KURIKULUM 2004

STANDAR KOMPETENSI

Mata Pelajaran
SEJARAH
SEKOLAH MENENGAH ATAS dan MADRASAH ALIYAH

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
Jakarta, Tahun 2003

Katalog dalam Terbitan Indonesia. Pusat Kurikulum, Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional Standar Kompetensi Mata Pelajaran Sejarah SMA & MA, - Jakarta: Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas: 2003 iv, 36 hal. ISBN 979-725-173-X

2

KATA PENGANTAR
Kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia mengalami perkembangan dan perubahan secara terus menerus sebagai akumulasi respon terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi selama ini serta pengaruh perubahan global, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni dan budaya. Hal ini menuntut perlunya perbaikan sistem pendidikan nasional termasuk penyempurnaan kurikulum. Penyempurnaan kurikulum yang telah dilakukan mengacu pada UndangUndang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah yang terkait yang mengamanatkan tentang adanya standar nasional pendidikan yang berkenaan dengan standar isi, proses, dan kompetensi lulusan serta penetapan kerangka dasar dan standar kurikulum oleh pemerintah. Upaya penyempurnaan kurikulum ini guna mewujudkan peningkatan mutu dan relevansi pendidikan yang harus dilakukan secara menyeluruh mencakup pengembangan dimensi manusia Indonesia seutuhnya, yakni aspek-aspek moral, akhlak, budi pekerti, pengetahuan, keterampilan, kesehatan, seni dan budaya. Pengembangan aspek-aspek tersebut bermuara pada peningkatan dan pengembangan kecakapan hidup yang diwujudkan melalui pencapaian kompetensi peserta didik untuk bertahan hidup serta menyesuaikan diri dan berhasil dalam kehidupan. Kurikulum ini dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan dan keadaan daerah dan sekolah. Dokumen kurikulum 2004 terdiri atas Kerangka Dasar Kurikulum 2004, Standar Bahan Kajian dan Standar Kompetensi Mata Pelajaran yang disusun untuk masing-masing mata pelajaran pada masing-masing satuan pendidikan. Dokumen ini adalah Standar Kompetensi Mata Pelajaran Sejarah untuk satuan pendidikan SMA & MA. Dengan diterbitkan dokumen ini maka diharapkan daerah dan sekolah dapat menggunakannya sebagai acuan dalam pengembangan perencanaan pembelajaran di sekolah masing-masing. Jakarta, Oktober 2003 Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Dr. Boediono NIP. 130344755

Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Dr. Ir. Indra Jati Sidi NIP. 130672115

3

........................... Kewarganegaraan ........... Rasional ................................. Kelas XI Program Ilmu Alam .......................... Kelas XII Program Ilmu Alam ....................................... PENDAHULUAN ............................................. 3 4 5 5 6 6 7 7 8 10 11 13 13 16 20 23 30 II................. DAN MATERI POKOK ............................ Pengertian ..... D................................................................................... INDIKATOR........ Ruang Lingkup .........................................................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .................................................................................................................................................................................. Kelas XII Program Ilmu Sosial dan Program Bahasa ........... B....... A... DAFTAR ISI .. I..... Rambu-rambu .......................................... G........................ Kelas X ......... F Standar Kompetensi Bahan Kajian Ilmu-ilmu Sosial dan ... H................................................................................. KOMPETENSI DASAR........................ Kelas XI Program Ilmu Sosial dan Program Bahasa ............................................... Standar Kompetensi Mata Pelajaran Sejarah .................................................... E Standar Kompetensi Lintas Kurikulum ............................................................................................................................ 4 ......... Tujuan dan Fungsi Mata Pelajaran Sejarah ...... C.............................

dan berwawasan lokal namun tetap memperhatikan standar nasional. dan kesadaran terhadap nilai inti bangsa. karena kurikulum yang berlaku selama ini bersifat sentralistik. demokratis. Sehubungan dengan itu. dan arus globalisasi telah membawa perubahan di hampir semua aspek kehidupan manusia. 5 . sangat diperlukan sumber daya manusia yang lebih berkualitas melalui pembaharuan sistem pendidikan dan penyempurnaan kurikulum.1 A. bermuatan materi yang berlebihan. Berdasarkan pemahaman bahwa sejarah merupakan ilmu yang mempelajari proses perubahan dan keberlanjutan dalam dimensi waktu. pembaharuan kurikulum mata pelajaran Sejarah perlu dilakukan. Rasional PENDAHULUAN Perkembangan ilmu pengetahuan. prospek serta tantangan di masa depan merupakan bagian integral dari proses perkembangan yang telah terjadi sejak masa lalu. Kondisi yang dihadapi saat ini. termasuk kurikulum sejarah yang berbasis kompetensi. 22/1999 tentang otonomi daerah juga menuntut dilakukannya pembaharuan berupa diversifikasi kurikulum yang memberi kesempatan kepada daerah untuk mengembangkannya dalam rangka melayani keberagaman peserta didik. IV/1999 bidang pendidikan menuntut dilakukannya pembaharuan sistem pendidikan. Selain itu UndangUndang No. dan tidak memiliki kompetensi yang jelas. teknologi. dan proses demokratisasi pada pihak lain. maka pengajaran sejarah di sekolah perlu dilaksanakan untuk membangun pemahaman keilmuan berperspektif waktu. diversifikasi jenis pendidikan secara profesional. Penjelasan ketetapan MPR No. dan sesuai dengan kepentingan daerah. Dalam rangka menghadapi berbagai permasalahan yang ditimbulkan oleh proses globalisasi pada satu pihak. memori bersama. tumpang tindih pada satuan pendidikan yang berbeda.

Pada tingkat SMA dan MA pelajaran Sejarah bertujuan: • Mendorong siswa berpikir kritis-analitis dalam memanfaatkan pengetahuan tentang masa lampau untuk memahami kehidupan masa kini dan yang akan datang. Tujuan dan Fungsi Mata Pelajaran Sejarah Tujuan Pengajaran sejarah di sekolah bertujuan agar siswa memperoleh kemampuan berpikir historis dan pemahaman sejarah. dan masa depan di tengah-tengah perubahan dunia. Pengertian Sejarah adalah mata pelajaran yang menanamkan pengetahuan dan nilainilai mengenai proses perubahan dan perkembangan masyarakat Indonesia dan dunia dari masa lampau hingga kini. Pengajaran sejarah juga bertujuan agar siswa menyadari adanya keragaman pengalaman hidup pada masing-masing masyarakat dan adanya cara pandang yang berbeda terhadap masa lampau untuk memahami masa kini dan membangun pengetahuan serta pemahaman untuk menghadapi masa yang akan datang.Sejarah B. dan menjelaskan jati diri bangsa di masa lalu. C. masa kini. memahami. • Mengembangkan kemampuan intelektual dan keterampilan untuk memahami proses perubahan dan keberlanjutan masyarakat. Melalui pengajaran sejarah siswa mampu mengembangkan kompetensi untuk berpikir secara kronologis dan memiliki pengetahuan tentang masa lampau yang dapat digunakan untuk memahami dan menjelaskan proses perkembangan dan perubahan masyarakat serta keragaman sosial budaya dalam rangka menemukan dan menumbuhkan jati diri bangsa di tengahtengah kehidupan masyarakat dunia. Fungsi Pengajaran sejarah berfungsi untuk menyadarkan siswa akan adanya proses perubahan dan perkembangan masyarakat dalam dimensi waktu dan untuk membangun perspektif serta kesadaran sejarah dalam menemukan. • Memahami bahwa sejarah merupakan bagian dari kehidupan seharihari. 6 .

s 7 . Perkembangan awal tradisi Islam di Indonesia. 13. 5. E. Muncul dan berkembangnya pergerakan nasional Indonesia. Kehidupan paling awal masyarakat di Indonesia. Jatuhnya Orde Baru dan reformasi. Sejak tahun kedua. Interaksi Indonesia-Jepang dan keadaan Indonesia pada masa pendudukan Jepang. Standar Kompetensi Lintas Kurikulum Standar Kompetensi Lintas Kurikulum merupakan kecakapan untuk hidup dan belajar sepanjang hayat yang dibakukan dan harus dicapai oleh peserta didik melalui pengalaman belajar. di samping materi tertentu yang diberikan pada semua program studi sebagai pengetahuan bersama. Peristiwa mutakhir dunia dan globalisasi. Perkembangan dunia internasional setelah Perang Dunia II dan pengaruhnya terhadap Indonesia. 7. 12. Materi pokok pengajaran sejarah di SMA dan MA meliputi: 1. 2. Perkembangan Indonesia pada masa awal kemerdekaan. menyadari serta menjalankan hak dan kewajiban. saling menghargai dan memberi rasa aman. Naik turunnya pengaruh tradisi Hindu-Buddha di Indonesia. Ruang Lingkup Ruang lingkup materi pengajaran sejarah di SMA dan MA disusun berdasarkan urutan kronologis yang dijabarkan dalam aspek-aspek tertentu sebagai materi standar. 8. Pengantar Ilmu Sejarah. Standar Kompetensi Lintas Kurikulum ini meliputi: 1. 11. Perkembangan pengaruh Barat dan perubahan masyarakat di Indonesia pada masa kolonial. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 9. Memiliki keyakinan. 6. sesuai dengan agama yang dianutnya. Perubahan di Indonesia di tengah usaha mengisi kemerdekaan. 10. 3.Pendahuluan D. sebagian materi pokok disusun sesuai dengan pengkhususan program studi. 4.

Mengembangkan sikap kritis dalam situasi sosial yang timbul sebagai akibat perbedaan yang ada di masyarakat. b. Berpartisipasi. 3. 4. F. makhluk hidup. Menentukan sikap terhadap proses perkembangan dan perubahan sosial budaya. c. dan generalisasi tentang manusia. dan menerapkan teknologi dan informasi yang diperlukan dari berbagai sumber. Menghargai keanekaragaman sosial budaya dalam masyarakat multikultur. keterampilan. tempat. serta untuk berinteraksi dengan orang lain. Kemampuan memahami fakta. 2. dan historis. Berpikir logis. dan generalisasi tentang sistem sosial dan budaya dan menerapkannya untuk: a.Sejarah 2. pola. dan lateral dengan memperhitungkan potensi dan peluang untuk menghadapi berbagai kemungkinan. Memahami dan menghargai lingkungan fisik. 5. mengembangkan. dan intelektual serta menerapkan nilai-nilai luhur untuk meningkatkan kematangan pribadi menuju masyarakat beradab. Memilih. dan nilainilai untuk mengambil keputusan yang tepat. dan menerapkan konsep-konsep. struktur. dan teknologi. 8. 6. budaya. 7. dan bekerja sama dengan orang lain. konsep. dan mengkomunikasikan gagasan dan informasi. dan lingkungan dan menerapkannya untuk: 8 . Menunjukkan motivasi dalam belajar. Memilih. dan berkontribusi aktif dalam masyarakat dan budaya global berdasarkan pemahaman konteks budaya. memadukan. teknikteknik. geografis. mencari. kritis. 9. dan hubungan. berinteraksi. Berkreasi dan menghargai karya artistik. konsep. dan menggunakan pengetahuan. percaya diri. bekerja mandiri. Kemampuan memahami fakta. Menggunakan bahasa untuk memahami. Standar Kompetensi Bahan Kajian Ilmu-Ilmu Sosial dan Kewarganegaraan 1.

interaksi. Terampil dalam memperoleh. dan generalisasi tentang perilaku ekonomi dan kesejahteraan dan menerapkannya untuk: a. 3. memaknai masa kini. Menganalisis keterkaitan antara manusia. tempat.Pendahuluan a. etnis. dan generalisasi tentang sistem berbangsa dan bernegara dan menerapkannya untuk: a. Merekonstruksi masa lalu. Menghargai berbagai perbedaan serta keragaman sosial. Membiasakan untuk mematuhi norma. Berperilaku yang rasional dan manusiawi dalam memanfaatkan sumber daya ekonomi. b. 9 . b. Kemampuan memahami fakta. konsep. Berpartisipasi dalam mewujudkan masyarakat dan pemerintahan yang demokratis. waktu. c. menjunjung tinggi. dan menjalankan peraturan. mengolah. Kemampuan memahami fakta. sikap. dan saling ketergantungan antara gejala alam dan kehidupan di muka bumi dalam dimensi ruang dan waktu. dan menyajikan informasi geografis. b. agama. keberlanjutan. Menumbuhkan jiwa. dan kejadian. 4. konsep. dan memprediksi masa depan. dan perubahan dan menerapkannya untuk: a. Menganalisis proses kejadian. kultural. dan generalisasi tentang waktu. dan menghargai HAM. c. b. c. melaksanakan. 5. d. menegakkan hukum. Terampil dalam praktik usaha ekonomi sendiri. Kemampuan memahami fakta. Mewujudkan persatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. konsep. dan perilaku kewirausahaan. Menganalisis sistem informasi keuangan lembaga-lembaga ekonomi. dan politik dalam masyarakat dari pengalaman belajar peristiwa sejarah.

e. Mampu memahami karakteristik berbagai peristiwa penting dalam sejarah lokal. d. Mampu menghubungkan keterkaitan antara manusia. bangsa. masyarakat. dan kejadian sejarah. tempat. dan bangsa. Mampu menunjukkan peran tokoh politik. etnis.Sejarah G. Mampu mengklasifikasi perkembangan masyarakat untuk menjelaskan proses keberlanjutan dan perubahan dari waktu ke waktu. Mampu membangun konsep waktu. urutan waktu. b. sosial. Kompetensi Kurikulum Sejarah Terdapat delapan kompetensi umum dalam kurikulum sejarah. dan bangunan bersejarah. daerah. kebersamaan sebagai bangsa dan semangat persaingan yang positif dalam lingkungan kebangsaan dan antarbangsa. dan ideologis dalam masyarakat. dan menjelaskan berbagai aspek kehidupan seperti ilmu pengetahuan dan teknologi. kultural. dan ilmu dalam menentukan bentuk dan arah suatu kelompok sosial. ekonomi. Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Sejarah di SMA dan MA Kompetensi yang diwujudkan melalui mata pelajaran Sejarah di tingkat SMA dan MA adalah: a. b. 10 . budaya. teknologi. yaitu: a. Mampu bertindak secara demokratis dan menghargai berbagai perbedaan serta keragaman sosial. 2. agama. c. memelihara dan mengembangkannya. Mampu menentukan asal usul suatu adat. g. Membangun semangat kebangsaan yang positif. hari besar nasional. f. dan internasional serta memanfaatkannya untuk mengkaji berbagai masalah kehidupan pribadi. waktu. h. nasional. menganalisis. agama. Mampu memahami. Standar Kompetensi Mata Pelajaran Sejarah 1. masyarakat. dan dunia. perayaan lainnya. Mampu menarik informasi dan berpikir kritis-analitis tentang informasi yang diperoleh dari sumber sejarah dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. dan menggunakannya dalam menentukan sebab-akibat suatu kejadian dan menilai perubahan dan keberlanjutan.

sosial dan budaya serta pengaruhnya terhadap masyarakat di Indonesia dan dunia dari waktu ke waktu. 11 . Mampu mengidentifikasi. e. c. Mampu menemukan dan mengklasifikasi berbagai sumber sejarah dan adanya keragaman analisis serta interpretasi terhadap fakta tentang masa lalu yang digunakan untuk merekonstruksi dan mendeskripsikan peristiwa serta objek sejarah. dan menjelaskan keragaman dalam sejarah masyarakat di Indonesia dan dunia serta perubahannya dalam konteks waktu. Sejarah atau masa lampau harus dipahami sebagai sesuatu yang terus hidup atau menjadi bagian dari sesuatu yang menyejarah. Para siswa belajar tentang masa lampau untuk memahami apa yang sedang dialaminya dalam keseharian. perspektif. d. Rambu-rambu 1. Dokumen Standar Kompetensi mata pelajaran Sejarah merupakan salah satu perangkat dari Kurikulum Berbasis Kompetensi. 3. memahami. ekonomi. visi. para siswa. Pengorganisasian materi dilakukan dengan menggunakan pendekatan disiplin ilmu (subject matter approach). karena masa lampau bukan sesuatu yang terpisah dari umat manusia.Pendahuluan lingkungan hidup. 2. H. Pendekatan pembelajaran sejarah menekankan pada aspek prosesual yang berpangkal pada masa kini. Keberhasilan proses pembelajaran sangat tergantung pada kemampuan apresiasi dan kreativitas guru. Guru sejarah perlu memahami jiwa. politik. menggunakan metode mengajar yang sesuai dengan tingkat kemampuan siswa. dan pendekatan masing-masing satuan pendidikan. Menyadari arti penting masa lampau untuk memahami kekinian dan membuat keputusan. misi kurikulum yang berlaku. dan lingkungan seharihari. Dokumen ini merupakan salah satu pedoman bagi pengembang kurikulum di daerah untuk menyusun silabus.

Selain penilaian tertulis (pencil and paper test). Dalam pembelajaran Sejarah perlu diikuti dengan Praktik Belajar Sejarah. penugasan (project). Penilaian Berbasis Kelas dalam mata pelajaran Sejarah diarahkan untuk mengukur pencapaian indikator hasil belajar. Slide. peristiwa. dan komputer yang dilengkapi dengan CD-ROM dan hubungan internet dapat dimanfaatkan untuk mengakses berbagai informasi tentang isu-isu lokal. dapat juga menggunakan model penilaian berdasarkan perbuatan (performance based assessment). nasional. Pembelajaran Sejarah perlu menggunakan berbagai media yang mempunyai potensi untuk menambah wawasan dan konteks belajar serta meningkatkan hasil belajar. Namun demikian. televisi. agar siswa mampu berpikir sendiri mengapa dan bagaimana sesuatu terjadi di masa lampau. Tema Praktik Belajar Sejarah jenjang SMA dan MA adalah Praktik Belajar Nilai Kejuangan. Pengajaran sejarah pada satuan pendidikan SMA dan MA ditekankan pada pendekatan kritis logis dengan perspektif analisis prosesual. konsep. Praktik belajar ini merupakan suatu inovasi pembelajaran yang dirancang untuk membantu siswa agar memahami fakta. dan internasional. 4. atau portopolio (portfolio). radio. film. dan generalisasi melalui pengalaman belajar empirik.Sejarah memanfaatkan media belajar serta objek yang tersedia secara optimal. produk (product). praktik ini juga dapat dilakukan pada saat tertentu atau pada hari peringatan yang berkaitan dengan peristiwa bersejarah. 5. 6. 12 . Praktik belajar Sejarah ini dilakukan minimal sekali dalam setahun.

• Mendeskripsikan periodisasi dan kronologi. INDIKATOR • Mendeskripsikan pengertian sejarah. kisah. DAN MATERI POKOK Standar Kompetensi : 1.1 Kemampuan memahami hakikat. • Membedakan sejarah sebagai peristiwa. langkah-langkah dalam penelitian sejarah (heuristik. ruang lingkup. MATERI POKOK • Hakikat dan ruang lingkup ilmu sejarah.2 KELAS : X KOMPETENSI DASAR. sejarah. • Jejak-jejak masa • Mengidentifikasi peristiwa. verifikasi. • Dasar-dasar penelitian • Mendeskripsikan sejarah. dan historiografi). Kemampuan memahami prinsip dasar ilmu sejarah dan perkembangan kehidupan masyarakat Indonesia. peninggalan lampau. dan prinsip-prinsip dasar ilmu dan penelitian sejarah. ilmu. • Mendeskripsikan sumber. • Mendeskripsikan prinsip-prinsip dasar dalam penelitian sejarah lisan. dan monumen 13 . dan seni. bukti. dan fakta sejarah. INDIKATOR. • Mendeskripsikan jenis-jenis sejarah. • Mendeskripsikan kegunaan sejarah. KOMPETENSI DASAR 1. interpretasi.

legenda.Sejarah KOMPETENSI DASAR INDIKATOR peringatan peristiwa bersejarah yang ada di sekitarnya. 14 . • Mengidentifikasi tradisi sejarah masyarakat berbagai daerah di Indonesia.2 Kemampuan masyarakat yang masyarakat yang mengeksplorasi belum mengenal belum mengenal tradisi sejarah dalam tulisan. mitologi. • Tradisi sejarah pada masyarakat yang sudah mengenal tulisan. • Mengklasifikasi perkembangan penulisan sejarah di Indonesia. tradisi sejarah pada masyarakat sebelum mengenal tulisan. • Menganalisis teoriteori tentang proses muncul dan berkembangnya kehidupan awal manusia dan masyarakat di kepulauan Indonesia.3 Kemampuan menganalisis kehidupan awal masyarakat di Indonesia. • Mengklasifikasi jejak sejarah di dalam foklore. tulisan mewariskan masyarakat Indonesia masa lalunya. • Kehidupan awal masyarakat di kepulauan Indonesia. • Menyusun kronologi sejarah Indonesia menggunakan ensiklopedi dan referensi relevan lainnya. MATERI POKOK • Mendeskripsikan cara • Tradisi sejarah pada 1. upacara. dan lagu dari berbagai daerah di Indonesia. 1. sebelum dan sesudah • Mengidentifikasi mengenal tulisan.

Hoa Bihn. dan sosial. • Membedakan ciri-ciri • Proses perkembangan sosial. Dongson. dan Materi Pokok KOMPETENSI DASAR INDIKATOR • Menyusun secara kronologis perkembangan biologis manusia Indonesia. • Mendeskripsikan perkembangan teknologi dan sistem kepercayaan awal masyarakat Indonesia. • Menyusun periodisasi perkembangan budaya pada masyarakat awal Indonesia.• Proses perkembangan manusia purba di jenis manusia purba Indonesia. • Menghubungkan antara perkembangan budaya Bacson.Kompetensi Dasar. MATERI POKOK • Mengidentifikasi jenis. • Membuat peta penemuan manusia purba dan hasil budayanya di Indonesia. 15 . ekonomi. budaya. perkembangan kehidupan masyarakat berburu sampai dengan munculnya masyarakat pertanian di Indonesia. dan budaya manusia purba ekonomi di Indonesia. dan hasil budayanya di Indonesia berdasarkan bukti arkeologis. Indikator. dan India dengan perkembangan awal masyarakat di kepulauan Indonesia.

Islam sampai dengan pergerakan kebangsaan. • Mendeskripsikan • Perubahan kehidupan pendapat para ahli masyarakat dan negara tentang proses awal pada masa penyebaran Islam di perkembangan Islam kepulauan Indonesia. perkembangan agama berkembangnya agama dan kebudayaan dan kebudayaan Hindu-Buddha dan Hindu-Buddha di Islam terhadap kepulauan Indonesia. • Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab runtuhnya kerajaankerajaan bercorak Hindu-Buddha. dan teknologi pada masa kerajaan-kerajaan bercorak Hindu-Buddha. • Menghubungkan penyebaran agama Islam dengan pertumbuhan kota dan terbentuknya jaringan ekonomi serta intelektual di kepulauan Indonesia. 16 . Kemampuan memahami perjalanan bangsa Indonesia sejak masa Hindu-Buddha. KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK 1.Sejarah PROGRAM: ILMU ALAM KELAS : XI Standar Kompetensi : 1. masyarakat di • Menghubungkan berbagai daerah di perkembangan tradisi Indonesia. Hindu-Buddha dengan perubahan struktur sosial masyarakat. kesenian. di Indonesia.1 Kemampuan • Mendeskripsikan • Pengaruh agama dan menganalisis teori-teori tentang kebudayaan Hindupengaruh proses masuk dan Buddha di Indonesia. pendidikan.

kehidupan keagamaan. masyarakat. dan kesusastraan di kerajaan-kerajaan bercorak Islam di berbagai daerah. • Mendeskripsikan kebijakan pemerintah kolonial dalam bidang keagamaan dan dampaknya terhadap hubungan antarmasyarakat dan masyarakat dengan pemerintah kolonial. pendidikan. • Mendeskripsikan kedudukan dan peran perempuan dalam kehidupan masyarakat di berbagai daerah pada masa kolonial. Indikator. MATERI POKOK • Hubungan sebab • Menghubungkan 1. kesehatan.Kompetensi Dasar. pada abad ke-19 dan awal abad ke-20. sosial masyarakat di ekonomi. dan Materi Pokok KOMPETENSI DASAR INDIKATOR • Mendeskripsikan kehidupan keagamaan. dan teknologi di • Membandingkan perempuan. • Membandingkan konsep kekuasaan di kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha dan kerajaan-kerajaan bercorak Islam. Kemampuan akibat antara perluasan kekuasaan menganalisis kebijakan kolonial kolonial dengan perkembangan dengan struktur perubahan struktur politik. sosial. kebijakan pemerintah Indonesia pada masa kolonial di Indonesia kolonial. kesenian. 17 . demografi.2. berbagai daerah. tata ruang dan kedudukan kota.

• Menghubungkan antara perkembangan transportasi darat dan air sejak abad ke-19 dengan aktivitas perdagangan dan integrasi ekonomi di kepulauan Indonesia. daerah pada masa perkebunan. teknologi di berbagai peternakan. kolonial. • Merekonstruksi proses perkembangan tata ruang kota-kota di Indonesia pada masa kolonial. dan perkembangan perkembangan pertanian rakyat. dan persebaran penduduk di berbagai daerah pada abad ke-19 dengan awal abad ke-20 dengan cara mengumpulkan data secara kuantitatif. • Membandingkan tingkat pertumbuhan. • Kondisi kesehatan. pertambangan. mobilitas. 18 . perubahan pasar dunia dan munculnya kesempatan ekonomi baru sejak akhir abad ke-18. • Menganalisis kegagalan proses industrialisasi di Indonesia pada masa kolonial. dan industri dengan perubahan teknologi. • Menghubungkan tata ruang kota.Sejarah KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK • Mengidentifikasi respon • Perkembangan ekonomi dan masyarakat di berbagai demografi di Indonesia daerah terhadap pada masa kolonial. perikanan.

19 . dan Materi Pokok KOMPETENSI DASAR INDIKATOR • Menghubungkan perkembangan penyakit dan kondisi kesehatan penduduk di berbagai daerah dengan kebijakan kesehatan masyarakat pemerintah kolonial. Indikator. • Mengidentifikasi beberapa peristiwa penting yang mengakibatkan munculnya kebijakan keras pemerintah kolonial terhadap pergerakan kebangsaan Indonesia. pergerakan • Mendeskripsikan kebangsaan serta proses transformasi munculnya etnik. identitas kebangsaan Indonesia di berbagai daerah. MATERI POKOK • Proses muncul dan • Menghubungkan 1.3 Kemampuan berkembangnya kehidupan perkotaan menganalisis pergerakan nasional dengan muncul dan hubungan antara Indonesia. terbentuk dan keragaman ideologi di berkembangnya Indonesia.Kompetensi Dasar. berkembangnya transformasi sosial pergerakan nasional dengan kesadaran dan Indonesia. • Mengklasifikasi ideologi-ideologi yang berkembang pada masa pergerakan nasional dan pengaruhnya terhadap strategi organisasi pergerakan kebangsaan Indonesia.

Sejarah PROGRAM: ILMU ALAM KELAS : XII Standar Kompetensi : 1. berbagai daerah. pada masa sumber ekonomi dan pendudukan Jepang tenaga kerja serta dan konflik Indonesiadampaknya terhadap Belanda pada awal kehidupan masyarakat di kemerdekaan. masyarakat Indonesia Demokrasi Terpimpin di tengah usaha serta pengaruh yang mengisi kemerdekaan. • Membandingkan peran masing-masing daerah dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK 1. 1. ditimbulkannya. • Menghubungkan kebijakan pemerintah pendudukan Jepang dengan mobilitas sosial dan kesempatan politik.1 Kemampuan • Mendeskripsikan sistem • Kehidupan masyarakat merekonstruksi mobilisasi dan kontrol di Indonesia pada perkembangan pemerintah pendudukan masa pendudukan masyarakat Indonesia Jepang terhadap sumberJepang.2 Kemampuan • Membandingkan sistem • Kehidupan politik dan menganalisis dan struktur politik ekonomi pada masa perkembangan politik. Kemampuan memahami perjalanan bangsa Indonesia sejak masa pendudukan Jepang. dan perubahan Liberal dengan Demokrasi Terpimpin. dan pusat-pusat konflik Indonesia-Belanda di berbagai daerah secara kronologis.1949. pada masa Demokrasi Demokrasi Liberal dan ekonomi. 20 . awal kemerdekaan sampai dengan munculnya reformasi. • Membuat peta wilayah • Konflik Indonesia pendudukan Belanda Belanda1945 .

Indikator. reformasi dan jatuhnya pemerintah Orde Baru.Kompetensi Dasar. • Berbagai perubahan di • Mendeskripsikan Indonesia pada masa dampak menguatnya Orde Baru. beberapa pendapat tentang peristiwa Gerakan 30 September. • Merekonstruksi jatuhnya pemerintah Orde Baru secara kronologis. • Proses munculnya • Mengidentifikasi reformasi dan faktor-faktor penyebab jatuhnya pemerintah munculnya tuntutan Orde Baru. 21 . • Menganalisis dampak revolusi hijau dan industrialisasi terhadap perubahan teknologi dan lingkungan di berbagai daerah pada masa Orde Baru. • Mendeskripsikan proses pertumbuhan serta mobilitas penduduk pada masa Orde Baru. • Mendeskripsikan proses peralihan kekuasaan politik setelah peristiwa Gerakan 30 September. MATERI POKOK • Peristiwa Gerakan 30 • Membandingkan September 1965. dan Materi Pokok KOMPETENSI DASAR INDIKATOR • Mendeskripsikan pertumbuhan dan stagnasi ekonomi antara tahun 1950 sampai 1965. peran negara terhadap kehidupan masyarakat pada masa Orde Baru.

dan II.1 Kemampuan menganalisis perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perubahan dunia internasional setelah Perang Dunia II. setelah Perang Dunia budaya.Sejarah Standar Kompetensi : 2. sosial. Kemampuan memahami perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada abad ke-20. komunikasi. • Mendeskripsikan perkembangan teknologi. dan informasi menuju proses globalisasi. • Proses perkembangan • Menghubungkan ilmu pengetahuan dan perkembangan ilmu teknologi pada abad pengetahuan dan ke-20 dan teknologi abad 20 hubungannya dengan dengan perkembangan perubahan dunia ekonomi. • Menghubungkan perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa dengan kondisi keamanan dunia pada masa Perang Dingin. • Merekonstruksi perkembangan Perang Dingin. KOMPETENSI DASAR 2. INDIKATOR MATERI POKOK • Muncul dan • Mengidentifikasi berkembangnya faktor-faktor penyebab Perang Dingin. intelektual masyarakat internasional setelah Perang Dunia II. terjadinya Perang Dingin. 22 .

23 . pajak. budaya di Indonesia tenaga kerja. • Mendeskripsikan perkembangan tradisi Hindu-Buddha di kepulauan Indonesia. Indonesia. ekonomi. • Membandingkan struktur birokrasi antara kerajaankerajaan HinduBuddha di berbagai daerah. daerah dengan tradisi Hindu-Buddha. pada masa Kerajaan penguasaan tanah. • Mengidentifikasi • Perkembangan agama fakta-fakta tentang dan kebudayaan proses interaksi Hindu-Buddha di masyarakat di berbagai Indonesia. dan Materi Pokok PROGRAM: ILMU SOSIAL DAN PROGRAM BAHASA KELAS : XI Standar Kompetensi : 1. politik. Kemampuan memahami perjalanan bangsa Indonesia sejak masa Hindu-Buddha. • Mendeskripsikan sistem • Kehidupan sosial. KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK 1.1 Kemampuan • Mendeskripsikan • Teori-teori tentang menganalisis pengaruh teori-teori tentang masuk dan perkembangan agama proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha dan kebudayaan Hindu-Buddha di terhadap masyarakat di Hindu-Buddha di Indonesia. Hindu-Buddha. berbagai daerah di kepulauan Indonesia.Kompetensi Dasar. sampai dengan Islam. dan struktur sosial. Indikator. dan ekonomi (perdagangan. dan transportasi) masyarakat pada masa kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha.

24 .Sejarah KOMPETENSI DASAR INDIKATOR • Mengidentifikasi ciriciri Hinduisme dan Buddhisme di Indonesia berdasarkan arsitektur monumen keagamaan. bukti awal penyebaran Islam di Indonesia. tentang proses awal perkembangan agama penyebaran Islam di dan kebudayaan kepulauan Indonesia. • Mendeskripsikan keberlanjutan tradisi Hindu-Buddha di dalam masyarakat di daerah-daerah tertentu setelah runtuhnya kerajaan HinduBuddha.2 Kemampuan perkembangan Islam pendapat para ahli menganalisis di Indonesia. • Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab runtuhnya kerajaan kerajaan bercorak Hindu-Buddha. • Mendeskripsikan perkembangan tradisi Islam di berbagai daerah dari abad ke-15 sampai abad ke-18. Islam terhadap • Mengidentifikasi masyarakat di melalui peta tempatberbagai daerah di tempat dan buktiIndonesia. MATERI POKOK • Proses awal • Mendeskripsikan 1. • Mendeskripsikan proses dan latar belakang munculnya kerajaan Islam pertama di Indonesia muncul di ujung utara Pulau Sumatera.

• Mendeskripsikan proses percampuran kepercayaan lokal. 25 . 1. HinduHindu-Buddha.Kompetensi Dasar. hubungan pusatdaerah. Indikator. dan Buddha. • Membandingkan konsep kekuasaan di kerajaankerajaan Hindu-Buddha dan kerajaan-kerajaan bercorak Islam. dan Islam dalam kehidupan keagamaan masyarakat di kerajaan-kerajaan bercorak Islam. HinduBuddha. Hindu-Buddha. di berbagai daerah. • Menghubungkan penyebaran agama Islam dengan pertumbuhan kota dan terbentuknya jaringan ekonomi serta intelektual di kepulauan Indonesia. dan kesusastraan di kerajaan-kerajaan bercorak Islam di Indonesia. dan Islam di Islam dalam institusi berbagai daerah pada sosial masyarakat di masa perkembangan berbagai daerah. ciri pokok sistem dan politik.3 Kemampuan menganalisis proses interaksi antara tradisi lokal. dan hukum di kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam. dan Islam di Indonesia. • Mendeskripsikan struktur birokrasi. dan Materi Pokok KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK • Mengidentifikasi ciri• Kehidupan sosial. dan struktur sosial budaya di Indonesia masyarakat di kerajaanpada masa kerajaan bercorak Islam perkembangan Islam. Islam. ekonomi. • Mendeskripsikan perkembangan pendidikan. kesenian. tradisi lokal. • Mengidentifikasi • Proses interaksi antara perpaduan tradisi lokal.

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK • Menghubungkan • Proses perluasan 2. Kemampuan memahami perjalanan bangsa Indonesia sejak masuknya pengaruh Barat sampai dengan pendudukan Jepang. dan imperialisme Barat di kehidupan sosialIndonesia. abad ke-19 sampai dan masyarakat di paruh pertama abad berbagai daerah sejak ke-20. • Mendeskripsikan • Perubahan ekonomi perluasan aktivitas dan demografi di ekonomi pemerintah berbagai daerah dari kolonial. swasta asing. monetisasi. • Menghubungkan komersialisasi ekonomi.Sejarah Standar Kompetensi : 2. tahun 1830. • Membandingkan pertumbuhan dan mobilitas penduduk pada abad ke-19 dengan awal abad ke-20. kekuasaan kolonial di memahami revolusi industri. • Mendeskripsikan perkembangan sistem pemerintahan. dan kepulauan Indonesia. dan industrialisasi dengan perubahan di pedesaan dan proses pengkotaan. struktur birokrasi. perkembangan kapitalisme dengan pengaruh Barat dan perkembangan perubahan ekonomi.1 Kemampuan merkantilisme. budaya masyarakat di Indonesia pada masa • Membandingkan kebijakan pemerintah kolonial. dan sistem hukum pada masa kolonial. 26 . kolonial di Indonesia pada abad ke-19 dengan awal abad ke-20. kolonialisme dan demografi.

dan berkembangnya di Asia dan Afrika. • Mendeskripsikan kedudukan dan peran perempuan dalam kehidupan masyarakat pada masa kolonial. • Mendeskripsikan kebijakan pemerintah kolonial dalam bidang keagamaan dan menjelaskan dampaknya terhadap hubungan antarmasyarakat dan masyarakat dengan negara. pada masa kolonial. pergerakan • Menghubungkan kebangsaan serta kehidupan kekotaan munculnya dengan munculnya keragaman ideologi di pergerakan Indonesia. kebangsaan Indonesia.Kompetensi Dasar. dan kesadaran kesadaran dan kebangsaan Indonesia. • Perkembangan • Mendeskripsikan pergerakan proses terbentuknya kebangsaan di transformasi etnik dan Indonesia dan berkembangnya kawasan lain di Asia identitas kebangsaan Tenggara pada paruh Indonesia di berbagai pertama abad ke-20. sosialisme. nasionalisme dengan paham-paham baru munculnya ideologi dan transformasi nasionalis di Asia. dan Materi Pokok KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK • Kehidupan sosial • Menghubungkan budaya masyarakat perubahan politik. ekonomi. • Menghubungkan paham • Hubungan antara 2. dan pendidikan dengan mobilitas sosial di berbagai daerah. menganalisis dengan munculnya panislamisme. Indikator. 27 . daerah. sosial dengan Afrika. hubungan antara kesadaran kebangsaan demokrasi.2 Kemampuan paham-paham baru liberalisme.

• Mengidentifikasi beberapa peristiwa penting yang mengakibatkan munculnya kebijakan keras pemerintah Hindia Belanda terhadap pergerakan kebangsaan Indonesia. 28 .Sejarah KOMPETENSI DASAR INDIKATOR • Membandingkan perkembangan nasionalisme di Indonesia dengan perkembangan nasionalisme di Asia Tenggara pada paruh pertama abad ke-20. • Menghubungkan interaksi IndonesiaJepang dengan kebijakan pemerintah Hindia Belanda. • Interaksi antara Indonesia-Jepang pada masa kolonial Belanda.3 Kemampuan menganalisis proses interaksi IndonesiaJepang dan dampak pendudukan militer Jepang terhadap kehidupan masyarakat di Indonesia. masa pergerakan nasional Indonesia. • Menghubungkan keragaman ideologis dengan perbedaan strategi organisasi pergerakan kebangsaan Indonesia. • Mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi IndonesiaJepang pada masa kolonial Belanda. MATERI POKOK • Keragaman ideologi • Mengklasifikasi serta dampaknya ideologi-ideologi yang terhadap pergerakan berkembang pada kebangsaan Indonesia. 2.

dan akhir masa pendudukan. dan Materi Pokok KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK • Kehidupan sosial. • Membandingkan budaya. Indikator. ekonomi. • Mendeskripsikan sistem mobilisasi dan kontrol pemerintah pendudukan Jepang terhadap sumbersumber ekonomi dan tenaga kerja serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat di berbagai daerah.Kompetensi Dasar. • Menghubungkan kebijakan pemerintah pendudukan Jepang dengan mobilitas sosial dan kesempatan berpolitik. dan kebijakan politik politik di Indonesia pemerintah Jepang di pada masa Indonesia pada awal pendudukan Jepang. 29 .

Kemampuan memahami perjalanan bangsa Indonesia sejak masa awal kemerdekaan sampai dengan jatuhnya pemerintah Orde Baru. dan awal kemerdekaan.1949. militer. dan pusat-pusat konflik IndonesiaBelanda di berbagai daerah secara kronologis. • Menghubungkan perkembangan keragaman ideologi dan partai politik dengan perubahan otoritas KNIP dan lembaga kepresidenan pada awal kemerdekaan. • Mengidentifikasi gejolak sosial di berbagai daerah pada awal kemerdekaan. KOMPETENSI DASAR 1.1 Kemampuan menganalisis perkembangan ekonomi-keuangan. • Membuat peta wilayah • Konflik Indonesiapendudukan Belanda Belanda 1945 . pemerintahan pada birokrasi. ekonomi-keuangan. hubungan pusat-daerah sampai tahun 1950. 30 . INDIKATOR MATERI POKOK • Mendeskripsikan • Perkembangan kebijakan pemerintah kehidupan ekonomiIndonesia dalam bidang keuangan. politik.Sejarah PROGRAM: ILMU SOSIAL DAN PROGRAM BAHASA KELAS : XII Standar Kompetensi : 1. • Menghubungkan perbedaan ideologi dan strategi dalam menghadapi Belanda dengan konflik di antara kelompok politik di Indonesia. politik dan konflik Indonesia-Belanda pada awal kemerdekaan.

• Menghubu ngkan hasil Konferensi Meja Bundar dengan berkelanjutannya konflik IndonesiaBelanda.Kompetensi Dasar.2 Kemampuan September 1965 dan sistem dan struktur menganalisis peralihan kekuasaan politik pada masa perkembangan politik politik. dan Materi Pokok KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK • Kehidupan masyarakat • Membandingkan dan negara pada masa peran masing-masing Demokrasi Liberal dan daerah dalam Demokrasi Terpimpin. dan meningkatnya ketegangan antarkekuatan politik. perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. • Peristiwa Gerakan 30 • Membandingkan 1. faktor-faktor penyebab kegagalan penyusunan undang-undang dasar baru. Demokrasi Liberal dan ekonomi serta dengan Demokrasi perubahan Terpimpin serta masyarakat di pengaruh yang Indonesia di tengah ditimbulkannya. 31 . Indikator. usaha mengisi • Mengidentifikasi kemerdekaan. • Menghubungkan kebijakan ekonomi pemerintah dengan kondisi ekonomi nasional dan daerah sampai tahun 1965. pergolakan politik daerah. • Mendeskripsikan kehidupan masyarakat di berbagai daerah sehubungan dengan nasionalisasi ekonomi.

• Proses munculnya • Mengidentifikasi reformasi dan faktor-faktor penyebab jatuhnya pemerintah munculnya tuntutan Orde Baru. reformasi dan jatuhnya pemerintah Orde Baru. pada masa Orde Baru.Sejarah KOMPETENSI DASAR INDIKATOR • Merekonstruksi terjadinya peristiwa Gerakan 30 September. 32 . • Mendeskripsikan dampak sosial-politik dari peristiwa Gerakan 30 September di dalam masyarakat. • Mendeskripsikan proses peralihan kekuasaan politik setelah peristiwa Gerakan 30 September.• Perkembangan ciri pokok kebijakan masyarakat dan negara pemerintah Orde Baru. 1. • Membandingkan beberapa pendapat tentang peristiwa Gerakan 30 September.3 Kemampuan menganalisis proses jatuhnya pemerintah Orde Baru dan terjadinya reformasi. • Membandingkan dampak revolusi hijau dan industrialisasi terhadap perubahan sosial-ekonomi di pedesaan dan perkotaan pada masa Orde Baru. MATERI POKOK • Mengidentifikasi ciri. • Mendeskripsikan proses menguatnya peran negara pada masa Orde Baru • Menganalisis dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan masyarakat pada masa Orde Baru.

dan sosial dengan jatuhnya pemerintah Orde Baru. dan negara setelah jatuhnya pemerintah • Mendeskripsikan kondisi sosial dan Orde Baru. ekonomi.Kompetensi Dasar. Indikator. dan Materi Pokok KOMPETENSI DASAR INDIKATOR • Menghubungkan krisis politik. ekonomi masyarakat di berbagai daerah sejak reformasi. • Merekonstruksi jatuhnya pemerintah Orde Baru secara kronologis. 33 . MATERI POKOK • Perkembangan • Mendeskripsikan kehidupan masyarakat perkembangan politik setelah 21 Mei 1998.

dan revolusi Kuba dengan perluasan Perang Dingin ke luar Eropa. • Perkembangan politik • Mengidentifikasi dunia pada masa faktor-faktor penyebab Perang Dingin.1 Kemampuan memahami perkembangan dunia dan posisi Indonesia di tengah perubahan politik dan ekonomi internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin. • Menghubungkan perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa dengan kondisi keamanan dunia pada masa Perang Dingin. terjadinya Perang Dingin. • Menghubungkan Perang Vietnam dengan perkembangan politik di Asia Tenggara.Sejarah Standar Kompetensi : 2. • Menghubungkan perkembangan sistem ekonomi internasional dengan perubahan politik dan ekonomi Indonesia. • Menghubungkan pemerintah komunis di Cina. dan Afrika dengan transformasi politik dan sosial di berbagai negara. Perang Korea. INDIKATOR MATERI POKOK • Perubahan dunia • Menghubungkan setelah Perang Dunia dekolonisasi di Asia II. 34 . KOMPETENSI DASAR 2. Kemampuan memahami perkembangan dunia sejak Perang Dunia II sampai dengan perkembangan mutakhir.

dan Materi Pokok KOMPETENSI DASAR INDIKATOR MATERI POKOK • Tatanan dan nilai baru • Mendeskripsikan dunia serta keberhasilan ekonomi berakhirnya Perang Jepang dan Dingin.• Perkembangan kebijakan luar negeri ciri politik luar negeri Indonesia. 35 . Indonesia. pengaruhnya terhadap tatanan politik dan ekonomi dunia.Kompetensi Dasar. dunia dengan • Mendeskripsikan peran perkembangan politik Bank Dunia. • Menganalisis perubahan hubungan internasional dari Timur-Barat ke UtaraSelatan. IMF dan . lainnya dalam kebijakan ekonomi Indonesia serta perkembangan modal asing setelah tahun 1965. dan ekonomi Indonelembaga keuangan sia. • Mengidentifikasi ciri. • Menganalisis pengaruh • Hubungan antara Perang Dingin dan Perang Dingin terhadap tatanan ekonomi Indonesia. • Menghubungkan perubahan di Eropa Timur dengan berakhirnya Perang Dingin. Indikator. • Membandingkan kebijakan politik luar negeri Indonesia sebelum dan setelah peristiwa Gerakan 30 September 1965. • Mendeskripsikan proses munculnya kecenderungan ikatan yang bersifat regional dan global.

Kemampuan menganalisis perkembangan mutakhir dunia. • Mendeskripsikan munculnya nasionalisme baru dan persoalan etnisitas di berbagai kawasan dunia setelah berakhirnya Perang Dingin.2. globalisasi. 36 . • Merekonstruksi proses globalisasi setelah berakhirnya Perang Dingin. INDIKATOR MATERI POKOK • Peristiwa-peristiwa • Mengidentifikasi penting menjelang dan peristiwa-peristiwa setelah berakhirnya penting menjelang dan Perang Dingin serta setelah berakhirnya perkembangan arus Perang Dingin.Sejarah KOMPETENSI DASAR 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful