Kata Pengantar

Assalamualaikum wr.wb

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT. Karena rahmat dan ridhoNya kami dapat menyelesaikan makalah Fisika kepada : 1. Orang tua, yang sudah mensupport kami 2. Ibu Elhuda, yang telah membimbing kami 3. Teman - teman XI IPA 2, yang memberi semangat Harapan kami, semoga laporan ini berguna bagi semua orang yang memerlukan materi ini dan sebagai bahan pelajaran. mengenai Hukum Pascal dan Hukum Archimedes ini. Kami ingin mengucapkan terima kasih

Wassalamualaikum wr.wb

Jakarta,

Maret 2010

Tim Kreative

Hukum Pascal dan Hukum Archimedes

1

Daftar Isi
Kata ……………………………………………………………………………………………. Daftar …………………………………………………………………………………………………… Pendahuluan ……………………………………………………………………………………………… Pembahasan ……………………………………………………………………………………………… A. Pengertian 6 Fluida 6 Pascal 4 2 Pengantar 1 Isi

……………………………………………………………………………………… B. Hukum

………………………………………………………………………………………….. 6 a. Pengertian Hukum Pascal 6 Pascal 7 Pascal 8 Hidraulik 8 Rem Hidraulik 9 Pompa Hidraulik 9 Archimedes 10 2

……………………………………………………………………. b. Persamaan Hukum

…………………………………………………………………… c. Penerapan Hukum

……………………………………………………………………. Prinsip Kerja Dongkrak

………………………………………………………… Prinsip Kerja

………………………………………………………………. Prinsip Kerja

…………………………………………………………… C. Hukum

…………………………………………………………………………………… Hukum Pascal dan Hukum Archimedes

. Melayang dan Tenggelam 13 . c. b. d. Penerapan Hukum Archimedes 16 ……………………………………………………………… Hidrometer …………………………………………………………………………………. Saran 18 17 16 Laut Selam Udara 19 Soal 20 27 …………………………………………………………………………………………………… …... Konsep Mengapung. Melayang …………………………………………………….. a. Daftar 28 Pustaka 29 3 …………………………………………………………………………………………….Percobaan ………………………………………………………………………………………. Hukum Pascal dan Hukum Archimedes . Mengapung. Kapal …………………………………………………………………………………… Kapal ………………………………………………………………………………… Balon ………………………………………………………………………………… Contoh ………………………………………………………………………………………………..... 16 ………………………………………….... Percobaan 2…………………………………………………………………………………... Prinsip Hukum 10 1 Archimedes 11 dan Tenggelam 13 …………………………………………………………………. Kesimpulan ………………………………………………………………………………………………..

kalor. cahaya. Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 4 .Pendahuluan I. bunyi. Fisika mempelajari gejala-gejala alam seperti gerak. diantaranya adalah fisika. listrik. Semua gejala ini berbentuk energi. Oleh karena itu. Sains terbagi atas beberapa cabang ilmu. Sains berasal dari kata Latin yang berarti mengetahui. LATAR BELAKANG MASALAH Ilmu yang mempelajari gejala alam disebut sains. dan magnet.

Oleh karena itu. Hukum-hukum hukum Pascal fisika dan dalam prinsip fluida hokum statis sering dimanfaatkan belum untuk banyak teknologi. dan kegiatan alam. Air merupakan salah satu contoh zat cair.dapat disimpulkan bahwa fisika adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara materi dan energi. Zat padat seperti batu atau besi tidak dapat mengalir sehingga tidak bisa digolongkan dalam fluida. Masih ada contoh zat cair lainnya seperti minyak pelumas. Istilah fluida mencakup zat cair dan gas karena zat cair seperti air dan zat gas seperti udara dapat mengalir. komunikasi. diperlukan studi Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 5 . dan teknologi transportasi memerlukan penguasaan fisika yang cukup mendalam. Perubahan global berlangsung cukup cepat menempatkan fisika sebagai salah satu ilmu pengetahuan yang merupakan tulang punggung teknologi terutama teknologi manufaktur dan teknologi modern. elektronika. Namun. Fluida diartikan sebagai suatu zat yang dapat mengalir. dan sebagainya. Dalam fluida statis dipelajari hukum-hukum dasar yang berkaitan dengan konsep tekanan hidraustatis. Salah satu visi pendidikan sains adalah mempersiapkan sumber daya manusia yang handal dalam sains dan teknologi serta memahami lingkungan sekitar melalui pengembangan keterampilan berpikir. salah satunya adalah prinsip Archimedes. Salah satu fenomena alam yang sering ditemukan adalah fenomena fluida. masyarakat yang mengetahui hal tersebut. Fenomena fluida statis (fluida tak bergerak) berkaitan erat dengan tekanan hidraustatis. Teknologi modern seperti teknologi informasi. Semua zat cair itu dapat dikelompokan ke dalam fluida karena sifatnya yang dapat mengalir dari satu tempat ke tempat yang lain. Kompetensi rumpun sains salah satunya adalah mengarahkan sumber daya manusia untuk mampu menerjemahkan perilaku kesejahteraan manusia dalam kehidupannya. Hukum Pascal diambil dari nama penemunya yaitu Blaise Pascal (1623-1662) yang berasal dari Perancis. penguasaan konsep esensial. salah satunya adalah hukum Pascal dan hukum Archimedes. Sedangkan hukum Archimedes diambil dari nama penemunya yaitu Archimedes (287-212 SM) yang berasal dari Italia. susu.

