BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Dan sesungguhnya telah kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah kami ciptakan.´ (QS. Al Isra: 70) Menjadi pribadi yang Islami merupakan suatu hal yang sangat diperhatikan dalam agama Islam. Hal ini karena Islam itu tidak hanya ajaran normatif yang hanya diyakini dan dipahami tanpa diwujudkan dalam kehidupan nyata, tapi Islam memadukan dua hal antara keyakinan dan aplikasi, antara norma dan perbuatan , antara keimanan dan amal saleh. Oleh sebab itulah ajaran yang diyakini dalam Islam harus tercermin dalam setiap tingkah laku, perbuatan dan sikap pribadi-pribadi muslim. Memang, setiap jiwa yang dilahirkan dalam keadaan fitrah. Tapi bukan berarti kesucian dari lahir itu meniadakan upaya untuk membangun dan menjaganya, justru karena telah diawali dengan fitrah itulah, jiwa tersebut harus dijaga dan dirawat kesuciannya dan selanjutnya dibangun agar menjadi pribadi yang islami.

dan super ego. George Kelly misalnya merumuskan kepribadian sebagai cara yang unik dari individu dalam mengartikan pengalaman-pengalaman hidupnya. watak. yaitu kepribadian yang lurus (benar). berbeda dengan individu yang lain2. yaitu tentang jiwa manusia. Aspek kepribadian meliputi .BAB I I PEMBAHASAN KEPRIBADIAN MUSLIM A. ada hal mendasar yang perlu diurakanterlebih dahulu. Marimbah (1989 : 68) kepribadian muslim adalah kepribadian yang seluruh aspek-aspeknya. (Samsi Hartono. . Adapun menurut Umar Sulaiman Al Asqar (1996) ia menguraikan tentang kepribadian seorang muslim dari masa ke masa. penyesuaian diri. sejak adanya para nabi-nabi dan rasul-rasul dan pengikutnya sampai sekarang. Aspek kemampuan meliputi . kepribadian yang ternoda. dan rumusannya berbeda-beda satu dengan yang lain. yakni . Dan terakhir Poejawijatna menekankan bahwa kepribadian adalah kesatuan insani yang berbudi dan berkehendak yang menentukan tindakan manusia. minat. sikap dan motivasi. kegiatankegiatan jiwanya. intelegensia dan bakat. Pada dasarnya jiwa manusia dapat dibedakan menjadi dua aspek yakni aspek kemampuan (ability) dan aspek kepribadian (personality). sifat. ego. Sedangkan Gordon Allport merumuskan kepribadian sebagai suatu organisasi yang dinamis dari sistem psikofisik individu yang menentukan tingkah laku dan pemikiran individu secara khas. kepribadian muslim sepanjang abad. Kepribadian Muslim Sebelum diuraikan tentang kepribadian muslim secara luas perlu diketahui pengertian kepribadian muslim terlebih dahulu. 1994 : 5) Bahasan mengenai kepribadian telah dirumuskan oleh para ahli psikologi. Setiap individu manusia memiliki kepribadian yang khas. Sementara itu Sigmun Freud memandang kepribadian sebagai suatu struktur yang terdiri dari tiga sistem. ide. Beliau mengelompokkan kepribadian seorang muslim menjadi beberapa bagian. maupun falsafah hidupnya serta kepercayaannya menunjukkan pengabdian kepada Allah dan penyerahan diri kepadanya. yakni baik tingkah laku luarnya. Batasan yang berbeda-beda tersebut di atas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa kepribadian merupakan suatu organisasi yang hanya dimiliki oleh manusia yang menjadi penentu pemikiran dan tingkah lakunya. Pengertian 1. prestasi belajar. Kepribadian Sebelum membahas lebih jauh tentang pengertian kepribadian itu sendiri. bagian-bagian yang membentuk kepribadian muslim dan ciri-ciri kepribadian muslim. 2. Menurut A.

Maka walaupun sebagai individu masing-masing kepribadian itu berbeda. mujahadah (bersungguh-sungguh). Kalaulah individu merupakan unsur terkecil dari suatu masyarakat. Secara fitrah perbedaan ini memang diakui adanya. mengetahui tujuan hidup. Kepribadian individu meliputi ciri khas seseorang dalam sikap dan tingkahlaku. kepuasan jiwa dan ketentraman hati. serta kemampuan intelaktual yang dimilikinya. maka sembahlah dia(QS. Karena adanya unsur kepribadian yang dimiliki masing-masing. berpegang teguh pada kebenaran. maka tentunya dalam pembentukan kepribadian Muslim sebagai umat akan sulit dipenuhi. Pencipta segala sesuatu. Sumber yang menjadi dasr dan tujuannya adalah ajaran wahyu. Dasar pembentukan adalah Al-Qur¶an dan hadist. . Dalam kenyataannya memang dijumpai adanya unsur keberagaman (heterogenitas) dan homogenitas(kesamaan). hingga kepada setiap orang dituntut untuk menunaikan perintah agamanya sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing (QS. maka dalam upaya membentuk kepribadian Muslim baik secara individu. tapi dalam pembentukan kepribadian muslim sebagai ummah. maupun sebagai suatu ummah. bashiroh (kepekaan dan ketajaman jiwa).6:152). tidak ada yang berhak disembah selain dia. Dengan demikian akan ada perbedaan kepribadian antara seseorang muslim dengan muslim lainnya. Sedangkan pengabdian yang dimaksud didasarkan atas tuntutan untuk menyembah kepada Tuhan yang satu : itulah dia Allah Tuhan kamu. Dengan pribadi-pribadi yang memiliki konsep hidup yang jelas seorang muslim akan mampu tampil menjadi agen of change pada masa yang akan datang dengan membawa risalah tauhid. Kepribadian Muslim dapat dilihat dari kepribadian orang per orang (individu) dan kepribadian dalam kelompok masyarakat (ummah). adanya perbedaan tersebut bagaimana pun tak mungkin dapat diletakkan. sebagai Tuhan yang wajib disembah. Beranjak dari pernyataan tersebut. celupan didikan ketuhanan (sibghoh ilahiyah). tetap tabah atas kebenaran. perbedaan itu perlu dipadukan. maka sebagai individu seorang Muslim akan menampilkan ciri khasnya masing-masing.6:102).Untuk lebih mengetahui lebih jauh pengetahuan tentang kepribadian muslim berikut ini akan dijelaskan ciri-ciri kepribadian muslim. kekuatan. Ciri-ciri kepribadian muslim merupakan suatu tanda-tanda yang khas untuk bisa dipakai dalam mengenal atau mengetahui bahwa yang demikian itu dinamakan kepribadian muslim. Menurut Umar Sulaiman Al Asqar (1994 : 22) ciri-ciri kepribadian muslim antara lain memiliki . Dari uraian tentang ciri-ciri kepribadian di atas dapat disimpulkan bahwa seorang muslim yang ideal itu adalah senantiasa memiliki karakteristik seperti yang diuraikan Umar Sulaiman Al Asqar. Islam memandang setiap manusia memiliki potensi yang berbeda. sedangkan tujuan yang akan dicapai menjadi pengabdi Allah yng setia (QS. dan kembali pada kebenaran.51:56).

Menurut Abdullah al-Darraz. dan cirri-ciri fisik lainnya. 1. bahwa Tuhan memberikan manusia beberapa potensi yang sejalan dengan sifat-sifatnya. Dengan demikian secara potensi (pembawaan) akan dijumpai adnya perbedaan kepribadian antara seorang muslim dengan muslim lainnya. Keimanan merupakan sisi abstrak dari kepatuhan kepada hukum-hukum Tuhan yang ditampilkan dalam lakon akhlak mulia. Adapun sasaran yang dituju dalam pembentukan kepribadian ini adalah kepribadian yang dimiliki akhlak yang mulia. Inilah yang dimaksud dengan kepribadian muslim sebagai ummah. Sebab Nabi mengemukakan ³ Orang mukmin yang paling sempurna imannya. Kepibadian secara utuh hanya mungkin dibentuk melalui pengaruh lingkungan. Disini terlihat ada dua sisi penting dalam pembentukan kepribadian muslim. Pembentukan Kepribadian Muslim Sebagai Individu Secara individu kepribadian Muslim mencerminkan cirri khas yang berbeda. Sedangkan pada aspek rohaniah seperti sikap mental. Muhammad Darraz menilai materi akhlak merupakan bagian dari nilai-nilai yang harus dipelajari dan dilaksanakan. Usaha yang dimaksud menurut Al-Darraz dapat dilakukan melalui cara memberi materi pendidikan akhlak berupa : y y y Pensucian jiwa Kejujuran dan benar Menguasai hawa nafsu . maka batin adalah implikasi dari konsep itu yang tampilanya tercermin dalam sikap perilaku sehari-hari. khususnya pendidikan. bakat. Dengan adanya cermin dari nilai yang dimaksud dalam sikap dan perilaku seseorang maka tampillah kepribadiannya sebagai muslim. berdasarkan factor pembawaan masing-masing meliputi aspek jasmani dan rohani. Namun perbedaan itu terbatas pada seluruh potensi yang mereka miliki. maupun sikap emosi. Menurut Hasan Langgulung. Latar belakang penciptaan manusia menunjukkan bahwa secara fitrah manusia memiliki roh sebagai bahan baku yang sama. B. yaitu iman dan akhlak. pendidikan akhlak dalam pembentukan kepribadian muslim berfungsi sebagai pengisi nilai-nilai keislaman. Sebaliknya dari aspek roh. warna kulit. Inilah yang dimaksud dengan kepribadian muslim sebagai ummah. tingkat kecerdasan. hingga terbentuk kecendrungan sikap yang menjadi ciri kepribadian Muslim.Dengan demikian secara keseluruhan kaum muslimin mengacu kepada pembentukan sikap kepatuhan yang sama imbasnya diharapkan akan terbentuk sifat dan sikap yang secara umum adalah sama. Tingkat kemuliaan akhlak erat kaitannya dengan tingkat keimanan. Pada aspek jasmani seperti perbedaan bentuk fisik. ciri-ciri itu menyatu dalam kesatuan fitrah untuk mengabdi kepada penciptannya. Proses Kepribadian Muslim Secara keseluruhan kaum muslimin mengacu kepada pembentukan sikap kepatuhan yang sama imbasnya diharapkan akan terbentuk sifat dan sikap yang secara umum adalah sama. adalah orang mukmin yang paling baik akhlaknya. pernyataan tersebut mengandung makna antara lain. Bila iman dianggap sebagai konsep batin. Ciri khas tersebut diperolah berdasarkan potensi bawaan.

secara bertahap sejalan dengan tahapperkembangan usianya. Oleh karena itu. filsafat pendidikan Islam memberikan pedoman dalam pendidikan Prenatal (sebelum lahir). Selanjutnya kata Al-Ashqar. dan selalu menyampaikan kebenaran kepada orang lain. Ia memberikan rincian ciri-ciri yang dimaksud sebagai berikut: y y y y y y y y y Selalu menepuh jalan hidup yang didasarkan didikan ketuhanan dengan melaksanakan ibadah dalam arti luas. Kenyataan . tentunya tidak terjadi secara spontan. Ada hubungan timbale balik antara individu dengan lingkungannya. Perubahan sikap. Pembuahan suami atau istri sebaiknya memperhatikan latarbelakang keturunan masing-masing pilihan (tempat yang sesuai) karena keturunan akan membekas (akhlak bapak akan menurun pada anak). pedoman mengenai pendidikan anak juga telah digariskan oleh filsafat pendidikan Islam. Mengetahui tujuan hidup dan menjadikan akhirat sebagai tujuan akhir yang lebih baik. Kemudian dalam proses berikutnya. Tetap tabah dalam kebenaran dalam segala kondisi. Memiliki keteguhan hati untuk berpegang kepada agamanya. dan perubahan sikap harus dipelajari (attitude are learned). Dalam hal ini Islam juga mengajarkan bahwa factor genetika (keturunan) ikut berfungsi dalam pembentukan kepribadian Muslim. Memiliki kemampuan yang kuat dan tegas dalam menghadapi kebatilan. jika secara konsekwen tuntutan akhlak seperti yang dipedomankan pada Al-Qur¶an dapat direalisasikan dalam kehidupan sehar-hari. Diantara proses tersebut digambarkan oleh danya hubungan dengan obyek. menurut Al-Ashqar. Kalimat tauhid mulai diperdengarkan azan ketelingan anak yang baru lahir. Semua berlajan dalam sautu proses yang panjang dan berkesinambungan. maka akan terlihat ciri-cirinya. wawasan. Memiliki kelapangan dan ketentraman hati serta kepuasan batin hingga sabar menerima cobaan. peristiwa atau ide(attitude have referent). Senantiasa berpedoman kepada petunjuk Allah untuk memperolah bashirah (pemahaman batin) dan furqan (kemampuan membedakan yang baik dan yang buruk).y y y y y y y y y y Sifat lemah lembut dan rendah hati Berhati-hati dalam mengambil keputusan Menjauhi buruk sangka Mantap dan sabar Menjadi teladan yang baik Beramal saleh dan berlomba-lomba berbuat baik Menjaga diri (iffah) Ikhlas Hidup sederhana Pintar mendengar dan kemudian mengikutinya (yang baik) Pembentukan kepribadian muslim pada dasarnya merupakan upaya untuk mengubah sikap kearah kecendrungan pada nilai-nilai keislaman. Kembali kepada kebenaran dengan melakukan tobat dari segala kesalahan yang pernah dibuat sebelumnya. Mereka memperoleh kekuatan untuk menyerukan dan berbuat benar.

dan ummah. Dengan demikian pembentukan kepribadian muslim pada dasarnya merupakan suatu pembentukan kebiasaan yang baik dan serasi dengan nilai-nilai akhlak al-karimah. Dengan adanya latihan dan pembiasaan sejak masa bayi. diharapkan akan ikut mempengaruhi sikap dan pandangan hidup dalam masyrakat. dan pembentukan lingkungan serasi. Pembentukan nilai-nilai Islam dalam keluarga Bentuk penerapannya adalah dengan Cara melaksanakan pendidikan akhlak dilingkungan keluarga. maka menggemakan azan ketelingan bayi. adalah pembentukan kepribadian yang diarahkan kepada peningkatan dan pengembangan factor dasar (bawaan) dan factor ajar (lingkungan). Sedangkan factor ajar dilakukan dengan cara mempengaruhi individu melalui proses dan usaha membentuk kondisi yang mencerminkan pola kehidupan yang sejalan dengan norma-norma Islam seperti contoh. sesuai dengan ruang lingkup dan kawasan yang menjadi lingkungan masing-masing. ganjaran. Adapun pedoman untuk mewujudkan pembentukan hubungan itu secara garis besarnya terdiri atas tiga macam usaha. Pendidikan usia dini akan cepat tertanam pada diri anak. diharapkan agar anak dapat menyesuaikan sikap hidup dengan kondisi yang bakal mereka hadapi kelak. teladan. sejak lahir (dibesarkan dengan yang baik) hingga diakhir hayat. bersikap dan bertingkah laku menurut norma-norma Islam. Komunitas Muslim (kelompok seakidah) ini disebut ummah. Pendidikan akhlak dalam pembentukan pembiasaan kepada hal-hal yang baik dan terpuji dimulai sejak dini. rumah tangga. Individu merupakan unsur dalam kehidupan masyarakat. hukuman. Untuk itu setiap Muslim diajurkan untuk belajar seumur hidup. dengan berpedoman kepada nilai-nilai keislaman. Langkah yang ditempuh adalah. Maka dengan membentuk kesatuan pandangan hidup pada setiap individu. Untuk memenuhi tiga persyaratan itu. Tuntunan yang telah diberikan berdasarkan nilainilai keislaman ditujukkan untuk membina kepribadian akan menjadi muslim. dan perintah itu mulai diintensifkan menjelang usia sepuluh tahun. anjuran. setidaknya merupakan hal yang berat. nasihat. Atas dasar kepentingan itu. Pembentukan kepribadian Muslim sebagai individu. Pembentukan Kepribadian Muslim Sebagai Ummah. 2. Pada usia selanjutnya. . pembiasaan. yaitu usia tujuh tahun anak-anak dibiasakan mengerjakan shalat. bangsa. factor dasar pengembangan dan ditingkatkan kemampuannya melalui bimbingan dan pembiasaan berfikir. maka usaha pembentukan kepribadian Muslim sebagai ummah dilakukan secara bertahap. yakni : (1) memberi motivasi untuk berbuat baik. Kemampuan untuk menyesuikan diri dengan lingkungan tanpa harus mengorbankan diri yang memiliki ciri khas sebagai Muslim. Abdullah al-Daraz membagi kegiatan pembentukan itu menjadi empat tahap meliputi: a. pada hakikatnya bertujuan memperdengarkan kalimat tauhid diawak kehidupannya didalam dunia. (2) mencegah kemungkaran dan.menunjukkan dari hasil penelitian ilmu jiwa bahwa bayi sudah dapat menerima rangsangan bunyi semasa masih dalam kandungan. (3) beriman kepada Allah.

Masyarakat Muslim berkewajiban mentaati peraturan. mensucikan diri. Bertaqwa kepada-Nya Menyatakan syukur atas segala nikmat Allah dan tidak berputus asa dalam mengaharapkan rahmat-Nya. mengagungkan-Nya serta senantiasa mengingatNya . dan amanah. b. Nilai-nilai Islam yang diterapkan dalam membina hubungan itu mencakup: y y y y Senantiasa beriman kepada Allah.y y y y y Memberikan bimbingan untuk berbuat baik kepda kedua orang tua Memelihara anak dengan kasih saying Memberi tuntunan anak akhlak kepada anggota keluarga. y y Kepala negara menerapkan prinsip musyawarah. Berdo¶a kepada Allah. Mempererat hubungan kerjasama dengan cara menghindarkan diri dari perbuatan yang dapat mengarah kepada rusaknya hubungan sosial. Keluarga senagai organisasi sosial yang paling kecil. d. adil. keluarga paling berpotensi untuk membentuk nilai ± nilai dasar. serta memberi dan membalas Salam. Keluraga menempati peran penting dalam pembentukan masyarakat. Adapun upaya untuk membentuk nilai-nilai Islam dalam konteks ini adalah. kaum muslimin diharuskan untuk senantiasa menjaga hubungan yang baik dengan Allah SWT. menepati janji. Menggalakkan perbuatan-perbuatan yang terpuji dan memberi manfaat dala kehidupan bermasyarakat seperti memaafkan kasalahan. Membiasakan untuk mengahargai peraturan-peraturan dalam rumah. Membina hubungan menurut tata tertib. berkata baik. memperbaiki hubungan antar manusia. meminta izin ketika masuk rumah. tapi mempengaruhi masa depan suatu masyarakat. Baik secara individu atau secara ummah. Pembentukan nilai-nilai dalam hubungan sosial Kegiatan hubungan sosial mencakup upaya penerapan nilai-nilai akhlak dalam pergaulan sosial langkah-langkah pelaksanaanya mencakup: y y y y Melatih diri untuk tidak melakukan perbuatan keji dan tercela. Membiasakan untuk memenuhi kewajiban sesame kerabat seperti ketentuan soal waris. Kedua. dan tanggung jawab. Pertama. jujur. Pembentukan nilai-nilai Islam dalam keluarga dinilai penting. c. seperti berlaku sopan. Membentuk nilai-nilai Islam dalam kehidupan berbangsa. Pembentukan Nilai-nilai Islam dalam Hubungannya dengan Tuhan. menghindarkan dari perbuatan yang merugikan keharmonisan hidup berbangsa. karena lingkungan sosial pertama kali yang dikenal anak.

terarah dan berimbang. Tujuan utamanya adalah guna merealisasikan diri. yaitu pembentukan kepribadian Muslim meliputi bimbingan terhadap peningkatan dan pengembangan kemampuan jasmani. pembentukan kepribadian Muslim mempunyai tujuan yang jelas. Dengan menerapkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya diatas segalanya. Konsep ini cenderung dijadikan alasan untuk memberi peluang bagi tuduhan bahwa filsafat pendidikan Islam bersifat apologis (memihak dan membenarkan diri). Aspek duratife (waktu). Puncaknya adalah menempatkan rasa cinta kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya. Pembentukan kepibadian Muslim sebagai individu. Kepribadian Muslim Sebagai Khalifah . Aspek teologi. maupun ummah pada hakikatnya berjalan seiring dan menuju ketujuan yang sama. Aspek Kepribadian Muslim Pembentukan kepribadian Muslim secara menyeluruh adalah pembentukan yang meliputi berbagai aspek. diharapkan kepribadian Muslim sebagai individu maupun sebagai ummah akan membuahkan sikap untuk lebih mendahulukan kepentingan melaksanakan perintah khalikNya dari kepentingan lain. Aspek materiil (bahan). khususnya sesama manusia. berupa pedoman dan materi ajaran yang terangkum dalam materi bagi pembentukan akhlak al-karimah. Realisasi dari pembinaan hubungan yang baik kepada Allah ini adalah cinta kepada Allah. Pembentukan kepribadian muslim merupakan pembentukan kepribadian yang utuh. hingga dinilai sulit untuk diterapakn dalam suatu sistem pendidikan. keluarga. D. Penyebabnya antara lain adalah ruang lingkupnya terlalu luas. Aspek teologis (tujuan). tujuan yang akan dicapai terlampau jauh. Pada tingkat ini terlihat bahwa filsafat pendidikan Islam memiliki sifat yang mendasar (sejalan dengan fitrah). yaitu: y y y y y y y y Aspek idiil (dasar). pembentukan kepribadian muslim ditujukan pada pembentukan nilai-nilai tauhid sebagai upaya untuk menjadikan kemampuan diri sebagai pengabdi Allah yang setia. C. Aspek dimensional. universal (umum) dan terarah pada tujuan yang didasarkan atas konsep yang jelas dan benar adanya. Aspek sosial. masyarakat. Aspek fitrah manusia.y Menggantungkan niat atas segala perubahan kepada-Nya. menitik beratkan pada hubungan yang baik antara sesama makhluk. menyeluruh. pembentukan kepribadian Muslim yang didasarkan atas penghargaan terhadap factor-faktor bawaan yang berbeda (perbedaan individu). rohani dan ruh. dari landasan pemikiran yang bersumber dari ajaran wahyu. pembentukan kepribadian Muslim dilakukan sejak lahir hingga meninggal dunia. baik secara pribadi (individu) maupun secara komunitas (ummah) untuk menjadi pengabdi Allah yang setia.

bahawa ia mampu untuk menadikan manusia umat yang sama. (3) memelihara serta mengelola lingkungan hidup untuk kemanfaatan bersama.Allah sebagai pencipta memberi pernyataan. yaitu Islam. Gambaran dari kepribadian Muslim terangkum dalam sosok individu yang segala aktivitasnya senantiasa didasarkan kepeda atas Nama Allah. Sebagai khalifah manusia dituntut untuk memiliki rasa kasih sayang. (2) menerima tugas tersebut dan meleksanakannya dalam kehidupan perorangan maupun kelompok. karena memiliki akidah yang sama. Sebagai khalifaeh juaga manusia diserahkan amanta untuk mengatur kehidupan di bumi. Pesamaan seperti ini mencakup persamaan antara sesama makhluk ciptaan Allah. Kesadaran dan keterikatan dengan nilai-nilai ilahiyat ini merupakan acuan dasar bagi setiap aktivitas yang dilakukannya. Mengacu pada pengertian tersebut. Dalam hal ini ternyata Al-Qur¶an telah memeberi jalan keluar untuk menggalang persatuan dan kesatuan manusia. manusia tak terlepas dari keterikatannya dengan sang Pencipta. keempat sisi itu adalah: (1) mematuhi tugas yang diberikan Allah. yang sekaligus menjadi identitasnya.(QS. Untuk itu manusia manusia dapat mengemban amanat Allah baerupa kreasi yang didasarkan atas norma-norma ilahiyat. .38) Ukhuwah fi al-insaniyyat. bangsa dan ras. terlihat bahwa kekhalifahan manusia bukan sekedar jabatan yang biasa. Dalam hal ini manusia dituntut untuk bersyukur terhadap keberadaannya dan lingkungan hidupnya. yang memiliki latar belakang perbedaan suku. sekaligus dalam ridho Allah. setidak-tidaknya dijumpai empat aspek yang tercakup dalam pengertian ukhuwah. Kepribadian khalifah tergabung dalam empat sisi yang saling berkaitan. 6. yang meletakkan dasar persamaan pada unsur bangsa dan hubungan pertalian darah. Dengan jabatan tersebut manusia dituntut untuk bertanggung jawab terhadap kehidupan dan pemeliharaan ciptaan Tuhan di muka bumi. 49:13) Ukhuwah fi al-wathaniyyat wa al nasab. yang mengadung arti persamaan dalam ciptaan dan ketundukan kepada Allah sebagai pencipta. Dasar ini menempatkan kaum muslimin sebagai saudara. Mengacu pada pokok permasalahan diatas. yang mengacu pada persamaan keyakinan (agama) yang dianut.(QS. yaitu: y y y y Ukhuwah fi al-ubudiyyat. Ukhuwah fi din al-Islam. Sifat kasih sayang adalah cerminan dari kecenderungan manusia untuk meneladani sifat Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. (4) Menjadikan tugas-tugas khalifah sebagai pedoman pelaksanaannya. merujuk kepada pengertian bahwa manusia memiliki persamaan dalam asal keturunan (QS. 4:22-23).

BAB III PENUTUP DAFTAR PUSTAKA Jalaludin.ac.php?option=com_content&view=article&id=157:membentukpribadi-tangguh-dengan-konsep-sistematika-nuzulnya-wahyu&catid=44:jurnalilmiah&Itemid=95 . Teologi Pendidikan Islam.stail. Jakarta : 2003 http://www.Jakarta: 2002 -----------.id/index. (Edisi Revisi) Raja Grafindo Persada.Raja Gafindo Persada . Teologi Pendidikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful