Pasar persaingan sempurna

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa

Pasar persaingan sempurna (perfect competition) adalah sebuah jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang dijual bersifat homogen. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar dan hasil interaksi antara penawaran danpermintaan sehingga penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat memengaruhi harga dan hanya berperan sebagai penerima harga (price-taker). Barang dan jasa yang dijual di pasar ini bersifat homogen dan tidak dapat dibedakan. Semua produk terlihat identik. Pembeli tidak dapat membedakan apakah suatu barang berasal dari produsen A, produsen B, atau produsen C? Oleh karena itu, promosi dengan iklan tidak akan memberikan pengaruh terhadap penjualan produk.

Pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran yang ditandai oleh jumlah konsumen dan produsen sangat banyak dan tidak terbatas.

Ciri-ciri pokok persaingan sempurna adalah sebagai berikut: Banyak penjual dan pembeli Dalam pasar persaingan sempurna pengaruh individual sangat relatif kecil. Dengan demikian, penjual individu tidak mempunyai pengaruh terhadap harga penjualan mereka karena harga tersebut ditentukan oleh kondisi permintaan dan penawaran.

Produk-produk Homogen Dalam pasar persaingan sempurna, produk yang ditawarkan oleh para penjual yang saling bersaing adalah identik. Artinya produk tersebut secara fisik sama dan menurut anggapan konsumen semua produk tersebut serba sama antara satu dengan yang lain. Pasar yang bebas dimasuki dan ditinggalkan Oleh karene seorang produsen/ penjual hanya menghasilakan sebagian kecil saja dari barang/jasa yang ditawarkan, maka produsen dapat saja meninggalkan pasar dengan dengan mudah dan memasuki kembali

Konsumen mengatuhui kondisi pasar Kondisi pasar diketahui olehkonsumen sangat baik sehingga konsumen tidak dapat melakukan halhal yang bertentangan dengan kondisi pasar tersebut.

Faktor-faktor produksi bergerak bebas Faktor-faktor produksi dalam pasar persaingan sempurna dapat ebrgerak bebas karena banyaknya

Bentuk pasar persaingan sempurna sangat sulit ditemui dalam kehidupan sehari-hari. namun sangat bermanfaat untuk mempelajari konsep-konsep pasar lainnya dalam ilmu ekonomi. Homogenitas barang adalah syarat yang sulit dilaksanakan karena konsumen sering datang ke pasar heterogen. Konsekuensi dan ciri-ciri persaingan sempurna adalah sebagai berikut: Masing-masing penjual hanya berperan sebagai penerima harga Kurva permintaan yang dihadapi oleh setiap penjual secara individual berbeda dengan kurva permintaan pasar Produsen tidak perlu bersaing karena adanya homogenitas barang dan banyaknya produsen. Kebaikan pasar persaingan sempurna? Tidak terdapat kegiatan saling menyaingi antar penjual ? Penjual tidak mungkin melakukan perebutan harga karena harga dalah suatu yang harus diterima oleh para produsen.dan setiap penjual atau pun pembeli tidak dapat mempengaruhi pasar. . Barang yang ditawarkan penjual akan laku berapun jumlahnya tanpa mengalami penurunan harga. Keuntungan yang didapt oleh pedagang sudah dapat diprediksi karena harga tidak dapat dipengaruhi oleh pedagang Black market dapat muncul sewaktu-waktu.penjual dan pembeli. Barang yang akan ditawarkan penjual akan laku berapapun jumlahnya tanpa mengalami penurunan harga. (berbagai sumber) Pasar persaingan sempurna dapat didefinisikan sebagai suatu struktur pasar atau industri dimana ada banyak penjual dan pembeli. Tidak ada campur tangan pemerintah Harga ditentukan oleh mekanisme permintaan dan penawaran sehingga pemerintah tidak dapat ikut campur dlam penentuan harga. Harga tidak dapat ditawar lagi Adanya kemajuan IPTEK menyebabkan adanya persaingan produk dalam hal kualitas dan kuantitas antar produsen. Informasi tentang pasar telahdiketahui oleh saingan usaha dan usaha untuk menyaingi perusahaan lainnya tidak akan menghasilkan apa-apa. Penjual tidak mungkin melakukan persaingan harga dengan maksut merebut pasar karena harga dalaha sesuatu yang harus diterima oleh masing-masing produsen. Kelemahan-kelemahan pasar persaingan sempurna Pasar eprsaingan sempurna sulit dijumpai karena.

ia tidak akan menimbulkan perubahan ke atas harga pasar yang berlaku. Peranannya sangat kecil tersebut disebabkan karena jumlah produksi yang diciptakan produsen merupakan sebagian kecil saja dari keseluruhan jumlah barang yang dihasilkan dan diperjual-belikan. Apa pun tindakan perusahaan di dalam pasar tidak akan menimbulkan perubahan ke atas harga pasar yang berlaku. 2.shvoong. Tiap perusahaan mudah keluar atau masuk Sekiranya perusahaan rugi. Tapi dimisalkan juga kalau mereka memiliki pengetahuan yang sama mengenai keadaan pasar. Apa pun tindakan perusahaan dalam pasar. dan setiap penjual atau pun pembeli tidak dapat mempengaruhi keadaan di pasar. 3. Setiap perusahaan mudah keluar atau masuk .com/business-management/1971685-ciri-ciri-pasar-pesaingan-sempurna/#ixzz1Pd5Sog00 Ciri-ciri pasar persaingan sempurna Pasar persaingan sempurna dapat didefinisikan sebagai suatu struktur pasar atau industri dimana terdapat banyak penjual dan pembeli. Dampaknya. Sumber: http://id.dan ingin meninggalkan industri tersebut.I. Sebaliknya apabila ada perusahaan yang ingin melakukan kegiatan di industri itu.yaitu mereka mengetahui tingkat harga yang berlaku dan perubahan-perubahan ke atas harga tersebut.pembeli tidak dapat membedakan manakah produksi dari perusahaan A dan manakah produksi dari perusahaan B. Ciri-ciri selengkapnya dari pasar persaingan sempurna adalah seperti yang diuraikan dibawah ini : Perusahaan adalah pengambil harga Pengambil harga atau price taker berarti suatu perusahan yang ada di dalam pasar tidak dapat menentukan atau mengubah harga pasar. Karenanya.maka langkah ini dengan mudah dilakukan. Perusahaan adalah price taker Price taker atau Pengambil harga artinya suatu perusahaan yang ada di dalam pasar tidak dapat menentukan atau mengubah harga pasar. Menghasilkan barang homogen Maksudnya adalah tidak terdapat perbedaan yang nyata diantara barang-barang yang dihasilkan suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Sehingga barang-barang ini tidak mudah dibeda-bedakan. Pembeli mempunyai pengetahuan yang sempurna mengenai pasar Dalam pasar persaingan sempurna ini dimisalkan bahwa jumlah pembeli adalah sangat banyak.para produsen tidak bisa menjual produknya dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasar. Seorang produsen terlalu kecil peranannya didalam pasar sehingga tidak dapat mempengaruhi penentuan harga atau tingkat produksi dipasar.produsen dengan mudah melakukan kegiatan yang diinginkannya. Harga barang di pasar ditentukan oleh interaksi diantara keseluruhan produsen dan keseluruhan pembeli. Ciri-ciri pasar persaingan sempurna antara lain : 1. Harga pasar ditentukan oleh interaksi antara keseluruhan pembeli dan keseluruhan penjual. 4.

Sebagai akibat dari efek ini.. Barang seperti itu dinamakan dengan istilah barang identical atau homogenous. 2. seperti menaikkan atau menurunkan harga dan menaikkan atau menurunkan produksi. baik secara legal maupun dalam bentuk lain secara keuangan atau secara kemampuan teknologi.Karena barang-barang tersebut adalah sangat serupa para pembeli tidak dapat membedakan yang mana dihasilkan produsen A atau B atau produsen yang lainnya. yaitu mereka mengetahui tingkat harga yang berlaku dan perubahan-perubahan ke atas harga tersebut. Pembeli mempunyai pengetahuan yang sempurna mengenai pasar Dalam pasar persaingan sempurna juga dimisalkan bahwa jumlah pembeli adalah sangat banyak. Sifat ini menyebabkan apa pun yang dilakukan perusahaan. Namun demikian dimisalkan pula bahwa masing-masing pembeli tersebut mempunyai pengetahuan yang sempurna mengenai keadaan dipasar. Akibatnya para produsen tidak dapat menjual barangnya dengan harga yang lebih tinggi dari yang berlaku di pasar. tidak ada gunanya kepada perusahaan-perusahaan untuk melakukan persaingan yang berbentuk persaingan bukan harga atau nonprice competitionatau persaingan dengan misalnya melakukan iklan dan promosi penjualan. Tidak terdapat perbedaan yang nyata diantara barang yang dihasilkan suatu perusahaan lainnya. Sebagai akibatnya produksi setiap perusahaan adalah sangat sedikit kalau dibandingkan dengan jumlah produksi dalam industri tersebut. Sama sekali tidak terdapat hambatan-hambatan. misalnya kepada perusahaan-perusahaan untuk memasuki atau meninggalkan bidang usaha tersebut. Barang yang dihasilkan seorang produsen merupakan pengganti sempurna kepda barang yang dihasilkan oleh produsen-produsen lain. sedikit pun ia tidak mempengaruhi harga yang berlaku dalam pasar/industri tersebut. langkah ini dapat dengan mudah dilakukan. Menghasilkan barang serupa Barang yang dihasilkan berbagai perusahaan tidak mudah untuk dibeda-bedakan. yaitu jumlah perusahaan sangat banyak dan masingmasing perusahaan adalah relative kecil kalau dibandingkan dengan keseluruhan jumlah perusahaan di dalam pasar.4 Kebaikan dan keburukan pasar persaingan sempurna . Sifat ini meliputi dua aspek. Barang yang dihasilkan sangat sama atau serupa.Sekiranya perusahaan mengalami kerugian. Terdapat banyak perusahaan di pasar Sifat inilah yang menyebabkan perusahaan tidak mempunyai kekuasaan untuk mengubah harga. Cara ini tidak efektif untuk menaikkan penjualan karena pembeli mengetahui bahwa barang-barang yang dihasilkan berbagai produsen dalam industri tersebut tidak ada bedanya sama sekali. dan ingin meninggalkan industri tersebut. produsen tersebut dapat dengan mudah melakukan kegiatan yang diinginkannya tersebut. Sebaliknya apabila ada produsen yang ingin melakukan kegiatan di industri tersebut.

b. Telah dijelaskan bahwa didalam jangka panjang perusahaan dalam persaingan sempurna akan mendapat untung normal. Untuk menghasilkan suatu tingkat produksi berbagai corak gabungan faktor-faktor produksi dapat digunakan.Pasar persaingan sempurna memiliki bebarapa kebaikan dibandingkan pasar-pasar yang lainnya antara lain : 1. Syarat ini harus dipenuhi pada setiap tingkat produksi. yaitu pada waktu kurva AC mencapai titik yang paling rendah. Telah juga dijelaskan bahwa dalam persaingan sempurna harga = hasil penjualan marjinal. Apabila suatu industri mencapai keadaan tersebut maka tingkat produksinya dikatakan mencapai tingkat efisiensi produksi yang optimal. Efisiensi Alokatif Untuk melihat apakah efisiesi alokatif dicapai atau tidak. terlebih dahulu akan diterangkan dua konsep efisiensi yaitu: a. Yang pertama. untuk setiap tingkat produksi. Dengan demikian. . Gabungan yang paling efisien adalah gabungan yang mengeluarkan biaya yang paling sedikit. Efisiensi produktif : Untuk mencapai efisiensi produktif harus dipenuhi dua syarat. sesuai dengan arti efisiensi produktif yang telah dijelaskan dalam jangka panjang efisiensi produktif selalu dicapai oleh perushaan dalam persaingan sempurna. Syarat yang kedua. produksi harus terus dilakukan sehingga tercapai keadaan dimana harga=biaya marjinal. dan untung normal ini akan dicapai apabila biaya produksi adalah yang paling minimum. kedua jenis efisiensi ynag dijelaskan diatas akan selalu wujud. Efisiensi dalam persaingan sempurna Didalam persaingan sempurna. Berarti untuk setiap kegiatan ekonomi. perlulah dilihat apakah alokasi sumber-sumber daya keberbagi kegiatan ekonomi/produksi telah dicapai tingkat yang maksimum atau belum. Persaingan sempurna memaksimumkan efisiensi Sebelum menerangkan kebaikan dari pasar persaingan sempurna ditinjau dari sudut efisiensi. Kesamaan ini membuktikan bahwa pasar persaingan sempurna juga mencapai efisiensi alokatif. Dengan demikian didalam jangka panjang keadaan ini berlaku: harga = hasil penjualan marjinal = biaya marjinal. Dan didalam memaksimumkan keuntungan syaratnya adalah hasil penjualan marjinal = biaya marjinal. Alokasi sumber-sumber daya mencapai efisiensi yang maksimum apabila dipenuhi syarat berikut : harga setiap barang sama dengan biaya marjinal untuk memproduksi barang tersebut. industri secara keseluruhan harus memproduksi barang pada biaya rata-rata yang paling rendah. Dengan cara ini produksi berbagai macam barang dalam perekonomian akan memaksimumkan kesejahteraan masyarakat. biaya yang dikeluarkan adalah yang paling minimum. Dari kenyataan bahwa efisiensi produktif dan efisiensi alokatif dicapai didalam pasar persaingan sempurna. dan biaya produksi yang paling minimal.

efisiensilah yang menjadi factor yang menentukan pengalokasinya. Ketidakkekalan keuntungan dari mengembangkan teknologi ini menyebabkan perusahaan-perusahaan tidak terdorong untuk melakukan perkembangan teknologi dan inovasi. Juga kebebasaannya untuk memilih barang yang dikonsumsikannya menjadi terbatas. penggunaannya mungkimn sangat efisien. Disamping memiliki kebaikan-kebaikan. Penyelidikan seperti itu sering kali sangat mahal biayanya dan tidak dapat dipikul oleh perusahaan yang kecil ukurannya. Tidak seorang pun mempunyai kekuasan untuk menentukan corak pengalokasiannya. Disamping oleh alasan yang disebutkan diatas. adakalanya merugikan. Ditinjau dari sudut pandangnan perusahaan. Selanjutnya dengan adanya kebebasaan untuk memproduksikan berbagai jenis barang maka masyarakat dapat mempunyai pilihan yang lebih banyak terhadap barang-barang dan jasa-jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhannya. Persaingan sempurna tidak mendorong inovasi Dalam pasar persaingan sempurna teknologi dapat dicontoh dengan mudah oleh perusahaan lain. 3. jumlah produksi dan jenis barang yang diproduksikan. Persaingan sempurna adakalanya menimbulkan biaya sosial Didalam menilai efisiensi perusahaan yang diperhatikan adalah cara perusahaan itu menggunakan sumber-sumber daya. Akan tetapi. segolongan ahli ekonomi juga berpendapat kemajuan teknologi adalah terbatas dipasar persaingan sempurna karena perusahaan-perusahan yang kecil ukurannya tidak akan mampu untuk membuat penyelidikan untuk mengembangkan teknologi yang lebih baik. Begitu pula dalam menentukan bagaimana faktor-faktor produksi digunakan dalam masyarakat. perusahaanperusahaan lain dalam waktu singkat juga dapat berbuat demikian. Dan masyarakat mempunyai kebebasan yang penuh keatas corak pilihan yang akan dibuatnya dalam menggunakan factor-faktor produksi yang mereka miliki. 2. pasar persaingan sempurna juga memiliki keburukankeburukan antara lain : 1. Kebebasan bertindak dan memilih Persaingan sempurna menghindari wujudnya konsentrasi kekuasaan di segolonan masyarakat.2. Oleh sebab itulah keuntungan dalam jangka panjang hanyalah berupa keuntungan normal. Karena walaupun pada mulanya suatu perusahaan dapat menaikkan efisiensi dan menurunkan biaya. ditinjau dari sudut kepentingan masyarakat. Membatasi pilihan konsumen . Pada umumnya orang berkeyakinan bahwa konsentrasi semacam itu membatasi kebebasan seseorang dalam melakukan kegiatannya dan memilih pekerjaan disukainya. Sebagai akibatnya suatu perusahaan tidak dapat meemperoleh keuntungan yang kekal dari mengembangkan teknologi dan teknik memproduksi yang baru tersebut. kecil akan yang lebih Didalam pasar yang bebas tidak seorang pun mempunyai kekuasaan dalam menentukan harga.

Biaya dalam pasar persaingan sempurna mungkin lebih tinggi Didalam mengatakan biaya produksi dalam pasar persaingan sempurna adalah paling minimum. Pembeli mempunyai pengetahuan yang sempurna . Perusahaan-perusahaan dalam bentuk pasar lainnya mungkin dapat mengurangi biaya produksi sebagai akibat menikmati skala ekonomi. BAB III PENUTUP 3. Menghasilkan barang yang serupa d. 4. 5. Pemisalan ini tidak selalu benar.tersirat (yang tidak dinyatakan)pemisalan bahwa biaya produksi tidak berbeda.perkembangan teknologi dan inovasi. Distribusi pendapatan tidak selalu rata Suatu corak distribusi pendapatan tertentu menimbulkan suatu pola permintaan tertentu dalam masyarakat. Perusahaan adalah pengambil harga b. dan setiap penjual atau pun pembeli tidak dapat mempengaruhi keadaan di pasar. Terdapat banyak perusahaan di pasar e. Setiap perusahaan mudah keluar atau masuk c. Pola permintaan tersebut akan menentukan bentuk pengalokasian sumber-sumber daya. Ini berarti distribusi pendapatan menentukan bagaimana bentuk dari penggunaan sumber-sumber daya yang efisien. Kalau distribusi pendapatan tidak merata maka penggunaan sumber-sumber daya (yang dialokasikan secara efisien) akan lebih banyak digunakan untuk kepentingan golongan kaya.1 KESIMPULAN Kesimpulan yang dapat diambil dari karya tulis ini adalah : Pasar persaingan sempurna dapat didefinisikan sebagai suatu struktur pasar atau industri dimana terdapat banyak penjual dan pembeli. konsumen mempunyai pilihan yang terbatas untuk menentukan barang yang akan dikonsumsinya.Karena barang yang dihasilkan perusahaan-perusahan adalah 100 persen sama. Ciri-ciri dari pasar persaingan sempurna adalah a.

Sifat-sifat pasar persaingan sempurna : . Contoh produknya adalah seperti beras. Persaingan sempurna memaksimumkan efisiensi b. Persaingan sempurna tidak mendorong inovasi b.Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata . Oligopoli dan Monopoli Tue.Barang yang dijual sejenis.Kebaikan dan keburukan dari pasar persaingan sempurna Kebaikannya : a. 09/05/2006 . Persaingan sempurna adakalanya menimbulkan biaya social c.Persaingan Sempurna.Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply) . Biaya produksi dalam persaingan sempurna mungkin lebih tinggi e. Distribusi pendapatn tidak selalu merata Bentuk-Bentuk Struktur Pasar Konsumen .Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar . serupa dan mirip satu sama lain . Monopolistik. Oligopoli dan Monopoli 1. Pasar Persaingan Sempurna Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak.Penjual bersifat pengambil harga (price taker) . dan lain-lain. Monopolistik.Posisi tawar konsumen kuat . Kebebasan bertindak dan memilih Keburukannya : a. kentang.Persaingan Sempurna.Sensitif terhadap perubahan harga .Jumlah penjual dan pembeli banyak . Membatasi pilihan konsumen d. batubara.12:58am — godam64 Bentuk-Bentuk Struktur Pasar Konsumen . gandum.

perusahaan listrik negara (pln).Hanya terdapat satu penjual atau produsen . Pasar Oligopoli Pasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Contohnya seperti microsoft windows.Produsen atau penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga . Monopoli Konsep Pasar Monopoli . Contoh industri yang termasuk oligopoli adalah industri semen di Indonesia.Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang banyak . yaitu di mana hanya terdapat satu pembeli saja yang membeli produk yang dihasilkan. Sifat-sifat pasar monopolistik : . Sifat-sifat pasar monopoli : .Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses . perusahaan kereta api (perumka). industri mobil di Amerika Serikat.Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan .2.Perubahan harga akan diikuti perusahaan lain 4.Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar . Pasar Monopolistik Struktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis.Untuk unggul diperlukan keunggulan bersaing yang berbeda .Monopoli adalah sesuatu yang dilarang di Republik Indonesia yang diperkuat dengan undang-undang anti monopoli. . Contoh produknya adalah seperti makanan ringan (snack). dan lain sebagainya. namun di mana konsumen produk tersebut berbeda-beda antara produsen yang satu dengan yang lain.Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli .Monopsoni adalah kebalikan dari monopoli. dan sebagainya.Relatif mudah keluar masuk pasar 3.Harga produk yang dijual relatif sama . nasi goreng.Mirip dengan pasar persaingan sempurna . Sifat-sifat pasar oligopoli : . pulpen.Tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses Tambahan : . dan sebagainya.Brand yang menjadi ciri khas produk berbeda-beda . buku.Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh sumber daya yang sulit didapat . Pasar Monopoli Pasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari satu produsen atau penjual.

belum tentu ia dapat memperoleh keuntungan yang besar. hal ini mungkin saja terjadi bila biaya produksi berada di atas harga pasar. . Pada saat sekarang perusahaan yang seratus persen bersifat monopoli jarang ditemui. yaitu pemusatan kekuatan ekonomi oleh satu pelaku usaha/penjual yang mengakibatkan dikuasainya produksi dan atau pemasaran atas barang dan jasa tertentu sehingga menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan dapat merugikan kepentingan umum. Bagi perusahaan monopolis. Tetapi merekapun harus menghadapi persaingan dari industri lain. dan untuk jangka panjang tidak ada perusahaan yang benar-benar bebas dari serangan pesaing. kurva penerimaan marginal (MR) lebih rendah dari harga.Pasar monopoli timbul akibat adanya praktek monopoli. monopoli didefinisikan suatu penguasaan atas produksi dan/atau pemasaran barang dan/atau atas penggunaan jasa tertentu oleh satu pelaku usaha atau satu kelompok usaha. Sehingga kurva permintaan yang ada di monopoli sama dengan kurva permintaan pasar. kurva penerimaan rata-rata (AR) dan kurva penerimaan marginal (MR) dapat ditentukan. gas. air dan listrik yang benar-benar dikuasai oleh penjual tunggal (di Indonesia dipegang oleh perusahaan pemerintah). Di dalam pasal 1 angka 1 UU Antimonopoli. Walaupun di pasar monopoli penjual tidak memiliki saingan. karena penjual harus menurunkan harga dengan tujuan barangnya dapat terjual. Berarti yang dimaksud dengan pasar monopoli adalah suatu bentuk hubungan antara permintaan dan penawaran yang dikuasai oleh satu pelaku ekonomi terhadap permintaan seluruh konsumen. mungkin hanya beberapa komoditi jasa seperti telepon. artinya kemungkinan pasar monopoli tidak akan ada lagi. Di mana pada kurva permintaan pasar.

Pasar/bidang usaha tidak dapat dimasuki oleh pihak lain sebagai perusahaan penentu harga (price setter).Pasar monopoli dapat dicirikan oleh beberapa hal berikut ini. 4. Pengertian Pasar Monopoli Pasar Monopoli adalah situasi pasar dimana hanya ada satu penjual produk. maka perusahaan monopoli disebut 1. Mengingat akan hal itu dalam pasar monopoli tidak ada pesaing bagi yang melakukannya. 3. artinya tidak ada barang yang dapat menggantikan fungsi dari barang tersebut. dan tidak ada produk lain yang menjadi pengganti (no substitutes) dari produk yang diperdagangkan oleeh si monopolis (monopolis adalah orang yang menjalankan monopoli). Seluruh bagian pasar yang bersangkutan. dia sendirilah yang menguasainya. sehingga si monopolis tidak perlu mempertimbangkan pengaruh firm lain terhadap ketetapannya mengenai harga maupun jumlah yang diperdagangkan. Hanya terdapat satu penjual/produsen yang menguasai seluruh penawaran atas barang dan jasa tertentu Barang dan jasa yang dijual tidak memiliki substitusi yang dekat. yang ada hanya barang pengganti yang berbeda sifatnya seperti gas. . diantaranya: 1. 2. Penentuan harga dilakukan dan dikuasai oleh perusahaan. di pasar itu tiada terdapat barang lain yang sejenis. dengan perkataan lain. Contoh: tidak ada barang pengganti yang bersamaan sifatnya dengan listrik.

dengan skala produksi penjual yang minimum tetapi terdapat keterbatasan pasar sehingga permintaan pasar dapat dipenuhi oleh satu penjual saja. Misalnya. Sebab kesemua pedagang itu bukan merupakan substitut yang baik buat sabun. yang berperan penting dalam menghasilkan produk Q (faktor produksi strategis) adalah X3. X3. 2. jenis pasar monopoli ini sangat jarang tidak mendapat persaingan dari penjual lain. KAI tidak mengalami persaingan secara langsung tetapi PT. b Terbatasnya pasar dibandingkan dengan skala produksi penjual. Kondisi MC dan Ac yang menurun terjadi karena penjual dalam menghasilkan produk menggunakan teknologi sehingga kegiatan produksi menjadi efisien. Barang yang ada dalam pasar monopoli tidak ada yang sama. Apabila penjual tunggal mengahasilkan dan menjual produk dengan pemberian hak monopoli oleh pemerintah untuk menghasilkan dan menjual produk tersebut. Ada hambatan atau rintangan (barriers) bagi perusahaan baru yang akan masuk dalam pasar monopoli. Terbatasnya pasar akan memberikan ruang gerak yang sempit yang hanya akan memberikan ruang hidup yang hanya cukup unuk satu penjual saja. Misalnya terdapat monopoli sabun.Dalam kehidupan perkonomian faktual. misalnya sepatu. • Faktor Penghambat Teknis antara lain: a Apabila penjual tunggal menghasilkan dan menjual produk dengan kondisi biaya marjinal (marginal cost atau MC) dan biaya rata-rata (Average Cost atau AC) yang menurun pada berbagai kemungkinan tingkat produk. KAI akan menghadapi persaingan secara tidak langsung dari jasa transportasi darat lainnya. KAI tidak menghadapi persaingan secara langsung dari perusahaan kereta api lainnya karena samapi saat ini memang tidak ada penyelenggara jasa transportasi darat kereta api dari swasta walaupun PT. 3. kaset. Penjual tunggal berhak menguasai pasar yang dimonoplinya. Kereta api jurusan Yogyakarta-Surabaya tidak akan mendapat persaingan secara langsung dari kereta api lainnya. dan sebagainya. 2. tetapi jangan diartikan bahwa tidak ada pedagang lain selain pedagang sabun. maka disana hanya ada satu pedagang sabun dan tidak ada pedagang sabun yang lain. rokok. Dengan demikian. Apabila penjual mampu menghasilkan produk dengan MC dan AC yang menurun maka penjual dapat menjual produknya dengan harga yang lebih murah. Kereta Api Indonesi (PT. KAI). jadi apabila ada penjual yang mampu mendapatkan dan menguasai faktor produksi X3 maka penjual tersebut akan menjadi satu-satunya penjual yang mampu menghasilkan dan menjual produk Q. Dengan pemberian hak monopoli tersebut . Tetapi akan menghadapi persaingan secara tidak langsung dari bus-bus yang melakukan perjalanan Yogyakarat-Surabaya. Jenis barang yang diproduksi tidak ada penggantinya (no substitutes) “yang mirip”. di pasar hanya terdapat satu penjual produk Q. yaitu faktor penghambat teknis dan faktor penghambat legal. Meskipun dalam suatu pasar misalnya hanya terdapat satu penjual sehingga tidak ada pesaing secara langsung dari penjual lain. diantara faktor produksi X1. diantaranya: 1. Dalam hal ini kita bisa mengambil contoh PT. Harga yang lebih murah memaksa penjual lain untuk keluar meninggalkan pasar tersebut dan apabila monopoli sudah terbentuk akan menyulitkan penjuan lain untuk masuk ke pasar tersebut karena penjual lain harus menghasilkan pada tingkat produk yang relatif rendah yang akan mengakibatkan biaya produksi yang lebih tinggi. c Penguasaan faktor produksi strategis yang digunakan dalam menghasilkan produk. dan juga travel. antara lain: 1. KAI merupakan badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menyelenggarakan jasa transportasi darat. PT. Di dalam pasar hanya terdapat satu penjual. Oleh karena itu. X2. Faktor penghambat ini ada dua macam. tanpa ada campur tangan dari pihak manapun. tetap ada. Ciri-ciri Pasar Monopoli Pasar monopoli mempunyai beberapa ciri. PT. • Faktor pengahambat legal. tetapi penjual tunggal tersebut akan menghadapi pesaing secara tidak langsung dari penjual lain yang mnghasilkan produk yang dapat merupakan alternatif produk pengganti yang tidak sempurna. misalnya bus.

Misalnya monopoli yang dipegang oleh PT ASTRA Internasional. Adanya penguasa bahan mentah (sumber daya) tertentu. sehingga sampai sekarang orang sering menyebut tustel dengan sebutan kodak. Penyebab terjadinya monopoli Ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya monopoli. 4. dan menemukan faktor produksi baru. Pemberian hak paten oleh pemerintah kepada penjual tersebut berarti akan menutup kemungkinan penjual lain untuk menghasilkan produk tersebut. Adanya penguasaan teknik produksi tertentu atau memiliki keunggulan teknologi. Penjual tunggal ini tidak dipengaruhi dan tidak mempengaruhi harga serta output dari produk-produk lain yang dijual dalam perekonomian. 5. Misalnya karena faktor luas pasar yang terlalu besar sehingga tidak memungkinkan untuk dilayani oleh lebih dari satu penjual. Hal ini terjadi karena diperoleh secara institusional (kelembagaan). 2. menemukan teknologi baru. 4. Adanya lisensi (izin). Karena listrik merupakan kebutuhan vital masyarakat secara luas. seperti menemukan cara berproduksi yang baru. sebab perusahaan lama yang memegang monopoli sudah mempunyai pengalaman yang lebih luas dan mempunyai kekayaan non material atau good will dari masyarakat. Hak patent ini diberikan oleh departemen kehakiman dan mempunyai masa berlaku tertentu. Namun demikian sangat sulit ditemui bahwa dalam suatu perekonomian yang saling tergantung. Perusahaan Listrik Negara (PLN). Tentu saja barang pengganti itu sangat dimungkinkan ada walaupun bentuknya tidak mirip. Pemberian hak franchise oleh penjual lain kepada suatu penjual dengan merk pemberi hak di suatu wilayah berarti akan menutup kemungkinan penjual lainnya untuk menghasilkan produk tersebut.maka akan menutup kemungkinan penjual lain untuk menghasilkan dan menjual produk tersebut. 2. Misalnya penguasaan teknik foto. Dengan demikian. diantaranya: 1. Selama jangka waktu tersebut maka tidak ada orang lain yang dapat memproduksi barang yang sama. Satu produsen yang memiliki teknik atau keunggulan teknologi jauh diatas calon pesaingnya. Hak paten adalah hak yang diberikan pemerintah kepada seseorang atau produsen yang telah berhasil menemukan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi produsen. karena jika memproduksi maka akan dituntut ke pengadilan. 3. Misalnya. maka penguasaan atau pengelolanya ditangani oleh pemerintah seperti yang tercantum dalam UUD 1945. yaitu monopoli unutk perakitan dan penjualan mobil baru merk TOYOTA. Adanya monopoli yang diperoleh secara alamiah (tidak perlu adanya hak patent atau lisensi). Misalnya Graham Bell untuk pesawat telepon dan Thomas Edison untuk bola lampu pijar. maka pasar barangbarang tersebut akan dikuasai oleh si monopolis. Selama teknik produksi tidak ada yang meniru. Satu jenis produk tertentu mungkin hanya dapat dihasilkan dengan menggunakan faktor produksi tertentu. Satu produsen menemukan caracara produksi baru atau menghasilkan produk jenis baru kemudian dimintakan hak patent pada pemerintah. Masuknya perusahaan baru biasanya tidak akan menguntungkan. satu perusahaan yang memiliki tanah atau hutan yang menghasilkan jenis kayu tertentu (ukir misalnya) maka perusahaan tersebut mempunyai kedudukan monopoli untuk produksi kayu ukir. Apabila penjual tunggal menghasilkan produk dengan pemberian hak paten oleh pemerintah untuk menghasilkan produk tersebut. ada seseorang yang dapat menjual suatu produk yang tidak ada penggantinya. Pemberian hak paten ini bisa dikatakan lebih bersifat perlindungan dari segi hukum sebagai bentuk pengakuan terhadap karya seseorang. 3. dulu hanya da pada (kodak). Dalam hal ini produsen mendapatkan monopoli untuk menghasilkan barang tersebut. produsen yang memiliki hak franchise akan menjadi monopolis. 3. untuk satu periode tertentu dapat mempunyai kedudukan monopoli. Untuk mendapatkan hak patent ini biasanya harus didahului oleh adanya suatu penemuan. Oleh sebab itu pendatang baru akan dapat bertahan jika . untuk menyebut komputer. Demikian pula dengan IBM. Hak franchise adalah hak yang diberikan oleh penjual lain kepada penjual atau produsen untuk menghasilkan produk dengan merk pemberi hak di suatu wilayah. Penjual tunggal menghasilkan produk dengan pemberian hak franchise oleh penjual lain untuk menghasilkan produk dengan merk tersebut di suatu wilayah. Adanya penguasaan hak patent untuk produk tertentu (merupakan unsur yuridis).

Keputusan untuk menetapkan output dan harga pada pasar monopoli pada dasarnya sama seperti pada pasar persaingan sempurna.1.1 maksimasi laba monopoli Pada saat laba maksimum. Perbedaan pada titik bentuk kurva permintaan total (TR). maksimum laba dicapai pada saat kemiringan kurva TR sama dengan kemiringan kurva-kurva biaya total jangka pendek (SRTC). atau MC = MR. dan sebaliknya jika harga naik maka permintaan akan turun. besarnya laba adalah selisih antara penerimaan total (TR) dengan biaya total (TC).2 menentukan Output dan harga pada gambar 1.1 akan memperlihatkan perbedaan yang menyolok antara model monopoli dan model persaingan sempurna. Pada gambar 1. Atau sama dengan laba per unit (CP1) kali jumlah output (0Q1) = CP1AB. Jadi memaksimumkan perbedaan antara penerimaan total (TR) dan biaya total jangka pendek (SRTC). yaitu: TR = P x Q TR = 0P1 x 0Q1 = 0P1AQ1 TC = AC x Q TC = 0C x 0Q1 = 0CBQ1 Jadi. Output sebanyak Q1 tersebut ditentukan oleh titik potong antara kurva marjinal Revenue (MR) dan kurva short run marjinal cost (SRMC). 4. Lihat gambar 1. lababersih sebesar 0P1AQ1 dikurangi 0CBQ1 = CP1AB. yaitu jika harga diturunkan maka permintaan akan naik. maka output sebanyak Q1 dan harga ekuilibrium tentunya ditentukan dari kurva permintaanya.2 berikut: P SRMC SRAC P1 A1 CB MR D 0 Q1 Q Gambar 1. Atau sama halnya mencari kuantitas produksi yang akan menyamakan antara biaya marjinal (marjinal cost) dengan pendapatan marjinal (marginal Revenue). kemiringan TR berarti MR dan kemiringan TC jangka pendek berarti SRMC (short run marjinal cost).mempunyai teknologi yang lebih efisien. Padahal. Kurva penerimaan total (TR) pada monopoli berbentuk huruf U terbalik. Harga dan Output pada Pasar Monopoli Jumlah output yang ditawarkan oleh pengusaha tergantung dari titik optimum usahanya. . Gambar 1.2. Hal ini disebabkan oleh sifat permintaan yang dihadapi oleh monopoli. Sehingga dapat kita rumuskan bahwa maksimum dicapai jika MR = SRMC P SRTC R S TR 0 Q1 Q gambar 1.

Gambar dibawah ini akan menyajikan ketiga kualifikasi diskriminasi harga. maka ia dapat memperoleh keuntungan dengan menetapkan berbagai tingkat harga pada produk yang sama untuk konsumen yang berbeda. maka dapat disimpulkan posisi monopoli dengan menyatakan bahwa pada tingkat output Q1 maka P > SRAC > MR = SRMC. Kualifikasi diskriminasi harga ini ditemukan oleh ekonom inggris terkenal A. Sehingga harga dalam kedua pasar itu akan menjadi sama. diantaranya: a Jika monopolis mampu memisah-misahkan pasar. Jika monopolis tidak mampu memisah-misahkan pasar. Sehingga. Ada beberapa sarat yang harus dipenuhi agar kebijakan diskriminasi harga dapat dilaksanakan. Diskriminasi harga derajat pertama. yaitu jika monopolis menetapkan lebih dari 2 macam harga untuk lebih dari 2 segmen pasarnya. dan kurva permintaannya sekaligus menjadi kurva pendapatan marjinal (P = D = MR). 4. karena MR = MC. Diskriminasi harga dapat dibedakan menjadi tiga: 3. Diskriminasi harga derajat kedua. Jika output dinaikkan di atas Q1 maka akan menyebabkan naiknya tambahan biaya total melebihi dari pada naiknya tambahan pendapatan total.C. 5. Sebaliknya. yang lama-kelamaan akan menaikkan harga dan menjualnya dipasar yang memiliki harga tinggi. Diskriminasi harga derajat ketiga. sehingga laba dapat dinaikkan dengan memperluas output.Untuk menentukan tingkat harga dan output pada umumnya digunakan analisis marjinal. 5. P P1 P2 D 0aQ Gambar 1. Implikasi dari kebijakan diskriminasi harga derajat pertama adalah bahwa semua surplus konsumen jatuh ke tangan monopolis. yaitu jika berhasil menetapkan harga yang berbeda untuk setiap pembelinya. b Elastisitas permintaan pada setiap tingkat harga harus berbeda diantara kedua pasar supaya diskriminasi harga tersebut menguntungkan. harga (P) di atas biaya rata-rata ( P > SRMC ). sehingga laba akan berkurang.3 Diskriminasi Harga Derajat Ketiga P . jika output kurang dari Q1 maka tambahan penerimaan total akan lebih besa dari pada tambahan biaya total. Pigou. Tujuan pokoknya adalah untuk menaikkan jumlah keuntungan optimal. yang selanjutnya akan menurunkan harga.. dan jika analisis ini digunakan. dan ini menunjikkan bahwa laba sudah maksimum. Diskriminasi Harga Diskriminasi harga merupakan kebijakan monopolis mengenai harga yang pada dasarnya menetapkan harga yang berbeda kepada konsumen yang berbeda. Jadi meskipun monopolis mungkin tidak dapat keuntungan dari adanya kenaikan harga. maka para konsumen akan membeli di pasar yang memiliki harga rendah. Yaitu jika monopolis menetapkan adanya 2 harga yang berbeda pada 2 segmen pasarnya.

kritik dan saran yang berkaitan dengan penigkatan kualitas produk yang dihasilkan tidak akan memperoleh reaksi produsen monopolis karena dengan kualitas yang seperti itupun tetap ada yang membeli produknya. Pada diskriminasi derajat pertama. nampak bahwa surplus konsumen tidak diambil sepenuhnya oleh monopolis. . memberikan layanan yang buruk dan tidak ada reaksi. Dampak Pasar Monopoli Produsen monopolis seringkali mendapat cercaan dari masyarakat karena banyak merugikan. Ada sebagian pembeli yang sanggup membeli dengan harga di atas P0 kepada pembeli yang mampu ini diadakan perundingan sendiri-sendiri secara terpisah. maka hal ini dapat dilaksanakan sebab konsumen tidak dapat menemukan barangnya selain dari monopolis tersebut. Harga tertinggi tentunya akan diterapkan kepada konsumen yang paling mampu. Jadi konsumen tidak memperoleh surplus sama sekali.P1 P2 P3 P4 gambar 1.5 Diskriminasi Harga Derajat pertama bidang yang diaksir adalah bagian surplus yang dikuasai oleh produsen sebagai akibat dari diskriminasi harga.4 Diskriminasi Harga Derajat kedua P P0 D 0aQ gambar 1. Penentuan tingkat harga oleh produsen monopolis akan mengakibatkan penerimaan keuntungan produsen yang lebih dari keuntungan normal karena menerima keuntungan yang lebih besar daripada produsen lainnya. Dalam pasar monopoli yang hanya ada satu penjual dari suatu produk (barang atau jasa) yang tidak mempunyai alternatif produk pengganti. mengeksploitasi pembeli dan pemilik faktor produksi. penjual dalam pasar monopoli harus menentukan tingkat harga jual yang dapat memaksimumkan keuntungan. 6. karena tidak ada produsen yang lain yang menghasilkan produk substitusi maka produsen monopolis dapat saja dengan semaunya untuk tidak memperhatikan saran maupun kritik dari pembeli. Karena produsen merupakan satu-satunya penjual. Sebagai contoh. Beberapa kerugian yang dialami masyarakat antara lain: produsen monopolis memperoleh keuntungan lebih (excess profit). Kepada konsumen yang lebih rendah kemampuan harga akan ditetapkan lebih rendah yang sesuai dengan kemampuannya. Disamping itu.

BAB III KESIMPULAN Pasar Monopoli adalah situasi pasar dimana hanya ada satu penjual produk. c Pemerintah dapat menerapkan pajak progresif atas dasar kecilnya pangsa pasar yang dimiliki oleh suatu perusahaan. mungkin pemerintah akan menetapkan harga patokan setinggi P2 atau sama dengan biaya rata-rata. maka pemerintah ikut campur dalam sektor yang dikuasai oleh monopolis tersebut untuk mencegah jangan sampai besarnya kekuasaan tersebut disalah gunakan. dan monopolis masih mendapat untung sebesar di atas normal. dan tidak ada produk lain yang menjadi pengganti (no substitutes) dari produk yang diperdagangkan oleeh si monopolis (monopolis adalah orang yang menjalankan monopoli) .6 Monopolis akan menetapkan harga sebesar PM dan menjual outputnya sebanyak QM. Seorang monopolis murni akan mendapat beban tertinggi karena pangsa pasar yang dikuasainya adalah seratus persen. produsen monopolis dapat menentukan harga yang mahal dan akan mengeksploitasi pembeli dan pemilik faktor produksi. Kesempatan kerja juga akan semakin meluas dengan semakin luasnya jumlah produksi. telepon.disamping itu. listrik dan sebagainya di tempatkan dalam penguasaan pemerintah. Ada beberapa pengaturan atau campur tangan pemerintah. konsumen pada keadaan demikian akan mendapatkan kesejahteraan yang semakin besar dengan semakin besarnya surplus konsumen dan semakin besarnya kebutuhan yang dapat dipenuhi karena persediaan barang dipasar yang mampu dibelinya semakin besar. Misalnya pos.Sebagai produsen tunggal yang harus menentukan harga produk yang dihasilkan (price maker). Gambar dibawah ini menunjukkan dua buah kemungkinan dari banyak kemungkinan penetapan harga pemerintah P MC AC PM P1 P2 MR D 0 QM Q1 Q2 Q Gambar 1. Pada harga P2 harga menjadi lebih rendah sehingga akan terjangkau konsumen. maka pemerintah dapat menetapkan harga tertinggi sebesar P1 (sama dengan biaya marginal). Dengan demikian harga menjadi lebih rendah dan kuantitas menjadi lebih banyak. perluasan produksi akan menyebabkan perluasan kesempatan kerja. Pengaturan Pasar Monopoli Oleh Pemerintah Karena dalam monopoli kekuasaan pengusaha tunggal pada suatu pasar dapat menjadi semakin besar. b Pemerintah dapat mengusahan sendiri bidang usaha ini. antara lain: a Pemerintah dapat membuat undang undang yang melarang adanya monopoli dan kolusi diantara para pengusaha yang mempunyai akibat yang sama dengan monopoli. Jika usaha ini dikuasai pemerintah. 7. air. yaitu Q1. d Dengan menetapkan harga tertinggi. agar kepentingan masyarakat banyak selalu diperhatikan. Jumlah output menjadi lebih banyak sehingga akan menaikan taraf kehidupan masyarakat.

d Dengan menetapkan harga tertinggi. mengeksploitasi pembeli dan pemilik faktor produksi. yaitu jika monopolis menetapkan lebih dari 2 macam harga untuk lebih dari 2 segmen pasarnya. • Diskriminasi harga derajat pertama. yaitu faktor penghambat teknis dan faktor penghambat legal. Adanya penguasaan teknik produksi tertentu atau memiliki keunggulan teknologi. Ada beberapa sarat yang harus dipenuhi agar kebijakan diskrimansi harga dapat dilaksanakan. diantaranya: a Jika monopolis mampu memisah-misahkan pasar. tanpa ada campur tangan dari pihak manapun. 4. Penjual tunggal berhak menguasai pasar yang dimonoplinya. telepon. maka baru dapat ditentukan harga akan kuantitas dengan mengikuti prosedur pencarian titik optimum. b Elastisitas permintaan pada setiap tingkat harga harus berbeda diantara kedua pasar supaya diskriminasi harga tersebut menguntungkan. antara lain: a Pemerintah dapat membuat undang undang yang melarang adanya monopoli dan kolusi diantara para pengusaha yang mempunyai akibat yang sama dengan monopoli. Penjual tunggal ini tidak dipengaruhi dan tidak mempengaruhi harga serta output dari produk-produk lain yang dijual dalam perekonomian. Adanya lisensi (izin). karena prilaku biaya tergantung pada teknologi dan harga input. 3. • Diskriminasi harga derajat kedua. Diskriminasi harga merupakan penetapan harga yang berbeda. b Pemerintah dapat mengusahan sendiri bidang usaha ini. yaitu pada saat MR = SRMC. Jenis barang yang diproduksi tidak ada penggantinya (no substitutes) “yang mirip”. air. Sebagai contoh. Pada monopolis kurva permintaanya miring dari kiri atas ke kanan bawah. Misalnya pos.1. Faktor penghambat ini ada dua macam. memberikan layanan yang buruk dan tidak ada reaksi. Di dalam pasar hanya terdapat satu penjual. Hal ini terjadi karena diperoleh secara institusional (kelembagaan). Setelah informasi lengkap. Ada beberapa pengaturan atau campur tangan pemerintah. Barang yang ada dalam pasar monopoli tidak ada yang sama. 2. agar kepentingan masyarakat banyak selalu diperhatikan. Produsen monopolis dapat menentukan harga yang mahal dan akan mengeksploitasi pembeli dan pemilik faktor produksi . Diskriminasi harga dapat dibedakan menjadi tiga: • Diskriminasi harga derajat ketiga. Seorang monopolis murni akan mendapat beban tertinggi karena pangsa pasar yang dikuasainya adalah seratus persen. yaitu jika berhasil menetapkan harga yang berbeda untuk setiap pembelinya. Yaitu jika monopolis menetapkan adanya 2 harga yang berbeda pada 2 segmen pasarnya. Informasi pendapatan dari penjual bersumber dari bentuk permintaan yang dihadapi. Adanya monopoli yang diperoleh secara alamiah (tidak perlu adanya hak patent atau lisensi) Informasi tentang biaya dirumuskan dalam fungsi biaya yang perilakunya tidak tergantung pasa. Beberapa kerugian yang dialami masyarakat antara lain: produsen monopolis memperoleh keuntungan lebih (excess profit). Penyebab terjadinya monopoli antara lain adalah: Adanya penguasa bahan mentah (sumber daya) tertentu. c Pemerintah dapat menerapkan pajak progresif atas dasar kecilnya pangsa pasar yang dimiliki oleh suatu perusahaan. listrik dan sebagainya di tempatkan dalam penguasaan pemerintah. Produsen monopolis dapat saja dengan semaunya untuk tidak memperhatikan saran maupun kritik dari pembeli. Adanya penguasaan hak patent untuk produk tertentu (merupakan unsur yuridis). kritik dan saran yang berkaitan dengan penigkatan kualitas produk yang dihasilkan tidak akan memperoleh reaksi produsen monopolis karena dengan kualitas yang seperti itupun tetap ada yang membeli produknya. Salah satu kebijakan monopolis dalam menentukan harga yaitu dengan melakukan praktek diskriminasi harga. Ada hambatan atau rintangan (barriers) bagi perusahaan baru yang akan masuk dalam pasar monopoli.