ACCOUNTING ON MY HEAD Definisi : Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu

manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai “bahasa bisnis”. Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi dimana informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan.

Auditing, adalah suatu proses dimana pemeriksa independen memeriksa laporan keuangan suatu organisasi untuk memberikan suatu pendapat atau opini – yang masuk akal tapi tak dijamin sepenuhnya – mengenai kewajaran dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berterima umum. Essential characteristics of accounting are: (1) the identification, measurement, and communication of financial information about (2) economic entities to (3) interested parties. Accounting merupakan suatu cara untuk menidentifikasi, mengukur dan mengkomunikasikan informasi keuangan mengenai entitas ekonomi kepada pihak-pihak yang berkepentingan
Karakteristik Secara Kualitatif - Relevan : 1. Nilai yang akan datang 2. Nilai Timbal Balik 3. Ketepatan waktu - Reliable : 1. Dapat diverifikasi 2. Merepresentasikan nilai kejujuran 3. Bersifat Netral – Terbebas dari kepentingan-kepentingan pihak lain - Comparability : Informasi yang dibuat dan dilaporkan dalam permasalahan yang sama pada perusahaan yang berbeda dianggap sama dan dapat diperbandingkan. - Consistency : Sebuah perusahaan dapat diakatan bersifat konsisten jika menerapkan kebijakan akuntansi yang sama untuk tiap periode Asumsi-Asumsi / Konsep-konsep dalam Akuntansi - Entitas Ekonomi : Pemisahan antar kepemilikan pribadi dengan kepemilikan perusahaan - Going Concern : Perusahaan diasumsikan akan berlangsung lama untuk mencapai tujuannya - Monetary Unit : Setiap transaksi ekonomi dapat diukur dengan nilai uang - Periodicity : Perusahaan dapat dipisah dalam aktivitas ekonomi yang berjalan pada suatu tertentu

periode

Prinsip-Prinsip Akuntansi - Historical Cost : Harga yang dikelurakan untuk melakukan … adalah biaya - Revenue Recognition : Pengakuan biaya terjadi jika direlialisasikan atau ketika diterima - Matching/ Perbandingan : Setiap biaya harus dibandingkan dengan penerimaan, “Let the expense follow the revenues.” - Full Disclosure : Menyajikan informasi secara pernuh untuk penetapan penilaian dan keputusan kepada para pengguna informasi. Disajikan melalui : Laporan Keuangan, catatan atas L/K dan Laporan tambahan Constraint dalam Accounting - Cost / Benefit : Biaya untuk menghasilkan sebuah informasi harus sesuai dnegan keuntungan yang akan didapatkan dalam mempergunakannya. - Materialitas : Suatu hal dapat dianggap material jika berpengaruh terhadap pengambilan keputusan

- Praktis Industri

: Tidak semua praktik akuntansi yang ada dapat disesuaikan dengan teori akuntansi yang berkembang. - Konservatisme : Ketika dalam keraguan dalam penetapan nilai, maka diambil nilai kemungkinan terendah Pengakuan Rugi harus dicatat di awal, pengakuan laba di akhir Accounting Cycle Definisi : Siklus akuntansi adalah suatu proses penyediaan laporan keuangan perusahaan untuk suatu periode waktu tertentu. Siklus ini dimulai dari terjadinya transaksi, sampai penyiapan laporan keuangan pada akhir suatu periode. Apabila digambarkan, siklus akuntansi dapat dinyatakan sebagai berikut: Transaksi Usaha Pembuatan Bukti Asli Pencatatan dalam Buku Harian (Jurnal) Pencatatan ke Buku Besar dan Buku Tambahan Neraca Lajur Penyesuaian Laporan Keuangan Jurnal Penutup Neraca Saldo setelah penutupan Penjelasan : 1. Transaksi Usaha : Transaksi usaha adalah kejadian yang dapat mempengaruhi posisi keuangan dari suatu badan usaha dan juga sebagai hal yang handal/wajar untuk dicatat. Transaksi ini biasanya dibuktikan dengan adanya dokumen. Sebagai contoh transaksi yang dapat terjadi dalam suatu perusahaan adalah: pembayaran rekening telepon bulanan, pembelian barang dagangan secara kredit, pembelian tanah dan gedung, dan lain sebagainya. Suatu transaksi tertentu dapat menimbulkan peristiwa atau keadaan yang mengakibatkan transaksi lainnya. Misalnya, pembelian barang dagangan secara kredit akan disusul dengan transaksi lainnya, yaitu pembayaran kepada kreditor. 2. Dokumentasi : Sebagaimana disebutkan diatas transaksi yang terjadi biasanya dibuktikan dengan adanya dokumen. Suatu transaksi baru dikatakan sah atau benar bila didukung oleh bukti- bukti yang sah, akan tetapi harus pula disadari bahwa ada transaksi-transaksi yang tidak mempunyai bukti secara tertulis, misalnya pencurian barang dagangan. Transaksi ini merupakan transaksi yang bersifat luar biasa. Semua transaksi baik yang terjadi secara rutin atau tidak merupakan bahan untuk menyusun laporan keuangan dengan jalan mencatat dan mengolah transaksi itu lebih lanjut. Bukti-bukti asli yang dapat mendukung setiap terjadinya transaksinya transaksi antara lain : 1. Kwitansi merupakan bukti bahwa seseorang atau badan hukum telah menerima sejumlah uang tunai. 2. Faktur Penjualan atau Pembelian Setiap penjualan secara kredit memerlukan bukti yang disebut faktur. Bagi penjual faktur tersebut merupakan faktur penjualan sebaliknya faktur yang dikirimkan kepada pembeli merupakan faktur pembelian. 3. Bukti-bukti lain misalnya: nota-nota dari Bank (nota debet atau nota kredit) , serta bukti pengirirnan atau penerimaan barang 3. General Journal Definisi : Jurnal adalah suatu catatan kronologis dari transaksi entitas

Pencatatan Dalam Jurnal : Transaksi dicatat pertama kali yang disebut Buku Harian (Jurnal). Sebagaimana di tunjukkan oleh nama-nma kolom, jurnal memberikan informasi berikut: 1 Tanggal, merupakan hal yang sangat penting karena memungkinkan kapan terjadinya transaksi

Nama perkiraan.

Kolom debet, menunjukkan jumlah yang didebet 1 Kolom kredit, menunjukkan jumlah yang dikredit. Proses pencatatan mengikuti lima langkah berikut ini: a) Mengidentifikasikan transaksi dari dokumen sumbernya, misalnya dari slip deposito bank, penerimaan penjualan dan cek.

0

b) Menentukan setiap perkiraan yang dipengaruhi oleh transaksi tersebut dan mengklasifikasikan berdasarkan jenisnya (aktiva, kewajiban atau modal). c) Menetapkan apakah setiap perkiraan tersebut mengalami penambahan atau pengurangan yang disebabkan oleh transaksi itu. d) Menetapkan apakah harus mendebet atau mengkredit perkiraan. e) Memasukkan transaksi tersebut kedalam jurnal.
4. General Ledger and Subsidiary Ledger a. Buku Besar (Ledger) Untuk memudahkan menyusun informasi yang akan diberikan kepada pihak-pihak yang memerlukannya terutama pimpinan perusahaan rnaka perkiraan-perkiraan yang sudah dihimpun didalam buku harian tersebut harus pula dipisah-pisahkan atau digolongkan menurut jenisnya. Menggolongkan perkiraan menurut jenis perkiraan tersebut dinamakan menyusun buku besar besar itu merupakan penggolongan perkiraan menurut jenisnya. Jumlah buku besar yang dimiliki perusahaan tergantung pada banyaknya jenis perkiraan yang ditimbulkan oleh transaksi-transaksi perusahaan tersebut, karena masing-masing jenis besarnya sendiri- sendiri. Judul kolom yang mengidentifikasikan perkiraan buku besar menampilkan: Tanggal, Kolom item, Kolom debet, berisi jumlah yang didebet, dan Kolom kredit, berisi jumlah yang dikredit. Pemindah bukuan perkiraan memiliki buku berarti memindahkan jumlah dari jurnal kedalam perkiraan yang sesuai dalam buku besar. Debet dalam jurnal dipindahkan sebagai debet dibuku besar, dan kredit dalam jurnal dipindahkan sebagai kredit dalam buku besar. b. Buku Tambahan (Sub Ledger) Beberapa perkiraan memerlukan penjelasan secara terperinci untuk mendukung pas-pas Neraca dan Perhitungan Laba-Rugi. Pada perkiraan piutang diperlukan penjelasan kepada siapa kita berpiutang (nama langganan) dan berapa saldo masing-masing langganan. Pada perkiraan hutang diperlukan penjelasan kepada siapa kita berhutang (nama kreditur) dan berapa saldo masing-masing kreditur.

Untuk mengetahui perubahan saldo dari tiap-tiap langganan/ kreditur dibukalah perkiraan untuk tiap langganan/kreditur. Kumpulan yang dari terpisah perkiraan ini disebut buku besar tambahan (buku tambahan) . Perkiraan masing-masing langganan yang membentuk buku besar tambahan disebut buku besar langganan (buku besar piutang). Demikian juga perkiraan masing-masing kreditor yang membentuk buku besar tambahan disebut buku besar kreditor (buku besar hutang).
Perkiraan piutang dalam buku besar umum merupakan ikhtisar dari perkiraan-perkiraan buku besar tambahan, sehingga perkiraan piutang itu disebut perkiraan kontrol (Controlling accounts) yang mengontrol buku besar piutang. Demikian juga halnya dengan perkiraan hutang. Sumber pencatatan buku tambahan adalah dari buku controlling (perincian) piutang dan hutang tahun lalu dan transaksi, sehingga apabila digambarkan tampak seperti yang terdapat pada gambar 3. 5. Trial Balance ( Neraca Lajur ) Setelah seluruh transaksi selama periode dibukukan di buku besar, dihitung. Setiap saldo masing-masing perkiraan dapat perkiraan akan memiliki saldo debet, kredit, atau nol. Neraca saldo adalah suatu daftar dari saldo-saldo perkiraan ini, dan karenanya menunjukkan apakah total debet sama dengan total kredit. Jadi suatu neraca saldo merupakan suatu alat untuk mengecek atas kecermatan pencatatan dan pembukuan.

Sewa dibayar dimuka yang telah terpakai Rp. Perkiraan-perkiraan yang memerlukan penyesuaian antara lain ialah: 1. disusul dengan laporan perubahan posisi keuangan dan terakhir adalah neraca. 250.……………………….000 Untuk mencatat pendapatan jasa diterima dimuka yang dapat diakui Sebagai pendapatan. d. Itulah sebabnya neraca ini disebut dengan neraca saldo yang belum disesuaikan. 150. 950..000 Perlengkapan………………………. Piutang………………………………….000 Pendapatan Jasa . melalui jurnal penyesuaian dapat ditimbulkan perkiraan yang tidak kelihatan.. nama laporan.000.000 7.000 Sewa dibayar Dimuka………….. 275..…………………… 950.. Yudi Makmur yang dibuat pada tanggal 31 Desember.……………….8 Contoh di bawah ini mengikhtisarkan ayat jurnal penyesuaian dari PT... Biaya-biaya yang masih harus dibayar 2. Ajusting Journal Entries Jurnal penyesuaian adalah ayat jurnal yang dibuat pada akhir periode untuk menempatkan pendapatan pada periode dimana pendapatan tersebut dihasilkan dan beban pada periode dimana beban itu terjadi.000 5 e.……. Inforrnasi yang diperoleh untuk membuat ayat jurnal penyesuaian tanggal 31 Desember 199X adalah: 1 a.000 2 b. 300. 150.000 4 d. Pendapatan jasa belum diterima Rp. 1. Pendapatan Jasa diterima dimuka …… 150. Pendapatan yang masih harus diterirna 3.000.000 Pendapatan Jasa .……………. Penyusutan bangunan. 6. Beban Sewa ….. 250. rangka laporan tersebut. Panah-panah yang terdapat dalam Gambar 5.000 Untuk mencatat penyusutan meubel e. Elemen penting yang harus ada dalam laporan keuangan adalah: nama perusahaan. Financial Report Cara penyiapan laporan keuangan yang terbaik adalah mempersiapkan laporan laba rugi terlebih dahulu. Pendapatan yang diterima lebih dahulu 5. 250.Dalam neraca saldo terdapat hampir semua perkiraan pendapatan dan beban perusahaan.000 Akumulasi penyusutan –Meubel……… 275. 950. 300. karena masih ada pendapatan dan beban yang mempunyai pengaruh lebih dari satu periode akuntansi. mesin-mesin dan lain-lain 6. 1. Perlengkapan yang masih dimiliki perusahaan Rp. Penyusutan meubel Rp.000 Untuk mencatat pendapat pendapatan jasa Yang belum diterima b.000 3 c. Jumlah pendapatan jasa diterima dimuka yang dapat dianggap sebagai pendapatan Rp. Dikatakan hampir semua. Dengan kata lain. . Jurnal penyesuaian akan membuat pengukuran laba periode tersebut lebih akurat dan memperbaharui perkiraan Aktiva dan Kewajiban sehingga memiliki nilai sisa yang tepat bagi laporan keuangan.000 Hutang Gaji……. 6 dan 7. c. Biaya-biaya yang dibayar lebih dahulu 4.000 f. Untuk itu diperlukan jurnal penyesuaian. Kemungkinan piutang tidak dapat tertagih 8. Beban gaji terhutang Rp. Persediaan Barang dagangan.000. menunjukkan hubungan antara laporan laba rugi. Beban penyusutan – Meubel ……….000 Ayat – ayat jurnal penyesuaian : a. laporan perubahan posisi keuangan dan neraca. Beban gaji……. 275. tanggal atau periode yang dicakup laporan. Beban perlengkapan …………………. 1.000 6 f.000 Untuk mencatat perlengkapan yang terpakai . 400.…………………. Pemakaian perlengkapan (office supplies dan store supplies) 7.

000. maka jurnal penutupnya adalah: 1.9 Pendapatan yang akan menambah modal pemilik dan beban serta pengambilan pribadi akan mengurangi modal pemilik.200. maka selisih antara pendapatan dan beban tersebut (laba/kerugian bersih) akan dipindahkan kedalam Laporan Perubahan Posisi Keuangan. 7.a) Laporan laba rugi mencerminkan laba bersih atau kerugian bersih yang diperoleh dengan mengurangkan beban dari pendapatan.. 7.900.- 8.575. seperti perkiraan pendapatan. yang akan mengumpulkan jumlah total debet dari seluruh jumlah beban dan total kredit dari seluruh jumlah pendapatan pada periode tersebut.. Ikhtisar Laba Rugi 2.400. beban. Suatu kerugian bersih akan mengurangi modal pemilik b) Modal adalah dalam neraca..000 4.200..875.000 Modal Y udi Makmur …………………… 3. Mengkredit Ikhtisar laba rugi sebesar jumlah total pendapatan... Perkiraan Ikhtisar lata rugi merupakan suatu "tempat penyimpanan" sementara yang akan digunakan pada proses penutupan. . dan pengambilan pribadi dari masing-masing perkiraan ke dalam perkiraan modal. 4) Mengkredit perkiraan Pengambilan Pribadi sebesar nilai sisa debetnya. 1. 300. 400.. Pendapatan Jasa ………………………. bersih pada Gambar 5 sebesar Rp.875. pendapatan dan beban akan dipindahkan terlebih dahulu kedalam perkiraan yang bernama Ikhtisar Laba Rugi.. 3. Ayat jurnal ini memindahkan jumlah total beban ke dalam sisi debet dari Ikhtisar laba rugi. Untuk mengambarkan hal diatas. Ikhtisar Laba Rugi……………………..000 Beban Gaji……………………………… 1. Nilai ini merupakan elemen keseimbangan yang paling akhir dalam neraca..525. 31.000 3.525. 2) Mengkredit setiap perkiraan beban sebesar nilai sisa debetnya.000)…………. Walau demikian.. Jika diperhatikan. Mendebet Ikhtisar laba rugi sebesar jumlah total beban. Ayat jurnal ini memindahkan jumlah total pendapatan kedalam sisi kredit dari Ikhtisar laba rugi..000 Pengambilan Pribadi Yudi M………….000. Seperti halnya neraca saldo yang terdapat pada awal pembuatan neraca lajur. beban atau pengambilan pribadi. jadi nilai sisa akhir dalam Laporan Perubahan Posisi Keuangan akan dipindahkan kedalam neraca..000 Beban Listrik……………………………….. Neraca saldo setelah penutupan diberi tanggal perakhir periode akuntansi dimana laporan tersebut dibuat. Pada saat ayat penutup dipindah bukukan maka perkiraan modal akan menyerap dampak dari nilai sisa perkiraan sementara tersebut.400. laba..400. 3.000 9. 3. Didalamnya tidak termasuk perkiraan sementara..000. Mendebet perkiraan modal pemilik perusahaan.....000 (Rp.000 Beban Perlengkapan…………………….. misalnya Yudi Makmur menutup buku pacta akhir Desember..3.000 Beban Penyusutan……………………….000 Beban Sewa ……………………………..525. Neraca saldo setelah penutupan adalah pengujian terakhir mengenai ketepatan penjurnalan dan pemindah bukuan ayat jurnal penyesuaian dan penutupan.7..000 Ikhtisar Laba Rugi………………… ..3. 3) Mendebet Ikhtisar laba rugi sebesar nilai sisa kreditnya dan mengkredit perkiraan modal. Ending Balance Siklus akuntansi akan berakhir dengan neraca saldo setelah penutupan. 3. Hal ini dapat ditelusuri melalui nilai Rp. Karena pendapatan dan beban juga merupakan perkiraan Laporan Perubahan Posisi Keuangan. karena nilai sisa perkiraan tersebut telah ditutup (gambar 8). kewajiban dan modal.... Kemudian nilai sisa dari Ikhtisar laba rugi tersebut akan dipindahkan kedalam modal. 275.000-Rp. Langkah-langkah penutupan perkiraan suatu perusahaan adalah sebagai berikut: 1) Mendebet setiap perkiraan Pendapatan sebesar nilai sisa kreditnya. Closing Entries Jurnal Penutup ialah ayat jurnal yang memindahkan nilai sisa pendapatan.. Modal Yudi Makmur . Langkah ini dilakukan untuk meyakinkan bahwa buku besar berada pada posisi yang seimbang untuk memulai periode akuntansi berikutnya. Isi perkiraan Neraca adalah nilai sisa akhir dari daftar permanen yaitu perkiraan neraca: aktiva..menambah modal pemilik dalam gambar 6. neraca saldo setelah penutupan adalah daftar seluruh perkiraan dengan nilai sisanya.

200.000 Meubel …………………………. Minority interest in equity 7.[4] Large businesses also may prepare balance sheets for segments of their businesses.[3][dead link] Larger businesses tend to have more complex balance sheets. 46.[5] A balance sheet is often presented alongside one for a different point in time (typically the previous year) for comparison.. Accounts payable 2.000 Rp. Yudi Makmur Neraca Saldo Setelah penutupan 31 Desember 199x Kas………………………………… Rp. Liabilities and assets for current tax 5. 2.000 13..PT. 24.000 Perlengkapan …………………….000 Sewa Dibayar Dimuka……………..200. equity and liabilities at a specific point in time. . Financial liabilities (excluding provisions and accounts payable).. Individuals and small businesses tend to have simple balance sheets.000 OKAY NOW LET DISCUSS ABOUT ACCOUNT AND METHOD ON BALANCE SHEET Balance sheet summarizes an organization or individual's assets. 2.000 Akumulasi penyusutan…………… utang ……………………………… Hutang Gaji………………………. Modal Yudi Makmur …………….000 950. Struktur Umum Neraca Assets Current assets 1. 400.000 Piutang…………………………… 2. Provisions for warranties or court decisions 3. Total Rp. Cash and cash equivalents Inventories Accounts receivable Prepaid expenses Fixed assets Liabilities 1.500.575. Unearned revenue Equity The net assets shown by the balance sheet equals the third part of the balance sheet. 16.000 300.000. such as promissory notes and corporate bonds 4.100.000 31. which is known as the shareholders' equity.000 275. and these are presented in the organization's annual report. 3.. 4. Issued capital and reserves attributable to equity holders of the Parent company 8. Pendaptan jasa diterima dimuka….46.500. Deferred tax liabilities and deferred tax assets 6.800.

. asset lancar contoh : coin. biaya telepon. Treasury shares.Cek Mundur (Post Date Checks) .Formally.Simpanan pada bank-bank di luar negeri atau tabungan dalam dalam mata uang asing.Uang kas yang dibatasi penggunaannya. hal ini menjadi tidak ekonomis. Par value of shares 3. In this sense. The balance of assets and liabilities (including shareholders' equity) is not a coincidence. dll. Kas besar biasanya digunakan untuk menampung penerimaan Piutang. and issued but not fully paid 2. dasar pengukuran akuntansi. Contoh : dana bantuan. .000. preferences. . shareholders' equity by construction must equal assets minus liabilities. oleh karena itu perangko bukan kas. standar dalam nilai tukar mata uang. 1. currency.Wesel tagih. money orders. jika ada wesel tagih yang diserahkan ke bannk untuk ditagihkan. shareholders' equity is part of the company's liabilities: they are funds "owing" to shareholders (after payment of all other liabilities). Shares reserved for issuance under options and contracts 7. pengeluaran untuk membayar utang. pembelian alat tulis. fotocopy. Dalam prakteknya. tidak dimasukkan dalam kas tetapi dilaporkan terpisah sebagai dana. Kas Kecil digunakan untuk operasional sehari-hari dan jumlahnya tidak terlalu besar. dll. Biasanya digunakan untuk biaya operasional seperti biaya administrasi. kecuali pengeluaran kas dilakukan melalui kas kecil. and are a residual. fax. misalnya satu minggu atau satu bulan. cashier’s checks. Records of the values of each account in the balance sheet are maintained using a system of accounting known as double-entry bookkeeping. certified checks. Kas Kecil (petty cash) Kas Kecil adalah uang kas yang disediakan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan tidak ekonomis bila dibayar dengan cek. perusahaan harus menaksir jumlah kas yang diperlukan untuk jangka waktu tertentu. bank drafts and savings accounts Yang tidak termasuk Kas yaitu : . "liabilities" is used in the more restrictive sense of liabilities excluding shareholders' equity. including shares held by subsidiaries and associates 6. . Salah satu prinsip pokok dalam pengawasan terhadap pengeluaran kas adalah bahwa semua pengeluaran kas hendaknya dilakukan dengan menggunakan cek. perangko. Numbers of shares authorized. kredit usaha mikro. Jurnal pembentukan kas kecil yaitu : Kas Kecil Rp 2. obligasi . kadang kas dikelompokkan menjadi dua yaitu Kas Kecil dan Kas Besar. personal checks.000 . biasanya dalam bentuk dana. and restrictions of shares 5. listrik. however. maka wesel tersebut tetap dicatat sebagai piutang wesel. Reconciliation of shares outstanding at the beginning and the end of the period 4. usually. tetapi jika tidak dapat digunakan untuk pengeluaran dalam satu tahun maka dilaporkan dalam kelompok aktiva tidak lancar. Untuk pengeluaran kas yang jumlahnya kecil dan rutin jika menggunakan cek maka akan menghabiskan cek banyak. Untuk membentuk suatu kas kecil. kadang perangko dapat digunakan untuk pembayaran yang jumlahnya kecil. Maka dibentuk kas kecil untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran yang relatif kecil nominalnya seperti pengeluaran untuk biaya pos. tetapi perangko tidak diterima sebagai setoran oleh bank. A description of the nature and purpose of each reserve within owners' equity OKAY NOW LET DISCUSS ABOUT THE METHOD OF THESE ACCOUNTS CURRENT ASSETS Cash dan Setara Kas Cash : Asset yang paling likuid. Pinjaman bank. Jika penggunaannya masih dalam waktu satu tahun maka termasuk dalam kelompok aktiva lancar. available funds on deposit at the bank.Surat-surat berharga seperti saham. Description of rights. pengeluaran untuk membeli aktiva.Perangko. issued and fully paid.

belanja dan pembiayaan. Pada sistem imprest pengeluaran kas kecil baru dicatat pada saat pengisian kembali. pencatatan akuntansi dengan metode cash basis juga mempunyai beberapa keunggulan dan kelemahan yaitu sebagai berikut : 1) Keunggulan Pencatatan Akuntansi Secara Cash Basis a) Metode Cash basis digunakan untuk pencatatan pengakuan pendapatan. belanja dan pembiayaan. Sistem Fluktuasi Pada metode fluktuasi saldo kas kecil tidak tetap tetapi berfluktuasi sesuai dengan jumlah pengeluaranpengeluaran kas kecil. pada saat sudah diterima pembayaran maka biaya sudah diakui pada saat itu juga. jika menggunakan dasar akrual maka penjualan produk perusahaan yang dilakukan secara kredit akan menambah piutang dagang sehingga berpengaruh pada besarnya piutang dagang sebaliknya jika yang di pakai cash basis maka piutang dagang akan dilaporkan lebih rendah dari yang sebenarnya terjadi. pengakuan biaya dilakukan pada saat sudah dilakukan pembayaran secara kas. Dengan kata lain Akuntansi Cash Basis adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat kas atau setara kas diterima atau dibayar yang digunakan untuk pengakuan pendapatan. warung. Dalam konsep cash basis menjadi hal yang kurang penting mengenai kapan munculnya hak untuk menagih. Setiap kali melakukan pembayaran. saat pengakuan pendapatan pada cash basis adalah pada saat perusahaan menerima pembayaran secara kas. apabila jumlah kas kecil tinggal sedikit dan juga pada akhir periode kasir kas kecil akan minta pengisian kembali kas kecilnya sebesar jumlah yang sudah dikeluarkan. Sehingga dengan kata lain. Cash Basis akan mencatat kegiatan keuangan saat kas atau uang telah diterima misalkan perusahaan menjual produknya akan tetapi uang pembayaran belum diterima maka pencatatan pendapatan penjualan produk tersebut tidak dilakukan. dimana Pencatatan basis kas adalah teknik pencatatan ketika transaksi terjadi dimana uang benar-benar diterima atau dikeluarkan. Untuk usaha-usaha tertentu masih lebih menggunakan cash basis ketimbang accrual basis.000. 2) Pengakuan Biaya : Pengakuan biaya.000 Ada dua metode yang digunakan untuk mencatat kas kecil yaitu : Sistem Imprest Dalam sistem ini jumlah rekening kas kecil selalu tetap yaitu sebesar cek yang diserahkan kepada kasir kas kecil untuk membentuk dana kas kecil. kedua teknik tersebut akan sangat berpengaruh terhadap laporan keuangan. Makanya dalam cash basis kemudian muncul adanya metode penghapusan piutang secara langsung dan tidak mengenal adanya estimasi piutang tak tertagih. . jadi buku pengeluaran kas kecil mempunyai fungsi sebagai buku jurnal dan menjadi dasar untuk pembukuan ke rekening-rekening buku besar Metode Pencatatan Kas dan Setara Kas 1. panti pijat (malah ada yang pakai credit card-tapi ingat credit card dikategorikan juga sebagai cash basis). kasir kas kecil harus membuat bukti pengeluaran. contoh : usaha relative kecil seperti toko. jika kas telah diterima maka transaksi tersebut baru akan dicatat seperti halnya dengan “dasar akrual” hal ini berlaku untuk semua transaksi yang dilakukan. mall (retail) dan praktek kaum spesialis seperti dokter. Cash Basis juga mendasarkan konsepnya pada dua pilar yaitu : 1) Pengakuan Pendapatan : Pengakuan pendapatan. Disamping itu. pedagang informal. Dalam metode fluktuasi setiap terjadi pengeluaran kas kecil langsung dicatat. Cash Basis Cash Basis merupakan salah satu konsep yang sangat penting dalam akuntansi.Bank Rp 2.

e) Laporan Keuangan yang disajikan memperlihatkan posisi keuangan yang ada pada saat laporan tersebut. karena adanya pengakuan pendapatan sampai diterimanya uang kas. Dalam era bisnis dewasa ini. maka titik ini dapat dianggap sebagai starting point munculnya biaya meskipun biaya tersebut belum dibayar. b) Beban diakui saat terjadi transaksi. Accrual Basis juga mendasarkan konsepnya pada dua pilar yaitu: 1) Pengakuan pendapatan : Saat pengakuan pendapatan pada accrual basis adalah pada saat perusahaan mempunyai hak untuk melakukan penagihan dari hasil kegiatan perusahaan. karena pencatatan diakui pada saat kas masuk atau keluar. pada saat kewajiban membayar sudah terjadi. c) Pendapatan diakui saat terjadi transaksi. sehingga tidak menyebabkan pengurangan dalam penghitungan pendapatan. d) Biasanya dipakai oleh perusahaan yang usahanya relative kecil seperti toko. . 2. panti pijat (malah ada yang pakai credit cardtapi ingat credit card dikategorikan juga sebagai cash basis). b) Akan dapat menurunkan perhitungan pendapatan bank. f) Tidak perlunya suatu perusahaan untuk membuat pencadangan untuk kas yang belum tertagih. Dengan kata lain basis akrual digunakan untuk pengukuran aset. 2) Pengakuan biaya : Pengakuan biaya dilakukan pada saat kewajiban membayar sudah terjadi. e) Setiap pengeluaran kas diakui sebagai beban. Accrual Basis Basis Akrual (Accrual Basis) Teknik basis akrual memiliki fitur pencatatan dimana transaksi sudah dapat dicatat karena transaksi tersebut memiliki implikasi uang masuk atau keluar di masa depan. c) Adanya penghapusan piutang secara langsung dan tidak mengenal adanya estimasi piutang tak tertagih. sehingga informasi yang diberikan lebih handal dan terpercaya. perusahaan selalu dituntut untuk senantiasa menggunakan konsep accrual basis ini. Transaksi dicatat pada saat terjadinya walaupun uang belum benar – benar diterima atau dikeluarkan. g) Sulit bagi manajemen untuk menentukan suatu kebijakan kedepannya karena selalu berpatokan kepada kas. warung. sehingga informasi yang diberikan lebih handal dan terpecaya walaupun kas belum diterima. f) Sulit dalam melakukan transaksi yang tertunda pembayarannya. c) Pendapatan diakui pada saat diterimanya kas. d) Banyak digunakan oleh perusahan-perusahana besar (sesuai dengan Ketentuan Standar Akuntansi Keuangan dimana mengharuskan suatu perusahaan untuk menggunakan basis akural).b) Beban/biaya belum diakui sampai adanya pembayaran secara kas walaupun beban telah terjadi. pencatatan akuntansi dengan metode cash basis juga mempunyai beberapa keunggulan dan kelemahan yaitu sebagai berikut : 1) Keunggulan Pencatatan Akuntansi Secara Accrual Basis a) Metode aacrual basis digunakan untuk pengukuran aset. d) Penerimaan kas biasanya diakui sebagai pendapatan. Sehingga dengan kata lain. Makanya dalam accrual basis kemudian muncul adanya estimasi piutang tak tertagih. Dalam konsep accrual basis menjadi hal yang kurang penting mengenai kapan kas benar-benar diterima. Disamping itu. kewajiban dan ekuitas dana. kewajiban dan ekuitas dana. mall (retail) dan praktek kaum spesialis seperti dokter. pedagang informal. Jadi Basis akrual adalah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat transaksi dan peristiwa itu terjadi tanpa memperhatikan saat kas atau setara kas diterima atau dibayar.sehingga benar-benar mencerminkan posisi yang sebenanya. 2) Kelemahan Pencatatan Akuntansi Secara Cash Basis a) Metode Cash basis tidak mencerminkan besarnya kas yang tersedia. sebab penghasilan sudah diakui padahal kas belum diterima.

. d) Dengan adanya pembentukan cadangan akan dapat mengurangi pendapatan perusahaan. setiap penerimaan kas harus segera dicatat dan disetor ke bank. 3. Pengawasan yang ketat terhadap fungsi penerimaan dan pencatat kas. sehingga dapat mengurangi risiko kerugian. Pemisahan fungsi antara pengurusan kas dengan fungsi pencatat kas. maka kas mudah digelapkan. kecuali pengeluaran yang jumlahnya kecil yaitu menggunakan kas kecil.Untuk pengeluaran kas 1. Sistem pengendalian intern terhadap kas yaitu dilakukan dengan memisahkan fungsi-fungi penerimaan. . 2. g) Adanya peningkatan pendapatan perusahaan karena kas yang belum diterima dapat diakui sebagai pendapatan. Laporan pengeluaran kas harian Account Receivables Account Receivables : Janji pembayaran secara lisan mengenai pembelian suatu barang atau jasa terhutang Vs Notes Receivable Catatan pengakuan hutang dari pelanggan Metode Pengakuan Piutang Gross Method Vs Net Method • Example : Pembelian barang pada tanggal 03 Juni 2009 dengan persyaratan 2/10. Dibuat laporan kas setiap hari. 2. 3. Pemeriksaan internal pada jangka waktu yang tidak tentu. c) Adanya resiko pendapatan yang tak tertagih sehingga dapat membuat mengurangi pendapatan perusahaan. Oleh karena itu diperlukan pengawasan yang ketat terhadap kas. pencatatan dan penyimpanan. Langkah preventif untuk mencegah penggelapan terhadap kas yaitu dengan Pengendalian Intern Terhadap Kas. i) Adanya pembentukan pencandangan untuk kas yang tidak tertagih. h) Laporan keuangan dapat dijadikan sebagai pedoman manajemen dalam menentukan kebijakan perusahaan kedepanya. b) Biaya yang belum dibayarkan secara kas. Bentukbentuk prosedur pengendalian antara lain : . 5. 4.Untuk penerimaan uang : 1. f) Setiap penerimaan dan pembayaran akan dicatat kedalam masing-masing akun sesuai dengan transaksi yang terjadi. yang menulis cek dan yang menandatangani cek serta yang mencatat pengeluaran. Pengendalian Intern Terhadap Kas Karena sifatnya yang sangat mudah untuk dipindah tangankan dan tidak dapat dibuktikan pemiliknya. akan dicatat efektif sebagai biaya sehingga dapat mengurangi pendapatan perusahaan.e) Piutang yang tidak tertagih tidak akan dihapus secara langsung tetapi akan dihitung kedalam estimasi piutang tak tertagih. 4. e) Perusahaan tidak mempunyai perkiraan yang tepat kapan kas yang belum dibayarkan oleh pihak lain dapat diterima. Dibentuk kas kecil Pemisahan antara pihak yang mengumpulkan bukti pengeluaran.n/60 artinya jika pembayaran dilakukan dalam jangka waktu 10 hari maka akan mendapatkan Dicount sebesar 2% dengan jangka waktu jatuh tempo Piutang selama 60 hari. 2) KelemahanPencatatan Akuntansi Secara Accrual Basis a) Metode aacrual basis digunakan untuk pencatatan. Pemisahan yang jelas fungsi-fungsi dalam penerimaan kas. Setiap pengeluaran uang harus menggunakan cek.

Ditinjau dari sumber terjadinya. Tunai 1.000.000 Net Method 3/06/09 Sales Accounts receivable 4. Artinya piutang tersebut dapat dicairkan dalam jangka waktu yang singkat.000 x 98%) 4.000 ( Penjualan tidak kena PPN ) ( retur barang tidak kena PPN ) Retur 1.000 Penjualan 50.000 Accounts receivable 4.000 Piutang Usaha 1. Piutang Lain-lain Piutang Lain-lain ( other receivable ) timbul karena transaksi selain dari kegiatan usaha utama perusahaan.900 12/06/09 Cash 5.Terjadi pengembalian barang oleh konsumen : Retur 1.000 Piutang Usaha 55. Piutang dalam laporan keuangan ditulis sebesar jumlah kotor tagihannya dan disertai dengan jumlah taksiran piutang yang tidak dapat ditagih / piutang diragukan.000 Kadang piutang tidak dapat ditagih keseluruhan.000 Pot.Timbulnya piutang usaha karena penjualan kredit : Piutang Usaha 50.000 12/06/09 Cash ($5.000 ( retur barang kena PPN ) .000.• • Jurnal yang disiapkan adalah sebagai berikut : Gross Method 3/06/09 Accounts receivable 5.000 PPN Keluaran 100.000.900 • • Cash ($5. Piutang ini seluruhnya dapat dimasukkan sebagai aktiva lancar dengan syarat jangka waktu penagihannya kurang dari satu tahun. 2.000. misalnya penjualan aktiva perusahaan. Piutang Usaha Piutang Usaha ( account receivable ) ini timbul dari hasil utama perusahaan yang berupa penjualan produk atau penjualan jasa dan layanan yang diberikan perusahaan. piutang digolongkan menjadi dua kategori yaitu: 1.900 Catatan Mengenai Piutang Piutang termasuk aktiva lancar.000.000. hal ini menimbulkan kerugian. . perusahaan tidak perlu membentuk cadangan / penyisihan.000.000 x 98%) 4.000.000 Piutang Usaha 1.000. Jurnal yang berkaitan dengan piutang usaha sebagai berikut : .000 ( Penjualan kena PPN ) . Tapi jika jumlah piutang yang tidak dapat ditagih jumlahnya cukup besar dan berisiko maka sebaiknya perusahaan membentuk cadangan.000 PPN Keluaran 5.900 Sales Discount Forfeited 100 12/06/09 4.Pemberian potongan atas penjualan tunai : Kas 49. Jika jumlah piutang yang tidak dapat ditagih relatif kecil. maksimal dalam satu tahun buku.000 Sales 5.900 4.900 Accounts receivable 4.000.000 Penjualan 50.900 Jika Tidak Jadi Discount 3/06/09 Accounts receivable Sales 4.000 Penjualan 50.900 Sales discounts 100 Accounts receivable 5.000. pemberian pinjaman kepada karyawan.100.

Besarnya saldo penyisihan piutang tak tertagih : 2% X Rp. Ada dua cara dalam menetapkan jumlah penyisihan piutang tak tertagih.000. piutang usaha Rp 20.000 b. Piutang yang nyata-nyata tak tertagih dapat dibebankan sebagai biaya dengan syarat : Telah dibebankan sebagai biaya pada laporan laba rugi komersial Telah diserahkan perkara penagihannya kepada Pengadilan Negeri atau Badan Urusan Piutang dan Lelang Negara (PBULN) atau adanya perjanjian tertulis mengenai penghapusan piutang atau pembebasan utang antara kreditor dan debitor yang bersangkutan. piutang yang diperkirakan tidak dapat ditagih dicatat dengan jurnal. dan penerbitan dimaksud tidak berarti penerbitan berskala.000.000 Pajak Penyisihan Piutang Tak Tertagih Dalam pasal 6 ayat (1) huruf h UU PPh mengatakan. Metode penghapusan langsung ( direct write off method ) Ketika dalam satu tahun buku ada piutang tidak tertagih maka pada akhir tahun dilakukan penghapusan dengan jurnal : Biaya piutang tidak tertagih 5. Catatan : Piutang Tak Tertagih yang dapat dibebankan sebagai biaya adalah Piutang Tak Tertagih yang timbul di bidang usaha bank.000 penyisihan piutang tak tertagih : 2% X 15. 2.000 = Rp.Metode penghapusan piutang yaitu : a. industri. Diasumsikan penyisihan piutang tak tertagih 2%.800. persentase penyisihan yang ditetapkan perusahaan 2% dari penjualan.000 ( 20. Piutang Tak Tertagih yang dapat dihapuskan adalah piutang usaha sesuai dengan bidang usaha wajib pajak yang bersangkutan.500.000 Piutang Usaha 5.000 x 2% = 400. Contoh. yaitu Atas dasar saldo piutang Caranya yaitu dengan menetapkan suatu persentase tertentu terhadap saldo piutang rata-rata atau golongan umur piutang pada akhir periode.. Telah dipublikasikan dalam pnerbitan umum dan khusus. dagang dan jasa lainnya.000.diperkirakan 2% tidak dapat ditagih.000. 20 juta. 140 juta. penyisihan piutang tak tertagih.000 Atas dasar saldo penjualan Cara ini dilakukan dengan menetapkan persentase tertentu terhadap penjualan. 7. Maka jurnal untuk penyisihan piutang tidak tertagih adalah : Biaya piutang tidak tertagih 400. dasar yang digunakan dapat menggunakan penjualan kredit atau total penjualan.000.000. Contoh : Saldo Piutang per 1 Januari 2009 sebesar Rp 10 juta dan saldo piutang per 31 Desember 2008 Rp. piutang yang tertera adalah jumlah kotornya. Contoh : total penjualan kredit tahun 2007 Rp. lembaga pembiayaan. Besarnya penyisihan piutang tak tertagih dihitung sebagai berikut : saldo piutang rata-rata : (10 juta + 20 juta)/2 = Rp.000 Penyisihan piutang tidak tertagih 400.000 ) Penyisihan Piutang Tak Tertagih Dalam neraca. Tindakan tersebut sebagai upaya penagihan yang maksimal dan terakhir. 15. Di bawahnya. 140 juta = Rp. Metode penyisihan / cadangan ( allowance method ) Dengan metode ini. Wajib Pajak harus menyerahkan daftar piutang yang tidak dapat ditagih kepada Direktorat Jenderal Pajak.000. Surat Berharga .

saham deviden Keuntungan yang diberika kepada pemegang saham biasanya dalam bentuk deviden. Obligasi dapat diterbitkan oleh badan usaha milik negara. Obligasi Konvertibel (convertible bond) obligasi Konvertibel adalah obligasi yang dapat ditentukan dengan saham perusahaan emiten apabila obligasi tersebut setelah melewati jangka waktu tertentu atau masa tertentu dengan perbandingan atau harga tertentu f. obligasi. Right (Klaim) adalah sebagai bukti hak memesan saham terlebih dahulu yang melekat pada saham yang memungkinkan para pemegang saham untuk membeli saham baru yang akan diterbitkan perusahaan sebelum ditawarkan ke pihak lain. Derivatif dari efek Pengertian efek adalah setiap surat pengakuan utang. Deviden tersebut biasanya tidak dibagi dalam bentuk tunai tapi dalam bentuk saham baru. Saham bonus saham bonus biasanya diberikan kepada pemegang saham lama. Saham Saham adalah penyertaan modal dalam pemilikan suatu perseroan terbatas atau emiten. Yang biasa diperdagangkan di Indonesia adalah saham atas nama. pemerintah pusat. Reksadana Reksadana atau mutual fund merupakan wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang diinvestasikan dalam portofolio oleh manager investasi.Instrumen yang diperdagangkan di pasar modal indonesia dalam bentuk surat berharga yaitu 1. 3. 2. atau pemerintah daerah. Reksadana berbentuk sertifikat sebagai penjelasan bahwa pemodal menitipkan uang kepada manajer investasi sebagai pengelola dana untuk diinvestasikan baik di pasar modal maupun di pasar uang. saham. b. antara 6 bulan sampai dengan 5 tahun. setiap right (klaim). tanda bukti utang. surat berharga komersial. biasanya Inventory dibagi ke dalam tiga jenis Inventory Raw Materials ( Bahan Baku ) Work In Process ( Barang dalam pengerjaan ) Finished Goods ( Barang Jadi ) . e. opsi. c. Nama orang yang memilikinya tertera di dalam saham. saham atas nama dan saham atas unjuk. atau setiap instrumen yang ditetapkan sebagai efek. Obligasi Obligasi merupakan surat pengakuan utang atas pinjaman yang diberikan kepada perusahaan penerbit obligasi. waran. Inventory ( Persediaan ) • Inventory adalah barang yang siap dijual atau barang yang dipakai untuk produksi dan dipergunakan untuk penjualan di masa yang akan dating • Untuk perusahaan Dagang biasnya disebut dengan Merchandise Inventory karena barang diterima hanya untuk dijual kembali pada periode berikutnya. Jangka waktu obligasi ini terbatas yaitu ditetapkan yang disertai imbalan bunga yang jumlah dan saat pembayarannya telah ditetapkan dalam perjanjian. swasta. atau setiap derivatif dari efek. sekuritas kredit. Waran waran ini seperti right namun dengan jangka waktu tertentu. Waran umumnya berjangka panjang. a. d. Apabila pemegang saham tidak menggunakan haknya maka bukti right yang dimilikinya dapat diperjualbelikan di bursa. Terdapat dua jenis saham yaitu. • Untuk perusahaan Manufaktur.

Metode Periodik Pada metode ini.300 6. Untuk mengetahui persediaan akhir dilakukan inventarisasi atau stock opname pada akhir periode.400 8. Harga pokok penjualan dihitung untuk tiap transaksi penjualan dan dicatat dengan mendebet rekening HPP pada persediaan. penjualan dan saldo persediaan. metode persediaan periodik lebih sederhana dan lebih mudah penyelenggaraannya bila dibandingkan dengan metode perpetual. No Entry Necessary 4. Metode Perpetual Sistem pencatatan metode perpetual disebut juga metode buku adalah sistem dimana setiap persediaan yang masuk dan keluar dicatat di pembukuan. Setiap perubahan dalam persediaan diikuti dengan pencatatan dalam rekening persediaan sehingga jumlah persediaan sewaktu-waktu dapat diketahui dengan melihat kolom saldo dalam rekening persediaan.800) • Keterangan Pembelian Metode Perhitungan Untuk Inventory terdiri dari Tiga Jenis Metode .400 Purchases Accounts payable 6. Ciri-ciri terpenting dalam sistem perpetual pada perjurnalan adalah : a. 2. karena tidak perlu lagi mengadakan perhitungan fisik untuk mengetahui jumlah persediaan akhir.300 Accounts receivable Sales 8.400 8. apabila terjadi pembelian maka jurnalnya adalah mendebet rekening pembelian dan mengkredit kas atau utang dagang.300 | | | | | | | | | | | Inventory Cost of goods sold Purchases 2.200 8. Buku pembantu persediaan menunjukkan keuantitas dan harga perolehan untuk setiap jenis barang yang ada dalam persediaan. c. metode persediaan perpetual jauh lebih unggul. Sale of 600 untis at $14: Accounts receivable Sales Cost of goods sold Inventory 4. 1.200 4.100 4. Rekening yang digunakan untuk mencatat persediaan ini terdiri dari beberapa kolom yang dapat dipakai untuk mencatat pembelian.400 6. Namun ditinjau dari segi ketepatan dan kecepatan informasi yang dihasilkan. Penggunaan metode buku akan memudahkan penyusunan neraca dan laporan laba rugi jangka pendek.• Metode Pencatatan Untuk Inventory terdiri dari Dua Jenis Metode 1. Setiap jenis barang dibuatkan kartu persediaan dan di dalam pembukuan dibuatkan rekening pembantu persediaan.200 6. 2.300 6. Jika terjadi penjualan maka jurnalnya adalah mendebet rekening kas/ piutang dagang dan mengkredit rekening penjualan. Dari kedua metode di atas. Masing-masing kolom dirinci lagi untuk kuantitas dan harga perolehannya. Persediaan merupakan rekening kontrol dan dilengkapi dengan buku pembantu persediaan yang berisi catatan untuk setiap jenis persediaan. Setiap saat persediaan akhir dapat diketahui. Pembelian barang dagangan dicatat dengan mendebet rekening persediaan b. Beginning inventory (100 units at $7 = 700) Metode Perpetual System Purchase 900 units at $7: Inventory Accounts payable 3. Rincian dalam buku pembantu bisa diawasi dqari rekening kontrol persediaan barang dalam buku besar.300 Metode Periodic System Adjusting entries (ending inventory = 400 units @ $7 = $2.

25/10/2009 26/10/2009 27/10/2009 Harga 10. Hak pemilikan ditentukan oleh syarat penjualan yang disepakati oleh pihak penjual dan pembeli. Metode ini biasanya diterapkan pada perusahaan yang menjual produk dengan harga mahal. Tetapi karena cara ini menimbulkan banyak pekerjaan tambahan maupun gudang yang luas maka jarang digunakan. Identifikasi Khusus Metode ini berdasarkan anggapan bahwa arus barang harus sama dengan arus biaya. yang digunakan dalam operasi perusahaan. dan sisanya merupakan persediaan akhir. Tiap jenis barang dipisah berdasarkan harga pokoknya dan tiap kelompok dibuatkan kartu persediaan sendiri. Manfaat keekonomian masa yang akan datang yang berkaitan dengan aset tersebut yang kemungkinan akan diperoleh perusahaan . 16 tahun 2007) Masa manfaat adalah periode aktiva tetap diharapkan dapat digunakan oleh perusahaan.000 Average Cost = 10+20+15 /3 = 15 FIFO LIFO $ 90 20 70 14 12 7 33 37 11 $ 26 $ 90 10 80 14 12 7 33 47 14 $ 33 Average $ 90 15 75 14 12 7 33 42 12 $ 30 Sales Cost of goods sold Gross profit Operating expenses: Administrative Selling Interest Total expenses Income before taxes Income tax expense Net income Additional Method 1. 2. seperti perusahaan kereta api. atau jumlah produksi atau unit serupa yang diharapkan perusahaan Pengakuan Aktiva Tetap Suatu benda berwujud dapat diakui dan dikelompokkan sebagai aktiva tetap berdasarkan ketentuan akuntansi komersial yaitu : 1. Barang dalam perjalanan harus dimasukkan sebagai persediaan pihak yang memegang hak milik atas barang tersebut. Ada dua jenis syarat yaitu : 1. FIXED ASSETS ( Aktiva Tetap ) Aktiva tetap adalah aktiva berwujud yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dengan dibangun terlebih dahulu.000 Last In First Out Harga 15. tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun (PSAK No. Metode ini dapat digunakan perusahaan yang menggunakan prosedur pencatatan persediaan dengan cara fisik maupun cara buku. jumlah dan jenis produknya terbatas Barang Dalam Perjalanan ( Work in Process ) Barang dalam perjalanan adalah barang yang pada saat tanggal neraca berada di tangan pihak pengangkut. Harga pokok penjualan terdiri dari harga pokok barang-barang yang dijual. perusahaan angkutan darat atau udara. Contohnya ponsel merek A tipe 123 dibuatkan kartu persediaan sendiri. FOB (Free On Board) shipping point : Pada syarat jenis ini barang akan berpindah kepemilikan ke tangan pembeli pada saat pihak pengangkut menerima barang dari tangan penjual.000 First In First Out Harga 20. FOB destenation : Hak milik atas barang akan tetap berada di tangan penjual sampai barang diserahkan ke tangan pembeli oleh perusahaan pengangkut.

000.000 Depreciation. Apabila dalam pemasangan terjadi kesalahan dan harus dikeluarkan uang lagi untuk memperbaiki kesalahan pemasangan maka biaya tersebut tidak dimasukkan sebagai biaya perolehan. yang dibayar oleh pembeli. Biaya yang dapat diatribusikan contohnya adalah biaya persiapan tempat. jurnalnya yaitu : Mesin Kerugian pemasangan mesin 60. biaya notaris dan komisi perantara. biaya pengangkutan dan biaya asuransi selama dalam pengangkutan. Impairments. dan pajak atau pungutan lain yang harus dibayar pembeli. termasuk pembuatan saluran listrik dan air. penyimpanan. Contoh : komputer pada toko komputer adalah barang dagangan. Aktiva tetap diakui / dicatat sebesar harga atau biaya perolehan. pengiriman awal (initial delivery). Semua pengeluaran lain yang diperlukan agar tanah siap untuk digunakan yang bersifat perbaikan permanen di debet ke rekening tanah. termasuk bea impor. and Depletion Depresiasi : Alokasi Biaya untuk Asset tetap Impairments : Alokasi Biaya untuk Intangible Assets / Assets yang tidak bisa diukur • Patents • Copyrights • Franchises or licenses • Trademarks or trade names . Seandainya tanah yang dibeli tidak rata. Biaya perolehan dapat diukur secara andal Karakteristik yang membedakan aktiva tetap dari barang dagangan adalah bahwa aktiva tetap dimiliki perusahaan untuk digunakan. pemasangan dan pengujian peralatan yang dibeli. ada rencana menggunakan tapi tidak dalam waktu dekat maka tanah tersebut bukanlah aktiva tetap tapi investasi jangka panjang. Perolehan Aktiva Tetap Harga perolehannya meliputi semua pengeluaran yang diperlukan untuk mendapatkan aktiva. Sekarang bagaimana kalau tabung gas elpiji pada toko pengecer gas elpiji? Kalau yang dijual gasnya saja maka tabungnya adalah aktiva tetap milik toko tersebut. komisi perantara. termasuk pula biaya perakitan. pemasangan dan biaya profesional (arsitek/ insinyur). bongkar muat. dan biaya lain yang dapat diatribusikan secara langsung sampai aktiva tersebut siap dipakai. tapi jika toko tersebut menjual gas + tabungnya maka tabungnya termasuk barang dagangan. Harga ini terdiri dari harga beli. Tanah yang dibeli perusahaan dan tidak langsung digunakan untuk operasional perusahaan. PPN masukan yang tidak dapat dikreditkan. karena perusahaan membeli komputer untuk dijual kembali.000 500. dan pengeluaranpengeluaran lain agar aktiva siap untuk digunakan Tanah Harga perolehan tanah meliputi harga beli tunai tanah.2. sedangkan barang dagangan untuk dijual. Apabila gedung dimiliki melalui pembelian maka harga perolehannya meliputi harga beli. biaya balik nama.500. Apabila gedung dibangun sendiri maka harga perolehannya meliputi semua pengeluaran untuk membuat gedung.000 Kas 60. Mesin dan Peralatan Harga perolehannya terdiri dari harga beli tunai. berbatu dan penuh tanaman liar maka harga perolehan juga termasuk pengeluaran untuk pembersihan dan perataan tanah. Gedung / Bangunan Semua pengeluaran yang berhubungan dengan pembelian atau pembangunan sebuah gedung harus dibebankan pada rekening gedung.

(a) Straight-line depreciation.000 hours = $105 per hour) 5.900 at the end of its service life.250 26.000 / 5 = 21.900. Year-end is December 31. $21. Allocating costs of long-term assets: Fixed assets = Depreciation expense Intangibles = Amortization expense Natural resources = Depletion expense Metode Depresiasi Exercise (Depreciation Computations—Four Methods) Robert Parish Corporation purchased a new machine for its assembly process on September 30. Answer : (a) Straight-line depreciation. Its life is estimated at 5 years and its working hours are estimated at 1.00 0 Journal entry: 5.000 / 5 = 21.000 21.000 21.25 2008 105. Depreciabl Partia e Annual l Year Accum.25 2007 Depreciation expense 0 Accumultated depreciation (b) Activity method ($105. The cost of this machine was $117.000 0 68. (b) Activity method.000 0 105.000 x 9/12 = 15.000 21.00 $ $ 2007 $105.000 0 89.25 2011 105.250 .000 0 47. The company estimated that the machine would have a salvage value of $12.750 0 $105.00 2012 105.000 / 5 = 21. (c) Sum-of-the-years’-digits.25 2010 105.000 / 5 = 0 x 3/12 = 5.000 / 1. Expens Deprec Year Base Years e Year Expense .000 21. Instructions: Compute the depreciation expense under the following methods.000 / 5 = 21.250 5.25 2009 105.000 hours. 2007. (d) Double-declining balance.000 / 5 = 21.• Goodwill Depletion : Alokasi Biaya untuk sumber daya yang tidak terbatas Allocating costs of long-term assets: • Fixed assets = Depreciation expense • Intangibles = Amortization expense • Natural resources = Depletion expense Depresiasi Depreciation adalah sebuah proses akuntansi untuk mengalokasikan biaya pembelian asset kepada biaya dalam sebuah periode yang sistematik dan rasional dan diharapakn dalam periode tersebut asset yang dipergunakan akan mendatangkan manfaat dalam penggunaannya.

980 104.979 x x x x x Rate 40% 40% 40% 40% 40% = = = = = Annual Expense 30.480 11.000 36.700 94.80 0 0 11.50 0 10.466 15.720 16.(Given) Hours Year 2007 2008 2009 2010 2011 Used 200 150 250 300 100 1.000 94.280 9.200 22.444 25.48 Depreciation expense Accumulated depreciation (d) Double-declining balance.168 852 Year 2007 2008 2009 2010 2011 2012 Accum.500 10.653 4.979 Portion of Year 18.00 4. $11.088 6.666 38. Deprec.000 0) 0) ( 0 72.000 Journal entry: 2007 x x x x x Rate per Hours $105 105 105 105 105 = = = = = Current Annual Expens e $ 21.500 $105.000 15.00 0 21.466 15.97 Accum.200 27.444 25.25 0 31.000 15.160 42.234 79.750 26.790 42.920 13.752 x x x x x x Rate per Year 40% 40% 40% 40% 40% 40% = = = = = = Annual Expense $47.110 63.148 105. Depreciable Base $117.632 9.280 9.000 Depreciation expense Accumultated depreciation (c) Sum-of-the-years’-digits.000 .088 6.25 0 31.501 Plug x Partial Year 3/12 = Current Year Expense $ 11.750 63.50 0 Partial Year Year Expense $ 21.75 0 26.800 18. Deprec.00 0 21. Double-Declining Balance: Year 2003 2004 2005 2006 2007 Base 77.65 3 9 ( 72.790 54.000 46. $21.168 5.500 105.900 106.000 Current Year Expense 30.

790 1. DIVIDEN DAN SAHAM Type-Type Deviden Cash Deviden Property Deviden Likuidating Deviden Stock Deviden Tiga Waktu dalam Deviden Saat Pengumuman Saat Pencatatan Saat Pembayaran Contoh Jurnal Untuk Cash Deviden Pada tanggal 10 Maret diumumkan nilai cah deviden sebesar 50.000. dibayarkan pada tanggal 6 April dan dicatat pada catatan pemegang saham pada tanggal 25 Maret 10 Maret 2009 Retained Earnings Dividens Payable 25 Maret 2009 No Journal Entrie PASSIVA KEWAJIBAN 50.000 Utang/ Kewajiban / Liabilities Utang adalah kewajiban perusahaan yang timbul karena transaksi waktu yang lalu dan harus dibayar dengan uang. 3. barang.000 50. 3. 2.$105. atau jasa pada waktu yang akan datang. yaitu : Utang Jangka Pendek/ Kewajiban Lancar Utang jangka pendek adalah utang yang diharapkan harus dibayar dalam jangka waktu satu tahun atau satu siklus operasi perusahaan. 2. Utang dikelompokkan menjadi dua. 1.000 50. Utang jangka pendek terdiri dari : • • • • • • Utang dagang Utang wesel Pendapatan diterima di muka Utang gaji Utang pajak Utang bunga . 4.790 11.000 Journal entry: 2007 Depreciation expense Accumultated depreciation 11.000 06 April 2009 Dividens Payable Cash 50.

Utang Jangka Panjang Utang jangka panjang adalah utang yang pembayarannya lebih dari satu tahun.000 Utang Pajak Rp 10.000 Utang Pajak Utang pajak biasanya timbul karena pajak untuk bulan ini dibayar bulan depan atau kekurangan pajak tahun ini baru dibayar tahun depan. Contoh : PT. barang dagangan tersebut harus dikirim akhir bulan depan.Perusahaan harus memberikan perhatian khusus pada utang jangka pendek ini.000. Yang termasuk utang jangka panjang yaitu : • • • • • Utang obligasi Utang wesel jangka panjang Utang hipotik Uang muka dari perusahaan afiliasi Utang kredit bank jangka panjang Utang jangka panjang biasanya timbul karena kebutuhan untuk membeli aktiva. Pendapatan Diterima Dimuka Perusahaan kadang menerima pembayaran untuk barang atau jasa yang belum diberikan.000. perusahaan harus memasukkannya ke dalam pos utang.000 Utang Wesel . menambah modal perusahaan. pajak penghasilan (Pph) untuk bulan ini biasanya baru kita bayar paling lambat tanggal 10 bulan depan. D menerima pembayaran Rp 50 juta untuk barang dagangan yang dipesan konsumen. investasi.000 PPN Keluaran Rp 10. Ini berarti perusahaan tidak bisa membayar seluruh utang jangka pendeknya.000 Penjualan Rp 100. biasanya PPN yang kita pungut baru kita setorkan paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya.000 • Jurnal Penyesuaian pada akhir bulan januari : PPN Keluaran Rp 10. 50.000.000.000.000 Pendapatan diterima dimuka Rp 50. atau mungkin juga untuk melunasi utang.000. • Jurnal untuk mencatat penerimaan kas : • : Jurnal pada saat menyerahkan barang dagangan Kas Rp.000 Pendapatan diterima dimuka Rp 50.000 Penjualan Rp 50.000 X 10% = Rp 10.000. Jika utang jangka pendek/ kewajiban lancer lebih besar dari pada aktiva lancer maka perusahaan berada dalam keadaan yang mengkhawatirkan.000. D Menjual barang dagangan kena PPN sebesar Rp 100 juta • Jurnal penjualan selama bulan januari : Note : Piutang Usaha Rp 110. karena perusahaan mempunyai kewajiban untuk memberikan barang atau jasa di waktu yang akan datang.000.000.000 3) 100.000. Misal pada bulan ini melakukan penjualan barang kena PPN. Contoh : Selama bulan januari 2009 PT. Untuk penerimaan jenis ini.

5000.Utang wesel adalah utang yang berbentuk bukti tertulis formal.000.000.000.000 Utang bunga Rp 150. PT.000 • jurnal saat pembayaran/ pelunasan wesel bayar Rp 12. C menarik wesel sebesar Rp 12.000 Saat tutup tahun.250. biaya bunga untuk bunga bulan januari dan februari 2009 Contoh 2 : pada tanggal 3 desember 2008 PT. B : Kas Rp 6. Wesel berbunga Wesel berbunga adalah wesel yang pada saat pembayarannya selain membayar pokok utangnya juga harus membayar bunga yang telah disepakati. yang isinya tertulis kesanggupan untuk membayar pada tanggal tertentu. B harus menandatangani promes dengan bunga 10% yang berjangka waktu 5 bulan. Rp 6.000.000 .000.000 >>>Utang bunga Rp 150. untuk itu PT.000 >>>Wesel bayar Rp 12.000.000 dengan bunga 10% dan jangka waktu 2 bulan untuk menggantikan utang yang telah jatuh tempo • jurnal saat penggantian utang : Utang dagang Rp 12.000.000 Keterangan : • • utang biaya Rp 150.000 >>>Kas Rp 6. 1 maret 2009 : Utang wesel Rp 6.0001 1. B sebesar Rp.000 Biaya bunga Rp 100. • Jurnal penerimaan kas oleh PT.000 >>>Utang wesel Rp 6.000 X 10% X 3/12 = Rp 150. B membuat jurnal penyesuaian untuk biaya bunga selama tiga bulan (okt-des) Biaya bunga Rp 150. Orang atau perusahaan yang mempunyai tagihan biasanya lebih menyukai jenis ini karena ada bukti yang kuat untuk menagih.000 telah dibebankan pada tahun 2008 biaya bunga Rp 100.000.000. Contoh : bank A pada tanggal 1 oktober 2008 setuju memberikan pinjaman kepada PT.000 Jurnal saat pembayaran utang wesel. 31 desember 2008.000. Wesel digolongkan menjadi dua jenis yaitu : 1. apalagi jika urusannya dengan pengadilan.

rekening ini dalam neraca dikurangkan terhadap rekening utang wesel. ada biaya2 yang tidak boleh dikurangkan sebagai pengurang penghasilan kena pajak.300.000. Sedangkan untuk akuntansi fiskal.menurut akuntansi komersial semua pendapatan deviden merupakan pendapatan/ penghasilan perusahaan. pengobatan karyawan. Jurnal untuk mencatat transaksi di atas dalam pembukuan PT.000 X 10% X 2/12 = Rp 200. Nilai tunai adalah sama dengan nilai nominal wesel pada tanggal jatuh tempo dikurangi bunga/ diskonto yang dibebankan. . . sedang menurut akuntansi non komersil (fiskal) jika perusahaan mempunyai saham lebih dari 25% di perusahaan lain maka deviden yg diterimanya bukan termasuk penghasilan kena pajak. Nilai tunai wesel adalah Rp 9. biaya sumbangan juga tidak boleh dikurangkan sebagai biaya. .000. by.bunga Rp 200.300.000 >>>Diskonto utang wesel Rp 300.200.menurut akuntansi komersial : semua biaya bisa dikurangkan sebagai beban operasional. Sedangkan untuk akuntansi fiskal.000. Sedangkan menurut akuntansi fiskal. C adalah : Kas Rp 9. rata2. seperti : biaya natuna (beras.000 2. perusahaan boleh menggunakan metode penyusutan aktiva apa saja. Dengan kata lain. metode penyusutan aktiva tetap yang boleh digunakan adalah metode garis lurus dan metode menurun . Contoh : PT.000 Diskonto utang wesel Rp 300. LIFO. minyak) dan kenikmatan (by.000 Wesel tidak berbunga adalah wesel yang tidak secara eksplisit menyebutkan tingkat bunga tertentu dalam surat wesel yang bersangkutan. metode penilaian persediaan yang boleh digunakan adalah metode FIFO dan rata-rata. rekreasi karyawan).000 >>>Utang wesel Rp 9. Selisih antara pinjaman yang diterima dengan yang harus dibayar inilah bunga. setiap perusahaan boleh menggunakan metode penilaian persediaan (FIFO. sedangkan akuntansi non komersial untuk laporan pajak. . C menandatangani wesel dengan nilai nominal Rp 9.000. Wesel tidak berbunga 2) Rp 12. jangka waktu 3 bulan tanpa bunga.0002 >>>Kas Rp 12.akuntansi komersial biasanya untuk laporan intern perusahaan.000 Perbandingan Akuntansi Komersial dengan Fiskal Perbandingan akuntansi komersial dengan non komersial . Sebenarnya wesel tersebut tetap ada bunganya karena peminjam wajib membayar lebih besar daripada pinjaman yang diterima. peminjam menerima kas sebesar nilai tunai atau nilai wesel saat ini (present value). atau sering disebut laporan fiskal. dll) apa saja yang disukai asal konsisten. Diskonto utang wesel ini diamortisasi selama jangka waktu utang wesel.Menurut akuntansi komersial.000. Jurnal untuk mencatat amortisasi diskonto utang wesel : Biaya bunga Rp 300.000 Rekening diskonto utang wesel adalah merupakan lawan (contra account) terhadap rekening utang wesel.Menurut akuntansi komersial. gula.

Sistem pengembangan produk di bank syariah dapat dilakukan melalui lima prinsip. dikeluarkan untuk apa dan berapa saldo kas setiap saat dapat diketahui. biasanya terjadi karena sampai akhir bulan yang menerima cek belum mencairkan cek tersebut. Proses ini disebut rekonsiliasi bank. biasanya bank akan membukukan pada bulan berikutnya. cek kadang hanya dapat diuangkan dalam jangka waktu tertentu. Biaya administrasi bank Bank biasanya membebankan sejumlah biaya untuk menangani transaksi-transaksi yang dilakukan oleh pemegang giro. 10 tahun 1998. Cek dalam perjalanan (cek masih beredar) Cek yang ditarik dan telah dibukukan perusahaan tetapi bank belum mencatatnya. Perusahaan baru tahu kalau cek tersebut kosong setelah menerima laporan dari bank. Cek kosong adalah cek yang tidak cukup dananya ( jumlah rupiah dalam cek lebih besar daripada saldo giro kensumen ) Cek dikembalikan ke penyetor karena alasan lain ( bukan cek kosong ) Bank kadang-kadang mengembalikan cek kepada penyetor karena alasan-alasan berikut : Rekening penarik cek telah ditutup Cek telah kadaluwarsa. bank mungkin salah mengurangi saldo giro perusahaan untuk giro yang ditarik bukan oleh perusahaan tersebut. Perusahaan belum mencatat transaksi tertentu Penerimaan kas melalui bank Bank kadang-kadang melakukan penerimaan kas untuk dibukukan ke dalam rekening giro perusahaan. Oleh karena itu. akuntan harus dapat menjelaskan sebab-sebab terjadinya perbedaa antara catatan perusahaan dengan laporan bank ( rekening koran ). apabila selama jangka waktu tersebut tidak diuangkan maka cek menjadi tidak berlaku lagi. Tanda tangan yang tercantum pada cek tidak sah Kesalahan dalam penulisan cek Pencatatan akuntansi untuk kasus ini sama dengan cek kosong. yaitu mulai dari persoalan hak atau kewajiban (the right) sampai kepada urusan lembaga keuangan. Dasar-dasar Perbankan Syariah Manajemen bank syariah tidak ada bedanya dengan manajemen bank konvesional. organisasi maupun system operasional bank syariah terdapat perbedaan terhadap bank umum yaitu dewan pengawas syariah pada struktur organisasi dan adanya system bagi hasil. Beberapa penyebab perbedaan antara saldo menurut pembukuan dengan saldo menurut rekening koran bank yaitu : Bank belum mencatat transaksi tertentu Setoran dalam perjalanan Perusahaan telah mencatat setoran ke bank tetapi bank belum mencatatnya.Rekonsiliasi Bank Pengendalian intern kas yang baik akan dapat memberi informasi mengenai sumber kas perusahaan. Contoh : setoran pada akhir bulan. mungkin karena nama perusahaannya hampir sama. Namun berdasarkan peraturan pemerintah tentang bank syariah No. misalnya konsumen langsung membayar ke bank. Sistem muamalah dalam islam adalah meliputi berbagai aspek ajaran. Bank atau perusahaan telah melakukan kesalahan pencatatan Contoh. Cek tersebut kemudian disetorkan ke bank. yaitu : . Cek kosong Perusahaan yang sering menerima pembayaran dari konsumen dalam bentuk cek yang diperlakukan sama dengan uang tunai. dan menentukan jumlah saldo rekening giro yang sesungguhnya setiap bulannya. Bisa juga bank atau perusahaan salah dalam mencatat jumlah rupiah yang disetorkan ke bank. biaya ini baru diketahui setelah ada laporan dari bank yang berupa rekening koran Pendapatan bunga atau jasa giro Jumlah bunga yang menjadi pendapatan perusahaan biasanya baru diketahui setelah perusahaan menerima laporan bank.

dan badan-badan lain .Badan Badan yang didirikan dan berkedudukan di Indonesia. yang menjalankan usaha atau kegiatan melalui Bentuk Usaha Tetap . Subjek Pajak Subjek Penghasilan adalah Wajib Pajak (WP) yang menurut ketentuan perundang-undangan harus membayar. Prinsip ini sama seperti sistem dalam firma atau cv. baik individual maupun badan hukum yang harus dijaga dan dikembalikan kapan saja si penyimpan menghendaki. Prinsip wadiah (simpanan) Al-wadiah dapat diartikan sebagai titipan murni dari satu pihak ke pihak lain. Koperasi. 2. Prinsip tijarah (jual beli/ pengembalian keuntungan) Prinsip tijarah adalah prinsip jual beli dimana penjual mengambil keuntungan dari penjualan tersebut. atau orang pribadi yang dalam satu tahun pajak berada di Indonesia dan berkeinginan untuk bertempat tinggal di Indonesia. Subjek pajak dapat dibedakan menjadi dua yaitu : a. diperoleh atau dipunyai dalam satu tahun pajak (psl. 1 UU PPh th 2000). 5. Pajak Penghasilan (PPh) Pajak Penghasilan adalah pajak yang dikenakan terhadap subyek pajak atas penghasilan yang diterima. Prinsip al-Qard (biaya administrasi) Al-Qard Al-Hasan atau benevolent loan adalah suatu pinjaman lunak yang diberikan atas dasar kewajiban sosial semata. penjualan jasa. Badan ini dapat berupa PT. CV. Prinsip syarikah (bagi hasil) Syarikah atau musyarikah adalah suatu perkongsian atau kerjasama antara dua pihak atau lebih dalam suatu proyek di mana masing-masing pihak berhak atas segala keuntungan dan kerugian yang terjadi sesuai dengan penyertaan masing-masing. Subjek pajak dalam negeri Subjek pajak dalam negeri dapat berupa : .Orang pribadi yang berada di Indonesia tetapi tidak lebih dari 183 hari dan badan yang tidak didirikan dan berkedudukan di Indonesia.Orang pribadi Yang dimaksud orang pribadi adalah perorangan.Bentuk Usaha Tetap (BUT) Bentuk Usaha Tetap adalah perwakilan usaha yang ada di Indonesia tetapi kantor pusatnya ada di luar negeri. pengalihan hak. dimana si peminjam tidak dituntut untuk mengembalikan apapun kecuali modal pinjaman. . Yang bukan termasuk subjek pajak yaitu : o Badan perwakilan negara asing o Organisasi internasional o Pejabat perwakilan negara asing o Pejabat organisasi internasional . Ada beberapa hal yang berkaitan dengan PPh yaitu : 1. Yayasan. 4. Subjek pajak luar negeri Subjek pajak ini dapat berupa : . memotong atau memungut pajak yang terhutang atas objek pajak.1.Warisan yang belum dibagi . dll. Prinsip al-Ajr (pengambilan fee) Prinsip ini diterapkan untuk kegiatan sewa-menyewa.Menerima atau memperoleh penghasilan dari Indonesia tetapi tidak menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui BUT. 3. b. baik yang bertempat tinggal di Indonesia atau orang pribadi yang berada di Indonesia lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan.

Keuntungan penjualan/ pengalihan harta e.000. dan lain-lain ) b. Setiap perusahaan yang memiliki NPWP berkewajiban menyampaikan laporan hasil usaha yang berupa SPT Tahunan Badan 2007 dan Laporan SPT Tahunan PPh 21 2007 untuk penghasilan karyawan dan pemilih perusahaan.000. honorarium. 1.. Bagi yang tidak menyampaikan laporan paling lambat 31 maret maka akan kena sanksi administrasi sebesar Rp. AUDIT Hubungan Antara Akuntansi dan Audit Akuntansi merupakan proses mengidentifikasi. Bunga.00 Untuk tahun depan sanksi administrasinya menjadi Rp. Termasuk penghasilan antara lain yaitu : a. makanan dan minuman. dan melaporkan kejadian-kejadian yang mempengaruhi perusahaan dalam laporan keuangan. Tidak termasuk penghasilan Penghasilan yantg tidak dikenakan pajak antara lain yaitu : a. baik dari Indonesia maupun dari luar negeri. hibah dan warisan. b. Pemberian kepada karyawan dalam bentuk natura ( beras. Pembayaran dari perusahaan asuransi kepada orang pribadi sehubungan dengan asuransi kesehatan. deviden. rumah dinas) c. jiwa. Verifiability (dapat diferifikasi) . kecelakaan. Penghasilan dari pekerjaan ( gaji. Hadiah.00 Aku kemarin harus lembur sampai pagi untuk memenuhi target menyampaikan laporan paling lambat 31 maret.. Pengertian subjek apajak adalah setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh wajib pajak. Deviden yang diterima PT sebagai pemegang saham 25 % lebih Sabtu. Mengerikan sekali. Tambahan kekayaan netto yang berasal dari penghasilan yang belum dikenakan pajak. Laba usaha c. Itu karena aku bekerja di konsultan pajak dan perusahaan yang aku tangani tidak cuma satu. mengelompokkan. penghargaan d. Sekarang aku bekerja normal kembali. April 05. Sedangkan audit meliputi mengumpulkan bukti-bukti yang diperoleh secara logis dan assurance bahwa laporan keuangan tersebut disajikan dengan jujur dalam semua respek material. Objek Pajak Objek Pajak (PPh) adalah penghasilan atau pendapatan dari subjek pajak. bea siswa dll d. 2008 Laporan Tahunan Pajak Tanggal 31 Maret kemarin adalah hari terakhir laporan tahunan atau sering disebut SPT (Surat Pemberitahuan)Tahunan 2007. sumbangan. yang dapat digunakan untuk konsumsi atau menambah kekayaan wajib pajak. Keuntungan karena pembebasan hutang f. Penghasilan dari bantuan. lemburnya tidak cuma sehari dua hari tapi satu bulan lebih. Jika sebuah perusahaan dalam tahun 2007 kemarin tidak melakukan kegiatan usaha dan masih memiliki NPWP yang masih aktif maka perusahaan tersebut tetap berkewajiban menyampaikan SPT Tahunan dengan disertai 'Surat Pernyataan Tidak Melakukan Kegiatan Usaha' pada lampiran yang disertakan pada saat laporan.2. mengukur. 100. sewa. dll) kenikmatan (perawatan kesehatan. merengkum. aku mulai lembur bulan februari akhir sampai pagi tanggal 31 maret. upah. Prinsip Dasar Laporan Keuangan: 1.000. Selisih lebih penilaian kembali aktiva tetap h. royalty g. Melelahkan dan ngantuk banget tapi setelah semua selesai hati jadi lega.. mencatat.

pernyataan yang profesional 3. integritas. Dua diantaranya harus CPA dan sisanya tidak dapat menjadi CPA Assurance yang ditetapkan oleh Audit Pengguna laporan keuangan yang telah diaudit mengharapkan auditor untuk: mempunyai keahlian tehnik. perubahan catatan akuntansi atau dokumen yang mendukung laporan keuangan yang dibuat. Mengacu pada bukti-bukti. .Auditor independen Independen merupakan landasan dari profesi audit. penyajian yang benar Akuntansi membutuhkan aplikasi pernyataan profesional yang signifikan. baik yang disengaja maupun yang tidak. seperti manipulasi. Oleh karena itu. . resensi dan perawatan komplain yang diterima oleh perusahaan publik berdasar internal kontrol dan pengauditan. dewan direksi dan komite audit. .Kepastian/ jaminan yang masuk akal Mengimplikasikan bahwa audit meliputi test. dan obyektif. Hubungan Auditor Independen Auditor perlu menjalin hubungan baik dengan manajemen. Independen berarti netral dan objektif. Fungsi dari komite audit menurut Sarbox adalah : Pengangkatan.Mencari dan melaporkan penggelapan : tanggung jawab untuk mencari penggelapan. pemalsuan. independen. misalnya penggelapan pajak. tanggung jawab untuk melaporkan penggelapan.2.Mencari dan melaporkan tindakan ilegal tanggung jawab untuk mencari tindakan ilegal Karakter tindakan ilegal : tergantung pada hukum yang berlaku hubungannya dgn laporan keuangan. Mampu mencari dan mendeteksi adanya kesalahan dalam penyajian material. Publik dapat menempatkan kepercayaan dalam bagian audit karena auditor tidak memihak dan mengakui kewajiban dengan segala kejujuran. penggantian dan kesalahan perusahaan akuntan publik untuk menyesuaikan audit tahunan Memenuhi prosedur penerimaan. Tidak mengambil putusan sebelum ada bukti. Auditor hanya mencari dasar untuk membuktikan dan memberikan pendapat tentang benar atau tidaknya leporan keuangan tersebut. Generally Accepted Auditing Standards (GAAS) Standar Umum Kecukupan pelatihan tehnikal dan keahlian mandiri dalam sikap mental memberikan pelayanan dan perawatan yang profesional Standar kerja lapangan Kecukupan perencanaan dan pengawasan yang sesuai memahami perusahaan dan lingkungannya. dan pemegang saham. PCAOB (The Public Companies Accounting Oversight Board) adalah 5 anggota dari anggota bidang keuangan. Mencegah adanya kesalahan laporan keuangan. mengakali laporan keuangan tanggung jawab untuk melaporkan tindakan ilegal . auditor internal. . termasuk internal kontrol bukti audit yang cukup kompeten Standar dari Pelaporan Laporan keuangan disajikan sesuai dengan GAAP Konsisten dalam mengaplikasikan GAAP Kelengkapan pengumuman yang memberi keterangan Menunjukkan pendapat Statement on Auditing Standards (SAS) SAS adalah penerangan yang berupa penjelasan secara lisan dari GAAS ( Generally Accepted Auditing Standards). dan impresiasi dalam akuntansi memimpin impresiasi dalam kemampuan untuk memferifikasi penyajian laporan keuangan.

Tandatangan perusahaan : manual. kepercayaan auditor bahwa audit menyediakan dasar yang masuk akal untuk opini. alamat ditujukan pada dewan direksi dan pemegang saham Paragraf perkenalan : Mengidentifikasikan : a. Jenis pelayanan yang dilaksanakan : “We have audit” b. dalam persetujuan dengan GAAP 5. Laporan standar pada laporan keuangan : 1. pengujian bukti-bukti b. posisi keuangan perusahaan sama dengan neraca c. Standar tsb disyaratkan : a. 4. menilai laporan keuangan secara keseluruhan d. mengandung kata “Independent”. maupun cetak 7. Tanggal pernyataan dari internal kontrol e. paragraf Opini a. Paragraf perkenalan : Mengidentifikasikan : Jenis pelayanan yang dilaksanakan : “We have audit” Laporan keuangan dan jadwal audit Perusahaan yang diaudit Tanggal laporan Tanggungjawab manajemen untuk laporan keuangan Tanggungjawab auditor untuk pendapat 3.Menilai internal kontrol tanggung jawab seorang auditor : menilai internal kontrol pada pelaporan keuangan melaporkan penilaiannya kepada pemegang saham dan user lain dari laporan keuangan berbeda untuk perusahaan publik vs perusahaan privat. opini pada efektifitas internal kontrol pada laporan keuangan. 6. perencanaan dan pelaksanaan audit b. Tanggungjawab auditor untuk dua pendapat 3. alamat ditujukan pada dewan direksi dan pemegang saham 2. Standar tsb disyaratkan : a. Pernyataan manajemen sistem apa yang dipakai pada internal kontrol c. menilai efektifitas operasi . menilai efektifitas desain d. Perusahaan yang diaudit d. mengandung kata “Independent”.. paragraf ruang lingkup kedudukan : pengauditan diatur menurut standar PCAOB. Judul dan alamat. hasil dari kegiatan dan arus kas dari periode d. disajikan dengan jujur b. memahami sistem internal kontrol atas laporan keuangan c. menaksir prinsip-prinsip akuntansi yang digunakan dan perkiraan yang signifikan yang dibuat manajemen c. opini penaksiran manajemen dari internal kontrol pada laporan keuangan. Auditor perusahaan umum harus memberikan audit yang terpadu yang menghasilkan : opini pada laporan keuangan. Kata tambahan yang menjelaskan Berdasar pada opini audit pada internal kontrol atas laporan keuangan yang lengkap dengan laporan keuangan audit. Tanggal : tanggal terakhir kerja lapangan Laporan standar pada Internal Kontrol : Judul dan alamat. Tanggungjawab manajemen untuk pernyataan f. paragraf ruang lingkup kedudukan : pengauditan diatur menurut standar PCAOB.

Disclosure Catatan akuntansi belum merupakan bukti yang cukup sebagai dasar untuk memberikan opini audit. 5 asersi manajemen sebagai standar auditing: keberadaan atau kejadian kelengkapan kebenaran dan obligasi penilaian dan alokasi penyajian dan disclosure Sufisiensi Bukti Audit: .e. atau inspeksi catatan atau dokumen. penghitungan. informasi lain yang menguatkan catatan akuntansi dan mendukung alas an logical auditor mengenai kebenaran penyajian dalam laporan keuangan. Obyektivitas spesifik audit dan asersi Asersi manajemen dalam laporan keuangan menunjukkan auditor dalam: menaksir risiko kesalahan material dalam laporan keuangan merencanakan pengumpulan bukti audit yang merupakan tanggungjawab risiko tersebut. dan rekonsiliasi. Informasi penguat yang bisa digunakan sebagai bukti audit meliputi: Waktu pertemuan Konfirmasi dari pihak ketiga Laporan para analisis Data pembanding mengenai competitor Internal control manual Informasi yang diperoleh melalui langkah audit seperti penyelidikan. kepercayaan auditor bahwa audit menyediakan dasar yang masuk akal untuk opini. Bukti audit meliputi: 1. paragraf Definisi Tujuan internal kontrol : Jaminan yang masuk akal. Data seperti worksheet dan spreadsheet yang mendukung biaya alokasi. Propinsi atau negara tanggal : tanggal terakhir kerja lapangan Bukti Audit Definisi Bukti Audit Bukti audit adalah semua informasi yang digunakan auditor dalam kesimpulan mendatang dimana opini audit sebagai dasarnya. catatan akuntansi berdasarkan laporan keuangan. Informasi yang dikembangkan oleh auditor yang mengizinkan auditor untuk mencapai kesimpulan melalui alas an logis yang valid. 2. laporan keuangan dapat dipercaya dan persiapan laporan keuangan berdasar GAAP Inheren Limitation Paragraph Paragraf Opini disajikan dengan jujur posisi keuangan perusahaan sama dengan neraca dalam persetujuan kriteria COSO menunjukkan opini auditor Paragraf penjelasan Perusahaan : tandatangan manual tandatangan : Kota. Catatan akuntansi pada umumnya terdiri dari: cek dan bukti elektronik hasil transfer faktur kontrak buku besar dan buku pembantu jurnal penyesuaian dan pernyataan lainterhadap laporan keuangan yang tidak mempengaruhi dalam formal jurnal penyesuan. observasi.

neraca dan disclosure untuk pengguna laporan keuangan. test subtantif: mendukung sebuah asersi atau mendeteksi kesalahan material pada tingkat asersi. baik financial maupun non financial. pembuatan kembali: eksekusi independent auditor atas atas langkah atau control yang dibuat secara original sebagai bagian dari internal control perusahaan. keberadaan test audit: berapa banyak populasi yang harus diaudit? Tujuan dari program audit adalah untuk mengumpulkan data rencana audit untuk pengelompokan akun neraca atau transaksi. Computer-Assisted Audit Techniques (CAATs): menggunakan software audit untuk menyelesaikan berbagai prosedur audit diatas. Risiko kesalahan material: risiko inheren yang menunjukkan bahwa asersi itu mungkin salah dan risiko control yang akan mendeteksi kesalahan material dalam asersi. atau media lain. susunan pegawaian dan pengawasan audit: siapa yang akan membuat apa saja prosedur auditnya? 2. membuat test. elektronik. 6. prosedur analitikal: evaluasi informasi keuangan yang dibuat melalui pembelajaran dari relasi yang dapat dipercaya antara dat financial dan data non financial. dalam bentuk kertas. 2. 4. yaitu sebuah proses memperoleh informasi penyajian kembali atau kondisi yang ada secara langsung dari pihak ketiga. dan WorldCom. Prosedur Audit prosedur menaksir risiko: untuk mendapatkan sebuah pemahaman perusahaan dan lingkungannya. Skandal-skandal yang menyebabkan kerugian bilyunan dolar bagi investor karena runtuhnya harga saham perusahaan-perusahaan yang . penyelidikan: mencari informasi dari pengetahuan orang. Peregrine Systems. 3. Working paper adalah pencatatan atau pendokumentasian yang dijaga oleh auditor atas aplikasi prosedur audit. seperti jumlah transaksi penjualan dalam jurnal penjualan. Working paper mengatur dan mengumpulkan data bukti auditor dan kesimpulan yang berkaitan dengan pengelompokan neraca. inspeksi asset nyata: terdiri dari ujian fisik atas asset suatu perusahaan. Bush. 8. 5.materiality: pengelompokan transaksi yang signifikan. tet control: menguji keefektifan operasional control dalam mencegah dan mendeteksi kesalahan material pada tingkat asersi. 9. Sarbanes Oxley Act 2002 Konggres Amerika Serikat menetapkan undang-undang keuangan yang kemudian dikenal dengan Sarbanes-Oxley Act 2002 (Sarbox) pada tanggal 30 Juli 2002. melalui dalam perusahaan maupun luar perusahaan. Tyco International. Sebuah program audit terdiri dari prosedur audit yang diyakini auditor perlu untuk memperoleh alas an logis yang meyakinkan bahwa kelompok akun-akun atau transaksi-transaksi bebas dari kesalahan material. Undang-undang ini diprakarsai oleh Senator Paul Sarbanes dan Representative Michael Oxley dan disahkan oleh Presiden George W. konfirmasi: merupakan tipe spesifik penyelidikan. dan mencapai kesimpulan dari audit. Observasi: melihat proses atau prosedur yang dibuat oleh yang lain. memperoleh informasi. termasuk internal kontrolnya. apakah internal atau eksternal. Working paper yang bagus secara normal meliputi: heading nomer index cross referencing tick mark tanda tangan dan tanggal. 7. Adelphia. 4 Tujuan Prosedur Audit: 1. Ukuran dan karakteristik populasi: jumlah item yang ada dalam sebuah populasi. Pilihan potensial langkah audit: 1. inspeksi dokumen dan data: terdiri dari menguji data dan dokumen. penghitungan kembali: pengecekan keakuratan matematikal dokumen atau catatan. Undang-undang ini dikeluarkan sebagai tanggapan terhadap sejumlah skandal akuntansi perusahaan besar yang termasuk di antaranya melibatkan Enron. waktu test audit: kapan prosedur audit harus dilakukan? 4. untuk memperkirakan risiko kesalahan material dalam tingkat laporan keuangan dan tingkat asersi. keaslian test audit: prosedur audit apa yang harus dilakukan? 3.

Cost opportunity adalah keuntungan yang diberikan atau dikorbankan ketika salah satu alternatif harus dipilih dari pada alternatif lainnya. Method of Tracing Tracebility berarti bahwa biaya-biaya tersebut dapat ditetapkan dengan mudah dan akurat. Sedangkan driver tracing adalah penggunaan driver untuk menetapkan biaya terhadap cost object. Driver Tracing. Akurat adalah konsep relatif dan harus dikerjakan dengan menggunakan metode penetapan biaya yang sesuai dan logis. yang biasa disebut dengan cost object. komprehensif. pekerjaan. Obyektif adalah mengukur dan menetapkan sebaik mungkin biaya bahan baku yang digunakan oleh cost object. Indirect cost adalah biaya-biaya yang tidak bisa dengan mudah dan secara akurat di-trace-kan dengan cost object. Pengawasan yang lebih ketat dengan pembentukan PCAOB. Tracebility Hubungan biaya terhadap cost object harus dieksploitasi untuk meningkatkan keakuratan penentuan biaya. pengontrolan. Manajer juga harus memahami apa yang dimaksud dengan cost opportunity. Kasus ini merupakan salah satu contoh tidak adanya Good Corporate Governance pada perusahaan-perusahaan tersebut. Sarbox juga menuntut Securities and Exchange Commission (SEC) untuk menerapkan aturan persyaratan baru untuk menaati hukum ini. Perundang-undangan ini menetapkan suatu standar baru dan lebih baik bagi semua dewan dan manajemen perusahaan publik serta kantor akuntan publik walaupun tidak berlaku bagi perusahaan tertutup. yaitu direct tracing dan driver tracing. dan lain sebagainya. aktivitas. Driver tracing biasanya lebih tepat . Cost Object Sistem akuntansi manajemen merupakan struktur untuk mengukur dan menentukan biaya kesatuan. Biaya secara langsung maupun tidak langsung diasosiasikan dengan cost object. departemen. Direct cost adalah biaya-biaya yang dapat dengan mudah dan akurat di-trace-kan dengan cost object. Tracing cost terhadap cost object bisa terjadi dalam dua cara. dimana biayanya diukur dan ditentukan. tepat waktu. dan Alokasi Cost Biaya adalah kas atau nilai kas ekuivalen yang dikorbankan untuk barang dan jasa dengan harapan membawa keuntungan kepada perusahaan. pelanggan. sedangkan tracing adalah pernyataan aktual biaya terhadap cost object dengan menggunakan pengukuran observasi bahan baku yang digunakan oleh cost object. Pengendalian internal yang lebih baik. Accuracy of Assignment Menetapkan biaya secara akurat ke cost object merupakan hal penting. Oleh karena itu aktivitas merupakan unit dasar pekerjaan yang dilakukan oleh organisasi dan juga bisa dideskripsikan sebagai tindakan kesatuan yang berguna bagi manajer perusahaan untuk menentukan perencanaan. Direct tracing adalah proses mengidentifikasi dan menetapkan biaya yang secara eksklusif dan fisik diasosiasikan dengan cost object terhadap cost object tersebut.terpengaruh ini mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap pasar saham nasional. dan pembuatan keputusan. Aktivitas dikerjakan oleh orang atau alat untuk orang lain. baik untuk masa sekarang maupun di masa yang akan datang. dan dapat dimengerti. Tata kelola perusahaan yang lebih baik. Sarbox terdiri dari 130 halaman dan terbagi menjadi 11 bab sebagai berikut: Tujuan dari Sarbox adalah melindungi investor melalui: Pengungkapan keuangan yang lebih akurat. Kas ekuvalen karena sumber daya nonkasbisa diolah menjadi barang atau jasa yang diinginkan. Undang-undang ini juga disebut-sebut sebagai perubahan terbesar dalam pengaturan pengelolaan perusahaan dan pelaporan keuangan sejak Undang-Undang Keuangan pertama kali ditetapkan di tahun 1933 dan1934. Konsep Dasar Akuntansi Manajemen Pernyataan Biaya: Direct Tracing. Cost object adalah beberapa item seperti produk.

Jasa adalah pekerjaan atau aktivitas yang dilakukan untuk pelanggan atau sebuah aktivitas yang dilakukan oleh pelanggan dengan menggunakan produk atau fasilitas perusahaan. dan administrasi umum. overhead. memproduksi. Ini berarti bahwa tidak ada hubungan kasual yang ada antara biaya dan cost object atau tracingnya tidak secara ekonomik fesibel. Produk nyata adalah barang yang diproduksi dengan mengubah bahan mentah oleh pekerja dan input pokok. berarti bahwa jasa tidak dapat dijual untuk penggunaan di masa yang akan datang oleh pelanggan tetapi dikonsumsi ketika digunakan. Internal value Chain perusahaan adalah pengaturan semua aktivitas untuk mendesain. merasakan. yaitu semua biaya produksi selain direct material dan direct labor yang dikumpulkan ke dalam sati kategori.daripada direct tracing. Selling and administrative costs Ada dua kategori biaya nonproduksi: biaya penjualan dan biaya administrasi. mendengarkan. direct labor. dan mesin. Biaya pemasaran. Biaya produksi adalah biaya-biaya yang diasosiasikan dengan pembuatan barang atau jasa. direct material. intangibility. Pernyataan indirect cost terhadap cost object disebut alokasi. pendistribusian. Assigning indirect costs Indirec cost adalah biaya-biaya yang tidak dapat ditetapkan terhadap cost object menggunakan direct atau driver tracing lainnya. 3. jasa merupakan produk tak nyata(intangible product). pelayanan kepada pelanggan. 2. BASIC ACCOUNTING . 4.biaya penjualan dan administrasi merupakan noninventoriable atau biaya periode. yaitu pekerja yang secara langsung traceble terhadap barang atau jasa yang diproduksi. Accounting Management Biaya Produk dan Jasa Ada dua tipe output perusahaan: produk nyata dan jasa. 3. Biaya nonproduksi adalah biaya-biaya yang diasosiasikan dengan fungsi desain. dan pelayanan jasa biasanya ditempatkan pada satu kategori yang disebut selling cost. atau mencicipi jasa sebelum membelinya. berarti bahwa ada sebuah perubahan besar variasi dalam penggunaan jasa daripada produksi barang. 2. mengembangkan. Product Cost and External Financial Reporting Biaya dibagi ke dalam dua kategori fungsional: produksi dan nonproduksi. Ada tiga elemen biaya yang bisa ditetapkan terhadap produk untuk pelaporan keuangan eksternal: 1. berarti bahwa pembeli jasa tersebut tidak dapat melihat . Jasa berbeda dari produk nyata dalam empat dimensi penting: 1. dan melayani produk. yaitu material-material yang secara langsung traceble terhadap barang atau jasa yang diproduksi. berarti bahwa produsen jasa dan pembeli jasa biasanya dalam kontak langsung untuk mengambil tempat transaksi. mendistribusikan. Oleh karena itu. pengembangan. seperti bangunan. memasarkan. pendistribusian. Perishability. Untuk laporan keuangan eksternal. tanah. Different Costs for Different Purposes Biaya produk adalah biaya yang ditetapkan yang mendukung spesifikasi manajerial obyektif. Inseparability. Heterogenety. pemasaran.

Pada jurnal umum ini tidaklah lagi berfungsi untuk mencatat semua transaksi yang seperti yang perlakukan pada perusahaan jasa. Jurnal penerimaan kas adalah jurnal khusus yang digunakan untuk mencatat semua transaksi penerimaan uang tunai. wesel pos. pendapatan bunga. B. Jurnal penjualan adalah jurnal khusus yang digunakan untuk mencatat penjualan barang dagangan secara kredit. 3. dan sebagainya. Selain Jurnal Penjualan juga tidak digunakan untuk mencatat 3. antara lain meliputi perbedaan jurnal. 4. 5. Jurnal Penjualan tidak dapat digunakan untuk mencatat penjualan barang dagagan secara tunai.Pengertian Jurnal Jurnal berasal dari kata jour (bahasa prancis) yang berarti ARTI. melunasi utang dagang. A. Penerimaan uang tunai dapat berupa uang tunai. antara lain : . Perbedaan Jurnal Umum dan Jurnal Khusus Siklus akuntansi dimulai dengan pencatatan transaksi keuangan didalam buku jurnal. Jurnal umum (jurnal memorial). cek kontan. Adapun jurnal khusus yang diperlukan untuk pencatatan dari berbagai jenis transaksi. bilyet giro. membayar gaji karyawan. antara lain : 1. 2. pelunasan piutang dagang. pendapatan sewa dan sebagainya. Buku jurnal khusus digunakan untuk mencatat transaksi-transaksi sejenis yang bersifat rutin. dan lain-lain. Penerimaan tunai ini sebagai akibat dari transaksi penjualan tunai. Jurnal Khusus 1. Jurnal Pembelian. dan sebagainya. Suatu buku jurnal disebut jurnal umum apabila jurnal tersebut digunakan untuk segala macam transaksi dan kejadian keuangan. Jurnal Penerimaan kas. membayar biaya perjalanan dinas. Terdapat sejumlah perbedaan antara jurnal umum dan jurnal khusus. membayar sewa gedung. Pengertian jurnal atau buku harian adalah formulir khusus yang dipakai untuk mencatat setiap bukti pencatatan secara kronologis menurut nama akun dan jumlah yang harus di debet dan di kredit. Jurnal Umum 1. cara pencatatan transaksi. Jurnal Pengeluaran kas. Transaksi atau kejadian yang biasanya di catat dalam jurnal umum (jurnal memorial). jurnal pembelian adalah junral khusus yang digunakan untuk mencatat segala pembelian barang dagangan dan barang lain secara kredit. membayar biaya perjalanan dinas. Jurnal pengeluaran kas adalah jurnal khusus yag digunakan untuk mencatat berbagai pengeluaran kas atau uang tunai yang digunakan untuk membayar transaksi pembelian tunai. Jurnal Penjualan.

Namun. Catatan uang kas perusahaan (yang dinyatakan pada akun kas pada buku besar perusahaan). Laporan rekening koran bank (Menyatakan tentang jumlah rupiah yang sesungguhnya milik perusahaan itu pada bank). seringkali Nilai sisa pada Akun Kas Perusahaan jarang sekali sesuai dengan Nilai sisa yang tampak dalam Rekening Koran Bank. kreditur . Kegiatan pembiayaan / Pendanaan. . Retur Pembelian.• • • • • • • Beban penyusutan berbagai aktiva tetap. bukan berarti membandingkan tapi menyamakan. Menilai pengaruh investasi baik kas maupun bukan kas dan transaksi keuangan lainnya terhadap posisi keuangan perusahaan selama satu periode tertentu. tetapi berupa aktiva berwujud. b. d. Menilai alasan – alasan perbedaan antara laba bersih dan dikaitkan dengan penerimaan dan pengeluaran kas. Neraca ( Balance Sheet ) Neraca atau disebut juga posisi keuangan menggambarkan posisi keuangan perusahaan dalam suatu tanggal tertentu atau a moment of time. Hilangnya suatu aktiva. kewajiban (liabilities) dan ekuitas pemilik ( Owner’s Equity) dari suatu entitas / perusahaan pada suatu tanggal tertentu. Suatu laporan atau daftar seluruh aktiva (assets). Laporan ini akan membantu investor . c. biasanya di tutup pada akhir bulan. 8. (Selengkapnya baca pada bagian Teori Akuntansi di Tag Rekonsiliasi Bank). dan pemakai lainnya untuk : a. Laporan arus kas Tujuan pembuatan Laporan Arus Kas adalah memberikan informasi yang relevan tentang penerimaan dan pengeluaran kas atau setara kas dari suatu perusahaan pada suatu periode tertentu. Retur Penjualan. Menilai kemampuan perusahaan untuk memasukan kas dimasa yang akan datang. 2. Penyusunan neraca pada perusahaan dagang sama dengan p enyusunan neraca pada perusahaan jasa. akhir triwulan atau akhir tahun. Setoran modal tambahan yang tidak berupa uang. Penghapusan piutang dagang. Dalam laporan ini penerimaan dan pengeluaran kas dikelompokan menjadi: • • • Kegiatan Operasi Perusahaan. Pembentukan cadangan kerugian piutang. Kegiatan Investasi. Balas 11. untuk itu digunakanlah REKONSILIASI BANK sebagai daftar transaksi untuk menyamakan antara catatan akun kas perusahaan dengan catatan rekening perusahaan pada bank dengan cara mencari sebab-sebab perbedaan antara catatan persuhaan dengan rekening koran pada suatu tanggal tertentu. Menilai kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya membayar dividen dan keperluan dana untuk kegiatan ekstren. 1.

Fa (Firma) dan CV berbeda dengan laporan perubahan modal pada perusahaan perseroan terbatas (PT). 2.10. Biaya merupakan beban perusahaan dalam menjalankan operasinya dan merupakan kebalikan dari pendapatan. Laporan Perubahan modal / Laporan Ekuitas Pemilik (Statement Of Owner’s Equity) Laporan perubahan modal adalah salah satu laporan keuangan yang berisi informasi mengenai perkembangan modal perusahaan untuk suatu periode tertentu. Biaya penjualan. Biaya usaha dibagi atas 2 bagian. Laporan perubahan modal antara perusahaan perseorangan. Biaya Umum dan Administrasi . Biaya Usaha muncul dengan penjualan atau atau pemasaran barang atau jasa dan penyelenggaraan fungsi administrasi dan umum dari perusahaan yang bersangkutan. Penyusunan laporan perubahan modal pada perusahaan dagang sama dengan penyusunan laporan perubahan modal pada perusahaan jasa. yaitu : 1. Letak perbedaan itu pada akun Laba di Tahan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful