P. 1
Peningkatan Pronounciation

Peningkatan Pronounciation

|Views: 11,903|Likes:
Published by Sayid Sidik

More info:

Categories:Types, Reviews, Book
Published by: Sayid Sidik on Jun 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/25/2015

pdf

text

original

Dalam Undang-undang Guru dan Dosen disebutkan bahwa pembelajaran

adalah proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar

pada suatu lingkungan belajar.16

Di sisi lain Wittrock dikutip Good dan Brophy

mendefinisikan:

”Learning is the term we use to describe the process involve in changing
through experience. It is the process of acquiring relatively permanent
change in understanding, attitude, knowledge, information, ability, and
skill experience”

Sedangkan menurut Sagala pembelajaran adalah membelajarkan siswa

menggunakan asas pendidikan maupun teori belajar merupakan penentu utama

keberhasilan pendidikan. Pembelajaran merupakan proses komunikasi dua arah

antara guru dengan murid peserta didik17

Jika dilihat dari beberapa definisi di atas pembelajaran mempunyai arti

yang hampir sama dengan pengajaran. Dalam konteks pendidikan, guru mengajar

supaya peserta didik dapat belajar dan menguasai isi pelajaran hingga mencapai

sesuatu objektif yang ditentukan (aspek kognitif), juga dapat mempengaruhi

perubahan sikap (aspek afektif), serta keterampilan (aspek psikomotor) seseorang

siswa. Pengajaran memberi kesan hanya sebagai pekerjaan satu pihak, yaitu

16

Tim Redaksi Fokus Media, Undang-undang Guru dan Dosen, (Bandung: Fokus

Media, 2008), hlm.61
17

Syaiful, Sagala, Konsep dan Makna Pembelajarann (Bandung: CV. Alfabeta, 2005),

hlm. 61

16

pekerjaan guru saja. Sedangkan pembelajaran juga menunjukkan adanya interaksi

antara guru dengan peserta didik.

Adapun pembelajaran yang efektif ditandai dengan berlangsungnya proses

belajar dalam diri siswa. Seseorang dikatakan telah mengalami proses belajar jika

dalam dirinya terjadi perubahan tingkah laku dari tidak tahu menjadi tahu, dari

tidak bisa menjadi bisa dan sebagainya. Dalam pembelajaran, hasil belajar dapat

dilihat secara langsung. Oleh karena itu, agar kemampuan siswa dapat dikontrol

dan berkembang semaksimal mungkin dalam proses belajar di kelas, maka

program pembelajaran tersebut harus dirancang terlebih dahulu oleh para guru

dengan memperhatikan berbagai prinsip pembelajaran yang telah diuji

keunggulannya.

Pendidikan Bahasa Inggris di SD/MI itu sendiri dimaksudkan untuk

mengembangkan kemampuan berbahasa yang digunakan untuk menyertai

tindakan atau language accompaying action. Bahasa Inggris digunakan untuk

interaksi yang bersifat “here and now”. Topik pembicaraannya berkisar pada hal-

hal yang ada dalam konteks situasi.18

Sebagaimana diketahui, bahasa Inggris merupakan alat komunikasi secara

lisan dan tulis. Sedangkan berkomunikasi adalah memahami dan mengungkapkan

informasi, pikiran, perasaan dan mengembangkan ilmu pengetahuan,teknologi dan

budaya. Kemampuan berkomunikasi dalam pengertian yang utuh adalah

kemampuan berwacana yaitu kemampuan memahami dan/atau menghasilkan teks

lisan dan/atau tulis yang direalisasikan dalam empat keterampilan berbahasa yaitu;

18

Fahru, Op. Cit

17

reading, listening, writing, dan speaking. Ke empat keterampilan inilah yang

digunakan untuk menanggapi atau menciptakan wacana dalam kehidupan

bermasyarakat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->