STRATEGI DAN MODEL PEMBELAJARAN

BAB II OLEH : ANSHARULLAH, SP, MEc

A. Strategi Pembelajaran

ARTI STRATEGI MENGAJAR

1. atau pembentukan hipotesis. 2. dan sumber-sumber manusia. pendukung. praktek dan latihan. pengajaran eksplisit. peran guru beralih dari penceramah menjadi fasilitator. Strategi pembelajaran langsung merupakan strategi yang kadar berpusat pada gurunya paling tinggi. dan paling sering digunakan. Guru merancang lingkungan belajar. Dalam pembelajaran tidak langsung. penyelidikan. pertanyaan didaktik. non-cetak. penggambaran inferensi berdasarkan data. memberikan kesempatan siswa untuk terlibat. 1. dan sumber personal (resource person).Strategi dikelompokkan menjadi : A. strategi langsung (direct). Strategi pembelajaran langsung efektif digunakan untuk memperluas informasi atau mengembangkan keterampilan langkah demi langkah B. 2. dan jika memungkinkan memberikan umpan balik kepada siswa ketika mereka melakukan inkuiri. serta demonstrasi. Pembelajaran tidak langsung memperlihatkan bentuk keterlibatan tinggi siswa dalam melakukan observasi. strategi tidak langsung (indirect). Strategi pembelajaran tidak langsung mensyaratkan digunakannya bahan-bahan cetak. . Pada strategi ini termasuk di dalamnya metode-metode ceramah. 3.

pandangan. 1. 2. pengalaman. Di dalamnya terdapat bentuk-bentuk diskusi kelas. 4.C. Strategi pembelajaran interaktif dikembangkan dalam rentang pengelompokkan dan metode-metode interaktif. 3. diskusi kelompok kecil atau pengerjaan tugas berkelompok. dan kerjasama siswa secara berpasangan. Seaman dan Fellenz (1989) mengemukakan bahwa diskusi dan saling berbagi akan memberikan kesempatan kepada siswa untuk memberikan reaksi terhadap gagasan. Strategi pembelajaran interaktif merujuk kepada bentuk diskusi dan saling berbagi di antara peserta didik. . dan pengetahuan guru atau kelompok. strategi interaktif (interactive). serta mencoba mencari alternatif dalam berpikir.

berpusat pada siswa. strategi melalui pengalaman (experiential). sedangkan di luar kelas dapat dikembangkan metode observasi untuk memperoleh gambaran pendapat umum. ‡ Penekanan dalam strategi belajar melalui pengalaman adalah pada proses belajar. dan berorientasi pada aktivitas. Sebagai contoh. di dalam kelas dapat digunakan metode simulasi.D. . dan bukan hasil belajar. ‡ Guru dapat menggunakan strategi ini baik di dalam kelas maupun di luar kelas. ‡ Strategi belajar melalui pengalaman menggunakan bentuk sekuens induktif.

.

B. KOMPONEN STRATEGI DLM KEGIATAN PBM ‡ Rangkaian Strategi PBM .

PENGERTIAN BELAJAR .C.

. ‡ Upaya ini dilakukan baik pembelajaran harus terjadi di dalam kelas atau di luar kelas. kesegeraan. belajar. Jika pembelajaran terjadi di kelas. kelas. ‡ Alternatif upaya pemberdayaan tersebut dapat dilakukan dengan penggubahan lingkungan dan sumber belajar. sifat-sifat kelas kelas. ‡ Tujuannya: Tujuannya: ‡ Untuk mengenali potensi siswa dan memberdayakan potensi tersebut sehingga melahirkan pencerahan bagi siswa itu sendiri. keserentakan. sendiri.‡ pembelajaran merupakan kegiatan rekayasa supaya terjadi peristiwa belajar. pembelajaran. tersebut. keserentakan. multidimensi. kesegeraan. sifatyang cenderung multidimensi. maka penggubahan lingkungan dan sumber belajar di sini adalah terkait dengan upaya guru memfasilitasi siswa untuk berinteraksi dengan lingkungan dan sumber belajar tersebut. belajar. memunculkan kejadian yang tak dapat diramalkan harus dipahami oleh guru agar terjadi interaksi yang efektif dalam proses pembelajaran.

dan media masa. pramuka. ‡ Termasuk sumber belajar adalah guru. pramuka.‡ Termasuk lingkungan belajar adalah sekolah. keluarga. digunakan untuk keperluan pembelajaran (by utilization). teman dewasa. masa. . tua. tetapi dapat pembelajaran. masyarakat. masyarakat. teman untuk pembelajaran dewasa. orang tua. sekolah. (by design) dan ada pula yang bukan dirancang khusus untuk pembelajaran. keluarga.

D. TEORI2 PEMBELAJARAN (UNSUR MATERI) .

.

.

.

.

.

Peranan guru dalam PBM .

.

.

.

Model Pembelajaran ‡ Gunter et al (1990:67) mendefinisikan an instructional model is a step-bystep-by-step procedure that leads to specific learning outcomes ‡ Joyce & Weil (1980) mendefinisikan model pembelajaran sebagai kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan pembelajaran ‡ model pembelajaran merupakan kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar. yang relatif sulit dibedakan dengan strategi pembelajaran . ‡ model pembelajaran cenderung preskriptif.E.

pembelajaran. bahan. (1)syntax. yaitu (1)syntax. adalah suasana dan norma yang berlaku dalam pembelajaran. menggambarkan bagaimana seharusnya guru memandang. bahan. lingkungan belajar yang mendukung pembelajaran. pembelajaran. (5)instructional (5)instructional dan nurturant effects²hasil belajar yang effects² diperoleh langsung berdasarkan tujuan yang disasar (instructional effects) dan hasil belajar di luar yang disasar (nurturant effects). alat. . memperlakukan. segala sarana. (4)support (4)support system. alat.‡ Model pembelajaran memiliki lima unsur dasar (Joyce & Weil (1980). atau sarana. yaitu langkah-langkah operasional langkahpembelajaran. siswa. memperlakukan. merespon siswa. dan pembelajaran. (3)principles (3)principles of reaction. dan memandang. (2)social (2)social system.

MODEL PEMBELAJARAN BRUCE JOYCE .

.

3. Model Tingkah Laku Ciri-cirinya : -Teori behaviaristik -PBM dititiberatkan kpd pengembangan tingkah laku tertentu .

.

pendidikan telah gencar didengungkan. content maupun pedagogy. baik yang menyangkut didengungkan. pembelajaran. ‡ Model Reasoning and Problem Solving Di abad pengetahuan ini. Perubahan tersebut meliputi kurikulum. nyata. dan asesmen yang komprehensif (Krulik & Rudnick. merupakan keterampilan utama yang harus dimiliki siswa ketika mereka meninggalkan kelas untuk memasuki dan melakukan aktivitas di dunia nyata. bahwa kemampuan reasoning and problem solving Rasionalnya.Model Pembelajaran Konstruktivistik 1. isu mengenai perubahan paradigma ini. Perubahan tersebut merekomendasikan model reasoning and problem solving sebagai alternatif pembelajaran yang konstruktif. Rasionalnya. 1996). konstruktif. ‡ .

melukiskan rasional. critical thinking. mengingat dan informasi. menguji. retensi). Kemampuanrefleksi. efektif. sebelumnya. pembangkit. menentukan jawaban yang rasional. efektif. ‡ Termasuk basic thinking adalah kemampuan memahami konsep. dan orisinil. kompleks. dan melakukan analisis dan refleksi. pembangkit. menghubungkan. pensintesis. mengasosiasikan informasi yang dipelajari sebelumnya. pensintesis. kesimpulan yang valid.‡ Reasoning merupakan bagian berpikir yang berada di atas level memanggil ‡ (retensi). meliputi: dan creative thinking. Kemampuan-kemampuan creative thinking adalah menghasilkan produk orisinil. Kemampuan-kemapuan critical thinking adalah menguji. menghubungkan. yang meliputi: basic thinking. inventif. memvalidasi dan informasi. mengorganisasi informasi. menganalisis informasi. Kemampuankonsep. mengumpulkan dan masalah. dan mengevaluasi aspekaspekaspek yang fokus pada masalah. kompleks. dan penerap ide . inventif.

Kemampuan masalah. ‡ Jadi aktivitas problem solving diawali dengan konfrontasi dan berakhir apabila sebuah jawaban telah diperoleh sesuai dengan kondisi masalah. 1996). pemahaman. keterampilan yang telah dimiliki sebelumnya dalam rangka memenuhi tuntutan situasi yang tak lumrah tersebut (Krulik & Rudnick. pemecahan masalah dapat diwujudkan melalui kemampuan reasoning.‡ Problem adalah suatu situasi yang tak jelas jalan pemecahannya yang mengkonfrontasikan individu atau kelompok untuk menemukan jawaban dan problem solving adalah upaya individu atau kelompok untuk menemukan jawaban berdasarkan pengetahuan. pemahaman. . pengetahuan.

refleksi dan perluasan (mengoreksi jawaban. reduksi atau ekspansi. gambar). ekspansi. tabel. aljabar. informasi. aljabar. . yaitu: membaca dan berpikir pemecahan. membuat tabel. geometri). grafik. generalisasi. menggunakan keterampilan komputasi. atau pemecahan. menulis eksperimen. melukiskan diagram pemecahan. memformulasikan masalah-masalah masalahvariatif yang orisinil). pola. komputasi. alternatif pemecahan lain. dan geometri). simulasi pola. menemukan jawaban. grafik.‡ (1) (2) (3) (4) (5) Model reasoning and problem solving dalam pembelajaran memiliki lima langkah pembelajaran (Krulik & Rudnick. pemecahan. Menseleksi strategi (menetapkan pola. persamaan). gambar). 1996). atau eksperimen. mendiskusikan pemecahan. deduksi logis. menemukan jawaban (mengestimasi. mengeksplorasi dan merencanakan (pengorganisasian informasi. memperluas konsep dan generalisasi. menguji pola.

kebebasan siswa. rutin.‡ Sebagai dampak pembelajaran dalam model ini adalah pemahaman. krilmuan. keterampilan mengunakan pengetahuan secara bermakna. kreatif. komunikasi. toleransi terhadap ketidakpastian dan siswa. kemampuan pemecahan masalah. komunikasi. otonomi dan keilmuan. keterampilan berpikir kritis dan kreatif. . bermakna. keterampilan proses keilmuan. ‡ Sedangkan dampak pengiringnya adalah hakikat tentatif krilmuan. masalahmasalah-masalah non rutin. kemampuan masalah.

terdapat tiga prinsip kunci. dan yang ketiga kemandirian. ‡ Prinsip pertama menghendaki proses penelitian secara berkelanjutan. yaitu pengetahuan bersifat tentatif. dan manusia mengembangkan indivuality secara mandiri. akan bermuara pada pengenalan jati diri dan sikap ilmiah. .Model Inquiry Training ‡ Untuk model ini. manusia memiliki sifat ingin tahu yang alamiah. prinsip kedua mengindikasikan pentingkan siswa melakukan eksplorasi.

yaitu: yaitu: menghadapkan masalah (menjelaskan prosedur penelitian. sesuai. 1980). merumuskan. efektif. menemukan masalah (memeriksa hakikat obyek dan kondisi yang dihadapi. mengkaji data dan eksperimentasi (mengisolasi variabel yang sesuai. penelitian. menyajikan situasi yang saling bertentangan).‡ (1) (2) (3) (4) (5) Model inquiry training memiliki lima langkah pembelajaran (Joyce & Weil. hipotesis). memeriksa tampilnya masalah). dan menganalisis proses penelitian untuk memperoleh prosedur yang lebih efektif. bertentangan). mengorganisasikan. mengorganisasikan. dan menjelaskan. . merumuskan hipotesis).

toleransi terhadap ketidakpastian dan masalahmasalahmasalah non rutin. .‡ Sebagai dampak pembelajaran dalam model ini adalah strategi penelitian dan semangat kreatif. ‡ Sedangkan dampak pengiringnya adalah hakikat tentatif krilmuan. otonomi siswa. keterampilan proses keilmuan.

siswa belajar bagaimana mengkonstruksi topikkerangka masalah. mengumpulkan dan menganalisis data. ‡ Dalam pemrolehan informasi dan pengembangan pemahaman tentang topik-topik. mengorganisasikan dan menginvestigasi masalah.Model Problem-Based ProblemInstruction ‡ Problem-based instruction adalah model pembelajaran yang Problemberlandaskan paham konstruktivistik yang mengakomodasi keterlibatan siswa dalam belajar dan pemecahan masalah otentik (Arends et al. mengkonstruksi argumentasi mengenai pemecahan masalah. menyusun fakta.. . 2001). bekerja secara individual atau kolaborasi dalam pemecahan masalah.

bisa untuk pertemuan satu. dan anggota masyarakat). informasi. makalah. lainmelibatkan semua siswa. dan (5) presentasi (dalam kelas komputer. atau tiga minggu. minggu. dan lain-lain). rasionalnya). guru membantu siswa menciptakan makna terkait dengan hasil pemecahan masalah yang akan dilaporkan (bagaimana mereka memecahkan masalah dan apa rasionalnya). guru. bisa berasal satu.‡ (1) (2) (3) (4) Model problem-based instruction memiliki lima langkah problempembelajaran (Arend et al.. informasi. belajar. bila perlu melibatkan administator siswa. masyarakat). dua. dari hasil seleksi guru atau dari eksplorasi siswa). pengorganisasian laporan (makalah. . yaitu: yaitu: guru mendefisikan atau mempresentasikan masalah atau isu yang berkaitan (masalah bisa untuk satu unit pelajaran atau lebih. laporan lisan. melakukan surve dan pengukuran). model. program komputer. lebih. guru membantu siswa mengklarifikasi masalah dan menentukan bagaimana masalah itu diinvestigasi (investigasi melibatkan sumbersumber-sumber belajar. dan data yang variatif. dua. lisan. 2001). siswa).

siswa. selfmenciptakan lingkungan kelas yang demokratis. demokratis. nyata. dan bagaimana menggunakan pengetahuan dalam pemecahan masalah kompleks. ‡ Dampak pengiringnya adalah mempercepat pengembangan self-regulated learning.‡ Dampak pembelajaran adalah pemahaman tentang kaitan pengetahuan dengan dunia nyata. . dan efektif dalam mengatasi keragaman siswa. kompleks.

Variabelvariabel tersebut di antaranya : hasil dan pengalaman belajar siswa yang diinginkan.G. urutan pembelajaran (sequence) yang selaras : deduktif atau induktif. strategi. Variabel-variabel dalam memilih bentuk pembelajaran Sejumlah variabel sebaiknya dijadikan pertimbangan ketika guru menyeleksi model pembelajaran. dan metode-metode yang akan digunakan. ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ . tingkat pilihan dan tanggung jawab siswa (degree). keterbatasan praktek pembelajaran yang ada. pola interaksi yang memungkinkan.

H. KERANGKA KERJA PENGAJARAN .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.