bandul fisis merupakan keadaan lebih umum dari bandul matematis.

Ayunan bandul bukan lagi tali yang massanya diabaikan dengan pusat massa yang terkonsentrasi sejauh L, tetapi getaran selaras yang terjadi pada sejumlah massa yang pusat massanya diketahui dengan pusat rotasi yang ditentukan. Prinsipnya mirip gerak bandul matematis, hanya persamaan yang diturunkan lebih umum. Periode getaran gerak fisis diturunkan dari T = 2π √(Inersia_pivot)/(mgL) dimana L adalah jarak pusat massa mg terhadap pusat rotasi

Jenis Gerak Harmonik Sederhana
Gerak Harmonik Sederhana dapat dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu[1] :
• •

Gerak Harmonik Sederhana (GHS) Linier, misalnya penghisap dalam silinder gas, gerak osilasi air raksa / air dalam pipa U, gerak horizontal / vertikal dari pegas, dan sebagainya. Gerak Harmonik Sederhana (GHS) Angular, misalnya gerak bandul/ bandul fisis, osilasi ayunan torsi, dan sebagainya. Gerak harmonik pada bandul

Beberapa Contoh Gerak Harmonik Sederhana

Gerak harmonik pada bandul Ketika beban digantungkan pada ayunan dan tidak diberikan gaya, maka benda akan dian di titik keseimbangan B[2]. Jika beban ditarik ke titik A dan dilepaskan, maka beban akan bergerak ke B, C, lalu kembali lagi ke A[2]. Gerakan beban akan terjadi berulang secara periodik, dengan kata lain beban pada ayunan di atas melakukan gerak harmonik sederhana[2]. • Gerak harmonik pada pegas

Periode ayunan (T) adalah waktu yang diperlukan benda untuk melakukan satu getaran. Satuan frekuensi adalah hertz[3]. Benda dikatakan melakukan satu getaran jika benda bergerak dari titik di mana benda tersebut mulai bergerak dan kembali lagi ke titik tersebut. Pegas akan mencapai titik kesetimbangan jika tidak diberikan gaya luar (ditarik atau digoyang)[2]. secara matematis hubungan antara periode dan frekuensi adalah sebagai berikut[3] : . Dengan demikian. Frekuensi (f) Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan oleh benda selama satu detik. maka pegas akan meregang (bertambah panjang) sejauh y. Hubungan antara Periode dan Frekuensi Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi selama satu detik. yang dimaksudkan dengan getaran di sini adalah getaran lengkap[3].Gerak vertikal pada pegas Semua pegas memiliki panjang alami sebagaimana tampak pada gambar[2]. Satuan periode adalah sekon atau detik[3]. Besaran Fisika pada Ayunan Bandul Periode (T) Benda yang bergerak harmonis sederhana pada ayunan sederhana memiliki periode[3]. Ketika sebuah benda dihubungkan ke ujung sebuah pegas. Dengan demikian selang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran adalah[3] : Selang waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu getaran adalah periode.

terdapat juga amplitudo. Gaya Pemulih pada Pegas Pegas adalah salah satu contoh benda elastis[4]. Gaya pemulih pada pegas banyak dimanfaatkan dalam bidang teknik dan kehidupan sehari.hari[4]. Sebuah pegas berfungsi meredam getaran saat roda kendaraan melewati jalan yang tidak rata[4].mula apabila gaya yang bekerja padanya dihilangkan[4]. .pegas tersebut disusun menjadi rangkaian[5]. pegas tersebut akan kembali pada keadaan semula[5]. Amplitudo adalah perpindahan maksimum dari titik kesetimbangan[3]. yaitu rangkaian pegas seri atau paralel[5]. ilmuwan berkebangsaan Inggris menyimpulkan bahwa sifat elastis pegas tersebut ada batasnya dan besar gaya pegas sebanding dengan pertambahan panjang pegas[5]. Hukum Hooke Jika gaya yang bekerja pada sebuah pegas dihilangkan. Dari penelitian yang dilakukan. Susunan Pegas Konstanta pegas dapat berubah nilainya.pegas yang tersusun di dalam springbed akan memberikan kenyamanan saat orang tidur[4]. Pegas . Gaya Pemulih Gaya pemulih dimiliki oleh setiap benda elastis yang terkena gaya sehingga benda elastis tersebut berubah bentuk[4]. apabila pegas . didapatkan bahwa besar gaya pegas pemulih sebanding dengan pertambahan panjang pegas.Amplitudo Pada ayunan sederhana. Misalnya di dalam shockbreaker dan springbed[4]. dengan k = tetapan pegas (N / m) Tanda (-) diberikan karena arah gaya pemulih pada pegas berlawanan dengan arah gerak pegas tersebut. Gaya yang timbul pada benda elastis untuk menarik kembali benda yang melekat padanya di sebut gaya pemulih[4]. Oleh sifat elastisnya ini. Robert Hooke. Secara matematis. Besar konstanta total rangkaian pegas bergantung pada jenis rangkaian pegas. dapat dituliskan sebagai[5] : . selain periode dan frekuensi. suatu pegas yang diberi gaya tekan atau gaya regang akan kembali pada keadaan setimbangnya mula.

konstanta total pegas yang [5] disusun seri dinyatakan dengan persamaan : .n. dengan kn = konstanta pegas ke .. Secara matematis dapat dituliskan[6] : F = mgsinθ . Secara umum.. setiap pegas akan mengalami gaya tarik [5] sebesar F1 dan F2. konstanta [5] total pegas yang dirangkai paralel dinyatakan dengan persamaan : ktotal = k1 + k2 + k3 +. pertambahan panjang sebesar dan . Gaya Pemulih pada Ayunan Bandul Matematis Ayunan Bandul Matematis Ayunan matematis merupakan suatu partikel massa yang tergantung pada suatu titik tetap pada seutas tali. dengan kn = konstanta pegas ke . Secara umum. Apabila bandul itu bergerak vertikal dengan membentuk sudut θ. Dari gambar tersebut. • Paralel Jika rangkaian pegas ditarik dengan gaya sebesar F. di mana massa tali dapat diabaikan dan tali tidak dapat bertambah panjang[6].. sehingga pegas akan mengalami pertambahan panjang sebesar dan .• Seri / Deret Gaya yang bekerja pada setiap pegas adalah sebesar F.+ kn. terdapat sebuah beban bermassa m tergantung pada seutas kawat halus sepanjang l dan massanya dapat diabaikan.n. gaya pemulih bandul tersebut adalah mgsinθ[6].

dan Percepatan Gerak Harmonik Sederhana Persamaan Gerak Harmonik Sederhana Persamaan Gerak Harmonik Sederhana adalah[6] : Keterangan : Y = simpangan A = simpangan maksimum (amplitudo) F = frekuensi t = waktu Jika posisi sudut awal adalah θ0. maka : Persamaan.Oleh karena . sehingga : vmaksimum = Kecepatan untuk Berbagai Simpangan . maka persamaan gerak harmonik sederhana menjadi [6]: Kecepatan Gerak Harmonik Sederhana Dari persamaan gerak harmonik sederhana Kecepatan gerak harmonik sederhana[6] : Kecepatan maksimum diperoleh jika nilai Aω atau . Kecepatan.

. maka[6] : . sehingga didapatkan : Keterangan : v =kecepatan benda pada simpangan tertentu ω = kecepatan sudut A = amplitudo Y = simpangan Percepatan Gerak Harmonik Sederhana Dari persamaan kecepatan : .. maka[6] : Percepatan maksimum jika atau = 900 = ...(2) Persamaan (1) dan (2) dikalikan.Persamaan tersebut dikuadratkan .(1) Dari persamaan : .

Benda melakukan Gerak Melingkar Beraturan. sehingga kecepatan sudutnya bernilai konstan[7].Keterangan : a maks = percepatan maksimum A = amplitudo ω = kecepatan sudut Hubungan Gerak Harmonik Sederhana (GHS) dan Gerak Melingkar Beraturan (GMB) Gerak Melingkar Gerak Melingkar Beraturan dapat dipandang sebagai gabungan dua gerak harmonik sederhana yang saling tegak lurus. Misalnya sebuah benda bergerak dengan laju tetap (v) pada sebuah lingkaran yang memiliki jarijari A sebagaimana tampak pada gambar di samping[7]. proyeksi sebuah benda yang melakukan Gerak Melingkar Beraturan merupakan Gerak Harmonik Sederhana[7]. Frekuensi dan periode Gerak Melingkar Beraturan sama dengan Frekuensi dan periode Gerak Harmonik Sederhana yang diproyeksikan[7]. memiliki Amplitudo (A) dan frekuensi yang sama namun memiliki beda fase relatif atau kita dapat memandang Gerak Harmonik Sederhana sebagai suatu komponen Gerak Melingkar Beraturan[7]. maka persamaan ini diubah menjadi : . Jadi dapat diimpulkan bahwa pada suatu garis lurus. Hubungan antara kecepatan linear dengan kecepatan sudut dalam Gerak Melingkar Beraturan dinyatakan dengan persamaan[7] : Karena jari-jari (r) pada Gerak Melingkar Beraturan di atas adalah A.

. Kemudian v pada persamaan 2 digantikan dengan v pada persamaan 1 dan jari-jari r digantikan dengan A : Dengan demikian. (2)... Fluida kental menyebabkan gaya redaman yang bergantung pada kecepatan relatif dari kedua ujung unit tersebut[8]. Hal ini membantu untuk mengendalikan guncangan pada roda[8]... Bagian bawahnya. (3) (θ0 adalah simpangan waktu pada t = 0}) Pada gambar di atas. (1) Simpangan sudut (teta) adalah perbandingan antara jarak linear x dengan jari-jari lingkaran (r). terpasang dengan silinder bagian bawah yang dipasangkan dengan as roda[8].. x adalah jarak linear..(4) Persamaan posisi benda pada sumbu y : Keterangan : A = amplitudo ω = kecepatan sudut θ0 = simpangan udut pada saat t = 0 Aplikasi Gerak Harmonik Sederhana Shockabsorber pada Mobil Shockabsorber pada mobil Peredam kejut (shockabsorber) pada mobil memiliki komponen pada bagian atasnya terhubung dengan piston dan dipasangkan dengan rangka kendaraan[8]. simpangan sudut benda relatif terhadap sumbu x dinyatakan dengan persamaan : .. v adalah kecepatan linear dan t adalah waktu tempuh (x = vt adalah persamaan Gerak Lurus alias Gerak Linear). . dan dinyatakan dengan persamaan : .. . posisi benda pada sumbu x dinyatakan dengan persamaan : x = Acosθ .

Jam Mekanik Jam mekanik Roda keseimbangan dari suatu jam mekanik memiliki komponen pegas[8]. Am= amplitudo. Gerak harmonik sederhana Gerak harmonik sederhana (GHS) mempunyai persamaan gerak dalam bentuk sinusiodal dan digunakan untuk menganalisis suatu gerak periodik tertentu. Pegas akan memberikan suatu torsi pemulih yang sebanding dengan perpindahan sudut dan posisi kesetimbangan[8]. w = frekuensi angular q0 = sudut fasa awal Gambar 2. Bandul Matematis atau Bandul sederhana Bandul matematik adalah sebuah bandul dengan panjang I dan massa m dan membuat GHS dengan sudut kecil (f <<). Gerak harmonik sederhana dapat dibedakan menjadi 2 bagian yaitu • GHS Linier • GHS Angular Kinematika GHS • Simpangan x(t) = Am sin (wt +q0) dimana x = simpangan. 1 Grafik gerak harmonik sederhana (GHS) Kecepatan GHS adalah turunan dari simpangan GHS Percepatan GHS adalah turunan kedua dari simpangan atau turunan kecepatan GHS Pada GHS. frekuensi dan periode tidak tergantung pada amplitudo Contoh-contoh GHS 1. Gaya yang menyebabkan bandul ke posisi kesetimbangan dinamakan gaya pemulih yaitu mg sin q dan panjang busur adalah s = lq.2 Bandul Matematis Bila amplitudo getaran tidak kecil namun tidak harmonik sederhana sehingga periode mengalami ketergantungan pada amplitudo dan dinyatakan dalam amplitudo sudut q0 yaitu: . Kesetimbangan gayanya adalah: GHS bandul dapat dinyatakan: Sehingga periode dari bandul adalah : Gambar 2. Gerak ini dinamakan Gerak Harmonik Sederhana sudut (angular)[8].

0000073 sin2 (2p)) sentimeter per detik2.65 m/s2 (meter per detik2). . Simbol g digunakan sebagai satuan percepatan.174. Bandul Fisis Bandul fisis memperhitung momen inersia yaitu kecenderungan benda tegar melakukan gerak rotasi.3 Bandul Fisis Gravitasi Satuan percepatan rata-rata gravitasi bumi yang disimbolkan sebagai g menunjukkan rata-rata percepatan yang dihasilkan medan gravitasi pada permukaan Bumi (permukaan laut). Bandul fisis memberikan torka pemulih sebesar t = Ia. Sekarang ini berbagai pengukuran percepatan gravitasi diukur dalam satuan g. Dalam fisika. Istilah ini menjadi populer di kalangan kru proyek luar angkasa.05 kaki per detik2. atau 32. yang digunakan untuk membatasi percepatan yang dirasakan oleh kru pesawat ulang-alik.0495 (1+0. Istilah satuan gee dan grav juga menunjuk kepada satuan ini. Pada ketinggian p maka menurut International Gravity Formula. Nilai sebenarnya percepatan gravitasi berbeda dari satu tempat ke tempat lain tergantung ketinggian dan kondisi geologi.0052892 sin2 (p) .806. Gaya pada GHS bandul fisis : Persaman GHS pada bandul fisis: Periode bandul fisis adalah Gambar 2. nilai percepatan gravitasi standar gn didefinisikan sebagai 9. (cm/s2).0. disebut juga sebagai g forces. Simbol g pertama kali digunakan dalam bidang aeronautika dan teknologi ruang angkasa. g = 978.2.

Simbol g digunakan sebagai satuan percepatan. Sekarang ini berbagai pengukuran percepatan gravitasi diukur dalam satuan g. Nilai sebenarnya percepatan gravitasi berbeda dari satu tempat ke tempat lain tergantung ketinggian dan kondisi geologi.0495 (1+0. . disebut juga sebagai g forces. (cm/s2).3 Bandul Fisis Gravitasi Satuan percepatan rata-rata gravitasi bumi yang disimbolkan sebagai g menunjukkan rata-rata percepatan yang dihasilkan medan gravitasi pada permukaan Bumi (permukaan laut).0000073 sin2 (2p)) sentimeter per detik2. Dalam fisika.1. Pada ketinggian p maka menurut International Gravity Formula.65 m/s2 (meter per detik2).174.0052892 sin2 (p) .05 kaki per detik2. Istilah ini menjadi populer di kalangan kru proyek luar angkasa. Bandul fisis memberikan torka pemulih sebesar t = Ia. Bandul Fisis Bandul fisis memperhitung momen inersia yaitu kecenderungan benda tegar melakukan gerak rotasi. Gaya pada GHS bandul fisis : Persaman GHS pada bandul fisis: Periode bandul fisis adalah Gambar 2. Simbol g pertama kali digunakan dalam bidang aeronautika dan teknologi ruang angkasa.0. g = 978. Gaya yang menyebabkan bandul ke posisi kesetimbangan dinamakan gaya pemulih yaitu mg sin q dan panjang busur adalah s = lq. Istilah satuan gee dan grav juga menunjuk kepada satuan ini. Bandul Matematis atau Bandul sederhana Bandul matematik adalah sebuah bandul dengan panjang I dan massa m dan membuat GHS dengan sudut kecil (f <<). atau 32.2 Bandul Matematis Bila amplitudo getaran tidak kecil namun tidak harmonik sederhana sehingga periode mengalami ketergantungan pada amplitudo dan dinyatakan dalam amplitudo sudut q0 yaitu: 2.806. Kesetimbangan gayanya adalah: GHS bandul dapat dinyatakan: Sehingga periode dari bandul adalah : Gambar 2. yang digunakan untuk membatasi percepatan yang dirasakan oleh kru pesawat ulang-alik. nilai percepatan gravitasi standar gn didefinisikan sebagai 9.