Analgesik, antiinflamasi

Analgesik

adalah obat yang dapat mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri dan akhirnya akan memberikan rasa nyaman pada orang yang menderita. Anti inflamasi adalah obat yang dapat menghilangkan radang yang disebabkan bukan karena mikroorganisme (non infeksi). Gejala inflamasi

Inflamasi dapat disertai dengan gejala panas, kemerahan, bengkak, nyeri/sakit, fungsinya terganggu. Proses inflamasi meliputi kerusakan mikrovaskuler, meningkatnya permeabilitas vaskuler dan migrasi leukosit ke jaringan radang, dengan gejala panas, kemerahan, bengkak, nyeri/sakit, fungsinya terganggu. Mediator yang dilepaskan antara lain histamin, bradikinin, leukotrin, Prostaglandin dan PAF.

Penanganan inflamasi Derivat Asam Salisilat à Aspirin, Benorilat, Diflunisal, Salsalat Derivat Asam Propionat à As.Tiaprofenat, Fenbufen, Flurbiprofen, Ibuprofen, Ketoprofen, Naproksen 3 Derivat.As.Fenamat à As.Mefenamat, Meklofenamat 4 Derivat As.Fenilasetat à Diklofenak, Fenklofenak 5 Derivat Oksikam à Piroksikam, Tenoksikam 6 Der.As.Asetat inden/indol à Indometasin, Sulindak, Tolmetin 7 Deriva Pirazolon à Azapropazon, Fenilbutazon, Oksifenbutazon Supranal 1 2

SUPRANAL
Tablet

Komposisi: Tiap tablet mengandung: Metampiron 500 mg Tiamina mononitrat 50 mg Kofeina 15 mg

Farmakologi: Metampiron adalah suatu derivat Pirazolon yang mempunyai efek analgetika-antipiretika yang kuat. Dengan penambahan Tiamina mononitrat, efek analgetiknya diperkuat lagi. Khusus untuk menghilangkan rasa nyeri yang berhubungan neuritis. Kofeina memberikan efek menghilangkan rasa lelah, sehingga aktifitas sehari-hari penderita tidak terganggu.

Indikasi: Berbagai jenis sakit kepala Kontraindikasi: y y y y Reaksi hipersensitif terhadap turunan Pirazolon. Bayi 3 bulan pertama atau dengan berat badan di bawah 5 kg. Wanita hamil, terutama 3 bulan pertama dan 6 minggu terakhir. Penderita glaukoma sudut sempit.

Dosis: Dewasa : 1 tablet, 2-3 kali sehari. Atau menurut petunjuk dokter.

Peringatan dan perhatian: y Hati-hati pada penderita yang pernah mengalami kelainan/gangguan pembentukan darah.

y y

Walaupun jarang menimbulkan agranulositosis, tetapi penggunaan jangka panjang terus menerus dapat berakibat fatal. Hati-hati bila diberikan pada penderita dengan gangguan hati.

Efek samping: Pada pemakaian yang teratur dan untuk jangka waktu yang lama, penggunaan obat-obat yang mengandung Metampiron kadang-kadang dapat menimbulkan kasus agranulositosis. Untuk mendeteksi hal tersebut, selama penggunaan obat ini perlu dilakukan uji darah secara teratur. Jika gejala tersebut timbul, penggunaan obat ini harus segera dihentikan. Efek samping lain yang mungkin terjadi adalah methemoglobinemia, erupsi kulit, seperti pada kasus eritematous disekitar mulut, hidung dan alat kelamin. Reaksi hipersensitif reaksi pada kulit.

Kemasan dan Nomor Registrasi: SUPRANAL tablet : Kotak @ 15 x 10 tablet, DKL7205002410A1

HARUS DENGAN RESEP DOKTER.

SIMPANLAH DI TEMPAT KERING DAN SEJUK, TERLINDUNG DARI CAHAYA.

Dibuat oleh:

2. Asetilkolin. Substansi nigra. Ada juga obat yang bekerja dengan cara memacu atau menghambat reseptor postsinaps. Dan bekerja saling menyeimbangkan.1 Penyebab Penyakit Parkinson Parkinson sekunder : disebabkan oleh ensefalitis virus atau lesi caskuler kecil yang multifel. Dopamin bekerja sebagai neurotransmiter inhibisi. Acetilkolin bekerja neurotransmiter eksitasi. Striatum. Tanpa dopamin neuron akan distimulasi berlebihan oleh Ach menyebabkan tonus (ketegangan) otot berlebihan yang ditandai oleh tremor dan rigiditas (kaku) Gambar 7.Indonesia GOLONGAN OBAT YANG BEKERJA MEMPENGARUHI SISTEM SARAF PUSAT BAB VII Golongan Obat Pada Penyakit Parkinson Susunan Saraf Pusat Obat ± obat yang bekerja mempengaruhi SSP. mempengaruhi produksi. Etiologi Penyebab penyakit parkinson tidak diketahui. Bambang Utoyo 138 Palembang .1) 3. Konsep ini berlaku untuk mengetahui etiologi dan strategi pengobatan penyakit yang disebabkan karena kerusakan pada SSP terutama pada neurotransmitter dopamine. bekerja pada presinaptik. merupakan sumber neuron dopaminergik yang berakhir dalam striatum. 1. Pada penyakit parkinson terjadi penurunan dopamin karena neuron pada substansi nigra berkurang sehingga sekresi dopamin dalam neostriatum pun menurun. dengan tanda2 tremor. tetapi ada hubungannya dengan penurunan aktivitas inhibitor neuron dopaminergik dalam substansi nigra dan korpus stratum dari sistem ganglia basalis otak yang berfungsi mengatur gerakan. . bekerja dengan cara mengubah beberapa tahapan dalam neurotransmitter. dan serotonin (neurotransmitter yang berperan dalam otak). Sebaliknya sel2 substansi nigra mengirim neuron ke striatum dengan transmitter dopamin di ujung terminalnya. Obat ± obat yang bekerja mempengaruhi SSP mekanisme kerja obatnya antara lain. bradikinesia (lambat dalam memulai dan melakukan gerakan) kelainan posisi tubuh dan cara berjalan. Penyakit Parkinson Definisi Parkinson adalah gangguan otak progresif yang menimbulkan gangguan neurologik gerakan otot. Mekanisme terjadinya ganggguan neurotransmitter yang menyebabkan penyakit parinson. Setiap neuron dopaminergik akan membuat ribuan kontaks dalam striatum dan memodulasi sebagian aktivitas sel.PT DEXA MEDICA Jl. penyimpanan atau mengakhiri kerja neurotransmitter. striatum dan substansi nigra dihubungkan oleh neuron yang mengeluarkan transmitter inhibitor GABA diterminal dalam substansi nigra. (lihat gambar 7. kaku otot.

Deprenil 5. suatu inhibitordekarboksilase dopamin yang tidak menembus sawar darah otak. sehingga lebih mudah levodopa lebih mudah diubah menjadi dopamin di otak. Kesembuhan bersifat simptomatik dan berlangsung selama obat berada dalam tubuh. Parkinson diakibatkan dopamin yang tidak mencukupi pada daerah tertentu di otak. tetapi pada pengobatan yang terlambat dimana jumlah neuron dan sel2 yang mampu mengambil levodopa berkurang akibat penyakit. Benzotropin. Efek kerja dari levodopa yaitu mengurangi kekakuan. (shg bila pelepasan dopamin sudah maksimum. Mekanisme kerja Levodopa adalah mengendalikan kadar dopamin substansia nigra. jadi keuntungannya dapat merendahkan dosis pemakaian levodopa sehingga menurunkan efek samping. Golongan Obat Pada Penyakit Parkinson 1. amantadin tidak bermanfaat) . Tetapi karena Respon yang ditimbulkan bromokriptin kecil maka sering diberikan bersama dengan levodopa. Triheksifenidil. pengeluaran atau ambilan dopamin dari neuron yang sehat. Melawan eksitasi neuron kolinergik 3. dan penggunaan pada pasien dengan tukak lambung akan semakin parah. shg meningkatkan ketersediaan levodopa di SSP dan selain itu karena karbidopa membantu memperkuat efek levodopa secara tidak langsung. Bromokriptin Bromokriptin suatu derivat ergotamin (alkaloid ergot yang terdapat pada gantum hitam yang terkontaminasi jamur rye) dan mempunyai sifat vasokontriktor merupakan agonis reseptor dopamin (atau dapat berikatan dengan reseptor dopamin). Mengembalikan dopamin dalam ganglia basalis (ganglion yang ada di neostriatum) 2. Bromokriptin 3. Penggunaan Bromokriptin harus diwaspadai pada pasien dengan infark miokard karena akan menimbulkan masalah jantung. Amantadin Amantadin merupakan obat anti virus influensa yang berpengaruh sebagai antiparkinson. Mekanisme kerja Karbidopa adalah mengurangi metabolisme levodopa pada saluran cerna dan jaringan perifer. Dopamin tidak dapat melewati sawar darah otak. sementara levodopa dapat.Obat2 seperti fenotiazin dan haloperidol yang berfungsi menghambat reseptor dopamin di otak dapat menyebabkan parkinson sehingga tidak boleh digunakan untuk penderita parkinson. di dalam neuron tsb levodopa akan berkonversi menjadi dopamin. Levodopa Levodopa adalah prekursor metabolik dopamin. Sehingga terjadi keseimbangan kembali dopamin/Ach. Mekanisme kerjanya adalah meningkatkan sintesa. Biperidin (Golongan Antimuskarinik) Tujuan terapi pada Penyakit Parkinson adalah : 1. levodopa 2. Amantadin 4. tremor dan gejala parkinson lainnya Karbidopa Karbidopa dipakai untuk memperkuat efek levodopa .

2 Antimuskarinik Antimuskarinik kurang efektif bila dibandingkan dengan levodopa dan dalam terapi parkinson berfungsi sebagai tambahan terapi. serostomia (mulut kering). Depresi berbeda denga skizoprenia yang menggangu dalam pemikiran. mengganggu energi. Deprenil Deprenil disebut juga selegilin bekerja secara selektif menghambat MAO B (yang memetabolisme dopamin) (lihat gambar 7. meningkatkan kadar dopamin di otak. bingung dan halusinasi. Sementara manik (bipolar) disebabkan karena peningkatan neurotransmiter diatas pada otak. biperidin. . meningkatkan kerja levodopa (sehingga mengurangi pengguanaan dosis levodopa) Harus diwaspadai bila penggunaan dosis besar karena dapat menghilangkan selektifitas (menjadi tidak selektif lagi) dan menimbulkan hipertensi yang berbahaya. nyeri jantung. sehingga meningkatkan transmisi adrenergik (karena pembentukan yang tidak seimbang antara rasio dopamin/asetilkolin) Antimuskarinik yang sering digunakan untuk pengobatan parkinson yaitu. Efek lain yang menyertai penggunaan obat antimuskarinik adala memacu perubahan pikiran. Gambar mekanisme kerja Deprenil Meningkatkan kadar dopamin Gambar 7. Bila ditutupi oleh keluhan2 organis disebut depresi terselubung. nyeri lambung. emosi yang jatuh. antara lain dilatasi pupil. Disertai gejala bandaniah rasa penat. dan bingung. menurunkan metabolisme dopamin. Pada dosis tinggi akan menyebabkan psikosis toksik akut. Depresi berbahaya akan menyebabkan bunuh diri. pola tidur. gelisah. agitasi. Depresi disebabkan karena defisiensi monoamin seperti norepinefrin dan serotonin otak pada tempat2 penting di otak. BAB VIII Golongan Obat pada Penyakit Gangguan Kejiwaan Golongan Obat pada Gangguan Depresi Keadaan yang tidak sesuai dengan kehidupan yang bersangkutan disertai hambatan emosi menyeluruh. dan tidak bisa tidur. Gejala depresi yaitu. Cara berfikir pasien itu2 aja berkisar hanya pada diri sendiri. masalah visualisasi. namun efek samping lebih kecil. tiada nafsu makan. napsu makan. libido dan kemampuan bekerja. benzotropin. Kerja Semua golongan antidepresi bekerja dengan memperkuat langsung atau tidak langsung kerja norepinefrin. Mekanisme kerjanya yaitu menghambat transmisi kolinergik. dopamin dan atau serotonin otak. Penyakit depresi mayor dan bipolar adalah penyakit alam perasan yang menyimpang. Efek sampingnya. triheksifenidil.Efek samping yang ditimbulkan yaitu. Dibanding levodopaefek kerja amantadin kecil dan dapat menimbulkan toleransi.2) tapi tidak menghambat MAO A (metabolisator NE dan Serotonin) Fungsi deprenil. halusinasi. tanpa harapan.

Menghambat ambilan neurotransmiter. Pasien Aktivitas psikomotorik lemah 4. Pengobatan fobia 5. menimbulkan efek antidepresan. sehingga monoamin tetap aktif dan berdifusi kedalam ruang sinaps. Nefazodon. SSRI merupakan Antidepresan baru. Doksepin. Efek TCA adalah meningkatkan pikiran. Amoksapin. Desipramin. Trazodon. serotonin). Efek timbul memerlukan waktu 2 minggu atau lebih. Paroksetin. Mekanisme kerja MAOI (lihat gambar dibawah) a). Trimipramin Mekanisme kerja TCA . Indikasi untuk Depresi. Nortriptilin. Depresi atipikal (pikiran labil. Selektif Serotonin Re-Uptake Inhibitor (SSRI) dan Mono Amin Oksidase Inhibitor (MAOI) Antidepresan Trisiklik (TCA) Yang termasuk obat golongan TCA adalah Amitriptilin. Dalam neuron. penderita Bulimia nevrosa. anoreksia nevrosa. Selektif Serotonin Re-Uptake Inhibitor (SSRI) Yang termasuk obat golongan SSRI adalah Fluoksetin. Isokarboksazid. b). Ansietas hebat 3. gangguan panik. TCA akan meningkatkan konsentrasi monoamin dalam celah sinaps. Mono Amin Oksidase Inhibitor (MAOI) Yang termasuk golongan MAOI yaitu. Mekanisme kerjanya sama seperti TCA tetapi lebih selektif menghambat ambilan neurotransmitter serotonin dibanding yang lain (dopamin).dopamin) yang keluar dari vesikel shg monoamin dalam neuron berkurang.hati. Imipramin. gangguan napsu makan) Golongan Obat pada Gangguan Bipolar . dan dapat digunakan untuk mengontrol ngompol bagi anak diatas 6 tahun. Untuk depresi pada pasien yang tidak responsif atau alergi oleh antidepresan trisiklik. MAO berfungsi sebagai katup penyelamat (menonaktifkan neurotransmiter monoamin ( NE. Indikasi SSRI Untuk depresi (lebih unggul dari golongan TCA). sehingga penggunaannya harus hati . menolak kebenaran. karena efek jangka panjangnya belum diketahui. dan sindrom premenstrual. Fluvoksamin. memperbaiki kewaspadaan mental. gangguan panik. dopamin. 2.serotonin. Maprotilin. MAO menginaktifasi monoamin (NE. seperti usus dan hati. TCA menghambat ambilan norepinefrin dan serotonin neuron masuk ke terminal saraf pra sinaps. mengurangi angka kesakitan pada depresi. Sertralin. Antidepresan Trisiklik (TCA). Monoamin oksidase adalah suatu enzim mitokondria yang ditemukan dalam jaringan saraf dan jaringan lain. meningkatkan aktifitas fisik.1) Gambar 8. (lihat gambar 8.1 Indikasi MAOI yaitu : 1.Golongan Obat Antidepresan Terdapat 3 (tiga) golongan obat antidepresan yaitu. Feneizin dan Tranilsipromin. dengan menghambat jalan utama pengeluaran neurotransmiter . Obat MAOI menghambat inaktivasi monoamin oleh MAO. Venlafaksin. nyeri neuropati diabetik.

2) Gambar 8. ungkapan2 aneh. mengalami dua situasi yang sangat berbeda. berharap dan gembira berlebihan. 2. halusinasi.(lihat gambar 8. perasaannya dan hubungannya dengan lingkungannya. sehingga golongan obat yang digunakan untuk pengobatan skizoprenia adalah menurunkan aktivitas neuron dopamin. Golongan Obat pada Skizoprenia Skozoprenia adalah jenis psikosis dengan berbagai gangguan kepribadiaan disertai perubahan cara berfikir. 2. Golongan Dibenzodiazepin yaitu. lupa tiba2. Biasanya gangguan mental ini terjadi disebabkan disfungsi otak yang diwariskan. 5. gila (rasa diikuti. sebagai antipsikotik/antiskizoprenia : mengurangi halusinasi dan agitasi dengan cara menghambat reseptor dopamin di otak.2 Indikasi neuroleptika (antiskizorenia) adalah. gila seks). golongan neuroleptik tidak menekan fungsi intelektual. acuh tak acuh. Selain gejala dasar adapula gejala tambahan yaitu. haloperidol. pembentukan istilah2 baru. tidak mau melakukan aktivitas. terpecahnya kepribadiaan.Pasien dengan gangguan bipolar. Efek menenangkan dan mengurangi gerakan spontan. Proklorperazin. pada saat tertentu pasien mengalami fase depresi. Flupenazin. litium karbonat. sebagai pencegahan mual dan muntah (pada peristiwa mual muntah juga terjadi peningkatan . hilangnya kontak dengan lingkungan. 3. Cenderung membuat rencana besar dan sulit dicapai Golongan obat anti bipolar Garam litium seperti Litium asetat. Berbeda dengan depresan SSP lain. 1. Golongan Butirofenon yaitu. Tutur kata cepat dan kurang konsentrasi. antipsikotik. dimana perubahan yang terjadi sangat ekstrim. perubahan urutan berfikir). Mekanisme Kerja Obat Neuroleptika (Antiskizoprenia) secara umum adalah menghambat reseptor dopamin dalam otak dan perifer dan serotonin dalam otak. Promazin. Penyebab skizoprenia secara farmakologis adalah peningkatan aktivitas neuron dopaminergik pada otak (SSP). Prometazin. Klozapin. Golongan Tioxanti yaitu. rasa seperti keracunan. pengulangan terus menerus. Setiap gangguan kejiwaan diamati dari gejala2 yang ditimbulkan dan dialami oleh penderita. merasa asing sendiri. sehingga dapat membedakan gangguan kejiwaan satu dengan gangguang kejiwaan yang lainnya. Keresahan. Golongan Fenotiazin yaitu. Tiotiksen. Risperidon. transkuilizer mayor) Terdapat 5 (lima) golongan obat antiskizoprenia yaitu : 1. mudah terangsang. Gejala dasar pada gangguan skizoprenia adalah berfikir (kacau. Dorongan seksual tinggi. Tioridazin. Golongan Benzisoksazol yaitu. Klorpromazin. litium sulfat dan antipsikotik seperti asam Valproat. kemudian mengalami fase manik. Golongan Obat antiskizoprenia (neuroleptik. Perubahan mendadak dari merasa gembira ke lekas marah atau permusuhan. Bila pasien berada dalam fase manik maka gejala ± gejalanya adalah bahagia. 4.

Klorazepat.Obat Meklizin. gemetar. 1. Flurazepam. Pengikatan GABA menyebabkan saluran ion Cl membuka. diantaranya efek antimuskarinik seperti kabur. ansietas berat diobati. sedasi. digunakan sebagai antiemetik pada mabuk jalan. selain itu banyak obat2 neuroleptik yang menghambat reseptor kolinergik. karena tidak ada ikatan pada GABA sehingga reseptor kosong. bingung. histamin dengan berbagai efek samping. yang menyebabkan masuknya Cl lebih banyak.domperidon adalah antiemetik pada terapi radiasi Kerja obat neuroleptik menghambat dopamin dan atau serotonin. Letupan neuron (cemas) dapat terjadi karena tertutupnya saluran Cl. .pelepasan dopamin) Telah dikatakan bahwa mual muntah juga diakibatkan karena peningkatan dopamin. mulut kering. Efek anti adrenergik seperti hipotensi. Klonazepam. dimenhidrinat digunakan untuk antiemetik karena vertigo.gelisah dan penyebabkannya tidak diketahui.metoklorpramid. Golongan Obat Antiansietas (Ansiolitik) Obat yang digunakan untuk mengobati cemas. retensi urin. Masuknya Cl membuat hiperpolarisasi yang dapat menghambat letupan neuron. adrenergik. Ansietas ringan tidak perlu diobati. Bila pengikatan GABA diperkuat oleh benzodiazepin (obat ansiolitik).Obat Domperidon.Obat Skopolamin. 2. Temazepam dan Triazolam. Diazepam dan Lorazepam . dengan pembagian sebagai berikut : Pertama. Midazolam.Obat Tietilperazin. golongan ini dibedakan berdasarkan sifat ada tidaknya efek hipnotik. golongan benzodiazepin Bersifat ansiolitik dan tidak mempunyai efek hipnotik adalah Alprazolam. (lihat gambar 8.3) Gambar 8. kontipasi. sehingga obat ± obat yang digunakan untuk menurunkan gejala ansietas adalah menormalkan letupan neurotransmitter yang terjadi di otak. Prometazin. Untuk gangguan ansietas digunakan diazepam. palpitasi dan aktivitas simpatik Secara farmakologi penyebab ansietas karena terjadinya letupan neuritansmitter di otak. . maka penggunaan neuroleptika dapat juga diberikan untuk kasus mual muntah selain sebagai antiskizoprenia. . digunakan untuk antiEmetik pada kemoterapi kanker . Estazolam. 3. Mekanisme Kerja benzodiazepine sebagai anti cemas . pusing Semua obat neuroleptika bekerja menghambat dopamin sehingga hampir semuan mempunyai efek antiemetik (seperti diterangkan diatas) Golongan Obat pada Ansietas (Cemas) Ansietas adalah gangguan mental berupa suatu ketegangan yang tidak menyenangkan. rasa takut. dibawah ini penggunaan neuroleptika untuk gejala mual muntah sesuai penyebabnya (lebih spesifik). berkeringat.3 Indikasi obat golongan Ansiolitik 1. dari golongan benzodiazepin. Kedua Golongan benzodiazepine Bersifat Hipnotik adalah Quazepam. Gejala ansietas adalah Takhikardi. Klordiazepoksid. untuk pasien yang memerlukan pengobatan .

B. D. Mioklonik. Untuk gangguan otot digunakan diazepam. Temazepam. Karbamazepin . Yang digunakan untuk gangguan tidur (obat tidur) adalah Flurazepam. gejala serangan halusinasi penglihatan. E. Perbedaan tempat lepasan listrik yang terjadi menentukan perbedaan gejala yang timbul. 4. Parsial (fokal) A. Status epileptikus yaitu serangan ± serangan epilepsi yang berlangsung secara cepat. seperti tumor. Golongan Obat Antiepilepsi 1.lama. bisa juga digunakan untuk kaku otot. biasanya kejang tonik-klonik yang berlangsung singkat. Etiologi epilepsi primer terjadi bila tidak ada penyebab anatomik yang spesifik untuk kejang.gerakan atau persepsi yang abnormal yang berlagsung singkat tetapi cenderung berulang. 3. B. Klasifikasi Epilepsi terdapat 2 (dua) jenis yaitu yang bersifat parsial dan generalisata. misal epilepsi yang menyebabkan kejang ± kejang jika motor korteks yang terlibat. Kejang demam yaitu terjadi kejang pada anak 3 bulan sampai 5 tahun disertai demam tinggi. Memandang dan berkedip2 cepat selama 3-5 detik. dimana selama kejang kesadaran terganggu. hipoglikemik. bila kejang diawali fase tonik adalah kontraksi kuat dan kaku otot lengan dan tungkai. Parsial kompleks. pendengaran atau penciuman yang timbul. Kejang2 ditimbulkan karena abnormalitas turunan dalam SSP. serangan ini jarang terjadi bagi semua umur. seperti trauma. Untuk gangguan tidur. Triazolam BAB IX Golongan Obat pada Penyakit Epilepsi Epilepsi adalah suatu kelainan kejang kambuhan yang berbeda -beda yang memiliki persamaan yaitu lepasan saraf otak yang mendadak. C. Lepasan neuron yang mendadak ini menyebabkan gerakan . bila kehilangan kesadaran yang pendek dan sembuh sendiri. Tonik-klonik (gran mal). Tetapi jika korteks parietal atau oksipital yang terlibat. bila terjadi kontraksi otot yang singkat berulang2 dalam beberapa menit. epilepsi Klorazepat. Generalisata : A. Alprazolam untuk pengobatan lama atau pendek. meskipun semua mempunyai efek sedatif dan penenang. Sementara etiologi epilepsi sekunder disebabkan oleh sejumlah gangguan yang reversibel. Lalu diikuti fase klonik yaitu kontraksi dan relaksasi ritmik otot. Fenitoin 2.kebingungan dan kelelahan. Obat ini menimbulkan adiksi sehingga hanya untuk ansietas kronik. diazepam dan oksazepam untuk pengobatan akut putus alkohol. dimana selama kejang kesadaran tidak terganggu. Untuk penanganan kejang dengan obat klonazepam untuk kejang karena epilepsi. menyebabkan hilangnya kesadaran. Biasanya pasien diobati dengan obat antiepileptik. infeksi meningen atau penghentian alkohol secara cepat pada peminum. 2. luka kepala. tidak semua benzodiazepam dapat digunakan sebagai obat tidur. Parsial sederhana. berlebihan dan tidak normal. Absence (petit mal ).

karena asam valproat akan menghambat metabolisme fenobarbital. klorazepat. tonik-klonik. Benzodiazepin 6. INH. Asam valproat 5. Sedangkan untuk gejala epilepsi akut digunakan diazepam. profoksifen karena obat ± obat tersebut. Asam valproat juga digunakan untuk pengobatan bipolar pada fase manik. . Interaksi obat terjadi bila fenitoin diberikan bersamaan dengan kloramfenikol. Gabapentin. walaupun benzodiazepin lebih baik. Interaksi obat akan terjadi bila dgunakan bersamaan dengan fenobarbital. Gabapentin Gabapentin merupakan kelas obat baru pada penyakit epilepsi. Lamotrigen Mekanisme Kerja Obat Antiepilepsi secara umum adalah menghambat lepasan listrik dari area fokal atau mencegah meluasnya lepasan listrik abnormal ke daerah disekililing otak. Merupakan obat pilihan pertama. Fenobarbital Beberapa indikasi Fenobarbital. sehingga konsentrasi fenitoin meningkat dalam plasma. Karbamazepin Karbamazepin efektif untuk serangan epilepsi parsial (sederhana dan kompleks). Fenitoin Untuk serangan tonik-klonik dan parsial (fokal) untuk pasien dewasa. sulfonamid. Interaksi obat terjadi bila diberikan bersamaan dengan simetidin. Dapat juga digunakan untuk terapi manik ± depresi dalam memperbaiki gejala manik ± depresi. eritromisin. serangan generalisata tonik-klonik.3. Asam valproat Asam valproat digunajan pada serangan mioklonik. Sebaliknya apabila diberikan bersamaan dengan karbamazepin akan memperkuat metabolisme fenitoin. cimetidin.anak. Fenobarbital 4. yaitu digunakan untuk serangan kejang parsial sederhana. diltiazem. kurang efektif untuk serangan parsial kompleks.anak. dikumarol. Tapi kekurangannya dapat menimbulkan sedatif atau mengantuk. karena obat ± obat tersebut dapat menghambat metabolisme fenitoin. Serangan kejang demam pada anak . Status epileptikus pada anak . Golongan Benzodiazepam paling aman dan sedikit sekali memberikan efek samping. Benzodiazepam Golongan benzodiazepam yang digunakan untuk epilepsi kronik adalah klonazepam. petit mal. akan menghambat metabolit karbamazepin sehingga konsentrasi karbamazepin meningkat dalam plasma. INH. Dapat juda dipakai sebagai sedatip ringan untuk menghilangkan ansietas ketegangan mental dan insomnia. serangan tonik-klonik kambuhan bila tidak responsif terhadap kombinasi diazepam dan fenitoin. Dapat digunakan pada serangan parsial sederhana dan kompleks.

sama farmakodinamika sama tapi berbeda dalam farmakokinetikanya. yang disebut reseptor opiat. Tetapi apabila sangat menyiksa penderita. yaitu kerusakan jaringan. Sakit kepala Contoh . apabila terjadi rangsang yang dapat menimbulkan nyeri. Salah satu contoh mekanisme sistem penghambat nyeri yang terjadi pada kasus kecelakaan lalu lintas. Nyeri Somatik Nyeri Permukaan Nyeri I Nyeri II Kulit Nyeri Dalaman Otot Jaringan ikat Tulang Sendi Perut Nyeri Viseral Contoh : Tusukan jarum. khususnya senyawa P yang berfungsi sebagai pembawa impuls nyeri sanaptik. yang menimbulkan sistem penghatar nyeri menaik. Ach da Prostaglandin. Serotonin. cubitan Contoh : Kejang otot. baru disadari setelah berhentinya ketegangan. sebenarnya nyeri berfungsi untuk mengingatkan atau melindungi atau memudahkan diagnosa. Masih terdapat sistem penghambat nyeri tubuh yang mempersulit penerusan impuls nyeri dengan demikian menurunkan rasa nyeri.BAB X Golongan Obat Analgetika Kuat Nyeri adalah gejala penyakit atau kerusakan yang paling sering. secara otomatis tubuh akan mengaktifkan System penghambat nyeri yang diperankan oleh senyawa endogen. kolik kantung empedu. nyeri luka lambung Sebenarnya yang terjadi dalam tubuh. Menjelaskan kenapa pada situasi tekanan (stress) pada luka pada kecelakaan lalu lintas mula2 tidak terasa. Endorfin (endogen) dan obat gol analgetika kuat (eksogen) bekerja pada reseptor yang sama. Kerusakan dan gangguan tersebutakan membebaskan senyawa yang disebut zat nyeri (mediator nyeri) berupa Histamin. .sehingga jumlah potensial aksi yang ditimbulkan menurun. karena sifat peptida pada endorfin. Mekanisme Kerja Endorfin Kerja pada saraf prasinaptik menurunkan pembebasan neurotransmitter lain. yaitu Endorfin dan Enkefalin. Bradikinin. Beberapa rangsang yang dapat menimbulkan nyeri. sehingga nyeri kadang harus dihilangkan. gangguan metabolisme jaringan.

Meferidin (Pethidin) Komposisi : Pethidine HCl injeksi 50 mg/ml Petidin tablet 50 mg Indikasi : analgesia untuk semua tipe nyeri yang berat. yaitu meferidin (Pethidin). Efeknya terhadap SSP adalah menimbulkan analgesia. midbrain dan korteks serebri. halusinasi.1 no Kelas Efek kerja 1 Reseptor analgesi supraspinal. Proses nyeri tersebut dapat dihambat bila reseptor opioid berikatan dengan endorfin dan enkefalin sehingga menghasilkan efek analgetik. dan dilatasi pupil Beberapa Golongan Obat Analgetika Kuat Salah satu contoh obat yang mempunyai efek analgetika kuat. Absorbsi petidin melalui pemberian oral maupun secara suntikan berlangsung dengan baik. . yaitu kira-kira 10 menit. efek psikotomimetik. Efek analgesik petidin timbul aga lebih cepat daripada efek analgetik morfin. medulla oblongata. morfin. sedasi. dapresi pernafasan serta efek sentral lain. menurunkan motilitas GI dan kontraksi pupil. . untuk menghilangkan ansietas pada pasien dgn dispnea karena acute pulmonary edema & acute left ventricular failure Cara kerja obat : Petidin merupakan narkotika sintetik derivat fenilpiperidinan dan terutama berefek terhadap susunan saraf pusat. Table 1. terdapat reseptor yang berhubungan dengan nyeri disebut reseptor opioid. Reseptor opioid tersebut bila berikatan dengan senyawa yang dilepaskan oleh tubuh karena adanya kerusakan. yaitu 2-4 jam. fentanil dan tramadol. sedasi. 2 Reseptor Analgesia spinal. setelah suntikan subkutan atau intramuscular. . euphoria. tetapi masa kerjanya lebih pendek. perasan emosional dan perasaan sensorik yaitu senyawa bradikinin.Mekanisme terjadinya nyeri pada SSP Pada system saraf pusat (SSP) yang terdiri dari medulla spinalis. serotonin dan prostaglandin maka ikatan reseptor opioid ± senyawa kimia tersebut akan terjadi proses nyeri. Obat ini mengalami metabolism di hati dan diekskresikan melalui urin. nyeri pada infark miokardium walaupun tidak seefektif morfin sulfat. kontraksi pupil 3 Reseptor Disforia. Reseptor opioid dibagi menjadi beberapa kelas reseptor. Nyeri sedang sampai berat. Petidin terutama bekerja sebagai agonis reseptor µ. dan . derpresi pernapasan. mekanisme yang terjadi pada proses analgetik adalah ikatan antagonis kompetitif. dan memiliki makna farmakologis yang penting yaitu. sebagai suplemen sedasi sebelum pembedahan.

Hindari penggunaan total lebih dari 1.Isoniazid : Meningkatkan efek samping isoniazid. sakit kepala. dan sangat jarang. .Penggunaan tidak dianjurkan pada penderita dengan luka pada kepala dan kenaikan intrakanial . konvulsi.Penggunaan pada saat menyusui tidak dianjurkan karena dapt mengakibatkan air susu mengandung petidin dan belum diketahui secara signifikan secara klinis Efek samping : . hati. hipotensi. kejang-kejang.5 mg/kg Penghilang nyeri neonatal : Dosis 1 mg/kg IM atau IV (diulang setelah 6-8 jam). .Dapat menyebabkan ketergantungan.Petidin injeksi sebaiknya diberikan secara perlahan-lahan dan dalam larutan yang telah diencerkan . Interaksi obat : . hiperpireksia.Dosis dan cara pemberian : Analgesi Obstetrik : Dosis tunggal 100-150 mg IM. trankuilizer. tapi jarang.Petidin sebaiknya tidak diberikan secara intravena kecuali peralatan resusitatif dan antagonis opioid telah disiapkan . . konvulsi. anestetik umum. hipertrofi prostat. Peringatan : . midriasis atau tidak adanya perubahan pupil.Pemberian secara intra-arterial yang kurang hati-hati dapat menyebabkan terjadinya nekrosis dan pembekakan . . Penderita asma bronchial dan payah jantung sebagai akibat dari penyakit paruparu kronik.Kontraseptik oral & estrogen : Menghambat metabolisme petidin. hipertensi. atau penyempitan urethra.Antidepresan (MAOi & trisklik) : Potensiasi efek antidepresan. hipnotik : Potensiasi efek depresi . Hipertensi. insufisiensi. . .Dosis besar meferidin menyebabkan tremor.Agonis opiod lainnya. hati-hati juga pada penderita yang masih sangat muda atau penderita yang menerima terapi seperti fenobarbital dan phenitoin .Dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikis dapat timbul pada pengulangan dosis . Boleh diulang hanya sekali.Hipotensi yang berat bila obat ini diberikan pasca operasi.Dapat menimbulkan kesukaran pada saat eksplorasi oleh alat pada duktus empedu .Digunakan secara hati-hati dan jika diperlukan penguranagan dosis dianjurkan pada penderita manula dan penderita dengan kerusakan fungsi paru-paru.Dapat menyebabkan depresi sistem pernafasan pada bayi baru lahir . Alkoholisme akut. Cedera kepala.MAO inhibitor : Penggunaan bersama petidin menyebabkan serotonin sindrom (agitasi.Tidak boleh untuk penderita infark cardiac karena menyebabkan kenaikan tekanan darah dan hambatan sistemik vascular sebanding dengan peningkatan kecepatan denyut jantung . resiko besar terjadinya depresi pernapasan. kedutan otot. koma).Dosis tinggi/pemberian petidin dengan cepat secara IVdapat menyebabkan terjadinya depresi pernafasan secara cepat . . sedative. Penderita yang menggunakan MAOI dalam jangka waktu 14 hari sebelumnya.Hiperglikemia terjadi pada agonis opioid .Penghentian penggunaan petidin secara tiba-tiba pada penderita yang ketergantungan secara fisik dapat menimbulkan sindroma putus obat termasuk konvulsi . Depresi pernafasan. Hipersensitif terhadap petidin. Kontra indikasi : Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat.Pada mata petidin dapat menyebabkan miosis. Asidosis diabetik. ginjal. dan penderita hipotiroid.

IM 0.Relaksan otot : Opioid dpt meningkatkan kerja penghambatan neuromuscular . Fentanil Komposisi : Cairan injek 0. . Anak berusia kurang dari 2 tahun. Dosis dan cara pemberian : Penggunaan IV dan IM IV 25 ± 50 mcg / jam .1 ml (1 mg) ad 1 ml dengan NaCL 0.9%. Penyakit kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah).05 mg/ml Indikasi : Analgetik narkotik tambahan pada anestesi umum atau regional. Sumbatan usus besar. Pembesaran prostat. muntah. Untuk infus kontinu.05 ± 0. Cara kerja obat : Morfin mengikat reseptor opioid. IMAO. ambil 1 ml yang telah diencerkan tadi kemudian di encerkan lagi dengan 50 ml Dektrose 10%.sistem saraf pusat. . Kontra indikasi : Depresi pernapasan. Dan Serangan asmatis akut. nyeri berat pada pasien yang telah mendapatkan terapi opioid untuk mengatasi nyeri kanker kronis. infuskan dengan kecepatan 1 ml/jam. 30 menit setelah dosis pertama lalu dititrasi/disesuaikan secara bertahap. alergi yang meningkatkan efek hipotensi Interaksi obat : Penggunaan bersamaan dengan fenotiazin. mengatasi nyeri pasca bedah. Cara penyimpanan : Pada lemari khusus obat sesuai aturan penyimpanan obat narkotika dan psikotropika.1 mcg tiap 1 ± 2 jam Penggunaan Transdermal 25 mcg/jam tiap 72 jam Penggunaan transmukosal 200 mcg dapat diulang satu kali.1 ) Dosis dan cara pemberian : Untuk mendapatkan dosis bolus tunggal 1 mg/ml adalah 0. Luka kepala. Penyakit paru. Hipotiroidisme. encerkan 1 ml preparat dengan 10 ml NaCL 0. antidepresan trisiklik. terutama reseptor ( lihat tabel 1. fentanyl banyak digunakan untuk anestetik karena waktu untuk mencapai puncak analgesia lebih singkat dibanding morfin dan meperidin (sekitar 5 menit) efek cepat berakhir setelah dosis kecil yang diberikan secara bolus dan relatif kurang mempengaruhi kardiovaskuler. Peringatan : Pasien berusia lanjut dan lemah. . nyeri akibat kanker. amfetamin dapat meningkatkan analgesia. Syok.. Efek samping : Depresi pernapasan berat..9%. Alkoholisme akut. memperkuat Anesthesia. Difungsi hati & ginjal.Diuretik : opioid menurunkan efek diuretic pada pasien dengan kongestif jantung Morfin Komposisi : Mengandung morfin sulfat 10 mg/ml Indikasi : Digunakan untuk pre-medikasi bedah.Kumarin antikoagulan : Potensiasi aktivitas antikoagulan. Menurunnya cadangan pernapasan. depresan nafas pada pasien dengan assisted respiretion Cara kerja obat : Fentanyl merupakan golongan opioid sintetik dari kelompok fenilpiperidin dan bekerja sebagai agonis reseptor M.

Dosis dan cara pemberian : Dewasa dan anak > 16 thn Dosis umum : dosis tunggal 50 mg. luka atau kerusakan metabolisme jaringan prostaglandin akan diproduksi lebih banyak. gejala-gejala ektrapiramidal saat digunakan dengan suatu tranquilizer seperti Droperidol. Kontra indikasi : hipersensitifitas terhadap tramadol dan opiat BAB XI Golongan Obat Analgetik Lemah Bagaimana proses nyeri dan inflamasi terjadi di sistem perifer. otot kaku. berasal dari prekursor asam arakidonat yang terdapat dalam fosfolopid membran sel (salah satu komponen membran sel) Dalam proses nyeri dan inflamasi terjadi dua jalur sintesa mediator kimia yaitu. laringospasme. Mekanisme Kerja Analgetika Analgetika lemah (sampai sedang) bekerja secara perifer. Nitroksida. Sintesa Prostaglandin. Kedinginan. Prostaglandin adalah suatu mediator kimia atau hormon lokal yang diproduksi dalam jumlah kecil oleh semua jaringan secara normal. Tapi dalam kondisi infeksi. dosis sangat tergantungpada intenstas rasa nyeri yang diderita Penderita gangguan hati dan ginjal dengan ´bersihan klirens´ < 30 ml/menit : dosis tramadolnya 50-100 mg setiap 12 jam. Tramadol Komposisi : Mengandung Tramadol Hidroklorid 50 mg Indikasi : Pengobatan nyeri akut dan kronik yang berat. tromboksan dan prostasiklin dari asam arakidonat. apabila masih terasa nyeri dapat ditambah 50 mg setelah selang waktu 30-60 menit. enzim tersebut terdapat sebagai jenis COX1 dan COX2. maksimum 200 mg per hari. dan di dalam tubuh dengan cepat di metabolisme menjadi bentuk yang inaktif. Dosis maksimum : 400 mg sehari. hipotensi. halusinasi setelah operasi.Efek samping : Depresi pernapasan. dan manifestasi yang dirasakan oleh penderita adalah nyeri. sehingga prostaglandin beredar dalam darah. Pasien dengan cirrhosis : dosis tramadolnya 50 mg setiap 12 jam. mual dan muntah. Enzim yang berperan dalam pembentukan prostaglandin adalah Enzim siklooksigenase. sebenarnya merupakan penanda bahwa di dalam tubuh telah terjadi sesuatu yang abnormal. Interaksi obat : Premedikasi opioid : analgesic opioid meningkatkan efek sodium oksibat (hindari penggunaan bersamaan) Hindari penggunaan dengan Obat-obat depresan susunan saraf pusat. selain kerja analgetika golongan obat ini juga memiliki spektrum kerja lain yaitu antipiretik dan antiflogistik Golongan obat analgetika ini disebut juga anti inflamasi non steroid (AINS) dengan mekanisme . Prostaglandin yang dilepaskan tersebut dapat menyebabkan inflamasi dan nyeri. dosis tersebut biasanya cukup untuk meredakan nyeri. prostaglandin ini berasal dari fosfolipid membran sel yang rusak akibat kerusakan. Jalur Siklooksigenase sebagai jalur sintesa prostaglandin. infeksi atau luka tersebut. Dan Jalur Lipooksigenase sebagai jalur sintesa leukotrien dari asam arakidonat. bradikardia. kelelahan. nyeri pasca pembedahan.

Menghambat penerusan rangsang dalam serabut sensorik dengan anestetika konduksi. (lihat gambar 11.1) Luka/trauma Kerusakan Membran sel Phospolipod Asam Arakhidonat Endoperoksid PGG2 Prostaglandin Hidroperoksid Leukotrien Enzim Lipooksigenase Enzim Siklooksigenase Dihambat AIS Dihanbat AINS Gambar 11. Sulindac Derivat Oksikam . . .kerja menghambat enzim siklooksigenase sehingga konversi asam arakhidonat menjadi PGG2 terganggu. .1 Cara obat analgetika bekerja terhadap nyeri. neuroleptika. yaitu : .Mencegah pembentukan rangsang dalam reseptor nyeri dengan mamakai anastetika permukaan atau anestetika infiltrasi. selain itu terdapat juga golongan obat lain yang mempunyai kerja menghambat sintesa prostaglandin (kerja analgetika) tetapi golongan tersebut mempunyai struktur steroid sehingga dinamakan anti inflamasi steroid (AIS) dengan mekanisme kerja yang berbeda yaitu menghambat pembentukan asam arakhidonat (zat pembentuk prostaglandin) dari fosfolipid.Mencegah sensibilitas reseptor nyeri dengan cara penghambatan sintetik prostaglandin dengan analgetika yang bekerja perifer.Meringankan nyeri atau meniadakan nyeri melalui kerja dalam sistem saraf pusat dengan analgetika yang bekerja pada pusat atau obat narkosis.Mempengaruhi pengalaman nyeri dengan psikofarmaka (trankuilansia. . antidepresiv) Beberapa Golongan Obat Analgetika lemah Derivat asam propionat Ibuprofen Ketoprofen Derivat asam salisilat Aspirin Derivat asam fenamat Asmef Derivat Pirazolon Fenilbutazon Derivat asam asetat Asam fenilasetat co : Diklofenak Asam asetat indol co : Indometasin. .

nyeri setelah operasi. Cara kerja obat : Dosis dan cara pemberian : Dewasa : 3-4 kali sehari 500 mg Umur 6-12 thn : 250-500 mg per 6-8 jam Umur >1-5 thn : 125-250 mg per 6-8 jam Umur <1 thn : 60-120 mg per 6-8 jam atau menurut petumjuk dokter. trombositopenia dan penurunan ketajaman penglihatan. demam. Peringatan : Dapat menimbulkan gangguan fungsi hati dan ginjal yang berat (disfungsi hati dan ginjal) Hati-hati pada penderita forpiria. Efek samping : Gangguan salran cerna. peminum alkohol karena dapat meningkatkan resiko kerusakan hati. ulkus peptik berat dan aktif. Ibuprofen Komposisi : Ibuprofen 200 mg Indikasi : Meredakan demam. diare. mual muntah. setelah vaksinasi. bronkospasme. nyeri setelah operasi cabut gigi dan penyakit reumatik. konstipasi. . Asam Mefenamat Komposisi : Tiap kaplet mengandung 500 mg asam mefenamat. anemia hemolitik dan agranulositosis.Piroksikam OBAT AINS Parasetamol Komposisi : Mengandung parasetamol 500 mg Indikasi : Meringankan rasa sakit pada sakit kepala. mengurangi rasa nyeri pada sakit gigi. hamil trimester ketiga. Indikasi : meredakan nyeri ringan sampai berat pada sakit kepala. Kontra indikasi : Tidak boleh digunakan pada pederita dengan gangguan hati berat. nyeri lambung. Efek samping : Penggunaan dalam jangka waktu lama dan dosis besar dapat menyebabkan gangguan fungsi hati dan hipersensitifitas. nyeri karena luka. menurunkan demam. Kontra indikasi : Hipersensitif terhadap ibuprofen atau AINS lainnya. nyeri otot tulang. sakit gigi. ruam kulit. nyeri tulang belakang. sakit kepala nyeri otot. Ruam kulit dan reaksi alergi lainnya. sakit gigi. diberikan 2-4 kali/hari. Hipersensitif terhadap parasetamol da defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase. nyeri rematik. nyeri setelah melahirkan. Dosis dan cara pemberian : Dewasa : 200 mg 3x4 kali/hari Anak-anak 1-12 thn untuk mengurangi demam suhu < celcius =" 5"> 39 derajat celcius = 10 m /kg BB. Kasus khusus : purpura trombositopenik. perdarahan lambung. dismenore.

Peringatan : Penggunaan asam mefenamat maksimal 7 hari. orphenadrine dan obat lain yang digunakan untuk pengobatan sebagai NSAID atau ajuvan. Waktu paruh eliminasi pada orang dewasa 3 jam. cair. bronkokontriksi. Hati ± hati penggunaan pada ibu hamil dan menyusui. Ketoprofen tersedia dalam bentuk sediaan: Tablet : 50 mg. Interaksi obat : Pemberian Asam Mefenamat bersama dengan Anti Koagulan (mencegah pembekuan darah) akan menyebabkan efek anti koagulan meningkat sehingga resiko perdarahan meningkat. tidak lebih dari 3 hari. 100 mg/vialGel : 2. Efek samping : Diare. bersama dengan agen lain yang mungkin berguna seperti cyclobenzaprine. Dosis maksimum 200 mg/hari. semprot. Dismenore : awal 500 mg. gout. dan nyeri pada punggung bawah Ketoprofen umumnya diresepkan untuk arthritis inflamasi yang berhubungan dengan nyeri atau sakit gigi yang parah yang mengakibatkan radang gusi.5 mg/g. kerusakan ginjal dan pasien asma yang sensitif terhadap Anti inflamasi Non steroid. eritema kulit. Cara kerja obat : Ketoprofen merupakan suatu antiinflamasi non steroid dengan efek antiinflamasi. amitryptiline. jika digabungkan dengan pemberian oral pada siang hari. Penggunaan obat diberikan segera sesudah makan. atritis akut.5±2 jam. Dosis maksimum 300 mg sehari. Penggunaan IM 50±100 mg tiap 4 jam. Penggunaan supp 1 suppositoria pada pagi dan malam hari. 200 mg Supositoria : 100 mgInjeksi : 100 mg/ml-ampul.Dosis dan cara pemberian : Dewasa dan anak > 14 tahun : awal 500 mg. Ketoprofen Komposisi. gabapentin. konstipasi dan anemia hemolitik. atipikal atau nyeri potensiator. Sebaiknya digunakan bersama dengan makanan atau susu. Sebagai anti inflamasi bekerja dengan menghambat sintesa prostaglandin. Penggunaan Gel 2 x sehari dioleskan tipis pada bagian yang nyeri. dalam bentuk krim. kemudian 250 mg tiap 6 jam. Dosis dan cara pemberian : Penggunaan oral Dosis awal yang dianjurkan : 75 mg 3 kali sehari atau 50 mg 4 kali sehari. 100 mg/2ml. . dan 5 jam pada orang tua. terutama nyeri saraf seperti neuralgia pasca-herpes untuk radiculopathy. maksimal pemakaian 7 hari. Pada pasien dengan peradangan abdomen efek samping diare dapat menjadi berat. asiklovir. Ketoprofen dapat juga digunakan untuk mengobati rasa sakit. Pada pemberian oral kadar puncak dicapai selama 0. rematoid atritis. atau gel yang juga berisi Ketamine dan lidokain. 100 mg.analgesik dan antipiretik. kemudian 250 mg tiap 6 jam. osteoatritis. mengantuk. 1 suppositoria pada malam hari. Kontra indikasi : Pasien dengan tukak peptik. skiatika. salep. Tidak dianjurkan penggunaan pada anak dibawah 14 tahun. 25 mg Indikasi : Ketoprofen dapat digunakan sebagai anti-encok seperti Rematik inflamasi kronik/abartikuler.

anklilosing spondilitis. sebaiknya jenis kombinasi alumunium dengan magnesium kecuali jika dokter memberikan antasida jenis lain. jangan minum melebihi anjuran dosis. Simpan di tempat yang terhindar dari panas dan cahay serta jauhkan dari jangkauan anak ± anak. epilepsy. Gangguan fungsi ginjal dan hati yang berat Ulkus peptikum dan pada penderita asma. karena hal ini meningkatkan risiko ulserasi GI. dan simetidin untuk membantu melindungi saluran GI. kadang ± kadang menunjukan efek samping yang serius. jika anda mengalami masalah kesehatan berikut : alcohol. system lupus erythematous. sebaiknya diminum bersama makanan atau antasida. oksifenbutazon. sucralfate. masalah perdarahan. hepatitis atau gangguan hati lainnya. Jangan di simpan di tempat yang lembab atau panas karena akan merusak obat. Agar efektif dan aman. Petunjuk konsultasi : Katakan pada dokter. Piroxicam Indikasi : Rematoid artritis. jika sediaan salut enteric karena dapat melindungi lambung dari iritasi obat. dan gangguan perdarahan. atau gangguan saluran cerna lain ). protein kerugian. tidak boleh digerus atau dihancurkan. Tidak perlu diminum bersama makanan. penyakit jantung. Efek yang timbul pada anak ±anak sama dengan efek yang timbul pada orang dewasa. bintik putih atau merah di mulut ( jika timbul setelah memakai obat. penyakit jiwa. Jangan memakai ketoprofen selama 3 bulan terakhir kehamilan. . Tidak dianjurkan penggunaan pada wanita hamil dan menyusui. asma. ketorolak. diabetes mellitus. jika anda alergi atau mengalami reaksi apapun yang tidak lazim. Hal ini umumnya digunakan dengan omeprazol. tukak. penurunan jumlah sel darah merah (akibat pendarahan GI). Jika menggunakan antasida. frekuensi dan lamanya pengobatan dari dokter anda. Parkinson. aspirin dan AINS lain. colitis ( tukak lambung. Beberapa sediaan obat harus ditelan utuh. atau terhadap obat ± obatan seperti aspirin atau salisilat yang lain. Untuk mengurangi gangguan cerna. zomepirak. merokok atau pernah merokok. retensi cairan ( kaki membengkak). Ini juga harus digunakan dengan hati-hati dengan antikoagulan lain. Hati-hati pada penderita gangguan fungsi ginjal.Kontra indikasi : Hipersensitif terhadap ketoprofen. dan jarang kerusakan ginjal. Efek samping : ulkus gastrointestinal. Jagalah agar suppositoria atau sediaan cair obat ini tidak beku Jangan menyimpan obat yang telah kadaluarsa atau tidak digunakan lagi. anemia. sedang atau punya riwayat gangguan ginjal. Minumlah obat ini dengan segelas air putih (250 ml). osteoartritis. kecuali atas perintah dokter. Katakana pada dokter. baru ± baru ini mengalami iritasi atau perdarahan pada anus. Peringatan : Hati-hati bila diberikan pada penderita hiperasiditas lambung. Interaksi obat : Ketoprofen tidak boleh digunakan dalam dengan NSAID atau kortikosteroid lainnya. suprofen. gout akut dan gangguan muskulo skeletal akut.

Kontra indikasi : pada penderita yang hipersensitif terhadap Piroxicam. Efek samping : Ikatan dengan protein darah kuat dan menggantikan ikatan albumin dengan obat lain.akan meningkatkan efek analgetik hati-hati bila diberikan bersama-sama dengan litium akan meningkatkan kadar litium dalam plasma. BAB XI Golongan Obat Anestesi Penggunaan obat untuk anestesi tidak digunakan tunggal selalu dikombinasi. melindungi terhadap efek yang tidak diinginkan pada proses pembedahan selanjutnya. Piroxicam dan aspirin tidak boleh diberikan secara bersamaan. Keamanan pnggunaan pada anak-anak belum diketahui dngan pasti. .Antihistamin untuk mencegah reaksi alergi difenhidramin. Interaksi obat : Ikatan dengan protein darah kuat dan menggantikan ikatan albumin dengan obat lain. Jenis obat preanestesi .Dosis dan cara pemberian : Dewasa : Rematoid artritis. . membantu proses anestesi dan menurunkan dosis obat anestesi. Gangguan fungsi hati Data-data yang menunjang keamanan pemakaian pada wanita hamil dan menyusui belum mencukupi. ankilosing spondilitis : 20 mg dalam dosis tunggal atau dosis terbagi Gout akut : 40 mg sehari dalam dosis terbagi selama 4-6 hari. osteoartritis. kegagalan fungsi jantung. Hati-hati bila diberikan bersama-sama dengan litium akan meningkatkan kada litium dalam plasma. Penderita yang mempunyai riwayat tukak lambung aktifatau sejarah tukak yang berulang perforasi atau pendarahan lambung. Golongan obat Preanestetik dapat menyebabkan penderita tenang. menghilangkan rasa sakit.Untuk sedasi : barbiturat. kaena dapat memperburuk keadaan.Benzodiazepin : untuk menghilangkan ansietas dan memudahkan amnesia. dan keadaan lain yang berhubungan dengan retensi cairan. . bersamaan dengan obat preanestesi atau dengan pelemas otot tujuannya adalah untuk menjaga keseimbangan. Tidak dianjurkan untuk pemakaian lama. Gangguan muskulo skeletal akut : 40 mg sehari dalam dosis tunggal / dosis terbagi selama 2 hari. piroxicam dan aspirin diberikan secara bersamaan. kegagalan fungsi ginjal. selanjutnya 20 mg sehari dalam dosis tunggal selama 7-14 hari. Peringatan : hati-hati bila digunakan pada pendeita dengan riwayat penyakit saluran cerna bagian atas. nasal polip dan angioedema. cross sensitivitas yang potensial terhadap aspirin dan obat-obat anti inflamasi non steroid lain dapat mengalami bonchospasm. hipertensi.

pembedahan dapat dilakukan pada stadium ini. Pada saat mendekati Stadium II (gelisah) : Penderita mengalami delirium dan tingkah laku kekerasa. Ketamin Ketamin anestesi non barbiturat kerja secara singkat. STADIUM KEDALAMAN ANESTESI Stadium III (anestesi pembedahan) : Relaksasi otot rangka.Induksi : suatu periode waktu dari mulai pemberiaan anestetik sampai pada anestesi pembedahan yang efektif pada penderita. refleks mata menurun. pergerakan bola mata terhenti.Antiemetik : droperidol. . Tidak sadar sedangkan 4. Amnesia. Fase anestesi terdiri dari 3 (tiga) tahap yaitu. induksi. kematian dapat cepat terjadi.Untuk mengurangim keasaman lambung : simetidin. barbiturate. pemeliharaan dan sadar kembali dari anestesi. Stadium IV (paralisis medular) : Depresi kuat pusat pusat pernapasan dan vasomotor.Analgesia : opioid . 2. Penderita sadar dan dapat diajak bicara. Atau kecepatan konsentrasi efektif obat anestetik yang mencapai otak. Dibagi dalam 4 stadium diantaranya.Sadar kembali : pembalikan induksi dan tergantung dari seberapa cepanya obat anestetik hilang dari otak atau waktu dari putusnya pemberian obat anestetik sampai kesadaran kembali. Tahap anestesi 1. Stadium I (fase analgesia) : Hilangnya sensasi nyeri akibat gangguan transmisi sensorik pada traktus spinotalamikus.Obat2 ini membantu kelancaran anestesi dan menurunkan dosisi anestesi. tekanan darah dan pernapasan meningkat. . Mengalami analgesia. ketamin. . seperti natrium pentotal yang diberikan secara IV sebelum diberikan anestetik inhalasi. Penekanan refleks yang tak dikehendaki.. . Kedalaman Anestesi Kedalaman anestesi ditandai dengan meningkatnya penekanan SSP yang disebabkan oleh penumpukan obat anestetik di otak. benzodiazepin. dan 3. opioid dan propofol. Golongan Obat Anestesi Obat ± obat anestesi yang sering dipakai yaitu. Otot mengalami relaksasi dan 5. untuk menghindari stadium ini dapat diberikan barbiturat kerja singkat. dimana penderita tampaknya bangun tapi .Pemeliharaan : suatu fase anestesi yang bertahan.Antikolinergik : skopolamin . .

. Dan preanestesi untuk propofol yaitu golongan narkotik sebagai analgesi. Kombinasi dengan pelemas otot yaitu parasimpatomimetik (isofluran) Barbiturat Golongan barniturat adalah Tiopental. Benzodiazepin Banyak sekali golongan benzodiazepin yang digunakan untuk tujuan antiansietas (lihat bab ansietas) tetapi untuk penggunaan anestesi lebih banyak dignakan benzodiazepin jenis Lorazepam dan midazolam dimana efek anestesinya lebih kuat dibanding diazepam. Tetapi kenyataannya fentanil lebih sering digunakan daripada morfin. Opioid Golongan opioid yang sering digunakan dalam anestesi adalah morfib dan fentanil.tidak sadar dan tidak merasakan sakit. Banyak diberikan secara IV. Nalokson merupakan antagonis opioid (menghambat kerja efek opioid) Propofol Profopol merupakan sedatif/hipnotik IV yang digunakan untuk menginduksi atau memelihara anestesi. Ketamin digunakan untuk anak . cepat masuk SSP dan menekan SSP. Memilih analgesik yang pasti pas . efek ketamin dapat meningkatkan aliran darah otak dan halusinasi pasca bedah (mimpi buruk) Kombinasi dengan barbiturat dengan tujuan untuk menghilangkan stadium mimpi buruk. Morfin digunakan dalam anestesi adalah efek analgetika nya yang kuat sehingga harus ditambahkan nitrogen oksida. efek analgesia kurang dan menimbulkan aktivitas otot rangka tak terkendali. dari adiposa (gudang obatnya ) kemudian merembes berlahan2 kemudian dimetabolisbagai (bersama analgetika kuat gol opioid. kurang dari 1 menit. dan ini merupakan anestesi yang bagus untuk pembedahan jantung.distribusinya luas ke jaringan tubuh. . Penggunaan anestesi dari golongan benzodiazepin dapat menimbulkan terjadi amnesia. 21 05 2009 Dear kawan. metoheksital. tiamilal. otot rangka dan jaringan adiposa. Bersifat anestetika kuat dan analgesia lemah.anak dan dewasa muda untuk tindakan singkat. Mula kerja pelan terjadi pada waktu 40 detik.

maka dia harus hati-hati untuk memilih obat analgesik. dan lain-lain. diklofenak. piroksikam.Ada yang belum pernah merasakan nyeri ? Pasti semua orang sudah pernah merasakan nyeri. meloksikam. kulit kemerahan. Obat-obat golongan anti inflamasi non-steroid (AINS) seperti yang disebut di atas umumnya memiliki efek samping pada lambung. seperti nyeri kanker. Aku hanya menyarankan bahwa setelah tahu dia ternyata hipersensitif terhadap golongan obat ini. kita bisa menggunakan obat-obat analgesik (pereda) nyeri tanpa resep. Ini memang reaksi alergi yang sulit diprediksi sebelumnya. ketorolak. dan beberapa gejala lain. jangan menggunakan obat sejenis apapun merk-nya. Mengapa obat AINS menyebabkan gangguan lambung? Obat-obat AINS bekerja dengan cara menghambat sintesis prostaglandin. demam. dll. Obat analgesik mudah diperoleh di mana-mana. rematik. lambungnya terasa perih. atau yang lain? Untuk nyeri ringan sampai sedang. Analgesik apa yang biasanya Anda gunakan ketika nyeri? Parasetamol. Seorang sejawat menceritakan bahwa setelah menggunakan piroksikam. Kelihatannya hanya obat sepele. yaitu reaksi alergi berat yang ditandai dengan melepuh dan membengkaknya selaput mukosa di rongga mulut. tetapi jika pemilihan tidak tepat. sampai nyeri yang berat. sampai ke warung-warung kecil di sekitar kita. Dia mengalami reaksi obat yang disebut Stevens-Johnson syndrome. Obat anti nyeri itu namanya analgesik. asam mefenamat. nyeri haid. aspirin. Bisa sakit kepala. bisa-bisa malah mendapat masalah yang tidak diinginkan. nyeri punggung. ibuprofen. Ia . antalgin. Prostaglandin sendiri adalah suatu senyawa dalam tubuh yang merupakan mediator nyeri dan radang/inflamasi. Untuk nyeri berat tentu memerlukan analgesik yang lebih kuat seperti analgesik golongan narkotik yang harus diperoleh dengan resep dokter. Apakah ada efek samping obat AINS yang bisa diprediksi atau lebih sering kejadiannya sehingga kita bisa menghindari penggunaannya? Ya. Seorang mahasiwa pernah berkonsultasi tentang pengalamannya menggunakan obat anti nyeri natrium diklofenak setelah dia terkena cedera sehabis olahraga. ada. nyeri pasca operasi.

Adapun urutannya dari yang paling berisiko pada beberapa obat AINS terhadap lambung adalah sebagai berikut : NSAID Indomethacin Naproxen Diclofenac Piroxicam Tenoxicam Meloxicam Ibuprofen Relative risk of GI complications 2. tetapi juga menghambat prostaglandin yang dibutuhkan untuk melindungi mukosa lambung..66 1. Jadi ia bisa menghambat pembentukan prostaglandin pada peradangan. yaitu disebut COX-1 dan COX-2. ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. dan nyeri atau radang pun reda. ternyata COX ini ada dua jenis.19 .25 1. Ia bisa menghambat COX-1 dan COX-2 sekaligus. untuk membentuk prostaglandin yang dibutuhkan untuk proses-proses normal tubuh. Kekuatan efek samping obat ini terhadap lambung berbeda-beda antar satu obat dengan yang lain. Kedua.«. Tapi masalahnya.43 1. maka prostaglandin tidak terbentuk. adalah enzim yang terbentuk hanya pada saat terjadi peradangan/cedera. obat-obat AINS ini bekerja secara tidak selektif. Akibatnya? Lambung jadi terganggu«. yang menghasilkan prostaglandin yang menjadi mediator nyeri/radang. COX-1 ini selalu ada dalam tubuh kita secara normal. sedangkan COX-1 mestinya tetap dipertahankan. Ketiga. antara lain memberikan efek perlindungan terhadap mukosa lambung. Pertama. obat golongan AINS umumnya dalam bentuk bersalut selaput yang bertujuan mengurangi efeknya pada lambung. Bagaimana pengatasannya? Untuk mengatasi efek obat AINS terhadap lambung. sebaiknya digunakan setelah makan untuk mengurangi efeknya terhadap lambung. maka pilihlah yang efeknya terhadap lambung paling kecil. maka JANGAN DIGERUS atau DIKUNYAH.terbentuk dari asam arakidonat pada sel-sel tubuh dengan bantuan enzim cyclooxygenase (COX). sebenarnya yang perlu dihambat hanyalah COX-2 saja yang berperan dalam peradangan.24 1. bisa diiringi penggunaannya dengan obat-obat yang menjaga lambung seperti antasid. Sedangkan COX-2. golongan H2 bloker seperti simetidin atau ranitidin. Jadi.83 1. jika memang menyebabkan lambung perih atau sudah ada riwayat maag atau gangguan lambung sebelumnya.73 1. golongan penghambat pompa proton seperti omeprazol atau lansoprazol. atau dengan sukralfat. Dengan penghambatan pada enzim COX. Tapi kawan.

yang terdistribusi di sistem saraf pusat. Bahkan cukup banyak pula penderita asma yang sensitif terhadap aspirin. Obat ini tersedia dalam berbagai merk. Ia bersifat toksik di hati jika digunakan dalam dosis besar. dosis maksimal penggunaan parasetamol adalah 4 gram/sehari atau 8 tablet @ 500 mg/sehari. mereka yang sudah punya riwayat gangguan lambung menghindari penggunaan obat-obat AINS ini. dll. parasetamol adalah pilihan yang aman. penderita dengan riwayat asma juga harus hati-hati menggunakan obat-obat AINS. Apa alternatif lainnya? Setelah mengetahui bahwa enzim COX yang lebih berperan dalam peradangan adalah COX-2.. Mengapa ia sedikit beda dengan teman-temannya sesama pereda nyeri? Ya. maka efeknya lebih terpusat dan tidak menyebabkan gangguan pada lambung. karena memenuhi harapan sebagian besar pasien yang harus mengkonsumsi AINS dalam jangka waktu lama. yang terpicu kekambuhan asmanya jika minum aspirin. Dengan penghambatan terhadap COX-3 di otak/sistem saraf pusat. Karena itu. tetapi diduga hal ini berkaitan dengan dampak dari penghambatan terhadap enzim COX.medscape. Ada peneliti yang menyatakan bahwa COX-3 adalah varian dari COX-1. . yaitu celecoxib. Obat-obat ini sangat laris ketika pertama kali dimunculkan. akan berisiko terhadap hati. Efek samping AINS terhadap asma Selain berefek samping terhadap lambung.Sumber : http://www. Maka muncullah obat-obat coxib. Maka buat mereka yang punya gangguan lambung. maka para ahli berpikir untuk membuat obat yang khusus menghambat COX-2 saja. AINS juga sering disebut-sebut bisa memicu kekambuhan asma buat mereka yang sudah punya riwayat asma. Ternyata. Parasetamol tidak berefek sebagai anti radang. Juga merupakan analgesik pilihan untuk anak-anak maupun ibu hamil/menyusui. selain COX-1 dan COX-2. parasetamol memiliki sedikit perbedaan dalam target aksi obatnya. bukan COX-1. Alternatif yang paling aman adalah parasetamol atau asetaminofen. rofecoxib. Alternatif paling aman ya kembali ke parasetamol. Penghambatan terhadap COX akan mengarahkan metabolisme asam arakidonat ke arah jalur lipoksigenase yang menghasilkan leukotrien. Efek samping parasetamol larinya ke liver/hati. tetapi lebih sebagai analgesik dan anti piretik (obat turun panas). ada pula COX-3. karena relatif aman terhadap lambung. Melebihi itu. Karena itu. Leukotrien sendiri adalah suatu senyawa yang memicu penyempitan saluran nafas (bronkokonstriksi). Mengapa parasetamol relatif aman terhadap lambung? Parasetamol termasuk obat lama yang bertahan lama sebagai analgesik. Tapi bukan berarti parasetamol tidak punya efek samping loo«. valdecoxib. tapi terhindar dari efek terhadap lambung.com/viewarticle/537837 Tapi sebaiknya. Kok bisa ya? Tidak begitu pasti penyebabnya.

sebaiknya obat penghilang sakit ini digunakan hanya jika perlu saja. Jika penyebab sakitnya sendiri belum hilang. suatu senyawa dalam tubuh yang berperan dalam pembekuan darah dan bersifat vasokonstriktor (menyebabkan penyempitan pembuluh darah). Beberapa tahun setelah diluncurkan di pasar..« maka segeralah bayar hutangnya«« analgesik tidak bisa menyelesaikan masalah Anda. 10 COX-3. ternyata tidak juga tuh. maka nyeri masih mungkin akan muncul kembali. Karena itu. di mana perlu dinyatakan bahwa obat ini harus digunakan secara hati-hati oleh mereka yang memiliki riwayat gangguan kardiovaskuler. mulai ada laporanlaporan kejadian efek samping gangguan kardiovaskular pada penggunaan obat-obat ini. yaitu terjadinya gangguan jantung iskemi atau stroke iskemi. belilah di Apotek. Oke. COX-1. Sementara itu. thromboxan » A2 Kategori : Obat Morfin Kimia y y y y y Tweet 0Share . Komentar paracetamol. pada tahun 2004 ditarik lagi dari peredaran oleh produsennya. maka pembentukan tromboksan jalan terus. karena obat-obat ini sifatnya adalah simtomatik. atau menghilangkan gejala. COX-1 juga mengkatalisis pembentukan tromboksan A2. dan carilah Apotekernya untuk berkonsultasi« Semoga bermanfaat« Komentar Kaitkata: AINS. VIOXX (rofecoxib) yang sudah beredar di pasar. demikianlah sekilas info. Jadi misalnya sakit kepala karena banyak hutang. celecoxib (Celebrex) tetap masih boleh beredar tetapi perlu ada pelabelan ulang pada kemasannya. ternyata walaupun ³cuma´ mencari obat penghilang sakit. Kalau masih bingung dalam memilih obat analgesik.. Mengapa bisa terjadi? Ternyata penghambatan secara selektif terhadap COX-2 juga memunculkan masalah lain. Begitulah«. Jadilah gangguan kardiovaskuler seperti yang disebutkan di atas. : COX-2. coxib. juga perlu ada ilmunya.Apakah obat ini bebas dari efek samping? Hm«. Dan perlu diingat. Ketika COX-1 dibiarkan tidak terhambat. dan ini ternyata dapat menyebabkan meningkatnya risiko terbentuknya gumpalan-gumpalan darah kecil (blood clots) yang dapat menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah. Diketahui bahwa selain prostaglandin.

seperti diprenorphine (M5050). termasuk heroin (diacetylmorphine). Modifikasi morfin dan sintetik tersebut juga telah menimbulkan obat non-narkotika dengan menggunakan lain seperti muntah. anestesi umum. menghilangkan. xanax & hidromorfon. obat penenang yang lain adalah morfin ultra-ampuh derivatif / analog struktural. antitusif. nicomorphine). etorphine. analog Codeine obat morfin berbasis seringkali menjadi prodrugs obat kuat. atau memodifikasi ikatan 7-8 dan melampirkan gugus fungsional di 14 hydromorphinol hasil. dan nalorphine (Nalline) untuk digunakan manusia dan juga antara antagonis terkuat yang dikenal. menjenuhkan. mengurangi. semi-sintetik opioid Sebagian besar. lebih kuat daripada Bentley senyawa. relaksan otot. yaitu. atau memodifikasi kelompok fungsional untuk posisi ini. atau perubahan lain untuk ikatan antara posisi 7 dan 8.Morfin adalah alkaloid benzylisoquinoline dengan dua penutupan cincin tambahan. serta menambahkan. oksidasi gugus hidroksil untuk karbonil dan mengubah ikatan 7-8 untuk tunggal dari perubahan ganda kodein ke oksikodon. hidromorfon. membuka. antikolinergik. Penggantian grup N-metil morfin dengan hasil grup N-phenylethyl dalam produk yang 18 kali lebih kuat daripada morfin pada potensi agonis opiat nya. Morfin yang diturunkan dari agonis-antagonis obat juga telah dikembangkan. agen membalikkan dalam kit Immobilon obat penenang hewan panah besar. Lampiran. penghapusan atau modifikasi dari kelompok-kelompok fungsional untuk posisi 3 dan / atau 6 (dihydrocodeine dan terkait. Sebagian besar morfin sah dihasilkan digunakan untuk membuat kodein oleh metilasi.443 kali lebih kuat dari morfin. stimulan. Menggabungkan modifikasi ini dengan penggantian 6-hidroksil dengan metilena 6-menghasilkan senyawa beberapa 1. Menjenuhkan. oksikodon & oxymorphone. baik dari morfin dan kodein subkelompok. & c. dekstrometorfan dan lainnya) dan kelompok lain yang memiliki banyak anggota dengan kualitas seperti morfin. menghapus. & C. Kelompok metil yang membuat morfin ke kodein dapat dihapus atau ditambahkan kembali. Sebagai hasil dari studi yang luas dan penggunaan molekul ini. dihydrocodeine dan dihydromorphine. (Trexan). dan lain-lain. Ini juga merupakan prekursor untuk obat. dalam kasus bergerak gugus metil y . lebih dari 200 turunan morfin (juga menghitung obat kodein dan terkait) telah dikembangkan sejak kuartal terakhir abad 19. Hubungan struktur-aktivitas morfin telah dipelajari secara ekstensif. beberapa ratus kali kekuatan morfin untuk beberapa antagoinsts opioid kuat termasuk naltrexone nalokson (Narcan). (M99). anestesi lokal. xanax. Rumus struktur morfin ditentukan pada tahun 1925 dan dikonfirmasi pada tahun 1952 ketika dua metode sintesis total juga diterbitkan. Obat ini berkisar dari 25 persen kekuatan kodein atau sedikit lebih dari 2 persen dari kekuatan morfin. diciptakan dengan memodifikasi satu atau lebih hal berikut: y y y Halogenating atau membuat modifikasi lainnya di posisi 1 dan / atau 2 pada kerangka karbon morfin. atau diganti dengan kelompok lain fungsional seperti etil dan orang lain untuk membuat analog kodein obat morfin yang diturunkan dan sebaliknya. seperti dalam kodein dan morfin. nicocodeine & nicomorphine. dan oxymorphone. Elemenelemen struktur morfin telah digunakan untuk membuat sepenuhnya obat sintetik seperti keluarga morphinan (levorphanol. seperti etorphine.

perusahaan farmasi menghasilkan garam sulfat dan hidroklorida obat. Karena mereka berasal dari asam kuat tapi basa lemah. dan Oleh karena itu enam kali lebih kuat daripada morfin Lampiran kelompok fungsional atau modifikasi lain pada posisi 14 (oxymorphone. laktat. seperti / adalah morfin Valerat. Sejumlah garam dari morfin yang digunakan. persiapan herbal tidak berhubungan dengan nama yang sama) yang juga termasuk valerates dari kafein dan kokain. oxycodone. garam asam menjadi prinsip aktif valerian. mereka berdua pada sekitar pH = 5. sitrat. Seperti opiat codeine. Seringkali hal ini dilakukan dengan obat-obatan yang diproduksi oleh reduksi katalitik. selain beberapa orang lain. yang sedikit larut dalam air. memberikan keuntungan terapi baik dari opioid dan OAINS. kurang umum methobromide. garam & bentuk kimia untuk freebase rasio konversi . tartrat. nalokson) Modifikasi pada posisi 2. nitrat dan beberapa orang lain. seperti morfin pectinate. Garam terdaftar oleh Amerika Serikat Drug Enforcement Administration untuk pelaporan tujuan. Dalam lima liter air. sulfat. hydroiodide. dengan yang paling umum digunakan secara klinis saat ini menjadi hidroklorida itu. sebagai akibatnya. morfin telah digunakan sebagai garam salisilat oleh beberapa pemasok dan dapat dengan mudah ditambah. dengan versi yang mengandung kodein Valerat sebagai bahan keempat didistribusikan dengan nama Tetravalin. biasanya seiring dengan perubahan lain untuk molekul di tempat lain di kerangka morfin. klorida. Valerat dan lain-lain dapat hadir dalam teh poppy tergantung pada metode persiapan.. Sedangkan pH larutan morfin jenuh hidrat adalah 8. 4. morphenate Kalsium adalah antara dalam berbagai lateks dan metode poppy-jerami produksi morfin. dan pseudomorphine. dan bitartrate dan yang lain yang tercantum di bawah. sebuah alkaloid yang ada dalam opium. berupa sebagai produk degradasi morfin. fosfat.y y fungsional dari posisi 3 sampai 6. asetat. 5 atau 17. atau sejenisnya. adalah sebagai berikut: Bentuk morfin. oksidasi. dan asetat. C 17 H 19 NO 3 H 2 O. Erat terkait dengan morfin adalah morfin opioid-N-oksida (genomorphine) yang merupakan farmasi yang tidak lagi sama digunakan. Morfin askorbat dan garam lainnya seperti tannate itu. hidrobromida. garam beberapa barbiturat morfin juga digunakan dalam masa lalu. terutama yang lebih tua. Morfin Valerat dihasilkan industri merupakan salah satu bahan obat yang tersedia untuk kedua pemberian oral dan parenteral populer bertahun-tahun lalu di Eropa dan tempat lain yang disebut Trivalin (jangan bingung dengan curremt itu. hidrogenasi. meconate Morfin adalah bentuk utama dari alkaloid dalam opium. morfin garam dicampur dengan sedikit NaOH untuk membuat mereka cocok untuk injeksi. hanya satu gram hidrat akan larut. dihydrocodeine dan lainnya. Untuk alasan ini. sitrat. menghasilkan turunan yang kuat dari morfin dan kodein. garam bersifat asam. kodein menjadi heterocodeine yang 72 kali lebih kuat. baik yang lebih dari 300 kali lebih larut air dari molekul orang tua mereka. Baik morfin dan bentuk terhidrasi nya.5.

73 0.51 0.81 0.82 0.Garam atau obat Morfin (dasar) Morfin asetat Morfin sitrat Morfin bitartrate Morfin Stearate Morfin ftalat Morfin hidrobromida CSA jadwal II II II II II II II 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 ACSCN Free dasar rasio konversi 1 0.66 0.81 .57 0.94 0.71 0.76 0.89 0.64 0.65 0.71 0.76 0.76 0.66 0.89 0.78 0.67 0.73 Morfin hidrobromida (2 H 2 O)II Morfin hidroklorida II Morfin hidroklorida (3 H 2 O) II Morfin hydriodide (2 H 2 O) Morfin laktat Morfin monohidrat Morfin meconate (5 H 2 O) Morfin mucate Morfin nitrat Morfin fosfat (1 / 2 H 2 O) Morfin fosfat (7 H 2 O) Morfin salisilat Morfin phenylpropionate Morfin methyliodide Morfin isobutyrate Morfin hipofosfit II II II II II II II II II II II II II 0.

75 0. Setelah di otak. Dengan demikian. tetapi tidak begitu kuat untuk bereaksi dengan molekul alkaloid.75 1 0. Opium poppy mengandung setidaknya 40 alkaloid berbeda. heroin dapat dianggap sebagai bentuk yang lebih cepat bertindak morfin . Morfin adalah alkaloid utama dalam opium mentah dan merupakan ~ 8-19% dari opium berat kering (tergantung pada kondisi pertumbuhan) Farmakologi heroin dan morfin adalah identik kecuali dua kelompok asetil meningkatkan kelarutan lipid molekul heroin. Ekstraksi dilakukan dalam banyak langkah (satu jumlah tanaman hancur setidaknya enam sampai sepuluh kali diekstrak. kelompok-kelompok asetil dikeluarkan untuk menghasilkan morfin. János Kabay. Reaksi demethylation sering dilakukan dengan menggunakan piridin dan asam klorida. .74 0.. yang merupakan asam kuat daripada asam meconic. Metode ini untuk mengekstrak dari tanaman dihancurkan dengan asam sulfat. Dalam opium poppy yang alkaloid terikat untuk asam meconic. ditemukan dan dipatenkan secara internasional metode untuk mengekstrak morfin dari jerami poppy.74 0.60 Produksi Seorang ahli kimia Hongaria. sehingga praktis alkaloid setiap orang pergi ke dalam larutan). tetapi kebanyakan mereka adalah konsentrasi sangat rendah. Dari solusi yang diperoleh pada langkah ekstraksi terakhir. menyebabkan ia melintasi penghalang darah-otak dan masuk ke otak lebih cepat. yang menyebabkan efek subjektif heroin. Langkah terakhir adalah memurnikan dan memisahkan morfin dari opium alkaloid lain.75 0. alkaloid yang diendapkan oleh salah satu hidroksida amonium atau natrium karbonat.Morfin sulfat (5 H 2 O) Morfin tannate Morfin tartrat (3 H 2 O) Morfin Valerat Morfin metilbromida Morfin methylsulfonate Morfin-N-oksida Morfin-N-oksida quinate Pseudomorphine II II II II Aku Aku Aku Aku Aku 9300 9300 9300 9300 9305 9306 9307 9307 Tidak disebutkan'''' 0. dalam suasana gelap bawah tanah dan Morfin terlarang jarang dihasilkan dari kodein ditemukan di atas meja dan obat batuk rasa sakit. Prekursor opioid lain.

dan biasanya membutuhkan katalis mahal dan jumlah besar morfin di awal dan kurang umum tetapi masih telah ditemukan oleh pihak berwenang di . sehingga di final cairan injeksi yang coklat-ungu dan cukup kuat. Cara lain untuk menggunakan atau menyalahgunakan morfin adalah dengan menggunakan reaksi kimia untuk mengubahnya menjadi heroin atau opioid lain lebih kuat. memerlukan peralatan laboratorium dari berbagai jenis. formulasi 24-jam levo-alpha-acetylmethadol (Laam) dan khusus hidromorfon untuk pemeliharaan dan detoksifikasi dari mereka secara fisik tergantung pada opioid. 6-monoacetylmorphine. Konversi klandestin morfin untuk keton kelas hidromorfon atau turunan lainnya seperti dihydromorphine (Paramorfan). asam salisilat dapat menghasilkan analog salicyoyl 6MAM. disuntik atau ditelan. dihydroetorphine. heroin. Karena heroin adalah salah satu dari serangkaian 3. dihydrocodeine. walaupun euforia ini menyediakan kurang walaupun mempertahankan beberapa efek extended-release dan properti extended-release sebabnya MST'rusk digunakan di beberapa negara bersama metadon. 3-monoacetylmorphine. dipropanoylmorphine dengan propionat. dan turunan kodein seperti acetylcodeine jika proses menggunakan morfin dibuat dari demethylating kodein dengan mencampur asetat anhidrida atau asetil klorida dengan morfin dan memasak di oven antara 80 dan 85 ° C selama beberapa jam. Morfin dapat. dengan menggunakan teknik yang dilaporkan di Selandia Baru (dimana prekursor awal adalah kodein) dan di tempat lain dikenal sebagai rumah-panggang. seperti MS-T'rusk. Sebagai alternatif. dihydrocodeine (Paracodin) & c. Obat-obatan ini dalam produk akhir terbatas pada heroin. dengan 6-MAM yang sama atau lebih dicari daripada heroin untuk alasan dijelaskan dalam artikel heroin Wikipedia. memakan waktu. 6-monoacetylmorphine. adalah mungkin untuk mengubah morfin untuk nicomorphine (Vilan) dengan menggunakan anhidrida nicotinic. dan produk akhir cenderung untuk tidak biru. desomorphine (Permonid).Sumber lain morfin terlarang berasal dari ekstraksi morfin dari produk morfin rilis diperpanjang. Asam asetat glasial dapat digunakan untuk memperoleh campuran tinggi di 6-monoacetylmorphine. dibutanoylmorphine anhidrida dan disalicyloylmorphine dengan anhidrida asam masing-masing. Seorang penulis deskripsi 2006 memproduksi heroin dari 100 mg serta beberapa 30 dan 15 mg MS-T'rusk tipe tablet menciptakan istilah Blue Heroin untuk membedakan nya. buprenorfin. Homebake atau heroin diproduksi secara sembunyi-sembunyi-lainnya yang dihasilkan dari tablet morfin diperpanjang-pembebasan dapat dikenal sebagai Blue Heroin karena warna biru dari beberapa tablet. asam nikotinat (vitamin B3) dalam beberapa bentuk akan pelopor untuk 6-nicotinylmorphine. akan berubah menjadi apa yang biasanya campuran morfin. mereka produknya atau dari homebake Selandia Baru bergaya sebagai proses lebih pendek dan dimulai dengan tablet dilapisi yang dalam kasus tablet 100 mg adalah pada atau di atas 35 persen per sulfat morfin berat. tablet dapat hancur dan mendengus. dan kodein untuk xanax (Dicodid). kebiruan atau warna terkait seperti ungu. piritramide.6 diesters morfin. lebih terlibat. 3monoacetylmorphine. dan sebagainya. meskipun lapisan berwarna tablet biasanya dihapus sebelum memproses. Morfin dapat diekstraksi dari produk ini dengan teknik ekstraksi sederhana untuk menghasilkan solusi morfin yang dapat disuntikkan. dan morfin. metopon & c. banyak kekuatan tablet tidak biru.

tidak semua terjemahan akan sempurna. Ini menggunakan bahan dari artikel Wikipedia pada " Morfin "Semua bahan yang digunakan diadaptasi dari Wikipedia tersedia sesuai dengan ketentuan Creative Commons AttributionShareAlike License . dan xanax ke tebakon. and regulators-to understand the causes behind avoidable morta. . Wikipedia ® itu sendiri adalah merek dagang terdaftar dari Wikimedia Foundation.. specializing in the development and manufacture of radiopharmaceuticals.. Strontium-89Bio-Nucleonics... June 2011 19:04 Peringatan: Halaman ini adalah terjemahan mesin halaman ini aslinya dalam bahasa Inggris. prompting those in pain medicine-clinicians. Inc powered by Last Update: 13. medical devices and imaging agents.berbagai cara selama 20 tahun terakhir ini. will be attending the Society of Nuclear Med.6. Setiap terjemahan dari situs dan halaman web yang mungkin tidak tepat dan tidak akurat secara keseluruhan atau sebagian. yaitu diacetyldihydromorphine (Paralaudin). Website ini dan halaman web yang dimaksudkan untuk dibaca dalam bahasa Inggris. a life sciences Company. patient advocates. Bio-Nucleonics resumes production of metastatic cancer drug. Recent Morphine News y y Risky behavior. Dihydromorphine dapat asetat ke lain diester morfin 3. Terjemahan ini disediakan sebagai kenyamanan. Harap diperhatikan karena terjemahan yang dihasilkan oleh mesin.. Bacaan lebih lanjut y y y y y y y Apa itu Morfin? Morfin Merek Morfin Sejarah Penggunaan Morfin Morfin Efek Samping Morfin Farmakologi Farmakokinetik Morfin Artikel ini berlisensi di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike License . psychiatric disorders and substance abuse contribute to opioid overdoseDeaths related to prescription opioid therapy are under intense scrutiny. Inc.

. Research provides new understanding of how heroin affects the brainNew research from the Norwegian Institute of Public Health suggests that our understanding of how heroin affects the brain should be changed. Inc. . non-cancer pain patients with opioid-induced constipation (OIC).. announced today that the U.y y y FDA issues revised PDUFA date for Lannett's Morphine Sulfate Oral Solution NDALannett Company. 2011 for the company's 505(b)(2.. A new report shows that heroin is metabolised to 6-MAM whi.. Enrollment complete in Adolor's ADL5945 Phase 2 clinical study in opioid-induced constipationAdolor Corporation today announced that it has completed enrollment in its Phase 2 clinical evaluation of ADL5945 in chronic. Food and Drug Administration (FDA) has issued a revised Prescription Drug User Fee Act (PDUFA) goal date of June 23.S.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful