeksi terhadap arah mendatar. Bola terikat pada tali diputar vertikal. Bola terikat pada tali diputar horisontal. gaya sentripetal hanya diwakili oleh gaya tegangan tali. dan bernilai minimum pada saat benda berada di titik tertinggi. Gaya sentripetal hanya diwakili oleh gaya tegangan tali. T w w Gambar 18.r m T v2 Sedangkan apabila tali diputar vertikal gaya berat benda berpengaruh dalam penerapan gaya sentripetal. Gaya sentripetal berupa gaya tegangan tali (T) sehingga Fs m.

Fs m. v2 r = = T = T v2 T. T 164 . Bola terikat pada tali diputar vertikal.r m Apabila benda berada di titik tertinggi lintasan seperti ditunjukkan gambar berikut ini. Persamaan gaya sentripetal akan menjadi sebagai berikut. w T w Gambar 19. Gaya sentripetal hanya diwakili oleh gaya tegangan tali ditambah dengan gaya berat. dengan kedudukan tepat di titik tertinggi lintasan. T T v2 r = T+w = T + mg = m. = m( v2 r mg - v2 -g) r Sedangkan bila benda berada di titik terendah lintasan gaya berat akan berlawanan arah dengan gaya tegangan tali. Fs m.

Bola terikat pada tali diputar vertikal.mg = m. Persamaan gaya sentripetal akan menjadi sebagai berikut.w w Gambar 20. Fs m. T T v2 r = T-w = T . T θ w 165 . = m( v2 + mg r v2 +g) r Apabila benda berada di sembarang titik lainnya dalam lintasan melingkar gaya berat harus diuraikan vektor gayanya. Gaya sentripetal hanya diwakili oleh gaya tegangan tali dikurangi gaya berat. dengan kedudukan tepat di titik terendah lintasan.

166 . Sebuah balok 1 kg diikat pada ujung tali sepanjang 1 m dan berputar dalam lintasan melingkar horisontal dengan kelajuan sudut 2π rad/s. Bola terikat pada tali diputar vertikal. T T v2 r = T – w cos θ = T – mg cos θ = m. Gaya sentripetal diwakili oleh gaya tegangan tali dikurangi proyeksi gaya berat (w cos θ) Persamaan gaya sentripetal secara umum akan menjadi sebagai berikut. Tugas Kerjakan penyelesaian soal-soal berikut di buku tugas! 1. anak bermain plorotan di sebuah taman juga termasuk contoh gerak melingkar beraturan. Kondisi vektor gaya tiap-tiap kasus berbedabeda. Gambarlah gaya-gaya dalam sistem dan hitunglah gaya tegangan tali. sungguhpun penyelesaiannya menggunakan konsep-konsep yang sama dari gerak melingkar. Mobil yang mendaki bukit berbentuk busur lingkaran. berada di sembarang titik lintasan. kelereng yang menuruni permukakaan talang. = m( v2 + mg cos θ r v2 + g cos θ) r Berbagai contoh kasus gerak melingkar beraturan maupun berubah beraturan banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Fs m.wcosθ θ wsinθ w Gambar 21.

Berapa kelajuan minimum yang harus dijalankan pengemudi agar tidak jatuh sewaktu berputar ? (ambil koefisien gesek antara permukaan dalam silinder dengan roda sepeda motor 0. Mobil melaju di jalan menikung dengan jari-jari 50 meter pada kelajuan 20 m/s. jika permukaan jalan dibuat miring.Berapa kecepatan maksimum dari mobil yang bermassa m dan bergerak mengelilingi tepi putaran dengan jari-jari 40 m. Berapa tegangan tali T jika bergerak melingkar horisontal pada jari-jari 2 m dan kecepatan sudutnya 100 putaran tiap sekonnya ? 8. Tentukan besar tegangan tali dan kelajuan tangensial bola.Pengemudi sepeda motor sedang mempertunjukkan kebolehannya dalam permainan tong stand (sebuah silinder besar dari kayu) di pekan raya pasca lebaran.7 ? Rangkuman 167 . Sebuah benda bermassa 5 kg terikat pada tali berjarak 2 m dari pusat lingkaran.15. Sementara piringan hitam berputar. berapa seharusnya sudut permukaan jalan dengan bidang mendatar ? 4.Benda bermassa 10 kg diikat dengan tali pada pasak (tiang).2. 3. berputar dalam lintasan vertikal. agar mobil selamat melewati tikungan. Koefisien gesek antara permukaan koin dengan piringan hitam adalah 0. Tentukan besar gaya tegangan tali pada titik tertinggi dan titik terendah lintasan. Jari-jari silinder 5 m. dan koefesien geraknya 0. a. 6. berapa seharusnya koefisien gesekan jalan ? b. tentukan.5) 7. Sebuah bola sepak bermassa 1 kg terikat pada ujung tali sepanjang 1 m yang berputar membentuk ayunan kronis dengan sudut 37°. berapa jauh dari pusat piringan hitam koin logam harus diletakkan agar koin stabil di permukaan piringan hitam yang berputar? 5.

dirumuskan : f = n t • Hubungan antara periode dan frekuensi sebagai berikut. maka kelajuan anguler dirumuskan. dan dirumuskan sebagai berikut. T= 1 f atau f= 1 T • Kelajuan linier atau tangensial (besar dari kecepatan tangensial ) dirumuskan dengan : Δs Δt v= Karena ∆s = 2π r dan ∆t =T sehingga kelajuan tangensial dirumuskan menjadi : v= • 2 π.r atau T v = 2π r f Kecepatan sudut atau kecepatan anguler adalah sudut yang ditempuh benda dalam selang waktu tertentu . Δθ Δt ω= Karena ∆t = T adalah ∆θ = 2π radian. ω= • 2π T atau ω = 2π f Hubungan antara kelajuan tangensial/linier dengan kelajuan anguler tersebut dapat ditulis sebagai berikut.r 168 .• Periode adalah waktu yang diperlukan benda untuk melakukan satu kali putaran penuh. v = ω. dirumuskan : T= t n • Frekuensi adalah jumlah putaran yang dilakukan benda dalam satuan waktu .

r a=α.t2 ωt2 = ωo2 + 2 α.r Gerak Melingkar Berubah Beraturan memiliki kelajuan anguler yang berubahubah dengan persamaan-persamaan sebagai berikut.t θ = ωo .v atau a = r 2 Hubungan antara GLB dan GMB diperlihatkan pada tabel berikut ini.• • v2 Percepatan sentripetal dirumuskan dengan : a = ω . t + ½ α. ωt = ωo + α.r v=ω.θ • Hubungan roda-rodah ada tiga macam : v1 = v2. s v= s t v a= t GLB Pergeseran linier Kecepatan linier Percepatan Linier • GMB Pergeseran sudut Kecepatan sudut Percepatan sudut θ θ t ω α= t ω= Hubungannya s=θ. tetapi ω1 ≠ ω2 169 . tetapi ω1 ≠ ω2 v1 = v2.

Kamu bisa pasangkan pula benang yang digantungi mur dengan mengikatkan pada ujung balingbaling. baterai secukupnya. r • Penerapan gaya sentripetal amat beragam bergantung pada jenis dan kondisi gerak melingkar. Rangkaikan baterai ke motor listrik menggunakan kabel yang Kamu lengkapi dengan saklar. 170 .ωA = ωB. Berilah warna secukupnya. dan karyamu tersebut mengandung nilai jual sehingga dapat diproduksi secara massal. • tetapi vA ≠ vB Gaya sentripetal pada benda yang bergerak melingkar adalah sebesar: F = m. Bila Kamu mau berkreasi lebih jauh gantilah mur dengan model pesawat kecil mainan dari kayu lunak. Tugas Akhir Bab Sediakan sebuah motor listrik. Amati gerakan mur di ujung benang pada saat baling-baling berputar. ω 2 v2 atau F = m.as atau F = m. Kamu telah membuka peluang sebagai seorang wirausahawan. Hidupkan saklar dan Kamu dapat menikmati gerak melingkar beraturan dari putaran baling-baling. dan buatlah sebuah baling-baling buatan yang dapat Kamu buat dari lembaran plastik atau triplek maupun kayu pipih. Desainlah menyerupai angka 8 yang lonjong. Lubangi pertengahan balingbaling seukuran panel pada motor listrik dan pasanglah dengan erat.

Pada gambar tampak sebuah pendulum/bandul sederhana (berwarna keemasan) akan bergetar selaras dengan amplitudo tertentu. 8 s c. Bila pendulum mencapai jarak dua kali amplitude dari keadaan semula bola mencapai setengah putaran. Sebuah benda yang bergerak melingkar beraturan dengan jari-jari 4 m dalam waktu 2 s mengalami perpindahan sudut sebesar a. Setelah dilepaskan pada waktu yang bersamaan pada saat pendulum mencapai titik keseimbangan bola menempuh ¼ putaran. 20 s 1 putaran. dan sebuah bola (berwana merah) berimpit dengan pendulum akan melakukan gerak melingkar beraturan dengan jari-jari sama dengan amplitudopendulum. Demikian seterusnya sehingga pada saat pendulum kembali ke titik semula pada saat itu pula bola telah menempuh satu putaran.Info Tambahan Antara gerak melingkar beraturan dengan gerak getaran selaras memiliki kesesuaian yang tepat. 16 s e. 12 s d. 4 s b. Soal Latihan Akhir Bab 4 Soal Pilihan Ganda Pilihlah salah satu jawaban yang benar! 1. Periode gerak benda adalah … 6 171 .

2 m dan kemudian diputar dalam suatu lingkaran mendatar. 1.2 m/s2 d. 15 m/s 5. 600 N d.8 m/s2 b. 100 rad/s e.2. maka gaya yang mempengaruhi gerak mobil tersebut adalah … a.4 m/s2 e. 400 N c. 12 m/s e. 75 rad/s d. Sebuah bola bermassa 0.3 m/s. maka kecepatan sudutnya adalah … a.0 m/s2 c. Percepatan sentripetal yang dialami benda adalah … a.8 m. 1.2 m/s dengan jari-jari lintasan 1.6 m/s2 4. maka kelajuan maksimum bola tersebut sebelum tali putus … a. 25 rad/s b. pada sebuah tikungan melaju pada 20 m/s. 6 m/s c. 9 m/s d. Sebuah roda sepeda yang memiliki jari-jari 26 cm diputar melingkar beraturan. Sebuah mobil bermassa 600 kg. 1. Kelajuan linear pentil pada roda tersebut 1. 50 rad/s c.5 kg diikatkan pada ujung seutas tali yang panjangnya 1. Jika jari-jari tikungan jalan 400 m. Jika tali hanya mampu menahan tegangan maksimum 60 N. 1. 800 N e. 1000 N 172 . 0. 125 rad/s 3. Sebuah benda bergerak melingkar beraturan pada kelajuan linear 1. 200 N b. 3 m/s b.

25 m.4 N b.0 N 8.0 m dan kemudian diputar dengan kelajuan tetap 2 m/s. 2 3 m/s d. 4 3 m/s 7. Sebuah pesawat mainan diikat pada ujung bebas sebuah tali yang panjangnya 0. Jika sudut antara tali dan garis vertikal 60o. 30° b. 6 m/s e. 0. maka kelajuan pesawat adalah … a. 45° d.6 N d.5 N c.1 kg diikat dengan seutas tali yang panjangnya 1. 0. 37° c. Sebuah benda bermassa 0. 2 m/s c. 0.6. maka besar sudut antara tali dan garis vertikal adalah … a. maka tegangan minimum yang dialami tali adalah … a. 3 m/s b. Pesawat digerakkan sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah ayunan kerucut. 1.8 m yang digantungkan pada langit-langit. 60° 173 . 0.8 N e. Sebuah ayunan kerucut mempunyai panjang tali l = 1. 53° e. Jika g = 10 m/s 2. Apabila kecepatan sudut ayunan sebesar 4 rad/s dan percepatan gravitasi bumi g = 10 m/s 2.

2 detik. 3 d. 1 e. 314 rad/s e.33 m/s d. Bila titik A berjarak 10 cm dari sumbu putaran. ½ 12. Titik A terletak pada gerinda yang berputar dengan percepatan anguler 2 rad/s2 dan kecepatan sudut awal 4 rad/s. 31. Sebuah benda bergerak melingkar dan melakukan satu kali putaran dalam waktu 0. a.5 kg diikat dengan tali dan diputar sehingga lintasannya berbentuk lingkaran vertical dengan jari-jari 0. maka setelah berputar selama 5 detik. 0. 300 m/s b. 6 c. maka kecepatan linier suatu titik yang berjarak 30 cm dari pusat adalah : …. 0. 0.4 rad/s d.14 rad/s c. Jika kecepatan sudut 4 rad/s dan g = 10 m/s 2. titik A menempuh lintasan sepanjang . 450 m 10.5 m. 3140 rad/s 11. 3 m/s c. 4. Sebuah benda bergerak melingkar beraturan dengan kecepatan sudut 10 rad/s.33 cm/s 174 . maka tegangan tali di titik terendah adalah … newton a.… a.314 rad/s b. 70 m e. Besar kecepatan angulernya adalah . 45 m d. 7 m c.9.5 m b. 9 b. 3.… a. Sebuah batu massanya 0.

25 m/s2 175 .. Periode P dan Q masing-masing 4 detik dan 2 detik. m/s2 a. 4 : 1 c. 1. 120 c. 60 40 20 15.. Kelajuan angulernya selalu berubah beraturan. Sebuah titik terletak 30 cm dari poros roda. 1 : 2 e. a. 26. e.27 16..7 c. 0. Setelah 4 detik kelajuan angulernya 14 rad/s. Besar gaya centripetalnya selalu tetap. Sebuah benda mengalami gerak melingkar beraturan maka pernyataan yang benar adalah ... Dalam waktu 2 detik. 280 b. Kecepatannya selalu tetap b. 0. Besar percepatan sentripetal yang dialami mobil tersebut adalah . 14.75 m/s2 e. 4. 0..25 m/s2 c. Sebuah mobil dengan kecepatan 72 km/jam melewati tikungan jalan berbentuk seperempat lingkaran dengan jari-jari 800 m. 1 : 1 d. maka percepatan linier yang dialami benda tersebut adalah …. Dua titik materi P dan Q melakukan gerak melingkar beraturan dengan jari-jari lintasan sama besar. e. 240 b. … a. 1 : 4 17. 2 : 1 b. Percepatan centripetalnya selalu tetap d. 2. d. sebuah roda yang berotasi murni. Besar percepatan tangensial yang dialami titik tersebut adalah … m/s2 a. Percepatannya selalu tetap dan = 0 c.8 d. Maka perbandingan kelajuan linier P dan Q adalah . a.4 e.e. Sebuah benda begerak melingkar berubah beraturan dengan kelajuan anguler mula-mula 6 rad/s. Jika jari-jari 10 meter. 3 cm/s 13. mengalami perubahan kecepatan dari 4 rad/s menjadi 20 rad/s secara beraturan.

600 π m/s a. 4. 6000 π m/s 176 .2 d. Perlambatan 20 cm/s2... Percepatan totalnya tidak menuju pusat lingkaran Pernyataan yang benar adalah . 1. 3..2 π Hz c. 2. 0. Kelajuan partikel yang bergerak melingkar beraturan sebesar 2 m/s..6 rad/s c. 3.4 b.4 19. 20 rad/s d. Hal ini berarti besar jarijari roda B adalah . 4600 π m/s e. a. sedang roda B tiap menit berputar 13 1/3 kali.. jika kecepatan sudut kecepatan sudut roda B adalah . a. 1.2 Hz b.50 m/s2 d.. 0.5 cm c.. maka periode partikel sebesar . 3 cm d. a. jari-jari roda A adalah 2 cm dan tiap menit roda berputar 20 kali.. 0.. a.00 m/s2 18.. 56 rad/s 22. 2. 5. 2.. 1200 π m/s d. 40 rad/s e. 800 π m/s c. 1.3 c. Bila jari-jari lingkaran 40 cm.. Sebuah titik terletak 5 cm dari sumber putar. 4 Hz 21. Sebuah alat listrik memutar roda A yang berjari-jari 10 cm yang dihubungkan dengan tali kawat dengan roda B yang berjari-jari 50 cm. Alat pemutar berputar 6000 putaran tiap detiknya. 1.5 cm e. 1.. 4 cm 20. 4 rad/s b..3. Bila jari-jari lingkaran 10 cm maka . 0.b.. 1.4 π Hz A = 200 rad/s maka e.2. 0.2. Sebuah benda bergerak melingkar berubah beraturan diperlambat kecepatan sudut awal 10 rad/s dan perlambatan sudut yang dialami benda 2 rad/s2.. Panjang lintasan yang ditempuh selama geraknya 250 cm.5 cm b.4 Hz d. a.. Besarnya kecepatan linier titik tersebut adalah .3 e. Sudut yang ditempuh selama geraknya 25 radian. Roda A dan B bersinggungan di luar. 1.

.. kipas angin berputar dengan percepatan sudut 6 π rad/s2. kipas angin berputar dengan kecepatan sudut 12 π rad/s 2. 4 saja e. π m/s 27. 5194 N 26. 1. 2 π rad/s2 c... 2500 N roda tersebut adalah . a. a. -120 rad/s2 e. 2π m/s d.23. a. T w T A c. 30π m/s e. Sebuah roda berputar dengan kecepatan 120 rad/s keudian dihentikan dalam waktu 2 s.5 π m/s b. Bila massa total 20 kg. Kesimpulan yang benar adalah . Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan 1. kipas angin bergerak melingkar beraturan 4. 3000 N d. 120 rad/s2 c. berputar dengan frekuensi tetap 360 rpm. a. 1. 2.. Seorang pengendara sepeda motor mengelilingi suatu bundaran yang jari-jarinya 20 m dengan kelajuan 72 km/jam. Kecepatan linier suatu titik pada O B w 177 . 25... 0. Maka gaya sentripetalnya adalah .. 2 dan 3 b. kipas angin bergerak melingkar berubah beraturan 3.. 2000 N b.. 4000 N e. 60 rad/s2 d. Sebuah roda diameter 1 m berputar 30 putaran per menit. -2 π rad/s2 b. 60π c.. 3 dan 4 24. 2 dan 4 d. 1 dan 3 Besar percepatan sudut adalah . Sebuah kipas angin mempunyai jari-jari 50 cm.

. 24 rad/s c. 100 N Dua buah roda masing-masing dengan jari-jari 6 cm dan 18 cm dihubungkan dengan tali seperti pada gambar di atas. Maka waktu yang diperlukan untuk menggulung benang layanglayang tersebut adalah .5 menit b. 16 m c. 72 rad/s d. 5 menit e.. Sebuah alat penggulung benang layang-layang berjari-jari 10 cm.. 40 m 178 . a. Sebuah roda gerinda berjari-jari 10 cm. 0 N d. Jika roda yang besar berputar dengan kecepatan 24 rad/s roda yang kecil akan berputar dengan kecepatan sudut . digerakkan dengan tenaga listrik hingga berputar dengan kecepatan sudut 8 rad/s.942 km. Jarak linier yang ditempuh roda mulai saat listrik dipadamkan hingga berhenti adalah . 10 menit 30. 3 menit d. 82 rad/s e.. a. 24 m d. 5 N d.. 1 menit c. kemudian diputar vertikal dengan kelajuan tetap 3 m/s. c.. Kemudian listrik dipadamkan hingga roda berhenti setelah 20 detik. 18 rad/s b. 108 rad/s 29. 15 N e.. Tegangan tali saat benda berada di titik terbawah adalah (g = 10 m/s2) c.Sebuah benda bermassa 5 kg diikat dengan tali yang panjangnya 90 cm. 8 m b. 32 m e. a. 0. Jika alat penggulung diputar dengan kecepatan sudut tetap 10π rad s-1. Layang-layang berada di angkasa dengan panjang benang 0. 3 N 28.

100 N c. 2. 10 : 1 179 . a.. Jika g = 10 ms-1. 4. 2240 N e. Maka gaya tegang tali pada saat di titik terendah adalah a. 200 N b. selama 2 detik percepatan sentripetalnya adalah 288 m/s2. 36 c. 220 N 34. 54 m d. 1 : 2 b. (km/jam). Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan 1. 2.. 144 32. maka gaya sentripetal pada mobil tersebut adalah . 20 N b. Baling-baling sebuah helikopter berjari-jari 2 m. Kesimpulan yang benar adalah a. panjang tali (jari-jari) 1 m. selama 2 menit percepatan tangensialnya adalah 144 m/s2. dan 3 b. Mobil melewati jalan menikung yang jari-jarinya 50 m. selama 2 menit percepatan tangensial baling-baling adalah 12 m/s2. 3. Seorang koboi sedang memutar sebuah bandul secara vertikal. 5 : 1 e. 3. 25920 N 33.. 2 dan 4 d. selama 2 menit percepatan sentripetalnya adalah 72 m/s2. 5 cm dan 50 cm. Sebuah mobil melewati sebuah jalan berbukit dengan jari-jari kelengkungan 10 meter. Jika kelajuan mobil pada saat itu adalah 36 km/jam. Percepatan gravitasi 10 ms2 dan kelajuan anguler 10 rad/s. 14. 1 : 10 d. 72 e. 2. Selama 2 menit mampu mencapai kelajuan anguler 720 rad/s dari keadaan diam. 1. a.. 720 N c. 180 N d. Ketika sepeda dikayuh maka perbandingan kecepatan linier gir depan dengan roda belakang adalah a. 4 saja e. 2000 N d. jika massa bandul 2 kg. maka kecepatan maksimum yang diperkenankan di puncak bukit supaya mobil tidak melayang adalah . Sebuah sepeda mempunyai jari-jari gir depan. 1. 200 N e.4 b.31. dan 4 35. 1 dan 3 c. 1 : 5 c. gir belakang dan roda belakang masingmasing 10 cm.

1 kg diikat pada ujung seutas tali sedangkan benda B yang massanya 0. Benda A diputar secara horisontal sehingga terjadi keseimbangan pada saat jari lintasan A sebesar R = 1 m. Percepatan gravitasi bumi adalah 10 m/s2. Benda A dengan massa 0. Jika g = 10 m/s 2. Jika tegangan maksimum pada tali adalah 4 N. pesawat sentrifugal harus diputar horisontal dengan laju anguler sebesar berapa? 4.5 m. Untuk membiasakan diri dari gaya sebesar 9. Lintasan dalam bidang itu adalah suatu lingkaran dengan jari-jari 1. diputar secara horisontal di atas sebuah meja yang licin. berapakah frekuensi benda A dalam putaran per menit ? A R 180 . seorang astronot berlatih dalam suatu pesawat sentrifugal yang jari-jarinya 6 m.5 diikat pada ujung lain tali tersebut setelah melalui lubang bambu seperti pada gambar. Sebuah benda dengan massa 5 kg yang diikat dengan tali. Sebuah benda bermassa 0.6 w (w = berat badan). berputar dalam suatu bidang vertikal. Jika kecepatan sudut tetap 2 rad/s dan g = 10 m/s2. berapakah kecepatan maksimum putaran benda ? 3. Untuk maksud tersebut.Soal Uraian Kerjakan soal-soal berikut ini dengan benar! 1. berapakah tegangan tali pada saat benda itu di titik terendah ? 2.5 kg yang diikat pada seutas tali yang panjangnya 50 cm.

13. 12. Sebuah benda bermassa m diikatkan di ujung seutas tali. Jika g = 10 m/s2. Sebuah benda diputar secara horisontal dengan kecepatan sudut tetap sebesar 5 rad/s. Jika panjang tali 1 m tentukan besar tegangan tali saat benda berada di titik tertinggi dan saat benda berada di titik terendah. berapakah gaya sentripetal pada benda ? 6. Sebuah mobil melewati sebuah jalan berbukit dengan jari-jari kelengkungan 15m.B 5. maka di titik terendah kecepatan minimumnya = 5gR . Suatu benda melakukan gerak rotasi. Benda A dan B bermassa sama diikatkan pada tali secara berurutan. Sebuah batu dengan massa 4 kg diikat dengan tali dan diputar sehingga lintasannya berbentuk lingkaran vertikal dengan jari-jari 1 m. Tentukan 181 . G = percepatan gravitasi. 3 detik kemudian besar sudut yang ditempuh 39 rad. pada saat t = 0 kecepatan angulernya 10 m/s. Berapakah tegangan minimum tali ? 9. berapakah kecepatan maksimum yang diperkenankan di puncak kelengkungan supaya mobil tidak melayang (jumping) ? 10. Tentukan waktu mereka bertemu. Jika massa benda 110 gram dan panjang tali yang dipergunakan untuk memutar benda 75 cm. Titik A dan B berangkat bersamaan dari P berlawanan arah di sebuah lingkaran dengan kecepatan tetap. Sebuah benda m = 2 kg diikat dengan tali diputar vertical dengan kecepatan 10 rad/s. Agar benda dapat melakukan gerak melingkar penuh. berapa tegangan tali pada saat batu di titik tertinggi ? 7. Jika kecepatan sudut batu 10 rad/s dan g = 10 m/s2. Sebuah roda jari-jari 20 cm berputar dengan kecepatan 240 rpm. lalu diayunkan di bidang vertikal. berapa perbandingan tegangan tali yang terjadi pada komponen AB dengan OA ? 8. kemudian di rem hingga berhenti dalam waktu 2π sekon. berapa kecepatan sudut pada saat t = 5 detik ? 11. Jika kecepatan sudut A dan B masing-masing ½ π rad/s dan 1/6 π rad/s. lalu diputar sehingga melakukan gerak melingkar beraturan pada bidang horisontal seperti pada gambar. Bila OA = 1 m dan AB = 3 m.

Nyatakanlah kecepatan sudutnya dengan rad/det. Karena berotasi dipercepat beraturan. 18. kecepatan linier roda ke-3 d. panjang lintasan yang ditempuh 14. Mula-mula berhenti dan kemudian berputar dengan percepatan teratur hingga dalam waktu 20 detik kecepatan sudutnya menjadi 100 rad/det. Sumbu putaran ialah titik pusatnya.4 m. Selama 1 menit lempeng telah berputar selama 300 kali. roda pertama berputar dengan kecepatan 4 m/s. Sebuah roda dari keadaan diam setelah 15 detik kecepatan sudutnya menjadi 30π rad/det. Berapa besar kecepatan linier suatu titik yang jaraknya dari sumbu putaran 2 m. Tentukan a. 182 . kecepatan sudut roda ke-3 15. Berapa percepatan tangensial sebuah titik yang terletak 1. kecepatan sudut roda ke-2 c. besar sudut yang ditempuh c.5 m dari sumbu putaran. Setelah 8 detik sudah berapa kali lempeng tersebut berputar. percepatan sudut b. 16.a. Sebuah lempeng berbentuk lingkaran berotasi dengan kecepatan sudut tetap. Tentukanlah percepatan sudutnya dan sudut seluruhnya yang telah ditempuh oleh roda tersebut. 17. Dalam sebuah mobil sumbu yang digerakkan dengan kecepatan 4800 rpm. kecepatan linier roda ke-2 b. R3 R1 R2 Jika R1 = 20 cm. 19. Sebuah roda berdiameter 2. R2 = 40 cm dan R3 = 30 cm. Sebuah lempeng berbentuk lingkaran berotasi dengan percepatan sudut 5 rad/det2.

Roda muka suatu kereta mempunyai garis tengah 60 cm dan roda belakang 80 cm. c. jka kereta itu bergerak lurus beraturan (v = sama). Periode revolusi benda pada soal b. Laju kecepatan linier benda agar benda membuat lintasan lingkaran mendatar dengan jari-jari = 1m. Tentukan : a. Berapa percepatan radian titik P pada roda A. Kecepatan anguler benda yang bergerak melingkar berubah beraturan setelah bergerak 3 detik adalah 9 rad/s. Suatu roda gila berputar dengan membuat 210 putaran tiap menit. Jari-jari roda B = 20 cm dan jari-jari roda C = 30 cm. g = 10 m/det2.20. Berapakah kecepatan sudut awal benda dan berapakah percepatan sudutnya? 183 . 24. Tentukanlah kecepatan linier suatu titik pada roda itu yang terletak 35 cm dari titik pusat. a. Tali dianggap lemas sekali dan beratnya diabaikan. Perputaran roda C 30 put/menit. Kecepatan anguler setelah bergerak 5 detik adalah 13 rad/s. Roda A dan B mempunyai sumbu seporos. Jarijari roda A = 40 cm. Sudut simpangan ayunan pada saat tali putus bila tegangan tali maksimum 25 N. Berapa kecepatan sudut roda A. Benda mengayun pada bidang datar dengan membuat lintasan berbentuk lingkaran. Sebuah ayunan konis (kerucut). A B C 21. panjang talinya 2 m dan massa benda yang diikat pada ujung tali 1 kg. b. d. 22. Roda B dan C dihubungkan dengan ban. Dan tentukan pula percepatan radial gerak titik itu (π = 22/7). Tentukanlah perbandingan antara kecepatan sudut roda muka dengan roda belakang. Tegangan tali bila laju kecepatan linier benda 4 m/det. 23. b.

Percepatan Linier / tangensial = kecepatan linier tiap satuan waktu. Sudut Tempuh = sudut yang ditempuh dalam gerak melingkar. c. Radian = salah satu satuan sudut yang digunakan dalam gerak melingkar. Kelajuan linier benda. Pesawat Sentrifugal = alat yang digunakan untuk melakukan gerak melingkar. Gerak Melingkar = gerak dengan lintasan berbentuk lingkaran. Percepatan Anguler = kecepatan sudut tiap satuan waktu. Jarak Tempuh =jarak busur lingkaran yang ditempuh benda bergerak melingkar. Kecepatan Anguler = sudut yang ditempuh tiap satuan waktu. Indeks Subjeks Halaman 184 . Gerak Melingkar Beraturan = gerak melingkar dengan kelajuan konstan. Kecepatan Linier / tangensial = jarak yang ditempuh tiap satuan waktu. Periode dan frekuensi gerak b. Percepatan Sentripetal = percepatan yang mengarah ke pusat lingkaran Periode = waktu yang diperlukan untuk melakukan satu putaran. Tentukan: a. Gerak Melingkar Berubah Beraturan = gerak melingkar dengan kelajuan selalu berubah. Suatu benda bergerak melingkar beraturan dengan kecepatan sudut konstan 120 rpm (rotation per minutes) dan jari-jari 6 meter dalam waktu 10 detik. Gaya Sentripetal = gaya yang selalu mengarah ke pusat lingkaran.25. Glosarium • • • • • • • • • • • • • • • Frekuensi = jumlah putaran yang dilakukan benda tiap satuan waktu. Sudut yang ditempuh selama itu.

Penerbit Erlangga. Dasar-dasarFisika Universitas. 185 .• • • • • • • • • • • • • • • Frekuensi Gerak Melingkar Gerak Melingkar Beraturan Gerak Melingkar Berubah Beraturan Gaya Sentripetal Jarak Tempuh Kecepatan Anguler Kecepatan Linier Percepatan Anguler Percepatan Linier Percepatan Sentripetal Periode Pesawat Sentrifugal Radian Sudut Tempuh 132 131 131 145 143 132 133 133 135 135 137 132 148 132 132 Indeks Author • • • Alonso dan Finn Bueche Sears dan Zemansky Halaman 135 143 137 Daftar Pustaka Alonso. Finn (1992). Marcelo & Edward J. Jakarta.

Bueche. Frederick J. Penerbit Erlangga. Fisika edisi Kedelapan. Sears. Francis Weston & Mark W. 186 . (1999). Zemansky (1991). Jakarta. Jakarta. Fisika untuk Universitas 1. Binacipta.

c. Maka perbandingan kelajuan linier P dan Q adalah . 1.4 39. c.5 cm e.. Bila jari-jari lingkaran 10 cm maka . 1 : 4 37. Besar percepatan sentripetal yang dialami mobil tersebut adalah ..25 m/s2 38. Dua titik materi P dan Q melakukan gerak melingkar beraturan dengan jari-jari lintasan sama besar. 0. Sebuah benda bergerak melingkar berubah beraturan diperlambat kecepatan sudut awal 10 rad/s dan perlambatan sudut yang dialami benda 2 rad/s2. Perlambatan 20 cm/s2. Percepatan totalnya tidak menuju pusat lingkaran Pernyataan yang benar adalah . 0.25 m/s2 d.. 7. 1 : 2 e.. Hal ini berarti besar jarijari roda B adalah . 2 : 1 d.2 d. 4 : 1 c. sedang roda B tiap menit berputar 13 1/3 kali.3. 6. Roda A dan B bersinggungan di luar.SOAL-SOAL TAMBAHAN UNTUK BAB 4 GERAK MELINGKAR Soal Pilihan Ganda 36. Periode P dan Q masing-masing 4 detik dan 2 detik. 1. 1.5 cm c. Sudut yang ditempuh selama geraknya 25 radian.. 1. 5. 8.00 m/s2 e. 2. 1 : 1 d. 1..2. 1. 4 cm 187 . 3..75 m/s2 d.. Panjang lintasan yang ditempuh selama geraknya 250 cm. 1.4 d. 0.2.. c. 3 cm d... c. jari-jari roda A adalah 2 cm dan tiap menit roda berputar 20 kali.3 c..5 cm d.. Sebuah mobil dengan kecepatan 72 km/jam melewati tikungan jalan berbentuk seperempat lingkaran dengan jari-jari 800 m.50 m/s2 c. 2.3 e..

kipas angin bergerak melingkar beraturan 4. jika kecepatan sudut kecepatan sudut roda B adalah .. kipas angin bergerak melingkar berubah beraturan 3. berputar dengan frekuensi tetap 360 rpm. 4600 π m/s e. 0. 4 rad/s d. Besarnya kecepatan linier titik tersebut adalah .2 Hz d. 1. 20 rad/s d... 2. 2 dan 3 c. maka periode partikel sebesar . Sebuah titik terletak 5 cm dari sumber putar. 600 π m/s b. 45.. kipas angin berputar dengan percepatan sudut 6 π rad/s2.. Sebuah alat listrik memutar roda A yang berjari-jari 10 cm yang dihubungkan dengan tali kawat dengan roda B yang berjari-jari 50 cm. 3 dan 4 44.. 40 rad/s e. 1 dan 3 Besar percepatan sudut adalah . 188 . 5.40. Alat pemutar berputar 6000 putaran tiap detiknya. 4 saja e. Seorang pengendara sepeda motor mengelilingi suatu bundaran yang jari-jarinya 20 m dengan kelajuan 72 km/jam. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan 1. b. 800 π m/s c. Bila jari-jari lingkaran 40 cm. 0. 4 Hz 41. 120 rad/s2 c.2 π Hz c.. Sebuah kipas angin mempunyai jari-jari 50 cm. 6000 π m/s 43.. 1.. Kesimpulan yang benar adalah ... 1200 π m/s d.. 0.. 2 π rad/s2 c. Kelajuan partikel yang bergerak melingkar beraturan sebesar 2 m/s. c..4 Hz d.... c. -120 rad/s2 e. -2 π rad/s2 c. b. Maka gaya sentripetalnya adalah . 2 dan 4 d. kipas angin berputar dengan kecepatan sudut 12 π rad/s 2. 0. Sebuah roda berputar dengan kecepatan 120 rad/s keudian dihentikan dalam waktu 2 s. b. Bila massa total 20 kg.6 rad/s c. 56 rad/s 42.4 π Hz A = 200 rad/s maka e. 60 rad/s2 d.

189 . 100 N Dua buah roda masing-masing dengan jari-jari 6 cm dan 18 cm dihubungkan dengan tali seperti pada gambar di atas.5 π m/s b. 3000 N d. 0.. 30π m/s e. 2500 N roda tersebut adalah . Sebuah roda diameter 1 m berputar 30 putaran per menit..b. π m/s 47.. 15 N e. 2000 N c. kemudian diputar vertikal dengan kelajuan tetap 3 m/s. a. 60π O B w Sebuah benda bermassa 5 kg diikat dengan tali yang panjangnya 90 cm. Kecepatan linier suatu titik pada c. 2π m/s d.. 0 N d. c. 5194 N 46. 3 N 48.. Jika roda yang besar berputar dengan kecepatan 24 rad/s roda yang kecil akan berputar dengan kecepatan sudut . 5 N d. Tegangan tali saat benda berada di titik terbawah adalah (g = 10 m/s2) c. T w T A c. 4000 N e.

200 N e.c. 82 rad/s e. Maka gaya tegang tali pada saat di titik terendah adalah c. c. Jarak linier yang ditempuh roda mulai saat listrik dipadamkan hingga berhenti adalah . 1 menit c.. panjang tali (jari-jari) 1 m. Mobil melewati jalan menikung yang jari-jarinya 50 m. 8 m d.. jika massa bandul 2 kg. 24 m d. 3 menit d. c. Jika alat penggulung diputar dengan kecepatan sudut tetap 10π rad s-1. 14. 54 m d. Jika g = 10 ms-1. 200 N d. 220 N 190 . Sebuah mobil melewati sebuah jalan berbukit dengan jari-jari kelengkungan 10 meter. Maka waktu yang diperlukan untuk menggulung benang layanglayang tersebut adalah . Sebuah alat penggulung benang layang-layang berjari-jari 10 cm. Sebuah roda gerinda berjari-jari 10 cm. 0. Kemudian listrik dipadamkan hingga roda berhenti setelah 20 detik. 108 rad/s 49. 144 52. maka kecepatan maksimum yang diperkenankan di puncak bukit supaya mobil tidak melayang adalah .. 10 menit 50. 36 c. 40 m 51..942 km. Percepatan gravitasi 10 ms2 dan kelajuan anguler 10 rad/s. 24 rad/s c. digerakkan dengan tenaga listrik hingga berputar dengan kecepatan sudut 8 rad/s.5 menit d. c. (km/jam). 5 menit e. 25920 N 53. 72 rad/s d. 100 N c.. Seorang koboi sedang memutar sebuah bandul secara vertikal.. 72 e. maka gaya sentripetal pada mobil tersebut adalah .4 d. 20 N d. 180 N d.. Layang-layang berada di angkasa dengan panjang benang 0. 2240 N e. 2000 N d. 32 m e. 16 m c.. Jika kelajuan mobil pada saat itu adalah 36 km/jam. 18 rad/s d. 720 N c. c.

Sebuah roda jari-jari 20 cm berputar dengan kecepatan 240 rpm. Sebuah benda m = 2 kg diikat dengan tali diputar vertical dengan kecepatan 10 rad/s. gir belakang dan roda belakang masingmasing 10 cm. 1. 4 saja e. Sebuah sepeda mempunyai jari-jari gir depan.54. 2. 28. dan 3 d. 3. 1 : 2 d. percepatan sudut e. 2 dan 4 d. R3 c. Jika panjang tali 1 m tentukan besar tegangan tali saat benda berada di titik tertinggi dan saat benda berada di titik terendah. 4. Ketika sepeda dikayuh maka perbandingan kecepatan linier gir depan dengan roda belakang adalah c. kemudian di rem hingga berhenti dalam waktu 2π sekon. 1 : 10 d. 2. Selama 2 menit mampu mencapai kelajuan anguler 720 rad/s dari keadaan diam. Tentukan waktu mereka bertemu. Titik A dan B berangkat bersamaan dari P berlawanan arah di sebuah lingkaran dengan kecepatan tetap. Baling-baling sebuah helikopter berjari-jari 2 m. selama 2 menit percepatan tangensialnya adalah 144 m/s2. 10 : 1 R1 R2 191 . panjang lintasan yang ditempuh 29. Kesimpulan yang benar adalah c. 5 : 1 e. Jika kecepatan sudut A dan B masing-masing ½ π rad/s dan 1/6 π rad/s. selama 2 detik percepatan sentripetalnya adalah 288 m/s2. 2. 27. besar sudut yang ditempuh f. 5 cm dan 50 cm. selama 2 menit percepatan tangensial baling-baling adalah 12 m/s2. 1. selama 2 menit percepatan sentripetalnya adalah 72 m/s2. 1 : 5 Soal Uraian 26. 1 dan 3 c. Tentukan d. dan 4 55. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan 1. 3.

kecepatan linier roda ke-3 h. Berapa besar kecepatan linier suatu titik yang jaraknya dari sumbu putaran 2 m. Roda A dan B mempunyai sumbu seporos. Perputaran roda C 30 put/menit. 35. kecepatan linier roda ke-2 f.4 m. Tentukanlah percepatan sudutnya dan sudut seluruhnya yang telah ditempuh oleh roda tersebut. Tentukan e. Jarijari roda A = 40 cm. Sumbu putaran ialah titik pusatnya. 31. Sebuah roda dari keadaan diam setelah 15 detik kecepatan sudutnya menjadi 30π rad/det. kecepatan sudut roda ke-3 30. Karena berotasi dipercepat beraturan. R2 = 40 cm dan R3 = 30 cm. Sebuah lempeng berbentuk lingkaran berotasi dengan kecepatan sudut tetap. 192 . 32. 33. Nyatakanlah kecepatan sudutnya dengan rad/det. Jari-jari roda B = 20 cm dan jari-jari roda C = 30 cm. Sebuah roda berdiameter 2. Selama 1 menit lempeng telah berputar selama 300 kali. 34. Berapa kecepatan sudut roda A. roda pertama berputar dengan kecepatan 4 m/s. Berapa percepatan tangensial sebuah titik yang terletak 1.Jika R1 = 20 cm. a.5 m dari sumbu putaran. Setelah 8 detik sudah berapa kali lempeng tersebut berputar. Sebuah lempeng berbentuk lingkaran berotasi dengan percepatan sudut 5 rad/det2. Roda B dan C dihubungkan dengan ban. kecepatan sudut roda ke-2 g. Dalam sebuah mobil sumbu yang digerakkan dengan kecepatan 4800 rpm. Mula-mula berhenti dan kemudian berputar dengan percepatan teratur hingga dalam waktu 20 detik kecepatan sudutnya menjadi 100 rad/det.

Tegangan tali bila laju kecepatan linier benda 4 m/det. Tentukan : a. Periode revolusi benda pada soal b. Tentukanlah kecepatan linier suatu titik pada roda itu yang terletak 35 cm dari titik pusat. Tentukanlah perbandingan antara kecepatan sudut roda muka dengan roda belakang. c. 39. Sudut simpangan ayunan pada saat tali putus bila tegangan tali maksimum 25 N. b. 38. Sudut yang ditempuh selama itu. Dan tentukan pula percepatan radial gerak titik itu (π = 22/7). Suatu roda gila berputar dengan membuat 210 putaran tiap menit. Laju kecepatan linier benda agar benda membuat lintasan lingkaran mendatar dengan jari-jari = 1m. Tentukan: a. 37. jka kereta itu bergerak lurus beraturan (v = sama). Periode dan frekuensi gerak b. Tali dianggap lemas sekali dan beratnya diabaikan. Kecepatan anguler setelah bergerak 5 detik adalah 13 rad/s. Kecepatan anguler benda yang bergerak melingkar berubah beraturan setelah bergerak 3 detik adalah 9 rad/s. A B C 36. Berapakah kecepatan sudut awal benda dan berapakah percepatan sudutnya? 40. g = 10 m/det2. 193 .b. Benda mengayun pada bidang datar dengan membuat lintasan berbentuk lingkaran. d. Suatu benda bergerak melingkar beraturan dengan kecepatan sudut konstan 120 rpm (rotation per minutes) dan jari-jari 6 meter dalam waktu 10 detik. panjang talinya 2 m dan massa benda yang diikat pada ujung tali 1 kg. Berapa percepatan radian titik P pada roda A. Roda muka suatu kereta mempunyai garis tengah 60 cm dan roda belakang 80 cm. Sebuah ayunan konis (kerucut).

Kelajuan linier benda. 194 .c.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful