Menurut Akhmad Sudrajat ,Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap

proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Pengertian pendekatan sendiri dikatakan oleh Ujang Sukandi (2003:39) adalah cara umum dalam memandang permasalahan atau objek kajian, laksana pakai kacamata merah — semua tampak kemerah-merahan. Pengertian pendekatan pembelajaran secara tegas belum ada kesepakatan dari para ahli pendidikan. Namun beberapa ahli mencoba menjelaskan tentang pendekatan pembelajaran (instructional approach), misalnya ditulis oleh Gladene Robertson dan Hellmut Lang (1984: 5). Menurutnya pendekatan pembelajaran dapat dimaknai menjadi 2 pengertian, yaitu pendekatan pembelajaran sebagai dokumen tetap dan pendekatan pembelajaran sebagai bahan kajian yang terus berkembang. Pendekatan pembelajaran sebagai dokumen tetap dimaknai sebagai suatu Kerangka umum dalam Praktek Profesional guru, yaitu serangkaian dokumen yang dikembangkan untuk mendukung pencapaian Kurikulum. Hal tersebut berguna untuk: (1) mendukung kelancaran guru dalam proses pembelajaran; (2) membantu para guru menjabarkan kurikulum dalam praktik pembelajaran di kelas; (3) sebagai panduan bagi guru dalam menghadapi perubahan kurikulum; dan (4) sebagai bahan masukan bagi para penyusun kurikum untuk mendesain kurikulum dan pembelajaran yang terintegrasi. Gambaran mengenai pendekatan pembelajaran yang lebih jelas terdapat dalam artikel pendidikan yang diterbitkan oleh Saskatchewan education (1980) Pendekatan pembelajaran digambarkan sebagai kerangka besar tentang tugas profesional guru yang di dalamnya meliputi: model-model pembelajaran, Strategi-strategi pembelajaran, metode-metode pembelajaran dan juga keterampilan-keterampilan mengajar. Pendekatan pembelajaran juga merupakan skenario pembelajaran yang akan dilaksanakan guru dengan menyusun dan memilih model pembelajaran, strategi pembelajaran, metode pembelajaran maupun keterampilan mengajar tertentu dalam rangka mencapai suatu tujuan pembelajaran. Pendekatan pembelajaran digambarkan dalam diagram sebagai berikut:
Berdasarkan diagram di atas, pendekatan pembelajaran digambarkan sebagai kerangka umum tentang skenario yang digunakan guru untuk membelajarkan siswa dalam rangka

Moh Surya (1997) mengemukakan ciri-ciri dari perubahan perilaku. Psikologi Belajar. 2. .mencapai suatu tujuan pembelajaran. Psikologi Belajar. pemahaman. nilai dan sikap. Diagram tersebut juga memperlihatkan dengan lebih * Moh. belajar adalah aktivitas mental atau psikis. kata kunci dari belajar adalah perubahan perilaku. yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahanperubahan dalam pengetahuan. Rineka Cipta. Syaiful Bahri . sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya”. * Gage & Berliner : “belajar adalah suatu proses perubahan perilaku yang yang muncul karena pengalaman” Dari beberapa pengertian belajar tersebut diatas. 1999) Belajar adalah suatu aktifitas yang ditunjukkan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman. * Witherington (1952) : “belajar merupakan perubahan dalam kepribadian yang dimanifestasikan sebagai pola-pola respons yang baru berbentuk keterampilan. kebiasaan. Syaiful Bahri . strategi pembelajaran. * Hilgard (1962) : “belajar adalah proses dimana suatu perilaku muncul perilaku muncul atau berubah karena adanya respons terhadap sesuatu situasi” * Di Vesta dan Thompson (1970) : “ belajar adalah perubahan perilaku yang relatif menetap sebagai hasil dari pengalaman”. 3. ketrampilan. metode pembelajaran dan keterampilan mengajar. pengetahuan dan sikap baru”. 1999) Belajar adalah Proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman. Winkel. Rineka Cipta. * Crow & Crow dan (1958) : “ belajar adalah diperolehnya kebiasaan-kebiasaan. I. Whittaker (Djamarah. yaitu : jelas tentang hubungan antara model pembelajaran.B Pengertian belajar menurut beberapa ahli : 1. Cronchbach (Djamarah.1. sikap. pengetahuan dan kecakapan”. Menurut james O. Surya (1997) : “belajar dapat diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh perubahan perilaku baru secara keseluruhan. Dalam hal ini.

ketrampilan. sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri di dalam interaksi dengan lingkungannya. Syaiful Bahri. Psikologi Belajar. Kingskey (Djamarah. kebiasaan dan tingkah laku 8. Rineka Cipta. wich persists over a period time. Rineka Cipta. 1999) Belajar adalah serangkaian kegiatan jiwa raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman individu dalam interaksi dengan lingkungannya yang menyangkut kognitif. Belajar adalah suatu proses untuk memperoleh motivasi dalam pengetahuan. 1999) Belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan. Gagne berkeyakinan bahwa belajar dipengaruhi oleh faktor dari luar diri dan faktor dalm diri dan keduanya salingDalam Kamus Besar Bahasa Indonesia “Pembelajaran adalah.4. 1999) hal 22. Herbart (swiss) Belajar adalah suatu proses pengisian jiwa dengan pengetahuan dan pengalamn yang sebanyak-banyaknya dengan melalui hafaln 9. Psikologi Belajar. R. perbuatan. 7. 5. Psikologi Belajar. Slameto (Djamarah. (Djamarah. cara. Howard L. 1999) Belajar adalah proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui praktek atau latihan. Syaiful Bahri. Syaiful Bahri. Rineka Cipta. 6. Rineka Cipta. bukan hanya disebabkan karena proses pertumbuhan saja. Psikologi Belajar. menjadikan orang atau makhluk hidup belajar”. Syaiful Bahri. proses. Gagne dalam buku: the conditioning of learning mengemukakan bahwa: Learning is change in human disposition or capacity. and which is not simply ascribable to process a groeth. Belajar adalah perubahan yang terjadi dalam kemampuan manusia setelah belajar secara terus menerus. Drs. Gagne (Djamarah. Robert M. afektif dan psikomotor.[1] .

fasilitas. Google. disusun sedemikian rupa untuk mempengaruhi dan mendukung terjadinya proses belajar siswa yang bersifat internal. dan kapur. Oemar Hamalik Pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun meliputi unsur-unsur manusiawi. pengetahuan dan sikap. yang terjadi sebagi hasil dari suatu latihan atau pengalaman. guru dan tenaga lainnya. Manusia terlibat dalam sistem pengajaran terdiri dari siswa. Crow and Alice Crow (WWW. Prosedur meliputi jadwal dan metode penyampaian informasi. Sementara itu Soedjadi (1991:102). . papan tulis.com) Belajar adalah setiap perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku. 10. belajar ujian dan sebagainya. komputer. Google. Ngalim Purwanto (1992) (WWW. knowledge and attitudes. 11. Suherman (1993:221) menyatakan pula bahwa pendekatan pembelajaran merupakan suatu konsep atau prosedur yang digunakan dalam membahas suatu bahan pelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. perlengkapan dan prosedur yang saling mempengaruhi untuk mencapai tujuan pembelajara. sebagai berikut. Menurut Gagne dan Briggs (1979:3) Instruction atau pembelajaran adalah suatu sistem yang bertujuan untuk membantu proses belajar siswa. Material meliputi buku-buku. Menurut Robert F Manger “Tujuan pembelajaran sebagai perilaku dicapai atau yang endekatan Pembelajaran Matematika Suherman (1993:220) mengemukakan pendekatan dalam pembelajaran adalah suatu jalan. Fasilitas dan perlengkapan terdiri dari ruang kelas.com) Belajar adalah acuquisition of habits. cara atau kebijaksanaan yang ditempuh oleh guru atau siswa dalam pencapaian tujuan pembelajaran dilihat dari sudut bagaimana proses pembelajaran atau materi pembelajaran itu. perlengkapan audio visual. praktek. yang berisi serangkaian peristiwa yang dirancang.[2] berinteraksi. Lester D. umum atau khusus. membedakan pendekatan pembelajaran matematika menjadi dua. Belajar adalah upayaupaya untuk memperoleh kebiasaan-kebiasaan.Menurut Dr.

tetapi menekankan pada pembentukan keterampilan mendapatkan pengetahuan sendiri. ketrampilan dan nilai sikap. mengutamakan pengertian dari pada hafalan. juga mengemukakan bahwa hendaknya mahasiswa tidak belajar matematika hanya dengan menerima dan menghafalkan saja. Winkel (dalam Darsono.1) Pendekatan materi (material approach). Menurut Steen (2001:307). keterampilan dan nilai sikap. perubahan itu harus dilahirkan oleh pengalaman dan oleh interaksi antara orang dengan lingkungannya. 2000:4) menyatakan bahwa belajar adalah aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan. Agar belajar dapat berkualitas dengan baik. yakni suatu cara belajar yang Belajar dan pembelajaran merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Hudoyo (1994:5) menyatakan bahwa pembelajaran matematika hendaknya diarahkan untuk membantu anak didik untuk berpikir. Belajar akan mengubah perilaku mental siswa yang belajar (Dimyati dan Mudjiono. karena matematika memungkinkan penyelesaian masalah dengan benar dan benarnya penyelesaian karena penalarannya memang sangat jelas. Steen (2001:307). 2) Pendekatan pembelajaran (teaching approach). pemahaman. Dengan belajar manusia dapat mengembangkan potensi-potensi yang dimilikinya. yaitu proses penjelasan topik matematika tertentu menggunakan materi matematika lain. Tanpa belajar manusia tidak mungkin dapat memenuhi kebutuhankebutuhannya. Winkel (dalam Darsono. cara menguasai suatu keterampilan dan mengembangkan sikap terhadap suatu objek. dapat dikerjakan oleh siswa pada kondisi dan tingkat kompetensi tertentu. Sartain (dalam Darsono. belajar matematika pada hakikatnya adalah belajar yang berkenaan dengan ide-ide. yaitu proses penyampaian atau penyajian topik matematika tertentu agar mempermudah siswa memahaminya Steen (2001:305) menyatakan bahwa proses belajar mengajar tidak hanya berlandaskan pada teori pembelajaran perilaku. 2002:5). Mahasiswa harus belajar matematika secara bermakna. struktur-struktur yang diatur menurut urutan logis. 2000:4) menyatakan belajar adalah aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan. Sejalan dengan itu. Belajar matematika tidak ada artinya kalau hanya dihafalkan saja. Perubahan tersebut antara lain ialah cara merespon suatu sinyal. pemahaman.[3] . Belajar matematika baru bermakna bila dimengerti. 2000:4) menyatakan bahwa belajar didefinisikan sebagai suatu perubahan perilaku sebagai hasil pengalaman.

Dengan belajar manusia dapat mengembangkan potensi-potensi yang dimilikinya. Perubahan tersebut .(Oemar Hamalik. 2000:4) menyatakan belajar adalah aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan. Agar belajar dapat berkualitas dengan baik. Sartain (dalam Darsono. Tanpa belajar manusia tidak mungkin dapat memenuhi kebutuhankebutuhannya. mengembangkan metode untuk mencapai hasil pengajaran yang diinginkan. Winkel (dalam Darsono. Winkel (dalam Darsono. 2000:4) menyatakan bahwa belajar didefinisikan sebagai suatu perubahan perilaku sebagai hasil pengalaman. Sartain (dalam Darsono. Winkel (dalam Darsono. 2000:4) menyatakan bahwa belajar adalah aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan. Belajar dan pembelajaran merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. pemahaman. Belajar akan mengubah perilaku mental siswa yang belajar (Dimyati dan Mudjiono. perlengkapan dan prosedur yang saling mempengaruhi mencapai tujuan pembelajaran “.1995:57) Belajar dan pembelajaran merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia.Pembelajaran atau pengajaran menurut Degeng adalah upaya untuk membelajarkan siswa. Dengan belajar manusia dapat mengembangkan potensi-potensi yang dimilikinya. pemahaman. Dalam pengertian ini secara implisit dalam pengajaran terdapat kegiatan memilih.[5] Pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun meliputi unsur-unsur manusiawi. cara menguasai suatu keterampilan dan mengembangkan sikap terhadap suatu objek. menetapkan. keterampilan dan nilai sikap. Perubahan tersebut antara lain ialah cara merespon suatu sinyal. 2000:4) menyatakan bahwa belajar didefinisikan sebagai suatu perubahan perilaku sebagai hasil pengalaman. 2000:4) menyatakan belajar adalah aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan. 2002:5). perubahan itu harus dilahirkan oleh pengalaman dan oleh interaksi antara orang dengan lingkungannya. ketrampilan dan nilai sikap. fasilitas. pemahaman. material. ketrampilan dan nilai sikap.[4 Menurut Hasan Langgulung “Pengajaran adalah pemindahan pengetahuan dari seseorang yang mempunyai pengetahuan kepada orang lain yang belum mengetahuinya. Tanpa belajar manusia tidak mungkin dapat memenuhi kebutuhankebutuhannya.

Belajar dan pembelajaran merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. pemahaman. Winkel (dalam Darsono. 2002:5). 2000:4) menyatakan belajar adalah aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan. Sujono (1988:5) mengemukakan beberapa pengertian matematika. 2000:4) menyatakan bahwa belajar adalah aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan. Tanpa belajar manusia tidak mungkin dapat memenuhi kebutuhankebutuhannya. keterampilan dan nilai sikap. matematika merupakan ilmu pengetahuan tentang penalaran yang logik dan masalah yang berhubungan dengan bilangan. Selain itu.antara lain ialah cara merespon suatu sinyal. 2000:4) menyatakan bahwa belajar didefinisikan sebagai suatu perubahan perilaku sebagai hasil pengalaman. Winkel (dalam Darsono. Winkel (dalam Darsono. 2000:4) menyatakan bahwa belajar adalah aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan. Di antaranya. 2002:5). Belajar akan mengubah perilaku mental siswa yang belajar (Dimyati dan Mudjiono. Sejalan dengan kedua pandangan di atas. perubahan itu harus dilahirkan oleh pengalaman dan oleh interaksi antara orang dengan lingkungannya. Perubahan tersebut antara lain ialah cara merespon suatu sinyal. keterampilan dan nilai sikap. Sartain (dalam Darsono. Agar belajar dapat berkualitas dengan baik. cara menguasai suatu keterampilan dan mengembangkan sikap terhadap suatu objek. pemahaman. . cara menguasai suatu keterampilan dan mengembangkan sikap terhadap suatu objek. Belajar akan mengubah perilaku mental siswa yang belajar (Dimyati dan Mudjiono. matematika diartikan sebagai cabang ilmu pengetahuan yang eksak dan terorganisasi secara sistematik. pemahaman. Dengan belajar manusia dapat mengembangkan potensi-potensi yang dimilikinya. Agar belajar dapat berkualitas dengan baik. Bahkan dia mengartikan matematika sebagai ilmu bantu dalam menginterpretasikan berbagai ide dan kesimpulan. perubahan itu harus dilahirkan oleh pengalaman dan oleh interaksi antara orang dengan lingkungannya. ketrampilan dan nilai sikap.