P. 1
Kelas08 Bahasa Indonesia Bahasa Kebanggaanku Sarwiji

Kelas08 Bahasa Indonesia Bahasa Kebanggaanku Sarwiji

|Views: 35,566|Likes:
Published by sidavao

More info:

Published by: sidavao on Jun 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/03/2014

pdf

text

original

Setelah mempelajari materi pokok pembelajaran berikut ini, kamu diharapkan dapat:

melakukan kegiatan observasi untuk keperluan penulisan laporan

menulis kerangka laporan

mengembangkan kerangka laporan ke dalam beberapa paragraf dengan

menggunakan bahasa baku.

Laporan dapat dibuat setelah sebuah kegiatan selesai dilakukan sebagai
bentuk pertanggungjawaban kegiatan itu. Selain itu, laporan dapat juga dibuat
berdasarkan pengamatan terhadap keadaan, objek, atau peristiwa tertentu yang
akan diteliti atau yang akan digunakan sebagai tempat penyelenggaraan suatu
kegiatan. Misalnya, ketika sekolah akan menyelenggarakan perkemahan di
suatu tempat, pihak sekolah sebelumnya akan mengirimkan utusan untuk
mengadakan pengamatan terhadap lokasi yang akan dijadikan tempat
berkemah. Setelah pengamatan terhadap lokasi dilakukan, hasil pengamatan
itu dapat dibuat dalam bentuk laporan.

1.Melakukan Kegiatan Observasi untuk Keperluan Penulisan Laporan

Observasi adalah pengamatan terhadap keadaan, objek, atau peristiwa
yang akan diteliti. Salah satu tujuan dilakukannya observasi adalah untuk
menentukan apakah suatu kegiatan itu layak dilakukan atau tidak. Hasil
pengamatan ditulis dengan lengkap mengenai detil-detil objek pengamatan itu.

Latihan

Misalnya sekolahmu akan mengadakan kemah di pegunungan yang dekat
dengan sekolah. Kamu ditunjuk pembina OSIS untuk mengamati lokasi
yang akan dijadikan tempat kemping.

a.Amati segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan kemping,
misalnya jalan menuju lokasi, fasilitas di sekitar lokasi yang meliputi
ketersediaan air bersih, tempat belanja, tempat MCK, sarana
peribadatan, luas lokasi, dan sebagainya.

b.Catatlah semua hasil pengamatanmu!

64

Bahasa Indonesia, Bahasa Kebanggaanku Kelas VIII SMP dan MTs

2.Menulis Kerangka Laporan

Agar laporan tertulis hasil pengamatan dapat disampaikan dengan
sistematis dan runtut, sebelum laporan dibuat perlu dibuat kerangkanya.
Kerangka laporan disusun berdasarkan catatan hasil pengamatan yang telah
dilakukan. Kerangka laporan ditulis dengan kalimat yang singkat dan padat.
Penyusunan kerangka dapat dilakukan dengan urutan kronologis.

Contoh:

Lokasi Kemping Kalisoro

Tawangmangu

a.Jalan Menuju Lokasi

1)Jalan menuju lokasi mulus tetapi berliku dan naik turun.

2)Lalu lintas menuju lokasi tidak terlalu ramai.

3)Banyak angkutan umum yang dapat digunakan untuk menuju
lokasi.

b.Keadaan Alam Sekitar

1)Hawanya dingin dan segar.

2)Di sekitar lokasi terdapat jurang yang cukup dalam.

3)Kebun sayuran juga dekat dengan lokasi.

c.Fasilitas di Sekitar Lokasi

1)Air bersih tersedia lebih dari cukup.

2)Lokasi dekat dengan pasar, terminal, dan kantor polisi.

3)Lokasi juga berdekatan dengan perkampungan penduduk.

4)Di dekat lokasi juga terdapat sebuah SMP Negeri yang dapat
digunakan untuk keperluan MCK.