Bagaimana penerapan hukum Pascal dan hokum Archimedes dalam sistem fluida statis? III. Bagaimana cara menuliskan persamaan hukum Pascal dan hokum Archimedes? 3. IV. TUJUAN MAKALAH Tujuan dari penulisan makalah ini adalah 1.yang lebih mendalam mengenai hukum Pascal dan hokum Archimedes serta penerapannya dalam kehidupan. Menambah wawasan dan pengetahuan kepada penulis tentang hukum Pascal dan hokum Archimedes serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Mengetahui pengertian hukum Pascal dan hukum Archimedes 2. 2. Apa yang dimaksud hukum Pascal dan hokum Archimedes dalam sistem fluida statis? 2. Memberikan informasi kepada pembaca tentang tentang hukum Pascal dan hokum Archimedes serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Mengetahui penerapan hukum Pascal dan hokum Archimedes dalam sistem fluida statis. Mengetahui cara menuliskan persamaan hukum Pascal dan hukum Archimedes 3. II. RUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang di atas dapat di rumuskan masalah sebagai berikut: 1. MANFAAT PENULISAN MAKALAH Manfaat yang bisa diambil dari penulisan makalah ini adalah 1. Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 6 .

Fluida merupakan salah satu aspek yang penting dalam kehidupan sehari-hari. minyak pelumas. Hembusan angin merupakan contoh udara yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Selain zat cair. Setiap hari manusia menghirupnya. Zat gas juga dapat mengalir dari satu satu tempat ke tempat lain. Hidraustatika merupakan ilmu yang mempelajari tentang gaya maupun tekanan di dalam zat Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 7 . Istilah fluida mencakup zat cair dan gas karena zat cair seperti air atau zat gas seperti udara dapat mengalir. Air. Fluida dinamis ditinjau ketika fluida ketika sedang dalam keadaan bergerak).Pembahasan A. Fluida dibagi menjadi dua bagian yakni fluida statis (fluida diam) dan fluida dinamis (fluida bergerak). Zat padat seperti batu dan besi tidak dapat mengalir sehingga tidak bisa digolongkan dalam fluida. dan susu merupakan contoh zat cair. zat gas juga termasuk fluida. Demikian juga kapal selam dapat mengapung atau melayang di dalamnya. Fluida statis erat kaitannya dengan hidraustatika dan tekanan. Semua zat cair itu dapat dikelompokan ke dalam fluida karena sifatnya yang dapat mengalir dari satu tempat ke tempat yang lain. Air yang diminum dan udara yang dihirup juga bersirkulasi di dalam tubuh manusia setiap saat meskipun sering tidak disadari. meminumnya. PENGERTIAN FLUIDA Fluida diartikan sebagai suatu zat yang dapat mengalir. Setiap hari pesawat udara terbang melaluinya dan kapal laut mengapung di atasnya. Fluida statis ditinjau ketika fluida yang sedang diam atau berada dalam keadaan setimbang. terapung atau tenggelam di dalamnya.

