Talent Management Selasa, 22 Desember 2009 21:00 WIB (managementfile - HR) - Talent management atau manajemen bakat adalah suatu proses

manajemen SDM yang terkait tiga proses, yaitu : ‡ Mengembangkan dan memperkuat karyawan baru pada proses pertama kali masuk perusahaan (onboarding). ‡ Memelihara dan mengembangkan pegawai yang sudah ada di perusahaan. ‡ Menarik sebanyak mungkin pegawai yang memiliki kompetensi, komitmen dan karakter bekerja pada perusahaan. Talent management pertama kali diperkenalkan oleh McKinsey & Company following melalui salah satu studi yang dilakukannya tahun 1997. Pada tahun berikutnya, talent management kemudian menjadi salah satu judul buku yang ditulis bersama oleh Ed Michaels, Helen Handfield-Jones, dan Beth Axelrod. Era globalisasi telah membawa perubahan drastis dalam menjalankan bisnis dan mengelola organisasi. Arus informasi dan perubahan yang cepat dan terus menerus, menuntut adaptasi dari perusahaan. Proses pencarian talenta baru saat ini masih belum mencapai hasil yang maksimal. Mutu dari SDM yang baru direkrut seringkali masih belum sesuai dengan apa yang diharapkan perusahaan, sehingga perusahaan harus menambah waktu dan tenaga untuk memperbaiki kinerja dari talenta baru tersebut. Talenta dan profesional di perusahaan adalah penggerak utama keberhasilan perusahaan. Sudut pandang lain mengatakan talent adalah orang ± orang yang mempunyai kualitas terbaik yang dibangun, dibina oleh sebuah perusahaan guna proses jangka panjang. Merekalah yang akan menjadi penerus bisnis perusahaan kelak. Mungkin kita tahu biasanya dalam sebuah proses rekrutmen ada lowongan manajemen trainee (MT). Nah inilah salah satu cara perusahaan untuk merekrut para talent-talent tersebut, selain membajak talent perusahaan lain. Mereka akan dibina oleh perusahaan agar dapat menjadi generasi penerus perusahaan. Oleh karena itu proses pembentukan talent-talent membutuhkan waktu yang tidak sebentar. ³Change or Die´ adalah istilah yang seringkali dipakai untuk menunjukkan bahwa perubahan tidak dapat dihindarkan. Akan tetapi, perusahaan seringkali menghadapi hambatan dalam melakukan perubahan. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan pihak ketiga untuk memberikan pandangan baru, dan sekaligus menjadi katalis dalam proses perubahan. Perusahaan-perusahaan yang menggunakan talent management sebagai salah satu strategi pengelolaan sumber daya manusia berusaha seoptimal mungkin mengaitkan proser pencarian, pemikatan, pemilihan, pelatihan, pengembangan, pemeliharaan, promosi, dan pemindahan pegawai agar terkait dengan bisnis utama perusahaan. Paradigma yang terkandung dibalik talent management adalah ³perusahaan bersaing di level individual´. Bila kita berhasil mendapatkan individu-inidividu yang secara rata-rata lebih baik dari pemain lainnya, maka kita akan mendapatkan perusahaan yang akan lebih baik dari pemain lainnya. Istilah talent management dapat berbeda-beda bagi setiap orang. Ada beberapa persepsi : 1. Bagi sebagian pihak, semua orang dianggap memiliki talent, sehingga kita harus mengidentifikasi dan mengembangkan semua talent tersebut. 2. Hanya sebagian kecil pegawai yang dapat disebut memiliki talent, sehingga kita hanya perlu mengidentifikasi sebagian kecil pegawai yang memiliki talent tersebut dan

atau bahkan kompetensi fungsional yang benar-benar terkait dengan kompetensi inti perusahaan. perusahaan akan mendapatkan talent-talent yang berkualitas. sudah merupakan tugas perusahaan agar para talent tersebut betah di tempat kerjanya. Merupakan sebuah hasil saringan dari para talent terbaik di setiap kelompoknya. Pemetaan talent. Karena merekalah yang akan dipromosikan guna meneruskan kepemimpinan bisnis perusahaan. . 2. Kedua persepsi talent management ini ada dalam praktek industri. Dengan budaya kerja yang demikian dapat menghidupkan mental para talent. Para talent best of the best yang dimasukkan dalam talent pool ini akan dibandrol ´NOT FOR SALE´ untuk perusahaan lain. Perusahaan harus mencari lagi orang baru dan harus melatihnya dari nol. Hasil karya mereka akan terekam terus diperusahaan sampai diganti dengan yang lebih baik.mengembangkannya. Demikian sekilas yang perlu dilakukan perusahaan agar para karyawan yang memiliki talent . .Kebutuhan untuk dicintai. . Hal ini meliputi : . Inilah proses awal karir sebuah talent akan memasuki sebuah perusahaan. Para takent membutuhkan sebuah tantangan dan keinginan yang besar dalam memajukan perusahaan. perusahaan dapat membuat kompetensi yang berlaku generik untuk semua pegawai. Sebab apabila tidak. 4.Kebutuhan untuk hidup. . Talent pool. kompetensi yang berlaku sesuai dengan peran dan tanggung jawab pegawai di level struktural dan fungsinya. Ini disebabkan dalam penentuan kompetensi. perusahaan juga akan mengalami kerugian dari sisi tenaga dan waktu. Proses rekrutmen dan seleksi yang ketat. Biasanya talent pool ini berisikan 3% dari setiap populasi karyawan setiap unit. 3. kerugian yang besar pasti akan menimpa perusahaan. Inilah faktor kunci yang akan menjadikan para talent betah bekerja di sebuah perusahaan. Para talent juga manusia.Kebutuhan untuk berkontribusi. Kebutuhan untuk mengembangkan potensi diri juga amat dibutuhkan. Tapi secara umum perusahaan akan melakukan sebuah proses talent management yang terdiri atas : 1. Disamping materi yang sudah dikeluarkan. Barbagai fasilitas dan kemudahan dalam menyikapi beban hidup harus disediakan perusahaan. Talent satisfaction. Dalam praktek manajemen SDM berbasis kompetensi. kedua praktek ini mendapat tempatnya masing-masing.Kebutuhan untuk meninggalkan warisan.Kebutuhan untuk berkembang. Hal ini dilakukan agar para talent dapat dikelompokan kedalam kompetensi dan keahliannya masing . Para talent akan diberikan sistem renumerasi pendapatan yang kompetitif dengan perusahaan lain. Dengan demikian perusahaan akan lambat berkembang.masing. Para talent akan berlomba-lomba untuk melakukan yang terbaik bagi perusahaanapabila perusahaan menghargai setiap kerja mereka. Kalu perlu lebih besar dari perusahaan lain. Program ini memanjakan para talent dengan berbagai fasilitas dan pengembangan. Lalu bagaimana jadinya apabila para talent yang sudah dibina lama tersebut dibajak oleh perusahaan lain? Maka dari itu. Budaya kerja yang nyaman layaknya hidup di tengah keluarga merupakan salah satu keinginan setiap karyawan. Pihak perusahaan akan dengan mudah memantau perkembangan setiap talentnya. Oleh karena itu perusahaan yang memberikan kebebasan dan kreativitas yang besar kepada para talent akan membuat mereka berlama lama di kantor. Dengan melakukan langkah ini. Oleh karena itu pengembangan karir yang jelas dan kesempatan untuk belajar yang besar amat diminati para talent.

Real Madrid.wajar saja. mereka saling rebut daerah buruan atau hasil buruan. Dan hal itu wajar .com) Aris. karena pindah atau tidak pindah kantor merupakan hak setiap karyawan. Lahan . Dari berbagai sumber (a. Kenapa fenomenal? karena melibatkan uang yang tidak sedikit. melainkan sebuah bisnis besar yang sangat menggiurkan par a investor. Proses pembajakan atau rebutan SDM ini sebenarnya mengikuti pola yang sudah ada dalam sejarah manusia. bahkan terkesan tidak rasional.multiply. Munculnya fenomena rebutan SDM di lingkungan perusahaan ini. Dalam kasus ini seorang Aris telah ³dibajak´ oleh perusahaan lain. Contoh kasus yang paling gres terjadi saat musim kompetisi liga Inggris tahun ini akan begulir. seorang corporate communication manajer. Perusahaan tersebut bergerak di bidang jasa konsultansi manajemen. Manusia rebutan akan perlunya sebuah teknologi dan modal agar industri yang mereka bangun dapat terus berjalan. tidak terlepas dari minimnya stok SDM berkualitas. Tawaran menggiurkan yang tidak didapati perusahaan lama membuat Aris tidak berlama . ia bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang yang sama selama 5 tahun. Sebelumnya. Setiap penggemar sepakbola pasti tahu kualitas pemain ini.lahan yang subur dan dapat menghasilkan menjadi rebutan. Dan kini. pihak . Memang. Sepakbola kini bukan hanya kegiatan olahraga yang menyehatkan tubuh saja. Fenomena ³bajak membajak´ sumber daya manusia (SDM) merupakan sebuah hal yang biasa dalam rutinitas sebuah bisnis. Saat manusia masih hidup dengan mengandalkan hasil buruan hewan. Christiano Ronaldo. Zaman industri juga demikian. belum ribuan pemain lain yang merumput di liga seluruh dunia. Manusia berebut mendapatkan sebuah kualitas terbaik dari pengetahuan dan keterampilan manusia. maka dibutuhkan para pemain sepakbola handal. apapun bisnis yang sedang dijalankan. Manusia yang mempunyai dua hal tersebut akan menjadi rebutan banyak orang. baru saja memulai hari pertama masuk kerja di sebuah perusahaan baru. Saat manusia memulai bercocok tanam mereka juga rebutan lahan pertanian. Mau tau berapa harga seorang Christiano Ronaldo yang baru berusia 23 tahun tersebut? Lebih dari 1 trilyun!. eranya sebuah pengetahuan yang bicara. akan ³dibajak´ oleh klub raksasa Spanyol. Agar bisnis tersebut menguntungkan. Itu baru satu orang pemain. Semoga bermanfaat.tidak tergiur tawaran perusahaan lain.lama untuk memutuskan pindah kantor. dalam rebutan SDM tersebut.l blog myandy. Seorang bintang sepakbola dari kub Manchester United. Dunia sepakbola merupakan satu contoh kasus ³pembajakan´ SDM yang paling fenomenal. Tapi langkah-langkah tersebut sangat bergantung dari penilaian para talent itu sendiri.

SDM tersebut harus mampu menunjukan track record yang baik di perusahaan sebelumnya. Mereka lah yang akan menjadi penerus bisnis perusahaan kelak. Disamping materi yang sudah dikeluarkan. Hal ini dilakukan agar para talent dapat dikelompokan kedalam kompetensi dan keahliannya masing . Disamping itu performance karyawan juga menentukan tingginya nilai seseorang. kerugian yang besar pasti akan menimpa perusahaan. Tapi secara umum biasanya perusahaan akan melakukan sebuah proses talent management yang terdiri atas : 1. Mungkin kita tahu biasanya dalam sebuah proses rekrutmen ada lowongan manajemen trainee (MT). perusahaan juga akan mengalami kerugian dari sisi tenaga dan waktu. baik itu soft ataupun hard kompetensi yang dimiliki seorang karyawan menjadi salah satu acuannya. Sudut pandang lain mengatakan talent adalah orang ± orang yang mempunyai kualitas terbaik yang dibangun. dalam bahasa manajemen orang . Performance yang konsisten dan cenderung naik setiap kali evaluasi karyawan kerap menjadi acuan. Biasanya hal tersebut bernama talent management. Lalu bagaimana jadinya apabila para talent yang sudah dibina lama tersebut dibajak oleh perusahaan lain? Maka dari itu. Pihak perusahaan akan dengan mudah memantau perkembangan setiap talentnya. Ada banyak cara dalam menerapkan talent management. 2. Inilah proses awal karir sebuah talent akan memasuki sebuah perusahaan. Proses rekrutmen dan seleksi yang ketat. . Dengan melakukan langkah ini.masing. Nah inilah salah satu cara perusahaan untuk merekrut para talent-talent tersebut. Oleh karena itu proses pembentukan talenttalent membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Kompetensi.orang yang bermutu tersebut sering kali disebut talent. Perusahaan harus mencari lagi orang baru dan harus melatihnya dari nol. Nah agar para talent tersebut tidak mudah pindah kantor tergoda rayuan perusahaan lain.perusahaan selalu melihat kualitas SDM yang akan dipinang. Nah. perusahaan akan mendapatkan talent-talent yang berkualitas. dibina oleh sebuah perusahaan guna proses jangka panjang. Dengan demikian perusahaan akan lambat berkembang. Sebab apabila tidak. maka diperlukan sebuah alat untuk mengelola mereka. Tergantung dari budaya dan kebijakan perusahaan. sudah merupakan tugas perusahaan agar para talent tersebut betah di tempat kerjanya. Pemetaan talent. Mereka akan dibina oleh perusahaan agar dapat menjadi generasi penerus perusahaan. selain membajak talent perusahaan lain. Bukan sembarang karyawan.

4. Para talent juga manusia.3. Kebutuhan untuk berkontribusi. Karena merekalah yang akan dipromosikan guna meneruskan kepemimpinan bisnis perusahaan. Para talent akan berlombalomba untuk melakukan yang terbaik bagi perusahaanapabila perusahaan menghargai setiap kerja mereka. Oleh karena itu pengembangan karir yang jelas dan kesempatan untuk belajar yang besar amat diminati para talent. Inilah faktor kunci yang akan menjadikan para talent betah bekerja di sebuah perusahaan. Talent pool. Kebutuhan untuk meninggalkan warisan. Kebutuhan untuk mengembangkan potensi diri juga amat dibutuhkan. Program ini memanjakan para talent dengan berbagai fasilitas dan pengembangan.lama di . Biasanya talent pool ini berisikan 3% dari setiap populasi karyawan setiap u nit. Budaya kerja yang nyaman layaknya hidup di tengah keluarga merupakan salah satu keinginan setiap karyawan. Talent satisfaction. Kalu perlu lebih besar dari perusahaan lain. Kebutuhan untuk dicintai. Hasil karya mereka akan terekam terus diperusahaan sampai diganti dengan yang lebih baik. Barbagai fasilitas dan kemudahan dalam menyikapi beban hidup harus disediakan perusahaan. Dengan budaya kerja yang demikian dapat menghidupkan mental para talent. Para talent best of the best yang dimasukkan dalam talent pool ini akan dibandrol ´NOT FOR SALE´ untuk perusahaan lain. mereka berlama . Kebutuhan untuk berkembang. Merupakan sebuah hasil saringan dari para talent terbaik di setiap kelompoknya. P ara takent membutuhkan sebuah tantangan dan keinginan yang besar dalam memajukan perusahaan. Para talent akan diberikan sistem renumerasi pendapatan yang kompetitif dengan perusahaan lain. Oleh karena itu perusahaan yang memberikan kebebasan dan kreativitas yang besar kepada para talent akan membuat kantor. Hal ini meliputi : Kebutuhan untuk hidup.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful