- Bahwa berdasarkan keterangan saksi Sigid Haryo Wibisono, keterangan Setyo Wahyudi, keterangan saksi Karno, saksi Alfian

Makarim, saksi Tryana, saksi Indra Apriadi, saksi Antasari Azhar bahwa pada pertengahan Januari 2009 Terdakwa pernah bertemu dengan Sigid Haryo Wibisono bertempat di rumah saksi Sigid Haryo Wibisono di Jl. Pati Unus No.35 Jakarta Selatan; - Dari keterangan Sigid Haryo Wibisono, saksi H.J.A Pinora dan Saksi M. Joni terungkap bahwa Tim yang diketuai oleh Chairul Anwar telah mengambil gambar korban, Rani dan mobil korban. Tim tersebut juga beberapa kali ke rumah Sigid Haryo Wibisono (sesuai keterangan para penjaga rumah Sigid Haryo Wibisono dan saksi Setyo Wahyudi). Dari keterangan Sigid Haryo Wibisono, Tim juga telah menerima dana dari saksi tersebut sebesar kurang lebih Rp. 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah); - Bahwa benar saksi Setyo Wahyudi pernah mengeprint foto, alamat dan gambar peta berwarna, foto ada 2 orang satu laki-laki dan yang satunya perempuan. Foto diprint saksi Setyo Wahyudi atas permintaan dari Sigid Haryo Wibisono dari komputer Sigi Haryo Wibisono. Kemudian saksi tersebut juga menulis nama lengkap yang laki bernama Nasrudin dan perempuan Rani, tanggal lahir dan alamat. Bahwa foto yang di print tersebut didapat dari M. Joni. Sesuai keterangan saksi H.J.A Pinora, pernah datang ke rumah Sigid Haryo Wibisono untuk mengantar foto korban; - Bahwa saksi Sigid Haryo Wibisono pernah diperkenalkan oleh saksi Muh. Agus dengan Terdakwa di Jl.Kerinci pada akhir bulan Januari 2009. Sesuai keterangan Muh. Agus, perkenalan antara Terdakwa dengan Sigid Haryo Wibisono adalah inisiatif saksi Muh. Agus yang dilakukannya secara spontan, mengingat saksi mengenal kepribadian Terdakwa; - Bahwa pada waktu itu saksi Sigid Haryo Wibisono sedang berbicara dengan saksi M Agus, bahwa saudara Sigid Haryo Wibisono sedang mencari polisi yang mempunyai dedikasi tinggi kepada Negara, saksi Muh. Agus menyebutkan 2 nama salah satunya Terdakwa; - Bahwa pada waktu perkenalan saksi Sigid Haryo Wibisono dengan Terdakwa Wiliardi Wizar, saksi Muh. Agus tidak mendengar saksi Sigid Haryo Wibisono menawarkan jabatan tertentu hanya perkenalan biasa; - Bahwa saksi Antasari Azhar pernah diperkenalkan kepada Terdakwa oleh saksi Sigid Haryo Wibisono dirumah saksi Sigid Haryo Wibisono di Jl.Pati Unus Jakarta Selatan sekitar akhir Januari tahun 2009; - Bahwa benar pada saat pertemuan antara saksi Antasari Azhar, Sigid Haryo Wibisono dan Terdakwa dirumah Sigid Haryo Wibisono tidak ada pembicaraan tentang apapun, hanya bercerita mengenai pengalaman dan tugas yang pernah dijalani; - Bahwa tidak pernah ada pembicaraan masalah terror kepada Nasrudin Zulkarnain dan saksi Antasari Azhar tidak pernah berkeluh kesah berkaitan dengan masalah Nasrudin Zulkarnain kepada Terdakwa. Tidak ada kata-kata saksi Antasari Azhar meminta bantuan kepada Terdakwa untuk mencarikan orang untuk mengikuti orang lain atau mencarikan orang untuk menyelesaikan. Pertemuan tersebut hanya berselang selama kurang lebih 15 menit; - Bahwa tidak ada pembicaraan atau kata-kata dari Terdakwa tentang ³Siap Mengamankan´ kepada saksi Antasari Azhar; - Bahwa benar, saksi Antasari Azhar tidak pernah menjanjikan jabatan kepada Terdakwa; - Bahwa berdasarkan keterangan saksi Antasari Azhar, Sigid Haryo Wibisono,

sekitar bulan Januari atau Februari 2009 saksi Antasari Azhar datang ke rumah Sigid Haryo Wibisono. kalau ada gerak-gerik yang mencurigakan tolong laporkan ke saya´.keterangan Setyo Wahyudi dan Terdakwa. dan apabila membutuhkan operasional agar menghubungi Terdakwa. Terdakwa menanyakan apa ada orang yang diminta tolongi untuk mengikuti seseorang secara terus-menerus.Bahwa benar pada awal Februari 2009 saksi Indra mengantar Terdakwa Wiliardi Wizar kekantor saksi Jerry Hermawan Lo sekitar jam 15. .Bahwa berdasarkan keterangan Jerry Hermawan Lo. Pada malam hari sekitar jam 22. saksi Edoardus Ndopo Mbete als Edo dijemput oleh supir Terdakwa yaitu saksi Indra Apriadi dan diantar oleh saksi Indra Apriadi keruang kerja Terdakwa di Mabes Polri. Kemudian Jerry Hermawan Lo mengenalkan Edo kepada Terdakwa dan disambung oleh Terdakwa bahwa ada tugas Negara.00 WIB. .Pati Unus.35 Jakarta Selatan. Pada saat itu dikatakan: Jerry bilang:´ Edo bantulah Pak Wiliardi. Pada saat itu Terdakwa diberikan amplop tertutup yang menurut saksi Sigid Haryo Wibisono.wib di JL. . dan saat itu Sigid Haryo Wibisono menanyakan ke Terdakwa apakah mempunyai teman yang dapat membantu untuk mengikuti orang terus menerus.Bahwa benar beberapa menit kemudian Terdakwa datang di rumah Sigid Haryo Wibisono di Jl. pada tanggal 2 Pebruari 2009 bertempat di Hailai Bowling Ancol sekitar jam 7-8 malam terjadi pertemuan antara saksi Jerry Hermawan Lo Terdakwa dan Edo dikantin. terlebih dahulu Jerry Hermawan Lo dihubungi oleh Terdakwa. saksi Jerry Hermawan Lo kemudian menyerahkan amplop coklat ke Edo. kamu sebagai informan tolong kamu ikuti orang ini 1 X 24 jam. saksi Edo datang ke rumah saksi Jerry Hermawan Lo. saksi Indra Apriadi dan Terdakwa. karena tim yang diketuai Kapolres Chairul Anwar dan yang dibentuk Kapolri tidak dapat secara terus menerus mengikuti orang tersebut. tolonglah bantulah abang.Bahwa benar Chaerul Anwar.Bahwa berdasarkan keterangan saksi Edoardus Ndopo Mbete als Edo.Bahwa benar pada saat itu saksi Jerry Hermawan Lo menyebut nama Edo. Iwan Kurniawan.Bahwa benar saksi Jerry Hermawan Lo kemudian menghubungi saksi Edo dan diminta datang ke rumahnya.13 Pesing Koneng Jakarta Barat.Pati Unus No. tapi pada saat itu saksi Jerry Hermawann Lo sempat melontarkan kata-kata: ³saya tidak tahu mau diapain itu orang di pukul ke atau dihabisi saya tidak tahu´. Pada pertemuan tersebut Terdakwa menanyakan kesanggupan . ini tugas Negara untuk Bantu kepolisian. . . . 27 No. meminta tolong ke Edo untuk mengikuti seseorang secara terus menerus. amplop tersebut berisi foto orang yang akan diikuti. dan kemudian Wiliardi mengatakan ³Do. Muhammad Joni.Bahwa Pada sekitar awal Februari 2009. . Terdakwa pernah dihubungi Sigid Haryo Wibisono untuk datang ke rumahnya.Terdakwa menanyakan ada masalah apa. Saksi Jerry Hermawan Lo mengatakan kalau Terdakwa meminta bantuan untuk mengikuti orang.Kedoya Raya Kav. . kedatangan ke rumah tersebut sekitar bulan Januari 2009 sebanyak 2 kali. . yang dikatakannya pernah dibawa ke Polres Jakarta Selatan menemui Terdakwa. Pada saat Terdakwa sedang berbicara dengan Sigid Haryo Wibisono tiba-tiba ada telepon masuk dan Terdakwa sempat mendengar pembicaraan antara Sigid Haryo Wibisono dengan yang menelepon. saksi Edoardus Ndopo Mbete als Edo dan keterangan Terdakwa. pernah datang kerumah Sigid Haryo Wibisono di Jl.

saksi Silvester Wangge dan Terdakwa bahwa setelah Terdakwa menerima paper bag dari saksi Sigid Haryo Wibisono malam itu Terdakwa langsung bertemu dengan saksi Edoardus Ndopo Mbete als Edo di depan Citos Cilandak Jakarta Selatan.Bahwa pada bulan April 2009.Bahwa setelah Terdakwa masuk kedalam mobil kijang. . selanjutnya Terdakwa menelepon Sigid Haryo Wibisono untuk meminta operasional sesuai permintaan Edo.Bahwa berdasarkan keterangan saksi Sigid Haryo Wibisono. saksi Indra pernah mengantar Terdakwa Wiliardi Wizar satu kali kerumah Antasari Azhar di Tangerang bersama-sama dengan Setyo Wahyudi. dan Terdakwa kemudian menyampaikan lagi informasi tersebut kepada Sigid Haryo Wibisono. saksi Edoardus Ndopo Mbete als Edo dan keterangan Terdakwa. . Isi kantor/paper bag tersebut Terdakwa ketahui berisi uang sebesar Rp. . lalu turun dari mobil kijang itu seseorang laki-laki dan pindah ke mobil Terdakwa yang saksi Indra kendarai. Kami ingin mengajak Majelis Hakim mengingat kembali fakta-fakta hukum yang terungkap dipersidangan yang dberikan oleh saksi-saksi kunci dalam perkara ini. . dan kebetulan rumah Terdakwa juga berada dekat dengan saksi Antasari Azhar. . datang mobil Kijang kapsul warna biru berhenti didepan mobil Terdakwa.000 (lima ratus juta rupiah) setelah penyidikan.Sekitar habis maghrib Terdakwa datang ke kantor Sigid Haryo Wibisono. pada akhir Februari 2009 saksi Edoardus Ndopo Mbete als Edo menelepon Terdakwa untuk meminta operasional.Bahwa benar Terdakwa pernah mendapat telepon dari Edo menyampaikan mengenai hasil mengikuti korban. Terdakwa kemudian memerintahkan Indra untuk mengantar saksi Edo bertemu dengan saksi Sigid Haryo Wibisono. .Bahwa tidak lama setelah mobil Terdakwa Wiliardi Wizar bertemu didepan citos. dan didaerah kemang mobil kijang biru tersebut berhenti lalu Terdakwa turun balik masuk kedalam mobil dinas dan orang yang didalam mobil Terdakwa turun balik kemobil kijang kapsul biru. pembicaraan antara Terdakwa dengan saksi Antasari Azhar dikediaman saksi Antasari Azhar seputar tentang hoby saksi Antasari Azhar yang suka bermain golf.Bahwa. bersama dengan analisa hukum terhadap keterangan yang telah diberikan.500. Selain itu tidak ada komunikasi lain baik dengan Sigid Haryo Wibisono.Kerinci VIII Kebayoran baru. Paper bag diserahkan kepada Edoardus Ndopo Mbete als Edo. pada saat itu Terdakwa diberikan paper bag.berdasarkan keterangan saksi Indra Apriadi. yaitu: Keterangan saksi-saksi: Ø Keterangan Saksi Sigit Haryo Wibisono pada intinya menerangkan: § Bahwa.000. Edoardus Ndopo Mbete als Edo.Edo dan Edo menyanggupi untuk membantu mengikuti orang tersebut dalam foto. namun Terdakwa tidak membuka paper bag tersebut dan saksi Sigid Haryo Wibisono mengatakan agar paper bag disampaikan ke Edo. saksi meminta bantuan Terdakwa untuk mencari informan yang dapat bekerja . . . . Kemudian Terdakwa Wiliardi Wizar turun dengan membawa Paper Bag (tas kertas dengan tali) dan masuk kedalam mobil kijang tersebut. . Berdasarkan uraian kronologis di atas.Bahwa setelah itu saksi Indra ditelepon oleh Terdakwa untuk mengikuti mobil kijang kapsul biru dan jalan kearah kemang. Antasari Azhar maupun dengan Edo maupun Jerry Hermawan Lo.Bahwa benar Paper Bag yang dibawa Terdakwa kecitos adalah Paper Bag yang sama yang dibawa dari rumah Jl.

saksi sama sekali tidak pernah menyuruh. § Bahwa benar saksi menerima titipan dari Sigit Haryo Wibisono melalui Kombes Pol Drs. Terdakwa tidak pernah meminta. dan atau menganjurkan untuk menghabisi nyawa korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar akan tetapi Terdakwa hanya meminta Saksi agar .500. Bahwa. memerintahkan. Tebet ternyata isinya uang dan ketika dihitung oleh saksi bersama Hnedrikus Kia Walen alias Hendrik jumlah uang tersebut sejumlah Rp. Drs Wiliardi Wizar sama sekali tidak pernah meminta promosi jabatan kepada saksi untuk ditempatkan di institusi Polri. Wiliardi Wizar menyerahkan barang titipan milik Sigit haryo Wibisono dalam bungkusan paper bag tersebut. Ø Keterangan Saksi Eduardus Noe Ndopo Mbete alias pada intinya menerangkan: § Bahwa. Wiliardi Wizar sesuatu barang dalam bungkusan paper bag. ia Terdakwa Kombes Pol Drs. § Bahwa. § Bahwa. Wiliardi Wizar sama sekali tidak pernah menyuruh. § Bahwa. memerintahkan. memerintahkan. Terdakwa Kombes Pol Drs. Drs. § Bahwa. Wiliardi Wizar. ketika Terdakwa Kombes Pol Drs. Mohon Perhatian Majelis Hakim Yang Mulia. Wiliardi Wizar untuk membunuh dan menghilangkan nyawa dari korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar. § Bahwa. Terdakwa Kombes Pol. Ø Keterangan Saksi Antasari Azhar pada intinya menerangkan: § Bahwa. setelah paper bag tersebut dibuka oleh saksi san Hendrikus Kia walen alias hendrik di McDonald. menganjurkan. sedangkan fakta dipersidangan saksi Eduardus Noe Ndopo Mbete alias Edo menyatakan bahwa. keterangan saksi Eduardus Noe Ndopo Mbete alias Edo yang merupakan bagian yang sangat penting dalam perkara ini sebagai orang quod-non yang dianjurkan oleh Terdakwa untuk melakukan tindak pidana sebagaimana dinyatakan dalam surat dakwaan Penuntut Umum.full time 1x24 jam untuk mengikuti seseorang. menyuruh. Wiliardi Wizar bagaimana operasionalnya?. Ø Keterangan Saksi Jerry Hermawan Lo pada intinya menerangkan: § Bahwa. Senyatanya dan sebenarnya keterangan saksi Eduardus Noe Ndopo Mbete alias Edo telah sengaja tidak dibahas surat tuntutan Penuntut Umum. memerintahkan. Drs. Wiliardi Wizar meminta saksi untuk secara full time mengikuti secara terus menerus 1x24 jam terhadap seseorang yang gambar fotonya berada di dalam amplop warna coklat. saksi sama sekali tidak pernah menjanjikan promosi jabatan tertentu kepada Terdakwa Kombes Pol. membujuk kepada Terdakwa Kombes Pol Wiliardi Wizar untuk membunuh dan menghilangkan nyawa dari korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar.000.(lima ratus juta rupiah). membujuk kepada Terdakwa Kombes Pol. § Bahwa. § Bahwa saksi sama sekali tidak pernah menyuruh. menganjurkan. Terdakwa Kombes Pol. menganjurkan. Wiliardi Wizar tidak pernah mengatakan sesuatu apapun kepada saksi. dan Teadkwa menjawab nati disampaikan kepada Sigit Haryo Wibisono. saksi menanyakan kepada Terdakwa Kombes Pol Drs. membujuk kepada saksi untuk membunuh dan menghilangkan nyawa dari korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar.000. saksi mendengar bahwa ada permintaan Terdakwa kepada Eduardus Noe Ndopo Mbete alias Edo untuk mencari informan yang dapat mengikuti secara terus menerus 1x24 jam terhadap seseorang yang gambar fotonya berada di dalam amplop warna coklat.

tidak ada perintah untuk menghabisi nyawa orang lain. c. Terdakwa datang ke rumah Sigit Haryo Wibisono dan menanyakan masalah karir yang dijanjikan Antasari Azhar (surat tuntutan halaman 76 poin 17). fakta ini merupakan keterangan Saksi Sigit Haryo Wibisono. b. di ruang kerja saksi Sigit Haryo Wibisono. Lebih lanjut.000. menurut keterangan Saksi Eduardus Noe ndopo Mbete.000.-(lima ratus juta rupiah) untuk operasional dalam rangka mengamankan Antasari Azhar (lihat surat Tuntutan halaman 75 poin 14) sedangkan menurut keterangan saksi Sigit Haryo Wibisono. Ø Keterangan Saksi Hendrikus Kia Walen alias Hendrik pada intinya menerangkan: § Bahwa. saksi Antasari Azhar dan keterangan Terdakwa.-(lima ratus juta rupiah) akan tetapi dana tersebut merupakan pemberian saksi Sigit Haryo Wibisono. senyatanya Kami sangat berkeberatan atas dalil Penuntut Umum pada analisa fakta dipersidangan yang dijadikan sebagai bukti petunjuk sebagaimana dinyatakan dalam surat tuntutannya yang spekulatif. dan imaginatif telah memanipulier fakta hukum yang terungkap dipersidangan diantaranya dalam: Surat Tuntutan halaman 49 yang menyatakan: Petunjuk ialah suatu ³syarat´ yang dapat ³ditarik suatu perbuatan. d. kejadian atau keadaan dimana isyarat tadi mempunyai persesuaian´ antara satu dengan yang lain maupun isyarat tadi mempunyai persesuaian antara satu dengan yang lain maupun isyarat tadi mempunyai persesuaian dengan tindak pidana itu sendiri dan dari isyarat yang bersesuaian tersebut ³melahirkan´ atau mewujudkan suatu petunjuk yang ³membentuk kenyataan´ terjadinya suatu tindak pidana dan terdakwalah pelakunya. saksi Indra Apriadi. Penyerahan dana operasional dari Terdakwa kepada saksi Eduardus Noe Ndopo Mbete di Pelataran parkir Cilandak Town Square (Surat Tuntutan Halaman 75 poin 15) sedangkan yang sebenarnya adalah. sedangkan fakta persidangan terungkap bahwa saksi Sigit Haryo Wibisono yang menghubungi Terdakwa dan meminta Terdakwa untuk ³sowan´ ke saksi Antasari Azhar. Sebaliknya Penuntut Umum telah memutarbalikan dan memanipulier fakta-fakta hukum yang terungkap dipersidangan dengan menyatakan bahwa: a. Terdakwa meminta kepada Sigit haryo Wibisono uang sebesar Rp.mengikuti selama 24 jam orang yang identitasnya berada di dalam amplop. yang mana foto tersebut di simpan dalam amplop warna coklat (lihat Surat Tuntutan halaman 74 poin 11) sedangkan menurut saksi Sigit Haryo Wibisono dan keterangan Terdakwa menyatakan bahwa yang menyerahkan amplop yang kemudian diketahui berisi identitas korban adalah saksi Sigit Haryo Wibisono dan bukan saksi Antasari Azhar. dari keseluruhan saksi-saksi kunci di atas Penuntut Umum tidak dapat membuktikan secara sah dan meyakinkan (beyond reasonable doubt) bahwa Terdakwa menerima permintaan bantuan untuk menghilangkan nyawa orang lain dari Antasari Azhar maupun Sigit Haryo Wibisono. ataupun Terdakwa melanjutkan permintaan tersebut dengan cara menganjurkan orang lain casu quo Eduardus Noe Ndopo Mbete alias Edo untuk menghilangkan nyawa orang lain. saksi Silvester Wangge dan keterangan Terdakwa menyatakan bahwa penyerahan dana tersebut di depan Cilandak Town Square dan bukan di pelataran parkir Cilandak town Square.500.000. Saksi Antasari Azhar menyerahkan foto Nasrudin Zulkarnain kepada Terdakwa. . Bahwa.500. dan keterangan Terdakwa menyatakan bahwa Terdakwa tidak pernah meminta dan tidak pernah mengetahui jumlah dana operasional sejumlah Rp.000.

. Selanjutnya.35 Kebayoran Baru Jakarta Selatan tidak ada pembicaraan tentang kesanggupan saksi Antasari Azhar untuk membantu karir Terdakwa.bahwa terdakwa kemudian datang kerumah Sigit Haryo Wibisono di Jl. berdasarkan Pasal 185 ayat (1) KUHAP menyatakan: keterangan saksi sebagai alat bukti ialah apa yang saksi nyatakan di sidang pengadilan. Terdakwa menyanggupi untuk mengamankan teror dengan cara mencarikan orang untuk menyelesaikannya´ Bahwa. Tentang alat bukti petunjuk akan Kami elaborasi lebih mendalam pada bagian analisa hukum pada Nota Pembelaan ini. saksi Antasari Azhar dan istrinya pernah menerima teror dalam bentuk sms yang isinya menuduh saksi Antasari telah melakukan perbuatan asusila dengan Rani Juliani yang adalah isteri dari Korban Nasrudin Zulkarnain. saksi Antasari Azhar tidak puas dengan keterangan hasil kerja tim bentukan Polri´.Joni yang menyatakan bahwa Antasari Azhar tidak pernah menyatakan ketidakpuasannya terhadap hasil kerja Tim yang dipimpin oleh Kombes Pol Chairul Anwar. Surat Tuntutan halaman 51 dan halaman 78 yang menyatakan: ³bahwa berdasarkan keterangan Sigit Haryo Wibisono. Senyatanya. surat maupun keterangan Terdakwa. Bahwa apa yang dinyatakan Penuntut Umum dalam tuntutannya halaman 50 merupakan bukti ketidakseriusan Penuntut Umum dalam merumuskan surat tuntutan a-quo. begitupula sebaliknya Terdakwa tidak pernah menyanggupi untuk mengamankan dengan mengambil tindakan.. dengan tidak adanya alat bukti seperti keterangan saksi-saksi.35 Jakarta Selatan dan di rumah itu terdakwa menerima uang sebesar . keterangan yang saksi-saksi nyatakan dalam persidangan lain tidak dapat digunakan sebagai alat bukti dalam persidangan dengan Terdakwa Wiliardi Wizar. Penuntut Umum telah secara prematur memberikan kesimpulan yang keliru tentang ada alat bukti petunjuk dalam persidangan ini. yang secara tegas dan terang saksi Antasari Azhar menjelaskan bahwa pada pertemuan antara saksi Antasari Azhar dengan Terdakwa di rumah saksi Sigit Haryo Wibisono di Jl. Surat Tuntutan halaman 54 yang menyatakan: ³. senyata dan sebenarnya Penuntut Umum telah memanipulier fakta persidangan. Argumentasi ini didukung oleh keterangan saksi M. dimana Penuntut Umum hanyalah meng-copypaste keterangan saksi-saksi yang dinyatakan dalam persidangan lain. Dengan demikian.´ Sesuai dengan fakta-fakta yang terungkap di persidangan.Patiunus No. Pada pertemuan tersebut Antasari Azhar menyanggupi akan mensonding Kapolri untuk membantu karir Terdakwa dan berkaitan keluhan Antasari Azhar mengenai teror yang dialaminya. saksi Antasari Azhar pada persidangan ini menyatakan bahwa ia tidak pernah menyatakan ketidakpuasannya terhadap hasil kerja Tim yang diketuai oleh Kombes Pol Chairul Anwar. Surat tuntutan halaman 50 sampai dengan 51 yang menyatakan: ³bahwa berdasarkan keterangan Sigit Haryo Wibisono dan keterangan Antasari Azhar. Surat Tuntutan halaman 52 yang menyatakan: ³Bahwa berdasarkan keterangan Sigit Haryo Wibisono dan saksi Antasari Azhar dan Terdakwa bahwa dalam pertemuan tersebut saksi Antasari Azhar berbicara mengenai masalah teror terhadap dirinya dan Terdakwa bercerita tentang karirnya.Pati Unus No. saksi Antasari Azhar maupun saksi Sigit Haryo Wibisono dalam kesaksiannya tidak pernah sekalipun menjelaskan secara detil teror sms yang diterima oleh saksi Antasari Azhar.Bahwa.

35 Kebayoran Baru Jakarta Selatan.-(lima ratus juta rupiah) dalam bentuk tunai yang disimpan dalam sebuah paper bag (tas kertas) dari Setyo Wahyudi atas perintah Sigit Haryo Wibisono..terdakwa langsung melakukan pertemuan dengan saksi Eduardus Noe Ndopo Mbete alias Edo di Pelataran Parkir Citos Cilandak Jakarta Selatan dan menyerahkan uang tersebut kepada Eduardus Noe ndopo Mbete alias Edo sebagai dana operasional pelaksanaan pembunuhan atas Nasrudin Zulkarnain Iskandar.000.´ Bahwa. yang diperkuat keterangan saksi Setyo Wahyudi. Bahwa. saksi Jerry Hermawan Lo.000. saksi Indra Apriadi dan saksi Silvester Wangge menyatakan bahwa pertemuan antara Terdakwa dengan saksi Eduardus Noe Ndopo Mbete di depan Cilandak Town Square dan bukan di pelataran parkir Cilandak Town Square. Setyo Wahyudi. Bahwa. Yang benar adalah amplop tersebut diserahkan oleh saksi Sigit Haryo Wibisono. saksi Setyo Wahyudi. keterangan saksi Hasan Mulachela alias Habib Hasan. tidak ada dalam pertemuan antara Terdakwa dengan Antasari Azhar dan saksi Sigit Haryo Wibisono.. dengan diberikan foto korban Nasrudin dan foto mobil serta alamat kantor dan rumah korban didalam amplop coklat yang diterima terdakwa dan selanjutnya terdakwa didalam menanggapi kesaksian Sigit. keterangan saksi Karno. Terdakwa telah mencabut keterangan di BAP yang menyatakan bahwa amplop tersebut diserahkan oleh Antasari Azhar. ³. dan Habib Hasan dalam penerimaan uang sebanyak Rp.000. pada persidangan ini. Dalil ini didukung oleh keterangan saksi Setyo Wahyudi. Karno. pemberian biaya operasional dari saksi Sigit Haryo Wibisono kepada Terdakwa senyatanya tidak dilakukan di rumah saksi Sigit Haryo Wibisono di Jl. saksi Jerry Hermawan Lo dan saksi Muhammad Agus. dan saksi Muhamad Agus yang menyatakan siap untuk mengamankan keluhan yang disampaikan oleh saksi Antasari Azhar.500. saksi Eduardus Noe Ndopo Mbete. saksi Sigit Haryo Wibisono dan keterangan Terdakwa.Pati Unus No. yaitu menyarankan Terdakwa untuk mengakui keterangan . senyatanya Penuntut Umum telah melakukan manipulasi besar atas terhadap keterangan saksi-saksi yang memberikan keterangan didepan persidangan. Mohon Perhatian Majelis Hakim Yang Mulia..500.000.Rp. serangkaian proses hukum terhadap Terdakwa merupakan suatu konspirasi besar. yang akan membantu Terdakwa apabila mau mengikuti kemauan penyidik yang sudah dikoordinasikan dengan jaksa. Tentang keterangan Terdakwa: Surat Tuntutan halaman 56 yang menyatakan: ³bahwa terdakwa dalam memberikan keterangan pada saat pemeriksaan saksi Sigit Haryo Wibisono... Hal ini dapat dibuktikan oleh karena. Saksi Karno. Selain itu.atas permintaan Eduardus Noe Ndopo Mbete alias Edo terdakwa menyatakan penyangkalan atas perbedaan waktu penerimaannya saja tetapi masalah uang yang diterima terdakwa mengetahui dan dana operasional tersebut diserahkan langsung pada saat yang sama ke saksi Edo. Selanjutnya tentang penyerahan dan operasional dari Terdakwa kepada saksi Eduardus Noe Ndopo Mbete alias Edo bukan di pelataran parkir Cilandak Town Square akan tetapi berdasarkan keterangan Terdakwa. Saksi Hasan Mulachela. Hal ini dapat dibuktikan berdasarkan keterangan Terdakwa yang terungkap dalam persidangan telah menyatakan bahwasanya salah satu Jaksa Penuntut Umum bernama Bambang Suharyadi (salah satu Penuntut Umum dalam perkara ini) diperkenalkan oleh penyidik sebagai salah satu Jaksa Agung Muda pada Kejaksaan Agung RI.

nuansa aroma rekayasa perkara pidana in casu terhadap diri Terdakwa sudah ³dikondisikan´ sedemikian rupa. Mun¶im Idries. Abdul Mun¶im Idries. Oleh karena berdasarkan keterangan-keterangan dari para saksi tersebut. dalil Penuntut Umum yang membacakan keterangan saksi Heri Santosa bin Rasja alias Bagol. apakah Visum et Repertum No. Selain itu. Sp. Bahwa sehubungan pertanyaan dan jawaban dari dr. Visum Et Repertum No. tanggal 30 Maret 2009 yang dibuat dr. bahwa mereka dalam memberikan keterangan tidak dalam keadaan bebas dari tekanan. maka terungkap fakta bahwa jika didalam BAP Penyidik tanggal 15 Mei 2009 terdapat pertanyaan dan jawaban dari dr. Hal ini yang sangat janggal bagi seorang Jaksa Senior untuk hadir dalam proses pemeriksaan pada tahap penyidikan yang masih ditangani oleh pihak Kepolisian dan bahkan menganjurkan Terdakwa untuk mengakui perbuatan yang tidak dilakukannya. menurut: Keterangan Ahli: Ø Keterangan Ahli Forensik dr. Abdul Mun¶im Idries. sedangkan dr. telah dapat membuktikan bahwasanya Terdakwa adalah sebagai ³pelaku´ sebagaimana dimaksud dalam dakwaan & requisitoir Penuntut Umum?? Bahwa secara causalitas ipso jure.F selaku ahli Forensik.yang telah disiapkan dalam BAP untuk ditandatangani. Abdul Mun¶im Idries. yang berbunyi sebagai berikut: pertanyaan : ³mengertikah ahli mengapa sekarang ini diperiksa dan dimintai keterangannya oleh pihak Kepolisian Resort Metro Tangerang? bila mengerti jelaskan sehubungan dengan perkara apa jelaskan? jawaban: ³sudah mengerti perkara pembunuhan berencana yang menjadi korban meninggal dunia atas nama Nasrudin Zulkarnain Iskandar´.1030/SK.F pada BAP tanggal 15 Mei 2009 pertanyaan dan jawaban point 9 maupun keterangannya disampaikan dalam persidangan bahwasanya : ³kedua butir anak peluru atau proyektil yang terdapat pada kepala korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar menyebabkan kematian korban´. maka dr. Bahwa. dengan demikian. Sp. Sp. bahkan para saksi tersebut mengaku sempat disiksa oleh oknum kepolisian. Sp. SpF. Untuk itu Mohon kiranya Majelis Hakim Yang Mulia Tidak mempertimbangkan Berita Acara Pemeriksaan saksi-saksi di atas oleh karena diperoleh secara melawan hukum. Tentang tambahan alat bukti sah yang lain: Bahwa. Sp. dan/ataupun setegas-tegasnya Visum Et Repertum a quo hanya dapat diterapkan dan dipergunakan terhadap Terdakwa Hendrikus Kia Walen alias Hendrik. hanya meng-iya-kan dan menandatangani saja´.F diajukan kepersidangan oleh Penuntut Umum selaku ahli.F memberikan jawaban dalam persidangan bahwasanya ³jawaban yang tertera didalam BAP tersebut semuanya sudah diatur oleh anggota polisi yang bernama JAIRUS SARAGIH. saksi Hendrikus Kia Walen alias Hendrik. SpF.II/03/2-2009. Bahwa. jika dr. tertanggal 30 Maret 2009 yang dibuat dr. Terdakwa Fransiscus Tadon Kerans alias Amsi dan Terdakwa Daniel Daen Sabon alias Daniel !!! Majelis Hakim yang kami muliakan. saksi Daniel Daen Sabon alias Daniel sebagai tambahan alat bukti lain yang sah senyatanya tidak berdasar.F.F: Bahwa. sama sekali tidak ada hubungannya dengan Terdakwa. Abdul Mun¶im Idries. selaku ahli Forensik.F selaku ahli tersebut di atas. saksi Fransiskus Tadons Kerans alias Amsi.II/03/2-2009. sehingga ratio hukum mengatakan . Sp.1030/ SK. Abdul Mun¶im Idries. Sp. Abdul Mun¶im Idries. ketika dr. Abdul Mun¶im Idries. Abdul Mun¶im Idries.

Maruli Simanjuntak Bahwa. dan Ahli hanya melakukan pengujian terhadap 2 anak peluru. sedangkan pada APB-2 tertulis angka 2. fakta mengatakan bahwa ternyata terhadap korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar.0953 . oleh team medis rumah sakit Mayapada Tangerang maupun oleh team medis RSPAD Gatot Subroto. pada nomor pemeriksaan point 6 tertulis Lebar Groove Impression/Dataran. sehingga patut diduga kuat bahwasanya ³telah terjadi sesuatu skenario untuk membiarkan (by omission) terjadinya kematian terhadap korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar´ !!! Selain itu.414 . sama sekali tidak pernah dilakukan tindakan penyelamatan dengan melakukan operasi untuk mengeluarkan 2 (dua) butir proyektil yang ada didalam kepalanya. dengan adanya ³perbedaan angka yang tertulis pada APB-1 dan APB-2 tersebut.437 . adapun. akan menimbulkan asumsi-asumsi tentang kematian korban. ahli tidak dapat menentukan posisi korban pada waktu ditembak. Lebih lanjut ahli menerangkan bahwa. Selanjutnya.423 . bahwasanya butir peluru atau proyektil yang berada didalam kepala korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar berasal dari 2 (dua) laras pistol atau 2 (dua) laras senjata yang berbeda´ !!! Ø Keterangan Ahli IT Ruby Zukry Alamsyah Dalam perkara a-quo.1047 inci. pada halaman 2 tertera hasil pemeriksaan APB-1 (anak peluru bukti 1) dan APB-2 (anak peluru bukti 2). Fakta lain adalah Ahli tidak melakukan pengujian pada 27 anak peluru yang diperlihatkan pada pengadilan. ahli berpendapat bahwa tidak dapat menentukan waktu kematian sedangkan waktu kematian merupakan salah satu unsur penting dalam pengungkapan suatu kasus. sedangkan. anak peluru yang diameter 9 mm tidak cocok pada senjata api S&W 38. Hal ini diperkuat dengan keterangan ahli balistik yang tidak memeriksa arah datangnya anak peluru yang melewati kaca mobil.0950 .2. dimana pada nomor pemeriksaan point 5 tertulis Lebar Land Impression/Galangan.0.Lab: 290/BSF/2009. Pertanyaan kami selanjutnya adalah mengapa hal-hal penting seperti ini sepertinya di´lewatkan´ oleh penyidik??? Mungkin hanya penyidiklah yang paling mengetahui persis jawabannya. terbukti bahwa rekaman yang didalilkan oleh Jaksa Penuntut Umum tidak valid. pada APB-1 tertulis angka 2. adanya harapan hidup bagi korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar masih terbuka lebar.2.0970 0.jika terhadap korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar dilakukan tindakan medis penyelamatan berupa operasi dengan mengeluarkan 2 (dua) buah butir proyektil dari dalam kepala. Dengan tidak asli-nya mayat korban.0. dengan tidak dilakukan pengamatan dan pengujian terhadap pakaian korban. yang dibuat oleh Badan Reserse Kriminal POLRI Pusat Laboratorium Forensik.2. bukan tidak mungkin. kondisi mayat korban sudah tidak asli lagi sehinga mempengaruhi kesimpulan Ahli.567 milimeter atau 0. sehingga.1010 inci. ahli berpendapat bahwa. karena: . pada persidangan ini. tanggal 14 Mei 2009. Pendapat yang mengejutkan lainnya adalah pendapat Ahli Balistik Widodo Harjoprawito yang menyatakan: ³jika dilihat dari Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik No.610 mili meter atau 0. ahli tidak menerima pakaian korban. pada APB-1 tertulis angka 2.661 mili meter atau 0.567 milimeter atau 0.2. sedangkan pada APB-2 tertulis angka 2. Ø Keterangan Ahli Balistik Drs. akan tetapi. yang menurut ahli. ahli juga menerangkan bahwa.1027 inci.1010 inci.0959 0. maka.464 . Dengan adanya ketidakpastian akan posisi korban ini. Ahli menyatakan bahwa: Ahli tidak melakukan pengujian terhadap serpihan anak peluru. maka menurut WIDODO HARJOPRAWITO selaku ahli balistik.

«.Rekaman dilakukan hanya satu kali. jelas membuktikan bahwa Terdakwa benar tidak mengetahui masalah. Ruby Zukri Alamsyah selaku ahli IT Security dan forensik menerangkan bahwa ³dalam perkara pidana in casu ahli sama sekali tidak pernah melakukan pemeriksaan imei. Bahwa begitu pula terhadap keterangan dari Ruby Zukri Alamsyah selaku ahli IT Security dan forensik. berbunyi sebagai berikut: ³«saya terus terang disappointed. ada dilakukan cloning atau penggandaan nomor´. saksi Sigit Haryo Wibisono.sesuai dengan keterangan ahli Ruby Alamsyah Ahli IT). ataupun data transaksi yang dihadirkan didepan persidangan tidak dapat dijadikan sebagai alat bukti. dan Eduardus No Ndopo Mbete alias Edo tidak membuktikan bahkan menunjukkan atau mengindikasikan adanya suatu tindak pidana. Dari percakapan tersebut. Oleh karena Pasal 184 KUHAP telah membatasi tentang apa yang disebut sebagai alat bukti yang sah. didukung dengan pertanyaan yang disampaikan oleh penyidik yang ditujukan kepada saksi Sigid Haryo Wibisono.Dari isi rekaman kalaupun itu benar adanya. yang terdiri dari orang Intel dan Reserse. untuk menjaga kecurigaan jangan sampai terhadap nomor HP yang dipegang oleh Terdakwa Kombes Pol Drs. Apalagi Saksi Antasari Azhar membantah mengenai suara yang dikatakan mirip dengan suara Saksi tersebut.. menurut ahli tersebut bahwa ³dalam perkara pidan incasu ahli sama sekali tidak melakukan koordinasi dengan operator untuk memastikan bahwa nomor HP yang dipakai oleh Terdakwa Kombes Pol Drs Wiliardi Wizar. dengan artikulasi tidak jelas dan pihak-pihak tidak jelas.Wiliardi Wizar. Bahwa patut diduga. data rekaman. . . . masing-masing atas nama Kompol Iwan Kurniawan. Sebagimana kita ketahui bersama bahwa perkembangan teknologi informasi yang sangat berkembang pesat sehingga kita tidak dapat dapat begitu saja mengandalkan keotentikan suatu alat bukti yang dihasilkan dari dunia digital. AKP Mohamad Joni. tetep yang saya takut aja ga tahu intinya masalahnya dengan willy dengan saya sudah. di-edit. tanggal rekaman tercatat tahun 2007. yang menerangkan ³bahwa CDR bisa dipastikan nomor yang berhubungan dengan nomor dan bisa dipastikan pemegang HP dengan pemegang HP tetapi tidak bisa dipastikan orang dengan orang.. Selain itu. saksi Eduardus Noe Ndopo Mbete serta saksi Jerry Hermawan Lo adalah bear-benar nomor HP yang asli dan bebas dari cloning´!!! * Majelis Hakim yang Mulia. maupun nomor HP saksi Antasari Azhar. dari transaksi antara Terdakwa dengan Saksi Sigit Haryo Wibisono. saksi Antasari Azhar. saksi Sigit haryo Wibisono. Antasari Azhar. dan karenanya tugas Negara yang disampaikan oleh saksi Sigid sehingga diperlukan mencari informan tidak dapat dikwalifikasikan sebagai tindak pidana. Lebih lanjut. Selain itu. Ahli menyatakan bahwa Ahli tidak melakukan pemeriksaan terhadap konten atau isi dari suatu transaksi telepon. Selanjutnya. SIK. b e g i t u p u l a. SIK. saksi Eduardus Noe Ndopo Mbete serta saksi Jery Hermawan Lo. Ahli berpendapat bahwa data digital sangat rentan untuk diubah. di depan persidangan. karena yang diberikan service atau pelayanan oleh provider tersebut adalah jalur komunikasinya saja samapai hanset´. dan dimodifikasi. Kompol Helmy Santika.. jadi ga ada cerita mas Antasari Azhar«. willy aja gak tahu masalahnya«´. b e g i t u p u l a s e l a n j u t n y a. bau amis aroma rekayasa perkara pidana in casu sudah tercium kuat sejak dibentuknya 4 (empat) orang team oleh KAPOLRI sebagaimana perintah lisan tanggal 05 Januari 2009.

A Pinora. SIK yang menerangkan bahwa ternyata pada tanggal 03 Januari 2009.Chairul Anwar untuk melaksanakan penyelidikan terhadap pelaku teror dan pengancaman terhadap saksi Antasari Azhar selaku Ketua KPK.Makbul Padmanegara selaku WAKAPOLRI. ternyata juga pada tanggal 04 Januari 2009 Irjen Pol Drs Saleh Saaf selaku KEPALA BADAN INTELIJEN KEAMANAN POLRI telah bertindak pula dengan menyuruh dan memerintahkan saksi AKP. dimana sebelum KAPOLRI memberikan perintah lisan tanggal 05 Januari 2009 untuk membentuk 4 (empat) orang anggota team yang diketuai oleh Kombes Pol.Chairul Anwar´?? a t a u b u k a n k a h operasi Intelijen tersebut dilakukan semata-mata untuk melakukan pergerakan rahasia dengan memberlakukan semua tindakan kepolisian terhadap korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar ? a t a u b u k a n k a h p u l a. Bahwa.Drs Chairul Anwar. Mohamad Joni.JA Pinora pada hari minggu tangal 04 Januari 2009 sekitar jam 08. Bahwa patut pula diduga kuat.Drs Chairul Anwar ternyata pada tgl. ³pengamanan´ dan ³penggalangan´ (LIDPAMGAL) yang pergerakannya patut dicurigai sebagai pergerakan rahasia yang keberadaannya patut dipertanyan ³a d a a p a´ ??? dimana melalui keterangan kesaksian dibawah sumpah dari saksi AKP H.Drs.J.Pinora yang bersesuaian pula dengan BAP tanggal 22 Mei 2009 jawaban point 3 yang menerangkan bahwa saksi AKP. kami Tim Penasihat Hukum terfokus erat pada satu pertanyaan mendasar dan prinsip .Drs. dan KEPALA BADAN INTELIJEN KEAMANAN POLRI sama sekali .Drs Makbul Padmanegara selaku WAKAPOLRI terlebih dahulu telah membuat suatu pergerakan dengan memanggil kepada saksi AKP Mohamad Joni. b e g i t u p u l a. masih banyak lagi pertanyaan lain yang akan kami Tim Penasihat Hukum ajukan t e t a p i. dengan diketuai oleh Kombes Pol.Saleh Saaf selaku Kepala Badan Intelijen Keamanan POLRI agar supaya segera membantu Kombes Pol.SIK bersama Kombes Pol. H.J. adanya suatu pergerakan ³operasi intelijen´ yang bertujuan erat untuk melakukan ³penyelidikan´.SIK. 03 Januari 2009 Komjen Pol.Pinora untuk segera bergabung dengan Kombes Pol. yang didorong untuk masuk dalam pergerakan Intelijen seolah-olah sebagai korban padahal akan dikorbankan ???? a t a u. WAKAPOLRI.Chairul Anwar untuk melakukan penyelidikan terhadap pelaku teror dan pengancaman dalam hal ini yang dilakukan oleh korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar.Drs. oleh KAPOLRI. Drs. WAKAPOLRI. Chairul Anwar untuk menghadap Komjen Pol. sehingga KAPOLRI. dimana ketika itu WAKAPOLRI telah memberikan arahan kepada saksi AKP.Drs Chairul Anwar?? sehingga patut dipertanyakan ´seberapa berbahayakah tindakan yang dibuat oleh korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar terhadap Antasari Azhar selaku Ketua KPK.A.JA. patut diduga kuat. dan KEPALA BADAN INTELIJEN KEMANAN POLRI secara langsung terlibat aktif dalam memberikan briefing dan pengarahan serta perintah terhadap anggotanya dibawah pimpinana Kombes Pol. Bahwa dari rangkaian fakta tersebut.Drs.H.00 WIB secara langsung telah di telepon oleh Irjen Pol. Mohamad Joni.Chairul Anwar untuk melaksanakan tugas khusus KAPOLRI. terdapat 3 (tiga) hal yang sangat bertolak belakang satu dengan yang lain. saksi AKP Joni. sebagaimana fakta keterangan kesaksian dibawah sumpah dari saksi AKP. ³mengapa terhadap korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar. pergerakan tersebut adalah merupakan upaya rekayasa dengan memanfaatkan peluang dan menjadikan saksi Antasari Azhar sebagai target sasaran operasi.AKP H. SIK bersama Kombes Pol. SIK telah dipanggil oleh Kombes Pol Drs.

a d a p u n yang dimaksud dengan ³laporan polisi model A´ adalah : laporan polisi yang dibuat sendiri oleh anggota polisi yang dibuat sendiri oleh anggota POLRI terhadap sesuatu kejadian atau kasus yang keberadaannya telah/sudah diketahui.tidak memberikan perintah kepada anggotanya termasuk tidak memberikan perintah kepada 4 (empat) anggota teamnya dibawah pimpinan Kombes Pol. pada surat tersebut sama sekali tidak pernah dicantumkan kalau b e g i t u p u l a. baik langsung maupun tidak langsung. . Drs Chairul Anwar agar supaya segera membuat laporan polisi model A dan laporan model C guna pemanggilan pro justitia. Bahwa sebagaimana fakta 3 (tiga) bentuk laporan polisi yang terurai tersebut di atas. maka sudah pasti korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar tidak akan terbunuh !!! * Majelis Hakim Yang Mulia. * Majelis Hakim Yang Mulia. SIK dan AKP H.A Pinora. sangat terkesan sekali bahwa surat tersebut dari model dan bentuknya hanyalah sebagai surat biasa yang secara struktural dan kedinasan tidak dapat dipertanggungjawabkan sebagai surat resmi. Bahwa jika KAPOLRI dan WAKAPOLRI secara struktural melakkan koordinasi kedinasan dengan KABARESKRIM POLRI. Bahwa secara internal POLRI bentuk laporan polisi ada 3 (tiga) jenis yaitu: ³laporan polisi model A´. sehingga kasus tersebut menjadi jernih. seharusnya surat resmi tersebut oleh Kombes Pol. semestinya harus distempel dengan cap Kepolisian Negara R.Drs Chairul Anwar. maka adalah merupakan suatu kebohongan besar. yang disampaikan melalui surat resmi maupun melalui penyampaian kepada POLRI. jika saksi AKP Mohamad Joni. KEPALA BADAN INTELIJEN KEAMANAN POLRI dan KAPOLDA METRO JAYA. s e h i n g g a. dan menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus ³TEROR´ & ³PENGANCAMAN´ a quo kepada KABARESKRIM POLRI dalam kerangka penegakan hukum. d i m a n a. demi pengungkapan sesuatu kasus.I. karena saksi Antasari Azhar selaku Ketua KPK tidak mau membuat laporan polisi. yang dimaksud dengan ³laporan polisi model C´ adalah: laporan polisi yang dibuat sendiri oleh anggota POLRI dengan keleluasaan yang tidak terbatas pada laporan polisi model A dan model B. * Majelis Hakim Yang Mulia. didalam persidangan menerangkan bahwasanya terhadap laporan yang disampaikan oleh saksi Antasari Azhar selaku Ketua KPK kepada KAPOLRI tentang ³TEROR´ & ³PENGANCAMAN´ dengan pelaku korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar tidak dapat diproses oleh POLRI. b e g i t u p u l a s e l a n j u t n y a. Bahwa jika lihat dari bentuk surat resmi dan cara pembuatan ³Laporan Hasil Pelaksanaan Tugas Penyelidikan´ yang dibuat dan ditandatangani oleh Kombes Pol. Drs Chairul Anwar sebagai pemberi tugas. selanjutnya pada surat tersebut sama sekali tidak pernah distempel dengan cap Kepolisian Negara R. maka didalam surat resmi tersebut diketemukan banyak sekali kejanggalan.I. dan ³laporan polisi model C´. ³laporan polisi model B´.J. demi terlaksananya pengungkapan kasus´ ???? * Majelis Hakim Yang Mulia. dengan tembusannya kepada WAKAPOLRI. tertangal 24 Januari 2009. p a d a h a l. yang dimaksud ³laporan polisi model B´ adalah : laporan polsi yang dibuat secara langsung oleh anggota masyarakat. s e d a n g k a n. surat tersebut sebagai surat resmi. s e r t a p u l a. pada surat tersebut sama sekali tidak pernah dicantumkan kalau surat tersebut ditujukan kepada siapa? B e g i t u p u l a.

DAVID EKO PRIYANTO & IMAM HAMBALI alias KEMAT!!! * Majelis Hakim Yang Mulia. Bahwa apa yang menjadi pertanyaan dan keraguan dari Kami Tim Penasihat Hukum terhadap keberadaan team POLRI. dimana ketiga saksi tersebut telah menerangkan bahwasanya orang yang paling dekat dengan korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar adalah Kompol Helmy Santika. semata-mata bukan bertuuan untuk mendiskreditkan posisi KAPOLRI. agar supaya terhadap Terdakwa Kombes Pol Drs. d e n g a n d e m i k i a n. dan terang tentang apa yang sebenarnya terjadi sehingga tidak ada alasan lain selain membebaskan Terdakwa dari segala dakwaan yang semu ini. SIK tersebut patut diragukan dan dipertanyakan. SIK dimana hubungan kedekatan antara Kompol Helmi Santika. berikut bertugas untuk mengambil data-data serta gambar foto dari korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar bersama Rani Juliani. keterangan saksi AKP. Drs chairul Anwar harus menugaskan AKP Mohamad Joni. serta posisi KEPALA BADAN INTELIJEN KEAMANAN POLRI.Mohamad Joni SIK saksi AKP. apakah benar seperti itu??? D i k a r e n a k a n sebagaimana fakta persidangan yang terungkap melalui keterangan kesaksian saksi AKP.Mohamad Joni. posisi WAKAPOLRI. SIK yang termasuk salah satu anggota team.Mohamad Joni. Selanjutnya. m e l a i n k a n. SIK untuk mencari tahu identitas dari korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar ? p a d a h a l Kompol Helmy Santika. Berdasarkan kesaksian dari para saksi fakta dan keterangan ahli di atas. sangat menegtahui sangat menegerti dan sangat memaklumi karakter identitas serta kativitas kerja dari korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar??? * Majelis Hakim Yang Mulia.J. SIK dengan korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar. pada prinsipnya. agar supaya terhadap Terdakwa Kombes Pol Drs Wiliardi Wizar tidak menanggung darah dari korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar. Bahwa pergerakan team POLRI yang dibentuk KAPOLRI tersebut dengan menugaskan saksi AKP. membuktikan bahwa Terdakwa tidak ada maksud atau niat untuk melakukan. berkat sistim inquisitor yang dianut dalam sistim peradilan pidana di Indonesia. mengapa KAPOLRI melalui Kombes Pol. sudah terjalin puluhan tahun sejak mereka masih kecil. begitu pula yang dialami oleh. turut serta melakukan serta menganjurkan tindak pidana pembunuhan berencana. . dibalik semuanya itu justru kami Tim Penasihat Hukum berupaya mengungkapkan kebenaran yang sesungguhnya dari perkara pidana in casu terhadap kematian dari korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar. menyuruh melakukan. SIK untuk mencari tahu keberadaan identitas korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar.A Pinora dan saksi Sigit Haryo Wibisono. Majelis Hakim Yang Mulia secara aktif telah menggali dan telah mendengar keterangan-keterangan para saksi dan memeriksa alat bukti yang lain sehingga mendapatkan gambaran yang utuh. begitu pula.H.* Majelis Hakim Yang Mulia. komprehensif. yang menimpa korban Nasrudin Zulkarnain Iskandar. Bahwa tidaklah mudah Penuntut Umum mendakwa seseorang atau Terdakwa dengan tuduhan dengan rencana terlebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain oleh karena fakta hukum persidangan yang berbicara.Wiliardi Wizar tidak mengalami nasib yang sama seperti yang dialami antara lain oleh SENGKON & KARTA.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful