BAB I PENDAHULUAN A.

Latar belakang
Sebenarnya, kehidupan kolektif atau berkelompok tidak hanya terjadi pada manusia. Kehidupan kolektif juga terjadi pada binatanng Perbedaannya, jia perilaku kolektif pada binatang terjadi secara

alami, maka perilaku kolektif manusia terjadi karena proses belajar. Oleh sebab itu, polanya juga selalu mengalami perubahan, baik yang terjadi secara cepat maupun secara lambat.

Adapun pada binatang, karena terjadi secara alami, polanya cenderung tetap dan tidak berubah. Misalnya, bentuk dan pola membuat sarang pada lebah tidak pernah berubah dari beberapa generasi lebah. Akan tetapi, pada manusia tentunya tidak demikian. Bentuk rumah manusia selalu mengalami perubahan dari generasi ke generasi.

Perkembangan otak terjadi baik dalam ukuran maupun dalam struktur. dari Australophitecus ke phitecanthropus isi tengkorak

menjadi berlipat dua. Dari pithecantropus ke homo membesar ratarata 1,5 kali. Perkembangan yang terpenting dalam pembesaran otak

pemikiran dan asosiasi. dengan demikian sampailah kita pada perkembangan biososial manusia yang terpenting dalam aspek ini ada tiga hal.Tujuan  Diharapkan kepada seluruh mahasiswa terutama bagi penulis sendiri mampu memahami lebih dalam tentang mata kuliah. organisasi social.pada manusia ialah membesarnya secara luar biasa bagian dahi dan samping. daya simak. Hal ini berhubungan dengan perkembangan keinginan dan prakarsa serta pengendaliannya. dan Komunikasi. Semoga penulis mampu mempresentasi makalah ini sesuai dengan tujuan bersama dan mudah mudahan inginkan bersama. serta integrasi pengalaman. dapat mencapai hasil yang di . kepribadian. yaitu pembuatan alat. B.

tidak semua kumpulan manusia yang saling berinteraksi disebut masyarakat. Namun.BAB II PEMBAHASN A. . sekumpulan orang yang sedang antre membeli bakso tidak kita anggap sebagai masyarakat karena meskipun terkadang mereka saling berinteraksi. ikut serta. Pengertian MAsyARAKAt Wujud kehidupan kolektivitas manusia lebih sering atau lebih lazim disebut dengan istilah masyarakat. Istilah masyarakat berakar dari bahasa arab yaitu /syaraka/ yang berarti "saling bergaul. Misalnya. tetapi terbatas. yaitu /socius/ yang artinya "kawan". Karena. atau partisipasi". Istilah masyarakat dalam bahasa Inggris adalah /society/ yang berasal dari bahasa Latin. Polanya juga tidak bersifat mantap dan kontinu. Jika menilik dari pengertian tersebut. maka masyarakat adalah sekumpulan manusia yang saling bergaul atau dalam istilah lain. suatu masyarakat harus mempunyai ikatan lain yang khusus.

Akan tetapi. Karena. setelah diselipi kebudayaan. . sopan. B.pakaian-adat-banten tertentu yg bersifat kontino dan terikat oleh suatu identitas bersama KEBUDAYAAN Kebudayaan dalam Antropologi sering diartikan sebagai keseluruhan sistem gagasan. Oleh karena itu.Sekumpulan orang yang sedang mengantre membeli bakso. atau sesuai dengan "estetika". Perkembangan Jenis Kebudayaan Masyarakat Prasejarah Dari pengertian ini. Istilah kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta. dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia melalui proses belajar. tindakan. /buddhayah/ yang merupakan bentuk jamak dari /buddhi/ yang berarti budi atau akal. Misalnya. berarti hampir seluruh tindakan manusia adalah kebudayaan. kebudayaan sering diartikan hal-hal yang berkaitan dengan akal. muncul cara-cara makan yang berbudaya. atau menonton bioskop lebih tepat disebut "kerumunan" Jadi masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat. Makan sebenarnyanaluri manusia untuk bertahan hidup. hanya sedikit tindakaN yang berasal dari naluri tanpa melalui proses belajar. pantas. tindakan makan. tiket.

Dari hasil alat-alat yang ditemukan dapat diketahui sedikit tentang penggunaanya ialah untuk berburu. 1. Cara . Kehidupan mereka masih tergantung kepada alam.Kebudayaan telah ada sejak jaman dahulu. Pada saat itu belum dikenal dengan bercocok tanam.buah-buahan. Alat-alat tersebut menunjukkan pola-pola kehidupan masa lalu yang masih sangat primitif. Untuk mengetahui bagaimana kebudayaan awal di Indonesia dan perkembangannya berikut ini akan diuraikakn penggambaran cirriciri kehidupan masyarakat prasejarah. Hal ini dapat diketahui dengan diketemukannya alat-alat peninggalan prasejarah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ini membuktikan pada masa itu sudah ada kehidupan manusia sebagai pendukungnya. Ciri-ciri kehidupan masyarakat prasejarah Pada jaman batu tua (PalaeoLithicum) penghidupan manusia merupakan pengembara yang berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lain (nomaden).ubi. Mereka tidak mempunyai tempat tinggal tetap. melainkan berpindah-pindah tergantung pada binatang buruannya dan hasil tanah sekitarnya. menagkap ikan dan mengumpulkan keladi. yang kemudian mengalami perkembangan kearah taraf perbaikan. dan lainlain.

Homo Memasuki jaman batu tengah/ madya. yaitu: .Meganthropus Palaeo Javanicus (Manusia Raksasa Jawa Purba) .penghidupannya dengan mengumpulkan bahan-bahan makanan dari hasil berburu dan meramu (food gathering) Berdasarkan hasil penelitian dari fosil-fosil yang ditemukan dapat diketahui bahwa pendukung kebudayaan palaeolithicum. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari binatang buas dan banjir. pola-pola kehidupannya mengalami perubahan sebagian masyarakat sudah bertempat tinggal menetap di Gua-gua daerah pantai maupun di gua-gua pedalaman. Dalam membangun rumah mereka kerjakan secara bergotong royong dan rumah tersebut dipakai untuk menampung beberapa keluarga inti. Mata pencaharian mereka sudah memasuki tahap berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjut Pada zaman neolithicum masyarakatnya sudah mempunyai tempat tinggal yang tetap dengan mendirikan rumah di atas tiang yang dilengkapi dengan tiang (rumah tangga).Pithecanthropus . Mereka sudah membentuk masyarakat secara teratur dengan adanya pemilihan pemimpin dan .

kebudayaan semakin berkembang pada zaman tersebut.kerja yang lebih kompleks. sedangkan kebudayaan Ngandong alat. Peralatan Yang Dipakai Masyarakat Prasejarah Peralatan pada zaman batu dikerjakan secara kasar (tidak dihaluskan) hal ini terjadi karena pada waktu itu teknologi yang dikuasai manusia masih sangat sederhana.alatnya banyak terbuat dari tulang disamping kapak genggam dari batu. alat-alat yang dihasilkan tidak banyak ragamnya hanya berupa kapak tidak bertangkiai yang disebut chopper. Pendukung kebudayaan Neolithicum adalah bangsa Austronesia yang merupakan nenek moyang bangsa Indonesia. kebudayaan Pacitan b. Mereka sudah mengenal bercocok tanam tingkat lanjut dan pertanian sudah mengenal system perairan secara intensif 2. peternakan dan sudah bias menghasilkan makanan sendiri (Food Producing). misalnya pertanian. Ada di antaranya yang dibuat . Kebudayaan Ngandong Kebudayaan Pacitan berbentuk kapak genggam. kebudayaan yeng tertua di Indonesia digolongkan ke dalam dua golongan: a.

hanya diratakan secara kasar saja untuk mendapatkan bentuk yang diperlukan. Sulawesi Tengah. Menhir ini diketemukan di Sumatera Selatan. Menhir Bentuknya seperti tiang atau tugu yang didirikan sebagai tanda peringatan dan melambangkan arwah nenek moyang sehingga menjadi benda pujaan. dan Kalimantan . Batu-batu ini biasanya tidak dikerjakan secara halus.dari tulang binatang menjadi semacam alat penusuk (belati) dan ada juga yang terbuat dari tanduk rusa. Kebudayaan Megalithicum (Batu Besar) Kebudayaan Megalithicum ialah kebudayaan yang terutama menghasilkan bangunan-bangunan dari batu besar. adapun hasil dari kebudayaan megalithicum adalah: a. Menhir ini mungkin pengaruh dari kebudayaan mesir kuno yaitu obelisk yang merupakan lambing dewa matahari.

MAKALAH SOSIOLOGI MASYARAKAT DAN BUDAYA YUNITA HERWATI 100038 AKADEMI KEPERAWATAN REFORMASI MAKASSAR 2011 .

......................................6 . 1 B.................................. 3 C.....DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN ........................................................ 1 A.........Latar belakang ............................................................ Pengertian .................................. 3 A................................... 2 BAB II PEMBAHASAN .............................Tujuan ................................. Perkembangan Jenis Kebudayaan Masyarakat Prasejarah«.........................