Nama : Wiwin Kurniawati Kelas : 6C NPM : 200814500404 MANAJEMEN TRANSPORTASI

A. Definisi tentang peramalan Trafik dan Transportasi
Sistem transportasi berawal dari perangkutan sederhana sejalan dengan sejarah manusia berpindah/ bergerak suatu tempat (A) ke tempat yang lain (B) dengan membawa/mengangkut apa saja yang diperlukan namun dalam kondisi yang terbatas. Pergerakan yang dilakukan manusia kini berkembang dengan menggunakan tenaga hewan. Sehingga daya angkut dan jarak angkut semakin besar. Selanjutnya revolusi industri, dengan diciptakannya tenaga mesin kendaraan (mobil, KA, pesawat terbang dan kapal laut) hasil daya angkut, jarak, maupun waktu hampir tak terbatas. Manusia, hewan, dan kendaraan merupakan perangkutan karena orang/kendaraan bergerak dari satu tempat ketempat lain, sehingga timbullah lalu lintas (traffic). Untuk memindahkan barang/orang dari satu tempat ke tempat lain diperlukan pengangkutan. . Dengan demikian lalu lintas (traffic) dan pengangkutan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Dalam pergerakan (lalu lintas) dikenal trip (bepergian) dan travel (perjalanan) perjalanan, yaitu : 1. Trip (bepergian) Berhubungan erat dengan asal (origin) dan tujuan (destination). Trip (bepergian) adalah pergerakan orang/barang antara dua tempat terpisah dengan perhitungan berapa kali satu hari mengadakan bepergian. 2. Travel (perjalanan) Berhubungan dengan lintasan (kecepatan) dan kendaraan (sarana). Travel (perjalanan) adalah proses perpindahan/pergerakan dari satu tempat ke tempat lain dengan perhitungan berupa: biaya, waktu, jarak lintasan dan keadaan/kondisi sepanjang jalan. Pentingnya sistem transportasi dalam perkembangan dunia bersifat multidimensi. Sebagai contoh, salah satu fungsi dasar dari transportasi adalah menghubungkan tempat kediaman dengan tempat bekerja atau para pembuat barang dengan para konsumennya. Dari sudut pandang yang lebih luas, fasilitas transportasi memberikan aneka pilihan untuk menuju ke tempat kerja, pasar dan sarana rekreasi, serta menyediakan akses ke sarana sarana kesehatan, pendidikan, dan sarana lainnya. Bentuk fisik dari kebanyakan sistem transportasi tersusun atas empat elemen dasar :

kenderaan. kapal. Kempat elemen di atas berinteraksi dengan manusia. dan jalur penerbangan juga dapat dikategorikan sebagai sarana perhubungan. Selain itu juga akan menimbulkan kerugian berupa kehilangan waktu karena waktu perjalanan yang lama serta bertambahnya biaya operasi kenderaan karena seringnya kenderaan berhenti. Berdasarkan teori tersebut. Sarana Perhubungan ( link ) : jalan raya atau jalur yang menghubungkan dua titik atau lebih. dan lain sebagainya. Kemacetan menjadi salah satu permasalahan yang rumit yang terjadi di jaringan lalu lintas. baik terhadap pengemudinya sendiri maupun ditinjau dari segi ekonomi dan lingkungan. 3.terminal bis. Contoh : garasi mobil. dan hampir setiap orang menggunakan transportasi. maka solusinya adalah mengurangi jumlah kendaraan yang lewat. dan berinteraksi pula dengan lingkungan. tenaga kerja. Transportasi di suatu wilayah mempengaruhi efisiensi ekonomi dan sosial daerah tersebut. bis. baik kapasitas ruas maupun kapasitas persimpangan. mengatur. Pipa. dan terminal. Selain itu timbul pula dampak negatif terhadap lingkungan berupa peningkatan polusi udara serta peningkatan gangguan suara kenderaan (kebisingan). mengapa pelaksanaannya begitu sulit. Secara teori. atau meningkatkan kapasitas. Permasalahannya kemudian. lapangan parkir. dan pesawat terbang adalah contoh contohnya. sebagai pengguna maupun non pengguna sistem. sosial ekonomi. kemacetan disebabkan oleh tingkat kebutuhan perjalanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kapasitas yang tersedia. jalur darat. 4. gudang bongkar muat. Terminal : titik titik dimana perjalanan orang dan barang dimulai atau berakhir. . yang mengakibatkan pengguna transportasi mengalami keterlambatan jutaan jam akibat terjadinya kemacetan. Kemacetan lalu lintas akan selalu mengakibatkan dampak negatif. Bagi pengemudi kenderaan. apabila secara teorinya begitu mudah. Kenderaan : alat yang memindahkan manusia dan barang dari satu titik ke titik lainnya di sepanjang sarana perhubungan. mengapa sampai saat ini kemacetan lalu lintas tidak dapat diatasi. Masalah dalam pergerakan lalu lintas. dan memelihara sarana perhubungan.1. Mobil. mengopreasikan. khususnya pada jam jam sibuk. sistem transportasi merupakan salah satu topik utama di dalam perkembangan wilayah. Oleh sebab itu. Manjemen dan tenaga kerja : orang orang yang membuat. 2. kemacetan akan menimbulkan ketegangan (stress). Persoalan-persoalan yang terkait ternyata sangat banyak. jalur laut. seperti disiplin lalu lintas. dan bandara udara. penegakan hukum. sehingga persoalannya menjadi kompleks dan tidak ada satupun solusi tunggal yang dapat diterapkan untuk mengatasi persoalan kemacetan lalu lintas.

termasuk berhenti dan tundaan. Penataan struktur tata ruang untuk mengatur pola perjalanan penduduk. Dari banyak teori yang ditelaah oleh penulis. waktu tempuh. 4. dengan mengetahui semua biaya dari setiap ruas jalan. jarak atau kombinasi ketiganya yang diasa disebut biaya gabungan. Pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan ruang jalan dan sekaligus memperbaiki struktur jaringan jalan dan jaringan system transportasi. Peningkatan kapasitas angkutan umum. Biaya perjalanan. Pemanfaatan alur rute terpendek untuk mencegah adanya penumpukan kendaraan pada satu ruas jalan saja. c. Demikian pula dengan keberadaan angkot. yaitu pengamat mengemudikan kenderaan survei di dalam arus lalu lintas dan mencatat waktu tempuhnya. waktu tempuh adalah waktu total perjalanan yang diperlukan. Jadi. . beberapa diantaranya adalah sebagai berikut : a. Dalam hal ini diasumsikan bahwa total biaya perjalanan sepanjang rute tertentu adalah jumlah dari biaya setiap ruas jalan yang dilalui. dari suatu tempat ke tempat lain melalui rute tersebut. mikrolet dan sejenisnya. b. 3. dapat ditentukan (dengan algoritma tertentu) rute terbaik yang dapat dilalui pada jaringan jalan tersebut. Nilai waktu ini relatif dengan banyaknya pengeluaran konsumen. kalau dilakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima. Perbaikan manajemen lalu lintas untuk mengoptimalkan pelayanan jaringan jalan yang ada. Namun demikian. Waktu tempuh. sehingga mencegah kemacetan Faktor Penentu Utama Pemilihan Rute : Hal utama dalam proses pemilihan rute adalah memperkirakan asumsi pengguna jalan mengenai pilihannya yang terbaik. tetapi akan merembet ke persoalan sosial dan ekonomi. termasuk penerapan moda angkutan umum massal. 2. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pemilihan rute pada saat kita melakukan perjalanan. Nilai waktu. nilai waktu adalah sejumlah uang yang disediakan seseorang untuk dikeluarkan (atau dihemat) untuk menghemat satu unit waktu perjalanan. yang terjadi tentu bukan persoalan lalu lintas. biaya perjalanan dapat dinyatakan dalam bentuk uang. 5. ada begitu banyak solusi yang bisa ditawarkan.untuk menyelesaikan masalah kemacetan didalam perkotaan Secara bertahap penanganan kemacetan lalu lintas dapat dilakukan sebagai berikut: 1. sehingga dapat mengurangi kapasitas jalan yang pada tingkat tertentu berdampak pada kemacetan lalu lintas. keberadaan pedagang kaki lima otomatis mengurangi kebebasan samping dan bahkan kadang-kadang mengurangi lebar lajur lalu lintas.Contoh keterkaitan dengan aspek-aspek yang lain adalah pedagang kaki lima. Salah satu metode pengamatan waktu tempuh dapat dilakukan dengan metode Pengamat Bergerak.

Manfaat yang didapat dari mempelajari peramalan Trafik dan Transportasi Dengan mempelajari peramalan trafik dan transportasi maka dapat diperoleh manfaat sebagai berikut : • Kita dapat mengetahui sistem pengangkutan atau transpotasi • Kita dapat mengetahui faktor-faktor penentu utama memilih rute perjalanan • Mengetahui manajeman pengangkutan trafik dan transportasi • Lebih mengetahui hal-hal yang mempengaruhi lamanya pengangkutan dan transportasi . Tapi sebaliknya. B. Biaya operasi kenderaan. biaya penggantian (misalnya. Metode analisis pemilihan rute yang dipakai dalam pembebanan lalu lintas sangat bergantung pada salah satu bagian analisis. ban). pelumas. yang dalam hal ini disebut dengan proses stokastik (mempertimbangkan peranannya) dalam pemilihan rute.d. jika unsur stokastik dihilangkan. Model Analisis Pemilihan Rute Perbedaan dalam tujuan dan persepsi menghasilkan proses penyebaran kenderaan pada setiap rute. dan upah atau gaji supir. maka perhitungan kapasitas jalan (V/C) rasio sangat diperlukan . Biaya ini antara lain meliputi penggunaan bahan bakar. biaya perawatan kenderaan. perbaikan dan peningkatan mutu prasarana dan prasarana transportasi akan bertujuan mengurangi biaya operasional kenderaan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful