Analgesik, antiinflamasi

Analgesik

adalah obat yang dapat mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri dan akhirnya akan memberikan rasa nyaman pada orang yang menderita. Anti inflamasi adalah obat yang dapat menghilangkan radang yang disebabkan bukan karena mikroorganisme (non infeksi). Gejala inflamasi

Inflamasi dapat disertai dengan gejala panas, kemerahan, bengkak, nyeri/sakit, fungsinya terganggu. Proses inflamasi meliputi kerusakan mikrovaskuler, meningkatnya permeabilitas vaskuler dan migrasi leukosit ke jaringan radang, dengan gejala panas, kemerahan, bengkak, nyeri/sakit, fungsinya terganggu. Mediator yang dilepaskan antara lain histamin, bradikinin, leukotrin, Prostaglandin dan PAF.

Penanganan inflamasi Derivat Asam Salisilat à Aspirin, Benorilat, Diflunisal, Salsalat Derivat Asam Propionat à As.Tiaprofenat, Fenbufen, Flurbiprofen, Ibuprofen, Ketoprofen, Naproksen 3 Derivat.As.Fenamat à As.Mefenamat, Meklofenamat 4 Derivat As.Fenilasetat à Diklofenak, Fenklofenak 5 Derivat Oksikam à Piroksikam, Tenoksikam 6 Der.As.Asetat inden/indol à Indometasin, Sulindak, Tolmetin 7 Deriva Pirazolon à Azapropazon, Fenilbutazon, Oksifenbutazon Supranal 1 2

SUPRANAL
Tablet

Komposisi: Tiap tablet mengandung: Metampiron 500 mg Tiamina mononitrat 50 mg Kofeina 15 mg

Farmakologi: Metampiron adalah suatu derivat Pirazolon yang mempunyai efek analgetika-antipiretika yang kuat. Dengan penambahan Tiamina mononitrat, efek analgetiknya diperkuat lagi. Khusus untuk menghilangkan rasa nyeri yang berhubungan neuritis. Kofeina memberikan efek menghilangkan rasa lelah, sehingga aktifitas sehari-hari penderita tidak terganggu.

Indikasi: Berbagai jenis sakit kepala Kontraindikasi: y y y y Reaksi hipersensitif terhadap turunan Pirazolon. Bayi 3 bulan pertama atau dengan berat badan di bawah 5 kg. Wanita hamil, terutama 3 bulan pertama dan 6 minggu terakhir. Penderita glaukoma sudut sempit.

Dosis: Dewasa : 1 tablet, 2-3 kali sehari. Atau menurut petunjuk dokter.

Peringatan dan perhatian: y Hati-hati pada penderita yang pernah mengalami kelainan/gangguan pembentukan darah.

y y

Walaupun jarang menimbulkan agranulositosis, tetapi penggunaan jangka panjang terus menerus dapat berakibat fatal. Hati-hati bila diberikan pada penderita dengan gangguan hati.

Efek samping: Pada pemakaian yang teratur dan untuk jangka waktu yang lama, penggunaan obat-obat yang mengandung Metampiron kadang-kadang dapat menimbulkan kasus agranulositosis. Untuk mendeteksi hal tersebut, selama penggunaan obat ini perlu dilakukan uji darah secara teratur. Jika gejala tersebut timbul, penggunaan obat ini harus segera dihentikan. Efek samping lain yang mungkin terjadi adalah methemoglobinemia, erupsi kulit, seperti pada kasus eritematous disekitar mulut, hidung dan alat kelamin. Reaksi hipersensitif reaksi pada kulit.

Kemasan dan Nomor Registrasi: SUPRANAL tablet : Kotak @ 15 x 10 tablet, DKL7205002410A1

HARUS DENGAN RESEP DOKTER.

SIMPANLAH DI TEMPAT KERING DAN SEJUK, TERLINDUNG DARI CAHAYA.

Dibuat oleh:

Ada juga obat yang bekerja dengan cara memacu atau menghambat reseptor postsinaps. Pada penyakit parkinson terjadi penurunan dopamin karena neuron pada substansi nigra berkurang sehingga sekresi dopamin dalam neostriatum pun menurun. 1. mempengaruhi produksi. kaku otot. Setiap neuron dopaminergik akan membuat ribuan kontaks dalam striatum dan memodulasi sebagian aktivitas sel. dengan tanda2 tremor.1) 3. Obat ± obat yang bekerja mempengaruhi SSP mekanisme kerja obatnya antara lain. Asetilkolin. Etiologi Penyebab penyakit parkinson tidak diketahui.Indonesia GOLONGAN OBAT YANG BEKERJA MEMPENGARUHI SISTEM SARAF PUSAT BAB VII Golongan Obat Pada Penyakit Parkinson Susunan Saraf Pusat Obat ± obat yang bekerja mempengaruhi SSP. bekerja pada presinaptik. 2.PT DEXA MEDICA Jl. bekerja dengan cara mengubah beberapa tahapan dalam neurotransmitter. (lihat gambar 7. Tanpa dopamin neuron akan distimulasi berlebihan oleh Ach menyebabkan tonus (ketegangan) otot berlebihan yang ditandai oleh tremor dan rigiditas (kaku) Gambar 7. dan serotonin (neurotransmitter yang berperan dalam otak). tetapi ada hubungannya dengan penurunan aktivitas inhibitor neuron dopaminergik dalam substansi nigra dan korpus stratum dari sistem ganglia basalis otak yang berfungsi mengatur gerakan. Penyakit Parkinson Definisi Parkinson adalah gangguan otak progresif yang menimbulkan gangguan neurologik gerakan otot. Dan bekerja saling menyeimbangkan. Dopamin bekerja sebagai neurotransmiter inhibisi. Mekanisme terjadinya ganggguan neurotransmitter yang menyebabkan penyakit parinson. striatum dan substansi nigra dihubungkan oleh neuron yang mengeluarkan transmitter inhibitor GABA diterminal dalam substansi nigra. merupakan sumber neuron dopaminergik yang berakhir dalam striatum. Acetilkolin bekerja neurotransmiter eksitasi. Substansi nigra. Sebaliknya sel2 substansi nigra mengirim neuron ke striatum dengan transmitter dopamin di ujung terminalnya. Bambang Utoyo 138 Palembang . penyimpanan atau mengakhiri kerja neurotransmitter. Striatum. bradikinesia (lambat dalam memulai dan melakukan gerakan) kelainan posisi tubuh dan cara berjalan. . Konsep ini berlaku untuk mengetahui etiologi dan strategi pengobatan penyakit yang disebabkan karena kerusakan pada SSP terutama pada neurotransmitter dopamine.1 Penyebab Penyakit Parkinson Parkinson sekunder : disebabkan oleh ensefalitis virus atau lesi caskuler kecil yang multifel.

sehingga lebih mudah levodopa lebih mudah diubah menjadi dopamin di otak. Parkinson diakibatkan dopamin yang tidak mencukupi pada daerah tertentu di otak. Biperidin (Golongan Antimuskarinik) Tujuan terapi pada Penyakit Parkinson adalah : 1. Bromokriptin 3. Mekanisme kerjanya adalah meningkatkan sintesa. Dopamin tidak dapat melewati sawar darah otak. tremor dan gejala parkinson lainnya Karbidopa Karbidopa dipakai untuk memperkuat efek levodopa . amantadin tidak bermanfaat) . Melawan eksitasi neuron kolinergik 3. Benzotropin. shg meningkatkan ketersediaan levodopa di SSP dan selain itu karena karbidopa membantu memperkuat efek levodopa secara tidak langsung. dan penggunaan pada pasien dengan tukak lambung akan semakin parah. Levodopa Levodopa adalah prekursor metabolik dopamin. Bromokriptin Bromokriptin suatu derivat ergotamin (alkaloid ergot yang terdapat pada gantum hitam yang terkontaminasi jamur rye) dan mempunyai sifat vasokontriktor merupakan agonis reseptor dopamin (atau dapat berikatan dengan reseptor dopamin). Triheksifenidil.Obat2 seperti fenotiazin dan haloperidol yang berfungsi menghambat reseptor dopamin di otak dapat menyebabkan parkinson sehingga tidak boleh digunakan untuk penderita parkinson. Penggunaan Bromokriptin harus diwaspadai pada pasien dengan infark miokard karena akan menimbulkan masalah jantung. Mengembalikan dopamin dalam ganglia basalis (ganglion yang ada di neostriatum) 2. Amantadin 4. Mekanisme kerja Levodopa adalah mengendalikan kadar dopamin substansia nigra. pengeluaran atau ambilan dopamin dari neuron yang sehat. Efek kerja dari levodopa yaitu mengurangi kekakuan. tetapi pada pengobatan yang terlambat dimana jumlah neuron dan sel2 yang mampu mengambil levodopa berkurang akibat penyakit. jadi keuntungannya dapat merendahkan dosis pemakaian levodopa sehingga menurunkan efek samping. Sehingga terjadi keseimbangan kembali dopamin/Ach. Amantadin Amantadin merupakan obat anti virus influensa yang berpengaruh sebagai antiparkinson. (shg bila pelepasan dopamin sudah maksimum. Kesembuhan bersifat simptomatik dan berlangsung selama obat berada dalam tubuh. Deprenil 5. di dalam neuron tsb levodopa akan berkonversi menjadi dopamin. Golongan Obat Pada Penyakit Parkinson 1. levodopa 2. Tetapi karena Respon yang ditimbulkan bromokriptin kecil maka sering diberikan bersama dengan levodopa. sementara levodopa dapat. Mekanisme kerja Karbidopa adalah mengurangi metabolisme levodopa pada saluran cerna dan jaringan perifer. suatu inhibitordekarboksilase dopamin yang tidak menembus sawar darah otak.

serostomia (mulut kering). benzotropin. antara lain dilatasi pupil. BAB VIII Golongan Obat pada Penyakit Gangguan Kejiwaan Golongan Obat pada Gangguan Depresi Keadaan yang tidak sesuai dengan kehidupan yang bersangkutan disertai hambatan emosi menyeluruh.2 Antimuskarinik Antimuskarinik kurang efektif bila dibandingkan dengan levodopa dan dalam terapi parkinson berfungsi sebagai tambahan terapi. meningkatkan kadar dopamin di otak. nyeri lambung. Depresi berbahaya akan menyebabkan bunuh diri. Bila ditutupi oleh keluhan2 organis disebut depresi terselubung. Disertai gejala bandaniah rasa penat. tiada nafsu makan. Dibanding levodopaefek kerja amantadin kecil dan dapat menimbulkan toleransi. Mekanisme kerjanya yaitu menghambat transmisi kolinergik. meningkatkan kerja levodopa (sehingga mengurangi pengguanaan dosis levodopa) Harus diwaspadai bila penggunaan dosis besar karena dapat menghilangkan selektifitas (menjadi tidak selektif lagi) dan menimbulkan hipertensi yang berbahaya. Gejala depresi yaitu. Sementara manik (bipolar) disebabkan karena peningkatan neurotransmiter diatas pada otak. . emosi yang jatuh. dan tidak bisa tidur. bingung dan halusinasi.Efek samping yang ditimbulkan yaitu. namun efek samping lebih kecil. agitasi. Cara berfikir pasien itu2 aja berkisar hanya pada diri sendiri. Efek sampingnya. dopamin dan atau serotonin otak. pola tidur. Depresi disebabkan karena defisiensi monoamin seperti norepinefrin dan serotonin otak pada tempat2 penting di otak. napsu makan. Efek lain yang menyertai penggunaan obat antimuskarinik adala memacu perubahan pikiran. nyeri jantung. Deprenil Deprenil disebut juga selegilin bekerja secara selektif menghambat MAO B (yang memetabolisme dopamin) (lihat gambar 7. libido dan kemampuan bekerja. sehingga meningkatkan transmisi adrenergik (karena pembentukan yang tidak seimbang antara rasio dopamin/asetilkolin) Antimuskarinik yang sering digunakan untuk pengobatan parkinson yaitu. Pada dosis tinggi akan menyebabkan psikosis toksik akut. mengganggu energi. gelisah. Kerja Semua golongan antidepresi bekerja dengan memperkuat langsung atau tidak langsung kerja norepinefrin. biperidin. Gambar mekanisme kerja Deprenil Meningkatkan kadar dopamin Gambar 7. tanpa harapan. Depresi berbeda denga skizoprenia yang menggangu dalam pemikiran. masalah visualisasi.2) tapi tidak menghambat MAO A (metabolisator NE dan Serotonin) Fungsi deprenil. triheksifenidil. halusinasi. menurunkan metabolisme dopamin. Penyakit depresi mayor dan bipolar adalah penyakit alam perasan yang menyimpang. dan bingung.

Selektif Serotonin Re-Uptake Inhibitor (SSRI) dan Mono Amin Oksidase Inhibitor (MAOI) Antidepresan Trisiklik (TCA) Yang termasuk obat golongan TCA adalah Amitriptilin. TCA menghambat ambilan norepinefrin dan serotonin neuron masuk ke terminal saraf pra sinaps.serotonin. 2. sehingga penggunaannya harus hati .1) Gambar 8. dan dapat digunakan untuk mengontrol ngompol bagi anak diatas 6 tahun. SSRI merupakan Antidepresan baru. Imipramin. Fluvoksamin. Doksepin. karena efek jangka panjangnya belum diketahui. mengurangi angka kesakitan pada depresi. Desipramin. dan sindrom premenstrual. Indikasi SSRI Untuk depresi (lebih unggul dari golongan TCA). Indikasi untuk Depresi. Pasien Aktivitas psikomotorik lemah 4. MAO berfungsi sebagai katup penyelamat (menonaktifkan neurotransmiter monoamin ( NE.Golongan Obat Antidepresan Terdapat 3 (tiga) golongan obat antidepresan yaitu. Venlafaksin. meningkatkan aktifitas fisik. Sertralin. penderita Bulimia nevrosa. memperbaiki kewaspadaan mental. Mekanisme kerja MAOI (lihat gambar dibawah) a). menolak kebenaran. Untuk depresi pada pasien yang tidak responsif atau alergi oleh antidepresan trisiklik. Maprotilin. Efek TCA adalah meningkatkan pikiran. gangguan panik. Mekanisme kerjanya sama seperti TCA tetapi lebih selektif menghambat ambilan neurotransmitter serotonin dibanding yang lain (dopamin). Selektif Serotonin Re-Uptake Inhibitor (SSRI) Yang termasuk obat golongan SSRI adalah Fluoksetin.dopamin) yang keluar dari vesikel shg monoamin dalam neuron berkurang. menimbulkan efek antidepresan. serotonin). anoreksia nevrosa. b). dengan menghambat jalan utama pengeluaran neurotransmiter . Efek timbul memerlukan waktu 2 minggu atau lebih. Nortriptilin. Monoamin oksidase adalah suatu enzim mitokondria yang ditemukan dalam jaringan saraf dan jaringan lain. Depresi atipikal (pikiran labil. gangguan panik. Dalam neuron. Pengobatan fobia 5. Trazodon. nyeri neuropati diabetik. Nefazodon. gangguan napsu makan) Golongan Obat pada Gangguan Bipolar . Paroksetin.Menghambat ambilan neurotransmiter. Isokarboksazid. Trimipramin Mekanisme kerja TCA . Obat MAOI menghambat inaktivasi monoamin oleh MAO. Antidepresan Trisiklik (TCA). seperti usus dan hati. Amoksapin. MAO menginaktifasi monoamin (NE. Ansietas hebat 3. sehingga monoamin tetap aktif dan berdifusi kedalam ruang sinaps. dopamin.hati. Feneizin dan Tranilsipromin. TCA akan meningkatkan konsentrasi monoamin dalam celah sinaps.1 Indikasi MAOI yaitu : 1. (lihat gambar 8. Mono Amin Oksidase Inhibitor (MAOI) Yang termasuk golongan MAOI yaitu.

Tutur kata cepat dan kurang konsentrasi. Bila pasien berada dalam fase manik maka gejala ± gejalanya adalah bahagia. Golongan Butirofenon yaitu.2 Indikasi neuroleptika (antiskizorenia) adalah. Golongan Dibenzodiazepin yaitu. sehingga golongan obat yang digunakan untuk pengobatan skizoprenia adalah menurunkan aktivitas neuron dopamin. lupa tiba2. transkuilizer mayor) Terdapat 5 (lima) golongan obat antiskizoprenia yaitu : 1. acuh tak acuh. gila seks). 5. Klozapin. Setiap gangguan kejiwaan diamati dari gejala2 yang ditimbulkan dan dialami oleh penderita. dimana perubahan yang terjadi sangat ekstrim. Selain gejala dasar adapula gejala tambahan yaitu. tidak mau melakukan aktivitas. perasaannya dan hubungannya dengan lingkungannya. litium sulfat dan antipsikotik seperti asam Valproat. Perubahan mendadak dari merasa gembira ke lekas marah atau permusuhan. pada saat tertentu pasien mengalami fase depresi. hilangnya kontak dengan lingkungan. Mekanisme Kerja Obat Neuroleptika (Antiskizoprenia) secara umum adalah menghambat reseptor dopamin dalam otak dan perifer dan serotonin dalam otak. gila (rasa diikuti. Biasanya gangguan mental ini terjadi disebabkan disfungsi otak yang diwariskan. Efek menenangkan dan mengurangi gerakan spontan. mudah terangsang. berharap dan gembira berlebihan. mengalami dua situasi yang sangat berbeda. Flupenazin. terpecahnya kepribadiaan. Promazin. Keresahan. kemudian mengalami fase manik. 2. halusinasi. pengulangan terus menerus. Tioridazin. sehingga dapat membedakan gangguan kejiwaan satu dengan gangguang kejiwaan yang lainnya. sebagai pencegahan mual dan muntah (pada peristiwa mual muntah juga terjadi peningkatan . 4. Klorpromazin. merasa asing sendiri. sebagai antipsikotik/antiskizoprenia : mengurangi halusinasi dan agitasi dengan cara menghambat reseptor dopamin di otak. pembentukan istilah2 baru. Golongan Obat pada Skizoprenia Skozoprenia adalah jenis psikosis dengan berbagai gangguan kepribadiaan disertai perubahan cara berfikir. Golongan Fenotiazin yaitu.Pasien dengan gangguan bipolar. Berbeda dengan depresan SSP lain. rasa seperti keracunan. haloperidol.(lihat gambar 8. Proklorperazin. 3. antipsikotik. Golongan Obat antiskizoprenia (neuroleptik. Penyebab skizoprenia secara farmakologis adalah peningkatan aktivitas neuron dopaminergik pada otak (SSP). Prometazin. Dorongan seksual tinggi. Golongan Benzisoksazol yaitu. litium karbonat. perubahan urutan berfikir). ungkapan2 aneh. 2. Risperidon. Golongan Tioxanti yaitu. golongan neuroleptik tidak menekan fungsi intelektual. Cenderung membuat rencana besar dan sulit dicapai Golongan obat anti bipolar Garam litium seperti Litium asetat. Tiotiksen.2) Gambar 8. 1. Gejala dasar pada gangguan skizoprenia adalah berfikir (kacau.

dengan pembagian sebagai berikut : Pertama. digunakan sebagai antiemetik pada mabuk jalan. yang menyebabkan masuknya Cl lebih banyak.pelepasan dopamin) Telah dikatakan bahwa mual muntah juga diakibatkan karena peningkatan dopamin. Klordiazepoksid. Prometazin. Midazolam. Efek anti adrenergik seperti hipotensi. Klonazepam. Ansietas ringan tidak perlu diobati. adrenergik. Untuk gangguan ansietas digunakan diazepam. mulut kering. kontipasi. . Gejala ansietas adalah Takhikardi.Obat Tietilperazin. dimenhidrinat digunakan untuk antiemetik karena vertigo. pusing Semua obat neuroleptika bekerja menghambat dopamin sehingga hampir semuan mempunyai efek antiemetik (seperti diterangkan diatas) Golongan Obat pada Ansietas (Cemas) Ansietas adalah gangguan mental berupa suatu ketegangan yang tidak menyenangkan.Obat Meklizin. digunakan untuk antiEmetik pada kemoterapi kanker . Mekanisme Kerja benzodiazepine sebagai anti cemas . Bila pengikatan GABA diperkuat oleh benzodiazepin (obat ansiolitik). rasa takut.Obat Skopolamin. Golongan Obat Antiansietas (Ansiolitik) Obat yang digunakan untuk mengobati cemas. retensi urin. Flurazepam. berkeringat.domperidon adalah antiemetik pada terapi radiasi Kerja obat neuroleptik menghambat dopamin dan atau serotonin. Kedua Golongan benzodiazepine Bersifat Hipnotik adalah Quazepam.gelisah dan penyebabkannya tidak diketahui. dari golongan benzodiazepin. dibawah ini penggunaan neuroleptika untuk gejala mual muntah sesuai penyebabnya (lebih spesifik). . maka penggunaan neuroleptika dapat juga diberikan untuk kasus mual muntah selain sebagai antiskizoprenia. ansietas berat diobati. 3. gemetar. . Klorazepat. Estazolam. (lihat gambar 8. Pengikatan GABA menyebabkan saluran ion Cl membuka.3) Gambar 8. golongan benzodiazepin Bersifat ansiolitik dan tidak mempunyai efek hipnotik adalah Alprazolam. 1.Obat Domperidon. karena tidak ada ikatan pada GABA sehingga reseptor kosong. Masuknya Cl membuat hiperpolarisasi yang dapat menghambat letupan neuron. untuk pasien yang memerlukan pengobatan .3 Indikasi obat golongan Ansiolitik 1. golongan ini dibedakan berdasarkan sifat ada tidaknya efek hipnotik. histamin dengan berbagai efek samping. 2. palpitasi dan aktivitas simpatik Secara farmakologi penyebab ansietas karena terjadinya letupan neuritansmitter di otak. selain itu banyak obat2 neuroleptik yang menghambat reseptor kolinergik. Temazepam dan Triazolam.metoklorpramid. sedasi. bingung. Diazepam dan Lorazepam . Letupan neuron (cemas) dapat terjadi karena tertutupnya saluran Cl. diantaranya efek antimuskarinik seperti kabur. sehingga obat ± obat yang digunakan untuk menurunkan gejala ansietas adalah menormalkan letupan neurotransmitter yang terjadi di otak.

Parsial (fokal) A. misal epilepsi yang menyebabkan kejang ± kejang jika motor korteks yang terlibat. Untuk penanganan kejang dengan obat klonazepam untuk kejang karena epilepsi. Tetapi jika korteks parietal atau oksipital yang terlibat.gerakan atau persepsi yang abnormal yang berlagsung singkat tetapi cenderung berulang. Perbedaan tempat lepasan listrik yang terjadi menentukan perbedaan gejala yang timbul. C. Etiologi epilepsi primer terjadi bila tidak ada penyebab anatomik yang spesifik untuk kejang. seperti tumor. Kejang demam yaitu terjadi kejang pada anak 3 bulan sampai 5 tahun disertai demam tinggi. luka kepala. 3. bila kehilangan kesadaran yang pendek dan sembuh sendiri. Lepasan neuron yang mendadak ini menyebabkan gerakan . 2. Karbamazepin . bila kejang diawali fase tonik adalah kontraksi kuat dan kaku otot lengan dan tungkai. berlebihan dan tidak normal. Untuk gangguan tidur. B. Tonik-klonik (gran mal). serangan ini jarang terjadi bagi semua umur. Temazepam. Untuk gangguan otot digunakan diazepam. Parsial kompleks. Mioklonik. Klasifikasi Epilepsi terdapat 2 (dua) jenis yaitu yang bersifat parsial dan generalisata. Generalisata : A. Kejang2 ditimbulkan karena abnormalitas turunan dalam SSP. epilepsi Klorazepat. Status epileptikus yaitu serangan ± serangan epilepsi yang berlangsung secara cepat. hipoglikemik. bisa juga digunakan untuk kaku otot.lama. Yang digunakan untuk gangguan tidur (obat tidur) adalah Flurazepam. seperti trauma. E. infeksi meningen atau penghentian alkohol secara cepat pada peminum. gejala serangan halusinasi penglihatan. Alprazolam untuk pengobatan lama atau pendek. diazepam dan oksazepam untuk pengobatan akut putus alkohol. meskipun semua mempunyai efek sedatif dan penenang. Triazolam BAB IX Golongan Obat pada Penyakit Epilepsi Epilepsi adalah suatu kelainan kejang kambuhan yang berbeda -beda yang memiliki persamaan yaitu lepasan saraf otak yang mendadak. bila terjadi kontraksi otot yang singkat berulang2 dalam beberapa menit. B. Biasanya pasien diobati dengan obat antiepileptik. menyebabkan hilangnya kesadaran. Lalu diikuti fase klonik yaitu kontraksi dan relaksasi ritmik otot.kebingungan dan kelelahan. pendengaran atau penciuman yang timbul. dimana selama kejang kesadaran terganggu. Absence (petit mal ). Memandang dan berkedip2 cepat selama 3-5 detik. 4. Obat ini menimbulkan adiksi sehingga hanya untuk ansietas kronik. Parsial sederhana. tidak semua benzodiazepam dapat digunakan sebagai obat tidur. Fenitoin 2. biasanya kejang tonik-klonik yang berlangsung singkat. Sementara etiologi epilepsi sekunder disebabkan oleh sejumlah gangguan yang reversibel. D. Golongan Obat Antiepilepsi 1. dimana selama kejang kesadaran tidak terganggu.

sehingga konsentrasi fenitoin meningkat dalam plasma. Dapat juda dipakai sebagai sedatip ringan untuk menghilangkan ansietas ketegangan mental dan insomnia. eritromisin. petit mal. Interaksi obat terjadi bila fenitoin diberikan bersamaan dengan kloramfenikol. yaitu digunakan untuk serangan kejang parsial sederhana. Benzodiazepin 6. . Gabapentin. Dapat juga digunakan untuk terapi manik ± depresi dalam memperbaiki gejala manik ± depresi. Asam valproat juga digunakan untuk pengobatan bipolar pada fase manik. Sebaliknya apabila diberikan bersamaan dengan karbamazepin akan memperkuat metabolisme fenitoin. diltiazem. serangan tonik-klonik kambuhan bila tidak responsif terhadap kombinasi diazepam dan fenitoin. Asam valproat Asam valproat digunajan pada serangan mioklonik. profoksifen karena obat ± obat tersebut. karena obat ± obat tersebut dapat menghambat metabolisme fenitoin. Fenitoin Untuk serangan tonik-klonik dan parsial (fokal) untuk pasien dewasa.anak. Karbamazepin Karbamazepin efektif untuk serangan epilepsi parsial (sederhana dan kompleks). karena asam valproat akan menghambat metabolisme fenobarbital. Fenobarbital 4. Dapat digunakan pada serangan parsial sederhana dan kompleks. INH. Merupakan obat pilihan pertama. Interaksi obat akan terjadi bila dgunakan bersamaan dengan fenobarbital. walaupun benzodiazepin lebih baik. tonik-klonik. INH.3. Benzodiazepam Golongan benzodiazepam yang digunakan untuk epilepsi kronik adalah klonazepam. Status epileptikus pada anak . dikumarol. Golongan Benzodiazepam paling aman dan sedikit sekali memberikan efek samping. Fenobarbital Beberapa indikasi Fenobarbital. kurang efektif untuk serangan parsial kompleks. Lamotrigen Mekanisme Kerja Obat Antiepilepsi secara umum adalah menghambat lepasan listrik dari area fokal atau mencegah meluasnya lepasan listrik abnormal ke daerah disekililing otak. sulfonamid. Sedangkan untuk gejala epilepsi akut digunakan diazepam. Interaksi obat terjadi bila diberikan bersamaan dengan simetidin.anak. serangan generalisata tonik-klonik. Gabapentin Gabapentin merupakan kelas obat baru pada penyakit epilepsi. akan menghambat metabolit karbamazepin sehingga konsentrasi karbamazepin meningkat dalam plasma. Tapi kekurangannya dapat menimbulkan sedatif atau mengantuk. Serangan kejang demam pada anak . Asam valproat 5. klorazepat. cimetidin.

sehingga jumlah potensial aksi yang ditimbulkan menurun. Beberapa rangsang yang dapat menimbulkan nyeri. . secara otomatis tubuh akan mengaktifkan System penghambat nyeri yang diperankan oleh senyawa endogen. gangguan metabolisme jaringan. Nyeri Somatik Nyeri Permukaan Nyeri I Nyeri II Kulit Nyeri Dalaman Otot Jaringan ikat Tulang Sendi Perut Nyeri Viseral Contoh : Tusukan jarum. Ach da Prostaglandin. Salah satu contoh mekanisme sistem penghambat nyeri yang terjadi pada kasus kecelakaan lalu lintas. yaitu Endorfin dan Enkefalin. sebenarnya nyeri berfungsi untuk mengingatkan atau melindungi atau memudahkan diagnosa. apabila terjadi rangsang yang dapat menimbulkan nyeri. yang menimbulkan sistem penghatar nyeri menaik. cubitan Contoh : Kejang otot. yang disebut reseptor opiat. yaitu kerusakan jaringan. Endorfin (endogen) dan obat gol analgetika kuat (eksogen) bekerja pada reseptor yang sama. Mekanisme Kerja Endorfin Kerja pada saraf prasinaptik menurunkan pembebasan neurotransmitter lain. Menjelaskan kenapa pada situasi tekanan (stress) pada luka pada kecelakaan lalu lintas mula2 tidak terasa. sama farmakodinamika sama tapi berbeda dalam farmakokinetikanya. Serotonin. baru disadari setelah berhentinya ketegangan. Sakit kepala Contoh . kolik kantung empedu. Kerusakan dan gangguan tersebutakan membebaskan senyawa yang disebut zat nyeri (mediator nyeri) berupa Histamin. Tetapi apabila sangat menyiksa penderita. sehingga nyeri kadang harus dihilangkan.BAB X Golongan Obat Analgetika Kuat Nyeri adalah gejala penyakit atau kerusakan yang paling sering. Masih terdapat sistem penghambat nyeri tubuh yang mempersulit penerusan impuls nyeri dengan demikian menurunkan rasa nyeri. khususnya senyawa P yang berfungsi sebagai pembawa impuls nyeri sanaptik. Bradikinin. nyeri luka lambung Sebenarnya yang terjadi dalam tubuh. karena sifat peptida pada endorfin.

2 Reseptor Analgesia spinal. halusinasi. euphoria. sedasi. setelah suntikan subkutan atau intramuscular. Proses nyeri tersebut dapat dihambat bila reseptor opioid berikatan dengan endorfin dan enkefalin sehingga menghasilkan efek analgetik. . Efek analgesik petidin timbul aga lebih cepat daripada efek analgetik morfin. yaitu kira-kira 10 menit. Table 1. fentanil dan tramadol. tetapi masa kerjanya lebih pendek. perasan emosional dan perasaan sensorik yaitu senyawa bradikinin. untuk menghilangkan ansietas pada pasien dgn dispnea karena acute pulmonary edema & acute left ventricular failure Cara kerja obat : Petidin merupakan narkotika sintetik derivat fenilpiperidinan dan terutama berefek terhadap susunan saraf pusat. dan . . medulla oblongata. nyeri pada infark miokardium walaupun tidak seefektif morfin sulfat. . kontraksi pupil 3 Reseptor Disforia. Efeknya terhadap SSP adalah menimbulkan analgesia. Nyeri sedang sampai berat. derpresi pernapasan.Mekanisme terjadinya nyeri pada SSP Pada system saraf pusat (SSP) yang terdiri dari medulla spinalis. mekanisme yang terjadi pada proses analgetik adalah ikatan antagonis kompetitif. yaitu 2-4 jam. sebagai suplemen sedasi sebelum pembedahan. Obat ini mengalami metabolism di hati dan diekskresikan melalui urin. efek psikotomimetik. midbrain dan korteks serebri. dapresi pernafasan serta efek sentral lain. morfin. terdapat reseptor yang berhubungan dengan nyeri disebut reseptor opioid. Reseptor opioid tersebut bila berikatan dengan senyawa yang dilepaskan oleh tubuh karena adanya kerusakan. dan memiliki makna farmakologis yang penting yaitu. Petidin terutama bekerja sebagai agonis reseptor µ. serotonin dan prostaglandin maka ikatan reseptor opioid ± senyawa kimia tersebut akan terjadi proses nyeri.1 no Kelas Efek kerja 1 Reseptor analgesi supraspinal. dan dilatasi pupil Beberapa Golongan Obat Analgetika Kuat Salah satu contoh obat yang mempunyai efek analgetika kuat. Reseptor opioid dibagi menjadi beberapa kelas reseptor. Absorbsi petidin melalui pemberian oral maupun secara suntikan berlangsung dengan baik. yaitu meferidin (Pethidin). Meferidin (Pethidin) Komposisi : Pethidine HCl injeksi 50 mg/ml Petidin tablet 50 mg Indikasi : analgesia untuk semua tipe nyeri yang berat. menurunkan motilitas GI dan kontraksi pupil. sedasi.

Dosis dan cara pemberian : Analgesi Obstetrik : Dosis tunggal 100-150 mg IM.Dapat menyebabkan depresi sistem pernafasan pada bayi baru lahir .5 mg/kg Penghilang nyeri neonatal : Dosis 1 mg/kg IM atau IV (diulang setelah 6-8 jam). ginjal. . konvulsi.Kontraseptik oral & estrogen : Menghambat metabolisme petidin. kejang-kejang.Dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikis dapat timbul pada pengulangan dosis .Digunakan secara hati-hati dan jika diperlukan penguranagan dosis dianjurkan pada penderita manula dan penderita dengan kerusakan fungsi paru-paru.Dapat menyebabkan ketergantungan. resiko besar terjadinya depresi pernapasan. . midriasis atau tidak adanya perubahan pupil.Antidepresan (MAOi & trisklik) : Potensiasi efek antidepresan. dan sangat jarang.Hiperglikemia terjadi pada agonis opioid .Isoniazid : Meningkatkan efek samping isoniazid.Penggunaan tidak dianjurkan pada penderita dengan luka pada kepala dan kenaikan intrakanial . kedutan otot. Interaksi obat : . .Petidin sebaiknya tidak diberikan secara intravena kecuali peralatan resusitatif dan antagonis opioid telah disiapkan .Penggunaan pada saat menyusui tidak dianjurkan karena dapt mengakibatkan air susu mengandung petidin dan belum diketahui secara signifikan secara klinis Efek samping : . tapi jarang. atau penyempitan urethra.Hipotensi yang berat bila obat ini diberikan pasca operasi. . . . Penderita asma bronchial dan payah jantung sebagai akibat dari penyakit paruparu kronik. trankuilizer. hati. Hipertensi. hipnotik : Potensiasi efek depresi . hipotensi. hati-hati juga pada penderita yang masih sangat muda atau penderita yang menerima terapi seperti fenobarbital dan phenitoin . hipertrofi prostat.Pada mata petidin dapat menyebabkan miosis.Tidak boleh untuk penderita infark cardiac karena menyebabkan kenaikan tekanan darah dan hambatan sistemik vascular sebanding dengan peningkatan kecepatan denyut jantung .Dosis besar meferidin menyebabkan tremor. anestetik umum. Hipersensitif terhadap petidin. Alkoholisme akut. hipertensi. Peringatan : . konvulsi.Agonis opiod lainnya.Petidin injeksi sebaiknya diberikan secara perlahan-lahan dan dalam larutan yang telah diencerkan . koma). Depresi pernafasan. Penderita yang menggunakan MAOI dalam jangka waktu 14 hari sebelumnya. Cedera kepala.Dapat menimbulkan kesukaran pada saat eksplorasi oleh alat pada duktus empedu . hiperpireksia.Dosis tinggi/pemberian petidin dengan cepat secara IVdapat menyebabkan terjadinya depresi pernafasan secara cepat . Boleh diulang hanya sekali. insufisiensi. Kontra indikasi : Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat. Hindari penggunaan total lebih dari 1.Penghentian penggunaan petidin secara tiba-tiba pada penderita yang ketergantungan secara fisik dapat menimbulkan sindroma putus obat termasuk konvulsi . dan penderita hipotiroid. sakit kepala. sedative.MAO inhibitor : Penggunaan bersama petidin menyebabkan serotonin sindrom (agitasi. Asidosis diabetik.Pemberian secara intra-arterial yang kurang hati-hati dapat menyebabkan terjadinya nekrosis dan pembekakan . .

Cara kerja obat : Morfin mengikat reseptor opioid.05 ± 0. Penyakit kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah). Cara penyimpanan : Pada lemari khusus obat sesuai aturan penyimpanan obat narkotika dan psikotropika. encerkan 1 ml preparat dengan 10 ml NaCL 0.05 mg/ml Indikasi : Analgetik narkotik tambahan pada anestesi umum atau regional. ambil 1 ml yang telah diencerkan tadi kemudian di encerkan lagi dengan 50 ml Dektrose 10%. Alkoholisme akut. terutama reseptor ( lihat tabel 1. alergi yang meningkatkan efek hipotensi Interaksi obat : Penggunaan bersamaan dengan fenotiazin.Kumarin antikoagulan : Potensiasi aktivitas antikoagulan. IM 0. muntah. Dan Serangan asmatis akut. Luka kepala. IMAO.9%. Peringatan : Pasien berusia lanjut dan lemah. mengatasi nyeri pasca bedah..Relaksan otot : Opioid dpt meningkatkan kerja penghambatan neuromuscular . Sumbatan usus besar. Fentanil Komposisi : Cairan injek 0. fentanyl banyak digunakan untuk anestetik karena waktu untuk mencapai puncak analgesia lebih singkat dibanding morfin dan meperidin (sekitar 5 menit) efek cepat berakhir setelah dosis kecil yang diberikan secara bolus dan relatif kurang mempengaruhi kardiovaskuler. . antidepresan trisiklik.Diuretik : opioid menurunkan efek diuretic pada pasien dengan kongestif jantung Morfin Komposisi : Mengandung morfin sulfat 10 mg/ml Indikasi : Digunakan untuk pre-medikasi bedah.1 ml (1 mg) ad 1 ml dengan NaCL 0. Penyakit paru. Menurunnya cadangan pernapasan. . 30 menit setelah dosis pertama lalu dititrasi/disesuaikan secara bertahap. Anak berusia kurang dari 2 tahun. amfetamin dapat meningkatkan analgesia. infuskan dengan kecepatan 1 ml/jam. Untuk infus kontinu. Efek samping : Depresi pernapasan berat.9%.sistem saraf pusat. Pembesaran prostat.1 ) Dosis dan cara pemberian : Untuk mendapatkan dosis bolus tunggal 1 mg/ml adalah 0.1 mcg tiap 1 ± 2 jam Penggunaan Transdermal 25 mcg/jam tiap 72 jam Penggunaan transmukosal 200 mcg dapat diulang satu kali. Hipotiroidisme. nyeri berat pada pasien yang telah mendapatkan terapi opioid untuk mengatasi nyeri kanker kronis. Dosis dan cara pemberian : Penggunaan IV dan IM IV 25 ± 50 mcg / jam . Difungsi hati & ginjal. memperkuat Anesthesia. Syok. nyeri akibat kanker. depresan nafas pada pasien dengan assisted respiretion Cara kerja obat : Fentanyl merupakan golongan opioid sintetik dari kelompok fenilpiperidin dan bekerja sebagai agonis reseptor M. . Kontra indikasi : Depresi pernapasan..

Prostaglandin yang dilepaskan tersebut dapat menyebabkan inflamasi dan nyeri. Tramadol Komposisi : Mengandung Tramadol Hidroklorid 50 mg Indikasi : Pengobatan nyeri akut dan kronik yang berat. prostaglandin ini berasal dari fosfolipid membran sel yang rusak akibat kerusakan. bradikardia. dosis sangat tergantungpada intenstas rasa nyeri yang diderita Penderita gangguan hati dan ginjal dengan ´bersihan klirens´ < 30 ml/menit : dosis tramadolnya 50-100 mg setiap 12 jam. Dosis maksimum : 400 mg sehari. maksimum 200 mg per hari. Nitroksida. infeksi atau luka tersebut. nyeri pasca pembedahan. Prostaglandin adalah suatu mediator kimia atau hormon lokal yang diproduksi dalam jumlah kecil oleh semua jaringan secara normal. Mekanisme Kerja Analgetika Analgetika lemah (sampai sedang) bekerja secara perifer. otot kaku. sehingga prostaglandin beredar dalam darah. tromboksan dan prostasiklin dari asam arakidonat. Tapi dalam kondisi infeksi. Enzim yang berperan dalam pembentukan prostaglandin adalah Enzim siklooksigenase. halusinasi setelah operasi. mual dan muntah. laringospasme. apabila masih terasa nyeri dapat ditambah 50 mg setelah selang waktu 30-60 menit.Efek samping : Depresi pernapasan. gejala-gejala ektrapiramidal saat digunakan dengan suatu tranquilizer seperti Droperidol. Dan Jalur Lipooksigenase sebagai jalur sintesa leukotrien dari asam arakidonat. kelelahan. Pasien dengan cirrhosis : dosis tramadolnya 50 mg setiap 12 jam. Interaksi obat : Premedikasi opioid : analgesic opioid meningkatkan efek sodium oksibat (hindari penggunaan bersamaan) Hindari penggunaan dengan Obat-obat depresan susunan saraf pusat. selain kerja analgetika golongan obat ini juga memiliki spektrum kerja lain yaitu antipiretik dan antiflogistik Golongan obat analgetika ini disebut juga anti inflamasi non steroid (AINS) dengan mekanisme . Sintesa Prostaglandin. Jalur Siklooksigenase sebagai jalur sintesa prostaglandin. Dosis dan cara pemberian : Dewasa dan anak > 16 thn Dosis umum : dosis tunggal 50 mg. Kontra indikasi : hipersensitifitas terhadap tramadol dan opiat BAB XI Golongan Obat Analgetik Lemah Bagaimana proses nyeri dan inflamasi terjadi di sistem perifer. dan manifestasi yang dirasakan oleh penderita adalah nyeri. sebenarnya merupakan penanda bahwa di dalam tubuh telah terjadi sesuatu yang abnormal. luka atau kerusakan metabolisme jaringan prostaglandin akan diproduksi lebih banyak. enzim tersebut terdapat sebagai jenis COX1 dan COX2. dosis tersebut biasanya cukup untuk meredakan nyeri. Kedinginan. dan di dalam tubuh dengan cepat di metabolisme menjadi bentuk yang inaktif. hipotensi. berasal dari prekursor asam arakidonat yang terdapat dalam fosfolopid membran sel (salah satu komponen membran sel) Dalam proses nyeri dan inflamasi terjadi dua jalur sintesa mediator kimia yaitu.

Mencegah sensibilitas reseptor nyeri dengan cara penghambatan sintetik prostaglandin dengan analgetika yang bekerja perifer. . antidepresiv) Beberapa Golongan Obat Analgetika lemah Derivat asam propionat Ibuprofen Ketoprofen Derivat asam salisilat Aspirin Derivat asam fenamat Asmef Derivat Pirazolon Fenilbutazon Derivat asam asetat Asam fenilasetat co : Diklofenak Asam asetat indol co : Indometasin. neuroleptika. . (lihat gambar 11.Meringankan nyeri atau meniadakan nyeri melalui kerja dalam sistem saraf pusat dengan analgetika yang bekerja pada pusat atau obat narkosis.kerja menghambat enzim siklooksigenase sehingga konversi asam arakhidonat menjadi PGG2 terganggu. yaitu : . selain itu terdapat juga golongan obat lain yang mempunyai kerja menghambat sintesa prostaglandin (kerja analgetika) tetapi golongan tersebut mempunyai struktur steroid sehingga dinamakan anti inflamasi steroid (AIS) dengan mekanisme kerja yang berbeda yaitu menghambat pembentukan asam arakhidonat (zat pembentuk prostaglandin) dari fosfolipid. .1 Cara obat analgetika bekerja terhadap nyeri.1) Luka/trauma Kerusakan Membran sel Phospolipod Asam Arakhidonat Endoperoksid PGG2 Prostaglandin Hidroperoksid Leukotrien Enzim Lipooksigenase Enzim Siklooksigenase Dihambat AIS Dihanbat AINS Gambar 11.Mempengaruhi pengalaman nyeri dengan psikofarmaka (trankuilansia. . . Sulindac Derivat Oksikam .Menghambat penerusan rangsang dalam serabut sensorik dengan anestetika konduksi.Mencegah pembentukan rangsang dalam reseptor nyeri dengan mamakai anastetika permukaan atau anestetika infiltrasi.

nyeri setelah operasi. diare. setelah vaksinasi. Kontra indikasi : Tidak boleh digunakan pada pederita dengan gangguan hati berat. Efek samping : Penggunaan dalam jangka waktu lama dan dosis besar dapat menyebabkan gangguan fungsi hati dan hipersensitifitas. Indikasi : meredakan nyeri ringan sampai berat pada sakit kepala. mengurangi rasa nyeri pada sakit gigi. nyeri lambung. nyeri otot tulang. ulkus peptik berat dan aktif. peminum alkohol karena dapat meningkatkan resiko kerusakan hati. Cara kerja obat : Dosis dan cara pemberian : Dewasa : 3-4 kali sehari 500 mg Umur 6-12 thn : 250-500 mg per 6-8 jam Umur >1-5 thn : 125-250 mg per 6-8 jam Umur <1 thn : 60-120 mg per 6-8 jam atau menurut petumjuk dokter. demam. Hipersensitif terhadap parasetamol da defisiensi glukosa-6-fosfat dehidrogenase. bronkospasme. nyeri tulang belakang. diberikan 2-4 kali/hari. Peringatan : Dapat menimbulkan gangguan fungsi hati dan ginjal yang berat (disfungsi hati dan ginjal) Hati-hati pada penderita forpiria. sakit gigi. anemia hemolitik dan agranulositosis. menurunkan demam. trombositopenia dan penurunan ketajaman penglihatan. Ibuprofen Komposisi : Ibuprofen 200 mg Indikasi : Meredakan demam. mual muntah. Ruam kulit dan reaksi alergi lainnya. nyeri karena luka. Dosis dan cara pemberian : Dewasa : 200 mg 3x4 kali/hari Anak-anak 1-12 thn untuk mengurangi demam suhu < celcius =" 5"> 39 derajat celcius = 10 m /kg BB. sakit kepala nyeri otot. Asam Mefenamat Komposisi : Tiap kaplet mengandung 500 mg asam mefenamat. nyeri setelah operasi cabut gigi dan penyakit reumatik. Efek samping : Gangguan salran cerna. perdarahan lambung. . dismenore. sakit gigi. nyeri setelah melahirkan. ruam kulit. Kasus khusus : purpura trombositopenik. Kontra indikasi : Hipersensitif terhadap ibuprofen atau AINS lainnya.Piroksikam OBAT AINS Parasetamol Komposisi : Mengandung parasetamol 500 mg Indikasi : Meringankan rasa sakit pada sakit kepala. konstipasi. hamil trimester ketiga. nyeri rematik.

Efek samping : Diare. 200 mg Supositoria : 100 mgInjeksi : 100 mg/ml-ampul. atau gel yang juga berisi Ketamine dan lidokain. Ketoprofen Komposisi. kemudian 250 mg tiap 6 jam. Dosis dan cara pemberian : Penggunaan oral Dosis awal yang dianjurkan : 75 mg 3 kali sehari atau 50 mg 4 kali sehari. Peringatan : Penggunaan asam mefenamat maksimal 7 hari. tidak lebih dari 3 hari. Ketoprofen dapat juga digunakan untuk mengobati rasa sakit. Tidak dianjurkan penggunaan pada anak dibawah 14 tahun. 1 suppositoria pada malam hari. kemudian 250 mg tiap 6 jam. Penggunaan obat diberikan segera sesudah makan.5±2 jam. atritis akut. Dosis maksimum 200 mg/hari. Penggunaan supp 1 suppositoria pada pagi dan malam hari. cair. bersama dengan agen lain yang mungkin berguna seperti cyclobenzaprine. amitryptiline. 100 mg/2ml. Dosis maksimum 300 mg sehari. dalam bentuk krim. rematoid atritis. mengantuk. jika digabungkan dengan pemberian oral pada siang hari. semprot. Pada pasien dengan peradangan abdomen efek samping diare dapat menjadi berat. 25 mg Indikasi : Ketoprofen dapat digunakan sebagai anti-encok seperti Rematik inflamasi kronik/abartikuler. dan nyeri pada punggung bawah Ketoprofen umumnya diresepkan untuk arthritis inflamasi yang berhubungan dengan nyeri atau sakit gigi yang parah yang mengakibatkan radang gusi. Sebaiknya digunakan bersama dengan makanan atau susu. Penggunaan IM 50±100 mg tiap 4 jam. Hati ± hati penggunaan pada ibu hamil dan menyusui. Kontra indikasi : Pasien dengan tukak peptik. konstipasi dan anemia hemolitik. Pada pemberian oral kadar puncak dicapai selama 0. 100 mg.5 mg/g. bronkokontriksi. Ketoprofen tersedia dalam bentuk sediaan: Tablet : 50 mg. 100 mg/vialGel : 2. Interaksi obat : Pemberian Asam Mefenamat bersama dengan Anti Koagulan (mencegah pembekuan darah) akan menyebabkan efek anti koagulan meningkat sehingga resiko perdarahan meningkat. Sebagai anti inflamasi bekerja dengan menghambat sintesa prostaglandin.Dosis dan cara pemberian : Dewasa dan anak > 14 tahun : awal 500 mg. salep. osteoatritis.analgesik dan antipiretik. skiatika. terutama nyeri saraf seperti neuralgia pasca-herpes untuk radiculopathy. Waktu paruh eliminasi pada orang dewasa 3 jam. dan 5 jam pada orang tua. gabapentin. orphenadrine dan obat lain yang digunakan untuk pengobatan sebagai NSAID atau ajuvan. atipikal atau nyeri potensiator. eritema kulit. Dismenore : awal 500 mg. Penggunaan Gel 2 x sehari dioleskan tipis pada bagian yang nyeri. Cara kerja obat : Ketoprofen merupakan suatu antiinflamasi non steroid dengan efek antiinflamasi. gout. kerusakan ginjal dan pasien asma yang sensitif terhadap Anti inflamasi Non steroid. maksimal pemakaian 7 hari. asiklovir. .

Tidak perlu diminum bersama makanan. Jangan di simpan di tempat yang lembab atau panas karena akan merusak obat. jika anda alergi atau mengalami reaksi apapun yang tidak lazim. ketorolak. Jagalah agar suppositoria atau sediaan cair obat ini tidak beku Jangan menyimpan obat yang telah kadaluarsa atau tidak digunakan lagi. Ini juga harus digunakan dengan hati-hati dengan antikoagulan lain. Efek samping : ulkus gastrointestinal. Petunjuk konsultasi : Katakan pada dokter. dan gangguan perdarahan. asma. sebaiknya diminum bersama makanan atau antasida. Piroxicam Indikasi : Rematoid artritis. Minumlah obat ini dengan segelas air putih (250 ml). dan jarang kerusakan ginjal. anklilosing spondilitis. gout akut dan gangguan muskulo skeletal akut. sedang atau punya riwayat gangguan ginjal. frekuensi dan lamanya pengobatan dari dokter anda. penyakit jiwa. system lupus erythematous. protein kerugian. penurunan jumlah sel darah merah (akibat pendarahan GI). tukak. zomepirak. baru ± baru ini mengalami iritasi atau perdarahan pada anus. jika anda mengalami masalah kesehatan berikut : alcohol. Tidak dianjurkan penggunaan pada wanita hamil dan menyusui. Efek yang timbul pada anak ±anak sama dengan efek yang timbul pada orang dewasa. Parkinson. anemia. Jangan memakai ketoprofen selama 3 bulan terakhir kehamilan. atau gangguan saluran cerna lain ). sebaiknya jenis kombinasi alumunium dengan magnesium kecuali jika dokter memberikan antasida jenis lain. . Interaksi obat : Ketoprofen tidak boleh digunakan dalam dengan NSAID atau kortikosteroid lainnya. oksifenbutazon. Katakana pada dokter. Jika menggunakan antasida. sucralfate. Hal ini umumnya digunakan dengan omeprazol. merokok atau pernah merokok. Gangguan fungsi ginjal dan hati yang berat Ulkus peptikum dan pada penderita asma.Kontra indikasi : Hipersensitif terhadap ketoprofen. hepatitis atau gangguan hati lainnya. bintik putih atau merah di mulut ( jika timbul setelah memakai obat. diabetes mellitus. jika sediaan salut enteric karena dapat melindungi lambung dari iritasi obat. Peringatan : Hati-hati bila diberikan pada penderita hiperasiditas lambung. epilepsy. Untuk mengurangi gangguan cerna. dan simetidin untuk membantu melindungi saluran GI. tidak boleh digerus atau dihancurkan. karena hal ini meningkatkan risiko ulserasi GI. retensi cairan ( kaki membengkak). Beberapa sediaan obat harus ditelan utuh. Agar efektif dan aman. Simpan di tempat yang terhindar dari panas dan cahay serta jauhkan dari jangkauan anak ± anak. atau terhadap obat ± obatan seperti aspirin atau salisilat yang lain. kecuali atas perintah dokter. colitis ( tukak lambung. kadang ± kadang menunjukan efek samping yang serius. masalah perdarahan. osteoartritis. aspirin dan AINS lain. jangan minum melebihi anjuran dosis. Hati-hati pada penderita gangguan fungsi ginjal. suprofen. penyakit jantung.

dan keadaan lain yang berhubungan dengan retensi cairan. melindungi terhadap efek yang tidak diinginkan pada proses pembedahan selanjutnya.Untuk sedasi : barbiturat. kegagalan fungsi ginjal. Hati-hati bila diberikan bersama-sama dengan litium akan meningkatkan kada litium dalam plasma. Kontra indikasi : pada penderita yang hipersensitif terhadap Piroxicam. piroxicam dan aspirin diberikan secara bersamaan. osteoartritis. . Jenis obat preanestesi . Piroxicam dan aspirin tidak boleh diberikan secara bersamaan.Dosis dan cara pemberian : Dewasa : Rematoid artritis. Gangguan fungsi hati Data-data yang menunjang keamanan pemakaian pada wanita hamil dan menyusui belum mencukupi. kegagalan fungsi jantung. hipertensi. .Benzodiazepin : untuk menghilangkan ansietas dan memudahkan amnesia. Interaksi obat : Ikatan dengan protein darah kuat dan menggantikan ikatan albumin dengan obat lain. . BAB XI Golongan Obat Anestesi Penggunaan obat untuk anestesi tidak digunakan tunggal selalu dikombinasi. Peringatan : hati-hati bila digunakan pada pendeita dengan riwayat penyakit saluran cerna bagian atas. Golongan obat Preanestetik dapat menyebabkan penderita tenang. Tidak dianjurkan untuk pemakaian lama. Penderita yang mempunyai riwayat tukak lambung aktifatau sejarah tukak yang berulang perforasi atau pendarahan lambung. membantu proses anestesi dan menurunkan dosis obat anestesi. ankilosing spondilitis : 20 mg dalam dosis tunggal atau dosis terbagi Gout akut : 40 mg sehari dalam dosis terbagi selama 4-6 hari.akan meningkatkan efek analgetik hati-hati bila diberikan bersama-sama dengan litium akan meningkatkan kadar litium dalam plasma. kaena dapat memperburuk keadaan. Keamanan pnggunaan pada anak-anak belum diketahui dngan pasti. nasal polip dan angioedema. menghilangkan rasa sakit. selanjutnya 20 mg sehari dalam dosis tunggal selama 7-14 hari. cross sensitivitas yang potensial terhadap aspirin dan obat-obat anti inflamasi non steroid lain dapat mengalami bonchospasm. Efek samping : Ikatan dengan protein darah kuat dan menggantikan ikatan albumin dengan obat lain. Gangguan muskulo skeletal akut : 40 mg sehari dalam dosis tunggal / dosis terbagi selama 2 hari.Antihistamin untuk mencegah reaksi alergi difenhidramin. bersamaan dengan obat preanestesi atau dengan pelemas otot tujuannya adalah untuk menjaga keseimbangan.

kematian dapat cepat terjadi. barbiturate. Penekanan refleks yang tak dikehendaki. Ketamin Ketamin anestesi non barbiturat kerja secara singkat. Golongan Obat Anestesi Obat ± obat anestesi yang sering dipakai yaitu. .Untuk mengurangim keasaman lambung : simetidin. pemeliharaan dan sadar kembali dari anestesi. STADIUM KEDALAMAN ANESTESI Stadium III (anestesi pembedahan) : Relaksasi otot rangka.. Dibagi dalam 4 stadium diantaranya. benzodiazepin. .Antikolinergik : skopolamin . Stadium I (fase analgesia) : Hilangnya sensasi nyeri akibat gangguan transmisi sensorik pada traktus spinotalamikus. tekanan darah dan pernapasan meningkat. seperti natrium pentotal yang diberikan secara IV sebelum diberikan anestetik inhalasi. ketamin. pembedahan dapat dilakukan pada stadium ini.Induksi : suatu periode waktu dari mulai pemberiaan anestetik sampai pada anestesi pembedahan yang efektif pada penderita. pergerakan bola mata terhenti.Pemeliharaan : suatu fase anestesi yang bertahan. opioid dan propofol. Tahap anestesi 1. Stadium IV (paralisis medular) : Depresi kuat pusat pusat pernapasan dan vasomotor.Antiemetik : droperidol. induksi. . . Pada saat mendekati Stadium II (gelisah) : Penderita mengalami delirium dan tingkah laku kekerasa. Tidak sadar sedangkan 4. dan 3. Penderita sadar dan dapat diajak bicara. Kedalaman Anestesi Kedalaman anestesi ditandai dengan meningkatnya penekanan SSP yang disebabkan oleh penumpukan obat anestetik di otak. refleks mata menurun. Atau kecepatan konsentrasi efektif obat anestetik yang mencapai otak. Mengalami analgesia. 2. dimana penderita tampaknya bangun tapi .Analgesia : opioid .Sadar kembali : pembalikan induksi dan tergantung dari seberapa cepanya obat anestetik hilang dari otak atau waktu dari putusnya pemberian obat anestetik sampai kesadaran kembali. . Fase anestesi terdiri dari 3 (tiga) tahap yaitu.Obat2 ini membantu kelancaran anestesi dan menurunkan dosisi anestesi. Otot mengalami relaksasi dan 5. untuk menghindari stadium ini dapat diberikan barbiturat kerja singkat. Amnesia.

tiamilal. Mula kerja pelan terjadi pada waktu 40 detik. metoheksital. 21 05 2009 Dear kawan. dan ini merupakan anestesi yang bagus untuk pembedahan jantung. Tetapi kenyataannya fentanil lebih sering digunakan daripada morfin. Penggunaan anestesi dari golongan benzodiazepin dapat menimbulkan terjadi amnesia. Morfin digunakan dalam anestesi adalah efek analgetika nya yang kuat sehingga harus ditambahkan nitrogen oksida. cepat masuk SSP dan menekan SSP. Opioid Golongan opioid yang sering digunakan dalam anestesi adalah morfib dan fentanil. kurang dari 1 menit. Dan preanestesi untuk propofol yaitu golongan narkotik sebagai analgesi. efek analgesia kurang dan menimbulkan aktivitas otot rangka tak terkendali. Nalokson merupakan antagonis opioid (menghambat kerja efek opioid) Propofol Profopol merupakan sedatif/hipnotik IV yang digunakan untuk menginduksi atau memelihara anestesi. .tidak sadar dan tidak merasakan sakit. Banyak diberikan secara IV. Kombinasi dengan pelemas otot yaitu parasimpatomimetik (isofluran) Barbiturat Golongan barniturat adalah Tiopental. Ketamin digunakan untuk anak .distribusinya luas ke jaringan tubuh. Bersifat anestetika kuat dan analgesia lemah. Memilih analgesik yang pasti pas . dari adiposa (gudang obatnya ) kemudian merembes berlahan2 kemudian dimetabolisbagai (bersama analgetika kuat gol opioid.. Benzodiazepin Banyak sekali golongan benzodiazepin yang digunakan untuk tujuan antiansietas (lihat bab ansietas) tetapi untuk penggunaan anestesi lebih banyak dignakan benzodiazepin jenis Lorazepam dan midazolam dimana efek anestesinya lebih kuat dibanding diazepam.anak dan dewasa muda untuk tindakan singkat. otot rangka dan jaringan adiposa. efek ketamin dapat meningkatkan aliran darah otak dan halusinasi pasca bedah (mimpi buruk) Kombinasi dengan barbiturat dengan tujuan untuk menghilangkan stadium mimpi buruk.

Ia . dan lain-lain. antalgin. yaitu reaksi alergi berat yang ditandai dengan melepuh dan membengkaknya selaput mukosa di rongga mulut. ada. ibuprofen. nyeri pasca operasi. demam. nyeri punggung. Obat analgesik mudah diperoleh di mana-mana. atau yang lain? Untuk nyeri ringan sampai sedang. seperti nyeri kanker. Bisa sakit kepala. Seorang mahasiwa pernah berkonsultasi tentang pengalamannya menggunakan obat anti nyeri natrium diklofenak setelah dia terkena cedera sehabis olahraga. sampai ke warung-warung kecil di sekitar kita. lambungnya terasa perih. Aku hanya menyarankan bahwa setelah tahu dia ternyata hipersensitif terhadap golongan obat ini. ketorolak. diklofenak. Obat-obat golongan anti inflamasi non-steroid (AINS) seperti yang disebut di atas umumnya memiliki efek samping pada lambung. Kelihatannya hanya obat sepele. sampai nyeri yang berat.Ada yang belum pernah merasakan nyeri ? Pasti semua orang sudah pernah merasakan nyeri. rematik. Ini memang reaksi alergi yang sulit diprediksi sebelumnya. tetapi jika pemilihan tidak tepat. Obat anti nyeri itu namanya analgesik. bisa-bisa malah mendapat masalah yang tidak diinginkan. Mengapa obat AINS menyebabkan gangguan lambung? Obat-obat AINS bekerja dengan cara menghambat sintesis prostaglandin. Dia mengalami reaksi obat yang disebut Stevens-Johnson syndrome. asam mefenamat. Seorang sejawat menceritakan bahwa setelah menggunakan piroksikam. kita bisa menggunakan obat-obat analgesik (pereda) nyeri tanpa resep. Apakah ada efek samping obat AINS yang bisa diprediksi atau lebih sering kejadiannya sehingga kita bisa menghindari penggunaannya? Ya. kulit kemerahan. meloksikam. Untuk nyeri berat tentu memerlukan analgesik yang lebih kuat seperti analgesik golongan narkotik yang harus diperoleh dengan resep dokter. Analgesik apa yang biasanya Anda gunakan ketika nyeri? Parasetamol. Prostaglandin sendiri adalah suatu senyawa dalam tubuh yang merupakan mediator nyeri dan radang/inflamasi. aspirin. nyeri haid. dll. maka dia harus hati-hati untuk memilih obat analgesik. dan beberapa gejala lain. piroksikam. jangan menggunakan obat sejenis apapun merk-nya.

golongan H2 bloker seperti simetidin atau ranitidin. Sedangkan COX-2. maka pilihlah yang efeknya terhadap lambung paling kecil. obat golongan AINS umumnya dalam bentuk bersalut selaput yang bertujuan mengurangi efeknya pada lambung. sedangkan COX-1 mestinya tetap dipertahankan. ternyata COX ini ada dua jenis. bisa diiringi penggunaannya dengan obat-obat yang menjaga lambung seperti antasid. dan nyeri atau radang pun reda.19 . Akibatnya? Lambung jadi terganggu«. golongan penghambat pompa proton seperti omeprazol atau lansoprazol. obat-obat AINS ini bekerja secara tidak selektif. Ia bisa menghambat COX-1 dan COX-2 sekaligus. yang menghasilkan prostaglandin yang menjadi mediator nyeri/radang. ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama. Tapi masalahnya. Bagaimana pengatasannya? Untuk mengatasi efek obat AINS terhadap lambung. untuk membentuk prostaglandin yang dibutuhkan untuk proses-proses normal tubuh. jika memang menyebabkan lambung perih atau sudah ada riwayat maag atau gangguan lambung sebelumnya.25 1. Ketiga. Tapi kawan. adalah enzim yang terbentuk hanya pada saat terjadi peradangan/cedera. Kekuatan efek samping obat ini terhadap lambung berbeda-beda antar satu obat dengan yang lain. Adapun urutannya dari yang paling berisiko pada beberapa obat AINS terhadap lambung adalah sebagai berikut : NSAID Indomethacin Naproxen Diclofenac Piroxicam Tenoxicam Meloxicam Ibuprofen Relative risk of GI complications 2. tetapi juga menghambat prostaglandin yang dibutuhkan untuk melindungi mukosa lambung.«.66 1. antara lain memberikan efek perlindungan terhadap mukosa lambung. sebenarnya yang perlu dihambat hanyalah COX-2 saja yang berperan dalam peradangan. maka prostaglandin tidak terbentuk.83 1.24 1..43 1. Jadi ia bisa menghambat pembentukan prostaglandin pada peradangan. yaitu disebut COX-1 dan COX-2. COX-1 ini selalu ada dalam tubuh kita secara normal. Dengan penghambatan pada enzim COX.terbentuk dari asam arakidonat pada sel-sel tubuh dengan bantuan enzim cyclooxygenase (COX). atau dengan sukralfat.73 1. Jadi. maka JANGAN DIGERUS atau DIKUNYAH. Kedua. sebaiknya digunakan setelah makan untuk mengurangi efeknya terhadap lambung.

valdecoxib. karena memenuhi harapan sebagian besar pasien yang harus mengkonsumsi AINS dalam jangka waktu lama. AINS juga sering disebut-sebut bisa memicu kekambuhan asma buat mereka yang sudah punya riwayat asma. Ia bersifat toksik di hati jika digunakan dalam dosis besar. ada pula COX-3. Mengapa ia sedikit beda dengan teman-temannya sesama pereda nyeri? Ya. Alternatif yang paling aman adalah parasetamol atau asetaminofen. mereka yang sudah punya riwayat gangguan lambung menghindari penggunaan obat-obat AINS ini. Juga merupakan analgesik pilihan untuk anak-anak maupun ibu hamil/menyusui. Tapi bukan berarti parasetamol tidak punya efek samping loo«. Efek samping parasetamol larinya ke liver/hati. bukan COX-1. tetapi lebih sebagai analgesik dan anti piretik (obat turun panas). dosis maksimal penggunaan parasetamol adalah 4 gram/sehari atau 8 tablet @ 500 mg/sehari.medscape. tetapi diduga hal ini berkaitan dengan dampak dari penghambatan terhadap enzim COX. yang terpicu kekambuhan asmanya jika minum aspirin. . Kok bisa ya? Tidak begitu pasti penyebabnya. maka efeknya lebih terpusat dan tidak menyebabkan gangguan pada lambung. dll. parasetamol memiliki sedikit perbedaan dalam target aksi obatnya. Efek samping AINS terhadap asma Selain berefek samping terhadap lambung.Sumber : http://www. Parasetamol tidak berefek sebagai anti radang. Penghambatan terhadap COX akan mengarahkan metabolisme asam arakidonat ke arah jalur lipoksigenase yang menghasilkan leukotrien. Leukotrien sendiri adalah suatu senyawa yang memicu penyempitan saluran nafas (bronkokonstriksi). Maka muncullah obat-obat coxib. Obat-obat ini sangat laris ketika pertama kali dimunculkan. Dengan penghambatan terhadap COX-3 di otak/sistem saraf pusat. Apa alternatif lainnya? Setelah mengetahui bahwa enzim COX yang lebih berperan dalam peradangan adalah COX-2. Mengapa parasetamol relatif aman terhadap lambung? Parasetamol termasuk obat lama yang bertahan lama sebagai analgesik. Melebihi itu. rofecoxib. parasetamol adalah pilihan yang aman. Karena itu. akan berisiko terhadap hati. penderita dengan riwayat asma juga harus hati-hati menggunakan obat-obat AINS. selain COX-1 dan COX-2. maka para ahli berpikir untuk membuat obat yang khusus menghambat COX-2 saja. Bahkan cukup banyak pula penderita asma yang sensitif terhadap aspirin. karena relatif aman terhadap lambung. Ada peneliti yang menyatakan bahwa COX-3 adalah varian dari COX-1. yang terdistribusi di sistem saraf pusat. Obat ini tersedia dalam berbagai merk.. Ternyata. yaitu celecoxib. Alternatif paling aman ya kembali ke parasetamol.com/viewarticle/537837 Tapi sebaiknya. tapi terhindar dari efek terhadap lambung. Karena itu. Maka buat mereka yang punya gangguan lambung.

Oke. ternyata tidak juga tuh.Apakah obat ini bebas dari efek samping? Hm«. Dan perlu diingat. demikianlah sekilas info. COX-1 juga mengkatalisis pembentukan tromboksan A2. Mengapa bisa terjadi? Ternyata penghambatan secara selektif terhadap COX-2 juga memunculkan masalah lain. maka nyeri masih mungkin akan muncul kembali. Jadi misalnya sakit kepala karena banyak hutang. ternyata walaupun ³cuma´ mencari obat penghilang sakit. COX-1. Jika penyebab sakitnya sendiri belum hilang. VIOXX (rofecoxib) yang sudah beredar di pasar. celecoxib (Celebrex) tetap masih boleh beredar tetapi perlu ada pelabelan ulang pada kemasannya. belilah di Apotek. Sementara itu. Jadilah gangguan kardiovaskuler seperti yang disebutkan di atas. sebaiknya obat penghilang sakit ini digunakan hanya jika perlu saja. di mana perlu dinyatakan bahwa obat ini harus digunakan secara hati-hati oleh mereka yang memiliki riwayat gangguan kardiovaskuler.. suatu senyawa dalam tubuh yang berperan dalam pembekuan darah dan bersifat vasokonstriktor (menyebabkan penyempitan pembuluh darah). Diketahui bahwa selain prostaglandin. : COX-2. pada tahun 2004 ditarik lagi dari peredaran oleh produsennya.« maka segeralah bayar hutangnya«« analgesik tidak bisa menyelesaikan masalah Anda. 10 COX-3. dan ini ternyata dapat menyebabkan meningkatnya risiko terbentuknya gumpalan-gumpalan darah kecil (blood clots) yang dapat menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah. Beberapa tahun setelah diluncurkan di pasar. juga perlu ada ilmunya. thromboxan » A2 Kategori : Obat Morfin Kimia y y y y y Tweet 0Share . maka pembentukan tromboksan jalan terus. Begitulah«. atau menghilangkan gejala.. dan carilah Apotekernya untuk berkonsultasi« Semoga bermanfaat« Komentar Kaitkata: AINS. Ketika COX-1 dibiarkan tidak terhambat. mulai ada laporanlaporan kejadian efek samping gangguan kardiovaskular pada penggunaan obat-obat ini. Karena itu. Komentar paracetamol. coxib. karena obat-obat ini sifatnya adalah simtomatik. yaitu terjadinya gangguan jantung iskemi atau stroke iskemi. Kalau masih bingung dalam memilih obat analgesik.

serta menambahkan. (M99). dan lain-lain. dan oxymorphone. agen membalikkan dalam kit Immobilon obat penenang hewan panah besar. (Trexan). Kelompok metil yang membuat morfin ke kodein dapat dihapus atau ditambahkan kembali. dan nalorphine (Nalline) untuk digunakan manusia dan juga antara antagonis terkuat yang dikenal. antitusif. Modifikasi morfin dan sintetik tersebut juga telah menimbulkan obat non-narkotika dengan menggunakan lain seperti muntah. semi-sintetik opioid Sebagian besar. Ini juga merupakan prekursor untuk obat. beberapa ratus kali kekuatan morfin untuk beberapa antagoinsts opioid kuat termasuk naltrexone nalokson (Narcan). Menjenuhkan. dihydrocodeine dan dihydromorphine. oksikodon & oxymorphone. termasuk heroin (diacetylmorphine). seperti diprenorphine (M5050). & C. dalam kasus bergerak gugus metil y . Menggabungkan modifikasi ini dengan penggantian 6-hidroksil dengan metilena 6-menghasilkan senyawa beberapa 1. atau memodifikasi ikatan 7-8 dan melampirkan gugus fungsional di 14 hydromorphinol hasil. anestesi lokal. Elemenelemen struktur morfin telah digunakan untuk membuat sepenuhnya obat sintetik seperti keluarga morphinan (levorphanol. obat penenang yang lain adalah morfin ultra-ampuh derivatif / analog struktural. Hubungan struktur-aktivitas morfin telah dipelajari secara ekstensif. yaitu. anestesi umum. atau memodifikasi kelompok fungsional untuk posisi ini.Morfin adalah alkaloid benzylisoquinoline dengan dua penutupan cincin tambahan. seperti dalam kodein dan morfin. menghapus. oksidasi gugus hidroksil untuk karbonil dan mengubah ikatan 7-8 untuk tunggal dari perubahan ganda kodein ke oksikodon. penghapusan atau modifikasi dari kelompok-kelompok fungsional untuk posisi 3 dan / atau 6 (dihydrocodeine dan terkait. Obat ini berkisar dari 25 persen kekuatan kodein atau sedikit lebih dari 2 persen dari kekuatan morfin. atau diganti dengan kelompok lain fungsional seperti etil dan orang lain untuk membuat analog kodein obat morfin yang diturunkan dan sebaliknya. xanax. mengurangi. nicomorphine). baik dari morfin dan kodein subkelompok. lebih dari 200 turunan morfin (juga menghitung obat kodein dan terkait) telah dikembangkan sejak kuartal terakhir abad 19. Penggantian grup N-metil morfin dengan hasil grup N-phenylethyl dalam produk yang 18 kali lebih kuat daripada morfin pada potensi agonis opiat nya. antikolinergik. Sebagai hasil dari studi yang luas dan penggunaan molekul ini. xanax & hidromorfon. stimulan. Rumus struktur morfin ditentukan pada tahun 1925 dan dikonfirmasi pada tahun 1952 ketika dua metode sintesis total juga diterbitkan. membuka. hidromorfon. dekstrometorfan dan lainnya) dan kelompok lain yang memiliki banyak anggota dengan kualitas seperti morfin. Morfin yang diturunkan dari agonis-antagonis obat juga telah dikembangkan. Sebagian besar morfin sah dihasilkan digunakan untuk membuat kodein oleh metilasi. menjenuhkan. Lampiran. diciptakan dengan memodifikasi satu atau lebih hal berikut: y y y Halogenating atau membuat modifikasi lainnya di posisi 1 dan / atau 2 pada kerangka karbon morfin. & c. analog Codeine obat morfin berbasis seringkali menjadi prodrugs obat kuat. atau perubahan lain untuk ikatan antara posisi 7 dan 8. menghilangkan.443 kali lebih kuat dari morfin. seperti etorphine. nicocodeine & nicomorphine. etorphine. lebih kuat daripada Bentley senyawa. relaksan otot.

hidrobromida. Erat terkait dengan morfin adalah morfin opioid-N-oksida (genomorphine) yang merupakan farmasi yang tidak lagi sama digunakan. oksidasi. hanya satu gram hidrat akan larut. persiapan herbal tidak berhubungan dengan nama yang sama) yang juga termasuk valerates dari kafein dan kokain. sitrat. garam bersifat asam. perusahaan farmasi menghasilkan garam sulfat dan hidroklorida obat. 5 atau 17. atau sejenisnya. mereka berdua pada sekitar pH = 5. biasanya seiring dengan perubahan lain untuk molekul di tempat lain di kerangka morfin. sebagai akibatnya. kodein menjadi heterocodeine yang 72 kali lebih kuat. dihydrocodeine dan lainnya. menghasilkan turunan yang kuat dari morfin dan kodein. Morfin Valerat dihasilkan industri merupakan salah satu bahan obat yang tersedia untuk kedua pemberian oral dan parenteral populer bertahun-tahun lalu di Eropa dan tempat lain yang disebut Trivalin (jangan bingung dengan curremt itu.y y fungsional dari posisi 3 sampai 6. dan Oleh karena itu enam kali lebih kuat daripada morfin Lampiran kelompok fungsional atau modifikasi lain pada posisi 14 (oxymorphone. sulfat. Untuk alasan ini. sebuah alkaloid yang ada dalam opium. memberikan keuntungan terapi baik dari opioid dan OAINS. asetat. laktat. Karena mereka berasal dari asam kuat tapi basa lemah. Dalam lima liter air. selain beberapa orang lain. Sejumlah garam dari morfin yang digunakan.5. Baik morfin dan bentuk terhidrasi nya. dan asetat. hydroiodide. nitrat dan beberapa orang lain. Seperti opiat codeine. morfin telah digunakan sebagai garam salisilat oleh beberapa pemasok dan dapat dengan mudah ditambah. Morfin askorbat dan garam lainnya seperti tannate itu. sitrat. morphenate Kalsium adalah antara dalam berbagai lateks dan metode poppy-jerami produksi morfin. oxycodone. C 17 H 19 NO 3 H 2 O. klorida. Garam terdaftar oleh Amerika Serikat Drug Enforcement Administration untuk pelaporan tujuan. Sedangkan pH larutan morfin jenuh hidrat adalah 8. berupa sebagai produk degradasi morfin. tartrat.. garam beberapa barbiturat morfin juga digunakan dalam masa lalu. 4. morfin garam dicampur dengan sedikit NaOH untuk membuat mereka cocok untuk injeksi. kurang umum methobromide. dengan yang paling umum digunakan secara klinis saat ini menjadi hidroklorida itu. adalah sebagai berikut: Bentuk morfin. baik yang lebih dari 300 kali lebih larut air dari molekul orang tua mereka. Seringkali hal ini dilakukan dengan obat-obatan yang diproduksi oleh reduksi katalitik. seperti morfin pectinate. yang sedikit larut dalam air. Valerat dan lain-lain dapat hadir dalam teh poppy tergantung pada metode persiapan. fosfat. meconate Morfin adalah bentuk utama dari alkaloid dalam opium. dan pseudomorphine. seperti / adalah morfin Valerat. dan bitartrate dan yang lain yang tercantum di bawah. garam & bentuk kimia untuk freebase rasio konversi . dengan versi yang mengandung kodein Valerat sebagai bahan keempat didistribusikan dengan nama Tetravalin. nalokson) Modifikasi pada posisi 2. garam asam menjadi prinsip aktif valerian. hidrogenasi. terutama yang lebih tua.

71 0.76 0.82 0.65 0.76 0.89 0.94 0.73 0.81 0.78 0.66 0.71 0.89 0.76 0.66 0.67 0.64 0.Garam atau obat Morfin (dasar) Morfin asetat Morfin sitrat Morfin bitartrate Morfin Stearate Morfin ftalat Morfin hidrobromida CSA jadwal II II II II II II II 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 9300 ACSCN Free dasar rasio konversi 1 0.51 0.81 .57 0.73 Morfin hidrobromida (2 H 2 O)II Morfin hidroklorida II Morfin hidroklorida (3 H 2 O) II Morfin hydriodide (2 H 2 O) Morfin laktat Morfin monohidrat Morfin meconate (5 H 2 O) Morfin mucate Morfin nitrat Morfin fosfat (1 / 2 H 2 O) Morfin fosfat (7 H 2 O) Morfin salisilat Morfin phenylpropionate Morfin methyliodide Morfin isobutyrate Morfin hipofosfit II II II II II II II II II II II II II 0.

74 0. Dengan demikian. yang menyebabkan efek subjektif heroin.75 1 0. János Kabay. dalam suasana gelap bawah tanah dan Morfin terlarang jarang dihasilkan dari kodein ditemukan di atas meja dan obat batuk rasa sakit.. Setelah di otak. alkaloid yang diendapkan oleh salah satu hidroksida amonium atau natrium karbonat.75 0.75 0. Prekursor opioid lain. Dalam opium poppy yang alkaloid terikat untuk asam meconic. Reaksi demethylation sering dilakukan dengan menggunakan piridin dan asam klorida. tetapi kebanyakan mereka adalah konsentrasi sangat rendah. . Morfin adalah alkaloid utama dalam opium mentah dan merupakan ~ 8-19% dari opium berat kering (tergantung pada kondisi pertumbuhan) Farmakologi heroin dan morfin adalah identik kecuali dua kelompok asetil meningkatkan kelarutan lipid molekul heroin.60 Produksi Seorang ahli kimia Hongaria.Morfin sulfat (5 H 2 O) Morfin tannate Morfin tartrat (3 H 2 O) Morfin Valerat Morfin metilbromida Morfin methylsulfonate Morfin-N-oksida Morfin-N-oksida quinate Pseudomorphine II II II II Aku Aku Aku Aku Aku 9300 9300 9300 9300 9305 9306 9307 9307 Tidak disebutkan'''' 0. Metode ini untuk mengekstrak dari tanaman dihancurkan dengan asam sulfat. tetapi tidak begitu kuat untuk bereaksi dengan molekul alkaloid. Opium poppy mengandung setidaknya 40 alkaloid berbeda. yang merupakan asam kuat daripada asam meconic. sehingga praktis alkaloid setiap orang pergi ke dalam larutan). kelompok-kelompok asetil dikeluarkan untuk menghasilkan morfin. heroin dapat dianggap sebagai bentuk yang lebih cepat bertindak morfin . Ekstraksi dilakukan dalam banyak langkah (satu jumlah tanaman hancur setidaknya enam sampai sepuluh kali diekstrak. ditemukan dan dipatenkan secara internasional metode untuk mengekstrak morfin dari jerami poppy. Dari solusi yang diperoleh pada langkah ekstraksi terakhir. menyebabkan ia melintasi penghalang darah-otak dan masuk ke otak lebih cepat.74 0. Langkah terakhir adalah memurnikan dan memisahkan morfin dari opium alkaloid lain.

dipropanoylmorphine dengan propionat. Sebagai alternatif. Seorang penulis deskripsi 2006 memproduksi heroin dari 100 mg serta beberapa 30 dan 15 mg MS-T'rusk tipe tablet menciptakan istilah Blue Heroin untuk membedakan nya. Morfin dapat. disuntik atau ditelan.6 diesters morfin. Cara lain untuk menggunakan atau menyalahgunakan morfin adalah dengan menggunakan reaksi kimia untuk mengubahnya menjadi heroin atau opioid lain lebih kuat. dibutanoylmorphine anhidrida dan disalicyloylmorphine dengan anhidrida asam masing-masing. dengan menggunakan teknik yang dilaporkan di Selandia Baru (dimana prekursor awal adalah kodein) dan di tempat lain dikenal sebagai rumah-panggang. dihydroetorphine. dan turunan kodein seperti acetylcodeine jika proses menggunakan morfin dibuat dari demethylating kodein dengan mencampur asetat anhidrida atau asetil klorida dengan morfin dan memasak di oven antara 80 dan 85 ° C selama beberapa jam. Konversi klandestin morfin untuk keton kelas hidromorfon atau turunan lainnya seperti dihydromorphine (Paramorfan).Sumber lain morfin terlarang berasal dari ekstraksi morfin dari produk morfin rilis diperpanjang. banyak kekuatan tablet tidak biru. heroin. desomorphine (Permonid). Karena heroin adalah salah satu dari serangkaian 3. kebiruan atau warna terkait seperti ungu. 6-monoacetylmorphine. dihydrocodeine. dan produk akhir cenderung untuk tidak biru. walaupun euforia ini menyediakan kurang walaupun mempertahankan beberapa efek extended-release dan properti extended-release sebabnya MST'rusk digunakan di beberapa negara bersama metadon. asam nikotinat (vitamin B3) dalam beberapa bentuk akan pelopor untuk 6-nicotinylmorphine. sehingga di final cairan injeksi yang coklat-ungu dan cukup kuat. Obat-obatan ini dalam produk akhir terbatas pada heroin. meskipun lapisan berwarna tablet biasanya dihapus sebelum memproses. dan morfin. Asam asetat glasial dapat digunakan untuk memperoleh campuran tinggi di 6-monoacetylmorphine. memerlukan peralatan laboratorium dari berbagai jenis. adalah mungkin untuk mengubah morfin untuk nicomorphine (Vilan) dengan menggunakan anhidrida nicotinic. dengan 6-MAM yang sama atau lebih dicari daripada heroin untuk alasan dijelaskan dalam artikel heroin Wikipedia. dan kodein untuk xanax (Dicodid). 3monoacetylmorphine. Morfin dapat diekstraksi dari produk ini dengan teknik ekstraksi sederhana untuk menghasilkan solusi morfin yang dapat disuntikkan. seperti MS-T'rusk. formulasi 24-jam levo-alpha-acetylmethadol (Laam) dan khusus hidromorfon untuk pemeliharaan dan detoksifikasi dari mereka secara fisik tergantung pada opioid. piritramide. Homebake atau heroin diproduksi secara sembunyi-sembunyi-lainnya yang dihasilkan dari tablet morfin diperpanjang-pembebasan dapat dikenal sebagai Blue Heroin karena warna biru dari beberapa tablet. metopon & c. tablet dapat hancur dan mendengus. buprenorfin. asam salisilat dapat menghasilkan analog salicyoyl 6MAM. dihydrocodeine (Paracodin) & c. 3-monoacetylmorphine. dan biasanya membutuhkan katalis mahal dan jumlah besar morfin di awal dan kurang umum tetapi masih telah ditemukan oleh pihak berwenang di . lebih terlibat. akan berubah menjadi apa yang biasanya campuran morfin. memakan waktu. mereka produknya atau dari homebake Selandia Baru bergaya sebagai proses lebih pendek dan dimulai dengan tablet dilapisi yang dalam kasus tablet 100 mg adalah pada atau di atas 35 persen per sulfat morfin berat. 6-monoacetylmorphine. dan sebagainya.

berbagai cara selama 20 tahun terakhir ini. .. Terjemahan ini disediakan sebagai kenyamanan. Dihydromorphine dapat asetat ke lain diester morfin 3. Website ini dan halaman web yang dimaksudkan untuk dibaca dalam bahasa Inggris. tidak semua terjemahan akan sempurna. will be attending the Society of Nuclear Med. yaitu diacetyldihydromorphine (Paralaudin).6. and regulators-to understand the causes behind avoidable morta.. a life sciences Company. specializing in the development and manufacture of radiopharmaceuticals. dan xanax ke tebakon. Wikipedia ® itu sendiri adalah merek dagang terdaftar dari Wikimedia Foundation. Inc powered by Last Update: 13.. prompting those in pain medicine-clinicians... medical devices and imaging agents. Ini menggunakan bahan dari artikel Wikipedia pada " Morfin "Semua bahan yang digunakan diadaptasi dari Wikipedia tersedia sesuai dengan ketentuan Creative Commons AttributionShareAlike License . psychiatric disorders and substance abuse contribute to opioid overdoseDeaths related to prescription opioid therapy are under intense scrutiny. Strontium-89Bio-Nucleonics. Setiap terjemahan dari situs dan halaman web yang mungkin tidak tepat dan tidak akurat secara keseluruhan atau sebagian. Bacaan lebih lanjut y y y y y y y Apa itu Morfin? Morfin Merek Morfin Sejarah Penggunaan Morfin Morfin Efek Samping Morfin Farmakologi Farmakokinetik Morfin Artikel ini berlisensi di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike License . Inc. June 2011 19:04 Peringatan: Halaman ini adalah terjemahan mesin halaman ini aslinya dalam bahasa Inggris. Harap diperhatikan karena terjemahan yang dihasilkan oleh mesin. patient advocates. Bio-Nucleonics resumes production of metastatic cancer drug. Recent Morphine News y y Risky behavior.

announced today that the U.y y y FDA issues revised PDUFA date for Lannett's Morphine Sulfate Oral Solution NDALannett Company. non-cancer pain patients with opioid-induced constipation (OIC)... A new report shows that heroin is metabolised to 6-MAM whi. 2011 for the company's 505(b)(2. . Food and Drug Administration (FDA) has issued a revised Prescription Drug User Fee Act (PDUFA) goal date of June 23. Research provides new understanding of how heroin affects the brainNew research from the Norwegian Institute of Public Health suggests that our understanding of how heroin affects the brain should be changed. Enrollment complete in Adolor's ADL5945 Phase 2 clinical study in opioid-induced constipationAdolor Corporation today announced that it has completed enrollment in its Phase 2 clinical evaluation of ADL5945 in chronic.S.. Inc..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful