P. 1
Industri Kelapa Sawit

Industri Kelapa Sawit

|Views: 44|Likes:
Published by Resti AmandaPutri
Industri Kelapa Sawit
Industri Kelapa Sawit

More info:

Categories:Types, Business/Law
Published by: Resti AmandaPutri on Jun 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2012

pdf

text

original

Industri Kelapa Sawit (IKS

)
Indonesia merupakan salah satu penghasil komoditas kelapa sawit terbesar di dunia. Kebutuhan buah kelapa sawit meningkat tajam seiring dengan meningkatnya kebutuhan CPO dunia, seperti yang terjadi beberapa bulan terahir ini. Dengan meningkatnya harga minyak mentah dunia, menjadikan CPO sebagai pilihan untuk bahan baku pembuatan bio energi. Peluang industri pengolahan kelapa sawit (PKS) masih sangat prospek untuk memenuhi pasar dalam dan luar negeri. Dengan didukung tenaga ahli yang berpengalaman puluhan tahun di bidang industri pengolahan kelapa sawit, kami menawarkan Jasa Pembangunan Industri Pengolahan Kelapa Sawit (PKS) secara komprehensif (turn key) mulai konstruksi pabrik, mesin pengolahan sampai dengan instalasi pengolahan limbah. - Produk yang dihasilkan : CPO - Bahan Baku : Kelapa Sawit. - Kapasitas Bahan Baku : mulai 1 ton/jam,5 ton/jam,30 ton/jam, 60 ton/jam, atau sesuai permintaan Gambar Alat dan Proses Pengolahan CPO (dari Kelapa Sawit Menjadi CPO) KAPASITAS 30T/24 Jam 1. PALM FRUIT STRIPPER Mesin ini berfungsi memisahkan buah-buahan sawit dari tandan sawit. Pemisahan buahbuahan sawit dengan tangan membutuhkan tenaga yang sangat besar.Tetapi dengan bantuan mesin ini memisahkan buah sawit menjadi lebih mudah dengan proses mekanikal sederhana. Alat ini terdiri dari suatu lempeng-lempeng melengkung yang disusun dengan jarak tertentu dan diikat satu sama lain membentuk suatu sangkar dan didalamnya terdapat tangkai - tangkai pemukul yang dipasang pada sumbu yang berputar. Tandan dijatuhkan pada bagian ujung atas penebah dan dipukul turun sambil diputar oleh ujung tangkai pemukul hingga turun. Buah akan lubang bawah pada sisi yang lain.

terpisah

dan

turun

melalui

Mesin ini mampu merontokkan buah yang disterilisai sebaik yang belum disterilisai dengan sama efektifnya. Kapasitas stripper adalah 2-3 ton per jam. Sehingga satu mesin mampu melayani 2 expeller. 2. OIL EXPELLER dan KETEL PEMASAK Buah sawit diumpankan ke dalam ketel pemasak yang menggunakan steam dari boiler sebagai sumber panas. Steam dialirkan melalui jaket tangki pemasak. Steam sebagian juga dimasukkan langsung ke dalam ketel pemasak sehingga buah sawit lunak dan semua selnya siap mengeluarkan minyak. Proses ini tidak membutuhkan sterilisasi terpisah, karena sudah dilakukan di ketel pemasak. Buah sawit yang telah dimasak diumpankan ke kotak pelumat yang berada di bawah ketel pemasak. Tungkai expeller akan mendorong ke dalam ruang pelumat. Minyak yang keluar akan melalui celah dan jatuh ke bawah. Campuran biji sawit dan serat akan keluar dari samping. Kapasitas ekpeller adalah 400 kg buah per jam. 3. PEMISAH SERAT dan BUAH SAWIT Campuran biji sawit dan sabut merupakan produk samping expeller. Pemisahan biji dari sabut menggunakan alat ini yang dioperasikan manual. Alat ini berupa silinder yang berupa saringan. Sabut akan menembus saringan dan jatuh ke bawah sedangkan biji akan keluar pada ujung silinder. Sabut digunakan sebagai bahan bakar boiler sedangkan biji dijual atau di pecah dan diambil minyak kernelnya. 4. OIL CLARIFIER Minyak sawit yang didapatkan dari expeller masih berupa minyak kental karena mengandung partikel padat yang berwujud seperti lumpur dan susah dipisahkan dari minyak. Berbagai metoda telah digunakan oleh banyak ilmuwan untuk memisahkan padatan dari minyak, tetapi cara yang paling efektif adalah menambahkan banyak air pada minyak. Penambahan ini akan memisahkan minyak bening ke atas dan air bersama kotoran ke bawah.

Alat berupa dua silinder, dengan satu silinder lebih kecil berada di dalam silinder yang lebih besar. Minyak dimasukkan kedalam silinder yang besar melalui bagian bawahnya. Minyak beningan akan naik ketas, seiring penambahan minyak ke dalam silinder besar. Minyak bening dari silinder besar selanjutnya mengisi silinder kecil dan dikeluarkan melaui bagian bawah silinder kecil. Minyak ini kemudian dipanaskan untuk mengurangi kadar air dan didapatkan CPO. 5. FILTER PRESS Filter press berguna untuk menjernihkan minyak yang telah keluar dari Oil Clarifier. CPO akan dipompa melalui filter press dan menghasilkan minyak sawit bening.

6. BOILER Boiler digunakan sebagai pembuat steam yang merupakan sumber panas untuk ketel pemasak. Boiler yang dibuat dapat menggunakan sabut sebagai bahan bakarnya sehingga dapat menghemat penggunaan Bahan bakar minyak.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->