semakin mendekati permukaan atas wadah. “tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup diteruskan sama besar ke segala arah”. Blaise Pascal (1623-1662) adalah fisikawan Prancis yang lahir di Clermount pada 19 Juli 1623. semakin besar tekanan zat cair tersebut. ia menciptakan kalkulator digital pertama di dunia. jika diberikan tekanan luar. Ia menemukan teori hukum Pascal dengan eksperimenya bermain-main dengan air.cair yang diam. Jadi. Ia menghabiskan waktunya dengan bermain dan melakukan eksperimen terus-menerus selama pengobatan kanker yang dideritanya. Sedangkan tekanan didefinisikan sebagai gaya normal per satuan luas permukaan. Setiap titik pada kedalaman yang sama memiliki besar tekanan yang sama. g = percepatan gravitasi dan h = ketinggian/kedalaman). Jika seseorang memeras ujung kantong plastik berisi air yang memiliki banyak lubang maka air akan memancar dari setiap lubang dengan sama kuat. Pengertian Hukum Pascal Bila ditinjau dari zat cair yang berada dalam suatu wadah. Hal ini berlaku untuk semua zat cair dalam wadah apapun dan tidak bergantung pada bentuk wadah tersebut. Persamaan Hukum Pascal Jika suatu fluida yang dilengkapi dengan sebuah penghisap yang dapat bergerak maka tekanan di suatu titik tertentu tidak hanya Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 8 . Besarnya tekanan sebanding dengan pgh (p = massa jenis. B. pertambahan tekanan dalam zat cair adalah sama di segala arah. Sebaliknya. Blaise Pascal (1623-1662) menyimpulkannya dalam hukum Pascal yang berbunyi. Semakin ke bawah. Apabila ditambahkan tekanan luar misalnya dengan menekan permukaan zat cair tersebut. b. setiap bagian zat cair mendapat jatah tekanan yang sama. semakin kecil tekanan zat cair tersebut. tekanan zat cair pada dasar wadah tentu saja lebih besar dari tekanan zat cair pada bagian di atasnya. Pada usia 18 tahun. HUKUM PASCAL a.

maka tekanan yang masuk pada penghisap pertama sama dengan tekanan pada penghisap kedua.01 x 105 Pa= 0. dan A = luas permukaan penampang (m2).01 bar 1 bar = 10 Pa 1 atm = 101. P = F : A sehingga persamaan hukum Pascal bisa ditulis sebagai berikut. Tekanan dalam fluida dapat dirumuskan dengan persamaan di bawah ini. dimana 1 torr = 1 mmHg Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 9 5 1 atm = 76 cm Hg = 1.ditentukan oleh berat fluida di atas permukaan air tetapi juga oleh gaya yang dikerahkan oleh penghisap. masih ada beberapa satuan lain diantaranya cmHg. Selain itu.com) Sesuai dengan hukum Pascal bahwa tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan sama besar ke segala arah. Satuan SI untuk tekanan adalah newton per meter persegi (N/m2) yang dinamakan pascal (Pa). Satuan tekanan lain yang biasa digunakan adalah atmosfer (atm) yang mendekati tekanan udara pada ketinggian laut.70 lb/in2 Untuk menghormati Torricelli. Ada berbagai macam satuan tekanan. Satu atmosfer didefisinikan sebagai 101.bp. Satu pascal sama dengan satu newton per meter persegi. P1 = P2 F1 : A1 = F2 : A2 dengan P = tekanan (pascal).325 kilopascal yang hampir sama dengan 14. Penghisap pertama memiliki luas penampang yang kecil (diameter kecil) dan penghisap yang kedua memiliki luas penampang yang besar (diameter besar). mmHg. fisikawan Italia penemu barometer (alat pengukur tekanan). 1 mb = 0. Gambar : Fluida yang Dilengkapi Penghisap dengan Luas Permukaan Berbeda (Sumber: 4. dan milibar (mb).01 bar . Berikut ini adalah gambar fluida yang dilengkapi oleh dua penghisap dengan luas penampang berbeda.blogspot.70 lb/in2. F = gaya (newton). Dalam sistem satuan Amerika sehari-hari. tekanan biasanya diberikan dalam satuan pound per inci persegi (lb/in2). ditetapkan satuan dalam torr.325 kPa = 14.

tekanan dalam cairan akan bertambah dengan F1/A1. Gaya ke atas yang diberikan oleh cairan pada penghisap yang Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 10 . Jika kita memberikan gaya yang kecil pada tabung yang berdiameter kecil. Penerapan Hukum Pascal Hidraulika adalah ilmu yang mempelajari berbagai gerak dan keseimbangan zat cair. dan pengendalianpengendalian berbagai gaya dan gerakan dengan bantuan tekanan suatu zat ukurannya. Masing. pengaturan-pengaturan. Dalam sebuah ruang tertutup (sebuah bejana atau reservoir).c. pompa hidraulik. Dalam teknik.masig ditutup dan diisi air.  Prinsip Kerja Dongkrak Hidraulik Prinsip kerja dongkrak hidraulik adalah dengan memanfaatkan hukum Pascal. Jika gaya F1 diberikan pada penghisap yang kecil. Dua hukum terpenting yang berhubungan dengan hidraustatistika adalah 1. hidraulika berarti cair Semua instalasi hidraulika pada sistem fluida statis (tertutup) bekerja dengan prinsip hidraustatis. Besarnya tekanan dalam zat cair (air atau minyak) adalah sama dengan gaya (F) dibagi oleh besarnya bidang tekan (A). 2. Hidraulika merupakan sebuah ilmu yang mengkaji arus zat cair melalui pipa-pipa dan pembuluh–pembuluh yang tertutup maupun yang terbuka. Dongkrak hidraulik yang terdiri memiliki dari dua tabung yang yang berhubungan diameter berbeda pergerakan-pergerakan. Mobil diletakkan di atas tutup tabung yang berdiameter besar. tekanan akan disebarkan secara merata ke segala arah termasuk ke tabung besar tempat diletakkan mobil. Kata hidraulika berasal dari bahasa Yunani yang berarti air. Prinsi inilah yang dimanfaatkan pada peralatan teknik yang banyak dimanfaatkan manusia dalam kehidupan misalnya dongkrak hidraulik. dan rem hidraulik. tekanan yang dikenakan terhadap zat cair akan merambat secara merata ke semua arah. Dari hukum Pascal diketahui bahwa dengan memberikan gaya yang kecil pada penghisap dengan luas penampang kecil dapat menghasilkan gaya yang besar pada penghisap dengan luas penampang yang besar.

Misalnya.lebih besar adalah penambahan tekanan ini kali luas A2. Pada rem hidraulik biasa dipakai minyak rem karena dengan minyak bisa sekaligus berfungsi melumasi piston sehingga tidak macet (segera kembali ke posisi semula jika rem dilepaskan).0 cm2 dan luas penampang melintang A2 = 200 cm2. dikhawatirkan akan terjadi perkaratan. Cairan dalam piston bisa diganti apa saja. Berikut ini contoh perhitungan tekanan pada sebuah dongkrak hidraulik. Jika gaya ini disebut F2. sebuah gaya yang lebih kecil (F1) dapat digunakan untuk menghasilkan gaya yang jauh lebih besar (F2) untuk mengangkat sebuah beban yang ditempatkan di penghisap yang lebih besar. pada penghisap dengan luas penampang A2 akan dihasilkan gaya F2 = (F1 : A1) x A2 = (200 : 5) x 200 = 8000 newton. sebuah dongkrak hidraulik mempunyai dua buah penghisap dengan luas penampang melintang A1 = 5. Sebagai Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 11 .yantotriyanto. didapatkan F2 = (F : A1) x A2 Jika A2 jauh lebih besar dari A1. Tenaga gerak kendaraan akan dilawan oleh tenaga gesek Rem ini sehingga paling kendaraan dapat berhenti. tidak jarang kita menggunakan rangkaian hidraulik.cc)  Prinsip Kerja Pompa Hidraulik Dalam menjalankan suatu sistem tertentu atau untuk membantu operasional dari sebuah sistem.co. Bila diberikan suatu gaya F1 sebesar 200 newton.  Prinsip Kerja Rem Hidraulik Dasar kerja pengereman adalah pemanfaatan gaya gesek dan hukum Pascal. Rem hidraulik memakai prinsip hukum Pascal dengan tekanan pada piston kecil akan diteruskan pada piston besar yang menahan gerak cakram. Bila dipakai air. Gambar Gaya Gesekan pada Prinsip Kerja Rem Hidraulik (Sumber: www. hidraulik banyak digunakan pada mobil-mobil penumpang dan truk ringan.

C. dan aktuator. biasanya oli. Aneh bukan? Mengapa bisa demikian ? Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 12 . Pompa hidraulik bekerja dengan cara menghisap oli dari tangki hidraulik dan mendorongnya kedalam sistem hidraulik dalam bentuk aliran (flow). transmisi. Hambatan ini dapat disebabkan oleh orifice. Sistem hidraulik adalah teknologi yang memanfaatkan zat cair. Aliran ini yang dimanfaatkan dengan cara merubahnya menjadi tekanan. Pompa ini berfungsi untuk mentransfer energi mekanik menjadi energi hidraulik. tekanan itu akan merambat ke segala arah dengan tidak bertambah atau berkurang kekuatannya. untuk melakukan suatu gerakan segaris atau putaran. Tekanan dihasilkan dengan cara menghambat aliran oli dalam sistem hidraulik. untuk memermudah itu digunakanlah sistem hidraulik. Pompa hidraulik yang biasa digunakan ada dua macam yaitu positive dan nonpositive displacement pump. mudah-mudahan pernah melihat kapal laut melalui televise. Prinsip dalam rangkaian hidraulik adalah menggunakan fluida kerja berupa zat cair yang dipindahkan dengan pompa hidraulik untuk menjalankan suatu sistem tertentu. Sistem ini bekerja berdasarkan prinsip Pascal. sedangkan sebuah batu yang ukurannya kecil dan terasa ringan bisa tenggelam. HUKUM ARCHIMEDES Pernahkah melihat kapal laut ? jika belum pernah melihat kapal laut secara langsung. Pompa hidraulik menggunakan kinetik energi dari cairan yang dipompakan pada suatu kolom dan energi tersebut diberikan pukulan yang tiba-tiba menjadi energi yang berbentuk lain (energi tekan). untuk mengangkat satu rangkaian kontainer yang memiliki beban beribu–ribu ton. kapal yang massanya sangat besar tidak tenggelam. Coba bayangkan. yaitu jika suatu zat cair dikenakan tekanan. Motor hidraulik mentransfer energi hidraulik menjadi energi mekanik dengan cara memanfaatkan aliran oli dalam sistem merubahnya menjadi energi putaran yang dimanfaatkan untuk menggerakan roda. Ada dua macam peralatan yang biasanya digunakan dalam merubah energi hidraulik menjadi energi mekanik yaitu motor hidraulik dan aktuator. motor hidraulik. pompa dan lain-lain. silinder.contoh.

Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 13 . Sekarang celupkan seluruh batu ke dalam air yang terdapat dalam sebuah gelas. Sebelum membahas prinsip Archimedes lebih jauh. Agar mendapatkan hasil yang akurat. ~ PERCOBAAN 1 Berat batu di udara dan dalam air Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan berat batu di udara dan di dalam air Alat dan Bahan : 1. Ikatkan sebuah batu kecil pada seutas benang kuat. Pada kesempatan ini kami ingin membimbing untuk memahami apa sesungguhnya prinsip archimedes. Adakah perbedaan yang anda rasakan antara batu di udara dan didalam air. rasakan berat batu tersebut. dan rasakan/timbang berat batu tersebut 4. Air dibandingkan di udara. Buatlah kesimpulan ! Jawaban : 1. Benang Langkah kerja : 1. Kalau perlu di timbang. 3. Batu yang berada di dalam air akan terasa lebih ringan 3. Batu 4. jika ada perkirakanlah penyebab perbedaan ini ? 2. Gelas 2. Siapkan 1 buah gelas yang sudah di isi oleh air 2.Jawabannya sangat mudah jika memahami konsep pengapungan dan prinsip Archimedes. Dan selanjutnya rasakan perbedaan yang anda rasakan antara batu di udara dan didalam air Pertanyaaan : 1. Ada. kami ingin mengajak kalian untuk melakukan percobaan berikut ini.

Prinsip Archimedes Dalam kehidupan sehari-hari. Dengan cara yang sama. Gaya berarah ke atas yang dikerjakan oleh suatu fluida pada benda yang tercelup sebagai atau seluruhnya ke dalam fluida disebut gaya apung (buoyancy). Hal ini disebabkan karena adanya gaya apung sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya melalui Percobaan 1. kita akan menemukan bahwa benda yang dimasukan ke dalam fluida seperti air misalnya. Gaya apung terjadi karena makin dalam zat cair. Fluida melakukan tekanan hidrostatik p1=ρfgh1 pada bagian atas benda. Hal ini menyebabkan tekanan pada bagian bawah benda lebih besar daripada tekanan ada bagian atasnya.Sebab : Berat batu ketika tercelup dalam air sesungguhnya tidak berkurang. Perhatikan Gambar. Akan tetapi ketika batu tercelup. pada permukaan bagian bawah diperoleh F2=p2A =rfgh2A berarah ke atas. makin besar tekanan hidrostatiknya. KESIMPULAN : Sebuah benda yang dicelupkan sebagian atau seluruhnya kedalam zat cair akan mendapat gaya keatas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan oleh benda yang dicelupkan tersebut”. Gaya yang berhubungan dengan tekanan ini adalah F1=p1A =ρfgh1A berarah ke bawah. Gaya apung muncul karena selisih antar gaya hidrostatik pada permukaan benda atas dan bawah. Resultan kedua gaya ini adalah gaya apung Fa. Resultan gaya pada batu menjadi berkurang. maka volume cairan yang dipindahkan sama dengan volume benda a. air memberikan gaya berarah ke atas pada batu. yakni : Fa = F2 – F1 Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 14 . memiliki berat yang lebih kecil daripada ketika benda tidak berada di dalam fluida tersebut. Kita mungkin sulit mengangkat sebuah batu dari atas permukaan tanah tetapi batu yang sama dengan mudah diangkat dari dasar kolam. Jika seluruh benda tercelup kedalam zat cair. sehingga kita merasakan batu menjadi lebih ringan.

Ingat bahwa yang dimaksudkan dengan fluida yang dipindahkan di sini adalah volume fluida yang sama dengan volum benda yang tercelup dalam fluida. semuanya akan mengalami hal yang sama. maka sebagian air akan tumpah. silahkan masukan sebuah benda ke dalam air. Mengapung. Hukum Archimedes menyatakan bahwa : Ketika sebuah benda tercelup seluruhnya atau sebagian di dalam zat cair. Tidak peduli apapun benda dan bagaimana bentuk benda tersebut. Jika seluruh bagian benda tercelup dalam air. Setelah itu. kami menggunakan ilustrasi di mana semua bagian benda tercelup dalam fluida (air). Volume air yang tumpah = volume benda yang tercelup ke dalam air b. Melayang dan Tenggelam Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 15 . Apabila benda yang dimasukkan ke dalam fluida. Kami bisa membuktikan prinsip Archimedes dengan melakukan percobaan kecilkecilan berikut.h1) = ρfgAh = ρfgVb = mf g = wf Berdasarkan persamaan di atas. zat cair akan memberikan gaya ke atas (gaya apung) pada benda. maka volume air yang tumpah = volume dari bagian benda yang tercelup dalam air Besarnya gaya apung yang diberikan oleh air pada benda = berat air yang tumpah (berat air yang tumpah = w = mair g = massa jenis air x volume air yang tumpah x percepatan gravitasi). di mana besarnya gaya ke atas (gaya apung) sama dengan berat zat cair yang dipindahkan.= ρfgA(h2 . maka volume air yang tumpah = volume benda tersebut. di mana bagian benda yang tercelup hanya sebagian maka volume fluida yang dipindahkan = volume bagian benda yang tercelup dalam fluida tersebut. Pada gambar di atas. kita bisa mengatakan bahwa gaya apung pada benda sama dengan berat fluida yang dipindahkan. Tapi jika benda hanya tercelup sebagian. Setelah benda dimasukan ke dalam air. Ini adalah buah karya Archimedes (287-212 SM) yang saat ini diwariskan kepada kita dan lebih dikenal dengan julukan Hukum Archimedes. Volume air yang tumpah = volume benda yang tercelup dalam air tersebut. Masukan air ke dalam sebuah wadah (ember dkk). Usahakan sampai meluap sehingga ember tersebut benar-benar penuh terisi air. terapung.

Tetapi berat telur tidak berubah. Tetapi saat telur berada dalam larutan garam. Karena garam larut di dalam air dan volume airnya tetap. Selain itu. telur tersebut lama kelamaan melayang dan naik kepermukaan larutan. Melayang dan Tenggelam dalam air Alat dan Bahan : 1. telur itu tenggelam. Terjadi perubahan pada telur saat air sesudah dan sebelum diberi garam. Kami amati telur yang berada daam garam tersebut 4. Ternyata telur saat berada pada air murni. Setelah itu masukan garam kedalam air sehingga menjadi larutan garam 3. Air Cara Kerja : 1. Isi gelas bening dengan air lalu masukan telur 2. penambahan garam juga berarti mengubah berat air. massa jenis air sekarang menjadi lebih besar daripada keadaannya semula. garam . berarti kita menambahkan sejumlah massa ke dalam air.Dalam mempelajari materi ini. Ini diakibatkan karena massa air < massa telur. Gelas bening 2. Tambah garam sedikit demi sedikit sampai telur mengambang ANALISIS : Setelah kita melakukan percobaan diatas. Semakin banyak garam yang dimasukkan ke dalam air. lakukanlah percobaan di bawah ini. Mengapa demikian ? Dengan menggunakan rumus Archimedes ρ = m / v dan w = m x g Maka dengan menambahkan garam ke dalam air tersebut. Densitasnya Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 16 3. sebutir telur 4. massa jenis air menjadi semakin besar. ~ PERCOBAAN 2 Peristiwa Mengapung. Melayang dan Tenggelam Tujuan : Mengetahui bagaimana suatu benda dapat Mengapung.

. ke atas . Tak hanya mengambang. sebuah benda yang tercelup ke dalam zat cair akan mengalami dua gaya.... begitu pun beratnya. Jika rapat massa benda lebih besar daripada rapat massa fluida. yaitu gaya gravitasi atau gaya berat (W) dan gaya ke atas (Fa) dari zat cair itu. Akibatnya Air bergaram ini menjadi "semakin berat dan tenggelam".volume zat cair yang dipindahkan harus lebih kecil dari pada volume balok. Dalam hal ini ada tiga peristiwa yang berkaitan dengan besarnya kedua gaya tersebut yaitu seperti berikut. dan akhirnya mengapung. Artinya benda akan jatuh tenggelam.semakin besar. namun juga lebih berat daripada telur.. Agar benda melayang maka volume zat cair yang dipindahkan harus sama dengan volume balok dan rapat massa cairan sama dengan rapat rapat massa benda. Jika rapat massa fluida lebih kecil daripada rapat massa balok maka agar balok berada dalam keadaan seimbang.Artinya tidak seluruhnya berada terendam dalam cairan dengan perkataan lain benda mengapung.. Kondisi inilah yang mengakibatkan sang telur "terdorong" ke atas . w > Fa ρb X Vb X g > ρa X Va X g ρb > ρa Volume bagian benda yang tenggelam bergantung dari rapat massa zat cair (ρ)  Melayang Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 17 . maka benda akan mengalami gaya total ke bawah yang tidak sama dengan nol.  Tenggelam Sebuah benda yang dicelupkan ke dalam zat cair akan tenggelam jika berat benda (w) lebih besar dari gaya ke atas (Fa). ke atas . Berdasarkan Hukum Archimedes. Tak hanya lebih berat daripada air-segar.

Vb ..) = W1 + W2 + W3 + W4 +…. Vb .W Benda terapung tentunya dalam keadaan setimbang. g Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 18 . g > rb . gabus tersebut akan naik ke permukaan zat cair (terapung) karena : FA > Wrc .  Terapung Sebuah benda yang dicelupkan ke dalam zat cair akan terapung jika berat benda (w) lebih kecil dari gaya ke atas (Fa). Vb2 . grc $rb Selisih antara W dan FA disebut gaya naik (Fn)..Sebuah benda yang dicelupkan ke dalam zat cair akan melayang jika berat benda (w) sama dengan gaya ke atas (Fa) atu benda tersebut tersebut dalam keadaan setimbang w = Fa ρb X Vb X g = ρa X Va X g ρb = ρa Pada 2 benda atau lebih yang melayang dalam zat cair akan berlaku : (FA)tot = Wtot rc . g = rb . g (V1+V2+V3+V4+…. Fn = FA . setelah dilepas. w = Fa ρb X Vb X g = ρa X Va X g ρb < ρa Misal : Sepotong gabus ditahan pada dasar bejana berisi zat cair. Vb . sehingga berlaku : FA’ = Wrc .

c. Vb = Vb1 + Vb 2 FA’ = rc . g Berat (massa) benda terapung = berat (massa) zat cair yang dipindahkan Daya apung (bouyancy) ada 3 macam. Bouyancy adalah suatu faktor yang sangat penting di dalam penyelaman.Dengan : ô FA’ = Gaya ke atas yang dialami oleh bagian benda yang tercelup di dalam zat cair. cair. ô Vb2 = Volume benda yang tercelup di dalam zat cair. penyelam harus mempertahankan posisi neutral bouyancy. Konsep Melayang. Daya apung netral (neutral bouyancy) : bila benda dapat melayang. Tenggelam dan Terapung. • Benda dapat tenggelam bila massa jenis benda lebih besar dari massa jenis (konsepsi ilmiah). melayang dan tenggelam dipengaruhi oleh volume benda. Vb2 . • Benda dapat melayang bila massa jenis benda sama dengan massa jenis zat (konsepsi ilmiah) cair. tenggelam dan melayang ? • Benda dapat terapung bila massa jenis benda lebih besar dari massa jenis zat (miskonsepsi). yaitu : • • • Daya apung positif (positive bouyancy) : bila suatu benda mengapung. Daya apung negatif (negative bouyancy) : bila suatu benda tenggelam. Kapankah suatu benda dapat terapung. • Terapung. Selama bergerak dalam air dengan scuba. (miskonsepsi). Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 19 . zat cair. ô Vb1 = Volume benda yang berada dipermukaan zat cair.

Diameter bagian bawah tabung juga harus dibuat lebih besar supaya volum zat cair yang dipindahkan hidrometer lebih besar. gaya apung yang dihasilkan menjadi lebih besar sehingga hidrometer dapat mengapung di dalam zat cair. Jadi. melayang dan tenggelam dipengaruhi oleh berat dan massa benda d. Penerapan Hukum Archimedes dalam Kehidupan Sehari-hari » Hidrometer Hidrometer adalah alat yang dipakai untuk mengukur massa jenis cairan. Perbedaan bacaan pada skala untuk berbagai jenis cairan menjadi lebih jelas karena tangkai tabung kaca didesain supaya perubahan kecil dalam berat benda yang dipindahkan menghasilkan perubahan besar pada kedalaman tangkai yang tercelup di dalam cairan. dapat ditentukan kadar alkohol dalam cairan anggur. Hidrometer terbuat dari tabung kaca dan desainnya memiliki tiga bagian. Agar tabung kaca terapung tegak di dalam zat cair. dengan mengetahui massa jenis susu. Hidrometer umumnya digunakan untuk memeriksa muatan aki mobil. w hidrometer konstan (Ahbf) ρf g = mg.• Terapung. bagian bawah tabung haruslah dibebani dengan butiran timbel. sebab Vbf = Ahbf Ü Persamaan Hidrometer : hbf = m Aρf Ket : hbf = tinggi tangkai yang tercelup (m) Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 20 . Nilai massa jenis cairan dapat kita ketahui dengan membaca skala pada hidrometer. Misalnya. maka dapat ditentukan kadar lemak dalam susu. Ü Prinsip kerja Hidrometer : Gaya ke atas = berat hidrometer Vbf ρfg = w. dan dengan mengetahui massa jenis zat cairan anggur.

tetapi mengapa kapal laut yang terbuat dari besi mengapung di atas air? Badan kapal yang terbuat dari besi dibuat berongga.  Titik penting dalam stabilitas kapal Diagram stabilitas kapal. G pada posisi tetap sementara B dan M berpindah kalau kapal miring. Jika massa jenis cairan kecil (ρf kecil). sehingga gaya apung menjadi sangat besar.m = massa hidrometer (kg) A = luas tangkai (m2) ρf = massa jenis cairan (kg/m3) Massa hidrometer m dan luas tangkai A adalah tetap. Akan didapat bacaan skala yang menunjukkan angka yang lebih kecil. sehingga tinggi tangkai yang tercelup di dalam cairan hbf berbanding terbalik dengan massa jenis cairan ρf. ~ M adalah metacenter kapal (titik perpotongan garis vertikal B dengan garis pusat kapal). Jika dijelaskan berdasarkan konsep massa jenis. Ada tiga titik yang penting dalam stabilitas kapal. Ini menyebabkan volum air laut yang di pindahkan oleh badan kapal menjadi sangat besar. dan Metacenter (M) pada posisi kapal tegak dan miring.  Bagaimana kapal laut bisa tenggelam? Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 21 . yaitu: ~ G adalah titik pusat gravitasi kapal. pusat daya apung (B). Gaya apung ini mampu mengatasi berat total kapal sehingga kapal laut mengapung di permukaan laut. maka massa jenis rata-rata besi berongga dan udara yang menempati rongga masih lebih kecil daripada massa jenis air laut. tinggi hidrometer yang tercelup di dalam cairan besar (hbf besar). ~ B adalah titik pusat apung kapal. Gaya apung sebanding dengan volum air yang dipindahkan. pusat gravitasi (G). Itulah sebabnya kapal laut mengapung. Sebagai catatan. » Kapal Laut Massa jenis besi lebih besar daripada massa jenis air laut.

misalnya diisi udara yang dipanaskan. kapal selam maupun balon udara harus diatur beratnya untuk naik. Beratnya diatur berdasarkan besar gaya apungnya. Balon Udara Balon udara adalah penerapan prinsip Archimedes di udara. melayang. Ketika kapal selam ingin terapung maka tangki tersebut harus berisi udara. udaranya dikeluarkan dan diisi dengan air sehingga mencapai keadaan melayang. Ketiga keadaan ini dapat dicapai dengan cara mengatur banyaknya air dan udara dalam badan kapal selam. Pada badan kapal selam terdapat tangki pemberat yang dapat diisi udara atau air. » Kapal Selam Kapal selam adalah kapal laut yang dapat berada dalam tiga keadaan. turun. Jika ingin tenggelam maka airnya harus lebih diperbanyak lagi.Jika M di bawah G. Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 22 . Untuk kestabilan maksimal. ataupun melayang pada ketinggian atau kedalaman tertentu. dan keseimbangan menjadi tidak stabil sehingga dapat membuat kapal tenggelam. Tangki ini terletak di antara lambung sebelah dalam dan lambung sebelah luar. Sebenarnya. dan tenggelam. Torsi ini justru membuat kapal lebih miring lagi. Balon udara harus diisi dengan gas yang massa jenisnya lebih kecil dari massa jenis udara atmosfer sehingga balon udara dapat terbang karena mendapat gaya ke atas. Secara sepintas. haruslah G rendah dan M tinggi. Ketika akan melayang. yaitu mengapung. kopel menghasilkan torsi yang searah dengan jarum jam. mungkin kamu tidak melihat hubungan antara balon udara yang naik tinggi di angkasa dengan kapal selam yang menyelam di lautan.

Catatan : • Pada cairan bisa terjadi hanya sebagian benda yang tercelup dalam cairan. Dalam udara. • Massa jenis gas panas lebih kecil daripada massa jenis udara Contoh Soal Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 23 . hingga Vbf belum tentu sama dengan Vb. volum benda yang tercelup selalu sama dengan volum benda (Vbf = Vb).

Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 24 .

Hukum Pascal dan Hukum Archimedes 25 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful