P. 1
Supervisi Manajerial Dan Supervisi Akademik

Supervisi Manajerial Dan Supervisi Akademik

|Views: 543|Likes:
Published by Adik Chang Ey

More info:

Published by: Adik Chang Ey on Jun 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/16/2014

pdf

text

original

SUPERVISI MANAJERIAL DAN SUPERVISI AKADEMIK

Posted by _ikhwan 19:30, under Pendidikan | No comments
Oleh : M. Fuadi, M.Pd Setelah diuraikan pengertian supervisi secara umum, tentu perlu pula dipaparkan pengertian supervisi manajerial dan supervisi akademik. Hal ini sesuai dengan dimensi kompetensi yang terdapat dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 Tahun 2007 Tentang Standar Pengawas Sekolah/Madrasah. Dalam Peraturan tersebut, Pengawas satuan pendidikan dituntut memiliki kompetensi supervisi manajerial dan supervisi akademik, di samping kompetensi kepribadian, sosial, dan penelitian dan pengembangan. Esensi dari supervisi manajerial adalah berupa kegiatan pemantauan, pembi- naan dan pengawasan terhadap kepala sekolah dan seluruh elemen sekolah lainnya di dalam mengelola, mengadministrasikan dan melaksanakan seluruh aktivitas sekolah, sehingga dapat berjalan dengan efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuan sekolah serta memenuhi standar pendidikan pendi- dikan nasional. Adapun supervisi akademik esensinya berkenaan dengan tugas pengawas untuk untuk membina guru dalam meningkatkan mutu pembelajarannya, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Peraturan Menteri ini juga mengisyaratkan bahwa dalam profesi pengawas di Indonesia secara umum tidak dibedakan antara supervisor umum dengan supervisor spesialis, kecuali untuk mata pelajaran dan/atau jenis pendidikan tertentu. Sebagaimana dikemukakan oleh Made Pidarta (1995: 84-85) bahwa supervisor dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu supervisor umum dan supervisor spesialis. Supervisor umum tugasnya berkaitan dengan pemantauan pelaksanaan kurikulum serta upaya perbaikannya, dan memoti- vasi guru untuk bekerja dengan penuh gairah, dan menangani masalah-masa- lah pendidikan secara umum. Sedangkan supervisor spesialis lebih berkon-sentrasi pada perbaikan proses belajar mengajar, terutama berkaitan dengan spesialisasi mereka. Mereka disebut pula dengan supervisor bidang studi, dan dipandang sebagai ahli dalam bidang tertentu sehingga mampu mengembang- kan materi, pembelajaran, media dan bahan-bahan lain yang dibutuhkan. 1. Supervisi Manajerial Di muka telah dijelaskan bahwa esensi supervisi manajerial adalah pemantauan dan pembinaan terhadap pengelolaan dan administrasi sekolah. Dengan demikian fokus supervisi ini ditujukan pada pelaksanaan bidang garapan manajemen sekolah, yang antara lain meliputi: (a) manajemen kurikulum dan pembelajaran, (b) kesiswaan, (c) sarana dan prasarana, (d) ketenagaan, (e) keuangan, (f) hubungan sekolah dengan masyarakat, dan (g) layanan khusus.

Dalam melakukan supervisi terhadap hal-hal di atas. adalah berkaitan pengelolaan atau manaje. Apabila di atas dikatakan.bangkan kemampuan profesionalismenya.an kemampuan guru. mendefinisikan supervisi akademik adalah serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran demi pencapaian tujuan pembelajaran. Supervisi akademik merupakan upaya membantu guru-guru mengembangkan kemampuannya mencapai tujuan pembelajaran. pengawas sekaligus juga dituntut melakukan pematauan terhadap pelaksanaan standar nasional pendidikan yang meliputi delapan komponen. (c) standar proses. sebagai bentuk paradigma baru pengelolaan dari sentralisasi ke desentralisasi yang memberi. merupakan bagian integral dari serangkaian kegiatan supervisi akademik. (b) standar kompetensi lulusan. 1987). maka menilai unjuk kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran merupakan salah satu kegiatan yang tidak bisa dihindarkan prosesnya (Sergiovanni. 2006: 4) Pengawas dituntut dapat menjelaskan sekaligus mengintroduksi model inovasi manajemen ini sesuai dengan konteks sosial budaya serta kondisi internal masingmasing sekolah. bahwa supervisi akademik merupakan serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran. Tujuan supervisi terhadap kedelapan aspek tersebut adalah agar sekolah terakreditasi dengan baik dan dapat memenuhi standar nasional pendidikan. (f) standar pengelolaan. maka dalam pelaksanaannya terlebih dahulu perlu diadakan penilai. 1989). Apabila dikatakan bahwa supervisi akademik merupakan serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemam-puannya. melainkan membantu guru mengem. berarti. (e) standar sarana dan prasarana. Supervisi Akademik Glickman (1981). 2.kan otonomi kepada pihak sekolah dan meningkatkan partisipasi masyarakat (Sudarwan Danim. dan (h) standar penilaian. Sebagaimana diketahui dalam dasa warsa terakhir telah dikem.bangkan wacana manajemen berbasis sekolah (MBS). (Daresh. esensi supervisi akademik itu sama sekali bukan menilai unjuk kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran. yaitu: (a) standar isi. supervisi akademik tidak bisa terlepas dari penilaian unjuk kerja guru dalam mengelola pembelajaran. sehingga bisa . Meskipun demikian. (d) tandar pendidik dan tenaga kependidikan. Penilaian unjuk kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran sebagai suatu proses pemberian estimasi kualitas unjuk kerja guru dalam mengelola proses pembelajaran. Dengan demikian. (g) standar pembiayaan. Salah satu fokus penting lainnya dalam dalam supervisi manajerial oleh pengawas terhadap sekolah.men sekolah.

dan kematangan profesional serta karak. janganlah diasumsikan secara sempit. minat. 1989). Firth. Perilaku supervisor dalam membantu guru mengembangkan kemam. Menurut Alfonso.teristik personal guru lainnya harus dijadikan dasar pertimbangan dalam mengembangkan dan mengimplementasikan program supervisi akade. 3. tujuan supervisi akademik akan diuraikan lebih lanjut berikut ini. misalnya: Apa yang sebenarnya terjadi di dalam kelas?. dan Neville. Melalui supervisi akademik diharapkan kualitas akademik yang dilakukan oleh guru semakin meningkat (Neagley. ditetapkan aspek yang perlu dikembang-kan dan cara mengembangkannya. Supervisi akademik harus secara langsung mempengaruhi dan mengembangkan perilaku guru dalam mengelola proses pembelajaran. Berdasarkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan ini akan diperoleh informasi mengenai kemampuan guru dalam mengelola kegiatan pembelajaran. dan Neville (1981) menegaskan Instructional supervision is herein defined as: behavior officially designed by the organization that directly affects teacher behavior in such a way to facilitate pupil learning and achieve the goals of organization. 1981). Apa yang sebenarnya dilakukan oleh guru dan murid-murid di dalam kelas?. 1987 dan Daresh. Apa yang telah dilakukan oleh guru dalam mencapai tujuan akademik?. ada tiga konsep pokok (kunci) dalam pengertian supervisi akademik. Inilah karakteristik esensial supervisi akademik.nya didesain bersama oleh supervisor dan guru. melainkan harus dilanjutkan dengan perancangan dan pelaksanaan pengembangan kemampuannya. bahwa hanya ada satu cara terbaik yang bisa diaplikasikan dalam semua kegiatan pengembangan perilaku guru.1. Tujuan supervisi akademik adalah membantu guru mengembangkan kemampuannya mencapai tujuan pembelajaran yang dicanangkan bagi murid-muridnya (Glickman. 2. Namun satu hal yang perlu ditegaskan di sini. kebutuhan. Aktivitas-aktivitas mana dari keseluruhan aktivitas di dalam kelas itu yang berarti bagi guru dan murid?. Desain tersebut terwujud dalam bentuk program supervisi akademik yang mengarah pada tujuan tertentu. Secara rinci. Alfonso. bahwa setelah melakukan penilaian unjuk kerja guru tidak berarti selesailah tugas atau kegiatan supervisi akademik. Pengembangan kemampuan dalam konteks ini janganlah ditafsirkan secara sempit. Sergiovanni (1987) menegaskan bahwa refleksi praktis penilaian unjuk kerja guru dalam supervisi akademik adalah melihat realita kondisi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan. 1981). sehingga jelas waktu mulai dan berakhirnya program pengembangan tersebut.mik (Sergiovanni. Oleh karena supervisi akademik merupakan tanggung jawab bersama antara supervisor dan guru. Apa kelebihan dan kekurangan guru dan bagaimana cara mengembangkannya?. Tujuan akhir supervisi akademik adalah agar guru semakin mampu memfasilitasi belajar bagi murid-muridnya. Dengan demikian. melalui supervisi akademik guru akan semakin mampu memfasilitasi belajar bagi murid-muridnya.puannya harus didesain secara ofisial. Firth. Tegasnya. semata-mata ditekankan pada peningkatan pengetahuan dan . Sehubungan dengan ini. tingkat kemampuan. Tidak ada satupun perilaku supervisi akademik yang baik dan cocok bagi semua guru (Glickman. 1980). maka alangkah baik jika program.

kualitas pembelajaran akan meningkat. Supervisi akademik diselenggarakan dengan maksud untuk memonitor kegiatan belajar mengajar di sekolah.rong guru mengembangkan kemampuannya sendiri. melainkan juga pada peningkatan komitmen (commitmen) atau kemauan (willingness) atau motivasi (motivation) guru. Supervisi akademik diselenggarakan untuk mendorong guru menerapkan kemampuannya dalam melaksanakan tugas-tugas mengajarnya. kehidupan kelas. sebab dengan meningkatkan kemampuan dan motivasi kerja guru. teman sejawatnya. 2. Kegiatan memonitor ini bisa dila-kukan melalui kunjungan kepala sekolah ke kelas-kelas di saat guru sedang mengajar. dan Neville (1981) Supervisi akademik yang baik . serta mendorong guru agar ia memiliki perhatian yang sungguh-sungguh (commitment) terhadap tugas dan tanggung jawabnya. Tiga Tujuan Supervisi 1. Menurut Alfonso. Sedangkang menurut Sergiovanni (1987) ada tiga tujuan supervisi akademik sebagaimana dapat dilihat pada gambar 2. Supervisi akademik diselenggarakan dengan maksud membantu guru mengembangkan kemampuannya profesionalnnya dalam memahami aka demik. Gambar 2. percakapan pribadi dengan guru.1. 3.1. Firth. maupun dengan sebagian murid-muridnya. mengembangkan keterampilan mengajarnya dan menggunakan kemampuannya melalui teknik-teknik tertentu.keterampilan mengajar guru. mendo.

dan Neville (1981) menggambarkan sistem pengaruh perilaku supervisi akademik sebagaimana gambar 2. Pada gilirannya nanti perubahan perilaku guru ke arah yang lebih berkualitas akan menimbulkan perilaku belajar murid yang lebih baik. Boston: Allyn and Bacon. Alfonso. .2.vision.adalah supervisi akademik yang mampu berfungsi mencapai multitujuan tersebut di atas. Ini berarti... Firth. Tidak ada keberhasilan bagi supervisi akademik jika hanya memerhatikan salah satu tujuan tertentu dengan mengesampingkan tujuan lainnya.1981. & Neville.. Sumber: Alfonso.2 Sistem Fungsi Supervisi Akademik Gambar 2. Gambar 2. G. 45.F. Firth. supervisor mempengaruhi perilaku mengajar guru sehingga perilakunya semakin baik dalam mengelola proses belajar mengajar. bisa disimpulkan bahwa tujuan akhir supervisi akademik adalah terbinanya perilaku belajar murid yang lebih baik. R. Perilaku supervisi akademik secara langsung berhubungan dan berpengaruh terhadap perilaku guru. RJ. p. Hanya dengan merefleksi ketiga tujuan inilah supervisi akademik akan berfungsi mengubah perilaku mengajar guru. Instructional Super. Selanjutnya perilaku mengajar guru yang baik itu akan mempengaruhi perilaku belajar murid.R. A Behavior System. melalui supervisi akademik. Inc.2 tersebut di bawah ini memperjelas kita dalam memahami sistem pengaruh perilaku supervisi akademik. Dengan demikian.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->