Modul 11

SURAT DINAS

Uraian dan contoh A. HAKEKAT SURAT 1. Pengertian Surat adalah selembar kertas yang berisi informasi, pesan, pertanyaan, dan tanggapan yang sesuai dengan keinginan penulis surat. Kegiatan berkomunikasi dengan surat disebut surat-menyurat atau korespondensi. Apabila surat itu dari suatu instansi berisi informasi yang menyangkut kepentingan dan kegiatan dinas instansi yang bersangkutan, surat semacam itu disebut surat dinas atau surat resmi. Bila menyangkut kegiatan bisnis disebut surat bisnis. 2. Fungsi Surat Surat mempunyai beberapa fungsi, yaitu: a. sebagai bukti nyata hitam di atas putih, terutama surat-surat perjanjian b. sebagai alat pengingat karena surat dapat diarsipkan dan dapat dilihat lagi jika diperlukan c. sebagai bukti sejarah d. sebagai pedoman kerja dalam melaksanakan tugas e. sebagai duta atau wakil penulis untuk berhadapan dengan lawan bicaranya. f. sebagai alat promosi g. sebagai bahan untuk mengambil keputusan (misalnya surat penawaran dan surat pelaporan) Jika dibandingkan dengan alat komunikasi lain, surat memiliki kelebihan, yaitu dapat mengurangi kesalahpahaman dalam berkomunikasi karena penulis dapat menyampaikan maksudnya dengan sejelas-jelasnya. Selain itu, pembaca dapat membacanya berulang-ulang apabila dirasakan belum mengetahui betul isinya. Kelebihan yang lain adalah bahwa biaya surat-menyurat yang digunakan relatif lebih murah jika dibandingkan dengan biaya telepon atau telegraf. Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Dr. Woro Aryamdini SS. M.Si BAHASA INDONESIA

3. Jenis Surat a. Menurut jenisnya: surat pribadi, surat niaga, surat dinas b. c. Menurut tujuan atau sasaran penerima: surat lamaran pekerjaan, surat Menurut wujud dan bentuknya: surat bersampul, warkat pos, kartu pos, d. Menurut sifat isinya: surat biasa, dan surat konfidensial e. Menurut kecepatan penyelesaian: surat biasa, segera, sangat segera f. Menurut cara penyampaiannya: surat biasa, kilat, kilat khusus, dan tercatat 4. Syarat Surat yang Baik a. Ditulis dengan teknik penyusunan yang benar 1) bagian-bagian surat diurutkan sesuai dengan jenis surat yang akan dibuat 2) pengetikan yang benar, jelas, bersih, serta rapi 3) kertas sesuai dengan ukuran yang baku (kuarto/folio), jenis kertas HVS, warna (putih, kuning, biru muda, dan merah jambu) 4) penggunaan bentuk surat (style) yang lazim b. Isi surat dinyatakan dengan ringkas, jelas, dan eksplisit sehingga penerima surat dapat memahami isinya dengan tepat sehingga penerima dapat memberikan tanggapan yang tepat pula c. Bahasa surat disusun sesuai dengan kaidah yang baku (ejaan, diksi, kalimat, dan paragraf), jelas, ringkas, lugas, sopan, dan komunikatif d. Faktor pendukung yaitu memahami: 1) masalah yang akan dikemukakan 2) peraturan menegnai masalah tersebut 3) posisi serta bidang penulis surat dan penerima surat 5. Bentuk Surat Bentuk surat (style) adalah tata letak bagian-bagian surat, yaitu dari kepala surat sampai dengan inisial surat. Ia menyiratkan segi estetika serta kepraktisan. Menurut sejarah persuratan, bentuk yang diperkenalkan oleh Belanda adalah bentuk lekuk (intended style) yang dikenal sebagai bentuk lama, Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB Dr. Woro Aryamdini SS. M.Si BAHASA INDONESIA permintaan harga, dan surat perjanjian nota, memo, telegram, teleks, dan faksimile

format setengah lurus b (semi block style b) e. format lekuk (intended style) f. dan nomor alat komunikasi seperti telepon. Woro Aryamdini SS. M. sedangkan format setengah lurus b termasuk format surat resmi Indonesia versi baru yang dilazimkan oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. kantor-kantor cabang. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . BAGIAN-BAGIAN SURAT DINAS Bagian ini disebut juga redaksi surat. Keenam bentuk itu adalah sebagai berikut: a. Kepala surat ini dapat juga dipakai sebagai alat promosi. yaitu: 1.sedangkan bentuk lurus (block style) merupakan pengaruh Amerika. kotak pos. Walaupun pada dasarnya tidak ada format yang dibakukan. yang (harus) ada dalam sebuah surat. teleks. dikenal dengan bentuk baru. bank-bank langganannya. bidang usaha. format lurus penuh (full block style) b.Si BAHASA INDONESIA . kecuali format lekuk atau bergerigi dan format paragraf menggantung. Kedua bentuk itu mempunyai beberapa variasi sehingga terdapat enam bentuk surat. format paragraf menggantung (hanging paragraf style) Semua format surat dinas tersebut di atas sering dijumpai dan digunakan oleh berbagai instansi. karena dianggap lebih efisien dan lebih menarik. Surat resmi pemerintah atau perusahaan ditulis di atas kertas yang sudah berkepala surat (biasanya sudah dicetak). dengan mencantumkan dan faksimili. namun Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menganjurkan agar yang dipakai adalah format setengah lurus b B.UMB Dr. baik pemerintah mau pun swasta. format lurus (block style) c. Format setengah lurus a termasuk format surat resmi Indonesia versi lama. Kepala Surat atau Kop Surat Sebagai penunjuk identitas pengirim surat. format setengah lurus a (semi block style) d.

karena nama kota sudah tercantum pada kepala surat. dan bidang usaha Pencetakan kepala surat adalah sebagai berikut: Salah: P. Juanda No.T. Ketentuan tersebut di atas tidak berlaku untuk penulisan surat pribadi. 1987 Bandung. Woro Aryamdini SS.Si BAHASA INDONESIA . Box 70 Bandung Telephone (022)912345. RADIO FREQUENCY COMMUNICATION (Manufacturing Consulting System Design-Communication System) Jl. Juanda No. nomor telepon b. unsur tambahan: logo/simbol jawatan/perusahaan. Ir. M. H. 674432 Faksimile (022) 977765 Teleks 28765 FRCBGIA 2. Akhir tanggal surat tidak dibubuhkan tanda baca apa pun. atau 11). Salah: Jakarta.Unsur-unsur kepala surat adalah: a. 47 Kotak Pos 70 Bandung 40136 Telepon (022)912345. Tahun juga ditulis lengkap. H.UMB Dr. Tanggal surat dinas tidak perlu didahului nama kota. alamat kantor cabang. Tanggal Surat Tanggal surat berfungsi untuk memberi tahu kepada si penerima surat kapan surat itu ditulis. alamat lengkap. 28 Okt. 47 B. nama bank langganan. 674432 Facsimile (022) 977765 Telex 28765 FRCBGIA Benar: PT RADIO FREQUENCY COMMUNICATION (Manufacturing Consulting System Design-Communication System) Jalan Ir.O. unsur utama: nama perusahaan. tidak disingkat dengan tanda koma di atas. 28-10-‘87 Benar: 28 Oktober 1987 Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Nama bulan jangan disingkat atau ditulis dengan angka (November menjadi Nov.

bulan. Pada awal Januari tahun berikutnya diurutkan kembali dari nomor satu dan seterusnya hingga akhir Desember. penulisannya diikuti tanda titik. Nomor urut surat hanya berlaku untuk tahun yang bersangkutan. Contoh: Nomor: 35/SP/IV/1992 Keterangan: 35 . dan mengetahui setiap waktu banyaknya surat yang keluar. namun sekurang-kurangnya penomoran surat menunjukkan nomor surat keluar.UMB Dr.singkatan dari Surat Penawaran IV . Demikian pula memudahkan mencari surat itu kembali jika diperlukan.tahun surat dikirim Pada surat berjudul. dan tidak diikuti tanda baca apa pun. Garis miring yang digunakan dalam nomor dan kode surat tidak didahului dan tidak diikuti spasi. nomor surat ditulis di bawah judul surat tanpa garis pemisah. Setiap perusahaan mempunyai kode penomoran sendiri. Woro Aryamdini SS.nomor urut surat keluar SP . kemudian tanda titik dua. Salah: SURAT KETERANGAN Nomor: SK/45/II/1994 Benar: SURAT TUGAS Nomor: 32/ST/III/1994 Penulisan nomor dan kode surat diatur sebagai berikut: Kata Nomor (lengkap) diikuti tanda titik dua atau jika nomor itu disingkat dengan No. kode (jenis) surat. pengarsipan.. Angka tahun ditulis dengan lengkap.3. Nomor Surat Setiap surat keluar dari sebuah jawatan atau perusahaan harus diberi nomor untuk memudahkan pengagendaan.Si BAHASA INDONESIA . dan pengacuan di dalam balasan surat. dan tahu surat.penanda bulan (April) saat surat dikirim 1992 . M. Oleh penerima surat nomor surat yang diterima dapat disebutkan sebagai acuan atau petunjuk di dalam surat jawaban. Pusat Pengembangan Bahan Ajar .

Yang dilampirkan itu dapat berupa buku. Penulisan Lampiran mengikuti aturan sebagai berikut: Kata Lampiran atau Lamp.5/87. kuitansi. Akan tetapi.4.No:32421/F8/UI. sedangkan kata yang lain dengan huruf kecil semua. Jika bilangan yang menunjukkan jumlah barang pada lampiran dapat dituliskan dengan satu atau dua angka. Salah: Lampiran: satu berkas Lamp.: seratus dua eksemplar Benar: Lampiran: Satu berkas Lamp. Lima lembar salinan ijazah 2. Salah Lampiran 1. bilangan tersebut dituliskan dengan huruf (seperti Satu berkas. tidak diikuti tanda baca apa pun. fotokopi surat keterangan yang diperlukan. M. Salinan ijazah lima lembar 2. Pasfoto tiga lembar Pusat Pengembangan Bahan Ajar .UMB Dr. dan sebagainya.: 102 eksemplar Huruf awal kata satu dan dua harus kapital. Tiga lembar pasfoto Benar Lampiran 1.: dua eksemplar Lamp.5/1987 No. jika bilangan itu lebih dari dua angka. Woro Aryamdini SS. Lampiran Benar: Nomor: 3245/F8/UI.: Dua eksemplar Lamp. Tiga lembar fotokopi surat kesehatan 3.5/87.: 32421/F8/UI.5/1987 Penulisan Lampiran setelah nomor surat berguna agar penerima surat dapat meneliti dan melihat kembali banyaknya sesuatu yang dilampirkan. Fotokopi surat kesehatan tiga lembar 3.Si BAHASA INDONESIA . brosur.Salah: Nomor:32421/F8/UI. Dua eksemplar). diikuti tanda titik dua. pencantumannya dalam lampiran dengan angka (misalnya: 102 eksemplar). Pada akhir lampiran tidak perlu ada tanda baca apa pun. Kemudian dicantumkan jumlah yang dilampirkan.

Bila tidak ada yang dilampirkan. (Alamat pengirim pun Pusat Pengembangan Bahan Ajar .Si BAHASA INDONESIA . Hal surat dituliskan dengan singkat. Penulisan alamat (dalam) surat diatur sebagai berikut: a. Alamat (dalam surat) sekaligus dapat berfungsi sebagai alamat luar jika digunakan sampul berjendela. kata Lampiran tidak perlu dicantumkan.: 0 5. Alamat (dalam) Surat Alamat (bagian dalam) surat digunakan sebagai petunjuk langsung siapa yang harus menerima surat. Woro Aryamdini SS. Alamat surat tidak diawali kata kepada karena kata tersebut berfungsi sebagai penghubung intrakalimat yang menyatakan arah. Alamat yang dituju ini sebenarnya tercantum pula dalam sampul surat. Alamat yang cukup panjang pun dapat dituliskan tanpa dipenggal karena tempatnya cukup leluasa Sebaiknya b. Alamat yang dituju ditulis di sebelah kiri surat pada jarak tengah antara hal surat dan salam pembuka. digunakan kata Hal dan bukan Perihal. M. Posisi alamat surat pada sisi sebelah kiri ini lebih menguntungkan daripada dituliskan di sebelah kanan karena kemungkinan pemenggalan alamat tidak ada. Penulisan Hal yang salah Hal: Penentuan petugas pameran (dalam rangka Dies Natalis VI dan Lustrum II) yang akan diselenggarakan tanggal 5-10 Oktober 1987 Hal: Permintaan bantuan tenaga pengajar mata kuliah bahasa Indonesia untuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Swadaya Jakarta Penulisan Hal yang benar Hal: Petugas pameran Dies Natalis Hal: Permintaan bantuan tenaga pengajar 6. Salah Lampiran: Lamp. Hal Surat Penulisan Hal setelah Lampiran berguna agar pembaca dengan cepat mengetahui hal yang dibicarakan dalam surat tersebut sebelum membaca isi surat selengkapnya.UMB Dr.

Demikian juga. RT. e.2 Bandung JAWA BARAT Kepada Yth.. Nama kota dan propinsi dituliskan dengan huruf awal kapital. Bapak Mayor Nasikun f. (diiukuti titik) atau Yang terhormat (tidak diikuti titik) Sebelum mencantumkan nama orang yang dituju. biasanya penulis surat Jika nama orang yang dituju bergelar akademik yang ditulis di depan mencantumkan sapaan Ibu. Penulisan alamat yang salah Kepada Yth.. Ketentuan-ketentuan ini bertujuan agar sapaan Bapak. kata sapaan Bapak. Sunarti Jl. Sunarti Yth. atau Sdr. tidak berimpit dengan gelar. Bapak. No.UMB Dr. jika kota itu telah memilikinya. Penulisan kata Jalan pada alamat tidak disingkat. Woro Aryamdini SS. Ibu Dr.Si BAHASA INDONESIA . jika alamat yang dituju itu memiliki pangkat.tidak didahului kata dari karena kata dari berfungsi sebagai penghubung intrakalimat yang menyatakan asal) c. kata sapaan juga tidak digunakan. nomor. Ibu. atau dengan jabatan.. namanya. atau Saudara tidak digunakan. dan RW dituliskan lengkap dengan huruf kapital setiap awal kata. Alamat pengirim dan alamat tujuan perlu dicantumkan kode pos. pangkat. Buntar V. seperti Drs. Jika yang dituju adalah jabatan orang tersebut seperti direktur PT atau kepala instansi tertentu. dan Drg. Mayor Nasikun Kepada Yth. dan Saudara tidak digunakan. Ir. Sunarti Penulisan alamat yang benar Yth. M. Nama gang. kata sapaan Bapak. Ibu. Dr. Alamat yang dituju diawali dengan Yth. d. Saudara atau Sdr. tidak digarisbawahi atau diberti tanda baca apa pun. Penulisan alamat yang salah Kepada Yth. Ibu. Bapak Ibu Dr. Bapak Kepala Desa Tangkil Kecamatan Sudayu Kabupaten Ponorogo JAWA TIMUR Pusat Pengembangan Bahan Ajar . seperti sersan atau kapten.

seperti pimpinan. Yth. penulis tidak tahu persis kepada siapa surat tersebut dialamatkan.O. Jika berkirim surat kepada seseorang berdasar iklan surat kabar. Pimpinan Bank Mandiri Jalan Sukarno-Hatta Bandung Yth. penulis surat harus menggunakan alamat yang umum saja. sehingga alamat itu ditulis sebagai berikut: Yth. SLB Citra Jalan Sangkuriang 22 Bogor Penulisan alamat seperti dua contoh terakhir ini disebut kurang tepat karena tidak jelas siapa yang berhak membuka surat tersebut. Box 2619 Jakarta 10001 Di bawah no. Dr. Penulisan alamat yang kurang tepat. Pimpinan SLB Citra Jalan Sangkuriang 22 Bogor Catatan: Pimpinan berarti ‘staf yang memimpin’ (beberapa orang) Pemimpin berarti ‘pucuk pimpinan’ (satu orang). No.Penulisan alamat yang benar Yth. M. bukan kepada iklannya. hendaklah surat itu ditujukan kepada pemasang iklan. Kalau demikian. Iklan pada harian Sindo Tromolpos 16 JKSMP Jakarta 12920 B Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Sunarti Jalan Buntar V. Misalnya. Bank Mandiri Jalan Sukarno-Hatta Bandung Yth.Si BAHASA INDONESIA . Ada kalanya alamat yang dituju oleh penulis tidak jelas. 658 Yth. Salah: Yth.2 Bandung JAWA BARAT . Kepala Desa Tangkil Kecamatan Sudayu Kabupaten Ponorogo JAWA TIMUR Yth. Woro Aryamdini SS. Iklan pada harian Tempo P.UMB Dr.

Kepala Subbagian Tata Guna Tanah Jalan Merdeka Barat 15 Jakarta 13220 7. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . 658 Yth. Ir.p. dan alamat surat. Pemasang Iklan pada harian Tempo Kotak Pos 2619 Jakarta 10001 Di Bawah No.Si BAHASA INDONESIA . lampiran. kemudian salam pemuka itu diikuti koma. Contoh: Yth. Saudara …. h kecil). Salam sejahtera (S besar. Kepala Bagian Personalia Pemasang Iklan pada harian Sindo Tromol Pos 16 JKSMP Jakarta 12920 B Dalam alamat yang dituju kadang-kadang digunakan singkatan u. s kecil). Dr.p. Saudara. yang terhormat. Woro Aryamdini SS. (D kapital. tanpa diperlukan penentuan setelah kebijaksanaan langsung pemimpin/kepala instansi yang bersangkutan. digunakan di depan nama bagian dari suatu instansi apabila masalah surat pejabat yang tercantum dipandang cukup dapat diselesaikan oleh u. Salam pembuka dicantumkan di sebelah kiri satu garis tepi dengan nomor. yang terhormat. sedangkan kata yang lain ditulis dengan huruf kecil semua. Huruf pertama awal kata ditulis dengan huruf kapital. Ungkapan yang lazim digunakan sebagai salam pembuka dalam suratsurat dinas yang bersifat netral adalah: Dengan hormat. Bentuk singkatan u. Salam Pembuka Salam pembuka merupakan tanda hormat penulis surat sebelum penulis surat berkomunikasi. (untuk perhatian). Akhmat yang terhormat. Kepala Direktorat Jendral Agraria u. Salam pembuka dalam surat resmi perlu dipertahankan karena bagian ini merupakan salah satu penanda surat yang sopan dan adab.p. hal.Benar: Yth.p.UMB Dr. M. Bapak ….

paragraf isi surat yang sesungguhnya. 2) Bersama ini saya kirimkan contoh laporan teknis yang Saudara minta. antara lain adalah: 1) Dengan ini perkenankanlah kami melaporkan kepada Bapak tentang pelaksanaan ujian di …. M. paragraf pembuka b. Jika atas nama diri sendiri digunakan kata saya. a. Catatan: Kata kami digunakan jika penulis surat mengatasnamakan suatu organisasi atau suatu instansi.Tubuh Surat Tubuh surat dibagi menjadi tiga bagian. yang dikemukakan. Contoh kalimat pengantar paragraf pembuka surat balasan.Si BAHASA INDONESIA .8. atau yang dikehendaki oleh pengirim surat. atau reaksi dari penerima surat. Bertalian dengan itu. 3/U/1987 sudah kami terima dengan senang hati. atau istilah yang yang tidak lazim hendaklah dihindari karena hal Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Agar pesannya sampai kepada si penerima surat sesuai dengan keinginan pengirim. Sesuatu yang disampaikan inilah yang diharapkan memperoleh tanggapan. …. kami ingin menanggapinya sebagai berikut. Paragraf Pembuka Surat Paragraf pembuka surat adalah pengantar isi surat untuk mengajak pembaca surat menyesuaikan perhatiannya kepada pokok surat yang sebenarnya. Paragraf Isi Surat Paragraf isi merupakan pokok surat yang memuat sesuatu yang diberitahukan. No. Kalimat pengantar yang lazim digunakan untuk mengawali paragraf pembuka pada surat dinas yang berisi pemberitahuan adalah. jawaban. paragraf penutup. penggunaan singkatan. 2) Surat Saudara tanggal 27 Maret 1987.UMB Dr. antara lain adalah: 1) Sesuai dengan pembicaraan kita minggu yang lalu. dan c. b. bersama ini kami sampaikan kepada Saudara daftar buku terbitan kami tahun 1987. yaitu: a. Woro Aryamdini SS.

Paragraf penutup berfungsi pula untuk mengakhiri pembicaraan dalam surat. Dr.Si BAHASA INDONESIA . hormat dan sopan c. Kalimat-kalimat dalam paragraf isi hendaknya pendek. Salah Salam Takzim. Paragraf penutup yang benar 1) 2) Kami berharap Bapak dapat memenuhi permohonan kami. Paragraf Penutup Paragraf penutup berfungsi sebagai kunci isi surat atau penegasan isi surat. Salam penutup dicantumkan di antara paragraf penutup dan tanda tangan pengirim. Wassalam. Rumusan surat juga harus menarik. Jika ada masalah lain. M. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Huruf awal kata salam penutup ditulis dengan huruf kapital. Surat yang tidak menggunakan paragraf penutup terasa seakan-akan belum selesai. kami menyampaikan terimakasih. tidak menimbulkan salah tafsir. Paragraf penutup yang salah 1) 2) Sambil menunggu jawaban Bapak. tidak membosankan. Benar Salam takzim Wasalam. maka tidak perlu dicantumkan salam penutup. Salam Penutup Salam penutup berfungsi untuk menunjukkan rasa hormat penulis surat setelah berkomunikasi dengan pembaca surat. 9.UMB Bila tidak ada salam pembuka.itu akan membingungkan penerima surat. Sebelum dan sesudahnya kami menyampaikan terimakasih banyak. masalah itu dituangkan dalam paragraf yang berbeda. tetapi jelas. Sesudah salam penutup dibubuhkan tanda koma. sedangkan kata lainnya ditulis dengan huruf kecil. Setiap paragraf isi surat hanya berbicara tentang satu masalah. Bagian ini dapat pula mengandung harapan pengirim surat atau ucapan terimakasih kepada penerima surat. Atas perhatian yang Bapak berikan kami nyatakan terimakasih. Salam penutup yang lazim digunakan dalam surat-urat dinas bermacam-macam bergantung pada posisi pengirim terhadap penerima surat. Woro Aryamdini SS.

Pencantuman NIP bukan suatu keharusan. Salah Tanda tangan (IR. Sarkawi NIP 130425322 Tanda tangan (DRS SARKAWI) NIP 130425322 Pusat Pengembangan Bahan Ajar . 10.n. Penggunaan Bentuk Singkatan a. melainkan petugas yang mewakilinya. lembaga. (atas nama) atau u. (untuk beliau). dan u. tetapi ditandatangani oleh pejabat bawahannya yang diberi wewenang untuk itu. (tanda tangan) Drs.UMB Dr. tanpa diberi kurung dan tanpa diberi tanda baca apa pun.b. Guritnoi Kepala 11. karena suatu hal. tidak ditandatangani oleh pimpinan instansinya. Woro Aryamdini SS. Penulisan nama instansi atau organisasi sebelum tanda tangan dianggap benar bila penanda tangan surat tersebut bukan pimpinan instansi yang bersangkutan. (Akan diuraikan pada pembicaraan fungsi singkatan a. GURITNO) Kepala Benar (tanda tangan) Ir.n.b. dan u. Penanggung Jawab Surat Hormat kami. Di bawah nama penanda tangan dicantumkan nama jabatan sebagai identitas penanda tangan tersebut. yaitu pemegang pimpinan suatu instansi.Si BAHASA INDONESIA . atau organisasi. M. pencantumannya di antara nama jelas dan jabatan.Hormat Kami.). Nama jelas penanda tangan dicantumkan di bawah tanda tangan dengan huruf awal setiap kata ditulis kapital. Dalam hal seperti ini.n. lazim digunakan bentuk singkatan a. Kadang-kadang surat dari suatu instansi. Kedua singkatan itu mengikuti ketentuan berikut. Surat dinas dianggap sah jika ditandatangani oleh pejabat yang berwenang. Jika akan dicantumkan nomor induk pegawai pejabat yang bersangkutan.b.

digunakan jika pejabat yang dilimpahi wewenang oleh pimpinan melimpahkan lagi wewenang penandatanganan surat itu kepada pejabat lain di bawahnya.. semua tanggungjawab yang berkaitan dengan surat tersebut tidak terletak pada penanda tangan surat. Pembantu Gubernur Wilayah 1 U. Gubernur Kepala Daerah Tk. Gubernur Kepala Daerah Tk 1 Propinsi ……… Pembantu Gubernur Wilayah1 u. M. SE Direktur Keuangan Cara penulisan yang benar …………………………… a. Direktur Utama PT Sari Asih (tanda tangan) Minarni.b.b. digunakan jika penandatanganan surat dilakukan oleh staf suatu instansi yang kedudukannya dua tingkat lebih di bawah pimpinannya.n. SE Direktur Pemasaran Bentuk singkatan u. digunakan jika penandatanganan dilakukan oleh pejabat setingkat di bawah pimpinan. Dapat pula u.b. Segala tangguang jawab yang berkaitan dengan sura tersebut terletak pada penanda tangan surat. tetapi terletak di tangan pimpinannya atau pejabat yang dilimpahi wewenang olehnya (tingkat pertama).n. Bentuk u. Salah …………………… a.Si BAHASA INDONESIA .n.Bentuk singkatan a. Woro Aryamdini SS.UMB Dr. (tanda tangan) Nama Jelas Benar a. Dalam hal ini. Cara penulisan yang salah A. (tanda tangan) Nama Jelas Pusat Pengembangan Bahan Ajar .1 Propinsi ………….n. Kedudukan surat tersebut secara hukum sama dengan kedudukan surat yang lain yang ditandatangani langsung oleh pimpinan instansi yang bersangkutan.B.b. yang ditunjuk oleh pimpinan instansi yang bersangkutan. dicantumkan di bawah nama jabatan yang melimpahkan wewenang penandatanganan surat itu. Direktur Utama PT Sari Asih (tanda tangan) Minarni.n.

Sdr. memo 3. nama pengetik dsingkat dengan huruf kecil. Arsip 13. Contoh: BS / rs (pengonsep Bambang Siswanto. pengonsep dan pengetik surat dapat dihubungi dengan mudah. Yang dianjurkan Pusat Bahasa adalah Tembusan.Si BAHASA INDONESIA Pusat Pengembangan Bahan Ajar .c. Woro Aryamdini SS. yaitu kode pengenal yang berupa singkatan nama pengonsep dan singkatan nama pengetik surat. Sdr. Tabiyat C. baik instansi pemerinrah mau pun swasta selain surat dinas biasa yang sudah dibicarakan di atas adalah: 1. Inisial atau sandi berguna untulk mengetahui siapa pengonsep dan pengetik surat sehingga jika terjadi kesalahan dalam surat tersebut.UMB . surat pengantar Dr. Kepala Bagian Pemasaran (sebagai undangan) 3. Direktur Keuangan (sebagai laporan) 2. Salah: Tembusan: 1. Tabiyat (agar dilaksanakan) 4. Tembusan Ada beberapa instansi yang menamakan bagian ini tindasan atau c. Inisial Inisial disebut juga sandi. nota dinas 2. Tembusan berfungsi untuk memberitahukan kepada pembaca bahwa surat tersebut dikirimkan juga kepada pihak lain yang perlu ikut mengetahui pula isi surat itu. (carbon copy). pengetik Restu Suryani) Benar: Tembusan: 1. FORMAT SURAT DINAS YANG LAIN Jenis-jenis surat dinas atau surat resmi yang biasa dipergunakan oleh berbagai instansi di tanah air. M.12. Yth. Kepala Bagian Pemasaran 3. Kepada Yth. Direktur Keuangan 2. Nama pengonsep disingkat dengan huruf kapital. Inisial ditempatkan di bagian bawah di sebelah kiri. Pusat Bahasa tidak menganjurkan penggunaan istilah tersebut.

UMB Dr. c. surat tugas 9. Nota dinas bersifat intern (selingkung). Drs. surat kawat 12. Contoh: Yth. dengan ketentuan kata nomor diawali N kapital. dan tembusan sama seperti pada surat dinas. hanya lebih singkat. Format Nota Dinas 5. surat undangan 7. surat perjanjian. radiogram 14. dan dapat pula sebaliknya. hal. Format Memo Memo atau memorandum adalah jenis surat dinas yang berisi catatan singkat tentang pokok persoalan. salam pembuka. Oleh karena itu. Isi nota dinas sama dengan surat dinas biasa. Memo ditulis oleh atasan untuk pejabat yang setingkat atau untuk bawahan. nama jelas. Penjelasan: a. surat kuasa 1. surat pengumunan 1 0. nama jabatan. alamat yang dituju. nota dinas memiliki nomor surat. 6. b. e. Alamat yang dituju ditulis singkat karena nota dinas bersifat intern (berlaku di lingkungan instansi bersangkutan). surat edaran 8.Si BAHASA INDONESIA . tanda tangan. d. Nomor nota dinas dicantumkan di bawah kata NOTA DINAS. Nota dinas ini dapat ditulis oleh atasan untuk bawahan. Pencantuman nama dan lambang unit instansi atau organisasi serta unsurunsur alamat pada kepala nota dinas sama seperti pada surat dinas biasa. Amino Pusat Perfilman Nasional 2.4. Memo bersifat informal dan tingkta keresmiannya rendah. Woro Aryamdini SS. yakni ditulis dari bawahan untuk atasan. dan dapat juga ditulis oleh bawahan untuk atasan. teleks Nota dinas adalah sejenis surat dinas yang berisi pokok persoalan secara singkat. surat keputuan 11. Memo tidak Pusat Pengembangan Bahan Ajar . salam penutup. Penulisan tanggal. seperti surat dinas biasa. M. diikuti titik dua. Kata NOTA DINAS dicetak dengan huruf kapital semua dua kait di bawah garis kepala nota dinas secara simetris. surat izin 13.

nama jabatan. Paragraf pembuka berisi: Bersama ini kami/saya kirimkan surat/barang. tanda tangan. Penjelasan: a. Kata SURAT PENGANTAR dicetak dengan huruf kapital semua dua kait di bawah garis kepala surat pengantar secara simetris h. Kata MEMO dicetak dengan huruf kapital semua dua kait di bawah garis kepala memo secara simetris. Penjelasan: a. momo juga bersifat intern (selingkung). M. atau dokumen dari satu pihak kepada pihak lain. Format Surat Pengantar Surat pengantar adalah jenis surat dinas yang berisi penjelasan tentang pengiriman barang. Penulisan tangal.UMB Dr. g. informasi yang ditulis dalam memo tetap mengandung sifat kedinasan. diikuti dua titik. 3. Oleh karena itu. dengan rincian sebagai berikut f. Rincian barang dicantumkan dalam daftar yang terdiri atas beberapa kolom. jumlah. dengan ketentuan.. nama jelas. Nomor surat pengantar dicantumkan di bawah kata SURAT PENGANTAR. salam pembuka. i. Biasanya. kata Yth. dan tembusan sama seperti pada surat dinas biasa. c. Seperti nota dinas. tidak diperlukan. serta keterangan barang yang diantarkan oleh surat tersebut. Pada akhir memo dicantumkan tanda tangan pemberi memo dengan atau tanpa nama jelas. b. Pada tempat alamat dicantumkan kata Kepala. j. dan Hal yang diawali dengan huruf kapital dan diikiuti titik dua. Pencantuman nama dan lambang unit instansi/organisasi serta unsur-unsur alamat pada kepala memo sama seperti pada kepala surat biasa. Pusat Pengembangan Bahan Ajar .menggunakan nomor surat. Pencantuman nama dan lambang unit instansi/organisasi serta unsur-unsur alamat pada kepala surat pengantar sama seperti pada kepala surat dinas biasa. Woro Aryamdini SS. Walupun begitu. surat. di dalam surat pengantar terdapat daftar yang disusun atas beberapa kolom yang merinci jenis barang. Dari. salam penutup. d.Si BAHASA INDONESIA . kata nomor di awali N kapital. alamat yang dituju.

seminar. nama jelas. Penjelasan: a.4. nomor. salam pembuka. Kata SURAT EDARAN dicetak dengan huruf kapital semua dua kait di bawah garis kepala surat edaran secara simetris. lampiran. Rincian hari. dan tembusan sama seperti pada surat dinas biasa. Pencantuman nama dan lambang instansi/organisasi serta unsur-unsur alamat pada kepala surat edaran biasa. Nomor surat edaran dicantumkan di bawah kata SURAT EDARAN. dan sebagainya. hal. salam penutup.UMB Dr. diskusi. alamat yang dituju. Format seperi ini digunakan jika pertemuan yang diselenggarakan itu berupa rapat. pukul. tanggal. dengan Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Format Surat Edaran Surat edaran adalah jenis surat dinas yang berisi penejlasan atau petunjuk tentang cara pelaksanaan sutu ketentuan atau peraturan dari pejabat tertentu (atasan) kepada bawahan atau karyawan. M. 5. dan bukan surat undangan keluarga untuk selamatan pernikahan. Pencantuman nama dan lambang unit instansi/organisasi serta unsur-unsur alamat pada kepala surat undangan sama seperti pada kepala surat dinas biasa. b. Woro Aryamdini SS. Penulisan tanggal.Si BAHASA INDONESIA sama seperti pada kepala surat dinas . Surat undangan dapat ditulis oleh atasan untuk bawahan dan dapat juga ditulis oleh bawahan untuk atasan. c. Format Surat Undangan Yang dimaksud dengan surat undangan di sini adalah surat undangan yang digunakan dalam kedinasan. dan acara yang sudah dicantumkan. Penjelasan: a. tempat. termasuk jarak antarbagian yang disarankan. c. Surat undangan dalam kedinasan adalah jenis surat dinas yang berisi permintaan agar pihak yang menerima surat dapat datang pada hari. Perhatikan format surat undangan di bawah ini. nama jabatan. tanda tangan. dan acara diawali huruf kecil karena rincian itu merupakan rangkaiuan suatu kalimat yang belum selesai. tanggal. b. misalnya.

NIP (jika dicantumkan). nama jabatan. diikuti titik dua. unit organisasi. Penjelasan: a. Nomor surat tugas dicantumkan di bawah kata SURAT TUGAS. Sadikin untuk menyelesaikan proyek irigasi …. kata nomor diawali N kapital. lain-lain. untuk. dan tidak berbentuk rincian.ketentuan.. dan bukan menugaskan. Dapat juga jenis tugas.kepada Ir. Sadikin e. Format Surat Keputusan Pusat Pengembangan Bahan Ajar . tanda tangan. Woro Aryamdini SS. 6. Pencantuman nama dan lambang unit instansi/organisasi serta unsur-unsur alamat pada kepala surat tugas sama seperti pada kepala surat dinas biasa. Penulisan tanggal. alamat yang dituju. kata nomor diawali N kapital. d. Paragraf pertama berbunyi: Kami memberikan tugas kepada. M. Huruf awal rincian. adalah huruf kecil karena rincian dianggap itu merupakan bagian kalimat yang belum selesai.Si BAHASA INDONESIA .UMB Dr. atau Dengan ini kami menugasi. dan tembusan sama seperti pada surat dinas biasa. Format Surat Tugas Surat tugas adalah jenis surat dinas yang berisi tugas dari atasan yang harus dilaksanakan atau dikerjakan oleh bawahan. lampiran. 2) Dengan ini kami menugaskan penyelesaian proyek irigasi ……. diikuti titik dua. yakni kata nama. d. b. 7. hal. dan lainlain itu disajikan dalam bentuk esai. Kalimat harus direvisi menjadi sebagai berikut: 1) Dengan ini kami menugasi Ir. Kata SURAT TUGAS dicetak dengan kapital semua dua kait di bawah garis kepala surat tugas secara simetris c. jangka waktu. janga waktu. nama jelas. salam penutup. dengan ketentuan.

UMB Dr. Kata pertama pernyataan pengisi bagian diktum keputusan ditulis dengan huruf awal kapital. Di samping itu. sedangkan kata-kata yang lain dituli sdengan huruf kecil. Artinya. Mengingat dan Memperhatikan pada konsiderans ditulis dengan huruf awal kapital. Kata-kata Menimbang. i. dan diikuti titik dua f. c. Penjelasan: a. kecuali yang menyangkut kata nama. Kedua. di bawah kata Menetapkan. M. g. Kata Memutuskan dan Menetapkan pada diktum keputusan ditulis dengan huruf awal kapital dan diikuti titik dua h. sedangkan kata-kata yang lain ditulis dengan huruf kecil. kata nomor diawali N kapital. Ketiga yang diikuti titik dua. dengan huruf kecil semua secara simetris. Nomor surat keputusan dicantumkan di bawah judul keputusan. atau ketetapan yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang sebagai realisasi dari peraturan atau perundang-undangan yang lebih tinggi tingkatannya. d. Surat pengangkatan dan surat kenaikan tingkat termasuk jenis surat keputusan. Kata pertama pernyataan sebagai pengisi bagian konsiderans itu ditulis dengan huruf awal kapital. Pada bagian atas surat keputusan dicantumkan judul keputusan serta nama jabatan pembuat surat keputusan. Woro Aryamdini SS. dengan ketentuan. kebijaksanaan. 3 (seperti pada contoh format keputusan ) atau dinomori dengan huruf: Pertama. Di bawah nomor surat keputusan dicantumkan kata tentang. Pada bagian akhir surat keputusan dicantumkan pernyataan : Ditetapkan di: Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Surat keputusan ini harus dilaksanakan oleh pihak yang menerima keputusan tersebut. kecuali yang menyangkut nama. dengan huruf kapital semua b.Si BAHASA INDONESIA . e. 2. Diktum keputusan dinomori dengan angka arab 1. penerima keputusan juga akan memperoleh hak sesuai dengan jasa yang diberikan. Di bawah kata tentang dicantumkan judul keputusan yang diberlakukan. diikuti titik dua. Surat keputusan bersifat mengikat.Surat keputusan adalah jenis surat dinas yang berisi aturan. pihak yang menerima keputusan wajib melaksanakan isi keputsan tersebut dan dapat mempertanggungjawabkan pekerjaannya kepada pihak yang memberi keputusan.

Padanan kata-kata itu yang dianggap baik adalah bagaimana. mengapa. kasih. disusul dengan tanda tangan. Pengantar: Bagian ini akan membaicarakan penggunaan bahasa yang benar dalam bagian isi surat. membuat. Sebagian kata yang baku dapat dilihat dalam daftar berikut: Kata Baku Februari formal Kata Tak Baku Pebruari formil pikir Kata Baku November persen fikir Kata Tak baku Nopember prosen pertanggungjawaban pertanggungan jawab b. dan nama jabatan. dan yang semacam itu termasuk tidak baik.Pada tanggal: j. mengapa.UMB Dr. D. PENGGUNAAN BAHASA DALAM SURAT DINAS 1. Penulisan tembusan sama seepri pada surat dinas biasa. kenapa. nanti. Pemakaian ungkapan idiomatik. entar. Pemilihan Kata Untuk surat resmi perlu dipilihkan kata-kata yang memenuhi syarat baik atau baku. memberi. nama pejabat yang menandatangani surat keputusan. a. Woro Aryamdini SS. bikin. M. masukan peringkat bukan input rangking suku cadang bukan dampak sparepart impact Pusat Pengembangan Bahan Ajar . k. ungkapan penghubung. Kata yang Lazim Pilihlah kata yang lazim. lazim. Kata yang Baik atau Baku Penggunaan kata-kata dialek yang belum diakui kebakuannya tidak dibenarkan. Penggunaan kata-kata gimana. Nama instansi yang mengeluarkan surat keputusan dicantumkan pada bagian akhir. ngapain. 2. memakai istilah dalam bahasa Indonesia. dan cermat.Si BAHASA INDONESIA . atau ungkapan yang bersinonim harus dituliskan dengan benar.

M. Ungkapan penghubung intrakalimat berfungsi menghubungkan unsur-unsur dalam kalimat. apakah penerima surat itu lebih tinggi pangkat atau kedudukannya. Kata yang Cermat Kata memohon. menganjurkan dan menyarankan merupakan kata-kata yang mempunyai arti yang sama. Yang termasuk ungkapan penghubung intrakalimat adalah. Tidak Baku Dalam rapat dibicarakan berbagai masalah. bukan atau pun dan bukan pula atau. atau dipertukarkan. memerintahkan. menugasi. Baku bertemu dengan luput dari Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Ungkapan Penghubung Ungkapan penghubung dalam bahasa Indonesia ada dua. d. yaitu ungkapan penghubung intrakalimat dan ungkapan penghubung antarkalimat. Yang termasuk ungkapan idiomatik antara lain: sesuai dengan terbuat dari e.UMB Dr. seperti. 1) baik … mau pun Pasangan baik adalah mau pun. meminta. Woro Aryamdini SS. serta demikian dan sebagai berikut.Si BAHASA INDONESIA . antara …lain. antara lain: baik … mau pun. ataukah seserajat dengan pengirim surat. Penggunaan sapaan Bapak. Saudara. Ibu. baik yang menyangkut konsolidasi ke dalam ataupun yang mengangkut koordinasi ke luar.c. Ungkapan Idiomatik Unsur-unsur dalam ungkapan idiomatik sudah tetap dan senyawa. Penulis surat dinas hendaknya dapat memilih kata tersebut dengan tepat sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan dalam surat. dan Ananda hendaknya tepat pula sesuai dengan kedudukan orang yang dikirimi surat tersebut. Unsurunsur itu tidak boleh ditambah. misalnya. dikurangi.

misalnya semen. sedangkan sebagai berikut merujuk ke uraian selanjutnya. seperti semen. Baku Pusat Pengembangan Bahan Ajar . dan kayu.Dalam rapat dibicarakan berbagai masalah. bata merah. Tidak Baku Kami mohon dikirimi bahan-bahan banguanan. 2) antara …dan Pasangan antara adalah dan. antara produksi pabrik A dan produksi pabrik B. Rincian biaya yang diperlukan.UMB Dr. bukan dengan. pasir. Woro Aryamdini SS. Baku Kami mohon dikirimi bahan-bahan bangunan. pasir. sedangkan misalnya merujuk kepada uraian sebelumnya. Baku Saya harap Saudara menjelaskan dahulu bagaimana perbandingan produksi tahun lalu. Tidak Baku Saya harap Saudara menjelaskan dahulu bagaimana perbandingan produksi tahun lalu. 3) seperti dan misalnya Ungkapan seperti merujuk kepada uraian selanjutnya. antara produksi pabrik A dengan produksi pabrik B. bata merah. dan kayu. Tidak Baku Yang harus Saudara siapkan adalah hal-hal demikian: 1. Denah tanah yang akan digunakan 3. kedua kata tersebut tidak dapat dipertukarkan. Gambar bangunan yang direncanakan 2. M.Si BAHASA INDONESIA . Dalam hal seperti ini. baik yang menyangkut konsolidasi ke dalam mau pun yang menyangkut koordinasi ke luar. 4) demikian dan sebagai berikut Ungkapan demikian merujuk ke uraian sebelumnya.

Baku ia) Jika dalam rapat nanti ada suatu masalah yang ingin dikemukakan. f. jam dan pukul. Tidak Baku Jika dalam rapat nanti ada sesuatu masalah yang ingin dikemukakan.Si BAHASA INDONESIA . i) suatu dan sesuatu Kata sesuatu tidak diikuti oleh kata benda. masing-masing dan tiap-tiap. M. Penulis surat dinas harus menentukan salah satu di antaranya. Kata-kata yang Bermiripan Yang termasuk kata yang bermiripan.Yang harus Saudara siapkan adalah hal-hal sebagai berikut: 1. Ungkapan yang Bersinonim Ungkapan-ungkapan yang bersinonim berikut tidak digunakan sekaligus karena penggunaan dua kata yang berarti sama merupakan penulisan yang mubazir. Denah tanah yang akan digunakan 3. Baku Kiriman ini merupakan kiriman tambahan untuk melengkapi kekurangan kiriman kami tiga hari yang lalu. Anda diharap menyiapkan dahulu sebaik-baiknya. Rincian biaya yang diperlukan. g. Gambar bangunan yang direncanakan 2. Ib) Jika dalam rapat nanti ada sesuatu yang ingin dikemukakan. sedangkan kata suatu harus diikuti kata benda. Anda diharap menyiapkan dahulu sebaik-baiknya. Pusat Pengembangan Bahan Ajar .UMB Dr. Woro Aryamdini SS. antara lain adalah suatu dengan sesuatu. sejak dan dari (tidak digunakan dalam satu kalimat) adalah dan merupakan (tidak digunakan sekaligus) Tidak Baku Kiriman ini adalah merupakan kiriman tambahan untuk melengkapi kekurangan kiriman kami tiga hari yang lalu. Anda diharap menyiapkan dahulu sebaik-baiknya. dari dan daripada.

iib) Para peserta mendapat uang saku masing-masing Rp. M. Tidak Baku iiii Setiap warga negara berhak mengeluarkan daripada pendapatnya. berserikat.00 iiii) dari dan daripada Penggunaan dari dan daripada dalam arti ‘milik’ tidak dibenarkan. dan berkumpul Baku iiii Setiap warga negara berhak mengeluarkan pendapatnya. Tidak Baku Masing-masing peserta mendapat uang saku Rp. 5. berserikat. yaitu pukul 8.00.00. sedangkan kata daripada hanya dapat dipakai pada ungkapan yang menunjukkan perbandingan.000. sedangkan kata pukul menunjukkan waktu. sedangkan kata tiaptiap harus diikuti kata benda.00 Baku iiia) Rapat akan diadakan pada pukul 8.00-10.ii) masing-masing dan tiap-tiap Kata masing-masing tidak diikuti kata benda.UMB Dr. Penyusunan Kalimat Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Woro Aryamdini SS.00-10.000. 5. dan berkumpul 3. Kata dari hanya dapat dipakai pada ungkapan yang menunjukkan asal.000. 5.Si BAHASA INDONESIA . Tidak Baku Rapat akan diadakan pada jam 8.00 iiib) Rapat akan diadakan selama dua jam. Baku iia) Tiap-tiap peserta mendapat uang saku Rp.00 iii) jam dan pukul Kata jam menunjukkan jangka waktu.00-10.

Dalam surat dinas sering dijumpai kalimat-kalimat berikut. saya beritahukan …… c. penjelasan kami adalah sebagai berikut. a. No. singkat. Sering dijumpai kalimat yang salah sebagai berikut. a1. 222/11/1985. Membalas surat Bapak tanggal 17 Juli 1986. Dengan ini saya mengundang Saudara menghadiri rapat yang akan diselenggarakan pada …. 452/K/VII/1987.UMB Dr. Woro Aryamdini SS. Kalimat (d) tidak benar karena isinya hanya mengundang dan surat tersebut tidak menyertakan sesuatu. sedangkan yang diajak bicara dalam surat sudah pasti orang kedua. Bersama ini saya mengundang Saudara menghadiri rapat yang akan diselenggarakan pada …. No. Ungkapan bersama ini digunakan jika surat melampirkan sesuatu atau menyertakan barang. penjelasan kami adalah sebagai berikut. Pusat Pengembangan Bahan Ajar . d. saya ingin menanggapi sebagai berikut. Membalas surat Bapak tanggal 17 Juli 1986. kami ucapkan terima kasih. b1. Menunjuk surat Saudara tanggal 12 Mei 1985. e. sesuai dengan kaidah bahasa.Kalimat yang digunakan dalam surat dinas hendaknya berupa kalimat efektif. atau tidak dengan mengirimakan apa-apa. Kalimat (d) harus diubah menjadi sebagai berikut. dan enak dibaca. struktur kalimat seperti ini diubah menjadi sebagai berikut. b. Jika ingin mengikuti kaidah bahasa Indonesia dengan benar. Menjawab surat Anda tanggal 21 Mei 1985. tentang …. No. saya beri tahukan …… c1. tidak melampirkan berkas. No. 452/K/VII/1987. 222/F111/1985. M. Menjawab surat Anda tanggal 21 Mei 1985.Si BAHASA INDONESIA . Kalimat (e) tidak benar karena kata ganti nya digunakan untuk orang ketiga tunggal. tentang …. saya ingin menanggapi sebagai berikut. jelas. Menunjuk surat Saudara tanggal 12 Mei 1985. Atas kerja samanya. d1. dan sebagainya. Contoh kalimat salah yang lain dalam surat dinas.

seperti berikut. demikian pula sebelum kata harap maklum. Kalimat (i) tidak informatif sebab tidak jelas apa/siapa yang ingin diperiksa atau apa/siapa yang harus memeriksa. Karena surat ini melampirkan sesuatu. ungkapan yang tepat mengawali kalimat tersebut adalah bersama ini. seperti perbaikan di bawah ini. Kalimat (i) tidak benar. Woro Aryamdini SS. Kalimat (h) tidak jelas. g1. f. kami ucapkan terima kasih. Setelah kata demikian harus dihadirkan subyeknya. harap Bapak mengetahuinya. Kalimat itu diperbaiki menjadi Pusat Pengembangan Bahan Ajar . Dengan ini saya lampirkan fotokopi surat keterangan dokter. Demikian laporan kami. Sambil menunggu kabar balasan dari Bapak. Atas kerja sama Saudara. Sering dijumpai penutup surat dinas sebagai berikut. tidak memiliki subyek. Kalimat (h) dan (i) akan lebih jelas dan lebih informatif jika diungkapkan seperti tampak kalimat berikut. Bersama ini saya lampirkan fotokopi surat keterangan dokter. Kalimat salah yang lain. i.UMB Dr. hi1. sebelum apa dan sesudah apa. Demikian harap maklum.Si BAHASA INDONESIA . Sebelum dan sesudahnya. kami ucapkan terima kasih.Ungkapan yang benar adalah sebagai berikut. e1. Mohon periksa adanya. g. Contoh kalimat surat dinas berikut sangat janggal. f1. Kalimat (h) tidak lengkap. h. kami ucapkan terima kasih. M. Ungkapan sebelum dan sesudahnya tidak informatif.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful