Pengertian spiritual Spiritualitas adalah hubungannya dengan Yang Maha Kuasa dan Maha pencipta, tergantung dengan kepercayaan

yang dianut oleh individu. Menurut Burkhardt (1993) spiritualitas meliputi aspek-aspek : 1) 2) 3) 4) Berhubungan dengan sesuatau yang tidak diketahui atau ketidakpastian dalam kehidupan, Menemukan arti dan tujuan hidup, Menyadari kemampuan untuk menggunakan sumber dan kekuatan dalam diri sendiri, Mempunyai perasaan keterikatan dengan diri sendiri dan dengan yang maha tinggi.

Mempunyai kepercayaan atau keyakinan berarti mempercayai atau mempunyai komitmen terhadap sesuatu atau seseorang. Konsep kepercayaan mempunyai dua pengertian. Pertama kepercayaan didefinisikan sebagai kultur atau budaya dan lembaga keagamaan seperti Islam, Kristen, Budha, dan lain-lain. Kedua, kepercayaan didefinisikan sebagai sesuatu yang berhubungan dengan Ketuhanan, Kekuatan tertinggi, orang yang mempunyai wewenang atau kuasa, sesuatu perasaan yang memberikan alasan tentang keyakinan (belief) dan keyakinan sepenuhnya (action), harapan (hope), harapan merupakan suatu konsep multidimensi, suatu kelanjutan yang sifatnya berupa kebaikan, dan perkembangan, dan bisa mengurangi sesuatu yang kurang menyenangkan. Harapan juga merupakan energi yang bisa memberikan motivasi kepada individu untuk mencapai suatu prestasi dan berorientasi kedepan. Agama adalah sebagai sistem organisasi kepercayaan dan peribadatan dimana seseorang bisa mengungkapkan dengan jelas secara lahiriah mengenai spiritualitasnya. Agama adalah suatu sistem ibadah yang terorganisir atu teratur. Definisi spiritual setiap individu dipengaruhi oleh budaya, perkembangan, pengalaman hidup, kepercayaan dan ide-ide tentang kehidupan. Spiritualitas juga memberikan suatu perasaan yang berhubungan dengan intrapersonal (hubungan antara diri sendiri), interpersonal (hubungan antara orang lain dengan lingkungan) dan transpersonal (hubungan yang tidak dapat dilihat yaitu suatu hubungan dengan ketuhanan yang merupakan kekuatan tertinggi). Adapun unsur-unsur spiritualitas meliputi kesehatan spiritual, kebutuhan spiritual, dan kesadaran spiritual. Dimensi spiritual merupakan suatu penggabungan yang menjadi satu kesatuan antara unsur psikologikal, fisiologikal, atau fisik, sosiologikal dan spiritual. Kata spiritual sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Untuk memahami pengertian spiritual dapat dilihat dari berbagai sumber. Menurut Oxford English Dictionary, untuk memahami makna kata spiritual dapat diketahui dari arti kata-kata berikut ini : persembahan, dimensi supranatural, berbeda dengan dimensi fisik, perasaan

ku lutip semua dari buku ibu kaprodi saya. Dimensi ini mengintegrasi. menggerakkan. Setiap orang memiliki dimensi spiritual. adanya perkembanga pemikiran danperasaan. dan mampu menggerakkan serta memimpin cara berpikir dan bertingkah laku seseorang. dan sistemkepercayaan (Dyson. penting. Sedangkan berdasarkan etimologinya..dan Tuhan (Dossey & Guazetta. pemikiran yang intelektual dan berkualitas. alam . kerukunan.1997). Dyson mengamati bahwa perawat menemukan aspek spiritual tersebut dalam hubungan dengan seseorang dengan dirinya sendiri. kekudusan. Berdasarkan konsep keperawatan. dan transpersonal. adanya perasaan humor. spiritual berarti sesuatu yang mendasar. harapan. inter. ada perubahan hidup. Menurut Reed (1992) spiritual mencakup hubungan intra. memotivasi. 2000). sesuatu yang suci. dan mempengaruhi seluruh aspek hidup manusia. Cobb. Spiritual juga merupakan aspek yang menyatu dan universal bagi semua manusia. Forman. makna spiritual dapat dihubungkan dengan kata-kata : makna. orang lain.bu meidiana dwidiyanti . dan berhubngan dengan organisasi keagamaan. Para ahli keperawatan menyimpilkan bahwa spiritual merupakan sebuah konsep yang dapat diterapkan pada seluruh manusia. Spiritual juga diartikan sebagai inti dari manusia yang memasuki dan mempengaruhi kehidupannya dan dimanifestasikan dalam pemikiran dan perilaku serta dalam hubungannya dengan diri sendiri.atu pernyataan jiwa. orang lain dan dengan Tuhan.

tetapi bila ia tidak terganggu untuk melaksanakan kegiatannya. Behaviour atau perilaku. Dan kesehatan yang demikian yang menjadi dambaan setiap orang sepanjang hidupnya. jiwa dan sosial yang memungkinkan hidup produktif secara sosial dan ekonomi. g enetika. Kedua pengertian saling mempengaruhi dan pengertian yang satu hanya dapat dipahami dalam konteks pengertian yang lain. perilaku. Tetapi datangnya penyakit merupakan hal yang tidak bias ditolak meskipun kadang –kadang bias dicegah atau dihindari. kedokteran. biologi. social budaya. psikologis maupun sosio budaya (1). Antara yang pertama dan kedua dihubungkan dengan ecological balance. merupakan resultante dari 4 faktor(3)yaitu: 1. Masalah sehat dan sakit merupakan proses yang berkaitan dengan kemampuan atau ketidakmampuan manusia beradap -tasi dengan lingkungan baik secara biologis. MASALAH SEHAT DAN SAKIT Masalah kesehatan merupakan masalah kompleks yang merupakan resultante dari berbagai masalah lingkungan yang bersifat alamiah maupun masalah buatan manusia. dan sebagainya. populasi penduduk. dan lain-lain bidang ilmu pengetahuan telah mencoba memberikan pengertian tentang konsep sehat dan sakit ditinjau dari masing-masing disiplin ilmu. Banyak ahli filsafat. 2.1992 tentang Kesehatan menyatakan bahwa: Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan. Derajat kesehatan masyarakat yang disebut sebagai psycho socio somatic health well being . antropologi. atau gangguan kesehatan lain yang menyebabkan aktivitas kerja/kegiatannya terganggu. pilek. Definisi sakit: seseorang dikatakan sakit apabila ia menderita penyakit menahun (kronis). Walaupun seseorang sakit (istilah sehari -hari) seperti masuk angin. mental dan sosial dan di dalamnya kesehatan jiwa merupakanbagian integral kesehatan. kemauan.PENDAHULUAN Pembangunan kesehatan sebagai salah satu upaya pembangunan nasional diarahkan guna tercapainya kesadaran. . dan kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Dalam pengertian ini maka kesehatan harus dilihat sebagai satu kesatuan yang utuh terdiri dari unsur-unsur fisik. maka ia di anggap tidak sakit(2). Konsep sehat dan sakit sesungguhnya tidak terlalu mutlak dan universal karena ada faktor–faktor lain diluar kenyataan klinis yang mempengaruhinya terutama faktor social budaya.23. UU No. Environment atau lingkungan. sosiologi.

kedua pengertian itu dinamakan penyakit. Dalam bahasa Inggris dikenal kata disease dan illness sedangkan dalam bahasa Indonesia. kuratif. Dengan disease dimaksudkan gangguan fungsi atau adaptasi dari proses-proses biologik dan psikofisiologik pada seorang individu. Departemen Kesehatan RI telah mencanangkan kebijakan baru berdasarkan paradigma sehat (4). Dilihat dari segi sosio kultural terdapat perbedaan besar antara kedua pengertian tersebut. Pengertian sakit menurut etiologi naturalistik dapat dijelaskan dari segi impersonal dan sistematik. menunjukkan model keseimbangan (equilibrium model) seseorang dianggap sehat apabila unsur-unsur utama yaitu panas dingin dalam tubuhnya berada dalam keadaan yang seimbang. Cina. dengan illness dimaksud reaksi personal. Paradigma sehat adalah cara pandang atau pola piker pembangunan kesehatan yang bersifat holistik. Pada prinsipnya kebijakan tersebut menekankan pada masyarakat untuk mengutamakan kegiatan kesehatan daripada mengobati penyakit. Health care service berupa program kesehatan yang bersifat preventif. lingkungan dan perilaku merupakan faktor yang paling besar pengaruhnya (dominan) terhadap tinggi rendahnya derajat kesehatan masyarakat. dan kultural terhadap penyakit atau perasaan kurang nyaman (1).perbedaan suku bangsa dan budaya. Heredity atau keturunan yang dipengaruhi oleh populasi. peranan sakit dan peranan pasien sangat dipengaruhi oleh faktor -faktor seperti kelas social. Tingkah laku sakit. India. Telah dikembangkan pengertian tentang penyakit yang mempunyai konotasi biomedik dan sosio kultural(5). Pernyataan tentang pengetahuan ini dalam tradisi klasik Yunani. dan rehabilitatif. ayurveda dosha. interpersonal. Maka ancaman kesehatan yang sama (yang ditentukan secara klinis). 4. distribusi penduduk. yin dan yang. . Unsur-unsur utama ini tercakup dalam konsep tentang humors. dalam suatu wilayah yang berorientasi kepada peningkatan pemeliharaan dan perlindungan terhadap penduduk agar tetap sehat dan bukan hanya penyembuhan penduduk yang sakit. Dari empat faktor tersebut di atas. proaktif antisipatif. memberikan dukungan dan alokasi sumber daya untuk menjaga agar yang sehat tetap sehat namun teta p mengupayakan yang sakit segera sehat. bergantung dari variable-variabel tersebut dapat menimbulkan reaksi yang berbeda di kalangan pasien. dan sebagainya. yaitu bahwa sakit merupakan satu keadaan atau satu hal yang disebabkan oleh gangguan terhadap sistem tubuh manusia. dengan melihat masalah kesehatan sebagai masalah yang dipengaruhi oleh banyak faktor secara dinamis dan lintas sektoral. Pada intinya paradigma sehat memberikan perhatian utama terhadap kebijakan yang bersifat pencegahan dan promosi kesehatan. promotif.3.

mental and social well -being. nyaman.Para dokter mendiagnosis dan mengobati disease. Tulisan ini merupakan tinjauan pustaka yang membahas pengetahuan sehat-sakit pada aspek sosial budaya dan perilaku manusia. yakni suatu keadaan yang berhubungan dengan keadaan badan atau kondisi tubuh kelainan-kelainan serta gejala yang dirasakan. dan dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan gairah. makanan (salah makan). Dalam kenyataannya tidaklah sesederhana itu. Penyebab bersifat Naturalistik yaitu seseorang menderita sakit akibat pengaruh lingkungan. Cara hidup dan gaya hidup manusia merupakan fenomena yang dapat dikaitkan dengan munculnya berbagai macam penyakit. sehat sangat erat kaitannya dengan kesakitan dan penyakit. yaitu: Naturalistik dan Personalistik. maupun kesejahteraan social seseorang. wajar. Dalam konteks kultural. KONSEP SEHAT SAKIT MENURUT BUDAYA MASYARAKAT Istilah sehat mengandung banyak muatan kultural. terutama tentang cara-cara interaksi antara keduanya sepanjang sejarah kehidupan manusia yang mempengaruhi kesehatan dan penyakit. ketidak seimbangan dalam tubuh. Sebatas mana seseorang dapat dianggap sempurna jasmaninya? Oleh para ahli kesehatan. sehat harus dilihat dari berbagai aspek. sedangkan pasien mengalami illness yang dapat disebabkan oleh disease illness tidak selalu disertai kelainan organic maupun fungsional tubuh. rohani. apa yang disebut sehat dalam suatu kebudayaan belum tentu disebut sehat pula d alam kebudayaan lain. Definisi WHO (1981): Health is a state of complete physical. Dulu dari sudut pandangan kedokteran. . and not merely the absence of disease or infirmity. termasuk juga kepercayaan panas dingin seperti masuk angin dan penyakit bawaan. WHO mendefinisikan pengertian sehat sebagai suatu keadaan sempurna baik jasmani. Sehat bagi seseorang berarti suatu keadaan yang normal. Konsep sehat sakit yang dianut pengobat tradisional (Battra) sama dengan yang dianut masyarakat setempat. WHO melihat sehat dari berbagai aspek (6). antropologi kesehatan di pandang sebagai disiplin biobudaya yang memberi perhatian pada aspek-aspek biologis dan sosial budaya dari tingkah laku manusia. social dan pengertian profesional yang beragam. Di sini tidak dapat diabaikan adanya faktor penilaian atau faktor yang erat hubungannya dengan sistem nilai. kebiasaan hidup. serta khusus pada interaksi antara beberapa aspek ini yang mempunyai pengaruh pada kesehatan dan penyakit. Penyakit sendiri ditentukan oleh budaya: hal ini karena penyakit merupakan pengakuan sosial bahwa seseorang tidak dapat menjalankan peran normalnya secara wajar. Masyarakat dan pengobat tradisional menganut dua konsep penyebab sakit. selain itu hasil berbagai kebudayaan juga dapat menimbulkan penyakit.

Sedangkan konsep Personalistik menganggap munculnya penyakit (illness) disebabkan oleh intervensi suatu agen aktif yang dapat berupa makhluk bukan manusia (hantu. batuk-batuk. hasil diskusi kelompok di Kalimantan Timur menunjukkan bahwa anak dinyatakan sakit jika menangis terus. diare. atau makhluk manusia (tukang sihir. keluarga sangat menolak anaknya didiagnosis kusta. tidak bisa berjalan. mual. Disebutkan bahwa bila terjadi pelanggaran melakukan hubungan intim saat istri sedang haid. Adanya istilah kaddala sikuyu (kusta kepiting) dan kaddala massolong (kusta yang lumer).) di masyarakat Bugis menunjukkan bahwa timbul dan diamalkannya leprophobia secara ketat karena menurut salah seorang tokoh budaya. lemas. Sedangkan hasil diskusi kelompok di Nusa Tenggara Barat menunjukkan bahwa anak sakit dilihat dari keadaan fisik tubuh dan tingkah lakunya yaitu jika menunjukkan gejala . mereka (kedua mempelai) akan terkutuk dan menderita kusta/kaddala. Rasa rendah diri penderita dimulai dari rasa rendah diri keluarga yang merasa tercemar bila salah seorang anggota keluarganya menderita kusta. merupakan ungkapan yang mendukung bahwa kusta secara endemik telah berada dalam waktu yang lama di tengah-tengah masyarakat tersebut(8). Hasil penelitian kualitatif dan kuantitatif atas nilai-nilai budaya di Kabupaten Soppeng. misalnya mengenai pengenalan kusta dan cara perawatannya. dalam kaitannya dengan penyakit kusta (Kaddala. tidak mau tidur. Pada penelitian Penggunaan Pelayanan Kesehatan Di Propinsi Kalimantan Timur dan Nusa Tenggara Barat (1990. Pengertian penderita sebagai akibat dosa dari ibu-bapak merupakan awal derita akibat leprophobia. kurang darah. rewel. Orang tua. bahkan dirasakan sebagai siksaan sehingga menyebabkan seseorang tidak dapat menjalankan aktivitas sehari-hari seperti halnya orang yang sehat (7). kurus kering. pusing. Dituduh berbuat dosa melakukan hubungan intim saat istri sedang haid bagi seorang fanatik Islam dirasakan sebagai beban trauma psikosomatik yang sangat berat(8). tidak mau makan. leluhur atau roh jahat). berkembang menuruti proses komunikasi dalam masyarakat dan menjadi konsep penderita kusta sebagai penanggung dosa. Bagi orang dewasa.Sedangkan sakit dianggap sebagai suatu keadaan badan yang kurang menyenangkan. panas dingin. dalam nasehat perkawinan orang-orang tua di sana. kata kaddala ikut tercakup di dalamnya. Menelusuri nilai budaya. badan berkeringat.Bgs. roh. seseorang dinyatakan sakit kala u sudah tidak bisa bekerja. tidak enak badan. tukang tenung). Ide yang bertujuan guna terciptanya moral yang agung di keluarga baru. Kusta telah dik enal oleh etnik Makasar sejak lama.

atau masuk angin. makan dan tidur normal. Pada penyakit batin tidak ada tanda -tanda di badannya. Pengobatannya adalah dengan cara mengompres dengan es. penglihatan lemah. gatal. pijat. dapat digunakan obat-obatan. lemah. Beberapa contoh penyakit pada bayi dan anak sebagai berikut : a. atau “kantong kering” (tidak punya uang). mempunyai pengetahuan yang menarik mengenai masalah sakit-sehat. masyarakat menganggap bahwa sakit adalah keadaan individu mengalami serangkaian gangguan fisik yang menim – bulkan rasa tidak nyaman. Sudarti (1987) menggambarkan secara deskriptif persepsi masyarakat beberapa daerah di Indonesia mengenai sakit dan penyakit. Di Indramayu dikatakan penyakit adem meskipun gejalanya panas tinggi. dan badan lemah atau sakit. Makanan yang diklasifikasikan ke dalam makanan panas dan dingin. Supranatural (roh.misalnya panas.). guna-guna. Karena pengaruh gejala alam (panas. setan dan lain-lain. gerakannya lincah. Seorang pengobat tradisional yang juga menerima pandangan kedokteran modern. Dengan demikian upaya penanggulangannya tergantung kepada kepercayaan mereka terhadap penyebab sakit. tetapi bisa diketahui dengan menanyakan pada yang gaib. Orang dewasa dianggap sakit jika lesu. dan bantuan tenaga kesehatan. oyong. Baginya. Penyakit tampek (campak) disebut juga sakit adem karena gejalanya badan panas. kuat bekerja. tidak mengeluh lesu. tidur terganggu. ramuan-ramuan. Untuk mengobati sakit yang termasuk dalam golongan pertama dan ke dua. dingin) terhadap tubuh manusia 2. maunya tiduran atau istirahat saja. Untuk penyebab sakit yang ke tiga harus dimintakan bantuan dukun. luka. b. Selanjutnya masyarakat menggolongkan penyebab sakit ke dalam 3 bagian yaitu : 1. Pada orang yang sehat. . Anak yang sakit ditandai dengan tingkah laku rewel. gigi bengkak. Sakit demam dan panas. sulit makan. arti sakit adalah sebagai berikut: sakit badaniah berarti ada tanda-tanda penyakit di badannya seperti panas tinggi. labu putih yang dingin atau beli obat influensa. Sakit mencret (diare). muntah -muntah. 3. kena hujan. sorot mata cerah. batuk pilek. salah makan. mencret. atau sakit-sakit badan(9). kyai dan lain-lain. tidak dapat bekerja. penglihatan terang. kerok. badan kuning. supaya panasnya turun. kaki dan perut bengkak. suhu badan normal. pantangan m akan. kehilangan nafsu makan. tidak kuat bekerja. Penyebabnya adalah perubahan cuaca. sering menangis dan tidak nafsu makan.

Secara umum konsepsi ini ditentukan oleh berbagai faktor antara lain parasit. menaruh perhatian pada hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan alamnya. pil Ciba dan lain lain. anak meningkat kepandaiannya. yang menurut kepercayaan dapat mengisap penyakit. makan udang. Penyimpangan itu dapat disebabkan oleh kelainan biomedis organ tubuh atau lingkungan manusia. c. Penanggulangannya dengan obat tradisional misalkan dengan pucuk daun jambu dikunyah ibunya lalu diberikan kepada anaknya (Bima Nusa Tenggara Barat) obat lainnya adalah Larutan Gula Garam (LGG). makan kacang terlalu banyak. vektor. Ditinjau dari segi biologis penyakit merupakan kelainan berbagai organ tubuh manusia. Perilaku dan cara hidup manusia dapat merupakan penyebab bermacam-macam penyakit baik di zaman primitif maupun di masyarakat yang sudah sangat maju peradaban dan kebudayaannya. manusia dan lingkungannya. Sakit tampek (campak) Penyebabnya adalah karena anak terkena panas dalam. atau kesambet. Anderson. dan lain-lain. tetapi juga dapat disebabkan oleh kelainan emosional dan psikososial individu bersangkutan.Penyebabnya adalah salah makan. Di Indramayu ibu-ibu mengobatinya dengan membalur anak dengan asam kawak. Sakit kejang-kejang Masyarakat pada umumnya menyatakan bahwa sakit panas dan kejang-kejang disebabkan oleh hantu. Larutan Gula Garam sudah dikenal hanya proporsi campurannya tidak tepat. meminumkan madu dan jeruk nipis atau memberikan daun suwuk. Di Indramayu pengobatannya adalah dengan dengan pergi ke dukun atau memasukkan bayi ke bawah tempat tidur yang ditutupi jaring. anak dimandikan saat panas terik. ikan. encer. Oralit. Di Sukabumi disebut hantu gegep. makan makanan pedas. 1978) (12). Para ahli antropologi kesehatan yang dari definisinya dapat disebutkan berorientasi ke ekologi. KEJADIAN PENYAKIT Penyakit merupakan suatu fenomena kompleks yang berpengaruh negatif terhadap kehidupan manusia. Konsep kejadian penyakit menurut ilmu kesehatan bergantung jenis penyakit. d. sedangkan dari segi kemasyarakatan keadaan sakit dianggap sebagai peny impangan perilaku dari keadaan sosial yang normatif. sedangkan di Sumatra Barat disebabkan hantu jahat. susu ibu basi. tingkah laku penyakitnya dan cara-cara tingkah laku penyakitnya mempengaruhi evolusi kebudayaannya melalui proses umpan balik (Foster. Faktor emosional dan psikososial ini pada dasarnya merupakan akibat dari lingkungan hidup atau ekosistem manusia dan adat kebiasaan manusia atau kebudayaan (11). .

model penjelasan penyakit (explanatory model ). bahkan merupakan karakteristik yang diing inkan karena memberikan proteksi yang tinggi terhadap gigitan nyamuk Anopheles. salah satu kasusnya sebagai berikut: Seorang perempuan yang sudah cukup umur reumatiknya diobati hanya dengan vitamin dan minyak ikan saja dan percaya penyakitnya akan sembuh. dokter-pasien. keterkaitan antara symbol-simbol sosial dan risiko kesehatan sering tampak jelas. yang diberi nilai -nilai tertentu. Bagi seorang dokter pendapat itu tidak masuk akal. interaksi dokter-perawat. Suatu kajian hubungan antara psikiatri dan ant ropologi dalam konteks perubahan sosial ditulis oleh Rudi Salan (1994) berdasarkan pengalaman sendiri sebagai psikiater. Perilaku sehat diperlihatkan oleh individu yang merasa dirinya sehat meskipun secara medis belum tentu mereka betul-betul sehat. Persepsi masyarakat tentang sehat-sakit ini sangatlah dipengaruhi oleh unsur pengalaman masalalu di samping unsur sosial budaya. Sebaliknya petugas kesehatan berusaha sedapat mungkin . Perilaku sakit diartikan sebagai segala bentuk tin dakan yang dilakukan oleh individu yang sedang sakit agar memperoleh kesembuhan. peran dan karir seorang yang sakit (sick role). misalnya remaja merokok. yaitu `mutih’ (ditambah vitamin seperlunya agar tidak kekurang an vitamin) sampai darahnya menjadi bersih kembali. Simbol sosial juga dapat merupakan sumber penyakit. Ciri sel sabit sama sekali bukan ancaman. tetapi begitulah kenyataan yang ada dalam masyarakat. Sesuai dengan persepsi tentang sakit dan penyakit maka perilaku sakit dan perilaku sehatpun subyektif sifatnya. PERILAKU SEHAT DAN PERILAKU SAKIT Penelitian-penelitian dan teori-teori yang dikembangkan oleh para antropolog seperti perilaku sehat (health behavior).Penyakit dapat dipandang sebagai suatu unsur dalam lingkungan manusia. penyakit dapat merupakan simbol sosial positif. sedangkan perilaku sehat adalah tindakan yang dilakukan individu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya. membuka mata para dokter bahwa kebenaran ilmu kedokteran modern tidak lagi dapat dianggap kebenaran absolut dalam proses penyembuhan (13). suatu perubahan evolusi yang adaptif. Menurut pasien penyakitnya disebabkan karena “darah kotor” oleh karena itu satusatunya jalan penyembuhan adalah dengan makan makanan yang bersih. penjagaan kebugaran melalui olah raga dan makanan bergizi(14). perawat-pasien. tetapi juga sebagai akibat dosa. termasuk pencegahan penyakit. penyakit dilihat dari sudut pasien. seperti tampak pada ciri sel-sabit (sickle-cell) di kalangan penduduk Afrika Barat. Etiologi penyakit dapat dijelaskan melalui sihir. yang memberikan imunitas relatif terhadap malaria. Dalam peradaban modern. perawatan kebersihan diri. perilaku sakit (illness behavior) perbedaan antara illness dan disease. Bagi masyarakat Dani di Papua.

dapat turun dari satu generasi ke generasi berikutnya dan bahkan dapat berkembang luas. Secara fisiologis dan biologis tubuh manusia selalu berinteraksi dengan lingkungannya. Selain rawa-rawa. Pada sebagian penduduk Pulau Jawa. roh-roh jahat. binatang. dulu penderita demam sangat tinggi diobati dengan cara menyiram air di malam hari. Penduduk desa tersebut beranggapan bahwa hutan itu milik penguasa gaib yang dapat menghukum setiap orang yang melanggar ketentuannya. tidak jauh dari mereka tinggal terdapat hutan lebat. Pelanggaran dapat berupa menebang. Persepsi kejadian penyakit yang berlainan dengan ilmu kesehatan sampai saat ini masih ada di masyarakat. makhluk gaib. dibuat ramuan untuk di minum dan dioleskan ke seluruh tubuh penderita. Kajian mengenai konsekuensi kesehatan perlu memperhatikan konteks budaya dan sosial masyarakat. Persepsi masyarakat mengenai penyakit diperoleh dan ditentukan dari penuturan sederhana dan mudah secara turun temurun. Air yang telah diberi ramuan dan jampi-jampi oleh dukun dan pemuka masyarakat yang disegani digunakan sebagai obat malaria. karena tergantung dari kebudayaan yang ada dan berkembang dalam masyarakat tersebut. PERSEPSI MASYARAKAT Persepsi masyarakat mengenai terjadinya penyakit berbeda antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Dalam beberapa hari penderita akan sembuh. Berikut ini contoh persepsi masyarakat tentang penyakit malaria. menggigil. . Penyakit tersebut dapat sembuh dengan cara minta ampun kepada penguasa hutan. Misalnya penyakit akibat kutukan Allah. adat istiadat. kebudayaan. Manusia mempunyai daya adaptasi terhadap lingkungan yang selalu berubah. Makanan pokok penduduk Papua adalah sagu yang tumbuh di daerah rawa -rawa. dan muntah. yang saat ini masih ada di beberapa daerah pedesaan di Papua (Irian Jaya). udara busuk. tanaman berbisa. dan lainlain akan diganjar hukuman berupa penyakit dengan gejala demam tinggi. kemudian memetik daun dari pohon tertentu. PENUTUP Cara dan gaya hidup manusia. kepercayaan bahkan seluruh peradaban manusia dan lingkungannya berpengaruh terhadap penyakit. yang sering membawa serta penyakit baru yang belum dikenal atau perkembangan/perubahan penyakit yang sudah ada. dan sebagainya. membabat hutan untuk tanah pertanian.menerapkan kreter ia medis yang obyektif berdasarkan gejala yang tampak guna mendiagnosis kondisi fisik individu.

Ibu dan Anak di Indonesia.KEPUSTAKAAN 1. Planning for Health.. 1972. hal. Dir. Interface Psikiatri Antropologi. . HM. Nizar Zainal Abidin. Gajah Mada University Press. 1982 6.Mas. 1987 11. Laporan Penelitian Pengobatan Tradisional Daerah Bandung. 1994. Sudarti. Disajikan pada Lokakarya II tentan g Penelitian Pengobatan Tradisional. 3. Developme nt Application of Social Change Theory. Disampaikan dalam Seminar Perilaku dan Penyakit dalam Konteks Perubahan Sosial. hal. 13. Dari Pendidikan Kesehatan ke Promosim Kesehatan. Departemen Kesehatan RI. Pembinaan Kes. Blum HL. Ujung Pandang.1986. 9. MF. 1986. p. Rudi Salan. 1992. Jakarta: Percetakan Universitas Indonesia. Interaksi 2004. 31-36. 4. Ciawi. 1989. The Otta wa Charter for Health Promotion. Profil Pengobat Tradisional di Indonesia.7-8. VI (XVII):4 7. Capra. 5. hal. 1997. 4 8. Sosiologi Kesehatan: beberapa konsep beserta aplikasinya. Ngatimin. Profil Statistik Wanita. DirJen. Departemen Kesehatan RI. Cet. 10. Citra Alam dan Budaya. 12. 15. New York: Human Science Press.Pusat Penyuluhan Kesehatan Masyarakat. Suatu kajian hubungan antara psikiatri dan antropologi dalam konteks perubahan sosial.pertama Penerbit Kanisius. Loedin AA. Solita Sarwono.Hatta Swa sono. 1998. Paradigma Sehat. Kliemen. Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Hasanuddin. Bina Peran Serta Masy.3. Priyanti Pakan. WHO. pertama. Pola Hidup Sehat. . 14. dan Kaidah Sehat. Dari Nilai Budaya Bugi s di Sulawesi Selatan. Apakah kusta ditakuti atau dibenci?. Antropologi Kesehatan. Arie Walukow. Biro Pusat Statistik. Cet. 1978 2. Jakarta 24 Agustus 1994. Dalam:Lumenta B. hal 13. 1993. 22-24 Februari 1993.Penyakit. Kerjasama Program Antropologi Kesehatan Jurusan Antropologi Fisip UI dengan Ford Foundation . Tinjauan Fenomena Sosial..Rusli.Jakarta.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful