BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Dan sesungguhnya telah kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah kami ciptakan.´ (QS. Al Isra: 70) Menjadi pribadi yang Islami merupakan suatu hal yang sangat diperhatikan dalam agama Islam. Hal ini karena Islam itu tidak hanya ajaran normatif yang hanya diyakini dan dipahami tanpa diwujudkan dalam kehidupan nyata, tapi Islam memadukan dua hal antara keyakinan dan aplikasi, antara norma dan perbuatan , antara keimanan dan amal saleh. Oleh sebab itulah ajaran yang diyakini dalam Islam harus tercermin dalam setiap tingkah laku, perbuatan dan sikap pribadi-pribadi muslim. Memang, setiap jiwa yang dilahirkan dalam keadaan fitrah. Tapi bukan berarti kesucian dari lahir itu meniadakan upaya untuk membangun dan menjaganya, justru karena telah diawali dengan fitrah itulah, jiwa tersebut harus dijaga dan dirawat kesuciannya dan selanjutnya dibangun agar menjadi pribadi yang islami.

ego. yakni . Pada dasarnya jiwa manusia dapat dibedakan menjadi dua aspek yakni aspek kemampuan (ability) dan aspek kepribadian (personality). sejak adanya para nabi-nabi dan rasul-rasul dan pengikutnya sampai sekarang. yakni baik tingkah laku luarnya. kegiatankegiatan jiwanya. Kepribadian Muslim Sebelum diuraikan tentang kepribadian muslim secara luas perlu diketahui pengertian kepribadian muslim terlebih dahulu. Dan terakhir Poejawijatna menekankan bahwa kepribadian adalah kesatuan insani yang berbudi dan berkehendak yang menentukan tindakan manusia. bagian-bagian yang membentuk kepribadian muslim dan ciri-ciri kepribadian muslim. yaitu tentang jiwa manusia. Pengertian 1. prestasi belajar. Kepribadian Sebelum membahas lebih jauh tentang pengertian kepribadian itu sendiri. kepribadian muslim sepanjang abad. sifat. minat. . ada hal mendasar yang perlu diurakanterlebih dahulu. sikap dan motivasi. Sementara itu Sigmun Freud memandang kepribadian sebagai suatu struktur yang terdiri dari tiga sistem. Sedangkan Gordon Allport merumuskan kepribadian sebagai suatu organisasi yang dinamis dari sistem psikofisik individu yang menentukan tingkah laku dan pemikiran individu secara khas. Aspek kemampuan meliputi . 1994 : 5) Bahasan mengenai kepribadian telah dirumuskan oleh para ahli psikologi. yaitu kepribadian yang lurus (benar). Marimbah (1989 : 68) kepribadian muslim adalah kepribadian yang seluruh aspek-aspeknya. Batasan yang berbeda-beda tersebut di atas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa kepribadian merupakan suatu organisasi yang hanya dimiliki oleh manusia yang menjadi penentu pemikiran dan tingkah lakunya. Aspek kepribadian meliputi . penyesuaian diri. ide. berbeda dengan individu yang lain2. Menurut A. dan super ego.BAB I I PEMBAHASAN KEPRIBADIAN MUSLIM A. kepribadian yang ternoda. maupun falsafah hidupnya serta kepercayaannya menunjukkan pengabdian kepada Allah dan penyerahan diri kepadanya. Beliau mengelompokkan kepribadian seorang muslim menjadi beberapa bagian. George Kelly misalnya merumuskan kepribadian sebagai cara yang unik dari individu dalam mengartikan pengalaman-pengalaman hidupnya. dan rumusannya berbeda-beda satu dengan yang lain. (Samsi Hartono. intelegensia dan bakat. 2. Setiap individu manusia memiliki kepribadian yang khas. Adapun menurut Umar Sulaiman Al Asqar (1996) ia menguraikan tentang kepribadian seorang muslim dari masa ke masa. watak.

bashiroh (kepekaan dan ketajaman jiwa). mengetahui tujuan hidup. Islam memandang setiap manusia memiliki potensi yang berbeda. sebagai Tuhan yang wajib disembah. tetap tabah atas kebenaran. celupan didikan ketuhanan (sibghoh ilahiyah). perbedaan itu perlu dipadukan. kekuatan. maka sembahlah dia(QS. Kepribadian Muslim dapat dilihat dari kepribadian orang per orang (individu) dan kepribadian dalam kelompok masyarakat (ummah). Beranjak dari pernyataan tersebut. Menurut Umar Sulaiman Al Asqar (1994 : 22) ciri-ciri kepribadian muslim antara lain memiliki .6:152).51:56). Kepribadian individu meliputi ciri khas seseorang dalam sikap dan tingkahlaku. Pencipta segala sesuatu. Secara fitrah perbedaan ini memang diakui adanya. Ciri-ciri kepribadian muslim merupakan suatu tanda-tanda yang khas untuk bisa dipakai dalam mengenal atau mengetahui bahwa yang demikian itu dinamakan kepribadian muslim. maka tentunya dalam pembentukan kepribadian Muslim sebagai umat akan sulit dipenuhi. berpegang teguh pada kebenaran. Maka walaupun sebagai individu masing-masing kepribadian itu berbeda.Untuk lebih mengetahui lebih jauh pengetahuan tentang kepribadian muslim berikut ini akan dijelaskan ciri-ciri kepribadian muslim. Dasar pembentukan adalah Al-Qur¶an dan hadist. Dengan pribadi-pribadi yang memiliki konsep hidup yang jelas seorang muslim akan mampu tampil menjadi agen of change pada masa yang akan datang dengan membawa risalah tauhid. hingga kepada setiap orang dituntut untuk menunaikan perintah agamanya sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing (QS. serta kemampuan intelaktual yang dimilikinya. dan kembali pada kebenaran. Sedangkan pengabdian yang dimaksud didasarkan atas tuntutan untuk menyembah kepada Tuhan yang satu : itulah dia Allah Tuhan kamu. mujahadah (bersungguh-sungguh). Sumber yang menjadi dasr dan tujuannya adalah ajaran wahyu. maka dalam upaya membentuk kepribadian Muslim baik secara individu. maupun sebagai suatu ummah. tidak ada yang berhak disembah selain dia.6:102). tapi dalam pembentukan kepribadian muslim sebagai ummah. Dengan demikian akan ada perbedaan kepribadian antara seseorang muslim dengan muslim lainnya. Dalam kenyataannya memang dijumpai adanya unsur keberagaman (heterogenitas) dan homogenitas(kesamaan). Karena adanya unsur kepribadian yang dimiliki masing-masing. adanya perbedaan tersebut bagaimana pun tak mungkin dapat diletakkan. sedangkan tujuan yang akan dicapai menjadi pengabdi Allah yng setia (QS. maka sebagai individu seorang Muslim akan menampilkan ciri khasnya masing-masing. Kalaulah individu merupakan unsur terkecil dari suatu masyarakat. Dari uraian tentang ciri-ciri kepribadian di atas dapat disimpulkan bahwa seorang muslim yang ideal itu adalah senantiasa memiliki karakteristik seperti yang diuraikan Umar Sulaiman Al Asqar. kepuasan jiwa dan ketentraman hati. .

bakat. B. Namun perbedaan itu terbatas pada seluruh potensi yang mereka miliki. khususnya pendidikan. Menurut Hasan Langgulung.Dengan demikian secara keseluruhan kaum muslimin mengacu kepada pembentukan sikap kepatuhan yang sama imbasnya diharapkan akan terbentuk sifat dan sikap yang secara umum adalah sama. berdasarkan factor pembawaan masing-masing meliputi aspek jasmani dan rohani. yaitu iman dan akhlak. warna kulit. Disini terlihat ada dua sisi penting dalam pembentukan kepribadian muslim. 1. Proses Kepribadian Muslim Secara keseluruhan kaum muslimin mengacu kepada pembentukan sikap kepatuhan yang sama imbasnya diharapkan akan terbentuk sifat dan sikap yang secara umum adalah sama. dan cirri-ciri fisik lainnya. Adapun sasaran yang dituju dalam pembentukan kepribadian ini adalah kepribadian yang dimiliki akhlak yang mulia. Pada aspek jasmani seperti perbedaan bentuk fisik. Menurut Abdullah al-Darraz. Kepibadian secara utuh hanya mungkin dibentuk melalui pengaruh lingkungan. Inilah yang dimaksud dengan kepribadian muslim sebagai ummah. bahwa Tuhan memberikan manusia beberapa potensi yang sejalan dengan sifat-sifatnya. pendidikan akhlak dalam pembentukan kepribadian muslim berfungsi sebagai pengisi nilai-nilai keislaman. ciri-ciri itu menyatu dalam kesatuan fitrah untuk mengabdi kepada penciptannya. Sebab Nabi mengemukakan ³ Orang mukmin yang paling sempurna imannya. Inilah yang dimaksud dengan kepribadian muslim sebagai ummah. pernyataan tersebut mengandung makna antara lain. hingga terbentuk kecendrungan sikap yang menjadi ciri kepribadian Muslim. Keimanan merupakan sisi abstrak dari kepatuhan kepada hukum-hukum Tuhan yang ditampilkan dalam lakon akhlak mulia. Dengan demikian secara potensi (pembawaan) akan dijumpai adnya perbedaan kepribadian antara seorang muslim dengan muslim lainnya. tingkat kecerdasan. Usaha yang dimaksud menurut Al-Darraz dapat dilakukan melalui cara memberi materi pendidikan akhlak berupa : y y y Pensucian jiwa Kejujuran dan benar Menguasai hawa nafsu . Dengan adanya cermin dari nilai yang dimaksud dalam sikap dan perilaku seseorang maka tampillah kepribadiannya sebagai muslim. Latar belakang penciptaan manusia menunjukkan bahwa secara fitrah manusia memiliki roh sebagai bahan baku yang sama. Bila iman dianggap sebagai konsep batin. adalah orang mukmin yang paling baik akhlaknya. Ciri khas tersebut diperolah berdasarkan potensi bawaan. Tingkat kemuliaan akhlak erat kaitannya dengan tingkat keimanan. Pembentukan Kepribadian Muslim Sebagai Individu Secara individu kepribadian Muslim mencerminkan cirri khas yang berbeda. Sedangkan pada aspek rohaniah seperti sikap mental. maupun sikap emosi. maka batin adalah implikasi dari konsep itu yang tampilanya tercermin dalam sikap perilaku sehari-hari. Sebaliknya dari aspek roh. Muhammad Darraz menilai materi akhlak merupakan bagian dari nilai-nilai yang harus dipelajari dan dilaksanakan.

Semua berlajan dalam sautu proses yang panjang dan berkesinambungan.y y y y y y y y y y Sifat lemah lembut dan rendah hati Berhati-hati dalam mengambil keputusan Menjauhi buruk sangka Mantap dan sabar Menjadi teladan yang baik Beramal saleh dan berlomba-lomba berbuat baik Menjaga diri (iffah) Ikhlas Hidup sederhana Pintar mendengar dan kemudian mengikutinya (yang baik) Pembentukan kepribadian muslim pada dasarnya merupakan upaya untuk mengubah sikap kearah kecendrungan pada nilai-nilai keislaman. maka akan terlihat ciri-cirinya. Memiliki kemampuan yang kuat dan tegas dalam menghadapi kebatilan. Mereka memperoleh kekuatan untuk menyerukan dan berbuat benar. Ia memberikan rincian ciri-ciri yang dimaksud sebagai berikut: y y y y y y y y y Selalu menepuh jalan hidup yang didasarkan didikan ketuhanan dengan melaksanakan ibadah dalam arti luas. Oleh karena itu. jika secara konsekwen tuntutan akhlak seperti yang dipedomankan pada Al-Qur¶an dapat direalisasikan dalam kehidupan sehar-hari. Kemudian dalam proses berikutnya. Ada hubungan timbale balik antara individu dengan lingkungannya. pedoman mengenai pendidikan anak juga telah digariskan oleh filsafat pendidikan Islam. Diantara proses tersebut digambarkan oleh danya hubungan dengan obyek. menurut Al-Ashqar. filsafat pendidikan Islam memberikan pedoman dalam pendidikan Prenatal (sebelum lahir). peristiwa atau ide(attitude have referent). dan perubahan sikap harus dipelajari (attitude are learned). Memiliki keteguhan hati untuk berpegang kepada agamanya. Kenyataan . Mengetahui tujuan hidup dan menjadikan akhirat sebagai tujuan akhir yang lebih baik. Memiliki kelapangan dan ketentraman hati serta kepuasan batin hingga sabar menerima cobaan. Kembali kepada kebenaran dengan melakukan tobat dari segala kesalahan yang pernah dibuat sebelumnya. Senantiasa berpedoman kepada petunjuk Allah untuk memperolah bashirah (pemahaman batin) dan furqan (kemampuan membedakan yang baik dan yang buruk). Pembuahan suami atau istri sebaiknya memperhatikan latarbelakang keturunan masing-masing pilihan (tempat yang sesuai) karena keturunan akan membekas (akhlak bapak akan menurun pada anak). tentunya tidak terjadi secara spontan. Perubahan sikap. dan selalu menyampaikan kebenaran kepada orang lain. wawasan. Selanjutnya kata Al-Ashqar. Kalimat tauhid mulai diperdengarkan azan ketelingan anak yang baru lahir. Tetap tabah dalam kebenaran dalam segala kondisi. Dalam hal ini Islam juga mengajarkan bahwa factor genetika (keturunan) ikut berfungsi dalam pembentukan kepribadian Muslim. secara bertahap sejalan dengan tahapperkembangan usianya.

Abdullah al-Daraz membagi kegiatan pembentukan itu menjadi empat tahap meliputi: a. yakni : (1) memberi motivasi untuk berbuat baik. bangsa. . adalah pembentukan kepribadian yang diarahkan kepada peningkatan dan pengembangan factor dasar (bawaan) dan factor ajar (lingkungan). Adapun pedoman untuk mewujudkan pembentukan hubungan itu secara garis besarnya terdiri atas tiga macam usaha. Individu merupakan unsur dalam kehidupan masyarakat. diharapkan akan ikut mempengaruhi sikap dan pandangan hidup dalam masyrakat. 2. yaitu usia tujuh tahun anak-anak dibiasakan mengerjakan shalat. (2) mencegah kemungkaran dan. Sedangkan factor ajar dilakukan dengan cara mempengaruhi individu melalui proses dan usaha membentuk kondisi yang mencerminkan pola kehidupan yang sejalan dengan norma-norma Islam seperti contoh. dan perintah itu mulai diintensifkan menjelang usia sepuluh tahun. Dengan demikian pembentukan kepribadian muslim pada dasarnya merupakan suatu pembentukan kebiasaan yang baik dan serasi dengan nilai-nilai akhlak al-karimah. Tuntunan yang telah diberikan berdasarkan nilainilai keislaman ditujukkan untuk membina kepribadian akan menjadi muslim. anjuran. dan ummah. sejak lahir (dibesarkan dengan yang baik) hingga diakhir hayat. maka menggemakan azan ketelingan bayi. (3) beriman kepada Allah. Dengan adanya latihan dan pembiasaan sejak masa bayi. bersikap dan bertingkah laku menurut norma-norma Islam. maka usaha pembentukan kepribadian Muslim sebagai ummah dilakukan secara bertahap.menunjukkan dari hasil penelitian ilmu jiwa bahwa bayi sudah dapat menerima rangsangan bunyi semasa masih dalam kandungan. Langkah yang ditempuh adalah. Komunitas Muslim (kelompok seakidah) ini disebut ummah. Kemampuan untuk menyesuikan diri dengan lingkungan tanpa harus mengorbankan diri yang memiliki ciri khas sebagai Muslim. Pada usia selanjutnya. sesuai dengan ruang lingkup dan kawasan yang menjadi lingkungan masing-masing. dengan berpedoman kepada nilai-nilai keislaman. Untuk memenuhi tiga persyaratan itu. nasihat. Atas dasar kepentingan itu. Pembentukan nilai-nilai Islam dalam keluarga Bentuk penerapannya adalah dengan Cara melaksanakan pendidikan akhlak dilingkungan keluarga. Pendidikan usia dini akan cepat tertanam pada diri anak. teladan. pembiasaan. Untuk itu setiap Muslim diajurkan untuk belajar seumur hidup. dan pembentukan lingkungan serasi. setidaknya merupakan hal yang berat. factor dasar pengembangan dan ditingkatkan kemampuannya melalui bimbingan dan pembiasaan berfikir. Pendidikan akhlak dalam pembentukan pembiasaan kepada hal-hal yang baik dan terpuji dimulai sejak dini. Pembentukan kepribadian Muslim sebagai individu. rumah tangga. diharapkan agar anak dapat menyesuaikan sikap hidup dengan kondisi yang bakal mereka hadapi kelak. Maka dengan membentuk kesatuan pandangan hidup pada setiap individu. pada hakikatnya bertujuan memperdengarkan kalimat tauhid diawak kehidupannya didalam dunia. hukuman. Pembentukan Kepribadian Muslim Sebagai Ummah. ganjaran.

menghindarkan dari perbuatan yang merugikan keharmonisan hidup berbangsa. Mempererat hubungan kerjasama dengan cara menghindarkan diri dari perbuatan yang dapat mengarah kepada rusaknya hubungan sosial. memperbaiki hubungan antar manusia. meminta izin ketika masuk rumah. mengagungkan-Nya serta senantiasa mengingatNya . d. Pembentukan nilai-nilai dalam hubungan sosial Kegiatan hubungan sosial mencakup upaya penerapan nilai-nilai akhlak dalam pergaulan sosial langkah-langkah pelaksanaanya mencakup: y y y y Melatih diri untuk tidak melakukan perbuatan keji dan tercela. dan tanggung jawab. b. Keluarga senagai organisasi sosial yang paling kecil. Nilai-nilai Islam yang diterapkan dalam membina hubungan itu mencakup: y y y y Senantiasa beriman kepada Allah. kaum muslimin diharuskan untuk senantiasa menjaga hubungan yang baik dengan Allah SWT. keluarga paling berpotensi untuk membentuk nilai ± nilai dasar. menepati janji. c. Pembentukan nilai-nilai Islam dalam keluarga dinilai penting. Pembentukan Nilai-nilai Islam dalam Hubungannya dengan Tuhan. adil. Kedua. y y Kepala negara menerapkan prinsip musyawarah. Bertaqwa kepada-Nya Menyatakan syukur atas segala nikmat Allah dan tidak berputus asa dalam mengaharapkan rahmat-Nya. tapi mempengaruhi masa depan suatu masyarakat. seperti berlaku sopan. Adapun upaya untuk membentuk nilai-nilai Islam dalam konteks ini adalah. dan amanah. Masyarakat Muslim berkewajiban mentaati peraturan. karena lingkungan sosial pertama kali yang dikenal anak. Baik secara individu atau secara ummah. Menggalakkan perbuatan-perbuatan yang terpuji dan memberi manfaat dala kehidupan bermasyarakat seperti memaafkan kasalahan. Keluraga menempati peran penting dalam pembentukan masyarakat. Membiasakan untuk mengahargai peraturan-peraturan dalam rumah. jujur. berkata baik. Membentuk nilai-nilai Islam dalam kehidupan berbangsa. Membiasakan untuk memenuhi kewajiban sesame kerabat seperti ketentuan soal waris. serta memberi dan membalas Salam.y y y y y Memberikan bimbingan untuk berbuat baik kepda kedua orang tua Memelihara anak dengan kasih saying Memberi tuntunan anak akhlak kepada anggota keluarga. Membina hubungan menurut tata tertib. Berdo¶a kepada Allah. Pertama. mensucikan diri.

universal (umum) dan terarah pada tujuan yang didasarkan atas konsep yang jelas dan benar adanya. Dengan menerapkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya diatas segalanya. pembentukan kepribadian Muslim mempunyai tujuan yang jelas. keluarga. Aspek fitrah manusia. masyarakat.y Menggantungkan niat atas segala perubahan kepada-Nya. menitik beratkan pada hubungan yang baik antara sesama makhluk. Puncaknya adalah menempatkan rasa cinta kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya. Penyebabnya antara lain adalah ruang lingkupnya terlalu luas. tujuan yang akan dicapai terlampau jauh. Pada tingkat ini terlihat bahwa filsafat pendidikan Islam memiliki sifat yang mendasar (sejalan dengan fitrah). D. pembentukan kepribadian muslim ditujukan pada pembentukan nilai-nilai tauhid sebagai upaya untuk menjadikan kemampuan diri sebagai pengabdi Allah yang setia. Konsep ini cenderung dijadikan alasan untuk memberi peluang bagi tuduhan bahwa filsafat pendidikan Islam bersifat apologis (memihak dan membenarkan diri). baik secara pribadi (individu) maupun secara komunitas (ummah) untuk menjadi pengabdi Allah yang setia. Pembentukan kepibadian Muslim sebagai individu. khususnya sesama manusia. terarah dan berimbang. pembentukan kepribadian Muslim dilakukan sejak lahir hingga meninggal dunia. hingga dinilai sulit untuk diterapakn dalam suatu sistem pendidikan. diharapkan kepribadian Muslim sebagai individu maupun sebagai ummah akan membuahkan sikap untuk lebih mendahulukan kepentingan melaksanakan perintah khalikNya dari kepentingan lain. Aspek Kepribadian Muslim Pembentukan kepribadian Muslim secara menyeluruh adalah pembentukan yang meliputi berbagai aspek. dari landasan pemikiran yang bersumber dari ajaran wahyu. C. berupa pedoman dan materi ajaran yang terangkum dalam materi bagi pembentukan akhlak al-karimah. Aspek materiil (bahan). Aspek sosial. Kepribadian Muslim Sebagai Khalifah . yaitu pembentukan kepribadian Muslim meliputi bimbingan terhadap peningkatan dan pengembangan kemampuan jasmani. Tujuan utamanya adalah guna merealisasikan diri. pembentukan kepribadian Muslim yang didasarkan atas penghargaan terhadap factor-faktor bawaan yang berbeda (perbedaan individu). menyeluruh. Aspek dimensional. yaitu: y y y y y y y y Aspek idiil (dasar). Aspek duratife (waktu). rohani dan ruh. maupun ummah pada hakikatnya berjalan seiring dan menuju ketujuan yang sama. Aspek teologis (tujuan). Pembentukan kepribadian muslim merupakan pembentukan kepribadian yang utuh. Realisasi dari pembinaan hubungan yang baik kepada Allah ini adalah cinta kepada Allah. Aspek teologi.

Dasar ini menempatkan kaum muslimin sebagai saudara. yaitu: y y y y Ukhuwah fi al-ubudiyyat. setidak-tidaknya dijumpai empat aspek yang tercakup dalam pengertian ukhuwah. Dengan jabatan tersebut manusia dituntut untuk bertanggung jawab terhadap kehidupan dan pemeliharaan ciptaan Tuhan di muka bumi. yang mengadung arti persamaan dalam ciptaan dan ketundukan kepada Allah sebagai pencipta. sekaligus dalam ridho Allah. . Sifat kasih sayang adalah cerminan dari kecenderungan manusia untuk meneladani sifat Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. terlihat bahwa kekhalifahan manusia bukan sekedar jabatan yang biasa. Mengacu pada pokok permasalahan diatas. Pesamaan seperti ini mencakup persamaan antara sesama makhluk ciptaan Allah. yang meletakkan dasar persamaan pada unsur bangsa dan hubungan pertalian darah. 4:22-23). Ukhuwah fi din al-Islam. yang sekaligus menjadi identitasnya. manusia tak terlepas dari keterikatannya dengan sang Pencipta. bahawa ia mampu untuk menadikan manusia umat yang sama. yang memiliki latar belakang perbedaan suku. Sebagai khalifah manusia dituntut untuk memiliki rasa kasih sayang. keempat sisi itu adalah: (1) mematuhi tugas yang diberikan Allah. Dalam hal ini ternyata Al-Qur¶an telah memeberi jalan keluar untuk menggalang persatuan dan kesatuan manusia. Gambaran dari kepribadian Muslim terangkum dalam sosok individu yang segala aktivitasnya senantiasa didasarkan kepeda atas Nama Allah.Allah sebagai pencipta memberi pernyataan. 6. (2) menerima tugas tersebut dan meleksanakannya dalam kehidupan perorangan maupun kelompok.38) Ukhuwah fi al-insaniyyat. yaitu Islam. Kesadaran dan keterikatan dengan nilai-nilai ilahiyat ini merupakan acuan dasar bagi setiap aktivitas yang dilakukannya. yang mengacu pada persamaan keyakinan (agama) yang dianut. merujuk kepada pengertian bahwa manusia memiliki persamaan dalam asal keturunan (QS. bangsa dan ras.(QS. (3) memelihara serta mengelola lingkungan hidup untuk kemanfaatan bersama. Dalam hal ini manusia dituntut untuk bersyukur terhadap keberadaannya dan lingkungan hidupnya. Untuk itu manusia manusia dapat mengemban amanat Allah baerupa kreasi yang didasarkan atas norma-norma ilahiyat. (4) Menjadikan tugas-tugas khalifah sebagai pedoman pelaksanaannya. Sebagai khalifaeh juaga manusia diserahkan amanta untuk mengatur kehidupan di bumi. karena memiliki akidah yang sama. Kepribadian khalifah tergabung dalam empat sisi yang saling berkaitan.(QS. Mengacu pada pengertian tersebut. 49:13) Ukhuwah fi al-wathaniyyat wa al nasab.

Jakarta : 2003 http://www.Jakarta: 2002 -----------.BAB III PENUTUP DAFTAR PUSTAKA Jalaludin.php?option=com_content&view=article&id=157:membentukpribadi-tangguh-dengan-konsep-sistematika-nuzulnya-wahyu&catid=44:jurnalilmiah&Itemid=95 .stail. (Edisi Revisi) Raja Grafindo Persada.Raja Gafindo Persada .ac.id/index. Teologi Pendidikan. Teologi Pendidikan Islam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful