P. 1
Deteksi Dini Komplikasi Ibu Dan Janin

Deteksi Dini Komplikasi Ibu Dan Janin

|Views: 1,864|Likes:
Published by Vitry Vit

More info:

Published by: Vitry Vit on Jun 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2013

pdf

text

original

Deteksi Dini Komplikasi Ibu dan Janin

Selama pemeriksaan antenatal, bidan akan memberitahu pasien jika ia mengalami tanda-tanda bahaya dan akan mendeteksinya. Hal ini, penting bagi bidan untuk memeriksa tanda-tanda bahaya yang kemungkinan akan dialami ibu dan janin. Deteksi dini komplikasi ibu dan janin meliputi : 1. Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan muda 2. Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan lanjut Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan muda Perdarahan pervaginam 1. Abortus 2. Kehamilan Mola 3. Kehamilan Ektopik Abortus Abortus adalah berakhirnya kehamilan oleh akibat-akibat tertentu pada atau sebelum kehamilan 22 minggu atau buah kehamilan belum mampu hidup diluar kandungan.
y y y y

Abortus spontan, abortus yang terjadi secara alamiah tanpa intervensi luar untuk mengakhiri kehamilan tersebut. Abortus buatan, terjadi akibat intervensi tertentu yang bertujuan untuk mengakhiri proses kehamilan (abortus provokatus). Abortus infeksius, abortus yang disertai komplikasi infeksi. Penanganan dengan pengosongan uterus. Missed abortion, perdarahan disertai dengan retensi hasil konsepsi yang telah mati hingga 8 minggu atau lebih. Penanganannya dengan tindakan dilatasi.

Tabel 1. Tanda dan Penanganan Abortus Sesuai Jenisnya Jenis Abortus Tanda Iminen Flek (darah coklat) Insipien Ostium terbuka, darah +, nyeri Darah -/+, nyeri, sebagian konsepsi Inkomplit keluar Komplit Hasil konsepsi keluar Penanganan Bed rest total Dilatasi & kuterase Digital, uterotonika & antibiotika Uterotoni

Kehamilan Mola Suatu kehamilan dimana setelah fertilisasi, hasil konsepsi tidak berkembang menjadi embrio tetapi terjadi proliferasi dari vili korealis disertai dengan degenerasi hidropik. Tandanya adanya perdarahan, besar uterus tidak sesuai umur kehamilan, tidak ada tanda pasti hamil, keluar jaringan mola, kadar HCG positif, muka dan badan pucat kekuningan dan saat USG ada

gambaran seperti badai salju. Penanganannya adalah evakuasi mola secepatnya dan periksa ulang secara teratur. Kehamilan Ektopik Kehamilan ektopik adalah kehamilan dimana setelah fertilisasi implantasi terjadi di luar endometrium kavum uteri, seperti di ovarium, serviks dan tuba fallopi. Tanda dan gejalanya adalah HCG positif, amenorea, perdarahan vagina, nyeri abdomen bagian bawah, pucat/ anemi, kesadaran menurun dan lemah, syok hipovolemik, nyeri goyang porsio dan perut kembung. Penanganannya dilakukan stabilisasi dengan merestorasi cairan tubuh dengan larutan kristaloid dan tindakan operatif. Hipertensi gravidarum Hipertensi dalam kehamilan berarti bahwa wanita telah menderita hipertensi sebelum hamil atau disebut pre eklamsia tidak murni. Hipertensi dalam kehamilan sering dijumpai dalam klinis, yang terpenting adalah menegakkan diagnosis seawal mungkin. Tabel 2. Klasifikasi Hipertensi Menurut JNC VII (2003) Klasifikasi Normal Pre hipertensi Hipertensi stadium I Hipertensi stadium II Sistolik < 120 120 ± 139 140 ± 159 >= 160 Diastolik < 180 80 ± 89 90 ± 99 >= 10

Definisi hipertensi dalam kehamilan menurut WHO :
y y

Tekanan sistol ? 140 atau tekanan diastol ? 90 mmHg. Kenaikan tekanan sistolik ? 15 mmHg dibandingkan tekanan darah sebelum hamil atau pada trimester pertama kehamilan.

Klasifikasi
y y y

y

Hipertensi Essensial ± Hipertensi terjadi sebelum kehamilan atau pada 20 pekan pertama kehamilan yang menetap sampai 12 pekan pasca persalinan. Hipertensi Gestasional ± Kenaikan tekanan darah diatas normal pada waktu kehamilan tanpa terjadi proteinuria, dan kembali normal dalam 12 pekan pasca persalinan. Pre-Eklampsia dan Eklampsia ± Hipertensi ringan sampai berat dengan proteinuria (>0,3 gr dalam 24 jam). Jika tidak ada proteinuria, tersangka preeklampsia bila terjadi kenaikan tekanan darah dan ada keluhan sakit kepala, gangguan penglihatan, nyeri perut. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar creatinin serum >1,2 mg/dl, jumlah trombosit < 100.000 sel /mm3, anemia hemolitik dan kenaikan SGOT, SGPT. Pre-Eklampsia dengan Hipertensi Kronik ± Pre eklampsia yang terjadi pada penderita hipertensi esensial.

Penatalaksanaan hipertensi dalam kehamilan dengan memberikan obat anti hipertensi antara lain Methyldopa, Labetalol, Nifedipin SR dan Hydralazine.

penyakit kantong empedu. air ketuban maupun leukhore yang patologis. Tanda dan gejalanya adalah uterus seperti papan. Keluar cairan per vaginam Cairan pervaginam dalam kehamilan normal apabila tidak berupa perdarahan banyak. kolik. penyakit radang pelvik. kehamilan ektopik. DJJ dapat normal/ tidak normal. Insidensi ketuban pecah dini 10 % mendekati dari semua persalinan dan 4 % pada kehamilan kurang 34 mg. Perdarahan antepartum dapat berasal dari kelainan plasenta (plasenta previa. tindakan operatif (SC atau partus pervaginam). Penanganannya adalah atasi syok dan anemia. perdarahan tersembunyi dan syok. nyeri abdomen yang hebat dan tidak dapat tertahankan. Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan lanjut Perdarahan per vaginam Perdarahan per vaginam pada kehamilan lanjut terjadi setelah kehamilan 28 minggu. lakukan USG. Penanganannya adalah dengan terapi pasif yaitu jangan melakukan periksa dalam. infeksi saluran kemih atau infeksi lain. evaluasi kesejahteraan janin. gastritis. Tanda dan gejalanya adalah perdarahan tanpa nyeri atau perdarahan dengan awitan mendadak. gerakan janin tidak stabil. polip. persalinan preterm. solusio plasenta atau perdarahan yang belum jelas sebabnya) dan bukan dari kelainan plasenta (erosi. nyeri tekan pada uterus. nyeri punggung. Hal ini bisa terjadi pada apendisitis. terjadi pada umur kehamilan diatas 22 minggu atau berat janin 500 gram. varises yang pecah). Penyebab terbesar persalinan prematur adalah ketuban pecah sebelum waktunya. dan tidak hilang meskipun telah istirahat. kelainan bawaan dari selaput ketuban. solusio plasenta. pada UK aterm dianjurkan terminasi kehamilan dalam waktu 6 jam sampai 24 jam bila tidak ada his spontan. Plasenta Previa Adalah keadaan dimana plasenta berimplantasi pada tempat abnormal yaitu pada segmen bawah rahim sehingga menutupi ostium uteri internal. Penyebab : serviks inkompeten. rawat inap/ tirah baring atau terapi aktif dengan mengakhiri kehamilan Solusio Plasenta Adalah suatu keadaan dimana plasenta yang letaknya normal terlepas dari pelekatannya sebelum janin lahir. infeksi. pemberian kortikosteroid untuk kematangan paru janin. Penatalaksanaan : pertahankan kehamilan sampai matur. kontraksi hipertonik. ketegangan rahim berlebihan (kehamilan ganda. pada UK 24-32 minggu untuk janin tidak dapat diselamatkan perlu dipertimbangkan melakukan induksi.Nyeri perut bagian bawah Nyeri perut/ abdomen yang tidak berhubungan dengan persalinan normal adalah normal. Gerakan janin berkurang Gerakan janin berkurang bisa disebabkan oleh aktifitas ibu yang berlebihan sehingga gerak janin . menetap. abortus. Nyeri abomen yang menunjukkan masalah yang mengancam jiwa adalah yang hebat. hidramnion).

J. penting bagi bidan untuk memeriksa tanda-tanda bahaya yang kemungkinan akan dialami ibu dan janin. Kematian janin Merupakan komplikasi kehamilan yang berat. 2001. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal. Buku Saku Obstetri Ginekologi. Temukan pada saat pengkajian : gerakan janin menghilang. 1998. Jakarta. Referensi Manuaba. Kehamilan Ektopik Abortus Abortus adalah berakhirnya kehamilan oleh akibat-akibat tertentu pada atau sebelum kehamilan 22 minggu atau buah kehamilan belum mampu hidup diluar kandungan. malformasi kongenital. perut tegang akibat kontraksi berlebihan ataupun kepala sudah masuk panggul pada kehamilan aterm. janin lahir mati dan kurus. Kehamilan Mola 3. kematian janin. Penanganan : akhiri kehamilan dengan induksi bila tidak terjadi persalinan spontan. Scott. Buku 2 Asuhan Antenatal. Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan muda 2. DJJ tidak terdengar. EGC. 2002. Penyakit Kandungan. Jakarta. Sinopsis Obstetri Jilid 1. Hal ini. Deteksi dini komplikasi ibu dan janin meliputi : 1. abortus yang terjadi secara alamiah tanpa intervensi luar untuk mengakhiri kehamilan tersebut. Infeksi. Yayasan Bina Pustaka. Jakarta. keluar flek disertai nyeri. kontraksi uterus dan penipisan serviks. 1998. Mochtar. bidan akan memberitahu pasien jika ia mengalami tanda-tanda bahaya dan akan mendeteksinya. 2000. Abortus spontan. IBG. Deteksi Dini Komplikasi Ibu dan Janin Selama pemeriksaan antenatal. Pusdiknakes. y . Jakarta: Widya Medika.tidak dirasakan. Sarwono. EGC. Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan lanjut Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan muda Perdarahan pervaginam 1. Penyebab umum : abnormalitas kromosom. Ilmu Kebidanan. dan Keluarga Berencana Untuk Bidan. penyebab imunologi dan komplikasi penyakit maternal. Abortus 2.

darah +. uterotonika & antibiotika Uterotoni Komplit Kehamilan Mola Suatu kehamilan dimana setelah fertilisasi. nyeri Darah -/+. serviks dan tuba fallopi. hasil konsepsi tidak berkembang menjadi embrio tetapi terjadi proliferasi dari vili korealis disertai dengan degenerasi hidropik. Missed abortion. Tanda dan gejalanya adalah HCG positif. Tabel 2. Penanganan dengan pengosongan uterus. sebagian konsepsi keluar Hasil konsepsi keluar Bed rest total Dilatasi & kuterase Digital. tidak ada tanda pasti hamil. muka dan badan pucat kekuningan dan saat USG ada gambaran seperti badai salju. pucat/ anemi. amenorea. besar uterus tidak sesuai umur kehamilan. Hipertensi dalam kehamilan sering dijumpai dalam klinis. terjadi akibat intervensi tertentu yang bertujuan untuk mengakhiri proses kehamilan (abortus provokatus). perdarahan disertai dengan retensi hasil konsepsi yang telah mati hingga 8 minggu atau lebih. Tanda dan Penanganan Abortus Sesuai Jenisnya Jenis Abortus Iminen Insipien Inkomplit Tanda Penanganan Flek (darah coklat) Ostium terbuka.y y y Abortus buatan. kesadaran menurun dan lemah. kadar HCG positif. Kehamilan Ektopik Kehamilan ektopik adalah kehamilan dimana setelah fertilisasi implantasi terjadi di luar endometrium kavum uteri. Penanganannya dengan tindakan dilatasi. yang terpenting adalah menegakkan diagnosis seawal mungkin. nyeri abdomen bagian bawah. syok hipovolemik. Abortus infeksius. keluar jaringan mola. perdarahan vagina. Hipertensi gravidarum Hipertensi dalam kehamilan berarti bahwa wanita telah menderita hipertensi sebelum hamil atau disebut pre eklamsia tidak murni. Penanganannya adalah evakuasi mola secepatnya dan periksa ulang secara teratur. nyeri goyang porsio dan perut kembung. Tandanya adanya perdarahan. seperti di ovarium. Klasifikasi Hipertensi Menurut JNC VII (2003) . Tabel 1. abortus yang disertai komplikasi infeksi. Penanganannya dilakukan stabilisasi dengan merestorasi cairan tubuh dengan larutan kristaloid dan tindakan operatif. nyeri.

persalinan preterm. Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar creatinin serum >1.Klasifikasi Normal Pre hipertensi Hipertensi stadium I Hipertensi stadium II Sistolik < 120 120 ± 139 140 ± 159 >= 160 Diastolik < 180 80 ± 89 90 ± 99 >= 10 Definisi hipertensi dalam kehamilan menurut WHO : Tekanan sistol ? 140 atau tekanan diastol ? 90 mmHg. Kenaikan tekanan sistolik ? 15 mmHg dibandingkan tekanan darah sebelum hamil atau pada trimester pertama kehamilan. solusio plasenta. Nyeri abomen yang menunjukkan masalah yang mengancam jiwa adalah yang hebat. Nyeri perut bagian bawah Nyeri perut/ abdomen yang tidak berhubungan dengan persalinan normal adalah normal.2 mg/dl. y Pre-Eklampsia dengan Hipertensi Kronik ± Pre eklampsia yang terjadi pada penderita hipertensi esensial. Klasifikasi Hipertensi Essensial ± Hipertensi terjadi sebelum kehamilan atau pada 20 pekan pertama kehamilan yang menetap sampai 12 pekan pasca persalinan. kehamilan ektopik. y y y y y Hipertensi Gestasional ± Kenaikan tekanan darah diatas normal pada waktu kehamilan tanpa terjadi proteinuria. SGPT. Labetalol. infeksi saluran kemih atau infeksi lain. tersangka preeklampsia bila terjadi kenaikan tekanan darah dan ada keluhan sakit kepala. . Nifedipin SR dan Hydralazine. penyakit radang pelvik. gangguan penglihatan. penyakit kantong empedu. gastritis. dan kembali normal dalam 12 pekan pasca persalinan. Pre-Eklampsia dan Eklampsia ± Hipertensi ringan sampai berat dengan proteinuria (>0. dan tidak hilang meskipun telah istirahat. Jika tidak ada proteinuria. menetap.000 sel /mm3. Hal ini bisa terjadi pada apendisitis. Penatalaksanaan hipertensi dalam kehamilan dengan memberikan obat anti hipertensi antara lain Methyldopa. anemia hemolitik dan kenaikan SGOT. jumlah trombosit < 100.3 gr dalam 24 jam). nyeri perut. abortus.

evaluasi kesejahteraan janin. Keluar cairan per vaginam adalah atasi syok dan anemia. kematian janin. hidramnion). nyeri abdomen yang hebat dan tidak dapat tertahankan. Penyebab terbesar persalinan prematur adalah ketuban pecah sebelum waktunya. DJJ dapat normal/ tidak normal. tindakan operatif (SC atau partus Cairan pervaginam dalam kehamilan normal apabila tidak berupa perdarahan banyak. Kematian Merupakan komplikasi kehamilan yang janin berat. infeksi. . kontraksi hipertonik. Penanganannya pervaginam). Perdarahan antepartum dapat berasal dari kelainan plasenta (plasenta previa. nyeri tekan pada uterus. kolik. nyeri punggung. Penatalaksanaan : pertahankan kehamilan sampai matur. Plasenta Previa Adalah keadaan dimana plasenta berimplantasi pada tempat abnormal yaitu pada segmen bawah rahim sehingga menutupi ostium uteri internal. air ketuban maupun leukhore yang patologis. Tanda dan gejalanya adalah uterus seperti papan. polip. varises yang pecah). Penyebab : serviks inkompeten.Tanda-tanda dini bahaya/ komplikasi ibu dan janin masa kehamilan lanjut Perdarahan per vaginam Perdarahan per vaginam pada kehamilan lanjut terjadi setelah kehamilan 28 minggu. perut tegang akibat kontraksi berlebihan ataupun kepala sudah masuk panggul pada kehamilan aterm. Tanda dan gejalanya adalah perdarahan tanpa nyeri atau perdarahan dengan awitan mendadak. pada UK aterm dianjurkan terminasi kehamilan dalam waktu 6 jam sampai 24 jam bila tidak ada his spontan. Penanganannya adalah dengan terapi pasif yaitu jangan melakukan periksa dalam. kelainan bawaan dari selaput ketuban. pemberian kortikosteroid untuk kematangan paru janin. perdarahan tersembunyi dan syok. Insidensi ketuban pecah dini 10 % mendekati dari semua persalinan dan 4 % pada kehamilan kurang 34 mg. Gerakan janin berkurang Gerakan janin berkurang bisa disebabkan oleh aktifitas ibu yang berlebihan sehingga gerak janin tidak dirasakan. solusio plasenta atau perdarahan yang belum jelas sebabnya) dan bukan dari kelainan plasenta (erosi. ketegangan rahim berlebihan (kehamilan ganda. lakukan USG. gerakan janin tidak stabil. rawat inap/ tirah baring atau terapi aktif dengan mengakhiri kehamilan Solusio Plasenta Adalah suatu keadaan dimana plasenta yang letaknya normal terlepas dari pelekatannya sebelum janin lahir. pada UK 24-32 minggu untuk janin tidak dapat diselamatkan perlu dipertimbangkan melakukan induksi. terjadi pada umur kehamilan diatas 22 minggu atau berat janin 500 gram.

mempersiapkan kelahiran dan kegawatan. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal. DJJ tidak terdengar. Penyakit Kandungan. Sarwono. Scott. Ilmu Kebidanan. Penanganan : akhiri kehamilan dengan induksi bila tidak terjadi persalinan spontan. 2001. kontraksi uterus dan penipisan serviks. Yayasan Bina Pustaka. Mochtar. Kunjungan antenatal ulang : pendektesian komplikasi-komplikasi ibu dan janin. Kunjungan Ulang Antenatal Kunjungan ulang yaitu setiap kali kunjungan antenatal yang dilakukan setelah kunjungan antenatal pertama. J. Jakarta. keluar flek disertai nyeri. 2002. 1998. Jakarta. Selanjutnya tiap 2 minggu sekali sampai umur kehamilan 36 minggu dan setiap minggu sampai bersalin. dan Keluarga Berencana Untuk Bidan. 2000. Pusdiknakes. INGAT : Wanita hamil seyogyanya melakukan kunjungan antenatal sebanyak 4 kali selama kehamilan. janin lahir mati dan kurus. 1998. Referensi Manuaba. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam melakukan kunjungan ulang: 1.Penyebab umum : abnormalitas kromosom. EGC. Temukan pada saat pengkajian : gerakan janin menghilang. Kunjungan antenatal pertama : riwayat ibu dan pemeriksaan fisik. malformasi kongenital. Pemeriksaan Laboratorium/ Penunjang Pihak Ibu Riwayat kehamilan sekarang . EGC. Buku Saku Obstetri Ginekologi. Jakarta. penyebab imunologi dan komplikasi penyakit maternal. Jakarta: Widya Medika. Buku 2 Asuhan Antenatal. Pihak Bayi 3. Kunjungan ulang dilakukan/ dijadwalkan setiap 4 minggu sekali sampai umur 28 minggu. IBG. pemeriksaan fisik yang terfokus dan pengajaran. Pihak Ibu 2. Sinopsis Obstetri Jilid 1. Infeksi.

latihan/ olahraga ringan.y Setiap masalah atau tanda-tanda bahaya : perdarahan vagina. yaitu pemberian ASI. Protein urin. tambahan zat besi dan anti tetanus. sembelit. letak dan presentasi. sikap tubuh dan emosi ibu. denyut jantung janin (DJJ). 6. pastikan ibu memahami apa yang akan dilaksanakan jika menemukan tanda bahaya. sakit kepala yang hebat. Pemeriksaan keadaan umum Pemeriksaan keadaan umum meliputi penampilan. nutrisi. gerak janin berkurang. STS (Serologic test for syphilis) pada trimester III diulang. Menanyakan pada ibu mengenai kondisi nutrisi. palpasi abdominal untuk mendeteksi kehamilan ganda (setelah UK 28 minggu). bengkak pada muka/ tangan. kehamilan kembar/ tunggal. Pemeriksaan fisik Pemeriksaan fisik meliputi pemeriksaan tekanan darah. KB. tafsiran berat janin (TBJ). tinggi fundus uteri (tafsiran berat janin). pigmentasi kulit. y y y Keluhan-keluhan lazim kehamilan : pegel-pegel. Kultur untuk gonokokus. Ajari ibu tanda bahaya. dilakukan setelah UK 12 minggu. hematokrit (Hmt). istirahat. . Diskusikan mengenai rencana persalinan kelahiran/ kegawatdaruratan. manuver Leopold untuk mendeteksi kedudukan abnormal (setelah 36 minggu). 2. 3. nyeri abdomen yang hebat. Laboratorium Pemeriksaan penunjang laboratorium yang dapat dilakukan pada kunjungan ulang antenatal adalah : Hemoglobin (Hb). 4. Ajarkan ibu mengenai (sesuai umur kehamilan). Gula dalam darah. VDRL Pendidikan Kesehatan dan Persiapan Kelahiran serta Kegawatdaruratan 1. Memberitahu ibu mengenai ketidaknyamanan normal yang dialami. auskultasi (mengetahui denyut jantung janin). Pihak Bayi Pada bayi yang perlu dikaji adalah gerakan janin. perubahan visual secara tiba-tiba. Kekhawatiran-kekhawatiran lain : apakah bayi yang dikandungnya sehat. kram pada kaki. berat badan. 5. engagement (masuknya kepala ke panggul). Jadwalkan kunjungan berikutnya. Perasaan ibu pada kunjungan sekarang. sering kencing. melahirkan itu sakit.

7. 2000. Sarwono. Gerakan janin pertama kali dapat digunakan untuk menentukan umur kehamilan.Umumnya pertambahan berat badan normal selama kehamilan adalah 8-14 kg. Tanda tidak pasti hamil 3. y y y Miksi ± Wanita hamil trimester I dan III sering merasakan sering kencing karena uterus yang gravid mendesak vesica urinaria. 2001. Weight gain ± Pertambahan berat badan ibu tidak selalu berbanding lurus dengan pertambahan berat janin. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Mate Diagnosis Kehamilan September 1st. y y y y Mastodynia ± Payudara terasa nyeri dan kencang disebabkan payudara membesar karena pengaruh hormon estrogen pada ductus mammae dan progesteron pada alveoli. Konstipasi ± Kesulitan buang air besar karena pengaruh hormon progesteron yang menghambat peristaltik usus dan karena perubahan pola makan. Pertambahan berat badan ibu ada artinya setelah umur 20 minggu. Mual-mual pada pagi hari disebut morning sickness. 2009 lusa Leave a comment Go to comments Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Tanda dan Gejala Kehamilan 1. . Tanda mungkin hamil 2. Mencatat kunjungan dengan SOAP. Nausea (mual) dan emesis (muntah) -Umumnya terjadi pada wanita hamil muda umur 6-8 minggu. Tanda pasti hamil Tanda Mungkin Hamil Amenorhea ± Wanita tidak datang menstruasi 2 bulan berturut-turut. Quickening ± Perasaan gerakan janin pada minggu ke 18 atau minggu 20 (primigravida) dan umur 14 atau 16 minggu pada multi gravida. triwulan II dari 12 sampai 28 minggu dan triwulan III dari 28 sampai 40 minggu. adalah kira-kira 280 hari (40 minggu) dan tidak lebih dari 300 hari (43 minggu). Diagnosis kehamilan dapat ditegakkan dengan riwayat kesehatan dan pemeriksaan klinis berdasarkan tanda dan gejala kehamilan. Kehamilan dibagi menjadi tiga triwulan. Akibat dari pengaruh hormon progesteron dan estrogen sehingga pengeluaran asam lambung berlebihan. Buku 2 Asuhan Antenatal. Referensi Pusdiknakes. triwulan I dimulai dari konsepsi sampai 12 minggu.

Ini pengaruh hormon estrogen dan progesteron. Nail sign ± Umumnya umur 6 minggu wanita hamil mengeluh ujung kuku lunak dan lebih tipis. y y y Terdengar denyut jantung janin secara auskultasi ± Dapat didengar dengan stetoscop monoculer laenec. sering dijumpai pada muka (chloasma gravidarum). Varises ± Pemekaran vena-vena. Pigmentasi kulit ± Pengaruh hormon kortikosteroid plasenta. puting susu menonjol. Teraba ballotement (tanda ada benda mengapung/ melayang dalam cairan). dapat terjadi pada kaki. Hal ini terjadi pada bulan-bulan pertama. sesuai dengan umur kehamilan. portio teraba melunak. mukosa vagina berwarna kebiruan karena hipervaskularisasi hormon estrogen. isthmus uteri teraba lebih panjang dan lunak. pembesaran dan pelunakan pada tempat implantasi. lebih banyak dirasakan wanita hamil. Sinkope (pingsan) ± Adanya gangguan sirkulasi ke daerah kepala (sentral) sehingga menyebabkan iskemik susunan saraf pusat. doppler. dinding perut (striae gravidarum = suatu perubahan warna seperti jaringan parut). Tanda Chadwicks. . Tanda Hegar. Mengidam ± Ingin makanan atau minuman tertentu. Tanda tidak pasti Perut membesar Uterus membesar. Reaksi kehamilan positif Tanda pasti Adanya gerakan janin yang dapat dilihat.y y y y y Fatigue ± Perasaan lelah pada ibu hamil sulit diterangkan. Biasanya dijumpai pada triwulan akhir. alat kardiotograf dan dilihat pada USG. kelenjar montgomery menonjol. betis dan vulva. Kontraksi Braxton Hicks. pada umur 16-20 minggu. y y y y y y y y y y Discharge. leher dan sekitar payudara (hiperpigmentasi areola mamae. namun kerja jantung dirasakan lebih berat pada umur 32 minggu. Terlihat tulang-tulang janin pada foto rontgen ± rongten sudah tidak disarankan. pembuluh darah menifes). kontraksi uterus (perut terasa kencang) tetapi tidak disertai rasa nyeri. Biasannya ditemukan saat umur 10 minggu. dirasakan dan diraba serta ditemukan bagian-bagian janin. Tanda Piscaseck. Tanda Goodell. y y Epulis ± Hipertropi papilla ginggivae (gusi berdarah).

Menopause ± Terdapat amenorea. perut terasa sakit setiap bulan. Dan Keluarga Berencana Untuk Bidan. rahim membesar teraba padat kadang berbenjol-benjol. perut membesar tapi pada periksa dalam uterus sebesar biasa. tanda kehamilan negatif. terjadi penumpukan darah dalam rahim. Penyakit Kandungan. tanda kehamilan negatif. terdapat striae Agak terbuka Karankula himenalis Lebar. . 6. tanda dan reaksi kehamilan negatif. teraba bekas robekan persalinan Membuka dan mendatar Bekas luka episiotomi Pembukaan Perineum Mendatar lalu membuka Masih utuh Referensi Manuaba. Tabel 1. tertutup Multipara Longgar. 2. Ilmu Kebidanan. terdapat striae Dapat datar Agak lunak Menggantung. Pseudosiesis ± Terdapat amenorea. perut membesar. Retensio urine ± Uterus sebesar biasa. tanda kehamilan negatif. Hematometra ± Terdapat amenorea yang dapat melampaui umur kehamilan. perdarahan banyak saat menstruasi. Perbandingan Antara Primipara Dan Multipara Primipara Perut Pusat Rahim Payudara Labia Himen Vagina Serviks Tegang Menonjol Tegang Tegang. rugae berkurang Sedikit terbuka. uterus sebesar biasa. tegak bersatu Koyak beberapa tempat Sempit dengan rugae utuh Licin. Kistoma ovarii ± Mungkin ada menopause. uterus sebesar biasa. Mioma uteri ± Perut membesar. agak lunak. lamanya pembesaran perut dapat melampaui umur kehamilan. reaksi kehamilan negatif. 3. umur wanita kira-kira diatas 43 tahun. lunak. 5. tanda kehamilan dan reaksi kehamilan negatif. 1998. Hal ini disebabkan oleh himen imperforata.Differential Diagnosa Kehamilan 1. 4. IBG.

Pusdiknakes. Buku 2 Asuhan Antenatal. segera lakukan tindakan meskipun tanda±tanda syok belum terlihat.EGC. EGC. perdarahan pervaginam yang berhubungan dengan kehamilan dapat berupa: abortus. Penanganan Umum pervaginam Siapkan fasilitas tindakan gawat darurat. tekanan darah. Jakarta. Sarwono. Jika dicurigai adanya syok. Namun kehamilan yang normal dapat berubah menjadi patologi. Perdarahan pervaginam 2. Keluar air ketuban sebelum waktunya Perdarahan Pengertian Perdarahan yang terjadi pada masa kehamilan kurang dari 22 minggu. kaki dan tangan 8. lakukan pemeriksaan secara cepat keadaan umum ibu. 1998. kehamilan ektopik. Gerakan janin berkurang 7. Penglihatan kabur 5. Pada masa kehamilan muda. Salah satu asuhan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan untuk menapis adanya risiko ini yaitu melakukan pendeteksian dini adanya komplikasi/ penyakit yang mungkin terjadi selama hamil muda. kehamilan merupakan hal yang fisiologis. Ingat bahwa saat melakukan evaluasi lebih lanjut kondisi ibu dapat memburuk dengan cepat. Mochtar.2009:3) Menurut Kusmiyati dkk. Jakarta. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Dan Neonatal. Tanda Bahaya Trimester I Tanda-tanda bahaya kehamilan adalah gejala yang menunjukkan bahwa ibu dan bayi dalam keadaan bahaya. 2001. Yayasan Bina Pustaka. Sakit kepala yang hebat 4. Sinopsis Obstetri Jilid 1. Nyeri perut yang hebat 6. Selaput kelopak mata pucat 10.( Uswhaya. Jika terjadi syok. Kejang 12. Jakarta. respirasi. kehamilan mola. Demam tinggi 11. Tanda Bahaya Kehamilan Trimester I meliputi: 1. Bengkak pada wajah. Mual muntah berlebihan 3. 2000. Nyeri perut yang hebat 9. dan temperatur). 2008. sangat penting . termasuk tanda vital (nadi.

Abortus 2. jangan melakukan aktivitas fisik berlebihan atau hubungan seksual. dapat membahayakan jiwa ibu (berdasarkan indikasi medis) biasanya perlu mendapat persetujuan 2 sampai 3 tim dokter ahli. Dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat±obat hormonal dan anti spasmodika serta istirahat. baik dengan memakai obat±obatan mau pun alat±alat. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) adalah hanya sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan.(Saifuddin.untuk segera memulai penanganan syok. y y Abortus kriminalis adalah abortus yang terjadi oleh karena tindakan±tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. Kemudian keluarkan jaringan secepat mungkin dengan metode digital dan kuretase. (Sarwono. 2001: 145) y y y Abortus provokatus (induced abortion) adalah abortus yang disengaja. y Abortus imminens (keguguran membakat) adalah keguguran membakat dan akan terjadi. jika: . segera upayakan stabilisasi pasien sebelum melakukan tindakan lanjutan (evaluasi medik atau merujuk). Setelah itu beri obat±obat uterotonika dan antibiotika. dengan ostium sudah terbuka dan ketuban yang teraba kehamilan tidak dapat dipertahankan lagi.2002 : 18-19) Macam±macam perdarahan pervaginam 1. Lakukan restorasi cairan darah sesuai dengan keperluan. Kemudian keluarkan jaringan secepat mungkin dengan metode digital dan kuretase. Penanganannya: bila ada tanda± tanda syok maka atasi dulu dengan pemberian cairan dan tranfusi darah. komplikasi berat. yang tertinggal adalah desidua atau plasenta. Macam±macam abortus Abortus spontan adalah abortus yang terjadi secara alamiah tanpa interval luar (buatan) untuk mengakhiri kehamilan tersebut. yaitu pasang infus dan berikan cairan intravena. atau masih cukup stabil). lakukan pemantauan ketat tentang kondisi pasca tindakan dan perkembangan lanjutan. Kehamilan Mola Abortus Abortus adalah penghentian atau pengeluaran hasil konsepsi pada kehamilan 16 minggu atau sebelum plasenta selesai. Abortus medisinalis adalah abortus karena tindakan kita sendiri. Penanganan: tidak perlu pengobatan khusus atau tirah baring total. Penanganannya: bila ada tanda±tanda syok maka atasi dulu dengan pemberian cairan dan tranfusi darah. temukan dan hentikan dengan segera sumber perdarahan. dengan alasan bila kehamilan dilanjutkan. y Abortus insipiens (keguguran sedang berlangsung) adalah: abortus yang sedang berlangsung. Setelah itu beri obat±obat uterotonika dan antibiotika. Penanganannya: lakukan penilaian awal untuk segera menentukan kondisi pasien (gawat darurat.

missed abortion. Hendaknya juga diberikan uterotonika dan antibiotika. lakukan evaluasi uterus. Pekerjaan sehari-hari menjadi terganggu dan keadaan umum menjadi buruk. 2005: 275) Penanganan Mual muntah dapat diatasi dengan: 1. Umum .(Saifudin. y Missed abortion adalah keadaan dimana janin sudah mati. atau mioma uteri. Pengaruh fisiologik kenaikan hormon ini belum jelas.(Sarwono. Perasaan mual ini disebabkan oleh karena meningkatnya kadar hormon estrogen dan HCG dalam serum. Keadaan inilah disebut hiperemisis gravidarum.2002:17) Mual Muntah Berlebihan Pengertian Mual (nausea) dan muntah (emesis gravidarum) adalah gejala yang wajar dan sering kedapatan pada kehamilan trimester I. mungkin karena sistem saraf pusat atau pengosongan lambung yang berkurang. Keluhan gejala dan perubahan fisiologis menentukan berat ringanya penyakit. Pada umumnya wanita dapat menyesuaikan dengan keadaan ini.perdarahan berhenti lakukan asuhan antenatal seperti biasa. Makan sedikit tapi sering 2. Gejala±gejala ini kurang lebih terjadi 6 minggu setelah hari pertama haid terakhir dan berlangsung selama kurang lebih 10 minggu. Mual dan muntah terjadi pada 60-80 % primigravida dan 40-60 % multigravida. Lakukan penilaian jika perdarahan terjadi lagi. segera lakukan evakuasi jaringan mola dan sementara proses evakuasi berlangsung berikan infus 10 unit oksitosin dalam 500 ml cairan IV (NaCl atau Ringer Laktat) dengan kecepatan 40-60 tetes per menit (sebagai tindakan preventif terhadap perdarahan hebat dan efektifitas kontraksi terhadap pengosongan uterus secara cepat). sehingga sering kali sulit dibedakan dari kehamilan anembrionik.(Sarwono.(Mohctar. 2007 : 142) Penanganan umum: jika diagnosis kehamilan mola telah ditegakkan. Penanganan: berikan obat dengan maksud agar terjadi his sehingga fetus dan desidua dapat dikeluarkan. kalau tidak berhasil lakukan dilatasi dan kuretase. karena cairan lebih mudah ditolelir daripada makanan padat. Satu diantara seribu kehamilan.Perdarahan terus berlangsung nilai kondisi janin (uji kehamilan atau USG) lakukan konfirmasi kemungkinan adanya penyebab lain. tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama 2 bulan atau lebih. Jaga masukan cairan. tetapi dapat pula timbul setiap saat dan malam hari. Hindari makanan yang sulit dicerna dan berlemak 3. 1998 : 211±212) Mola Hidatidosa Pada trimester I gambaran mola hidatidosa tidak spesifik. abortus inkompletus. gejala±gejala ini menjadi lebih berat. Mual biasa terjadi pada pagi hari. meskipun demikian gejala mual muntah yang berat dapat berlangsung sampai 4 bulan.

seperti bau. Perubahan penglihatan atau pandangan kabur. 5. (Saifuddin. Cincang dan makan bersama sayuran serta makanan lain. dan gangguan penglihatan. sehingga terjadi oedema pada otak dan meningkatkan resistensi otak yang mempengaruhi sistem saraf pusat. (Rochjati. ibu mungkin menemukan bahwa penglihatanya menjadi kabur atau terbayang. kejang). dan jika tidak diatasi dapat menyebabkan kejang maternal. Isap sepotong jeruk yang segar ketika merasa mual 7. 2002 : 33) Komplikasi Nyeri kepala pada masa hamil dapat merupakan gejala pre-eklampsia. 2. Makan hanya makanan kering pada satu waktu makan. Hindari hal±hal yang membuat Anda berkeringat atau kepanasan. gerakan atau bunyi 8. 2002:4) Penglihatan Kabur Penglihatan menjadi kabur atau berbayang dapat disebabkan oleh sakit kepala yang hebat. stroke. (Uswhaaya. Masalah visual . yang dapat menimbulkan kelainan serebral (nyeri kepala.(Irma. kemudian makanan berkuah pada waktu berikutnya. 6. Komplikasi lainya adalah perdarahan pada retina yang disebabkan oleh meningkatnya tekanan darah ketika penderita muntah. 2003:2) Sakit Kepala Yang Hebat Sakit kepala yang bisa terjadi selama kehamilan. tekanan darah. Jahe merupakan obat alami untuk mual. Sakit kepala yang menunjukan suatu masalah serius dalam kehamilan adalah sakit kepala yang hebat. dan pernafasan) sambil mencari riwayat penyakit sekarang dan terdahulu dari pasien dan keluarganya. stroke. 2009: 4-5) Penanganan Umum 1.4. suatu penyakit yang terjadi hanya pada wanita hamil. Hal ini merupakan gejala dari pre-eklamsia dan jika tidak diatasi dapat menyebabkan kejang maternal. koagulopati dan kematian. Segera lakukan observasi terhadap keadaan umum termasuk tanda vital (nadi. Selingi makanan berkuah dengan makanan kering. dan sering kali merupakan ketidaknyamanan yang normal dalam kehamilan. koagulopati dan kematian. yang dapat memicu rasa mual (Curtis. Jika ibu tidak sadar atau kejang. menetap dan tidak hilang dengan beristirahat. Terkadang sakit kepala yang hebat tersebut. Istirahat cukup 9. dapat menjadi tanda pre-eklampsia. Hindari hal±hal yang memicu mual. segera mobilisasi seluruh tenaga yang ada dan siapkan fasilitas tindakan gawat daruratan. 2000:28) Komplikasi Jika muntah terus menerus bisa terjadi kerusakan hati.

Oedema yang mengkhawatirkan ialah oedema yang muncul mendadak dan cenderung meluas. Mengatur diet. seperti: sakit kepala yang hebat.yang mengidentifikasikan keadaan yang mengancam jiwa adalah perubahan visual yang mendadak.(Saifuddin. gagal jantung atau preeklampsia. Kaki dan Tangan Oedema ialah penimbunan cairan yang berlebih dalam jaringan tubuh. Jika tidak sadar atau kejang. berkunang-kunang. 2009: 5) Penanganan Umum 1. 3. Segera dilakukan mobilisasi seluruh tenaga yang ada dan menyiapkan fasilitas tindakan gawat darurat. 2002: 33) Komplikasi Komplikasi yang ditimbulkan antala lain kejang dan eklamsia Bengkak Pada Wajah. Selain itu adanya skotama. pandangan mata kabur dll. melihat bintik-bintik (spot). Istirahat cukup 2. yaitu meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung protein dan mengurangi makanan yang mengandung karbohidrat serta lemak.(Hendrayani. Kalau keadaan memburuk namun memungkinkan dokter akan mempertimbangkan untuk segera melahirkan bayi demi keselamatan ibu dan bayi. Oedema biasa menjadi menunjukkan adanya masalah serius dengan tanda-tanda antara lain: jika muncul pada muka dan tangan. jari tangan dan muka. sehingga tidak seberapa berarti untuk penentuan diagnosis pre-eklampsia. 2009:3) Komplikasi Kondisi ibu disebabkan oleh kehamilan disebut dengan keracunan kehamilan dengan tanda±tanda . Hampir separuh dari ibu-ibu akan mengalami bengkak yang normal pada kaki yang biasanya hilang setelah beristirahat atau meninggikan kaki. diplopia dan ambiliopia merupakan tanda-tanda yang menujukkan adanya pre-eklampsia berat yang mengarah pada eklampsia. (Uswhaaja. (Uswhaaja. misalnya penglihatan kabur atau berbayang. 2009: 5-6) Penanganan Umum 1. dan dapat diketahui dari kenaikan berat badan serta pembengkakan kaki. bengkak disertai dengan keluhan fisik lainnya. Hal ini dapat merupakan pertanda anemia. bengkak tidak hilang setelah beristirahat. Segera dilakukan penilaian terhadap keadaan umum termasuk tanda±tanda vital sambil menanyakan riwayat penyakit sekarang dan terdahulu dari pasien atau keluarganya. Hal ini disebabkan adanya perubahan peredaran darah dalam pusat penglihatan di korteks cerebri atau didalam retina (oedema retina dan spasme pembuluh darah). 2. Oedema pretibial yang ringan sering ditemukan pada kehamilan biasa.

b) Bila DJJ tidak terdengar minta beberapa orang mendengarkan menggunakan stetoskop Doppler. waspada dan evaluasi ketat karena keadaan dapat memburuk dengan cepat. mulai pengobatan sekalipun gejala syok tidak jelas. warna.oedema (pembengkakan) terutama tampak pada tungkai dan muka. Penanganan Umum 1. Menilai denyut jantung janin (DJJ): a) Bila ibu mendapat sedative. ruptur uteri imminens (Irma. respirasi. preeklampsia. persalinan prematur. Jika dicurigai syok. 2003:2) Gerakan Janin Berkurang Ibu tidak merasakan gerakan janin sesudah kehamilan 22 minggu atau selama persalinan. . Memberikan dukungan emosional pada ibu 2. kalau ada dengan USG 2. (Rochjati. Konfirmasi usia kehamilan. Jika ada syok segera terapi dengan baik (Saifuddin. Lakukan segera pemeriksaan umum meliputi tanda vital (nadi. 3. Penanganan Umum 1. 2002 : 109) Komplikasi Komplikasi yang timbul adalah IUFD dan featal distress Nyeri Perut Yang Hebat Nyeri perut pada kehamilan 22 minggu atau kurang. Hal ini mungkin gejala utama pada kehamilan ektopik atau abortus. solusio plasenta. kemudian nilai ulang. abortus.2008:7) Keluar Air Ketuban Sebelum Waktunya Keluarnya cairan berupa air dari vagina setelah kehamilan 22 minggu. tekanan darah tinggi dan dalam air seni terdapat zat putih telur pada pemeriksaan urin dan laboratorium. Dilakukan pemeriksaan inspekulo (dengan speculum DTT) untuk menilai cairan yang keluar (jumlah.bau) dan membedakan dengan urin. (Saifuddin. Pecahnya selaput ketuban dapat terjadi pada kehamilan preterm sebelum kehamilan 37 minggu maupun kehamilan aterm. suhu) 2. 2002: 98) Penanganan Umum 1. ketuban dinyatakan pecah dini jika terjadi sebelum proses persalinan berlangsung. tunggu hilangnya pengaruh obat. (Saifuddin. 2002: 98) Komplikasi Komplikasi yang dapat timbul pada nyeri perut yang hebat antara lain: kehamilan ektopik. tensi.

muntahan. Hindari jatuhnya pasien dari tempat tidur 4. proteinuria (Saifuddin. Baringkan pada sisi kiri tempat tidur arah kepala ditinggikan sedikit untuk mengurangi kemungkinan aspirasi secret. Penanganan Umum Demam tinggi dapat ditangani dengan: istirahat baring. pikirkan solusio plasenta 2. 2002:34) Komplikasi Komplikasi yang dapat timbul antara lain: syok. (Saiffudin. Tanda±tanda infeksi (demam. 2002: 84) Komplikasi Komplikasi yang ditimbulkan akibat mengalami demam tinggi antara lain: sistitis (infeksi kandung kencing). 4. atau darah 2. hipertensi. nyeri ulu hati sehingga muntah. 2002:86) Selaput Kelopak Mata Pucat Anemia adalah masalah medis yang umum terjadi pada banyak wanita hamil. eklamsia.3. Lakukan pengawasan ketat (Saifuddin. 2002: 114) Kejang Pada umumnya kejang didahului oleh makin memburuknya keadaan dan terjadinya gejala±gejala sakit kepala. Bebaskan jalan nafas 3. (Saifuddin. kompres untuk menurunkan suhu. Perdarahan pervaginam dengan nyeri perut. pielonefritis Akut (infeksi saluran kemih atas). kesadaran menurun kemudian kejang. Jika ibu mengeluh perdarahan akhir kehamilan (setelah 22 minggu). penglihatan semakin kabur. minum banyak. Jumlah sel darah merah . Jika terdapat his dan darah lendir. cairan vagina berbau) 3. 2002: 112) Komplikasi 1. Mengobservasi tanda±tanda inpartu (Saifuddin. jangan lakukan pemeriksaan dalam secara digital. mual. Kejang dalam kehamilan dapat merupakan gejala dari eklamsia Penanganan 1. Demam tinggi dapat merupakan gejala adanya infeksi dalam kehamilan. Bila semakin berat. 2002:34) Demam Tinggi Ibu hamil menderita deman dengan suhu tubuh lebih 38° C dalam kehamilan merupakan suatu masalah. kemungkinan terjadi persalinan preterm (Saifuddin. Mengobservasi tidak ada infeksi 5.

3:50 am Kusmiyati. Kunjungan antenatal pertama : riwayat ibu dan pemeriksaan fisik.co.co. http:// www. Gambaran Tingkat pengetahuan Ibu Hamil Primigravida Trimester I Tentang Tanda Bahaya Kehamilan di RB Citra Prasasti I Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo.dalam keadaan rendah.B. kelainan kongenital. Jakarta. 2008 ± 3:41 am Mochtar. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta Masdanang.G.cc Juni 20. Prawirohardjo. Cairan tersebut biasanya meningkat lebih cepat daripada sel. Ilmu Kebidanan. Karya Tulis Ilmiah. Penurunan ini dapat mengakibatkan anemia. 2000: 47) Komplikasi Komplikasi anemia dalam kehamilan memberikan pengaruh langsung terhadap janin sedangkan komplikasi pada kehamilan trimester I yaitu anemia dapat menyebabkan terjadinya missed abortion.selnya. abortus/ keguguran.2008. (Curtis. 2001. Selanjutnya tiap 2 minggu sekali sampai umur kehamilan 36 minggu dan setiap minggu sampai bersalin. Penanganan Anemia dapat ditangani dengan minum tablet zat besi dan istirahat cukup.masdanang. Referensi Curtis. Kunjungan ulang dilakukan/ dijadwalkan setiap 4 minggu sekali sampai umur 28 minggu.masdanang.2002. Darah terbuat dari cairan dan sel. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan hematokrit (volume. 2009. Y. INGAT : Wanita hamil seyogyanya melakukan kunjungan antenatal sebanyak 4 kali selama kehamilan. Yayasan Bina Pustaka Kunjungan Ulang Antenatal Kunjungan ulang yaitu setiap kali kunjungan antenatal yang dilakukan setelah kunjungan antenatal pertama. Tanda Bahaya Kehamilan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Irma. 2009: 4). (Ayurai. 1998. 2008. EGC Nurweni. 2008. http:// www. Sinopsis Obstetri. Hanifa. kuantitas dari sel±sel ini tidak memadai untuk memberikan oksigen yang dibutuhkan oleh bayi. jumlah atau persen sel darah merah dalam darah). 2007. W. . R. DKK.cc June 20. Jakarta. Jakarta. Tanya Jawab Seputar Kehamilan. Perawatan Ibu Hamil. Anemia sering terjadi pada kehamilan karena volume darah meningkat kira±kira 50% selama kehamilan. Tanda Bahaya Kehamilan.

tafsiran berat janin (TBJ). manuver Leopold untuk mendeteksi kedudukan abnormal (setelah 36 minggu). pemeriksaan fisik yang terfokus dan pengajaran. nyeri abdomen yang hebat. Pemeriksaan Laboratorium/ Penunjang Pihak Ibu Riwayat kehamilan sekarang Setiap masalah atau tanda-tanda bahaya : perdarahan vagina. Pemeriksaan fisik Pemeriksaan fisik meliputi pemeriksaan tekanan darah. Laboratorium . pigmentasi kulit. sembelit. berat badan. palpasi abdominal untuk mendeteksi kehamilan ganda (setelah UK 28 minggu). Pihak Bayi Pada bayi yang perlu dikaji adalah gerakan janin. sakit kepala yang hebat. Pihak Bayi 3. denyut jantung janin (DJJ). Kekhawatiran-kekhawatiran lain : apakah bayi yang dikandungnya sehat.Kunjungan antenatal ulang : pendektesian komplikasi-komplikasi ibu dan janin. kram pada kaki. Pihak Ibu 2. y y y y Keluhan-keluhan lazim kehamilan : pegel-pegel. mempersiapkan kelahiran dan kegawatan. engagement (masuknya kepala ke panggul). letak dan presentasi. Pemeriksaan keadaan umum Pemeriksaan keadaan umum meliputi penampilan. kehamilan kembar/ tunggal. sikap tubuh dan emosi ibu. sering kencing. gerak janin berkurang. bengkak pada muka/ tangan. auskultasi (mengetahui denyut jantung janin). melahirkan itu sakit. perubahan visual secara tiba-tiba. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam melakukan kunjungan ulang: 1. dilakukan setelah UK 12 minggu. tinggi fundus uteri (tafsiran berat janin). Perasaan ibu pada kunjungan sekarang.

Protein urin. trimester kedua dan pada kehamilan trimester ke tiga. 2000. Dengan pemeriksaan kehamilan kita dapat mengetahui perkembangan kehamilan. itupun jika kehamilan normal. 3. latihan/ olahraga ringan. Pemeriksaan kehamilan dapat dilakukan melalui dokter kandungan atau bidan dengan minimal pemeriksaan 3 kali selama kehamilan yaitu pada usia kehamilan trimester pertama. Jadwalkan kunjungan berikutnya. Buku Acuan Nasional Pelayanan Pemeriksaan Kehamilan TRANSLATE Pemeriksaan kehamilan merupakan salah satu tahapan penting menuju kehamilan yang sehat. Memberitahu ibu mengenai ketidaknyamanan normal yang dialami. Menanyakan pada ibu mengenai kondisi nutrisi. 6. Mencatat kunjungan dengan SOAP. STS (Serologic test for syphilis) pada trimester III diulang. Ajari ibu tanda bahaya. pastikan ibu memahami apa yang akan dilaksanakan jika menemukan tanda bahaya.8 bulan dan seminggu sekali ketika usia kandungan menginjak 9 bulan. Referensi Pusdiknakes. tambahan zat besi dan anti tetanus. Kultur untuk gonokokus. Kenapa pemeriksaan kehamilan begitu penting yang wajib dilakukan oleh para ibu hamil? karena dalam pemeriksaan tersebut dilakukan monitoring secara menyeluruh baik mengenai kondisi ibu maupun janin yang sedang dikandungnya. sebagai bahan pengetahuan bagi para ibu hamil agar menuju kehamilan yang sehat dan keluarga yang berkualitas. Buku 2 Asuhan Antenatal. VDRL Pendidikan Kesehatan dan Persiapan Kelahiran serta Kegawatdaruratan 1. KB.Pemeriksaan penunjang laboratorium yang dapat dilakukan pada kunjungan ulang antenatal adalah : Hemoglobin (Hb). Sarwono. Diskusikan mengenai rencana persalinan kelahiran/ kegawatdaruratan. kondisi janin. Ajarkan ibu mengenai (sesuai umur kehamilan). 4. 2. sebulan dua kali pada usia 7 . Gula dalam darah. istirahat. 5. . Namun ada baiknya pemeriksaan kehamilan dilakukan sebulan sekali hingga usia 6 bulan. dan bahkan penyakit atau kelainan pada kandungan yang diharapkan dapat dilakukan penanganan secara dini. Boleh dikatakan pemeriksaan kehamilan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para ibu hamil. yaitu pemberian ASI. hematokrit (Hmt). nutrisi. tingkat kesehatan kandungan. Berikut diterangkan mengenai hal apa saja yang dilakukan dalam pemeriksaan kehamilan. 2001. 7.

dan juga mengetahui kadar gula dalam darah. Pemeriksaan Kaki Dilakukan untuk mengetahui adanya pembengkakan (oedema) dan kemungkinan varises. jika pertambahan berat yang dialami tidak normal. namun pembengkakan yang berlebihan menandakan preeklampsia. Pemeriksaa Detak Jantung Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui apakah janin dalam berada dalam kondisi sehat dan baik. . mengukur pertumbuhan janin. Pertambahan berat badan yang normal akan sangat baik bagi kondisi ibu maupun janin. Pemeriksaan Dalam Dilakukan untuk mengtahui ada tidaknya kehamilan. memeriksa kondisi abnormal di dalam rongga panggul. dan hal ini harus dilakukan secara caesar. dokter atau bidan akan memberikan saran yang sebaiknya dilakukan agar ibu hamil memperoleh pertambahan berat badan yang normal. serta apakah pertambahan berat badan yang dialami termasuk normal atau tidak. Adanya protein dalam urin mengarah pada pre-eklampsia. Biasanya pemeriksaan ini dilakukan di awal kehamilan. maka ibu hamil diaharapkan segera menyiapkan diri baik dari segi materi dan mental untuk menghadapi persalinan dengan caesar. Permeriksaan detak jantung ini biasanya menggunakan Teknik Doopler sehingga ibu hamil dapat mendengarkan detak janin yang dikandungnya. Dengan diketahuinya hal ini secara dini. Pemeriksaan Urin Pemeriksaan urin dilakukan untuk memastikan kehamilan. Bagi ibu hami yang mengalami pertambahan berat badan yang tidak normal.Pemeriksaan Berat Badan Pemeriksaan berat badan dilakukan setiap kali ibu hamil memeriksakan kandungannya. mengetahui ada tidaknya penyakit kehamilan. mendiagnosis adanya bisul atau erosi pada mulut rahim. dan mengetahui posisi janin. memeriksa apakah terdapat tumor. Pembengkakan yang terjadi di minggu-minggu akhir kehamilan adalah normal. dikhawatirkan memiliki panggul yang sempit dan juga dikhawatirkan proses persalinan tidak dapat dilakukan secara normal. mengetahui letak janin. Mengetahui tinggi badan sangat penting untuk mengetahui ukuran panggul si ibu. Pemeriksaan ini harus dilakukan secara rutin setiap kali dilakukan pemeriksaan dengan dokter kandungan atau bidan. Mengetahui ukuran panggul ibu hamil sangat penting untuk mengetahui apakah persalinan dapat dilakukan secara normal atau tidak. hal ini dilakukan untuk mengetahui pertambahan berat badan. ada tidaknya protein dalam urin. Selain itu. pemeriksaan juga dilakukan untuk mengetahui fungsi ginjal ibu hamil. melakukan pengambilan lendir mulut rahim (papsmear). Sedangkan kadar gula darah dapat menunjukkan apakah ibu hamil mengalami diabetes melitus atau tidak. dan untuk mengetahui ukuran rongga panggul sebagai jalan lahir bayi. akan menimbulkan resiko pada ibu dan janin. Karena jika diketahui bahwa tinggi badan ibu dianggap terlalu pendek. Pemeriksaan Tinggi Badan Pemeriksaan tinggi badan juga dilakukan saat pertama kali ibu melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan Perut Dilakukan untuk melihat posisi atas rahim. Sebaliknya.

Pemeriksaan Darah Pemeriksaan darah bertujuan untuk mengetahui kesehatan umum ibu hamil. Jika hasil IgG negatif. maka tubuh akan memproduksi IgG dan IgM untuk melindungi tubuh. Pemeriksaan darah juga dapat dilakukan dengan pemeriksaan AFP (alpha fetoprotein). Infeksi TORCH biasanya menyebabkan bayi terlahir dengan kondisi cacat atau mengalami kematian. berarti infeksi terjadi pada masa lalu dan kini sudah tidak aktif lagi. Jika ada zat asing atau kuman yang menginfeksi tubuh. Bahagia menjalani kehamilan sehat . Uji TORCH (Toksoplasma Rubella Cytomegalovirus Herpesimpleks) Dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya infeksi parasit seperti TORCH di dalam tubuh ibu hamil. Biasanya pemeriksaan AFP dilakukan pada usia kehamilan sekitar 15-20 minggu. berarti infeksi masih berlangsung aktif dan ibu hamil memerlukan pengobatan agar janin dalam kandungan yang terinfeksi dapat segera ditangani sehingga infeksi tidak semakin buruk. Pemeriksaan TORCH dilakukan dengan menganalisis kadar imunogloblin G (IgG) dan imunoglobin M (IgM) dalam serum darah ibu hamil. Kadar AFP yang rendah menunjukkan adanya kemungkinan down sindorm pada janin. Banyak sedikitnya IgG dan IgM dalam serum darah mengindikasikan ada tidaknya infeksi serta besar kecilnya infeksi. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kemungkinan gangguan saluran saraf tulang belakang dan untuk mendeteksi otak janin. Kedua zat ini termasuk ke dalam sistem kekebalan tubuh. Jika hasil IgM positif.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->