Dengan akan datangnya globalisasi yang membutuhkan Sumber Daya Manusia yang memiliki daya saing yang tinggi

serta untuk meningkatkan daya saing bangsa di kancah dunia, maka di kabupaten Bojonegoro perlu ada sebuah sekolah "Kawah Candradimuka" yang mampu menghasilkan lulusan yang unggul dan trampil. Selain itu dalam Bab XIV pasal 50 ayat 3 Undang-undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, disebutkan bahwa pemerintah daerah harus mengembangkan sekurang-kurangnya satu satuan pendidikan menjadi bertaraf internasional.Tantangan ini dijawab oleh SMK Negeri 2 Bojonegoro dengan mendapatkan predikat sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Proses untuk mendapatkan predikat Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dimulai oleh SMK Negeri 2 Bojonegoro sejak 1,5 tahun yang lalu, dimulai dengan menstandartkan proses manajemen sekolah yang telah diakui oleh International Organization for Standardization dengan didapatkannya sertifikat ISO 9001:2008 untuk proses manajemen. Dengan didapatkannya sertifikat ISO 9001:2008, maka SMK Negeri 2 Bojonegoro diverifikasi oleh Dinas Pendidikan pusat yang berakhir dengan penandatanganan MoU SMK Negeri 2 Bojonegoro sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional. perbedaan mendasar RSBI dengan sekolah lain itu pada konsep pembelajarannya. Di RSBI, selain menuntaskan kurikulum nasional harus ditambah dengan membuka kurikulum internasional. Kurikulum internasional contohnya bisa diadopsi dari kurikulum Cambridge atau yang lainnya. Dibukanya kelas bilingual dimana dalam proses belajar mengajar menggunakan 2 bahasa yaitu bahasa inggris dan bahasa indonesia. Dengan diraihnya predikat Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) bukan berarti perjuangan SMK Negeri 2 Bojonegoro telah selesai, masih banyak tugas yang harus dikerjakan agar SMK Negeri 2 Bojonegoro dapat terus maju kedepan. Untuk itu do'a dan dukungan dari masyarakat Bojonegoro sangat dibuthkan oleh SMK Negeri 2 Bojonegoro.

PROSEDUR Dalam upaya penerapan sistem manajemen ini secara efektif, maka dituntut adanya suatu kemampuan untuk mengidentifikasi dan mengelola seluruh proses kerja yang saling berhubungan dan berinteraksi baik secara intern maupun ekstern. Selain dari pada itu, perlunya kemampuan dalam meningkatkan secara terus menerus efektivitas dari proses sistem manajemen mutu, sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal sesuai dengan tujuan dan sasaran mutu yang telah ditetapkan. Oleh karena itu perlu adanya suatu program berkesinambungan yang perlu didukung oleh semua personel yang terlibat dalam penerapan sistem ini. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam sertifikasi Sistem Manajemen ISO 9001 : 2000 antara lain : 1. Audit Internal

Tinjauan Manajemen ini dilakukan dalam bentuk rapat lengkap yang dipimpin langsung oleh pimpinan puncak. terutama dalam ketaatannya dalam menerapkan standar yang diacu. Berdasarkan evaluasi kinerja ini diharapkan dapat lebih memacu serta meningkatkan kinerja. Surveilen ini dilaksanakan untuk mengevaluasi adanya perubahan monitoring bagi lembaga sertifikasi apakah organisasi tersebut mampu menerapkan sistem mutunya secara konsisten. Evaluasi ini dilakukan melalui beberapa cara antara lain : a. Kegiatan ini lebih bersifat pengkajian atas penerapan sistem manajemen mutu secara menyeluruh. Evaluasi Kinerja Evaluasi kinerja ini dilakukan sebagai wahana bagi organisasi dalam memperoleh masukan dari mitra kerja dalam memberikan pelayanannya. kegiatan surveillen diprogramkan akan dilakukan setidaknya dua kali dalam satu tahun oleh Lembaga Sertifikasi. sedangkan materi-materi pokok yang diangkat untuk dilakukan pengkajian antara lain : a. Surveillance Audit Sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati dengan pihak Lembaga Sertifikasi. 3.Audit internal merupakan kegiatan yang sangat penting dan merupakan keharusan dalam penerapan standar ISO 9001 : 2000. Hasil Evaluasi Kinerja d. Kegiatan Audit Internal b. Mengirimkan daftar isian (kuesioner) kepada mitra kerja yang telah mendapatkan pelayanan. 4. khususnya untuk melihat seberapa jauh efektivitas penerapan ISO 9001 : 2000 dalam menunjang upaya untuk memberikan pelayanan prima kepada mitra kerja sehingga sasaran mutu dapat tercapai. Tindakan Perbaikan c. khususnya SMK Negeri 2 Wonosari . Kegiatan audit internal ini sepenuhnya menjadi tanggungjawab Wakil Manajemen Mutu(WMM) 2.kebijakan yang sudah ditetukan. yang bertujuan untuk memantau sistem mutu dengan melakukan verifikasi kesesuaian dan keefektifan kegiatan penerapan sistem mutu dibandingkan terhadap standar acuan serta kebijakan. Menyadari akan besarnya manfaat penerapan ISO 9001:2000 dalam meningkatkan profesionalisme dan performance lembaga. Wawancara langsung dengan mitra kerja b. Tinjauan Manajemen ini juga merupakan keharusan atau wajib dilakukan dalam penerapan ISO 9001 : 2000. Isue-isue lain yang berkaitan dengan penerapan ISO 9001 : 2000 Dengan demikian penerapan Standar ISO 9001 : 2000 memberikan manfaat yang besar dalam meningkatkan kinerja suatu organisasi dalam upaya mewujudkan pelayanan prima kepada mitra kerjanya. Tinjauan Manajemen Sebagaimana halnya dengan Audit Internal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful