P. 1
Keanekaragaman Budaya Di Indonesia

Keanekaragaman Budaya Di Indonesia

|Views: 442|Likes:
Published by Imam Dwii Septiadii

More info:

Published by: Imam Dwii Septiadii on Jun 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/29/2012

pdf

text

original

KEANEKARAGAMAN BUDAYA DI INDONESIA REMEDIAL IPS

IMAM DWI SEPTIADI XI MULTIMEDIA 1 ISLAMIC VILLAGE

masyarakat Indonesia juga terdiri dari berbagai kebudayaan daerah bersifat kewilayahan yang merupakan pertemuan dari berbagai kebudayaan kelompok sukubangsa yang ada didaerah tersebut. namun juga meliputi antar peradaban yang ada di dunia. Indonesia mempunyai potret kebudayaan yang lengkap dan bervariasi. Kemudian juga berkembang dan meluasnya agama-agama besar di Indonesia turut mendukung perkembangan kebudayaan Indonesia sehingga memcerminkan k ebudayaan agama tertentu. Pertemuan-pertemuan dengan kebudayaan luar juga mempengaruhi proses asimilasi kebudayaan yang ada di Indonesia sehingga menambah ragamnya jenis kebudayaan yang ada di Indonesia. pesisir. Dan tak kalah pentingnya. Mereka juga mendiami dalam wilayah dengan kondisi geografis yang bervariasi.pulau di Indonesia. Dengan jumlah penduduk 200 juta orang dimana mereka tinggal tersebar dipulau. Hubungan antar pedagang gujarat dan pesisir jawa juga memberikan arti yang penting dalam membangun interaksi antar peradaban yang ada di Indonesia. hingga perkotaan. Dalam konteks pemahaman masyarakat majemuk. tradsional hingga ke modern. tepian hutan.Pendahuluan Keragaman budaya atau cultural diversity adalah keniscayaan yang ada di bumi Indonesia. Interaksi antar kebudayaan dijalin tidak hanya meliputi antar kelompok sukubangsa yang berbeda. Mulai dari pegunun gan. Keragaman budaya di Indonesia adalah sesuatu yang tidak dapat dipungkiri keberadaannya. pedesaan. dan kewilayahan. secara sosial budaya dan politik masyarakat Indonesia mempunyai jalinan sejarah dinamika interaksi antar kebudayaan yang dirangkai sejak dulu. . Disisi yang lain bangsa Indonesia juga mampu menelisik dan mengembangkan budaya lokal ditengah-tengah singgungan antar peradaban itu. Dengan keanekaragaman kebudayaannya Indonesia dapat dikatakan mempunyai keunggulan dibandingkan dengan negara lainnya. dataran rendah. Bisa dikatakan bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat keaneragaman budaya atau tingkat heterogenitasnya yang tinggi. Hal ini juga berkaitan dengan tingkat peradaban kelompok -kelompok sukubangsa dan masyarakat di Indonesia yang berbeda. Singgungan-singgungan peradaban ini pada dasarnya telah membangun daya elasitas bangsa Indonesia dalam berinteraksi dengan perbedaan. Labuhnya kapal-kapal Portugis di Banten pada abad pertengahan misalnya telah membuka diri Indonesia pada lingkup pergaulan dunia internasional pada saat itu. selain kebudayaan kelompok sukubangsa. Tidak saja keanekaragaman budaya kelompok sukubangsa namun juga keanekaragaman budaya dalam konteks peradaban.

Misalnya kebudayaan kraton atau kerajaan yang berdiri sejalan secara paralel dengan kebudayaan berburu meramu kelompok masyarakat tertentu. masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk yang sesungguhnya rapuh. Rapuh dalam artian dengan keragaman perbedaan yang dimilikinya maka potensi konflik yang dipunyainya juga akan semakin tajam. Namun beberapa kasus konflik yang ada di Indonesia mulai memunculkan pertanyaan tentang keanekaragaman yang kita miliki dan bagaimana seharusnya mengelolanya dengan benar. dan ataupun berjalan secara paralel. . Padahal kenyataannya konflik-konflik tersebut didominsi oleh isuisu lain yang lebih bersifat politik dan ekonomi.Bukti Sejarah Sejarah membuktikan bahwa kebudayaan di Indonesia mampu hidup secara berdampingan. Perbedaan-perbedaan yang ada dalam masyarakat akan menjadi pendorong untuk memperkuat isu konflik yang muncul di tengahtengah masyarakat dimana sebenarnya konflik itu muncul dari isu-isu lain yang tidak berkenaan dengan keragaman kebudayaan. Didasari pula bahwa dengan jumlah kelompok sukubangsa kurang lebih 700 an sukubangsa di seluruh nusantara. dimana bisa kita maknai bahwa konteks keanekaragamannya bukan hanya mengacu kepada keanekaragaman kelompok sukubangsa semata namun kepada konteks kebudayaan. serta keragaman agamanya. saling mengisi. dengan berbagai tipe kelompok masyarakat yang beragam. bahkan dengan kebudayaan berburu meramu yang hidup jauh terpencil. Dalam konteks kekinian dapat kita temui bagaimana kebudayaan masyarakat urban dapat berjalan paralel dengan kebudayaan rural atau pedesaan. Seperti kasus-kasus konflik yang muncul di Indonesia dimana dinyatakan sebagai kasus konflik agama dan sukubangsa. Memang tidak ada penyebab yang tunggal dalam kasus konflik yang ada di Indonesia. Hubungan-hubungan antar kebudayaan tersebut dapat berjalan terjalin dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika .

Implikasi yang kuat dari politik kebudayaan yang dilakukan pada masa lalu (masa Orde Baru) adalah penyeragaman kebudayaan untuk menjadi Indonesia . Tidak dipungkiri proses peminggiran kebudayaan kelompok yang terjadi diatas tidak lepas dengan konsep yang disebut sebagai kebudayaan nasional. yang mempunyai kebudayaan yang seperti sebuah mosaik tersebut. muncul kesadaran baru tentang bagaimana menyikapi perbedaan dan keanekaragaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. ekonomi. Dalam artian bukan menghargai perbedaan yang tumbuh dan berkembang secara natural. kuncinya adalah pengelolaan pemerintah pada keseimbangan antara dua titik ekstrim lokalitas dan sentralitas. dilain sisi ternyata tidak mampu untuk memberikan ruang yang cukup bagi semua kelompokkelompok yang hidup di Indonesia. Contoh lain yang cukup menonjol adalah bagaimana misalnya karya-karya seni hasil kebudayaan dulunya dipandang dalam prespektif kepentingan pemerintah. dimana kebudayaan-kebudayaan tersebut dianggap tidak sesuai dengan kebudayaan nasional. sekaligus sebagai penjaga tata hubungan interaksi antar kelompok-kelompok kebudayaan yang ada di Indonesia. jika yang nampak dipermukaan adalah gejala bagaimana pemerintah menggunakan segala daya upaya kekuatan politik dan pendekatan kekuasaannya untuk mematikan kebudayaan-kebudayaan local yang ada didaerah atau kelompokkelompok pinggiran. Dalam konteks ini pemerintah berfungsi sebagai pengayom dan pelindung bagi warganya. sebuah masyarakat (termasuk juga masyarakat bangsa seperti Indonesia) dilihat sebagai mempunyai sebuah kebudayaan yang berlaku umum dalam masyarakat tersebut yang coraknya seperti sebuah mosaik. Model multibudayaisme ini sebenarnya telah digunakan sebagai acuan oleh para pendiri bangsa Indonesia dalam mendesain apa yang dinamakan sebagai kebudayaan bangsa. Pemerintah menentukan baik buruknya suatu produk kebudayaan berdasarkan kepentingannya. Kebudayaan-kebudayaan kelompok sukubangsa minoritas tersebut telah tergantikan oleh kebudayaan daerah dominant setempat. termasuk didalamnya kebudayaan kelompok sukubangsa asli dan kelompok marginal. pemerintah kemudian memperkuat batas-batas kebudayaan nasionalnya dengan menggunakan kekuatan-kekuatan politik.1999). Negara dalam hal ini berfungsi sebagai fasilitator sekaligus penjaga pola interaksi antar kebudayaan kelompok untuk tetap seimbang antara kepentingan pusat dan daerah. Tidak mengherankan kemudian. dimana acuan utama bagi terwujudnya masyarakat Indonesia yang multibudaya adalah multibudayaisme. Sebagai suatu ideologi. Di dalam mosaik tercakup semua kebudayaan dari masyarakat-masyarakat yang lebih kecil yang membentuk terwujudnya masyarakat yang lebih besar. multikultural harus didukung dengan sistem infrastuktur demokrasi yang kuat serta didukung oleh kemampuan aparatus pemerintah yang mumpuni karena kunci multibudayaisme adalah kesamaan di depan hukum. Setelah reformasi 1998. Kebudayaan-kebudayaan yang berkembang sesuai dengan sukubangsa ternyata tidak dianggap serius oleh pemerintah. Keberadaan kebudayaan nasional sesungguhnya adalah suatu konsep yang sifatnya umum dan biasa ada dalam konteks sejarah negara modern dimana ia digunakan oleh negara untuk memperkuat rasa kebersamaan masyarakatnya yang beragam dan berasal dari latar belakang kebudayaan yang berbeda. Keadaan ini terjadi berkaitan dengan gagasan yang melihat bahwa usaha-usaha untuk membentuk suatu kebudayaan nasional adalah juga suatu upaya untuk mencari letigimasi ideologi demi memantapkan peran pemerintah dihadapan warganya. Seperti misalnya kasus Papua dimana oleh pemerintah dibiarkan menjadi berkembang dengan kebudayaan Papuanya. Dalam konteks ini proses penyeragaman kebudayaan kemudian menyebabkan kebudayaan yang berkembang di masyarakat. . Dalam model multikultural ini. produk atau hasil kebudayaan dapat dilihat dalam 2 prespekif yaitu kebudayaan yang berlaku pada saat ini dan tinggalan atau produk kebudayaan pada masa lampau. yang berbunyi: kebudayaan bangsa (Indonesia) adalah puncak-puncak kebudayaan di daerah . namun secara ekonomi dilakukan pembagian kue ekonomi yang adil. Seperti misalnya dengan penyeragaman bentuk birokrasi yang ada ditingkat desa untuk semua daerah di Indonesia sesuai dengan bentuk desa yang ada di Jawa sehingga menyebabkan hilangnya otoritas adat yang ada dalam kebudayaan daerah. Yaitu kesadaran untuk membangun masyarakat Indonesia yang sifatnya multibudaya. Dalam konteks waktu.Peran pemerintah: penjaga keanekaragaman Sesungguhnya peran pemerintah dalam konteks menjaga keanekaragaman kebudayaan adalah sangat penting. dan militer yang dimilikinya. dimana ini juga berkaitan dengan arah politik kebudayaan nasional ketika itu. Akan tetapi dalam perjalanannya. Namun sayangnya pemerintah yang kita anggap sebagai pengayom dan pelindung. Misalnya bagaimana pemerintah dulunya tidak memberikan ruang bagi kelompok-kelompok sukubangsa asli minoritas untuk berkembang sesuai dengan kebudayaannya. namun dimatikan sedemikian rupa untuk menjadi sama dengan identitas kebudayaan yang disebut sebagai kebudayaan nasional Indonesia . yaitu sebuah ideologi yang mengakui dan mengagungkan perbedaan dalam kesederajatan baik secara individual maupun secara kebudayaan (Suparlan. menjadi terbelakang dan tersudut. sehingga membuat kebudayaan kelompok sukubangsa asli minoritas menjadi tersingkir. sebagaimana yang terungkap dalam penjelasan Pasal 32 UUD 1945.

sistem nilai. Atau diistilahkan oleh Unesco dalam dokumen konvensi UNESCO 2005 sebagai Ekpresi budaya (cultural expression). gaya hidup. Sedangkan tingkah laku budaya berkaitan dengan tingkah laku atau tindakan-tindakan yang bersumber dari nilai-nilai budaya yang ada. Bentuk tingkah laku budaya tersebut bisa dirupakan dalam bentuk tingkah laku sehari -hari. apapun makna dan teknologi yang digunakannya. pola interaksi. Pengetahuan budaya biasanya akan berwujud nilai-nilai budaya suku bangsa dan nilai budaya bangsa Indonesia. dimensi artistik. perilaku budaya atau praktek praktek budaya yang masih berlaku. dan sebagainya. Kearifan lokal tersebut berupa nilai-nilai budaya lokal yang tercerminkan dalam tradisi upacara-upacara tradisional dan karya seni kelompok suku bangsa dan masyarakat adat yang ada di nusantara. Beberapa hal yang berkaitan dengan 3 wujud kebudayaan tersebut yang dapat dilihat adalah antara lain adalah produk kesenian dan sastra. . produksi. Atau bisa kita sebut sebagai aktivitas budaya. cultural diversity diartikan sebagai kekayaan budaya yang dilihat sebagai cara yang ada dalam kebudayaan kelompok atau masyarakat untuk mengungkapkan ekspresinya. dan sistem kepercayaan. kearifan lokal bangsa Indonesia diwujudkan dalam karya -karya seni rupa atau benda budaya (cagar budaya). dan nilai-nilai budaya yang melatarbelakanginya. tradisi. keberadaan keragaman kebudayaan adalah suatu yang harus dijaga dan dihormati keberadaannya. kegiatan subsisten masyarakat. Dalam konteks ini pengetahuan budaya akan berisi tentang simbol -simbol pengetahuan yang digunakan oleh masyarakat pemiliknya untuk memahami dan menginterprestasikan lingkungannya.Menjaga keanekaragaman budaya Dalam konteks masa kini. Dalam konteks masyarakat yang multikultur. Dalam artefak budaya. Isi dari keragaman budaya tersebut akan mengacu kepada makna simbolik. Keragaman budaya adalah memotong perbedaan budaya dari kelompok-kelompok masyarakat yang hidup di Indonesia. Keragama n budaya dalam konteks studi ini lebih banyak diartikan sebagai produk atau hasil kebudayaan yang ada pada kini. kekayaan kebudayaan akan banyak berkaitan dengan produk-produk kebudayaan yang berkaitan 3 wujud kebudayaan yaitu pengetahuan budaya. dan produk fisik kebudayaan yang berwujud artefak atau banguna. namun juga variasi cara dalam penciptaan artistik. dimana didalamnya berisi kearifan-kearifan lokal kebudayaan lokal dan suku bangsa setempat. Tidak hanya beragam dari bentuknya namun juga menyangkut asalnya. Hal ini tidak hanya berkaitan dalam keragaman budaya yang menjadi kebudayaan latar belakangnya. Jika kita melihat penjelasan diatas maka sebenarnya kekayaan Indonesia mempunyai bentuk yang beragam. distribusi dan penghayatannya. Jika kita merujuk kepada konvensi UNESCO 2005 (Convention on The Protection and Promotion of The Diversity of Cultural Expressions) tentang keragaman budaya atau cultural diversity . disseminasi. Keragaman budaya adalah sesungguhnya kekayaan budaya bangsa Indonesia.

Kesenjangan pembangunan daerah ya ng langsung dapat dinikmati dalam kesehariannya oleh rakyat Indonesia tidak seimbang dengan jumlah kekayaan alam yang telah diambil guna melanjutkan pembangunan merupakan akar perpecahan. Papua Merdeka. Ambon. Kesatuan akan keragaman ini menjadikan rakyat Indonesia menjadi dewasa dalam berlingkungan dan saling hidup tolong menolong. Ras dan Antar Golongan (SARA) yang padahal ini merupakan ciri kuat bangsa Indonesia. Poso dan b anyak daerah lain menjadi bagian yang cukup membuat nenek monyang kita serta para tokoh -tokoh kemerdekaan dan sumpah pemuda menjerit dan menangis karena kesalahan kita di zaman orde baru salah dalam menjalankan roda pemerintahan yang berbeda -beda dan tetap bersatu. . bertanah air satu. Akan tetapi sejak reformasi di kumandangkan terjadi perpecahan di beberapa daerah Indo nesia yang begitu keras bahkan mengarah kepada pemisahan dengan menggambarkan perbedaan Suku.Keragaman Budaya Keragaman budaya bangsa Indonesia yang sudah dikenal seant ero dunia menjadikan suatu nilai yang besar bagi bangsa Indonesia dalam memainkan peranan internasional karena bangsa Indonesia sudah terbiasa hidup dalam kehidupan yang berbeda -beda namun tetap satu dalam Kesatuan Negara Republik Indonesia. apakan bangsa Indonesia yang telah di proklamasikan sejak tanggal 17 Agustus 1945 kurang memahami arti Negara Kesatuan atau disebut juga Nusantara sehingga nilai -nilai ber-bangsa satu tidak dapat menahan gejolak emosi dan keinginan baik pribadi maupun kelompok? Ini menunjukkan bahwa pendidikan dan pengertian guna penciptaan rakyat Indonesia sebagai negara yang berbangsa satu selama orde baru belum jelas dapat dipahami seluruh bangsa Indonesia. saling ingin m emenangkan masing-masing SARA tadi menjadikan Indonesia pada saat reformasi dikumandangkan terjadi gejolak kekerasan dan saling mempersenjatai diri untuk menyatakan berbeda satu sama lainnya. Seluruh akar perpecahan diakibatkan yang oleh karena pengakuan. Keseluruhan ini dipadukan dalam satu bagian yang disebut Dasar Negara Republik Indonesia yang disebut Pancasila. berbangsa s atu. Sampi. Agama. Unsur pemak saan kehendak dari pemerintah yang tidak dibarengi pemahaman dan pengertian yang tepat menjadikan konteks arti kesatuan negara Republik Indonesia seperti bom waktu yang sewaktu -waktu dapat meledak dan terjadi perpecahan. Pengelolaan kekayaan alam ini cendrung memenangkan Keluarga dan kroni -kroni penguasa yang dengan tanpa memikirkan bagaim ana sebagian hasil dari kekayaan alam tersebut juga dapat mensejahterakan rakyat yang ada disekitar lokasi daerah tersebut. Apakah bangsa Indonesia telah lupa bahwa tuntutan reformasi adalah per ubahan kearah yang lebih baik bukan perpecahan atau. Rakyat dijadikan sebagai objek pemerintah dalam melakukan keinginan. Kesatuan dalam bentuk keragaman merupakan akar pembentukan Nusantara dan telah dipertegas pada saat pencetusan Sumpah Pemuda yang. penghargaan dan penegakan hak -hak rakyat Indonesia tidak terjamin secara benar. Sikap saling curiga. Hal menikmati atas kekayaan alam ini dinikmati hanya sebagian rakyat Indonesia dan tanpa menyentuh langsung ke masyarakat yang daerahnya mempunyai kekayaan alam yang begitu besar diolah dan dimanfaatkan. Kasus Aceh. Timor Timur. berbahasa satu yaitu Indonesia.

Otonomi daerah yang seluas-luasnya yang telah dikumandangkan oleh agenda reformasi merupakan bagian penting yang harus di terapkan dan disukseskan demi mengangkat keberdayaan masing-masing daerah kaya maupun yang tertinggal guna mendapatkan sumber daya alam lainnya yang dapat dikembangkan dimasing=masing daerah. Pemberdayaan kemampuan dan keahlian putra daerah merupakan tugas pemerintah dalam mengelola kekayaan alam masing-masing daerah tersebut. Sampit. Papua Merdeka. Riau dan daerah-daerah lain di Indonesia merupakan contoh kongkrit yang mengarah perpecahan NKRI yang sebenarnya bukan diciptakan dari kalangan bawah yang disebut grass road tadi tapi justru tercipta dari kalangan intelektual bangsa Indonesia yang berjiwa kapitalis yang ingin menjajah bangsa sendiri. Kasus Aceh.Sinisme akan kata-kata putra daerah kurang produktif menjadikan perbedaan tercipta bukan dari kalangan garis bawah (grass road) akan tetapi tercipta dari kalangan atas yang oleh dengan ketamakannnya membentuk suatu opini tentang karakter yang bermusuhan dengan yang mereka sebut putra daerah. Sejak terjadinya reformasi dan banyaknya kejadian-kejadian ditengah-tengah bangsa Indonesia tersebut menjadi pelajaran berharga dan bersejarah bagi kita bangsa Indonesia untuk dapat lebih memahami akan arti Negara kesatuan Republik Indonesia. Hal seperti ini adalah merupakan kejahatan moral dan mental para orang-orang yang disebut kalangan intelektual bangsa Indonesia yang justru nilai-nilai kebangsaan mereka lemah jutru mereka lebih cendrung disebut sebagai para tokoh kapitalis yang bersifat penjajah. Sifat sinis pada orang yang disebut intelektual tadi harus dikikis dan bila perlu harus hafal tentang arti Sumpah Pemuda dan dasar Negara Republik Indonesia yaitu Pancasila. .

Para intelektual kita seharusnya dapat mempermainkan peranan keluar bukan hanya mampu memainkan peranan dengan hanya menyatakan bahwa putra daerah Indonesia mempunyai kemampuan yang lemah. kita adalah bagian yang sama penting dalam kehidupan di Tanah Air Indonesia . Untuk dapat mempersatukan dua buah suku saja dalam suatu komunitas. daerah serta kehidupan yang terpencar-pencar dan komunikasi yang sulit selama ribuan tahun adalah suatu proses dan pekerjaan yang sulit sehingga tercipta sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jadi. . Proses penyatuan tersebut memakan waktu yang begitu panjang sampai Sumpah Pemuda dan Proklamasi dikumandangkan.Pluralisme kebudayaan yang ada di Indonesia adalah merupakan manfaat yang berharga dan yang dijaga keragamannya serta dapat menciptakan nilai-nilai lebih dalam melakukan persaingan dengan dunia global. dimanapun kita. Persaingan kita bukan didalam negeri akan tetapi bagaimana kita dapat melakukan persaingan yang lebih besar ke dunia internasional. bagaimana mungkin tercipta sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia apabila pemerintah dalam menjalankan pemerintahan tidak menggunakan asas yang sudah terbentuk ribuan tahun oleh nenek moyang kita tersebut tampa menggunakan asas saling menghargai dan duduk sama tingkat dengan putra daerah. Pemerintah memberikan tekanan kepada para intelektual untuk berkembang dan bersaing keluar bukan menjadi jago kandang didalam negeri. Pemerintah memberikan jaminan yang kuat kepada kaum intelektual demi dapat memainkan peranan yang besar di internasional. nenek moyang kita harus menjalankan asas saling menghargai dan duduk sama tingkat agar terjadi hubungan yang harmonis. Arogansi para intelektual yang belum memahami dasar terbentuknya NKRI harus dapat diberi pemahaman dengan slogan siapaun kita. Budaya yang tercipta oleh karena keragaman pulau.

Keragaman yang semu tadi lebih jelas terjadi bagi daerah-daerah yang tingkat karakter yang keras oleh karena geografisnya pun sangat sulit. Kedudukan memberi penghargaan yang sama pada setiap budaya dan atas keunikan dan keragamannya menjadikan bangsa Indonesia berbeda-beda tetap bersatu jua. Putra bangsa Ibu Pertiwi menjadi korban atas pemaksaan kehendak dan akibat nilai-nilai keragaman yang terlemahkan. Pemahaman perbedaan budaya kiranya tetap menjadi alat pemersatu dan menjadikan jalinan yang kuat bangsa Indonesia dalam menuju era globalisasi budaya yang begitu cepat seiring dengan perubahan yang terjadi di era globalisasi informasi yang begitu cepat. .Pemerintah dalam tugasnya harus merupakan motor pemersatu bangsa Indonesia. Ras dan Antar Golongan (SARA) adalah bagian yang telah mengental begitu kuat mempersatukan bangsa. Pemahaman yang dibentuk dengan kata-kata Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) malah justru bukan tidak di mengerti oleh kalangan bawah akan tetapi malah di plesetkan orang-orang yang dekat dengan kekuasaan. Suku. Kontrol sosial ditengah-tengah bangsa Indonesia bukan sekedar slogan. Korban telah banyak berjatuhan. akan tetapi merupakan bagian utama pemerintah untuk meningkatkan tingkat kemampuan dan kemandirian daerah serta merupakan ketahanan sosial ditengah-tengah masyarakat. Agama. Pemerintah harus dapat merangkul dan berkomunikasi dengan baik dengan yang disebut putra daerah. Asas pemaksaan kehendak yang telah dilakukan orde baru yang justru membuat persatuan yang semu dan menimbulkan gejolak besar saat reformasi dikumandangkan merupakan pelajaran sejarah yang penting bagi pemerintah saat ini.

. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju.Dampak Positif dan Dampak Negatif Globalisasi dan Modernisasi Dampak Positif a. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. c. Perubahan Tata Nilai dan Sikap Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional. b.

d. Sikap Individualistik Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. Kesenjangan Sosial Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi danglobalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.Dampak Negatif Dampak negatif modernisasi dan globalisasi adalah sebagai berikut. b. Imam dwi s. Pola Hidup Konsumtif Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. a. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial. dan lain-lain. kehidupan bebas remaja. Gaya Hidup Kebarat-baratan Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Sekian dari saya.. Terima Kasih. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada. xI mm1 . c. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->