S5 Teori Proses Motivasi

Humrel 27.10.

10 TEORI PROSES MOTIVASI Teori Pengharapan, Teori Penguatan, Teori Persamaan, Teori Penetapan Tujuan
(Oleh: Iim Nuryati)

1. Teori Pengharapan ♠ Bahwa kekuatan dari kecenderungan utk bertindak dgn cara tertentu bergantung pd kekuatan pengharapan bahwa tindakan itu akan diikuti oleh output tertentu dan tergantung pd daya tarik output itu bagi individu tsb. ♠ Karyawan dimotivasi utk melakukan upaya lebih keras bila ia meyakini upaya itu akan menghasilkan penilaian kinerja yg baik. ♠ Penilaian yg baik akan mendorong imbalan organisasi, berupa bonus, kenaikan gaji, atau promosi. (seorang karyawan dimotivasi utk menjalankan tingkat upaya lebih tinggi bila ia meyakini upaya akan menghantar ke suatu penilaian yg baik) Tiga Hubungan Teori Pengharapan 1. Hubungan upaya – kinerja. Probabilitas yg dipersepsikan oleh individu yg mengeluarkan sejumlah upaya tertentu itu akan mendorong kinerja. 2. Hubungan kinerja – imbalan. Sampai sejauh mana individu itu meyakini bahwa berkinerja pd tingkat tertentu akan mendorong tercapainya output yg diinginkan. 3. Hubungan imbalan – sasaran pribadi. Sampai sejauh mana imbalan-imbalan organisasi memenuhi sasaran atau kebutuhan pribadi individu serta potensi daya tarik imbalan tsb. bagi individu. Mengapa Banyak Pekerja Tidak Termotivasi ♠ Jika saya memberi upaya maksimal, akankah itu diakui dlm penilaian kinerja saya? ♠ Bila saya mendapatkan penilaian kinerja yg baik, apakah itu menghasilkan imbalan organisasi? ♠ Jika saya diberi imbalan, apakah pribadi saya anggap menarik? Kinerja Karyawan 1 imbalan itu secara

bila diterima baik. Peluang individu. Adalah sebagai fungsi (f) dr interaksi antara kemampuan (A) dan motivasi (M) dan peluang (O) utk berkinerja. ♠ Artinya sasaran memberitahu karyawan: apa yg dikerjakan. 2 . Upaya individu dipengaruhi oleh sasaran orang tsb. Kinerja = f (A x M x O). ♠ Umpan balik bertindak utk memandu perilaku. dapat membantu atau kinerja itu akan upaya merintangi 4. ♠ Teori penguatan: menekankan mengganjar suatu perilaku dgn pengakuan segera sesudah karyawan menyelesaikan pekerjaannya. ♠ Pengakuan melalui beberapa cara misalnya: pemimpin menyalami karyawannya secara pribadi utk sebuah pekerjaan. berapa banyak upaya akan dilakukan.1. ♠ Umpan balik membantu mengidentifikasi penyimpangan antara apa yg mereka kerjakan dan apa yg ingin mereka kerjakan. Teori Penguatan ♠ Teori penguatan merupakan pendekatan perilaku.) 2. Jika ada yg tidak memadai. 3.g. (e. ♠ Program pengakuan karyawan ”Employee seperti yg dilakukan KFC. ♠ Sasaran berfungsi sebagai rangsangan internal. Teori Penetapan Sasaran ♠ Edwin Locke: niat utk bekerja menuju sasaran merupakan sumber utama dr motivasi kerja. 3. Umpan balik ♠ Orang akan menghasilkan kinerja lebih baik bila mereka memperoleh umpan balik bagaimana mereka maju ke arah sasaran. perlu of the Month” ♠ Sasaran yg sulit. dsb. Upah Variabel – upah yg diterima karyawan berdasarkan ukuran kinerja karyawan tsb. Telkom. terpengaruh secara negatif. 2. Faktor yg Memengaruhi Hubungan Sasaran-Kinerja 1. menghasilkan tekad kinerja individual yg lebih tinggi drpd sasaran yg mudah.

Individu yg tinggi keefektifan dirinya akan menanggapi umpan balik yg negatif dgn meningkatkan upaya dan motivasi. sehingga manajer dan bawahan akan mencapai sasaran yg menantang dan kinerja dianggap penting oleh keduanya.Stacy Adam) ♠ Karyawan membandingkan input kerja mereka dgn output. Keefektifan diri (self efficacy) yg memadai ♠ Keefektifan diri merujuk kepada: 1. ♠ Teori ini mengasumsikan bahwa bawahan akan berdiri sendiri. Maksudnya adalah tujuan dibuat berdasarkan masukan dr karyawan.♠ Umpan balik yg datang dr diri sendiri akan memantau kemajuan diri (motivator yg ampuh). 4. karena komponenkomponen utamanya cukup segaris. tujuan ♠ MBO menggantikan tujuan yg dipaksakan dgn tujuan yg ditetapkan secara partisipatif. kesehatan. Kanada. Amerika Utara. Komitmen pada sasaran mampu ♠ Artinya bertekad utk tidak menurunkan atau meninggalkan sasaran. 2. tetapi belum tentu dapat dilakukan di negara Portugal atau Chili. Budaya nasional ♠ Teori penetapan sasaran merupakan ikatan budaya. Hal ini bisa terjadi bila: 1.Individu memadai mempunyai locus of control internal yg 3. Teori Kesetaraan (J. pendidikan. Sasaran diumumkan 2. Makin tinggi keefektifan diri makin besar kepercayaan diri terhadap kemampuan utk berhasil dlm tugas tertentu 3. 3 . Keyakinan individu bahwa ia mampu menyelesaikan tugas tertentu 2. ♠ Keadaan di atas akan cocok bagi negara-negara seperti Amerika. ♠ MBO dapat ditemukan dlm organisasi bisnis. pemerintahan dan LSM. 4. Sasaran itu ditentukan sendiri bukan ditugaskan 3. Teori Penetapan Sasaran dlm Praktik ♠ Dalam praktiknya perusahaan menetapkan berdasarkan Management by Objective (MBO).

pengakuan. Di luar diri sendiri: pengalaman karyawan dlm situasi atau posisi di luar organisasinya sekarang. ♠ Output: level gaji. pendidikan. pengalaman. kenaikan gaji. Di dlm diri sendiri: pengalaman karyawan dlm posisi yg berbeda dlm organisasi yg sekarang. Di dlm diri orang lain: individu atau kelompok individu lain di dlm organisasi karyawan itu. ♠ O/I A < O/I B Ketidaksetaraan karena kurang diganjar ♠ O/I A = O/I B Kesetaraan ♠ O/I A > O/I B Ketidaksetaraan karena kelewat diganjar Pembandingan Acuan oleh Karyawan 1. Di luar diri orang lain: individu atau individu di luar organisasi karyawan itu. ♠ Bahwa apa yg kita peroleh dr situasi kerja (output) dibandingkan dgn apa yg kita hasilkan (input) dan kemudian dibandingkan dgn rasio output dan input orang lain yg relevan. 3. Jenis kelamin 2.♠ Input: upaya. Variabel Acuan ♠ Acuan dipusatkan pada 4 variabel: 1. Tingkat pendidikan atau profesionalisme Acuan yg dipilih karyawan akan dipengaruhi oleh informasi yg dipegangnya (mengenai acuan) maupun daya tarik acuan. kemampuan. 4. Level dlm organisasi 4. 2. Masa kerja 3. kelompok 4 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful