P. 1
SGD 20 LBM 1 MODUL 9

SGD 20 LBM 1 MODUL 9

|Views: 1,428|Likes:
Published by Annisa Rahim
SGD
SGD

More info:

Published by: Annisa Rahim on Jun 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/16/2014

pdf

text

original

y Osteomyelitis pada tulang panjang

Kelainan tulang yang dilihat pada foto rontgen biasanya baru dapat dilihat pada

hari ke 10-14 setelah infeksi. Tanda pertama yang dapat dilihat adalah adanya

pembengkakan jaringan lunak dekat tulang yang terkena (soft tissue swelling).

Bila tidak diobati maka tampak daerah radioluscent terutama di daerah

metafisis. Periost terangkat yang disebabkan oleh penyebaran infeksi melalui

medulla ke korteks. Daerah radioluscent ini menyebar kemana-mana di dalam

shaft bone tetapi tidak pernah menyebrangi epiphyseal plate.

Pada fase yang kronis akan terbentuk sekuester yang terlihat sebagai butir-

butir kecil osteosklerotik dari tulang yang mati yang dikelilingi bagian

radioluscent oleh karena resorbsi tulang. Selain itu, terdapat cloaca dan

involukrum (pembungkus tulang yang lama), yang terbentuk karena reaksi

untuk membentuk tulang baru yang sebelumnya ditempati oleh eksudat

dibawah periost.

Bila foto pertama belum terlihat kelainan tulang, sedangkan klinis dicurugai

osteomyelitis, maka sebaiknya foto diulang 1 minggu kemudian.

y Osteomyelitis pada vertebra

Pada stadium awal tampak tanda-tanda destruksi tulang yang menonjol,

selanjutnya terjadi pembentukan tulang baru yang terlihat sebagai sclerosis.

Lesi dapat berawal di bagian sentral atau tepi korpus vertebra. Pada lesi yang

berawal di tepi korpus vertebra, discus cepat mengalami destruksi dan sela

discus akan menyempit. Dapat timbul abses paravertebra yang terlihat sebagai

bayangan berdensitas jaringan lunak sekitar lesi. Abses ini lebih mudah dilihat

di daerah thoracal, karena kontras dengan paru-paru. Di daerah lumbal lebih

sukar dilihat, tanda yang penting adalah bayangan psoas menjadi kabur.

y Osteomyelitis pada tulang pelvis

SGD 20 MODUL 9 LBM1

Annisa Rahim

38

Paling sering terjadi di tulang ilium dan meluas ke sendi sacro-iliaca. Pada foto

terlihat gambaran destruksi tulang yang luas, bentuk tidak teratur, biasanya

disertai sekuester yang multiple. Sering terlihat sclerosis pada tepi lesi. Secara

klinis sering disertai abses dan fistula.

y Abses brodie

Abses ini bersifat kronis, biasanya ditemukan dalam spongiosa tulang dekat

ujung tulang. Bentuk abses biasanya bulat atau lonjong dengan pinggiran

sklerotik, kadang-kadang terlihat sekuester. Abses tetap terlokalisasi dan

kavitas dapat secara bertahap terisi jaringan granulasi.

y Osteomyelitis sclerosing garre

Suatu osteomyelitis sub akut, terdapat kavitas yang dikelilingi oleh jaringan

sklerotik pada daerah metafisis dan diafisis tulang panjang. Pada foto terlihat

adanya kavitas yang difus dan dikelilingi oleh jaringan tulang yang sklerotik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->