P. 1
Kelas 12 Sosiologi 3 Suhardi Sri Sunarti

Kelas 12 Sosiologi 3 Suhardi Sri Sunarti

|Views: 39,351|Likes:
Published by iyuskokod

More info:

Published by: iyuskokod on Jun 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/06/2015

pdf

text

original

1.Perubahan sosial adalah perubahan dalam segi struktur sosial dan

hubungan sosial.

2.Terdapat dua pemikiran penting untuk menjelaskan hakikat perubahan

sosial, yaitu teori fungsional dan teori konflik.

3.Bentuk-bentuk perubahan sosial dapat dilihat dari tiga sudut pandangm,

yaitu:

a.evolusi sosial,

b.revolusi sosial, dan

c.agen perubahan (agent of change).

4..aktor-faktor pendorong perubahan sosial antara lain:

a.kontak dengan kebudayaan asing,

b.penemuan, invensi, dan dasar budaya,

c.konflik,

d.pendidikan,

e.lingkungan fisik,

f.perubahan penduduk,

g.struktur sosial terbuka,

h.sikap dan nilai, dan

i.kebutuhan yang dianggap perlu.

5..aktor-faktor penghambat perubahan sosial antara lain:

a.keterisolasian masyarakat

b.ketertinggnalan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi,

c.sikap mengangungkan tradisi,

d.ketakutan kepada perubahan,

e.prasangka buruk terhadap pengaruh luar, serta

f.nilai-nilai sosial.

6.Tidak semua perubahan sosial berjalan dengan lancar. Suatu perubahan

sosial terkadang ditolak karena tidak sesuai dengan budaya yang berlaku.

Ketidaksesuaian itu disebabkan oleh beberapa hal, yaitu:

a.perubahan yang bertentangan dengan pola-pola yang berlaku di

masyarakat,

b.perubahan memerlukan pola yang baru yang belum ada dalam

masyarakat, serta

c.beberapa inovasi baru merupakan unsur pengganti, bukan unsur

tambahan sehingga kurang siap untuk diterima.

34

Sosiologi SMA/MA Kelas XII

Pengayaan

PENGARUH MEDIA MASSA TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL

Komunikasi massa mulai bersifat komersial sejak tahun 1922. Pada

saat itu stasiun radio WEA. di New York, Amerika Serikat untuk pertama

kalinya menerima upah dari pemasang iklan. Sebelumnya, sumber

pendapatan stasiun radio adalah dari penjualan pesawat radio atau dibiayai

oleh pemerintah. Sejak saat itu, banyak bermunculan stasiun radio dengan

acara-acara yang dibiayai oleh pemasang iklan. Akibatnya, isi dan sifat

acara cenderung disesuaikan dengan keinginan pemasang iklan atau pe-

masang iklan cenderung mendukung acara yang populer di masyarakat,

tidak peduli apakah isi dan sifat acara itu baik atau buruk. Karena, yang

paling penting bagi pemasang iklan adalah luasnya pendengar atau pemirsa.

Semakin luas suatu acara digemari masyarakat, berarti semakin banyak

orang mendengarkan iklan yang disiarkan.

Sementara itu, sarana komunikasi massa semakin berkembang. Di

samping radio ada pula televisi. Sejak tahun 1960, satelit komunikasi telah

mengorbit dan mampu meneruskan informasi yang dipancarkan dari

permukaan bumi. Satelit mampu meneruskan sinyal televisi, radio, telegraf,

dan telepon. Sebelumnya, sinyal televisi dan radio hanya dapat diteruskan

melalui kabel atau menara-menara pemancar.

Jaringan sistem komunikasi elektronik yang terdiri dari telepon, televisi,

dan komputer akan membentuk sistem komunikasi supercepat pada masa

depan. Dengan jaringan komunikasi seperti itu, orang dengan sangat mudah

dan cepat memperoleh informasi dalam berbagai bentuk dan sumber yang

beragam. Berbagai data, suara, dan gambar dapat diperoleh dengan mudah

dan cepat untuk kepentingan sehari-hari di rumah, pendidikan, dan bisnis.

Misalnya, hanya dengan duduk di kamar, kita bisa membaca buku yang

ada di perpustakaan di seluruh dunia. Itu semua karena adanya internet,

suatu jaringan komunikasi yang menghubungkan puluhan ribu jaringan

kecil dan berjuta-juta komputer di seluruh dunia.

Kemudahan-kemudahan berkomunikasi seperti yang digambarkan di

atas tidak hanya berdampak terhadap cara berkomunikasi, melainkan juga

memengaruhi cara hidup, cara belajar, dan cara bekerja manusia. Sejak

tahun 1930-an, para ahli sosiologi telah menyadari bahwa komunikasi massa

akan berpengaruh terhadap individu dan masyarakat. Berbagai informasi

yang disiarkan secara massal melalui radio, televisi, atau dimuat di surat

kabar, majalah, dan internet ternyata turut membentuk opini atau pendapat

masyarakat mengenai sesuatu. Contoh, pada saat Perang Dunia II, pro-

paganda melalui media massa digunakan untuk memengaruhi pendapat

35

Perubahan Sosial

Tokoh

Sumber: www.tokohindonesia.com

atau cara pandang masyarakat. Misalnya, propaganda yang dilakukan

Jepang untuk merebut simpati dan dukungan bangsa Indonesia dan bangsa-

bangsa lain di Asia. Mereka mempropagandakan terwujudnya Asia Timur

Raya, dan menyebut bangsa Jepang sebagai Saudara Tua.

Perkembangan selanjutnya, sejak tahun 1960-an dan 1970-an, para

pakar melakukan studi kultural yang bertujuan untuk mempelajari peran

komunikasi dalam proses pembentukan kebudayaan. .okus kajian mereka

terutama pada komunikasi massa. Komunikasi massa ternyata turut

berperan dalam membentuk kebudayaan.

Sumber: The Worldbook Milleniun 2000

PRO.. DR. H. MUHAMMAD AMIEN RAIS, MA

BAPAK RE.ORMASI

Amien Rais lahir di Surakarta, 26 April 1944.

Setelah menyelesaian pendidikan dasar dan

lanjutan di Surakarta, Amien Rais melanjutkan ke

jenjang yang lebih tinggi. Pada tahun 1968, Beliau

lulus dari .akultas Sosial Politik Universitas Gajah

Mada; tahun 1974, lulus dari Notre Dame Catholic

University, Indiana, USA; tahun 1981, lulus dari

Al-Azhar University, Kairo, Mesir; tahun 1984,

lulus dari Chicago University, Chicago, USA; dan

pada tahun 1989, lulus dari George Washington

University.

Sejak kecil, Amien Rais dilatih hidup berdisiplin oleh ibunya. Baginya,

hakikat hidup adalah ibadah agar memperoleh ridha dan ampunan Allah.

Beliau membagi kebahagiaan menjadi tiga jenis, yaitu kebahagiaan spiritual,

kebahagiaan intelektual, dan kebahagiaan psikologis. Kebahagiaan spiritual

diperoleh dengan cara menjalani hidup sesuai dengan ajaran agama.

Kebahagiaan intelektual diperoleh dengan cara memberikan sumbangan

pemikiran kepada masyarakat, sedangkan kebahagiaan psikologis dirasakan

apabila dapat menolong orang lain.

36

Sosiologi SMA/MA Kelas XII

Sebagai Guru Besar di UGM, Amien Rais memberikan mata kuliah

Teori Revolusi dan Teori Politik. Di samping itu, Beliau juga pernah menjabat

sebagai Ketua Umum DPP Muhammadiyah dan Pusat Pengkajian Strategi

dan Kebijakan [PPSK]. PPSK mengkaji berbagai permasalahan yang

dihadapi bangsa Indonesia. Analisisnya akurat mengenai berbagai

kecenderungan global di bidang sosial-budaya, agama, ekonomi, politik

dan iptek serta dampaknya pada bangsa Indonesia. Kegiatan rutin PPSK

bersifat akademis dengan tema reformasi dalam bidang politik, bidang

ekonomi, dan bidang hukum.

Pada awal bergulirnya reformasi, Amien Rais didaulat berbagai kalangan

aktivis sebagai Bapak Reformasi. Beliau ingin sekali melakukan perubahan

sosial menuju ke arah yang lebih baik bagi Indonesia, diantaranya dengan

mendirikan Partai Amanat Nasional bersama-sama dengan para tokoh

reformis lainnya. Kepiawaiannya berpolitik, membuat Beliau berperan

sangat menonjol dalam kancah politik nasional pada tahun 1999, sehingga

Beliau pernah menjabat menjadi Ketua MPR RI (1999-2004) dan sebagai

salah satu calon presiden bersama Siswono Yudo Husodo pada pemilu

tahun 2004.

Sumber: www.tokohindonesia.com

37

Perubahan Sosial

Kerjakan di buku tugas Anda!

A.Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!

1.Suatu masyarakat dikatakan telah berubah apabila ….

a.terjadi kemajuan apabila dibandingkan kondisi sebelumnya

b.mengalami kemunduran apabila dibandingkan kondisi sebelumnya

c.terjadi perkembangan apabila dibandingkan kondisi sebelumnya

d.terjadi perubahan struktur sosial secara signifikan

e.mengalami perluasan wilayah dan pertambahan penduduk

2.Dalam hal perubahan sosial, masyarakat desa berbeda dengan masya-

rakat kota, karena ….

a.desa lebih statis, sedangkan kota lebih dinamis

b.desa kurang berkembang, sedangkan kota cepat berkembang

c.desa lebih dinamis, sedangkan kota lebih statis

d.desa cepat berkembang, sedangkan kota kurang berkembang

e.desa kurang mengalami modenisasi, sedangkan kota mengalami

modernisasi

3.Penyebab lambatnya perubahan sosial di desa adalah di bawah ini,

kecuali ….

a.ketertinggalan pertumbuhan ekonomi

b.keterisoliran dari masyarakat lain

c.kemiskinan penduduknya

d.terlalu memegang teguh tradisi

e.tidak adanya interaksi dengan orang luar

4.Perbedaan antara perubahan sosial (social change) dengan perubahan

budaya (cultural change) adalah ….

a.perubahan budaya berkenaan dengan struktur sosial, sedangkan

perubahan sosial berkaitan dengan unsur-unsur kebudayaan

b.perubahan sosial berkenaan dengan struktur sosial, sedangkan

perubahan budaya berkaitan dengan unsur-unsur kebudayaan

c.perubahan budaya berkenaan dengan mobilitas sosial, sedangkan

perubahan sosial berkaitan dengan unsur-unsur kebudayaan

d.perubahan sosial berkenaan dengan unsur-unsur kebudayaan,

sedangkan perubahan budaya berhubungan dengan nilai-nilai sosial

e.perubahan budaya berkenaan dengan struktur budaya, sedangkan

perubahan sosial berkaitan dengan struktur sosial

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->