24 Oktober 2010

You at here : Home » PENGERTIAN, KOMPONEN, KEDUDUKAN KURIKULUM di JALUR PENDIDIKAN di SEKOLAH

PENGERTIAN, KOMPONEN, KEDUDUKAN KURIKULUM di JALUR PENDIDIKAN di SEKOLAH
BAB I PENDAHULUAN Kurikulum merupakan bagian terpenting dalam sistem pendidikan. Tanpa adanya kurikulum pendidikan tidak akan terarah dan tidak akan mencapai tujuan pendidikan tersebut. Sering kali mendengar istilah kurikulum, apalagi kita sebagai para calon pendidik. Polemik yang terjadi adalah dalam perkembangan kurikulum yang terjadi karena kurikulum sangat berpengaruh dengan pencapaian tujuan pendidikan yang sebenarnya. Oleh karena masalah itulah, pembuatan makalah ini bertujuan untuk membahas lebih detail tentang pengertian, komponen, kedudukan kurikulum di jalur pendidikan di sekolah. BAB II PEMBAHASAN A. PENGERTIAN KURIKULUM Secara bahasa, kata kurikulum berasal dari bahasa latin currece yang artinya lapangan tempat lomba atau lari atau tempat berpacu. Kurikulum juga dapat berasal dari curriculum yang artinya jarak yang harus ditempuh oleh pelari. Makna sederhana yang terkandung dari pengertian diatas adalah kurikulum dapat diartikan sebagai sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh atau diselesaikan oleh anak didik untuk memperoleh ijazah. Sedangkan dalam makna yang lebih luas kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Secara terminologi, kurikulum berarti suatu program pendidikan yang berisikan berbagai bahan ajar dan pengalaman belajar yang di programkan, direncanakan dan di rancangkan secara sistematik atas dasar norma – norma yang berlaku dan dijadikan pedoman dalam proses pembelajaran bagi pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan. Dalam perkembangan kurikulum mengalami penafsiran yang beragam. Sebelumnya kurikulum diartikan rencana pelajaran, pengertian ini termasuk pengertian yang sempit, karena hanya membawa implikasi bahwa kurikulum hanya menyangkut mata pelajaran dan kegiatan belajar mengajar. Padahal kegiatan pembelajaran disekolah mencakup berbagai kegiatan yang diarahkan kepada pembentukan kepribadian anak didik. Dan kegiatan belajar mengajar hanya salah satu dari pembentukan kepribadian tersebut. Dalam pengertian yang lebih luas atau modern

bersama guru atau tanpa guru. belajar. supaya proses pembelajaran dapat berjalan secara komprehensif dan integral. KOMPONEN/UNSUR KURIKULUM Mengacu pada batasan pengertian dalam UUSPN No. Menurut pandangan lama kurikulum merupakan kumpulan mata pelajaran yang harus disampaikan guru atau dipelajari oleh siswa atau dapat diartikan sebagai isi pelajaran. isi dan bahan. Kurikulum perlu dibuat secara sistemis dan sistematik karena dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan pendididkan. pengajaran. Pengaturan tujuan. lingkup dan urutan isi. Pengalaman tersebut dapat berlangsung disekolah. C. metode dan teknik – teknik pembelajaran yang dapat membantu tercapainya tujuan (standar kompetensi dan kompetensi dasar) dalam setiap interaksi pembelajaran. Adapun pengaturan cara adalah penerapan pendekatan. Kurikulum menurut pandangan ini membagi kegiatan belajar kedalam kegiatan ekstrakulikuler dan intrakulikuler Yang artinya belajar itu bukan hanya dalam kelas.20 tahun 2003 tersebut. 3. B. . Pengaturan tujuan merupakan pengaturan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang akan dicapai dalam proses pembelajaran. berkenan langsung dengan pelajaran atau tidak. Rencana tersebut bersifat fleksibel dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi yang terjadi dalam proses pembelajaran. 2. dan kurikulum. bahwa kurikulum merupakan suatu rencana yang memberi pedoman atau pegangan dalam proses kegiatan belajar mengajar. serta proses pendidikan. serta cara (metode) yang digunakan. tetapi juga di luar kelas. Pedoman Penyelenggarakan Kegiatan Pendidikan. Konsep kurikulum juga berkembang sejalan dengan perkembangan teori dan praktek pendidikan. Pendapat selanjutnya yang muncul beralih dalam penekanan pada pengalaman belajar. yaitu : 1. KEDUDUKAN dan FUNGSI KURIKULUM Kurikulum yang mempunyai kedudukan sentral dalam seluruh proses pendidikan . 2. dirumah ataupun di masyarakat. Mengarahkan segala bentuk aktifitas pendidikan. Dalam sistem persekolahan menurut Mac Donald yang terdiri dari mengajar. maka kurikulum memiliki sebagai berikut : 1. memiliki beberapa fungsi. Seperangkat rencana Seperangkat rencana dapat diartikan bahwa dalam kurikulum memuat berbagai rencana yang berhubungan dengan proses pembelajaran. Memberikan pedoman dan pegangan tentang jenis.strategi.bahwa kegiatan dalam pembentukan kepribadian itu adalah suatu yang nyata terjadi dalam proses pendidikan disekolah. Pengaturan isi dan bahan ini terkait dengan objek atau bahan kajian yang akan disampaikan dan dilatihkan kepada siswa.

mendorong dan membuat para siswa berkembang daya kreatifnya. BAB III PENUTUP Dari penjelasan diatas sudah jelas bahwa kurikulum begitu mempunyai andil yang sangat besar demi pencapaian maksimal tujuan pendidikan.Pd. PERANAN KURIKULUM Kurikulum mempunyai peranan sebagai berikut : • • • Peranan konservatif. Yaitu pembentukan kebribadian anak didik. kurikulum dapat berfungsi bagi siswa. menyimpan dan mewariskan nilai – nilai luhur budaya. PT Remaja Rosdakarya. Fungsi kurikulum bagi orang tua adalah sebagai acuan untuk melihat perkembangan kemampuan belajar anak. Pengembangan Kurikulum. Bandung. orang tua. Pengertian. D. kepala sekolah dan masyarakat. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LP2M) . Prof. • • • • Fungsi kurikulum bagi siswa adalah sebagai instrumen untuk mendapatkan pengalaman baru. Bahan berpartisipasi untuk memperlancar pelaksanaan program disekolah. Peranan kreatif. dan untuk mencapai tujuan akhir pendidikan.Jombang. pedoman pemberian saran yang konstruktif untuk perbaikan program kedepan. DAFTAR PUSTAKA Drs. Nana Syaodih Sukmadinata. sebagai alat untuk menilai dan memperbaiki masyarakat. Menjadi sumber konsep – konsep atau memberikan landasan teoritis bagi pengembangan kurikulum berbagai institusi pendidikan. Dr. serta untuk mengadakan evaluasi terhadap perkembangan siswa. M. Peranan kritis dan evaluatif.Kholid Dkk. Abd.I. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. guru. Dinamika (Jurnal Kajian Keislaman STAI . Qithos Digital press. Dan jika dilihat dari segi subjek pengguna. kedudukan kurikulum di jalur pendidikan di sekolah adalah kesemuanya bertujuan untuk membantu lancarnya proses belajar mengajar yang akan mengakibatkan tercapainya tujuan pendidikan yang sebenarnya. Fungsi kurikulum bagi guru adalah sebagai pedoman kerja dalam mengorganisasikan pengalaman belajar siswa.3.BU). Choirul Anam. Sidoarjo. komponen. serta meningkatlkan kualitas hasil belajar. Fungsi kurikulum sebagai masyarakat adalah sebagai acuan untuk pengembangan program pendidikan disekolah.

com .- Http//Definisi – Pengertian.blogspot.