P. 1
Buku Panduan Praktek Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia

Buku Panduan Praktek Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia

|Views: 21,580|Likes:
Published by Fikar Ilzul D'lawa

More info:

Published by: Fikar Ilzul D'lawa on Jun 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/29/2015

pdf

text

original

NO

ASPEK YANG DINILAI

BOBOT

FASE PRE INTERAKSI

1

Membaca catatan keperawatan

0.25

2

Mencuci tangan

0.5

3

Mempersiapkan alat

0.25

FASE ORIENTASI

4

Mengucap salam

0.25

5

Menjelaskan tujuan dan prosedur yang akan dilakukan

0.25

6

Memberi kesempatan kepada klien untuk bertanya

0.25

Menutup sampiran

0.5

FASE KERJA

7

Mengenakan sarung tangan bersih

0.5

Memindahkan alat perlengkapan milik klien yang ada di tempat tidur

0.25

8

Membantu klien tidur miring menjauhi perawat, dengan memperhatikan KU klien

0.5

9

Melepas laken, perlak, steak laken dengan menggulungnya kearah punggung
klien ,bagian kotor berada dalam gulungan

0.5

10

Menggulung linen bersih ke tengah tempat tidur , dan meletakkannya dibelakang
pungung klien

0.5

11

Klien dibantu untuk membalikkan posisi kehadapan perawat dengan melewati
gulungan linen bersih tersebut

0.5

12

Melepas laken dan selimut penutup, melipatnya dan meletakkannya pada ember

0.5

13

Semua linen kotor diambil kemudian dimasukkan ke dalam tempat kain kotor.
Gulungan linen bersih dibentangkan, dirapikan dengan memasukkan sisa-sisa linen
pada sisi tempat tidur ke bawah kasur

0.5

14

Klien dikembalikan pada posisi supinasi (posisi nyaman)

0.25

15

Memasang selimut dan boven laken yang bersih sambil memakaikannya

0.5

16

Melepas bantal dengan hati-hati sambil menyangga kepala klien

0.5

17

Melepas sarung bantal yang kotor dan menggantikannya dengan yang bersih

0.5

18

Membantu klien tidur dengan posisi yang nyaman

0.25

FASE TERMINASI

20

Rapikan alat

0.25

21

Evaluasi respon klien

0.25

22

Cuci tangan

0.5

23

Dokumentasikan tindakan dan hasil observasi yang dilakukan pada catatan
keperawatan

0.5

SKOR

10

MEMANDIKAN PASIEN DI TEMPAT TIDUR

A.Pengertian

Tindakan keperawatan yang dilakukan pada pasien yang tidak
mampu mandi secara sendiri dengan cara memandikan di
tempat tidur.

B.Tujuan

1.Menjaga kebersihan tubuh,
2.Mengurangi infeksi akibat kulit kotor,
3.Memperlancar sistem peredaran darah
4.Menambah kenyamanan pasien.

C.Alat dan bahan

1.Baskom mandi dua buah, masing-masing berisi air dingin dan
air hangat
2.Pakaian pengganti
3.Kain penutup
4.Handuk besar
5.Handuk kecil untuk mengeringkan badan
6.Sarung tangan pengusap/waslap
7.Tempat untuk pakain kotor
8.Sampiran
9.Sabun.

MEMANDIKAN KLIEN DIATAS TEMPAT TIDUR

NO

ASPEK YANG DINILAI

bobot

Fase Pre Interaksi

1

lihat kembali rencana memandikan

0,25

2

Cuci tangan

0.25

3

Siapkan alat

0.25

Fase Orientasi

4

Ucapkan salam dan jelaskan tujuan dan prosedur dilakukan tindakan,
Serta kontrak waktu

0,25

Fase Kerja

5

Tinggikan tempat tidur jika perlu

0,125

6

Tutup pintu dan sampiran

0,25

7

Ganti selimut dengan selimut mandi

0,25

8

Tanggalkan baju klien

0,125

9

Cuci bagian muka , telinga, leher
letakkan handuk dibawah kepala klien
bersihkan mata dari cantus dalam ke cantus luar menggunakan waslap, dan tidak
diberi sabun
penggunaan sabun muka disesuaikan dengan kebiasaan klien, kemudian dibilas dan
dikeringkan

0,25

0,25

0,25

bersihkan daun telinga menggunakan waslap dan sabun

0,25

bersihkan leher menggunakan waslap dan sabun

0,25

10

Cuci lengan klien:
letakkan handuk dibawah lengan klien yang jauh dari perawat dan meninggikan
lengan dengan cara memegang bagian siku , kemudian mencuci lengan dari
pergelangan tangan ke ketiak, bilas dengan air bersih lalu dikeringkan.
Ulangi lagi untuk tangan yang lain

0,5

0,5

11

Mencuci dada dan perut klien
Miringkan klien kearah membelakangi perawat, lalu letakkan handuk besar
melintang di bawah punggung klien
Kembalikan klien pada posisi supine
turunkan selimut mandi hingga batas atas pubis,
cuci dada hingga perut menggunakan waslap dan sabun
bilas dada dan perut dengan air bersih, stlh selesai dikeringkan.

0,25
0,25
0,25
0,25
0,25

12

Mencuci punggung

Miringkan pasien membelakangi perawat
Cuci dengan sabun, bilas dan keringkan punggung sampai pantat
Massage punggung dapat dilakukan pada tahap ini

0,25
0,5

13

Oleskan lotion atau baby oil pada bagian-bagian penonjolan tulang
Jika terdapat luka decubitus, oleskan antiseptik

0,25

14

Mencuci kaki
Membuka selimut mandi 1 sisi kaki (mulai dari bagian kaki yang terjauh dari
perawat)
Letakkan handuk dibawah kaki yang akan dicuci
Cuci dengan sabun, bilas dan keringkan
Cuci kaki yang satu dengan cara yang sama.

0,25

0,25
0,25
0,75

15

Mencuci genitalia
Buka selimut mandi hingga didaerah pubis
Atur klien pada posisi litotomi
Cuci organ genital dengan sabun, bilas dengan air bersih dan keringkan
Kembalikan pada posisi supinasi,

0,25
0,25
0,25

16

Bantu klien memakai baju bersih

0,25

Fase Terminasi

17

Rapikan alat

0,25

18

Evaluasi respon klien terhadap tindakan

0,25

19

Ucapkan salam

0,25

20

Cuci tangan

0,25

21

dokumentasikan

0,25

Jumlah skor

10

.

MERAWAT KUKU

D.Pengertian

Merupakan tindakan keperawatan pada pasien yang tidak
mampu merawat kuku sendiri.

E.Tujuan
5.Menjaga kuku
6.Mencegah timbulnya luka atau infeksi akibat garukan dari

kuku.

F.Alat dan bahan
10.alat pemotong kuku
11.handuk
12.baskom berisi air hangat
13.bengkok/nierbekken
14.sabun
15.kapas
16.sikat kuku

MERAWAT KUKU

NO

ASPEK YANG DINILAI

bobot

Fase Pre Interaksi

1

lihat catatan keperawatan

0,25

2

Persiapkan alat:
Gunting kuku
Sikat kuku
Bengkok 2 buah
Kom berisi air hangat
Lisol
Aceton dan kapas
Sabun
Handuk
Perlak dan alas

1

3

Cuci tangan

1

Fase Orientasi

4

Ucapkan salam

0,5

5

Jelaskan tujuan dan prosedur tindakan serta kontrak waktu

0,5

6

Dekatkan alat

0,25

Fase Kerja

7

Atur posisi pasien

0,25

8

Pasang perlak dan alas

0,5

9

Bila ada cat kuku bersihkan dengan kapas aceton

0,5

10

Rendam dalam air hangat
jari tangan 1-2 menit
jari kaki 2-3 menit

0,5

11

Jika kuku kotor bersihkan dengan sabun dan sikat kuku

0.5

12

Angkat jari tangan/kaki, lalu keringkan dengan handuk

0,25

13

Letakkan jari tangan/kaki diatas bengkok

0,5

14

Kuku dipotong menurut lengkung kuku

1

15

masukkan alat yang sudah dipakai kedalam bengkok berisi lisol

0,5

Rapikan pasien

0,25

Fase Terminasi

16

Evaluasi respon klien terhadap tindakan

0,5

Rapikan alat

0,25

17

Cuci tangan

0,5

18

Dokumentasikan tindakan

0,5

Jumlah skor

10

MERAWAT RAMBUT

A.Pengertian

Merupakan tindakan keperawatan yang dilakukan pada pasien
yang tidak mampu memenuhi kebutuhan untuk mencuci dan
menyisir rambut.

B.Tujuan

1.Menghilangkan mikroorganisme kulit kepala
2.Menambah rasa nyaman
3.Membasmi kutu atau ketombe yang melekat pada kulit
4.Memperlancar sistem peredaran darah di bawah kulit

C.Alat dan bahan
1.Handuk
2.Perlak atau pengalas
3.Baskom berisi air hangat
4.Shampo atau sabun dalam tempatnya
5.Kasa dan kapas
6.Sisir
7.Bengkok
8.Gayung
9.Ember kosong

MERAWAT RAMBUT

NO

ASPEK YANG DINILAI

Bobot

Fase Orientasi

1

Mengucapkan salam

2

2

Memperkenalkan diri dan menjelaskan tujuan

5

3

Menjelaskan langkah prosedur

5

4

Melakukan kontrak waktu dan menanyakan persetujuan klien

5

5

Menjaga privasi klien

2

Fase Kerja

6

Memakai celemek dan handscoen

2

7

Menyiapkan pasien: Menutup badan klien dengan selimut mandi

2

8

Mengatur posisi pasien secara diagonal menyilang tempat tidur*

7,5

9

Mengangkat bantal dari kepala klien

2

10

Meletakkan perlak dan handuk dibawah kepala klien

2,5

11

Memasang plastik talang dari bawah kepala, kesamping bawah
menuju ember
Meletakkan ember diatas kain pel

5

12

Menutup dada dengan handuk sampai leher

2

13

Menutup mata klien dengan kassa lembap dan lubang telinga
dengan kapas

2

14

Menuangkan air pelan-pelan dari pangkal sampai ke seluruh
rambut

5

15

Memberi shampo sampai ke seluruh rambut

5

16

Memijit kulit kepala dan menggosok sampai berbusa

2,5

17

Memutar kepala pada sisi yang lain agar semua kulit kepala bersih,
dan menambah air bila perlu

2

18

Menuangkan air hangat secukupnya diatas rambut untuk membilas 5

rambut dan kulit kepala

19

Menggesek rambut diatara jari-jari untuk emamstikan bahwa
rambut benar-benar bersih

2

20

Memperhatikan kelelahan klien

2

21

Melepas talang

2,5

22

Mengeringkan rambut, telinga, leher dan wajah dengan handuk

2,5

23

Membungkus kepala dengan handuk

2,5

24

Jika handuk dibawah kepala klien basah/lembab, diganti dengan
yang kering

2,5

25

Melepas perlak dan selimut mandi

2,5

26

Membantu klien duduk jika memungkinkan

2,5

27

Menyisir rambut, mengeringkan rambut dengan alat pengering
rambut (Jika ada)

2,5

28

Membereskan alat, memasang kembali selimut dan membantu
klien ke posisi yang nyaman

2,5

Fase Terminasi

29

Evaluasi respon klien terhadap tindakan

5

30

Cuci tangan

2,5

31

Dokumentasikan intervensi yang telah dilakukan, termasuk
shampo, keadaan rambut, kulit kepala serta reaksi klien

5

Jumlah skor

100

ORAL HYGIENE

Mulut yang sehat meliputi kebersihanya, kenyamanan dan kelembabanya.
Perawatan mulut bertujuan untuk mencegah mulut dari penyakit dan kerusakan gigi.
Klien yang dirawat lama dirumah sakit jarang sekali mendapat perawatan kebersihan
mulut yan optimal. Idealnya klien merawt mulut secara rutin setiap kali sesudah
makan, mandi dan bangun tidur.
Namun tidak semua klien mampu untuk melakukan perawatan mulut pada
saat dia berada dirumah sakit, sehingga ada klien yang harus dibantu dalam
perawatan mulut. Perawatan mulut diperlukan pada klien yang mendapatkan
oksigenasi dan Naso Gastrik Tube (NGT), demikian juga pada klien yang lama tidak
menggunakan mulut. Pada klien yang tidak mampu melakukan perawatan mulut
secara mandiri inilah yang harus amendapatkan bantuan dari perawat untuk merawat
mulutnya. Pada kondisi ini klien menggunakan mulut untuk bernafas dan tidak
memakan apapun dengan mulutnya, sehingga bakteri, sisa-sisa dari mukosa dan
sekresi lain berkumpul dimulut, gigi dan bibir.

REFERENSI

1.

Pery, Anne Griffin, Potter, patricia A.,(1999). Fundamental Keperawatan Konsep proses
dan praktek.
EGC: Jakarta

2.

Pery, Anne Griffin, Potter, patricia A., Yasmin, Asih (editor). (1999). Buku Saku
Ketrampilan Dan Prosedur Dasar. EGC: jakarta

3.

Taylor, C., Lilis, C., and LeMone, P., ( 1998 ). Fundamental of Nursing : the art and science
of nursing care ‘
Lippincott.

ORAL HYGIENE
(MEMELIHARA KEBERSIHAN MULUT)

NO

ASPEK YANG DINILAI

bobot

Fase Pre Interaksi

1

lihat catatan keperawatan

0,5

2

Persiapkan alat:

Tongue spatel - NaCl 0,9% - Kom kecil
Lidi kapas - Boraks Gliserin - sikat gigi
dan pasta gigi
Bengkok besar - Perlak - gelas berisi

air
Deppers - Alas perlak
Pinset/klem - Tisu

1

3

Cuci tangan

0,5

Fase Orientasi

4

Ucapkan salam

0,2
5

5

Jelaskan tujuan dan prosedur dilakukan tindakan serta kontrak waktu

0,5

Fase Kerja

6

Atur posisi pasien dengan cara miringkan kepala pasien dan
bentangkan perlak serta alasnya dibawah dagu

0,5

7

Letakkan bengkok besar didekat pipi pasien

0,2
5

8

Berikan air kepada pasien untuk berkumur
tampung air bekas kumur-kumur pada bengkok.

0,2
5

9

Berikan sikat gigi yang telah dibubuhi pasta gigi secukupnya.
Berikan kesempatan kepada klien untuk menyikat giginya sampai
bersih., jika telah selesai berikan air bersih untuk berkumur kembali.

0,2
5

Letakkan sikat gigi pada gelas yang telah kosong
(lanjutkan ke langkah no 14)

Pada pasien dengan penurunan kesadaran (tidak mampu
menggosok gigi):

10

Buka mulut pasien, tangan kiri menekan lidah pasien dengan tongue
spatel/sudip lidah, kemudian tangan kanan menjepit deppers dengan
pinset , lalu dicelupkan kedalam NaCl dan diperas sedikit

0,5

11

Bersihkan rongga mulut seluruhnya sampai bersih mulai dari Langit-
langit, gigi bagian dalam ke bagian luar, gusi, lidah

1

12

Apabila pasien mengalami stomatitis oleskan boraks gliserin pada
bagian yang sakit dengan menggunakan lidi kapas

0,5

13

Bersihkan bibir dengan deppers yang telah dicelupkan kedalam NaCl

0,5

14

Oleskan boraks gliserin secukupnya pada bibir menggunakan lidi
kapas

0,5

15

Angkat bengkok yang berisi, deppers, lidi kapas , tisu dan pinset yang
kotor

0,5

16

Bersihkan daerah sekitar mulut dengan tisu

0,5

17

Angkat perlak dan alasnya dan letakkan di rak

0,5

18

Rapikan pasien

0,5

Fase Terminasi

19

Evaluasi respon klien terhadap tindakan

0,5

20

-Rapikan alat-alat (membawa ke tempat cucian untuk dibersihkan
dan dikembalikan ke tempat masing-masing)
-cuci tangan

0,5

21

Dokumentasikan

0,5

Jumlah skor

10

Ket skor:
0: tidak dilakukan Evaluator
1: dilakukan tidak sempurna
2: dilakukan dengan sempurna ( )

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->