P. 1
Hak Dan Kewajiban Warga Negara Indonesia

Hak Dan Kewajiban Warga Negara Indonesia

|Views: 635|Likes:
Published by donie

More info:

Published by: donie on Jun 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/27/2014

pdf

text

original

HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA

Disusun oleh : Yuti Asnita (10210159)

BAB I PENDAHULUAN

Latar Belakang Dalam konteks Indonesia ini yang merupakan suatu Negara yang demokratis tentunya elemen masyarakat disini sangat berperan dalam pembangunan suatu Negara. Negara mempunyai hak dan kewajiban bagi warga negaranya begitu pula dengan warga negaranya juga mempunyai hak dan kewajiban terhadap Negaranya. Seperti apakah hak dan kewajiban tersebut yang seharusnya dipertanggungjawabkan oleh masing-masing komponen tersebut. Dalam tulisan makalah ini akan mencoba menulis tentang hak dan kewajiban yang dilakukan oleh masing-masing komponen tersebut. Apakan hak dan kewajiban Negara terhadap warga negaranya? Dan apa pula hak dan kewajiban warga Negara terhadap negaranya? Negara merupakan alat dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubunganhubungan manusia dalam masyarakat, dan yang paling nampak adalah unsur-unsur dari Negara yang berupa rakyat, wilayah dan pemerintah. Salah satu unsur Negara adalah rakyat, rakyat yang tinggal di suatu Negara tersebut merupakan penduduk dari Negara yang bersangkutan. Warga Negara adalah bagian dari penduduk suatu Negaranya. Tetapi seperti kita ketahui tidak sedikit pula yang bukan merupakan warga Negara bisa tinggal di suatu Negara lain yang bukan merupakan Negaranya. suatu Negara pasti mempunyai suatu undang-undang atau peraturan yang mengatur tentang kewarganegaraan. Peraturan tersebut memuat tentang siapa saja kah yang bisa dianggap sebagai warga Negara. Di Indonesia juga salah satu Negara yang mempunyai peraturan tentang kewarganegaraan tersebut. Maka dari itu dalam makalah ini akan coba dijelaskan secara rinci.

1.2 Rumusan Masalah

Siapakah yang berhak menjadi warga Negara disuatu Negara? 3. Bagaimana pandangan idiologis atas hak dan kewajiban warga negara? 1.3 Tujuan Penulisan 1. Notonegoro Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat dilakukan oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. Dari pengertian yang lain hak bisa berarti sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunanya tergantung kepada kita sendiri contohnya hak mendapatkan pengajaran. 4. Apakah wujud hubungan warga Negara dengan Negara ? 4. Menurut Prof. Menurut pengertian tersebut individu maupun kelompok ataupun elemen lainnya jika menerima hak hendaknya dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak dapat diwakilkan kepada orang lain jadi harus pihak yang menerimannya lah yang melakukan itu. 3. Dari masing-masing kata tersebut tentunya mempunyai arti tersendiri. Dr. Menjeaskan pandangan idiologis atas hak dan kewajiban warga negara. BAB II PEMBAHASAN 2. Memahami pengertian hak dan kewajiban.1 Pengertian Hak dan Kewajiban Dalam konteks kata hak dan kewajiban adalah mengandung 2 kata yaitu hak dan kewajiban. 1.Dari latar belakang di atas bisa memunculkan beberapa pertanyaan yang penting untuk dibahas diantaranya . 2. Mengetahui seseorang yang berhak menjadi warga Negara disuatu Negara. Dalam hak mendapatkan pengajaran ini adalah tergantung dari diri kita . Mengetahui korelasi hubungan warga Negara dengan Negara. Apakah pengertian hak dan kewajiban itu? 2.

Tapi kalau ada yang menganggap itu tidak penting pasti tidak akan melakukan hal itu. b. penentuan kewarganegaraan dapat didasarkan pada aspek perkawinan yang mencakupa asas kesatuan hukum dan asas persamaan derajat : a. Selain dari sisi kelahiran. Sanguinis berasal dari kata sanguis yang artinya darah. Ius artinya hukum atau dalil. Asas Ius Sanguinis Asas yang mennyatakan bahwa kewarganegaraan sesorang ditentukan beradasarkan keturunan dari orang tersebut. Dalam menentukan kewarganegaraan seseorang. kalau memang menganggap bahwa pengajaran itu penting bagi kita pasti kita akan senagtiasa akan belajar atau sekolah atau mungkin kuliah. Dalam penentuan kewarganegaraan didasarkan kepada sisi kelahiran dikenal dua asas yaitu asas ius soli dan ius sanguinis . Kata yang kedua adalah kewajiban . Kewajiban pada intinya adalah sesuatu yang harus dilakukan. . Dr. Menurut Prof. Disini kewajiban berarti suatu keharusan maka apapun itu jika merupakan kewajiban kita harus melaksaakannya tanpa ada alasan apapun itu. Asas persamaan hukum didasarkan pandangan bahwa suami istri adalah suatu ikatan yang tidak terpecahkan sebagai inti dari masyarakat. Dalam menyelenggarakan kehidupan bersama. dikenal dengan adanya asas kewarganegaraan berdasarkan kelahiran dan asas kewaraganegaraan berdasarkan perkawinan. a. Dari pengertian yang lain kewajiban berarti sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.sendiri. Asas Ius Soli Asas yang menyatakan bahawa kewarganegaraan seseorang ditentukan dari tempat dimana orang tersebut dilahirkan. Soli berasal dari kata solum yang artinya negari atau tanah. kewajiban berasal dari kata wajib. Notonegoro wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan. 2.2 Penentuan warga Negara Indonesia Siapa saja yang dapat menjadi warga negara dari suatu negara? Setiap negara berdaulat berwenang menentukan siapa-siapa yang menjadi warga negara.

Appatride adalah istilah untuk orang-orang yang tidak memiliki kewarganegaraan. kita mengetahui bahwa orang yang dapat menjadi warga negara Indonesia adalah : a. Orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang menjadi warga negara . pada dasarnya suatu negara tidak terikat oleh negara lain dalam menentukan kewarganegaraan. Dengan adanya kedaulatan ini. Yang menjadi warga negara ialah orang-orang Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan undang-undang sebagai warga negara 2. Negara memiliki wewenang untuk menentukan warga negara sesuai dengan asas yang dianut negara tersebut. Bahkan dapat muncul multipatride yaitu istilah untuk orang-orang yang memiliki kewarganegaraan yang banyak (lebih dari 2) Warga Negara Indonesia Negara Indonesia telah menentukan siapa-siapa yang menjadi warga negara . Penentuan kewarganegaraan yang berbeda-beda oleh setiap negara dapat menciptakan problem kewarganegaraan bagi seorang warga. Berdasarkan asas ini diusahakan status kewarganegaraan suami dan istri adalah sama dan satu.suami istri perlu mencerminkan suatu kesatuan yang bulat termasuk dalam masalah kewarganegaraan. Orang-orang bangsa Indonesia asli b. Bipatride adalah istilah untuk orang-orang yang memiliki kewarganegaraan ganda (rangkap dua). Jadi mereka dapat berbeda kewarganegaraan seperti halnya ketika belum berkeluarga. Negara lain juga tidak boleh menentukan siapa saja yang menjadi warga negara dari suatu negara. Secara ringkas problem kewarganegaraan adalah munculnya apatride dan bipatride. ketentuan tersebut tercantum dalam pasal 26 UUD 1945 sebagai berikut : 1. Asas persamaan derajat berasumsi bahwa suatu perkawinan tidak menyebabkan perubahan status kewarganegaaraan suami atau istri. Hal-hal mengenai warga negara dan penduduk diatur dengan undang-undang Beradasarkan hal diatas . b. Penduduk ialah waraga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia 3. Keduanya memiliki hak yang sama untuk menentukan sendiri kewarganegaraan.

Jika dengan memperoleh kewarganegaraan Indonesia. yaitu asas yang menentukan kewarganegaraan berdasarakan negara tempat kelahiran. yaitu asas yang menentukan satu kewarganegaraan bagi setiap orang d. Tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 1 (satu) tahun 6. Permohonan pewarganegaraan dapat diajukan oleh pemohon jika memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. Asas kewaraganegaraan ganda terbatas. Asas kewarganegaraan tunggal. Asas-asas yang dipakai dalam Undang-Undang No. Pada waktu mengajukan permohonan sudah bertempat tinggal di wilayah negara Republik Indonesia paling singkat 5 (lima)tahun berturut-turut atau paling singkat 10 (sepuluh) tahun tidak berturut-turut 3. Dalam Undang-Undang dinyatakan bahwa kewarganegaraan Republik Indonesia dapat juga diperoleh melalui pewarganegaraan.Adapun Undang-Undang yang mengatur tentang warga negara adalah Undang-Undang No. c.12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. tidak menjadi kewarganegaraan ganda 7. yaitu asas yang menentukan kewarganegaraan ganda bagi anak-anak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang ini. Asas Ius Sanguinis. Sehat jasmani dan rohani 4.12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia meliputi : a. Pewarganegaraan adalah tatacara bagi orang asing untuk memperoleh kewarganegaraan Republik Indonesia melalui permohonan . Membayar uang pewarganegaraan ke Kas Negara. Mempunyai pekerjaan dan/atau berpenghasilan tetap 8. Telah berusia 18(delapan belas) tahun atau sudah kawin 2. yiatu asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarakan keturunan bukan negara tempat kelahiran b. . Asas Ius Soli scera terbatas. yang diperuntukkan terbatas bagi anak-anak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam undang-undang. Dapat berbahasa Indonesia serta mengakui dasar negara Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 5.

Kewajiban negara mengembangkan sistem pendidikan nasional untuk rakyat g. air . Hak membela negara c. Beberapa ketentuan tersebut. Hak berpendapat d. Hak negara untuk ditaati hukum dan pemerintah b. Hak utuk mengembangkan dan memajukan kebudayaan nasional Indonesia g. Hak dan kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam Pasal 27 sampai pasal 34 UUD 1945.3 Hubungan warga Negara dengan Negara Wujud hubungan anatara warga negara dengan negara adalah pada umumnya adalah berupa peranan(role). hak dan kewajiban warga negara yang telah tertuang dalam UUD 1945 mencakup berbagai bidang . . Kewajiban negara untuk menajamin sistem hukum yang adil e. Hak dan kewajiban negara terhadap warga negara pada dasarnya merupakan hak dan kewajiban warga negara terhadap negara. Bidang politik dan pemerintahan. Bidang ±bidang ini antara lain. Kewajiban negara memberi jaminan sosial h. Kewajiban mentaati hukum dan pemerintahan b. Kewajiban negara memberi kebebasan beribadah Secara garis besar. dan kekayaan untuk kepentingan rakyat d. anatara lain sebagai berikut : a. Hak ekonomi untuk mendapat kan kesejahteraan sosial h. Hak mendapatkan jaminan keadilan sosial Sedangkan kewajiban warga negara Indonesia terhadap negara Indonesia adalah : a. Peranan pada dasarnya adalah tugas apa yang dilakukan sesuai dengan status yang dimiliki.2. Kewajiban negara untuk menjamin hak asasi warga negara f. Kewajiban dalam upaya pertahanan negara Selain itu ditentuakan pula hak dan kewajiban negara terhadap warga negara. Hak negara untuk dibela c. Hak mendapatkan pengajaran f. Hak kemerdekaan memeluk agama e. Kewajiban membela negara c. Bebarapa hak warga negara Indonesia antara lain sebagai berikut : a. Hak negara untuk menguasai bumi. Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. b. dalam hal ini sebagai warga negara.

Melalui komunitas beragam ego individu melebur menjadi sejarah. Perbedaan itu lenyap ketika mereka menyadari arti persamaan sebagai bangsa Indonesia.4. Pancasila sebagai filsafat cita-cita dan harapan segenap bagsa Indonesia. 2. Bahkan pada sila ke tiga disebutkan ³ Persatuan Indonesia ³. keagamaan. Tentu saja Pancasila sebagai landasan warga negara Indonesia dalam bertingkah laku. pendidikan. Dengan demikian bersarkan teori yang dinyatakan Geovanni Gentle (Syahrian:2003) bahwa negara kesatuan Republik Indonesia adalah negara nasionalis. . 2. Pada tataran subjektif individu mengenal hubungan antara manusia yang satu dan lainnya.sosial. dan pertahanan. Negara yang terdiri dari beragam identitas mampu disatukan atas nama persatruan.4 PANDANGAN IDIOLOGIS ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN 2.1 Idiologi Negara RI Berdasarkan pertanyaan diatas tentu sebuah hak dan kewajiban warga negara tidak lepas dari idiologi yang dianut oleh sistem kenegaraan.4. Landasan utama bangsa indonesia adalah Pancasila. bertanah air satu dan menjunjung bahasa persatuan.2 Kewajiban Nasionalisme Menurut Gentle melalui idealisme murni yang terpengaruh dialektika Hegel. ekonomi. Hal inilah yang menunjukkan bahwa bangsa Indonesia memiliki semangat bersatu dari beragam suku bangsa yang berbeda. Bukti-bukti yang telah diuraikan ini menunjukan negara Indonesia didirikan atas pondasi persatuan. Tidak terlepas pada revolusi melawan imperialisme di bumi nusantara untuk menyatakan kemerdekaan. pada dasarnya individu memiliki kehendak atau ego. menurut Soekarno (2006) sebagai penggali dijelaskan bahwa Pancasila telah mampu mempersatukan bangsa Indonesia. maka terciptalah komunitas. Pancasila. termsuk segala mekanisme pemerintahan pemerintahan. kebudayaan. Para pemuda bersumpah berbangsa satu. Setelah individu mecapai tahapan roh objektif. Terlebih semangat persatuan bangsa Indonesia telah dikumandangkangkan pada sumpah pemuda.

tentu melebur menjadi kepentingan bersama. . Maka demi tujuan utama dibentuknya suatu negara harus terdapat otoritas negara menentukan pilihan atas beragam kehendak. Bukan saja terbatas kepentingan individu. Inilah yang disebut kesadaran mutlak individu. Termasuk pada kenyataan kebijakan pemerintah adalah hasil representasi kepentingankepentingan yang berjalan melalui tatanan sehingga diambil keputusan terbaik.4. akan tetapi hasil dari kepentingan banyak individu yang terakumulasi hubungan mahluk sosial.Dan melalui negara kepentingan-kepentingan individu telah melebur menjadi kepentingan bersama. Kehendak yang dimulai dari kehendak individu. Didasarkan tujuan kehidupan bersama dibentuklah negara. Beragam kepentingan individu dengan meninjau pada teori Gentle. Karena negara memiliki nilai-nilai kearifan sebagai pelayan. Negara ibarat masa depan nasib bersama. Artinya hak individu tidak diperbolehkan egois mempengaruhi kepentingan tatanan hidup bersama atas kepentingan pribadi. Warga negara harus rela memberikan loyalitasnya kepada negara diatas kepentingan pribadi. berinteraksi dengan konsekuensi identitas mahluk sosial. Kepentingan individu adalah kepentingan egois yang menitik beratkan pada kebutuhan pribadi.bangsa atau peradaban. 2.(Gentile:1928). Maka terbentuklah nilai komunalitas yang disebut kesadaran objektif. Negara tidak mungkin memberikan kepuasan atas setiap kepentingn individu dan beragam kehendak yang saling bersebragan. Pada kondisi yang seperti ini harus terdapat persamaan persepsi atas seluruh warga negara. hingga merambah pada kesadaran mutlak.3 Hak Warga Sebagai warga negara yang baik harus memahami bahwa segala kehendak warga negara yang melebur dalam lembaga negara adalah kehendak rakyat. pelindung dan pengayom bangsanya. Tidak mungkin tanpa ototritas yag kuat sebuah negara mampu mnetukan pilihan yang terbaik bagi masa depan suatu bangsa. Hal ini adalah kenyataan yang tak dapat diingkari. Bila masih terdapat kepentingan-kepentingan egoisme tentu pembelotan dari tujuan dibentuknya negara.

Proses pemerintahan yang tidak sehat dan dianggap sebagai rahasia umum ini menunjukkan kuatnya aktor-aktor yang non legitimasi untuk bergentayangan mendominasi sebagai tuan-tuan kelompok penekan. Permasalahan mendasar pada negara yang memberikan era keterbukaan ini mewariskan permasalahan mekanisme birokrasi yang tidak lepas dari nilai-nilai kapitalis.2. Solusi yang diberikan pada kasus ini adalah profesionalisme status. Keberadaan opini publik berfungsi sebagi beragam pihak untuk ikut serta dalam proses pengambilan keputusan. Bentuk-bentuk lain keberadaan pihak diluar wewenang yang mampu mempengaruhi negara adalah para borjuis. Melalui jalur non strukturalis. Aktor-aktor tersebut mampu menjadikan kondisi negara tidak sehat. . seseorang yang terkuatlah yang pantas menjadi pemimpin. 1976). Hal ini menandakan era keterbukaan.4. Pada posisi inilah terjadi tumpang tindih antara identitas birokrat dengan pedagang. Seperti hal yang telah disampaikan oleh negarawan Jerman Adolf Hitler (2008) dalam bukunya Mein Kamf. Walaupun tidak dapat disangkal bahwa kapitalis atau pasar sebagai faktor signifikan mempengaruhi kebijakan. menjadi kesempatan berbisnis mencari keuntungan maksimal. Hal yang banyak terjadi. beragam pihak mampu mempengaruhi pemerintahan.(Westergard dan Resler. Melalui ruang publik seseorang maupun kelompok memiliki kekuasaan di luar wewenang untuk ikut serta mempengaruhi kestabilan negara. akan tetapi perlu terdapat pembatasan yang jelas antara kepentingan perseorangan sebagai saudagar dan pelaku birokrat. Ini menafsirkan bahwa keberadaan aktor-aktor yang memiliki kekuasan menjadikan permasalahan baru. kapitalis mampu mempegaruhi keberadaan para pejabat untuk berkonspirasi mencari keuntungan. Konsekuensi yang terjadi persepsi tugas kepercayaan negara sebagai harapan masa depan bangsa. Melalui ruang publik maupun beragam proses kekuasaan. Tidak dibenarkan adanya kekuasaan yang tidak diimbangi wewenang. keberadaan pejabat maupun birokrat tidak lepas dari modal awal untuk memasuki ranah bagian penyelenggara pemerintahan. Idealisme para birokrat tercemari oleh proses yang legal maupun ilegal.4 Permasalahan Kebebasan Gagasan yang telah disampaikan oleh Lipman (1922) menjelaskan bahwa opini publik adalah ini dari pembahasan kebijakan.

Tentu berakibat pada lepasnya kewajiban sebagai warga negara yang baik. yang memberikan pengabdiannya kepada negara.2 SESEORANG YANG BERHAK MENJADI WARGA NEGARA *Seseorang berhak menjadi warga negara Indonesia didasarkan adanya asas-asas pribumi asli dan tanah kelahiran. Hal lain yang terjadi dari kebebasan tersebut adalah beragam kelompok kepentingan yang terakumulasi dalam beragam kalangan. * Kewajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan. *Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat dilakukan oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. Akibat dari sistem yang terjaga ini menjadikan rakyat sebagai korban kapitalis.Wabah kapitalis terjadi melalui beragam aktifitas kebebasan beragam pihak melalui ruang publik. Maka tindakan-tindakan aktor-aktor tersebut menjadikan provokasi yang berlanjut kepada distabilitas dan intgrasi. BAB 3 KESIMPULAN 3. baik kapitalis NGO.3 Hubungan warga Negara dengan Negara Hubungan institusi pemerintahan yang mengatasnamakan negara dengan warga negara memiliki timbal balik. Sedangkangkan ketetapan hukumnya mengacu pada 26 UUD 1945. Tujuan negara sebagai lembaga yang menaungi rakyat menjadi ajang persaingan kepentingan. Baik negara maupun warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk saling . 3. CSO dan birokratis terjadi persaingan dalam rangka kepentingan pribadi atau kelompok.1 Pengertian Hak dan Kewajiban. 3.

Hitler.1928. Translated by H.Macmilan: New York. Pondok Edukasi: Solo. and Resler. Giovanni. Adolf.1976. 1922.The Philosophy of The Modern State. Soekarno. Lippman. Narasi: Yogyakarta. Ery.Schneider.2003.Media Presindo: Yogyakarta.4 PANDANGAN IDIOLOGIS ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN Negara sebagai wadah bagi bangsanya dalam menuju kehidupan yang di amanatkan melalui Undang-undang. 2008. Mein Kamf. Dalam rangka penyeimbangan antara kedudukan antara warga negara dengan negara maka dibuatlah hak dan kewajiban. Harmondswort: Middx.Fasisme Terorisme Negara.W. 3. . Penguin. 2006. J. Filsafat Pancasila Menurut Bung Karno. Translated by Ribut Wahyudi and Sekar Palupi.memberikan konstribusi.Oxfor:New York. Class in Capitalist Society. H. W. Syahrian. Daftar Pustaka Gentile. Westergarad. Public Opinion.

M.HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA Nama : Yuti Asnita NIM : (10210159) Matakuliah : Pendidikan Kewarganegaraan Indonesia Dosen : Drs.PALEMBANG .A.Bar Agus.H.si SJAKHYAKIRTI JLN. SULTAN MANSYUR TANGGA BUNTUNG .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->