65

Keindahan Alam

3.Mengembangkan Kerangka Laporan ke dalam Beberapa Paragraf
dengan Menggunakan Bahasa Baku

Kerangka laporan dapat dikembangkan menjadi laporan dengan
menambah kalimat-kalimat penjelas. Dalam kerangka laporan sudah
terdapat kalimat utama yang dapat dikembangkan menjadi paragraf
dengan menambahkan kalimat-kalimat penjelas. Kalimat penjelas dapat
berupa uraian atau perincian dari kalimat utama. Kalimat penjelas dapat
diletakaan setelah kalimat utama, sebelum kalimat utama, atau di antara
kalimat utama.

Contoh kerangka laporan di atas dapat dikembangkan menjadi laporan
berbentuk karangan seperti berikut ini.

Lokasi Bumi Perkemahan Kalisoro

Tawangmangu

Kalisoro merupakan bumi perkemahan yang terletak di Kecamatan
Tawangmangu, wilayah Kabupaten Karangangyar. Kalisoro terletak di
lereng sebelah barat Gunung Lawu. Sebelah barat Gunung Lawu masuk
Wilayah Jawa Tengah dan sebelah timur masuk Jawa Timur. Dari arah Solo
menuju ke timur. Jarak dari Kota Solo sekitar 40 km. Jika menggunakan
kendaraan pribadi jalan menuju ke lokasi ini cukup lebar, halus, meskipun
banyak tanjakan curam, dan tikungan-tikungan tajam. Pada hari-hari libur,
jalan menuju lokasi ini tidak terlalu ramai sehingga membuat perjalanan
ke sana terasa lebih menyenangkan. Jika ingin menggunakan kendaraan
umum, tersedia bus jurusan Solo-Tawangmangu.

Udara di sana masih sangat segar. Karena letaknya yang cukup tinggi
dari permukaan laut, udaranya terasa dingin dan sejuk, baik pagi hari
maupun siang hari. Apalagi ketika malam tiba, udara dingin sangat terasa
sampai ke tulang-tulang sumsum. Sangat berbeda dari hawa di perkotaan.
Di sekitar lokasi pemandangannya sangat indah. Hijau pepohonan dan
birunya puncak gunung dapat dinikmati dari lokasi perkemahan. Namun,
jika berkemah di sana harus hati-hati sebab di sekitar terdapat jurang yang
cukup dalam. Di samping jurang, pandangan dapat pula kita tujukan ke
sekitar lokasi yaitu kebun sayur yang jarang kita temukan di perkotaan.
Ternyata dari sanalah aneka sayuran yang membanjiri perkotaan berasal.
Yang banyak kita temukan adalah tanaman wortel yang segar dan
seolah-olah enak dimakan tanpa harus dimasak.

66

Bahasa Indonesia, Bahasa Kebanggaanku Kelas VIII SMP dan MTs

Di sekitar lokasi banyak sekali dijumpai air bersih. Bahkan, air yang
mengalir di sungai-sungai kecil pun masih sangat jernih. Dengan demikian,
peserta kemping tidak perlu takut kekurangan air bersih. Jika ingin
berbelanja kebutuhan sehari-hari atau berbelanja sayuran untuk oleh-oleh
terdapat pasar yang letaknya tidak terlalu jauh. Di sekitar pasar terdapat
kantor polisi, masjid yang cukup besar, dan bahkan pasar yang terletak
berseberangan dengan terminal. Di dekat lokasi kemping terdapat sebuah
SMP Negeri sehingga peserta kemping dapat memanfaatkan fasilitas MCK
SMP Negeri itu, tentu saja jauh hari sebelumnya harus terlebih dahulu
meminta izin kepada pihak sekolah.

1.Lakukan pengamatan terhadap tempat-tempat wisata alam yang ada
di sekitar daerahmu. Kalau tidak memungkinkan pilihlah tempat-
tempat lain yang dapat memudahkan kamu dalam mengerjakan tugas
ini.

2.Catatlah segala sesuatu yang kamu amati.

3.Tulislah laporan dari hasil pengamatanmu itu!

4.Agar laporan yang kamu tulis runtut dan sistematis, buatlah terlebih
dahulu kerangka laporan.

5.Tulislah draf awal laporan dengan mengembangkan kerangka laporan
menjadi laporan yang padu.

6.Baca dan teliti kembali draf awal laporan itu, kemudian tulislah laporan
sesungguhnya dengan menggunakan bahasa baku. Perhatikan
penggunaan ejaan, tanda baca, pilihan kata, dan struktur kalimat.

7.Kerjakan tugas ini kurang lebih dalam waktu satu bulan.

4.Menggunakan Kata Depan dalam Kalimat

Kata depan adalah kata tugas yang bertugas sebagai unsur frasa
preposisional (kelompok kata depan). Kata depan terletak di bagian awal
frasa dan unsur yang mengikutinya dapat berupa kata benda, kata sifat,
atau kata kerja.

67

Keindahan Alam

Jenis kata depan

a.kata depan di menandai hubungan tempat beradanya sesuatu

Contoh :anak itu menangis di teras

b.Kata depan ke menandai arah yang dituju

Contoh :Ayah berangkat ke kantor

c.Kata depan dari menandai hubungan asal dan arah dari suatu
tempat

Contoh :1.Nasi terbuat dari beras (asal)

2.Paman pulang dari kantor (arah suatu tempat)

d.Kata depan oleh menandai hubungan pelaku

Contoh :kerja bakti dilakukan oleh seluruh warga

e.Kata depan dengan menandai hubungan cara, alas, dan kesertaan

Contoh :1.Amir datang ke sekolah dengan tergesa-gesa (cara)

2.Amir datang dengan bus (alat)

3.Amir datang dengan teman-temanya (kesertaan)

f.Kata depan pada menandai hubungan tempat dan waktu

Contoh : 1.Angga terluka pada pelipisnya (tempat)

2. Pada hari Senin sekolah mengadakan upacara bendera (waktu)

g.Kata depan bagi, buat, untuk, guna menandai hubungan peruntukan

Contoh :1.Puisi itu ditulis untuk sahabatnya.

2.Nasihat itu berguna bagi saya.

h.Katadepan tentang menandai hubungan hal

Contoh :Kami berdiskusi tentang pelajaran.

Dalam bahasa Indonesia bentuk kata depan dapat dikelompokkan sebagai
berikut:

1.Kata depan yang berbentuk kata asal: di, ke, dari, oleh, bagi, untuk,
tentang dan sebagainya.

2.Kata depan yang berbentuk kata turunan/kata gabung: di sini, di

68

Bahasa Indonesia, Bahasa Kebanggaanku Kelas VIII SMP dan MTs

sana, ke mana, kepada, daripada, dan sebagainya.

Contoh kata depan kata turunan

a.daripada :menandai hubungan perbandingan

Contoh :Daripada membicarakan orang lain lebih baik
bertukar pengalaman.

b.Kepada siapa aku harus mengaku?

c.Di sini kita pertama berjumpa.

d.Di mana rumahmu, Rin?

Latihan

Isilah titik-titik di bawah ini dengan kata depan yang tepat!

1.Lebih baik bersusah-susah dahulu .... menyesal kemudian.

2.Menghargai seorang donor darah hendaklah dinilai .... ketulusan
hatinya.

3.Kota Solo terletak .... Provinsi Jawa Tengah.

4..... Jakarta .... Solo hanya membutuhkan waktu 45 menit …. pesawat

udara.

5.Tolong, sampaikan pesanku .... Toni!

6.Letakkan kado itu .... meja!

7.Puisi itu ditulis .... Kak Rina.

8..... kau beli mainan itu?

9.Penjahat itu membunuh korbannya .... malam hari.

10.Berjalanlah …. Hati-hati!

69

Keindahan Alam

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->