KEWIRAUSAHAAN

Nama : Masodih Kelas : X (mesin)

B.Study: Kewirausahaan

BAB I Mengembangkan Semangat Kewirausahaan Semangat Contoh Gairah : energy untuk melakukan suatu karena adanya unsure manfaat. 2. 1. Untuk menemukan solusi inovatif 4.Semua invensi adalah inovasi teteapi tidak semua inovasi adalah invesi Contoh Invensi = lampu pilar oleh Thomas Alfa Inovasi = adanya model lampu yang bermacam-macam . : Semangat Bekerja : energy untuk melakukan sesuatu karena adanya. Kegunaan pola oikir kreatif 1. Untuk merubah masalah/kesulitan /kegagalan menjadi sebuah peluang/pemikiran yang cemerlang untuk tingkah selanjutnya 3. Untuk menemukan teknologi baru 6. Untuk menemukan gagasan ide peluang dan inspirasi baru. dan menggunakan pengetahuan apapun yang dimiliki seperti imformasi pengalaman dan keterampilan lainnya untuk menciptakan peluang serta mengatasi kesulitan. Memiliki kreatifitas Kreatifitas adalah kemampuan mengelola. a. Untuk merunag keterbatasan /kelemahan menjadi sebuah kekuatan/keunggulan . Memiliki sikap tidak takutmenghadapi kegagalan 2. Untuk menemukan sesuatu kejadianyang belum pernah dialami atau belum pernah ada hinggamenjadi penemuan baru 5.

BAB II Membangun Komitmen Dalam Berwirausaha 5 Faktor penting dalam menjalankan usaha Semangat Kewirausahaan Motivasi yang tinggi Gairah karena Menyukainnya Kreatifitas. efisien Tetap komit dalam Menjalankan usaha SUKSES Komitmen = Perjanjian (karakteristik) komitmen dalam kewirausahaan Suatu keteriakan dan keinginan kuat untuk membangun dan memasukan usaha dalam situasi seperti apapun Jenis-Jenis Komitmen  Komitmen pada diri sendiri  Komitmen pada orang lain Konsumen : Menjaga umum Investor : member deviden .inovasi Kerja efektf.

Ketidak harmonisan ( sepakat akrab) pemikiran 3.jesis Konflik 1. Diskriminasi 9. Persaingan 5. Kurang kimunikasi. Jenis. Sekilas tentang konflik 1. Munculnya konflik Konflik muncul karena ketidak harmonisan dan ketidak selarasan yang meliputi tiga buah aspek 1. Pengertian Konflik Konflik berasal dari kata kerja bahasa latin yaitu confifere = saling memukul secara sosialogis konflik adalah suatu proses social antara dua orang atau lebih dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak yang lain dengan menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya. Sikap 3. Situasi 2. member informasi 8. Prilaku seseorang 7. Faktor penyebab konflik 1. B. Perbedaan persepsi 2. Tujuan Ilustrasi gambar Sikap dan kondisi konflik Prilaku sikap prespsi . Kebencian D. Situasi dan kondisi yang mendukung 6.BAB III Mengelola Konflik A. Konflik dalam hati dan fikiran atas proses pengambilan keputusan 2.egoisme Tujuan /sasaran . Konflik dengan pihak lain 3. Konflik terhadap sebuah keputusan dari sebuah alternative = pilihan C. Egoism = pingin menang sendiri 4.

Type-type konflik 1. Tahap proses pembentukan team (kelompok) meliputi a. Konflik emosi ( emisional konflik) Konflik yang terjadi kat=rena emosi seorang pada kondisi atau saat-saat tertentu Contoh kemarahan yang menyebabkan orang lain tersinggung dan mengucapkan katakata yang mengandung undur khas suku agama atau social budaya. Perselisihan tentang pelaksanaan tugas dan cara mengerjakan nya tidak saling berkorelasi sehingga uraian kerja dan tanggung jawab tidak jelas 3.E. Belum ada seorang emimpin yang tepat F. . Type konflik berdasarkan factor penyebabnya: a. Tidak mendiskusikan masalah dengan seluruh team c. Perbedaan kepercayaan c. Gaya kepeminpinan b. Tahap munculnya konflik 1. Visi dan misi belum ditentukan 2. Struktur yang sering berubah e. Kurangnya lepercayaan antara individu b. Pebedaan agenda antara individu b. Tahap Penyelesaian permasalah a. Proses penentuankeputusan yang mengandungundur emosi tinggi e. Perebuan posisi d. Tujuan yang tidak selaras d. Tahap pembentukan tujuan dalam sel visi dan misi a.