HAKIKAT MANUSIA MENURUT ISLAM (Asal Kejadian Manusia

)

A. Pendahuluan

Tentunya orang bertanya, Apa hakikat manusia menurut Islam? Seindah manakah manusia digambarkan dalam pandangan islam?, apakah mereka ada dengan sendirinya, lalu kemanakah mereka akan pergi? Untuk apa sebenarnya mereka hidup? Menurut Islam, manusia adalah makhluk ciptaan Allah; ia tidaklah muncul dengan sendirinya atau berada oleh dirinya sendiri. Al-Quran surat al-'Alaq ayat 2 menjelaskan bahwa manusia itu diciptakan Tuhan dari segumpal darah; Al-Quran surat al-Thariq ayat 5 menjelaskan bahwa manusia dijadikan oleh Allah; Al-Quran surat al-Rahman ayat 3 menjelaskan bahwa Al-Rahman (Allah) itulah yang menciptakan manusia. Masih banyak sekali ayat Al-Quran yang menjelaskan bahwa yang menjadikan manusia adalah Tuhan. Jadi, manusia adalah makhluk ciptaan Allah. Hakikat wujudnya yang lain ialah bahwa manusia adalah makhluk yan perkembangannya dipengaruhi oleh pembawaan dan lingkungan. Dalam teori yang dikembangkan di dunia Barat, dikatakan bahwa perkembangan seseorang hanya dipengaruhi oleh pembawaan (nativisme). Sebagai lawannya berkembang pula teori yang mengatakan bahwa perkembangan seseorang hanya ditentukan oleh lingkungannya (empirisme). Sebagai sintesisnya dikembangkan teori ketiga yang mengatakan bahwa perkembangan seseorang ditentukan oleh pembawaan dan lingkungannya (konvergensi). Menurut Islam; kira-kira konvergensi inilah yang mendekati kebenaran. Salah satu sabda Rasulullah saw mengatakan: Tiap orang dilahirkan membawa fitrah; ayah dan ibunyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi. (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim) Menurut hadis ini manusia lahir membawa kemampuan-kemampuan; kemampuan itulah yang disebut pembawaan. Fitrah yang disebut di dalam hadis itu adalah potensi. Potensi adalah kemampuan; jadi, fitrah yang dimaksud di sini

1

akal. Dalam Alqur'an ada 3 kata yang digunakan untuk menunjukan arti manusia. fisik psikis. Konsep Manusia 1. ia berkecenderungan beragama. Pengertian Manusia Menurut Al-Qur¶an Apa dan siapa sebenarnya manusia itu? Manusia adalah makhluk ciptaan Allah. dan rohani sebagai potensi pokok. akal dan rasa. yaitu nafsu . kami akan menguji kamu dengan kebaikan dan keburukan sebagai cobaan (yang sebenar -benarnya) dan hanya kepada kami kamu dikembalikan " Kata insan digunakan untuk menunjuk manusia dengan segala totalitasnya . Nafsu merupakan tenaga potensial yang berupa dorongan untuk berbuat kreatif dan dinamis yang yang dapat berkembang kepada dua arah . di dalam diri manusia terdapat tiga kemampuan yang sangat potensial untuk membentuk struktur kerohaniahan . Basyar 3. Kedua-duanya itulah. menurut hadis ini. sepeti firman Allah dalam surat AlAnbiya : 34-35 "kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu ( Muhamad ) maka apabila kamu mati apakah mereka akan kekal ? tiap . yaitu kebaikan dan kejahatan. sebagaimana Firman Allah dalam surat as-Syam 8 : "maka allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) esesatan dan ketakwaan " 2 . kata Basyar menunjukan manusia dari sudut lahiriyahnya ( fisik) serta persamaanya dengan manusia seluruhnya. Itulah antara lain hakikat wujud manusia yang lain ialah bahwa manusia itu adalah makhluk utuh yang terdiri atas jasmani. yaitu 1. jasmani dan rohani.tiap yang berjiwa akan mati. B. Insan / ins / annas 2. Bani adam / dzurriyat adam Sedangkan yang paling banyak di jelaskan dalam alquran adalah Basyar dan insan. yang menentukan perkembangan seseorang.adalah pembawaan. ia berkembamg dipengaruhi oleh pembawaan dan lingkungannya. Ayah-ibu dalam hadis ini adalah lingkungan sebagaimana yang dimaksud oleh para ahli pendidikan.

Sebelum ruh ditiupkan. meneliti dan menghayati alam dalam rangka memperoleh ilmu pengetahuandan kesejahteraan . 12-14 ) 3. Ditiupakn Ruh (Qs Alhijr : 29 ) 4. estetika dan agama. seperti : Turab. Thien. tulang dibungkus dengan daging dan akhirnya menjadi makhluk yang paling sempurna (Qs Almukminun . segumapl darah. Dari segumpal tanah lalu menjadi nutfah ( didalam rahim ). ( Qs Al Hijr : 28 ) 2. "akan tetapi Orang Orang yang lalim itu mengikuti hawanafsunya tanpa ilmu pengetahuan " ( Qs Arrum : 29 ) Sedangkan rasa merupakan potensi yang mengarah kepada nilai . ketika masih di alam ruh manusia telah berjanji mentauhidkan Allah (Qs Al A¶raf : 172 ) Al-Quran menerangkan bahwa manusia berasal tanah dengan mempergunakan bermacam-macam istilah. Sedangkan dalam Hubungan social Alqur¶an memberikan istilah Annas yang merupakan jamak dari kata insane dan perwujudan kualitas keinsanian manusia ini tidak terlepas dari konteks sosialnya dengan lingkungan. Manusia diciptakan Allah Swt. 3 . 2. Berasal dari saripati tanah. segumpal daging. kemudian mereka berIstiqomah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada pula berduka" (Qs Al Ahqaf : 13) Ketiga potensi Dasar diatas membentuk Struktur kerohaniahan yang berada Di dalam diri manusia yang kemudian akan membentuk manusia sebagai insan. Konsep basyar dan insan merupakan konsep islam tentang manusia sebagai individu . Shal-shal. al-Quran tidak menjelaskan secara rinci.Akal sebagai potensi intelegensi berfungsi sebagai filter yang menyeleksi mana yang benar dan mana yang salah yang didorong oleh nafsu akal akan membawa manusia untuk memahami . dan Sualalah. Proses Kejadian Manusia Di dalam Alqur¶an Proses kejadian Manusia dapat di jelaskan sebagai berikut : 1.nilai etika. " Sesungguhnya orang yang mengatakan : tuhan kami adalah Allah. Hal ini dapat diartikan bahwa jasad manusia diciptakan Allah dari bermacam-macam unsure kimiawi yang terdapat dari tanah. Adapun tahapantahapan dalam proses selanjutnya.

dengan asumsi karena Tuhan berkuasa . untuk kemudian bereaksi kimiawi. Pendapat tersebut didasarkan atas asumsi bahwa: Ayat-ayat yang menerangkan bahwa manusia diciptakan dari tanah tidak berarti bahwa semua unsure kimia yang ada dalam tanah ikut mengalami reaksi kimia. Apa yang dikehendaki Allah pasti terwujud dan terwujudnya mungkin saja melalui suatu proses. tetapi sebagian saja. Hal ini dimungkinkan karena segala sesuatu yang ada didunia juga mengalami prosi yang seperti dinyatakan antara lain dalam surat al-A¶la 1-2 dan Nuh 14. Oleh karena itu bahan-bahan pembuk manusia yang disebut dalam al-Quran hanya merupakan petunjuk manusia yang disebut dalam al-Quran . hanya merupakan petunjuk dimana sebenarnya bahan-bahan pembentuk manusia yaitu ammonia. Hal itu seperti pernyataan bahwa tumbuh-tumbuhan bahan makanannya dari tanah. Hal ini itu menimbulkan pendapat bahwa manusia benar-benar dari tanah. karena tidak semua unsur kimia yang ada dalam tanah ikut diserap oleh tumbuh-tumbuhan. Ayat yang menyatakan ( zahir ayat ) bahwa jika Allah menghendaki sesuatu jadi maka jadilah ( kun fayakun ). Dalam hal ini harus dibedakan antara kalimat kun fayakun dengan kun fa kana. umumnya dipahami secara lahiriah. Ayat-ayat yang menyebutkan bahwa manusia diciptakan dari tanah. Jika dinyatakan istilah ³Lumpur hitam yang diberi bentuk´ (mungkin yang dimaksud adalah bahan-bahan yang terdapat pada Lumpur hitam yang kemudian diolah dalam bentuk reaksi kimia). maka segala sesuatu dapat terjadi. Pada zaman dahulu tenaga yang memungkinkan terjadinya sintesa cukup banyak dan terdapat di mana-mana seperti panas dan sinar ultraviolet. menthe. maka maksudnya adalah bahwa proses kejadiannya melalui oksidasi pembakaran. 4 . Sedangkan kalau dikatakan sebagai tembikar yang dibakar . Akan tetapi ada sebagian umat islam yang berpendapat bahwa Adam bukan manusia pertama. Berdasarkan pengamatan yang mendalam dapat diketahui bahwa manusia dilahirkan ibu dari rahimnya yang proses penciptaannya dimulai sejak pertemuan antara permatozoa dengan ovum. yaitu pada tanah.Manusia yang sekarang ini. dan air terdapat. prosesnya dapat diamati meskipun secara bersusah payah. bukan ayat yang menjamin bahwa setiap yang dikehendaki Allah pasti akan terwujud seketika.

Pada waktu itu beliau mengucapkan inni khalifaur rasulillah. maka luruskanlah saya´. maka tidak setiap manusia mampu menerima atau melaksanakan kekhalifahannya. diharapkan menjadi khalifah ( pemilih atau penerus ajaran Allah ). Kebanyakan umat Islam menerjemahkan dengan pemimpin atau pengganti. sehingga kata khalifah dapat diartikan sebagai pemilih atau penerus ajaran Allah. biologi. diciptakan langsung atau melalui suatu proses tampaknya tidak akan ada ujungnya karena masing-masing akan teguh pada pendiriannya. Perbedaan pendapat tentang apakah adam manusia pertama atau tidak. kata khalifah berasal dari kata khalafa yakhlifu khilafatan atau khalifatan yang berarti meneruskan. maka Adam lahir pula dari sesuatu yang hidup sebelumnya. yang berarti aku adalah pelanjut sunah rasulillah. dapat juga berarti s uatu proses. jangan-jangan hanya akan menghabiskan waktu dan tidak sempat lagi memikirkan tentang status dn tugas yang telah ditetapkan Allah pada manusia al-Quran cukup lengkap dalam memberikan informasi tentang itu. Status manusia sebagai khalifah . Perlu diingat bahwa istilah khalifah pernah dimunculkan Abu bakar pada waktu dipercaya untuk memimpin umat islam. yaitu maryam. maka dapat menimbulkan pemikiran bahwa apabila isa lahir dari sesuatu yang hidup. baik pimpinan yang termasuk khulafaurrasyidin maupun di masa Muawiyah-µAbbasiah. ahli-ahli kimi. 5 . Untuk memahami informasi tersebut secara mendalam. dan lain-lainnya perlu dilibatkan. yang biasanya dihubunkan dengan jabatan pimpinan umat islam sesudah Nabi Muhammad saw wafat . Jika demikian pengertian khalifah. Hal itu karena kata ³tsumma´ yang berarti kemudian. dinyatakan dalam al-baqarah 30. Yang perlu diingatkan sekarang adalah bahwa manusia oleh Allah. Jika polemik ini senantiasa diperpanjang. Dalam pidatonya setelah diangkat oleh umat islam. tetapi apabila saya menyimpang . abu bakar antara lain menyatakan ³selama saya menaati Allah. agar dalam memahami ayat-ayat tersebut tidak secara harfiah.Jika diperhatikan surat Ali Imran 59 dimana Allah menyatakan bahwa penciptaan Isa seperti proses penciptaan Isa seperti proses penciptaan Adam. maka ikutilah saya.

Ruh adalah daya hidup. Pemahaman seperti ini konsisten dengan ungkapan malaikat yang menyatakan ³ apakah engkau akan menjadikan di bumi mereka yang merusak alam dan bertumpah darah?´ ungkapan malaikat tersebut memberi pengertian bahwa sebelum adam diciptakan. Unsur-unsur tersebut ialah : jasad ( alAnbiya¶ : 8. Ali Imran 185 dan lain-lain ) . karena subyektif. kecenderungan tersebut belum sepenuhnya dapat terkendali. Dalam ayat tersebut. suka melampaui batas ( al-µAlaq 6 ) suka terburu nafsu ( al-Isra 11 ) dan lain sebagainya. tetapi ia khalifah pertama. Ruh (al-Hijr 29. yaitu ilmu yang obyektif dari Allah. suka membantah ( al-kahfi 54 ). Kata khalaqa mengarah pada penciptaan sesuatu yang baru. Berdasarkan ungkapan pada surat al-Baqarah 30 terlihat suatu gambaran bahwa Adam bukanlah manusia pertama. Dalam penciptaannya manusia dibekali dengan beberapa unsure sebagai kelengkapan dalam menunjang tugasnya. malaikat melihat ada makhluk dan jenis makhluk yang dilihat adalah jenis yang selalu merusak alam dan bertumpah darah. Kemampuan seseorang untuk dapat menetralisasi kecenderungan negatif tersebut ( karena tidak mungkin dihilangkan sama sekali ) ditentukan oleh kemauan dan kemampuan dalam menyerap dan membudayakan wahyu. sedang kata ja¶ala mengarah pada sesuatu yang bukan baru. sedang yang dapat mengendalikan kecenderungan negatif adalah aqal dan qolb. Adanya pengertian seperti 6 . Yang dapat mengendalikan adalah wahyu.Hal itu karena kenyataan menunjukkan bahwa tidak semua orang mau memilih ajaran Allah. Aqal ( al-Baqarah 76. suka berkeluh kesah ( al-Ma¶arif 19 ). suka bernuat zalim dan ingkar ( ibrahim 34). Tetapi jika hanya dengan aqal dan qolb. Di samping itu manusia juga disertai dengan sifat-sifat yang negatif seperti lemah ( an-Nisa 28 ). Shad : 34 ). dan Qolb ( Ali Imran 159. As-Sajadah 9. al-Mulk 10 dan lain-lain). Nafs (al-Baqarah 48. kata yang dipakai adalah jaa¶ilun dan bukan khaaliqun. Nafs adalah jiwa . al-Anfal 22. Shaffat 84 dan lain-lain ). dan Qolb adalah daya rasa. Al-anbiya¶ :91 dan lainlain). Al-Ara¶f 179. Hal itu semua merupakan produk dari nafs .dengan arti kata ³ memberi bentuk baru´. Aqal adalah daya fakir. Jasad adalah bentuk lahiriah manusia.

maupun diudara. tetapi dengan bantuan ilmu pengetahuan dapat dipahami urutannya.itu dimungkinkan. baik didarat. Allah menciptakan manusia dalam keadaan sebaik baiknya (at-Tiin : 95:4). a yang ir kotor yang keluar dari tulang sulbi. berkembang menjadi mudgah. saripati makanan. jika ada penemuan baru. 3. Kelebihan-kelebihan itu membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Semua itu bersifat sekedar pengayaan saint untuk menambah wawasan pendekatan diri pada Allah. namun tetap saja mempunyai keterbatasan dan tidak bisa melampaui manusia. alaqah. manusia diberi akal dan hati. Sedangkan binatang bergerak diruang yang terbatas. dilaut. Walaupun ada binatang yang bergerak didarat dan dilaut. berupa al-Quran menurut sunah rasul. kemudian lahir ke dunia setelah berproses dalam rahim ibu. Hasil pembuktian para saintis hanya bersifat relatif dan pada suatu saat dapat disanggah kembali. Ayat berserak. Kelebihan manusia adalah kemampuan untuk bergerak dalam ruang yang bagaimanapun. Dengan ilmu manusia mampu berbudaya. Persamaan dan perbedaan manusia dengan makhluk lain Dibanding makhluk lainnya manusai mempunyai kelebihan-kelebihan. manusia akan tetap bermartabat mulia kalau mereka sebagai khalifah ( makhluk alternatif ) tetap hidup dengan ajaran 7 . ditiupkannya ruh. Dengan demikian al-Quran tidak berbicara tentang proses penciptaan manusia pertama. Oleh karena al-Quran tidak bicara tentang manusia pertama. karena malaikat tidak tahu apa yang akan terjadi pada masa depan. Disamping itu. Yang dibicarakan secara terinci namun dalam ungkapan yang tersebar adalah proses terciptanya manusia dari tanah. sehingga dapat memahami ilmu yang diturunkan Allah. Dengan demikian. Namun demikian. sebab yang tahu apa yang akan terjadi dimasa depan hanya Allah. Mengenai kelebihan manusia atas makhluk lain dijelaskan surat al-Isra¶ ayat 70. Biarkanlah para saintis berbicara tentang asal-usul manusia dengan usaha pembuktian yang berdasarkan penemuan fosil. pemahaman ayat akan lebih sempurna jika ditunjang dengan ilmu pengetahuan.

Karena ilmunya itulah manusia dilebihkan ( bisa dibedakan ) dengan makhluk lainny. Tanggung Jawab Manusia Sebagai Hamba dan Khalifah 1. Al-An¶am : 165 ). Tanggungjawab Manusia Sebagai Hamba.Allah ( QS. Adapun tujuan tujuan tersebut dapat dikelompokan menjadi dua a. ³mereka itu seperti binatang ( ulaaika kal an¶aam ). Allah SWT dengan kehendak kebijaksanaanNya telah mencipta makhlukmakhluk yang di tempatkan di alam penciptaanNya. Dilihat dari arahnya. C. Dilihat dari segi lingkunganya : 1) Tujuan hidup pribadi ( albaqoroh 22) 2) Tujuan hidup anggota keluarga ( Arrum : 21) 3) Tujuan hidup anggota lingkungan ( Al a'rof : 96 ) 4) Tujuan hidup warga negara / Bangsa ( Saba' : 15 ) 5) Tujuan hidup warga dunia ( Al qashas : 77 ) 6) Tujuan hidup alam semesta ( al anbiya : 107) D. Dalam keadaan demikian manusia bermartabat rendah ( at-Tiin : 4 ). dibedakan menjadi : 1) Tujuan Hidup vertikal : Mencari ridho Allah (QS Al. peranan manusia dalam kehidupan di bumi tentulah sangat vital. Manusia di antara makhluk 8 . manusia tidak bermartabat lagi. ol h e karena itu dalam hidup manusia memiliki banyak sekali tujuan. Dalam keadaan demikian manusia disamakan dengan binatang. bahkan lebih buruk dari binatang ( bal hum adhal ). Eksistensi dan martabat manusia menurut islam 1. Jika manusia hidup dengn ilmu selain ilmu Allah. Tujuan Hidup Manusia Sebagai makhluk yang paling sempurna yang telah diciptakan oleh allah didunia.Baqoroh 207) 2) Tujuan hidupo horizontal : 3) Bahagia di dunia dan akhirat 4) Rahmat bagi semua manusia dan seluruh alam ( Al anbiya' : 107) b.

Manusia dicipta untuk dikembalikan semula kepada Allah dan setiap manusia akan ditanya atas setiap usaha dan amal yang dilakukan selama ia hidup di dunia. Berkata Malaikat: Adakah Engkau hendak jadikan di muka bumi ini orang yang melakukan kerusakan dan menumpahkan darah.´ (Muttafaq µalaih) Allah mencipta manusia ada tujuan-tujuannya yang tertentu. 2. meliputi semua keadaan dan tugas yang ditentukan kepadanya. Antara anugerah utama Allah kepada manusia ialah pemilihan manusia untuk menjadi khalifah atau wakilNya di bumi. kebaikan. ³Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: ³Semua orang dari engkau sekalian adalah pengembala dan dipertanggungjawabkan terhadap apa yang digembalainya. Firman Allah SWT. Tanggungjawab manusia secara umum digambarkan oleh Rasulullah SAW di dalam hadis berikut. yang artinya : ³Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat: Sesungguhnya Aku jadikan di bumi seorang Khalifah. Apabila pengakuan terhadap kenyataan dan hakikat wujudnya hari pembalasan telah dibuat maka tugas yang diwajibkan ke atas dirinya perlu dilaksanakan. Seorang isteri adalah pengembala di rumah suaminya dan akan ditanya tentang pengembalaannya. Dengan ini manusia berkewajipan menegakkan kebenaran.Allah dan menjadi hamba Allah SWT.Seorang khadam juga pengembala dalam harta tuannya dan akan ditanya tentang pengembalaannya. Seorang laki-laki adalah pengembala dalam keluarganya dan akan ditanya tentang pengembalaannya. Ini sudah tentu kerana manusia merupakan 9 . Manusia Sebagai Khalifah Allah. Sebagai hamba Allah tanggungjawab manusia adalah amat luas di dalam kehidupannya. manusia telah dipilih oleh Allah melaksanakan tanggungjawab tersebut. Dari Ibnu Umar RA katanya.´ (Al-Baqarah:30) Di kalangan makhluk ciptaan Allah. Maka semua orang dari kamu sekalian adalah pengembala dan akan ditanya tentang pengembalaannya. menghapuskan kemungkaran serta penyelewengan dan penyimpangan dari jalan Allah. sedangkan kami sentiasa bertasbih dan bertaqdis dengan memuji Engkau? Jawab Allah: Aku lebih mengetahui apa yang kamu tidak ketahui. mewujudkan kedamaian.

Artinya manusia harus bisa berlaku normal sebagaimana adanya. dan tumbuhan. sangat penting bagi manusia untuk dapat mengembangkan diri dan mengoptimalkan kemampuanya. dan teknologi lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk kemashlahatan makhluk manusia. Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya Alam Sesungguhnya semua fasilitas yang sudah tersedia di dunia secara gratus seperti tumbuhan. Sekarang kita bisa melihat hasilnya yaitu dengan adanya kapal. Allah berkali-kali mengatakan bahwa dalam melakukan sesuatu hal. Optimalisasi Kemampuan Dengan berbagai kelebihan tersebut. Dengan otak manusia diharapkan kehidupan di bumi secara umum dapat berkembang dengan baik dan terjaga dari kerusakan. hewan. pesawat terbang. mobil. Optimalisasi kemampuan tercermin dalam pemanfaatan kemampuan dari manusia itu sendiri terhadap potensi-potensi yang dimilikinya.´ (Al-Ahzab: 72) a. b. Dari hal hal tersebut di atas maka jelaslah bahwa optimalisasi kemampuan tercermin dari optimalisasi potensi materi yang dimiliki oleh manusia dari Allah. Tentunya hal tersebut dimaksudkan untuk membantu kekhalifahan manusia di bumi. Allah mengatakan bahwasanya potensi-potensi alam itu tidak akan pernah habis tetapi hal tersebut berlaku apabila manusia memnafaatkan 10 . manusia diharapkan memiliki kemampuan mencipta. angin. maka mereka enggan memikulnya dan bimbang tidak dapat menyempurnakannya (kerana tidak ada pada mereka persediaan untuk memikulnya). binatang. dan (pada ketika itu) manusia (dengan persediaan yang ada padanya) sanggup memikulnya. janganlah pernah melampaui batas. Dengan lisan manusia diharapkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Dengan tangan.makhluk yang paling istimewa. (Ingatlah) sesungguhnya tabiat kebanyakan manusia adalah suka melakukan kezaliman dan suka pula membuat perkara-perkara yang tidak patut dikerjakan. air dan apapun adalah untuk manusia. Firman Allah SWT : yang artinya : ³Sesungguhnya Kami telah kemukakan tanggungjawab amanah (Kami) kepada langit dan bumi serta gunung-ganang (untuk memikulnya). motor. dalam arti memnafaatkan potensi sumber daya dari Allah. Manusia diberikan kelebihan fisik tersebut guna memasimalkan tugas kekhalifahan di bumi. udara.

kejadian sekarang ini. Sehingga tidak terjadi ketidakseimbangan ekosistem.dengan sewajarnya. Optimalisasi alam bukanlah dengan tindakan mengeruk sebanyakbanyaknya potensi alam semesta. Kalaupun terjadi. Apabila hal-halk tersebut tidak tercapai seluruhnya maka tidak pula tercapai keoptimalisasian peran kekhalifahan manusia. Janganlah melampaui batas. Akan tetapi. Bahkan yang percaya dan beriman dengannya pun. Walaupun Al Quranul Karim telah memberitahu tugas dan tanggungjawab manusia di dunia ini dan diberitahu mereka yang menunaikan tanggung jawab akan masuk ke Syurga. maka hal 11 . manakala yang tidak bertanggung jawab akan ke Neraka. Karena itulah Allah Taala berfirman dalam surat Saba 13. ramai yang tidak dapat benar-benar memperhambakan diri kepada Allah dan gagal menjadi khalifah -Nya yang mentadbir dan mengurus dunia ini dengan syariat-Nya. Hutan tidak akan habis hanya oleh karena alasan industrialisasi atau perluasan masalah tempat tinggal. namun tidak semua manusia percaya berita ini serta beriman dengannya. Artinya: ³Sedikit sekali daripada hambahamba-Ku yang bersyukur. karena tidak mampu melawan nafsu serta mempunyai kepentingan-kepentingan peribadi. Namun. akibat pengaruh industrialisasi. Dengan potensi otak manusia telah diberi akal untuk berpikir bagaimana menyeimbangakan segala potensi kehidupan dan alam semesta. seluruh potensi alam hampir habis di serap untuk kepentingan manusia tanpa berpikir baik buruknya sehingga terjadi ketidakseimbangan dalam ekosistem. optimalisasi sebenarnya dimaksudkan untuk mengatur semaksimal mungkin perihal pengelolaan alam.´ (Saba¶: 13) Keoptimalan peran manusia sebagai khalifah dibumi akan tercapai dengan sempurna apabila manusia dapat memanfaatkan segala pikiran hebatnya yang dianugerahkan dari Allah dengan menciptakan teknologi yang canggih dengan berdasarkan nilai-nilai keilahiyahan (sifat-sifat Allah -Asmaul Husna-) dan keislaman dengan kemampuan seni mengatur keseimbangan potensi alam dan lainnya dengan dipimpin oleh seorang khalifah yang robbani yang memerintah berdasarkan Syariat Islam. Sesungguhnya hal tersebut tidak harus terjadi apabila manusia taat dan patuhpada perintah Allah.

Jadi. pada dasarnya setiap umat manusia mengemban tugas yang maha penting untuk memerankan kekhalifhan di bumi. F. sudah sepatutnya manusia mensyukuri anugrah tersebut dengan berbagai cara.tersebut belum dan tidak maksimal. E. Kita juga dituntut untuk terus mengembangkan potensi tersebut dalam rangka mewujudkan tugas dan tanggung jawab manusia sebagai makhluk dan khalifah di bumi. Daftar Pustaka http://ramaalessandro2.com http://one. diantaranya dengan memaksimalkan semua potensi yang ada pada diri kita.multiply.indoskripsi.com 12 . Kesimpulan Sebagai makhluk yang dibekali dengan berbagai kelebihan jika dibandingan denagn makhluk lain.

Walaupun makalah ini mungkin kurang sempurna tapi juga memiliki detail yang cukup jelas bagi pembaca. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang ³Hakikat Manusia Menurut Islam (Asal Kejadian Manusia)´. Tanpa pertolonganNya mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik.KATA PENGANTAR Segala puji bagi Allah SWT yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. 16 Desember 2009 Penyusun i13 . Terima kasih. Makalah ini memuat tentang ³Hakikat Manusia Menurut Islam (Asal Kejadian Manusia)´. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Purwadadi. Baik itu yang datang dari diri kami sebagai penyusun maupun yang datang dari luar. yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari-Nya akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Makalah ini di susun oleh kami dengan berbagai rintangan. Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.

.... Daftar Isi «««««««««««««««««««««««.... Pendahuluan ««««««««««««««««««««........... Eksistensi dan martabat manusia menurut islam «««««« 1... 2.... A..... Proses Kejadian Manusia ««««««««««««««« 3.... 8 8 9 E..DAFTAR ISI Kata Pengantar «««««««««««««««««««««.. 2 2 3 7 C... Manusia Sebagai Khalifah Allah ....... Tanggungjawab Manusia Sebagai Hamba........ Pengertian Manusia Menurut Al-Qur¶an ««««««««« 2............ Tanggung Jawab Manusia Sebagai Hamba dan Khalifah ««« 1......... 12 ii 14 ............ Persamaan dan perbedaan manusia dengan makhluk lain ««.... ........ Kesimpulan ««««««««««««««««««««««.. Konsep Manusia ««««««««««««««««««« 1.. i ii 1 B..... Tujuan Hidup Manusia «««««««««««««««« 8 8 D.

HAKIKAT ANUSIA MENURUT ISLAM (Asal Kejadian Manusia) Diajukan Sebagai Tugas Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di      Wul ol : Pungki Yuli Ast i Gusti nti Uju Jul Fit i Di gantini Iis Sugianti Kelas X-5 SMA NE ERI 1 PURWADADI Tahun Ajaran 2009-2010 15 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful